Pantai Tarimbang terletak di Kecamatan Tabundung, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang luas dan halus, berpadu dengan air laut berwarna biru. Dari kejauhan, Pantai Tarimbang sekilas terlihat seperti teluk karena diapit dua tebing di sisi kanan dan kirinya.
Pantai ini juga dikelilingi perbukitan hijau yang membuat suasananya terasa asri. Ketenangan menjadi salah satu kesan yang paling terasa ketika berada di Tarimbang. Letaknya yang cukup jauh dari pusat Kota Waingapu membuat perjalanan menuju pantai ini memakan waktu sekitar 3–4 jam menggunakan kendaraan bermotor.
Akses Menuju Lokasi Wisata
Ada dua alternatif untuk menuju Pantai Tarimbang, yakni melalui Sumba Barat dari Waikabubak atau Sumba Timur dari Waingapu. Kedua kota tersebut dapat dijangkau dengan pesawat dari berbagai daerah dengan transit terlebih dahulu di Bali.
Bagi pengunjung yang berangkat dari Waingapu, jarak Pantai Tarimbang sekitar 89 kilometer dari Bandar Udara Umbu Mehang Kunda. Karena belum tersedia transportasi umum menuju kawasan Tarimbang, pengunjung dapat menyewa kendaraan, baik motor maupun mobil.
Biaya sewa mobil beserta driver berkisar Rp500.000–Rp600.000. Sementara itu, tarif sewa motor sekitar Rp100.000–Rp150.000 per hari.
Dari Waingapu, perjalanan menuju Tarimbang mengikuti jalur lintas Sumba ke arah Waikabubak. Sekitar 10 kilometer dari pusat kota, pengunjung akan melewati batas Waingapu yang ditandai patung kuda di sisi kanan dan kiri jalan.
Perjalanan kemudian berlanjut melalui jalur Trans Sumba yang beraspal halus, tetapi berkelok-kelok. Di tengah perjalanan, pengunjung akan melewati kawasan Bukit Wairinding. Lokasi ini menandakan sekitar seperempat perjalanan menuju Tarimbang telah ditempuh.
Sekitar 50 kilometer dari Waingapu, terdapat pertigaan yang dikenal sebagai Simpang Praipaha. Dari sini, kendaraan diarahkan ke kiri mengikuti papan petunjuk menuju Tarimbang.
Kondisi jalan kemudian berubah. Berbeda dengan jalur Trans Sumba yang relatif mulus, jalan menuju Tarimbang di kawasan ini cukup rusak dan berbatu. Pengendara motor perlu lebih berhati-hati, terutama di sejumlah ruas yang tidak rata.
Meski perjalanan cukup panjang, pemandangan alam Sumba menjadi teman sepanjang perjalanan. Perbukitan yang terbentang di kanan dan kiri jalan membuat perjalanan menuju Tarimbang tetap menarik untuk dinikmati.
Sekitar satu setengah jam kemudian, pengunjung akan menemukan Simpang Tarimbang. Dari pertigaan ini, lanjutkan perjalanan lurus. Setelah sekitar satu jam perjalanan, pengunjung akan tiba di jalan menuju Pantai Tarimbang yang berada di balik hutan asri.
Aktivitas yang Dapat Dilakukan
Selain bermain air, berenang, dan bersantai menikmati suasana pantai, pengunjung juga dapat menyewa papan seluncur. Pantai Tarimbang menjadi salah satu tujuan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang gemar berselancar.
Gulungan ombak dan lanskap pantai menjadi daya tarik utama bagi para peselancar. Suasana yang tenang juga membuat pengalaman menikmati Tarimbang terasa berbeda dibandingkan pantai-pantai lain yang lebih ramai.
Harga Tiket Masuk (HTM)
Gratis atau tidak dipungut biaya.
Fasilitas di Sekitar Lokasi
Pantai Tarimbang mulai dikenal wisatawan, tetapi fasilitas penunjang di kawasan pantai masih terbatas. Kondisi inilah yang membuat Tarimbang tetap terasa alami, liar, dan jauh dari kesan mainstream.
Bagi pengunjung yang ingin bermalam, tersedia dua pilihan penginapan yang berada tidak jauh dari pantai, yakni Homestay Marthen dan Peter’s Magic Paradise Resort. Tarif menginap berkisar Rp500.000–Rp1.500.000 per malam.









