Cari dengan kata kunci

Si Legit dari Garut yang Menggoda Lidah

1588_thumb_Dodol_terbuat_dari_bahan_dasar_gula_merah_dan_tepung_ketan.jpg

Si Legit dari Garut yang Menggoda Lidah

Penganan yang terbuat dari tepung ketan ini mulai marak bermunculan sekitar tahun 1920-an. Awalnya, dodol hanya diproduksi kecil-kecilan dan dipasarkan untuk masyarakat Garut. Tapi, karena memiliki rasa yang lezat, dodol pun menjelajah ke luar Garut. Produksinya pun dilakukan dalam skala yang lebih besar. Lagipula, tepung ketan sebagai bahan utama mudah didapatkan di wilayah ini.

Kuliner

Berbicara tentang kuliner, Garut memiliki penganan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Dengan warna cokelat dan tekstur yang kenyal saat digigit, dodol menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Garut.

Penganan yang terbuat dari tepung ketan ini mulai marak bermunculan sekitar tahun 1920-an. Awalnya, dodol hanya diproduksi kecil-kecilan dan dipasarkan untuk masyarakat Garut. Tapi, karena memiliki rasa yang lezat, dodol pun menjelajah ke luar Garut. Produksinya pun dilakukan dalam skala yang lebih besar. Lagipula, tepung ketan sebagai bahan utama mudah didapatkan di wilayah ini.

Selain tepung ketan, bahan lain yang digunakan dalam pembuatan dodol adalah gula merah serta kelapa parut. Bahan alami yang terkandung juga menjadikan dodol cemilan yang sehat untuk dinikmati. Walau tanpa menggunakan bahan pengawet, dodol dapat bertahan hingga 3 bulan.

Proses pembuatan dodol memerlukan waktu yang cukup lama. Proses pencampuran tiga bahan dasar saja memerlukan waktu sekitar 4 jam. Setelah itu, adonan didinginkan selama kurang lebih 4-6 jam. Lamanya proses pembuatan demi menghasilkan dodol dengan rasa yang lezat dan legit.

Ketika awal marak, dodol yang dibuat hanya memiliki satu jenis rasa. Seiring perkembangannya, berbagai rasa pun ditambahkan dalam pembuatan dodol. Mulai dari buah sirsak, stroberi, nanas, dan berbagai pilihan rasa lainnya. 

Di Garut, dodol yang paling terkenal adalah Dodol Picnic. Dodol ini sudah mulai berproduksi sejak tahun 1947 dengan nama Dodol Halimah dan Fatimah.

Berpusat di Jalan Pasundan No 102, pabrik Dodol Picnic dibuka untuk para pengunjung yang ingin melihat dan mengetahui proses pembuatan dodol dari dekat.

Dengan mengusung konsep wisata pabrik, pihak pengelola dengan ramah dan setia menemani pengunjung berjalan-jalan memutari pabrik. Pabrik Dodol Picnic juga merupakan pabrik dodol terbesar di wilayah Garut, bahkan di Indonesia. [Riky/IndonesiaKaya]

Informasi Selengkapnya
  • NULL

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.