Cari dengan kata kunci

Merebut Berkah dalam Tradisi Parebut Dongdang

Parebut_dongdang_1200.jpg

Merebut Berkah dalam Tradisi Parebut Dongdang

Parebut Dongdang Hasil Bumi merupakan salah satu prosesi dalam rangkaian tradisi Seren Taun yang diselenggarakan oleh masyarakat Kampung Budaya Sindang Barang.

Tradisi
Tagar:

Parebut Dongdang Hasil Bumi merupakan salah satu prosesi dalam rangkaian tradisi Seren Taun yang diselenggarakan oleh masyarakat Kampung Budaya Sindang Barang. Setelah para kokolot melakukan ritual ngembang ke makam leluhur dan mengambil tujuh mata air yang dianggap suci dalam ritual Ngala Cai Kukulu, maka keesokan harinya harus diselenggarakan tradisi Parebut Dongdang Hasil Bumi sebagai puncak acara dalam tradisi Seren Taun.

Parebut Dongdang secara harfiah dapat diartikan sebagai saling berebut isi dongdang yang umumnya berisi berbagai hasil bumi, seperti sayur-mayur, buah-buahan, umbi-umbian, dan beraneka makanan. Seiring perkembangan zaman, kini banyak juga dongdang yang berisi uang kertas dan berbagai peralatan rumah tangga yang terbuat dari plastik. “Dongdang-dongdang tersebut merupakan sumbangan sukarela dari warga, mereka ikhlas menyumbang untuk mendapatkan berkah, sebagaimana umumnya orang beramal, karena dongdang-dongdang ini akan kembali ke masyarakat lagi” tutur Abah Ukat, salah seorang dari Kampung Budaya Sindang Barang.

Sebelum diarak, berbagai dongdang hasil sumbangan warga diberi cipratan air yang diambil dari tujuh mata air suci. Hal tersebut dilakukan agar siapapun yang berhasil membawa pulang isi dongdang akan mendapatkan berkah kesejahteraan. Setelah diarak menempuh jarak sekitar 2 km dari Imah Bali menuju Kampung Budaya Sindang Barang, berbagai dongdang tersebut dikumpulkan di alun-alun. Sementara para kokolot melakukan ritual majikuen pare, yaitu ritual memasukkan padi hasil panen ke dalam lumbung. Setelah riual majikeun pare selesai dilakukan, itu pertanda bahwa isi dongdang sudah boleh untuk diperebutkan.

Parebut Dongdang menjadi prosesi yang paling ditunggu oleh masyarakat dalam rangkaian tradisi seren taun. Anak-anak, tua dan muda berbaur dalam gelak tawa saling berebut hasil bumi dan berbagai benda lain yang menjadi isi dongdang. Mereka percaya, secuil isi dongdang yang mereka dapatkan akan menjadi berkah kesejahteraan.

Parebut Dongdang lebih dari sekadar ritual, di dalamnya terkandung nilai luhur tentang arti penting saling berbagi. Selain itu, parebut dongdang juga merupakan wujud nyata dari pesta rakyat sesungguhnya, mengingat dongdang yang menjadi rebutan adalah hasil dari sumbangan suka rela yang dikembalikan untuk masyarakat sendiri. Setelah ritual Parebut Dongdang, masyarakat akan dihibur dengan berbagai kesenian tradisi dari Sunda, seperti tari Mojang jaipong dan pertunjukan Parebut Seeng.

Tagar:
Informasi Selengkapnya
  • Elsa Dwi Lestari

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.