Cari dengan kata kunci

Taman Air Mayura, Taman Indah Bernuansa Religius

1286_thumb_Kolam_di_tengah_Taman_Air_Mayura_sering_digunakan_masyarakat_untuk_memancing.jpg

Taman Air Mayura, Taman Indah Bernuansa Religius

Menurut cerita seorang pemandu, patung-patung yang berada di halaman ini mencerminkan keanekaragaman umat beragama di Indonesia.

Pariwisata

Bila ke Lombok dan ingin merasakan kesejukan taman dengan nuansa religius, Anda harus datang ke tempat yang satu ini. Taman Air Mayura namanya. Taman bersejarah berkonsep nuansa alam dengan atmosfer religius yang begitu terasa.

Memasuki area taman yang berada di Kecamatan Cakranagera, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, ini kesan pertama yang muncul adalah kedamaian yang terbalut dengan keasrian pepohonan. Sebuah kolam besar akan terlihat begitu Anda memasuki taman yang dahulu bernama Taman Istana Kelepug.

Menariknya, di tengah-tengah kolam terdapat bangunan yang biasa disebut warga sekitar dengan gili (pulau kecil) karena letaknya yang berada di tengah kolam. Dalam bangunan ini, kita bisa melihat patung-patung yang ada di halaman depan. Menurut cerita seorang pemandu, patung-patung yang berada di halaman ini mencerminkan keanekaragaman umat beragama di Indonesia.

Di taman yang dibangun saat Kerajaan Bali masih berkuasa di Pulau Lombok ini juga terdapat tiga pura yang berada dalam komplek Jagatnatha Mayura. Di sini, kita bisa melihat tiga pura, yakni Pura Agung, Semeru, dan Rinjani. Dari ketiga pura ini, sangat terlihat pengaruh Bali, Jawa, dan Lombok.

Taman Mayura dibangun oleh Raja Anak Agung Made Karangasem pada tahun 1744 M. Taman ini pada awalnya diberi nama Taman Istana Kelepug. Konon, nama itu diambil dari suara yang muncul (kelepug-kelepug) dari derasnya air yang keluar dari mata air di tengah kolam.

Informasi Selengkapnya
  • Indonesia Kaya

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.