Cari dengan kata kunci

Singgah Sejenak di Curug Para Petapa

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Singgah Sejenak di Curug Para Petapa

Jika Anda berliburan ke kawasan Puncak Cibodas, Jawa Barat, sempatkanlah berkunjung ke Curug Cibeureum. Curug yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini merupakan tempat yang banyak dikunjungi […]

Pariwisata

Jika Anda berliburan ke kawasan Puncak Cibodas, Jawa Barat, sempatkanlah berkunjung ke Curug Cibeureum. Curug yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini merupakan tempat yang banyak dikunjungi para pendaki ketika jalur pendakian ditutup sementara.
 
Curug Cibeureum terletak pada ketinggian sekitar 1.675 km dari permukaan laut. Untuk mencapai tempat ini dari gerbang masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, kita harus melakukan perjalanan (tracking) mendaki dengan menempuh waktu sekitar 1 jam perjalanan.

Di sepanjang perjalanan menuju curug Cibeureum, kita  akan menyaksikan berbagai flora langka berumur puluhan tahun. Udara yang segar serta pemandangan nan hijau membuat perjalan mendaki menuju Curug Cibeureum tidak terasa. Berbelok ke arah kanan dari pertigaan jalur menuju ke Puncak Gunung Gede, kita akan tiba di kawasan curug yang melegenda ini.
 
Curug Cibeureum berasal dari bahasa sunda, “Ci” bermakna “air”, sedangkan beureum bisa diartikan “yang berwarna merah”. Secara harfiah nama “Cibeureum” dapat diartikan sebagai curug yang mempunyai air berwarna merah. Warna merah ini konon bukanlah warna asli dari airnya, melainkan warna semu yang berasal dari tumbuhan lumut merah di sekitar tebing curug.

Curug ini juga terkenal dengan legenda sang petapa. Dikisahkan, Dahulu ada petapa yang bersemedi di bawah curug hingga berubah menjadi batu. Konon, batu yang berada di tengah-tengah curug merupakan perwujudan dari seorang pertapa sakti.
 
Curug Cibeureum memiliki tinggi sekitar 40-50 meter. Disebelahnya, terdapat 2 curug lain yang memiliki ketinggian hampir sama namun curahan airnya lebih kecil dibandingkan Curug Cibeureum. Suhu di kawasan ini bisa mencapai 10 derajat Celcius, dan pada bulan Desember hingga Maret akan dirasa lebih dingin mengingat pada bulan tersebut Jawa Barat sedang dilanda musim hujan.  
 
Dengan hanya membayar tiket masuk seharga Rp. 3.000/orang, kita  sudah bisa menyaksikan keindahan dan kekayaan alam di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Dengan harga tiket yang sangat murah, sudah selayaknya kita menghormati kekayaan dan keanekaragaman hayati yang ada di kawasan ini dengan tidak berbuat vandal. [AhmadIbo/IndonesiaKaya]

Informasi Selengkapnya
  • NULL

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.