Cari dengan kata kunci

Surganya Para Pecinta Kesunyian

1405_thumb_Pulau_Moyo_telah_menjadi_cagar_alam_yang_dilindungi_Pemerintah_Sumbawa.jpg

Surganya Para Pecinta Kesunyian

Sekitar 2,5 kilometer ke arah utara dari Pulau Sumbawa, terdapat sebuah pulau indah yang menjadi destinasi utama wisatawan asing ketika melancong ke Indonesia. Pulau yang secara administrasi masuk dalam kawasan […]

Pariwisata

Sekitar 2,5 kilometer ke arah utara dari Pulau Sumbawa, terdapat sebuah pulau indah yang menjadi destinasi utama wisatawan asing ketika melancong ke Indonesia. Pulau yang secara administrasi masuk dalam kawasan Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, ini bernama Pulau Moyo. Pulau Moyo mempunyai luas sekitar 32.044 hektare dengan ketinggian maksimal sekitar 670 meter dan mempunyai garis pantai yang luar biasa indah sepanjang 88 kilometer.

Bila ingin berkunjung ke pulau nan eksotis ini, jika menggunakan jalur darat, diperlukan perjalanan sekitar 6 jam dari Kota Mataram. Perjalanan dari Mataram menuju Pulau Moyo dilakukan melalui Pelabuhan Khayangan. Dari pelabuhan ini, perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal menuju Poto Tano. Setelah itu, barulah menuju Sumbawa Besar.

Selain melalui jalur darat, sebuah maskapai penerbangan juga melayani para wisatawan yang ingin menuju Pulau Moyo dengan waktu singkat. Menuju Pulau Moyo via jalur udara hanya memakan waktu sekitar 35 menit. Namun sayang, pelayanan salah satu maskapai penerbangan dengan menggunakan pesawat Fokker 50 tersebut hanya tersedia pada hari Selasa dan Jumat.

Menurut pemandu wisata di pulau ini, Pulau Moyo biasanya ramai dikunjungi oleh wisatawan pada periode Juni-Juli atau saat musim kemarau tiba. Pasalnya, ketika musim kemarau, air di Pulau Moyo akan terlihat lebih jernih dan indah. Apalagi ditambah dengan eksotika pemandangan bawah laut Pulau Moyo yang merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Karenanya, berdasarkan SK Menteri Kehutanan tertanggal 29 September 1986, Pulau Moyo ditunjuk sebagai salah satu kawasan konservasi alam laut di Indonesia.  

Yang menjadikan kawasan konservasi alam laut Pulau Moyo menarik dan berbeda dari kawasan konservasi bawah laut lainnya adalah dasar perairan Pulau Moyo yang landai. Landainya kontur perairan ini menjadikan keindahan ekosistem bawah laut Pulau Moyo dapat terlihat walau tanpa menyelam. Pemandangan bawah laut ini akan lebih terlihat indah jika dibantu dengan sinar matahari yang jatuh ke dasar air tempat biota laut hidup.

Berkunjung ke perairan Pulau Moyo sudah pasti tidak akan membuat Anda bosan.  Sensasi keindahan bawah laut yang ditawarkan pulau ini akan selalu berbeda-beda dan membuat siapa saja yang datang ke sini betah berlama-lama berada di Pulau Moyo.

Untuk mengakomodasi keinginan wisatawan yang ingin berlama-lama di Pulau Moyo, kini pengelola pulau sudah menyediakan berbagai paket penginapan menarik, mulai dari kelas ekonomi hingga yang bernuansa lux. Salah satu penginapan bernuansa lux di pulau ini dikelola oleh perusahaan resort ternama. Penginapan yang pernah disinggahi oleh orang-orang besar dunia seperti Lady Diana, Mc Jagger, hingga petenis cantik Maria Sharavova ini dibanderol dengan harga berkisar antara US$700-850. Setara dengan harga sewanya yang mahal, penginaan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah dan berlokasi tepat di pusat keindahan Pulau Moyo.

Pulau Moyo merupakan setitik surga di timur Indonesia. Potensi kekayaan alamnya salah satu yang terbaik di kepulauan nusantara. Tidak salah jika orang-orang dari berbagai penjuru dunia mendambakan bisa berlibur ke pulau yang satu ini. Suasananya yang hening dan masih alami menjadi salah satu daya tarik para pelancong yang mendambakan keindahan alam bebas. [AhmadIbo/IndonesiaKaya]

Informasi Selengkapnya
  • NULL

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.