Cari dengan kata kunci

Monumen Djenderal Sudirman, Monumen Penghormatan untuk Sang Jendral Besar

monumen-jenderal-soedirman-1290.jpg

Monumen Djenderal Sudirman, Monumen Penghormatan untuk Sang Jendral Besar

Panglima Besar Djendral Soedirman merupakan salah satu Pahlawan Nasional yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Taktik perang gerilya yang dilakukan ketika mengusir penjajah Belanda menjadi salah satu taktik terbaik yang dipunyai bangsa ini. Karenanya, Soedirman dikenal menjadi salah satu ahli strategi perang yang dipunyai Indonesia.

Pariwisata

Panglima Besar Djendral Soedirman merupakan salah satu Pahlawan Nasional yang berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Taktik perang gerilya yang dilakukan ketika mengusir penjajah Belanda menjadi salah satu taktik terbaik yang dipunyai bangsa ini. Karenanya, Soedirman dikenal menjadi salah satu ahli strategi perang yang dipunyai Indonesia.

Untuk mengenang jasa-jasa Panglima Besar Djendral Soedirman, di Surabaya di bangun sebuah monumen yang menggambarkan sosok besar pahlawan yang dikenal dengan kesederhanaannya ini. Monumen Panglima Besar Djendral Soedirman namanya, berbentuk sosok Djendral Soedirman sedang berdiri tegak dengan pedang di pinggangnya.  

Monumen yang terletak di Jalan Yos Sudarso, Surabaya ini berdiri di kawasan jalan utama yang terkenal sibuk setiap harinya. Jalan ini terdapat banyak bangunan penting seperti Gedung Balai Kota dan Gedung Parlemen Surabaya. Monumen yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 10 November 1970 ini diperuntukan seluruh masyarakat Jawa Timur.

Patung Jenderal Soedirman dalam monumen ini dibuat dengan posisi tegak. Posisi tangan dibuat di samping dengan ujung celana masuk ke dalam sepatu boot. Sebilah pedang tampak menggantung di pinggang sebelah kiri. Pakaian yang dikenakan Jenderal Soedirman dibuat sangat menyerupai seragam PETA, kesatuan dimana jendral besar ini memperoleh pendidikan militernya.

Tepat di bawah patung itu dipahat pula beberapa kata-kata dari Panglima Besar Djenderal Soedirman yang ditujukan kepada rakyat Indonesia untuk semangat dan terus berjuang, mempertahankan tanah air, tidak pernah menyerah dan selalu berjuang bagi bangsa dan negara.

Panglima Besar Djendral Soedirman lahir dari ayah bernama Karsid Kartowirodji, seorang pegawai Pabrik Gula Kalibagor. Ibu bernama Siyem yang merupakan keturunan Wedana Rembang. Djendral Soedirman mengikuti pendidikan formal di Sekolah Taman Siswa, dan kemudian di HIK (sekolah guru) Muhammadiyah Surakarta. Meskipun tidak menamatkan pendidikannya, Djendral Soedirman menjadi guru di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap. [Tauhid/IndonesiaKaya]

Informasi Selengkapnya
  • Elsa Dwi Lestari

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.