Cari dengan kata kunci

Jurnal Indonesia Kaya #22: Malam Kelima Belas di Singkawang

Jurnal Indonesia Kaya #22: Malam Kelima Belas di Singkawang

Banyaknya budaya, ras, agama serta etnis yang ada di Indonesia nyatanya tak bisa mengikis rasa tolerasi bangsa.

Jurnal Indonesia Kaya

Banyaknya budaya, ras, agama serta etnis yang ada di Indonesia nyatanya tak bisa mengikis rasa tolerasi bangsa. Salah satunya seperti yang terjadi di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Didominasi oleh suku terbesar Tiongkok, suku Hakka, penamaan singkawang pun berasal dari bahasa Hakka yaitu San Khew Jong. Tak ayal, budaya Tionghoa masih amat kental di sini, salah satunya adalah perayaan rutin Cap Go Meh. Perayaan yang dilakukan 15 hari setelah imlek ini di isi oleh beragam tradisi mulai dari Pawai Tatung hingga Upacara Choi Lam Sin atau dikenal sebagai Jalangkung.

Meski budaya suku hakka amat kental, bukan berarti masyarakat muslim tak dihormati di sini. Hal tersebut dibuktikan dengan berdirinya Masjid Raya Singkawang yang tak jauh dari Vihara tertua, Vihara Tri Dharma Bumi Raya. Sikap toleransi yang masih terjaga nampak dengan adanya sikap saling menghormati tradisi keagamaan masing-masing.

Ayo, simak keseruan perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang serta indahnya toleransi di sana dalam video berikut!

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.