Denting di Tanah Kehidupan oleh Sanggar Seni Pusako panai (Sijunjung, Sumatra Barat)
Nikmati pertunjukan dari tiga belas kelompok seni terpilih dalam program RUANG KREATIF SENI PERTUNJUKAN di bulan November dan Desember ini.
-
15 November 2026,
pukul 15.00 & 19.00 WIB -
Galeri Indonesia Kaya
-
Gratis
-
Semua Umur
Agenda Budaya
“Denting di Tanah Kehidupan” merupakan karya tari yang berangkat dari kehidupan masyarakat agraris Sijunjung dan hubungan mereka dengan tanah sebagai sumber penghidupan. “Denting” dimaknai sebagai bunyi dan jejak kehidupan yang muncul dari aktivitas manusia ketika berhadapan dengan tanah: menunggu, bekerja, menjaga, merawat, hingga memanen, sementara “tanah kehidupan” merujuk pada sawah sebagai ruang tempat manusia menggantungkan hidup, membangun harapan, dan meneruskan kehidupan.
Gagasan tersebut diwujudkan melalui enam bagian: Menunggu, Bekerja, Menjaga, Merawat, Memanen, dan Penutup. Kain menjadi simbol ruang sawah, sedangkan piring merepresentasikan hasil kehidupan. Gerak, musik, visual, dan cahaya mengikuti perubahan energi dari hening menuju kekuatan, lalu kembali pada keheningan sebagai simbol siklus kehidupan.
Tentang Penyelenggara
Sanggar Seni Pusako Panai merupakan kelompok seni yang bergerak dalam pengembangan, pelestarian, dan penciptaan seni pertunjukan, khususnya seni tari dan budaya Minangkabau. Melalui proses kreatif, sanggar mengolah sumber-sumber tradisi menjadi karya pertunjukan yang dapat hadir dalam konteks kekinian tanpa melepaskan keterhubungannya dengan nilai budaya dan kehidupan masyarakat.
Dalam karya Denting di Tanah Kehidupan, Sanggar Seni Pusako Panai mengangkat kehidupan petani, relasi manusia dengan alam, serta siklus kerja di sawah sebagai sumber gagasan koreografi.
Mentor Kreatif Ruang Kreatif Seni Pertunjukan: Hartati
Mentor Manajemen Ruang Kreatif Seni Pertunjukan: Mitae Mita