Ketipung, Tetabuhan Musik Melayu Kalimantan Timur - Indonesia Kaya

Cari dengan kata kunci

ketipung_1290.jpg

Ketipung, Tetabuhan Musik Melayu Kalimantan Timur

Sekilas serupa gendang kecil, ketipung Kalimantan Timur ternyata punya bentuk dan cara tabuh yang khas.

Kesenian

Ketipung merupakan salah satu alat musik tabuh yang memiliki bentuk menyerupai gendang berukuran kecil. Instrumen ini terdiri atas badan berbentuk bulat memanjang dengan bagian tengah yang sedikit lebih besar, sementara kedua ujungnya berfungsi sebagai bidang untuk menghasilkan bunyi. Kulit kambing atau sapi yang telah ditipiskan digunakan sebagai bahan penutup bagian yang ditabuh. Ukurannya yang relatif kecil membuat ketipung mudah dimainkan dan menghasilkan karakter suara yang bulat serta khas.

Ketipung digunakan untuk mengiringi berbagai jenis musik, terutama musik Melayu.

Dalam perkembangannya, ketipung digunakan untuk mengiringi berbagai jenis musik, terutama musik Melayu. Bunyi yang dihasilkan dari pukulan pada permukaan kulit dapat membangun ritme sekaligus memberi aksen pada permainan musik. Ketipung juga dikenal dalam iringan keroncong dan dangdut, sehingga keberadaannya tidak terbatas pada satu lingkungan kesenian. Pada sejumlah ketipung, bagian badan alat bahkan dihiasi dengan motif tertentu yang memperlihatkan sentuhan budaya daerah pembuatnya.

Ketipung juga dikenal dalam kehidupan musik masyarakat di Kalimantan Timur. Bentuk dan cara memainkannya memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan ketipung yang umum dijumpai di Jawa. Jika pada umumnya kedua sisi gendang dapat digunakan untuk menghasilkan bunyi, ketipung di Kalimantan Timur hanya menggunakan salah satu bagian sebagai bidang tabuh, sedangkan sisi lainnya dibiarkan terbuka. Perbedaan ini membuat konstruksi dan karakter permainan ketipung setempat memiliki ciri tersendiri.

Ketipung Kalimantan Timur dibuat dari kayu rengas yang dibentuk menyerupai tabung.

Ketipung Kalimantan Timur dibuat dari kayu rengas yang dibentuk menyerupai tabung. Salah satu ujungnya kemudian ditutup menggunakan kulit kambing sebagai permukaan yang dipukul. Ketika dimainkan, tangan atau alat pemukul menghasilkan bunyi yang menjadi bagian dari pola ritmis musik. Kesederhanaan bentuk tersebut tidak mengurangi perannya dalam pertunjukan, sebab ketipung dapat membantu menjaga tempo dan memperkuat suasana permainan musik yang mengiringi kegiatan kesenian masyarakat.

Keberadaan ketipung menunjukkan bagaimana sebuah alat musik dapat berkembang mengikuti lingkungan budaya tempatnya dimainkan. Meskipun memiliki bentuk dasar yang serupa dengan gendang kecil di daerah lain, ketipung di Kalimantan Timur memiliki karakter konstruksi dan permainan yang khas. Perbedaan tersebut menjadi bagian dari kekayaan alat musik tradisional Indonesia, sekaligus memperlihatkan bahwa satu jenis instrumen dapat memiliki variasi bentuk dan fungsi ketika hidup dalam tradisi masyarakat yang berbeda.

Informasi Selengkapnya
  • Elsa Dwi Lestari

  • Indonesia Kaya