Cari dengan kata kunci

Merasakan Ketenangan di Pulau Siladen

Merasakan_Ketenangan_di_Pulau_Siladen.jpg

Merasakan Ketenangan di Pulau Siladen

Hempasan air laut sesekali menyentuh tepian pantai yang berpasir putih. Suasana yang tenang, sesekali terdengar suara desiran angin dan pohon yang bergemuruh. Airnya biru, sebiru warna langit siang itu.

Pariwisata

Hempasan air laut sesekali menyentuh tepian pantai yang berpasir putih. Suasana yang tenang, sesekali terdengar suara desiran angin dan pohon yang bergemuruh. Airnya biru, sebiru warna langit siang itu. Gumpalan awan putih menghiasi dengan bentuknya yang unik. Begitulah kira-kira gambaran suasana yang ditawarkan oleh salah satu pulau di Taman Nasional Bunaken. Pulau Siladen namanya, pulau hening dengan keindahan yang memukau.

Nama Siladen konon bermula ketika kapal yang digunakan orang Sangier pergi berlayar. Namun di pertengahan jalan, kapal yang dijadikan modal transportasi ini tenggelam karena suatu sebab. Orang-orang yang selamat pun berenang ke sebuah pulau tak berpenghuni yang saat itu berdekatan dengan kapal. Mereka pun menetap hingga menamakan pulau itu dengan sebutan Siladen yang berarti kandas.

Soal keindahan, Pulau Siladen memadukan kecantikan pasir putih yang dihiasi dengan jejeran pepohonan yang rimbun. Deretan pepohonan ini memberikan nuansa kesejukan tersendiri ketika berada di pulau ini.

Sedangkan bagian tepi pulau dianugrahi dengan hamparan pasir putih. Tekstur pasirnya yang lembut bagaikan tepung, sangat pas untuk memanjakan kaki yang lelah berkeliling pulau.

Bentangkanlah kain pantai lalu rebahkan tubuh Anda, lalu nikmatilah suasana hening ala Pulau Siladen. Biarkan pulau ini sejenak mengambil alih pikiran Anda dari rutinitas sehari-hari. Pandangilah lanskap yang berupa lautan lepas.

Jika jenuh, rubahlah posisi rebah Anda ke arah kanan. Di sana terlihat Pulau Manado Tua yang menjulang bagaikan sebuah gunung. Sesekali pemandangan nelayan melepas jaring untuk menangkap ikan yang bersembunyi di balik air juga tersaji di sini. Ini semua menjadi pemandangan yang jarang dapat disaksikan di tengah hiruk pikuk kesibukan kota.

Puas dengan hamparan sinar matahari, cobalah kesegaran air yang terlihat tenang di pulau ini. Namun hati-hati, jika arus sedang pasang sebaiknya jangan dilakukan karena bisa membuat badan hanyut hingga ke tengah lautan. Sebaiknya jika ingin merasakan segarnya air datang pada pagi atau siang hari saat air laut sedang surut.

Karang-karang di pulau ini juga menjadi sajian indah lainnya di pulau ini. Semua bisa terlihat dari padatnya karang-karang yang saling berdampingan. Berbeda dengan Pulau Bunaken yang dijejali dengan penyewa alat snorkeling, di sini tidak ada satu pun tempat penyewaan yang bisa dilihat. Hanya ada rumah-rumah nelayan dan penginapan. Sebaiknya jika berkunjung ke sini, disarankan membawa alat sendiri jika ingin melihat keindahan alam bawah laut Pulau Siladen.

Bagi yang ingin menyelam, pihak penginapan menyediakan alat dan instruktur yang akan siap mengantar ke beberapa titik penyelaman di Pulau Siladen.

Untuk bisa menikmati kecantikan Pulau Siladen, wisatawan bisa melakukan perjalanan dari pelabuhan di Kota Manado. Dengan waktu tempuh mencapai 45 menit, pengunjung sudah bisa merasakan sajian keindahan pulau yang memiliki luas sekitar 32 hektar ini. [Riky/IndonesiaKaya]

Informasi Selengkapnya
  • Elsa Dwi Lestari

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.