Cari dengan kata kunci

Makam Sultan Iskandar Muda, Persemayaman Abadi Sang Penakluk

1208_thumb_Makam_yang_ada_saat_ini_merupakan_replika_dari_makam_asli_yang_dihancurkan_Hindia_Belanda_2.jpg

Makam Sultan Iskandar Muda, Persemayaman Abadi Sang Penakluk

Banyak situs bersejarah peninggalan Kesultanan Aceh hancur selama perang melawan Hindia Belanda. Beberapa diantaranya, makam dari Sultan Iskandar Muda dan anggota keluarganya, yaitu Putri Kamaliah dari Pahang (Putroe Phang), Sultanah Safiatuddin Tajul Alam dan Puteri Sendi Ratna Indera.

Pariwisata

Banyak situs bersejarah peninggalan Kesultanan Aceh hancur selama perang melawan Hindia Belanda. Beberapa diantaranya, makam dari Sultan Iskandar Muda dan anggota keluarganya, yaitu Putri Kamaliah dari Pahang (Putroe Phang), Sultanah Safiatuddin Tajul Alam dan Puteri Sendi Ratna Indera.

Makam-makam tersebut hilang tanpa jejak dan untuk memutus keterikatan masyarakat Aceh dengan sejarah puncak kejayaan mereka di masa Iskandar Muda. Setelah hilang selama ratusan tahun, Makam Sultan Iskandar Muda yang telah berusia tiga abad akhirnya berhasil ditemukan dan kemudian dipugar kembali.

Adalah Pocut Meurah, istri dari Sultan Mahmud Syah yang membantu menguak misteri mengenai lokasi makam Sultan Iskandar Muda yang hilang. Pocut Meurah sering berziarah ke makam Sultan yang berada di Komplek Kandang Mas yang sempat dihancurkan Belanda.

Ia mengingat dengan baik bahwa posisi makam Sultan berada 44 langkah dari tepi sungai Krueng Daroy. Lokasi makam Sultan saat ini berada tepat disamping Meuligoe Aceh, tempat kediaman Gubernur Aceh. [Ardee/IndonesiaKaya]

Informasi Selengkapnya
  • NULL

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.