Suara gemuruh ombak di Pantai Legon Pari, Desa Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten, menarik pengunjung untuk menikmati gulungan ombak yang menerjang. Keceriaan terpancar dari wajah-wajah pengunjung saat menikmati pantai yang berjarak 1,5 km dari penginapan di Desa Sawarna ini. Walaupun sedikit jauh, tidak membuat Pantai Legon Pari kehilangan daya tariknya.
Pantai ini berada di bagian barat Desa Sawarna dengan waktu tempuh 45 menit jika berjalan kaki. Namun, bagi pengunjung yang ingin berhemat tenaga dan waktu bisa memakai jasa ojek yang banyak tersedia di Desa Sawarna.
Pantai ini berada di bagian barat Desa Sawarna dengan waktu tempuh 45 menit jika berjalan kaki.
Letaknya yang berada di balik bukit membuat pengunjung yang ingin menuju Pantai Legon Pari akan merasakan tanjakan dan turunan khas perbukitan. Selain itu, pematang sawah sampai jembatan gantung merupakan pemandangan yang tersaji saat kita melewati jalan-jalan menuju pantai ini.
Pasir putih dan bersih seperti menjadi penanda pengunjung telah tiba di Pantai Legon Pari. Pasir di pantai ini memiliki karakteristik yang lembut dan halus. Kondisi pasir yang lembut membuat pengunjung ingin segera melepaskan alas kaki dan berlarian di area pantai.
Pantai ini memiliki garis pantai yang lebar dan panjang, membentang hingga 4 km.
Pantai ini memiliki garis pantai yang lebar dan panjang, membentang hingga 4 km. Dari kejauhan, lekukannya terlihat melengkung dan sempurna untuk diabadikan melalui kamera, sementara pasir putihnya menambah daya tarik alamnya.
Ombaknya tergolong besar dan keras, tetapi masih relatif aman untuk dinikmati. Saat cuaca cerah, gulungan ombak menjadi lebih tenang, bahkan mirip danau, terutama pada musim panas dari Juni hingga Agustus.
Nama Legon Pari berasal dari kata “ngelagon” yang berarti menjorok ke darat atau teluk dalam bahasa Sunda, sedangkan “pari” merujuk pada jenis ikan yang dahulu banyak ditemui di lokasi ini.









