Melihat bentuknya, sekilas camilan ini berbentuk seperti kerupuk namun dengan ukuran yang lebih kecil. Rengginang namanya, camilan yang terbuat dari beras ketan yang sudah dikeringkan ini memiliki rasa yang gurih serta renyah saat berada di mulut kita.
Biasanya sebelum digoreng, beras ketan terlebih dahulu dijemur dibawah panas sinar matahari. Berbeda dengan pembuatan kerupuk yang umumnya terbuat dari adonan tepung tapioka yang sudah dihaluskan, namun pembuatan rengginang tetap berbentuk butiran nasi yang langsung digoreng.
Kudapan ini kerap dibuat dari nasi sisa yang tidak termakan.
Hal yang unik, kudapan ini kerap dibuat dari nasi sisa yang tidak termakan, kemudian dikeringkan dan digoreng hingga berubah menjadi camilan renyah. Agar rasanya semakin kaya, sering ditambahkan varian seperti udang dan terasi. Selain pilihan rasa asin, ada pula versi manis yang juga banyak diminati.
Di Jawa Tengah, terdapat camilan serupa yang dikenal sebagai intip. Berbeda dari bentuknya yang relatif kecil, intip memiliki ukuran lebih besar karena dicetak langsung di atas dandang atau periuk penanak nasi.
Camilan ini paling nikmat disajikan dalam kondisi hangat dan dinikmati bersama teh atau minuman favorit. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp15.000 hingga Rp20.000 per bungkus, menjadikannya pilihan camilan tradisional yang lezat dan ramah di kantong.









