Situ Patenggang, Danau dengan Legenda Cinta Abadi di Ciwidey - Indonesia Kaya

Cari dengan kata kunci

1108_thumb_Situ_Patengan_dikelilingi_perbukitan_dan_perkebunan_teh_Rancabali_yang_menyejukkan_mata.jpg

Situ Patenggang, Danau dengan Legenda Cinta Abadi di Ciwidey

Nama Situ Patengan berasal dari kata 'pateang-teangan' yang artinya saling mencari. Terletak pada ketinggian 1600 m, di kaki gunung Patuha.

Pariwisata

Alkisah, pasangan kekasih Ki Santang dan Dewi Rengganis saling dimabuk cinta. Setelah sekian lama berpisah, mereka saling mencari. Sang putra prabu dan putri titisan dewi akhirnya bertemu di suatu tempat dan memadu janji. Sang Dewi Rengganis pun meminta kekasihnya untuk membuatkan danau beserta perahu untuk dinaiki mereka berdua. Maka terbentuklah Situ Patengan.

Begitulah legenda warga tanah Parahiyangan bertutur tentang asal-usul danau indah di Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung ini. Lokasi pertemuan dua sejoli itu kini dikenal dengan nama ‘Batu Cinta’. Perahu Ki Santang pun kini dipercaya menjadi pulau Asmara/Sasaka yang berbentuk hati di tengah danau yang juga dikenal dengan nama ‘Situ Patenggang’.

Nama Situ Patengan sendiri berasal dari kata ‘pateang-teangan’ yang memiliki makna saling mencari.

Nama Situ Patengan sendiri berasal dari kata ‘pateang-teangan’ yang memiliki makna saling mencari. Menurut kisah ini, pasangan yang pernah singgah di Batu Cinta dan mengeliling Pulau Asmara diyakini akan menemukan cinta abadi seperti dua sejoli Ki Santang dan Dewi Rengganis. Berdasarkan kisah cinta yang melegenda itu, lokasi ini amat layak dipertimbangkan sebagai tujuan wisata bulan madu bagi para pasangan muda yang baru menikah.

Dikelilingi perkebunan teh yang menyejukkan mata, danau ini menjadi alternatif lokasi yang tepat untuk wisata keluarga. Pengunjung dapat berkeliling danau dengan perahu atau mencoba bersepeda air di sekitar tepian. Sebelum menyewa, disarankan melakukan tawar-menawar untuk mendapatkan harga yang sesuai. Keberadaan perkebunan stroberi di sepanjang jalan berkelok di tepi danau semakin menambah daya tarik Situ Patenggang.

Dikelilingi perkebunan teh yang menyejukkan mata, danau ini menjadi alternatif lokasi yang tepat untuk wisata keluarga.

Situ Patengan terletak pada ketinggian 1600 m, berada di kaki Gunung Patuha. Untuk mencapai lokasi yang berjarak kurang lebih 47 km dari kota Bandung ini, dibutuhkan waktu tempuh sekira 2 jam. Melalui pintu Tol Kopo atau Buah Batu, kita dapat mengambil arah ke selatan Bandung. Nantinya akan cukup banyak petunjuk jalan menuju Ciwidey/Kawah Putih yang akan memandu kita.

Informasi Selengkapnya
  • Indonesia Kaya

  • Indonesia Kaya