Danau Weekuri: Laguna Unik dengan Gradasi Warna di Sumba - Indonesia Kaya

Cari dengan kata kunci

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Danau Weekuri: Laguna Unik dengan Gradasi Warna di Sumba

Di balik gugusan karang Kodi, danau ini menyuguhkan laguna berair asin sebening kristal dengan gradasi warna dan pesona senja yang memikat.

Pariwisata

Terletak di Desa Kalenarogo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Danau Weekuri belakangan semakin ramai dikunjungi wisatawan. Danau berwarna hijau kebiru-biruan ini tampil berbeda dari kebanyakan danau di Indonesia, terutama karena airnya yang asin dan payau.

Selain air payau dari laut, terdapat pula beberapa titik sumber mata air yang menciptakan gradasi warna yang memikat—mulai dari biru cerah hingga biru kehijauan.

Keasinan tersebut berasal dari karakter aslinya sebagai laguna, yang terbentuk dari air laut lepas di sekitarnya. Air laut masuk melalui celah-celah bebatuan pada gugusan karang yang mengelilingi danau. Menariknya, selain air payau dari laut, terdapat pula beberapa titik sumber mata air yang menciptakan gradasi warna yang memikat—mulai dari biru cerah hingga biru kehijauan. Perbedaan sumber air ini juga memunculkan sensasi suhu yang beragam, ada yang terasa hangat dan ada pula yang dingin, menjadikan keunikan Danau Weekuri sulit ditemukan di danau lain di Indonesia.

Danau Weekuri memiliki air yang sangatlah jernih dengan kedalaman air yang tak cukup dalam, sehingga sangat cocok digunakan oleh pengunjung untuk sekedar bermain air dan berenang. Tersembunyi di balik pepohonan rimbun dan semak belukar serta jauh dari keramaian kota, suasana di sekitar danau terasa masih sangat asri.

Akses Menuju Lokasi Wisata

Dari Waikabubak (ibu kota Kabupaten Sumba Barat) atau Tambolaka (ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya), pengunjung dapat menyewa kendaraan bermotor, baik motor maupun mobil, di kedua kota tersebut. Biaya sewa mobil berkisar antara Rp500.000–Rp600.000 per hari, sudah termasuk pengemudi, sedangkan sewa motor sekitar Rp100.000–Rp150.000 per hari.

Berjarak sekitar 60 km dari Tambolaka, ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya, akses menuju Danau Weekuri masih tergolong cukup menantang. Belum tersedia transportasi umum, sementara lokasinya berada jauh dari pusat kota. Penunjuk arah pun nyaris tidak ditemukan, sehingga perjalanan kerap mengandalkan informasi dari penduduk setempat. Kondisi jalan menuju lokasi juga beragam; sebagian sudah beraspal mulus, sementara beberapa titik lainnya masih berbatu dan dalam tahap pengerasan.

Akses menuju Danau Weekuri masih tergolong cukup menantang.

Di tengah perjalanan, di sisi kiri jalan tampak sebuah resor milik warga negara Prancis yang mengelola Pantai Mandorak, salah satu pantai di wilayah Kodi. Tak jauh dari sana, kawasan Danau Weekuri mulai terlihat, ditandai dengan keberadaan pos penjaga. Beberapa warga setempat berjaga di pos tersebut, dan tiket masuk dapat dibayarkan seikhlasnya. Dari pos itu, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 20 meter untuk tiba di tepian danau yang memikat.

Selain bermain air atau berenang, keindahan Danau Weekuri juga dapat dinikmati dari sudut pandang yang lebih tinggi. Cukup berjalan kaki menyusuri jalan setapak ke arah barat, mengikuti deru ombak, lalu menaiki bukit karang yang menjorok ke lautan lepas. Saat meniti bebatuan karang, langkah perlu dijaga dengan hati-hati karena permukaannya tajam dan lancip.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Danau Weekuri adalah jam 4 sore hari.

Dari puncak bukit karang, panorama yang tersaji terasa berbeda dan lebih memukau. Hamparan laut biru dengan ombak yang menghantam gugusan karang di sekeliling danau menghadirkan pemandangan yang mengesankan. Dari ketinggian ini pula, Danau Weekuri tampak seperti kolam biru alami yang tenang di tengah bentang alam yang dramatis.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Danau Weekuri adalah jam 4 sore hari. Pada sore hari matahari mulai condong ke barat sehingga langitnya yang biru akan memantulkan cahaya ke danau, selain itu juga pengunjung dapat menyaksikan matahari terbenam dari atas puncak bukit karang ini.

Tak ada fasilitas penunjang apa pun di kawasan danau seperti warung makan, toilet atau bahkan penginapan. Sebaiknya pengunjung berbekal makanan dan minuman ringan sebelumnya, sehingga dapat disantap sambil menikmati keindahan Danau Weekuri.

Informasi Selengkapnya
  • Elsa Dwi Lestari

  • Indonesia Kaya