Cari dengan kata kunci

Bukit Jempol, Bukit Unik di Selatan Sumatera

Bukit_Jempol_1200.jpg

Bukit Jempol, Bukit Unik di Selatan Sumatera

Bagian barat Sumatera Selatan dikenal sebagai daerah yang memiliki kontur bergelombang. Tidak mengherankan jika di wilayah ini banyak ditemukan objek wisata alam eksotis, baik berupa bukit atau pun curug dengan berbagai karakternya yang unik.

Pariwisata

Bagian barat Sumatera Selatan dikenal sebagai daerah yang memiliki kontur bergelombang. Tidak  mengherankan jika di wilayah ini banyak ditemukan objek wisata alam eksotis, baik berupa bukit atau pun curug dengan berbagai karakternya yang unik. Lahat misalnya, di kabupaten yang berjarak sekitar 270 km dari ibukota Palembang ini terdapat bukit unik, yang oleh masyarakat lebih dikenal dengan nama Bukit Jempol.

Bukit Jempol mempunyai nama peta Bukit Serelo, bukit ini berlokasi di Desa Perangai yang berjarak sekitar 20 km dari pusat Kota Lahat. Jika menggunakan kendaraan darat, ada satu cara untuk bisa mendapatkan pemandangan terbaik Bukit Jempol dari dekat, yaitu dengan memasuki kawasan pertambangan yang ada di perbatasan Lahat dan Muara Enim. Dari kawasan pertambangan ini, pemandangan Bukit Jempol bisa dilihat dengan sempurna.

Memiliki tinggi sekitar 900 meter di atas permukaan laut, bukit ini bisa dilihat dari Kabupaten Muara Enim. Nama Bukit Jempol sendiri dipakai oleh masyarakat Lahat mengingat bentuknya yang seperti jempol. Namun bukit ini juga dikenal dengan nama Bukit Tunjuk, karena pada sisi pandang yang lain justru berbentuk seperti jari yang sedang menunjuk ke atas.

Memasuki waktu liburan, para pecinta alam dari berbagai daerah di Sumatera Selatan kerap menjadikan Bukit Jempol sebagai target pendakian. Meski tidak terlalu tinggi, Bukit Jempol dinilai mempunyai kontur dan medan yang menantang. Untuk sampai ke puncaknya, para pendaki diharuskan memanjat tebing yang sangat curam.

Selain itu, bukit jempol juga dianggap menjadi tempat berkemah yang asyik. Para pecinta alam dari Palembang mengungkapkan, Bukit Jempol mempunyai pemandangan alam yang indah, selain juga mempunyai vegetasi yang unik, yaitu tumbuhan puspa, serta kebun teh dan kopi milik warga di bagian pertama pendakian. Jika beruntung, para pendaki juga bisa melihat sekawanan gajah liar yang sedang dilatih. [AhmadIbo/IndonesiaKaya]

Informasi Selengkapnya
  • Elsa Dwi Lestari

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.