Cari dengan kata kunci

Ayo Berpetualang di Kaliurang!

dataran_tinggi_kaliurang_1200.jpg

Ayo Berpetualang di Kaliurang!

Nama ‰ÛÏkaliurang‰Û berasal dari kata ‰ÛÏkali‰Û dan ‰ÛÏurang‰Û. ‰ÛÏKali‰Û bermakna sungai sementara ‰ÛÏurang‰Û memiliki arti udang. Jadi, ‰ÛÏkaliurang‰Û bisa diartikan sebagai sungai udang. Entah di mana letak sungai udang tersebut, tapi jika memasuki kawasan Kaliurang, bangunan yang pertama kali menyambut pengunjung adalah patung udang raksasa.

Pariwisata

Sekitar 28 kilometer ke arah utara dari pusat Kota Yogyakarta, tepatnya di sekitar lereng Gunung Merapi, terdapat sebuah tempat wisata alam bernama Kaliurang.

Nama “kaliurang” berasal dari kata “kali” dan “urang”. “Kali” bermakna sungai sementara “urang” memiliki arti udang. Jadi, “kaliurang” bisa diartikan sebagai sungai udang. Entah di mana letak sungai udang tersebut, tapi jika memasuki kawasan Kaliurang, bangunan yang pertama kali menyambut pengunjung adalah patung udang raksasa.

Menurut cerita, munculnya kawasan wisata alam Kaliurang bermula pada abad ke-19. Saat itu, orang-orang Belanda ingin mencari tempat sejuk untuk dijadikan tempat tinggal di Yogyakarta. Tujuan utama mereka adalah lereng Gunung Merapi.

Namun, di tengah perjalanan, mereka terpesona pada keindahan dan kesejukan alam di kawasan Kaliurang. Sejak itulah, meneer Belanda membangun rumah peristirahatan di kawasan Kaliurang.

Di kawasan ini, terdapat berbagai jenis situs wisata yang bisa dinikmati para pengunjung. Kawasan wisata tersebut adalah Tlogo Putri yang airnya bersumber dari Plawangan, Goa Jepang, dan curug yang di sekitarnya masih banyak terlihat kawanan monyet.

Pengelola juga menyiapkan kereta mobil yang bisa digunakan untuk berkeliling Kaliurang. Cukup dengan membayar Rp5.000 untuk satu orang, mobil yang berkapasitas lima belas orang ini akan mengantarkan para pengunjung berkeliling melewati gardu pandang dan menyaksikan keindahan alam lainnya di Kaliurang.

Sementara, bagi pengunjung yang ingin mendapatkan fasilitas yang lebih privat, pengelola juga menyediakan mobil jeep terbuka yang disewakan lengkap dengan supirnya. Berbeda dengan kereta mobil, tarif menyewa mobil jeep cukup mahal. Selain karena lebih privat, rute perjalanan mobil jeep berbeda dengan kereta mobil.

Rute mobil jeep lebih ekstrem, melewati bukit-bukit, sehingga pengunjung juga bisa menyaksikan peninggalan erupsi Gunung Merapi beberapa tahun silam. Yang menarik dari perjalanan menggunakan jeep, pengunjung akan diantarkan ke lokasi kediaman almarhum Mbah Marijan di Desa Cangkringan, Umbulharjo.

Setelah lelah dengan berpetualang di Kaliurang, tidak ada salahnya jika beristirahat di kedai-kedai yang banyak tersedia di kawasan ini. Kedai-kedai ini menyediakan berbagai menu favorit, seperti sate kelinci dan gado-gado Kaliurang. Setelahnya, jangan lupa membawa oleh-oleh berupa buah-buahan dan makanan khas Yogyakarta untuk orang-orang tercinta.[AhmadIbo/IndonesiaKaya]

Informasi Selengkapnya
  • NULL

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.