Tamasya di Medan Terliar oleh DRKR Kolektif – 19.00
Pentas ini akan mengajak penonton untuk masuk ke dalam ‘Medan terLiar’
-
30 Mei @ 7:00 pm - 30 Mei @ 8:00 pm
-
Galeri Indonesia Kaya
-
Gratis
-
Remaja
Reservasi Tiket
Agenda Budaya
Pentas Tamasya di Medan Terliar merupakan pengembangan dari album musik Medan Terliar karya musisi DRKRK Kolektif (saat ini album sudah tersedia di platform Spotify). Pentas ini akan mengajak penonton untuk masuk ke dalam ‘Medan terLiar’, sebuah semesta alternatif yang merupakan pantulan dari realitas kita sehari-hari. Secara imajinatif, semesta ‘Medan terLiar’ terbuka pada realitas kita pada waktu tertentu sehingga penonton dapat masuk dan bertamasya di dalamnya dengan menyaksikan pentas gerak, musik dan narasi.
Penonton akan dilibatkan untuk berekspresi bersama dalam rangka berefleksi dan mengapresiasi diri dengan media visual dan improvisasi puisi secara spontan. Pentas ini berformat imersif dan inklusif melalui dramaturgi yang disusun dengan elemen seni musik, peran, gerak dan tari, narasi dan puisi, dan visual, menghadirkan pengalaman berada di dalam ‘Medan terLiar’.
Tentang Penyelenggara
DRKR (Dari Rumah Ke Rumah) adalah kolektif seni pertunjukan, visual, dan lintas disiplin seni yang dijalankan secara nonhierarki. DRKR didirikan pada masa pandemi 2020—untuk merespons ditutupnya ruang-ruang seni pertunjukan. Pada masa itu, DRKR mengadakan online performance melalui Zoom yang melibatkan para penampil dari Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang Selatan, Solo, Banyuwangi, Padang, Medan, Kalimantan Timur, Aceh, Jayapura, Sumbawa, dan Batam.
Semasa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), DRKR berkolaborasi dengan Gudskul Ekosistem. Kolaborasi tersebut menghasilkan sebuah dance film berjudul “BILIK”; terdiri dari 16 karya tari yang melibatkan 13 penari dan 8 perupa.
Selepas pandemi, DRKR mengikuti kegiatan di 2Madison Gallery, berkolaborasi dengan seniman Monica Hapsari di Museum MACAN, dan mementaskan lakon ‘BATJADI’ dalam acara Rasasastra di Semesta Gallery. Pada 2023, DRKR ditunjuk menjadi fasilitator untuk Pekan Kebudayaan Nasional dalam kuratorial ‘Laku Hidup’ di Cikini VII, Taman Sempur-Bogor, Galur, dan Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu. Pada 2024 dan 2025, DRKR berkolaborasi dengan IFI Indonesia-Jakarta yang menghasilkan acara ‘butir PARTY’ dan ‘20BELANTARA25’ (terdiri dari kelas tari untuk publik, public lecture, dan live performance).