Cari dengan kata kunci

Loading Events

Fase Kehidupan Manusia oleh B. Kristiono Soewardjo

Fase Kehidupan Manusia oleh B. Kristiono Soewardjo

Fase Kehidupan Manusia oleh B. Kristiono Soewardjo

Ketika manusia dilahirkan ke bumi, mulai dari rahim seorang Ibu hingga manusia itu Kembali kepada Sang Pencipta, dalam perjalanannya tahapan kehidupan manusia, merinci interaksi kompleks antara aspek fisik, psikologis, dan sosial yang membentuk setiap fase kehidupan. Mulai dari masa bayi hingga usia tua, setiap tahap diwarnai oleh tantangan unik, pencapaian perkembangan, dan hubungan evolusioner dengan lingkungan sekitar.

  • 24 Februari @ 3:00 pm - 24 Februari @ 4:00 pm
  • Galeri Indonesia Kaya
  • Gratis
  • Semua Umur

Reservasi Tiket

Klik sekarang untuk reservasi

Agenda Budaya

Konsep ini merangkum pemahaman menyeluruh tentang tahapan kehidupan manusia, merinci interaksi kompleks antara aspek fisik, psikologis, dan sosial yang membentuk setiap fase kehidupan. Mulai dari masa bayi hingga usia tua, setiap tahap diwarnai oleh tantangan unik, pencapaian perkembangan, dan hubungan evolusioner dengan lingkungan sekitar. Ilmuwan dan peneliti memperdalam eksplorasi konsep ini guna membongkar kompleksitas perkembangan manusia, dengan tujuan memberikan wawasan berharga dalam bidang seperti psikologi, sosiologi, dan kesehatan. Dengan mendalaminya, konsep ini menyajikan cahaya terang terkait sifat dinamis dan selalu berubah dari perjalanan hidup manusia, membuka pintu untuk pemahaman yang lebih mendalam terhadap keberagaman dan kompleksitas eksistensi manusia.

  1. TE DENKEN

Manusia selalu membayangkan dan berfikir kemana mereka harus melangkah. Apa yang membuat pikiran tersebut bercabang? Terkadang pikiran tersebut seiring kadang juga tidak selalu berjalan seiring, sehinggga apa yang ingin dicapai tidak akan terpenuhi, mengakibatkan hati dan bathin yang akan bicara.

Koreografer and Dancer: B Kristiono Soewardjo

  1. TAKURUANG

Karya tari ini menggambarkan perasaan seorang anak yang terkurung dalam perjalanan hidupnya akibat depresi dan kehilangan ibunya. Terperangkap dalam penyesalan, kesedihan, dan keyakinan bahwa kehidupan tanpa sosok ibu tak mungkin, anak laki-laki ini mengalami lingkaran kesedihan, menanti keajaiban atau mungkin takdir yang menjemputnya.

Koreografer and Dancer: Raihan Kamil

Art Consultant: B Kristiono Soewardjo

Music Composer: DJ Aip.

  1. DINDING ITU SELALU DIAM

Karya ini menceritakan tentang adanya pergolakan serta bentuk perlawanan depresi diri seorang wanita yang berjuang untuk mengusai dirinya disaat segala kesedihan, ketakutan, ke khawatiran yang tak dapat terbendung oleh dirinya.

Koreografer and Dancer: Vanya Cahya Febriana

Music Composer: Armen

Art Consultant: B Kristiono Soewardjo, S.E., S.Sn., M.Sn.

  1. NINDAK JIRUMKLAN

Tari Nindak Jirumklan adalah karya tari yang berbasis budaya Jakarta (Betawi) dengan pijakan gerak tari Topeng, yang merupakan penggambarkan tentang asal usul manusia yang memiliki beberapa karakter, mulai dari manusia diciptakan, tumbuh dewasa hingga pada saat dipanggil kepada Sang Pencipta.

Koreografer and Dancer: B. Kristiono Soewardjo, Abdul Malik Siregar, Raihan Kamil, Anugrah Malik Fazar, Putra Nur Fajar, Iman Firmansyah

Music Conceptor: B Kristiono Soewardjo, S.E., S.Sn., M.Sn.

Music Editor and Music Consulton: RM Aditya Adriyanto, S.Pd., M.Sn.

B. Kristiono Soewardjo, Pendiri Kresna Indonesia Dance Laboratory, koreografer, penari, dan dosen tari di Universitas Negeri Jakarta. Meraih Magister Penciptaan Seni dari Institut Kesenian Jakarta (2010). Penerima Penghargaan Kedua dalam GKJ Award (1999) untuk tarian ‘Ngangres’, tampil di Seoul International Dance Festival (2000). Penghargaan sebagai Penari, Koreografi, dan Koreografer Terbaik “Bandar Seri Award” (2004). Menerima Hibah dan Revitalisasi Seni dari Dikti ke Jerman (2009 & 2012), memberikan lokakarya di Berlin, Halle, KBRI Berlin, dan KJRI Frankfurt. Koreografer SEA Games XIX di Jakarta (1997) dan SEA Games XXVII di Nay Phi Daw, Myanmar (2013). Dosen Tamu Program Doktoral di Gyeongsang National University di Korea, Pembicara di “ASEAN Fine Arts Symposium 2014” di Bangkok. Bergabung dengan I La Galigo (2002-2019) sebagai Pelatih dan Penari dalam pementasan Internasional. Menghasilkan ± 25 Hak Kekayaan Intelektual di Bidang Penciptaan.

This will close in 10 seconds