Cari dengan kata kunci

Simfoni Untuk Bangsa 2017: Bangkitkan Semangat Nasionalis dan Cinta Tanah Air Melalui Musik Klasik

simfoni-untuk-bangsa-2017-bangkitkan-semangat-nasionalis-dan-cinta-tanah-air-melalui-musik-klasik.jpg

Simfoni Untuk Bangsa 2017: Bangkitkan Semangat Nasionalis dan Cinta Tanah Air Melalui Musik Klasik

The Resonanz Music Studio di bawah arahan Avip Priatna, seorang konduktor kebanggaan Indonesia dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation kembali menyelenggarakan konser seri Simfoni Untuk Bangsa yang telah rutin diadakan sejak tahun 2010.


The Resonanz Music Studio di bawah arahan Avip Priatna, seorang konduktor kebanggaan Indonesia dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation kembali menyelenggarakan konser seri Simfoni Untuk Bangsa yang telah rutin diadakan sejak tahun 2010. Simfoni Untuk Bangsa 2017 dilangsungkan pada tanggal 9 September 2017 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki pukul 19.30 WIB.

“Avip Priatna melalui The Resonanz Music Studio telah membuat paduan suara dan musik orkestra menjadi lebih dekat dengan semua kalangan. Kelompok-kelompok yang berada dalam naungannya pun telah menunjukan prestasi sekaligus membawa nama harum Indonesia melalui beragam kompetisi yang dimenangkan. Konser Simfoni Untuk Bangsa ini pun digelar khusus sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya anak bangsa dan upaya untuk mengenalkan musik klasik bagi masyarakat di Indonesia,” ujar Renitasari Adrian.

Melalui pagelaran musik orkestra, paduan suara dan juga tarian yang merupakan bagian dari kekayaan seni budaya bangsa Indonesia yang luar biasa. Konser ini akan mempersembahkan beberapa karya baru dan aransemen segar karya komposer muda Indonesia, yang khusus diciptakan untuk konser ini. Dari lagu nasional seperti Dari Sabang Sampai Merauke, Lagu Keroncong Tanah Air, hingga Lagu daerah Indonesia seperti Anak Kambing Saya, Ayo Mama dan lainnya, yang dikemas secara memukau.

“Konser Simfoni Untuk Bangsa 2017 akan mengangkat tema cinta Pancasila dan cinta Bhinneka Tunggal Ika. Konser ini bertujuan untuk memberikan penghargaan terhadap karya anak bangsa dan wujud membangkitkan nasionalisme dan cinta tanah air terutama untuk kalangan generasi muda Indonesia. Kami juga ingin menunjukkan kekayaan seni budaya bangsa Indonesia melalui paduan suara dan musik klasik. Semoga pertunjukan ini dapat dinikmati dan menjadi hiburan untuk penonton yang hadir,” ujar Avip Priatna.

Penyanyi Farman Purnama (tenor), Birgitta Sisca (sopran), Alicia Hartono (sopran), Bimashakti N. Ksatriya (sopran), Bertolens Pah (sasando), dan Caitlin A. Wiranata (piano), akan menjadi bintang tamu pada pagelaran ini. Selain itu, Liga Tari Mahasiswa UI Krida Budaya yang pada tahun 2017 ini mewakili Indonesia pada festival kebudayaan di Perancis, Italia dan Serbia, akan menambah warna pagelaran ini menjadi sebuah pertunjukan menarik yang patut disaksikan.

Konser Simfoni Untuk Bangsa 2017 diiringi oleh musik profesional yang tergabung dalam Jakarta Concert Orchestra (JCO), dan akan dipimpin oleh konduktor dan direktur musik, Avip Priatna. Tak ketinggalan, Batavia Madrigal Singers (BMS) dan The Resonanz Children’s Choir (TRCC), dua paduan suara ternama yang telah menunjukkan prestasi sekaligus membawa nama harum Indonesia di ajang kompetisi paduan suara Internasional, akan kembali tampil dalam pertunjukkan ini.

TRCC baru saja kembali menorehkan tinta emas lewat prestasi yang membanggakan berhasil meraih Juara I dengan nilai 26.94 (Gold Diploma – Level VII) kategori Children’s Choir dan Juara I kategori Gospel and Spirituals dengan nilai 27.7 (Gold Diploma – Level VII) serta menjadi Juara Umum “Grand Prize” dalam kompetisi paduan suara internasional Musica Eterna Roma International Festival & Competition 2017, di Roma – Italia pada 5-9 Juli 2017.

Sebagai Juara umum pada kompetisi 48th Tolosa Choral Contest di Tolosa, Spanyol pada 2016, Batavia Madrigal Singers berhak maju ke babak super final pada kompetisi paling bergengsi di dunia “European Grand Prix in Choral Singing (EGP)” di Tolosa, Spanyol, pada bulan November nanti. BMS bersaing dengan para juara umum tahun 2016 dari kompetisi di Arezzo, Italia; Hajdú-Bihar, Hungaria; Maribor, Slovenia; Tours, Prancis dan Varna, Bulgaria.

Semoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia.

Informasi Selengkapnya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.