Cari dengan kata kunci

Pergelaran Seni dan Diskusi Budaya “Menolak Jadi Sontoloyo”

ngaji-suronan-poster-fb-november-2013-df-a.jpg

Pergelaran Seni dan Diskusi Budaya “Menolak Jadi Sontoloyo”

Bakti Budaya Djarum Foundation bekerjasama dengan Rumah Adab Indonesia mengadakan kegiatan dalam rangka peringatan Haul Syaikh KH Achmad Mutamakin dan pergelaran kesenian dengan tema “Menolak Jadi Sontoloyo”, pada tanggal 13 November 2013, pukul : 19.30 WIB, bertempat di Gedung Timur Perguruan Islam al Hikmah, Kajen, Margoyoso, Pati.

Agenda Budaya

Bakti Budaya Djarum Foundation bekerjasama dengan Rumah Adab Indonesia mengadakan kegiatan dalam rangka peringatan Haul Syaikh KH Achmad Mutamakin dan pergelaran kesenian dengan tema “Menolak Jadi Sontoloyo”, pada tanggal 13 November 2013, pukul : 19.30 WIB, bertempat di Gedung Timur Perguruan Islam al Hikmah, Kajen, Margoyoso, Pati.

Tema Menolak Jadi Sontoloyo terinspirasi oleh renungan yang ditulis Bung Karno di era 30an. Apa yang diungkap Bung Karno di masa itu tersebut, dalam satu dan lain sisi tampaknya masih juga menggejala di kalangan ummat saat ini, bahkan ada kecenderungan untuk menguat dan bermetamorfosa dengan pencanggihan doktrinal disana-sini. Untuk menghadapi kecenderungan yang rasanya tidak terlalu sehat inilah, tampilnya lembaga pesantren menjadi penting. Lembaga pesantren dengan pengalaman panjang berinteraksi dengan banyak lini perkembangan budaya masyarakat, membuatnya arif dalam menyikapi perubahan. Meski bukan tanpa persoalan, tapi penguatan kembali budaya pesantren menjadi salah satu benteng untuk melestarikan Budaya Indonesia.

Kecuali Anis Sholeh Ba’asyin akan hadir pula KH. Agus Sunyoto (Penulis Buku “Atlas Walisongo”) dan  Zastrouw al Ngatawi (Ketua Lesbumi).

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi panitia di nomor telp. : 0823 2491 1157

Kegiatan ini juga akan disiarkan secara tunda di Aswaja TV, Setiap Ahad dan Selasa jam 22.00 – 01.00 WIB.

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.