Cari dengan kata kunci

“Merah Bolong”, karya Teater Payung Hitam

merah-bolong-karya-teater-payung-hitam-liputan.jpg

“Merah Bolong”, karya Teater Payung Hitam

Kelompok Teater Payung Hitam (KPH) yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation sukses menampilkan lakon Merah Bolong karya Sutradara Rachman Sabur di Teater Luwes, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Jakarta, pada 11-13 Agustus 2015.

Agenda Budaya

Kelompok Teater Payung Hitam (KPH) yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation sukses menampilkan lakon Merah Bolong karya Sutradara Rachman Sabur di Teater Luwes, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Jakarta, pada 11-13 Agustus 2015. Penonton diteror kekuatan makna yang tersirat diantara kegaduhan batu-batu dan kaleng, bahkan suasana penonton dibuat sangat mencekam selama pertunjukan berlangsung.

Lakon Merah Bolong pernah dipentaskan di STSI Bandung tahun 2006. Sejak itu telah dipentaskan sebanyak 6 kali diberbagai tempat, termasuk di Brisbane Powerhouse Australia. Merah Bolong adalah pemaparan negeri yang berantakan dirundung berbagai peristiwa yang menyakitkan bagi anak negeri.

Merah Bolong adalah pertunjukan teater tubuh yang mengangkat tema urban, yang tumbuh bersama tubuh-tubuh tanpa nomor, tanpa nama dan tanpa alamat. Yang mengungkap peristiwa “carut marut” nya negeri ini. Tubuh Tanah Air kita bolong-bolong oleh kesewenang-wenangan kekuasaan politik dan ketidakpastian hukum.

Teater Payung Hitam didirikan oleh Rachman Sabur pada 1982, di Bandung. Kelompok ini telah memproduksi lebih dari 90 pertunjukan dan merupakan salah satu kelompok terdepan teater modern di Indonesia. Payung Hitam telah menjelajahi kota-kota di tanah air dan berpentas di berbagai festival bergengsi di luar negeri. Bahkan karya berjudul “Katakitamati” telah didokumentasikan dalam bentuk CD-Rom oleh Curriculum Corporation untuk digunakan sebagai media pendidikan seni di Sekolah Menengah Atas (SMA) South Victoria, Australia, dengan judul Asia Through Asian Eyes.

Semoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia.

Tagar:

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.