Cari dengan kata kunci

8 Penerima Beasiswa Program Seniman Pasca Terampil Unjuk Kebolehan Pada ‘Jagongan Wagen Goes To Jakarta’

8-penerima-beasiswa-program-seniman-pasca-terampil-unjuk-kebolehan-pada-jagongan-wagen-goes-to-jakarta.jpg

8 Penerima Beasiswa Program Seniman Pasca Terampil Unjuk Kebolehan Pada ‘Jagongan Wagen Goes To Jakarta’

Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, pada tahun 2015 ini menyelenggarakan Program Seniman Pasca Terampil

Agenda Budaya

Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, pada tahun 2015 ini menyelenggarakan Program Seniman Pasca Terampil, sebuah program beasiswa yang diperuntukan bagi para seniman muda Indonesia yang memiliki keinginan untuk mengembangkan potensi seni mereka di ruang belajar dan ruang berkarya PSBK.

Setelah menjalani program selama kurang lebih enam bulan, delapan dari sepuluh seniman terpilih yang memiliki kemampuan berkesenian berbeda-beda mulai dari seni tari, seni rupa, seni teater sampai seni musik, berbagi pengalaman mereka kehadapan publik yang lebih luas dalam bentuk pementasan Jagongan Wagen Goes to Jakarta. Mereka adalah Arif Hanungtyas Sukardi, Asep Prasetyo, Gendra Wisnu Buana, Harik Giarian Hafidz, Helmi Fuadi, Lukman Santoso, Rosalia Novia Ariswari dan Wisnuaji Putu Utama. Pementasan ini berlangsung di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, 10 September 2015 pukul 19.00 WIB.

“Para penerima beasiswa Program Seniman Pasca Terampil (PSPT) telah melewati proses pengembangan keterampilan diri dalam berkesenian melalui ruang belajar dan ruang berkarya Padepokan Seni Bagong Kussudiardja. Sesuai dengan misi kami yaitu mendukung potensi seniman muda Indonesia untuk semakin produktif dan bersemangat dalam menghasilkan karya kreatif, sehingga mampu menjadi penggerak dalam memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Program Seniman Pasca Terampil merupakan wadah pendidikan alternatif bagi Seniman di PSBK, yang membangun kesadaran  terhadap potensi dan kemungkinan peran seni serta seniman pada pengembangan hidup manusia. Melalui program ini seniman mampu mengembangkan berbagai keterampilan diri sebagai seniman secara mandiri dan lebih mendalam. Program ini dirancang untuk mendukung keberlanjutan belajar seniman pasca terampil yang mempertemukan pembelajaran keterampilan seni hidup (life skills), kegiatan praktikum penciptaan dan presentasi seni dan pengalaman nyata di lapangan seni hidup-nya PSBK.

“Kami percaya kemampuan dan kemauan seniman, terutama seniman muda untuk menjelajah setiap kemungkinan serta memperluas kapasitas diri adalah modal yang baik untuk melakukan proses regenerasi budaya ke arah yang lebih baik. Kami juga ingin memaksimalkan potensi mereka dengan cara mengkolaborasikan mereka dengan seniman lain, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tentunya dapat menjadi sumber inspirasi mereka,” ujar Jeannie Park, Direktur Eksekutif Yayasan Bagong Kussudiardja.

“Saya mendapat kebebasan dalam menterjemahkan diri dan seni dalam hidup saya, hampir tidak ada batasan, batasannya adalah diri sendiri, bagaimana diri itu menyeleksi apa saja yang pantas untuk di presentasikan. Dan hasilnya sangat sederhana, contohnya dalam karya Ruang Seni Rupa dan presentasi seni di Jagongan Wagen. PSBK juga mengajarkan bagaimana saya menggali kekuatan diri yang menuntun saya menemukan identitas diri sebagai seniman,” cerita salah satu seniman penerima beasiswa Program Seniman Pasca Terampil, Gendra Wisnu Buana.

Padepokan Seni Bagong Kussudiardja kembali membuka pendaftaran bagi para seniman untuk bergabung mengikuti Program Seniman Pasca Terampil periode berikutnya. Pendaftaran ini akan dibuka mulai tanggal 2 November 2015 hingga 19 Desember 2015, dan dapat dilakukan dengan mengunjungi website www.psbk.or.id atau datang langsung ke PSBK di Bantul, Yogyakarta.

Semoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia.

Tagar:

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.