Sangkala 9/10 oleh Teater Abnon
Pertama kali sejak tahun 2011 Sangkala 9/10 dipentaskan kembali, kali ini di panggung Galeri Indonesia Kaya.
-
22 Agustus @ 3:00 pm - 22 Agustus @ 4:00 pm
-
Galeri Indonesia Kaya
-
Gratis
-
Semua Umur
Agenda Budaya
Sangkala 9/10 – 2.0 merupakan pengembangan dari produksi teater Sangkala 9/10 yang pertama kali dipentaskan pada tahun 2011. Lima belas tahun setelah pementasan perdananya, Teater Abnon menghadirkan kembali karya ini bukan untuk mengulang kemegahan produksi sebelumnya, melainkan untuk menajamkan inti cerita dan pesan kemanusiaan di dalamnya.
Produksi ini mengangkat tema besar Perjuangan, dengan subtema Betawi tak mau diadu. Nilai-nilai yang menjadi fondasi pementasan meliputi keberanian untuk berpihak pada kemanusiaan, solidaritas lintas identitas dan budaya, penolakan terhadap politik adu domba, serta empati sebagai sikap perlawanan.
Dengan skala pemain yang lebih ringkas, Sangkala 9/10 – 2.0 dikembangkan menggunakan pendekatan teater dramatik yang menitikberatkan pada kekuatan aktor, tubuh, suara, dan atmosfer ruang. Elemen artistik dihadirkan secara minimalis. Panggung menjadi media bagi emosi, konflik, dan relasi antar karakter.
Musik, gerak, dan vokal hadir sebagai penopang suasana, bukan sebagai ornamen. Pendekatan ini dipilih untuk menciptakan pengalaman menonton yang intim dan reflektif, di mana penonton diajak hadir dekat dengan cerita serta merasakan langsung ketegangan batin para tokohnya. “Berbeda bukan berarti tak dibela.”
TENTANG PENYELENGGARA
Teater Abang None Jakarta (Teater Abnon) adalah organisasi non-profit berbasis komunitas yang bergerak di bidang seni dan budaya, khususnya seni pertunjukan budaya Betawi, yang anggotanya berasal dari alumni maupun mereka yang menjabat sebagai Abang None Jakarta.
Teater Abnon berdiri pada Mei 2009, diprakarsai oleh Maudy Koesnaedi (None Jakarta 1993) sebagai bentuk sumbangsih dan usaha dalam melestarikan budaya Betawi, serta sarana untuk pengembangan diri khususnya di bidang seni pertunjukan. Teater ini dibentuk sebagai wadah ekspresi seni dan talenta dari Abang None Jakarta, dan juga merupakan bentuk dari aksi nyata dalam pelestarian Seni dan Budaya Betawi, khususnya kepada generasi muda serta masyarakat umum.
Pada awalnya, teater ini hanya beranggotakan Abang None Jakarta Utara, dan berhasil membuat sebuah pementasan perdana pada tahun 2009 berjudul Cinta Dasima. Melihat animo yang tinggi, serta potensi dan minat yang juga dimiliki oleh Abang None wilayah lain, maka pada akhirnya teater ini terbuka untuk semua wilayah di Jakarta, sehingga terbentuklah Teater Abang None Jakarta atau dikenal dengan nama Teater Abnon.
Pada tahun 2022 Teater Abnon resmi menjadi instansi berbadan hukum yaitu menjadi Yayasan Teater Abang None Jakarta