

Ruang Kreatif : Pengenalan Cahaya di Atas Panggung oleh Iskandar K. Loedin dan Alim Jeni
Kelas ini diharapkan mampu memperkenalkan dan mengedukasi peserta tentang dunia tata cahaya.
-
24 April - 3 Mei
-
Galeri Indonesia Kaya
-
GRATIS
-
18 - 35 Tahun
Daftar disini
Agenda Budaya
Cahaya sangat penting dalam seni pertunjukan karena membantu penonton memahami cerita dan adegan. Tata cahaya juga dapat membantu menggambarkan suasana hati, emosi, dan ekspresi. Dalam seni pertunjukan, tata cahaya atau lighting ini dapat memperjelas apa yang ditampilkan, membantu penonton memahami cerita, penokohan, suasana adegan, memperkuat adegan dan suasana.
Kelas ini diharapkan mampu memperkenalkan dan mengedukasi peserta tentang dunia tata cahaya. Para peserta didorong untuk terus mengembangkan kemampuan dan menemukan semangat baru dalam mempelajari seni pencahayaan. Dengan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, kelas ini memberikan kesempatan berharga untuk bertemu, bertukar ide, dan menjalin hubungan profesional baru.
Periode Kelas
24 dan 28 April 2025: Pengenalan tentang pentingnya tata cahaya di panggung teater dan Pengenalan jenis lighting di GIK
30 April 2025: Menyusun rencana tata cahaya untuk pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya
1-2 Mei 2025: Kelas Praktek
3 Mei 2025: Uji pentas untuk pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya (Sesi 15.00 WIB dan 19.00 WIB)
24 April 17.00 – 20.00 WIB
27 April 09.00 – 12.00 WIB
30 April 10.00 – 15.00 WIB
1 Mei 10.00 – 21.00 WIB
2 Mei 10.00 – 21.00 WIB
3 Mei 9.00 WIB – Selesai
Peserta terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk kembali menampilkan tata cahaya di tanggal 4 Mei 2025.
Pengajar
Iskandar K. Loedin
Skenografer & Senior Lighting Designer
Aktif terlibat dalam seni pertunjukan Indonesia sejak tahun 1995. Ia mengembangkan minatnya pada artistik panggung melalui studi stage dan lighting design di Design Department, Yale School of Drama, Yale University pada tahun 2001. Hingga kini, telah terhitung banyak karya desainnya untuk pementasan sutradara dan koreografer ternama, seperti Garin Nugroho, Eko Supriyanto, Robert Wilson (Amerika), Robert Draffin (Australia), Sophiline Saphiro (Kamboja), dan Pichet Klunchun (Thailand) di bidang skenografi dan desain pencahayaan.
Alim Jeni
Lighting Designer
Pertama kali terlibat dalam seni pertunjukan Indonesia sejak tahun 1997 dengan bergabung bersama EKI Dance Company. Ia bekerja di beberapa lini bidang seni pertunjukan dan terakhir menjadi Lighting Operator dan Lighting Designer. Alim Jeni pernah mendapatkan kesempatan bekerja magang di Art Centre Melbourne sebagai Production Team dan Technical Team, dan bekerja sama dengan Iskandar K. Loedin sebagai Lighting Designer Assistant, Lighting Operator, dan Technical Production Assistant di beberapa Tour international Garin Nugroho dan Riantho di beberapa Negara di Eropa dan Australia.