Suara debur ombak bercampur keriuhan pengunjung menjadi pemandangan tersendiri di Pantai Pasir Putih Kampung Cikaung, Desa Sawarna, Bayah, Lebak, Banten. Gulungan ombak yang mengecil di bibir pantai menjadi permainan yang menyenangkan bagi sekelompok orang. Jala net yang membentang di hamparan pasir mengambil peran sebagai penengah yang adil bagi sebagian pengunjung yang melakukan aktivitas voli pantai. Disinilah, di Pantai Pasir Putih Sawarna semua itu tercipta.
Nama putih yang melekat pada pantai ini memang sangat identik dengan pasir yang berada di sini. Hamparan pasir dengan garis pantai mencapai 5 km bisa dirasakan saat baru tiba di area pantai ini. Tektur pasirnya yang lembut dan halus, bila bersentuhan dengan kaki terasa begitu dingin menyejukkan. Namun, semakin ke bibir pantai, pasir berubah menjadi sedikit keras dan agak kehitaman.
Tektur pasirnya yang lembut dan halus, bila bersentuhan dengan kaki terasa begitu dingin menyejukkan.
Banyak wisatawan yang menggunakan pasir lembut di pantai ini untuk melakukan aktivitas mengubur diri atau duduk menikmati gulungan ombak yang besar.
Ombak di pantai ini dapat mencapai ketinggian 5 meter bahkan lebih, sehingga bermain air di tepi pantai, terlebih berenang, sangat tidak dianjurkan. Bagi pengunjung yang ingin merasakan hempasan ombak, tersedia area yang relatif aman di sisi kanan pantai. Kontur garis pantainya yang datar dan ombak yang mengecil memungkinkan pengunjung bermain air di tepi pantai. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan karena arus balik di kawasan ini cukup kuat dan berpotensi menyeret ke arah laut.
Di sisi kiri pantai, ombak yang ideal dimanfaatkan para peselancar mancanegara untuk melakukan manuver di atas papan seluncur.
Sebenarnya, area yang kerap digunakan untuk berselancar dikenal sebagai Pantai Ciantir.
Sebenarnya, area yang kerap digunakan untuk berselancar dikenal sebagai Pantai Ciantir. Nama “Ciantir” berasal dari muara kecil yang dahulu memisahkannya dengan Pantai Pasir Putih. Seiring waktu, muara tersebut mengering sehingga kedua pantai terhubung langsung dan membentuk garis pantai yang panjang serta elok.
Untuk mengunjungi Pantai Pasir Putih, dari Jakarta pengunjung membutuhkan waktu selama 4-5 jam perjalanan. Setelah itu, pengunjung dapat berjalan kaki melintasi jembatan gantung dan melewati Kampung Setapak sebelum tiba di pantai ini.
Bagi yang ingin menginap, di sekitar area ini terdapat penginapan-penginapan di Kampung Cikaung. Walaupun tidak berupa hotel, penginapan disini berbentuk seperti kamar-kamar sederhana yang berbentuk rumah sewa. Jangan khawatir untuk yang takut kepanasan, di sini ada rumah sewa yang menawarkan fasilitas kipas angin dan AC.









