BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20180101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200331T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200331T200000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031137Z
LAST-MODIFIED:20201022T075152Z
UID:36201-1585684800-1585684800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jejak Asa Sang Dewi "Berkarya Untuk Semesta"
DESCRIPTION:Didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, Swargaloka mempersembahkan JEJAK ASA SANG DEWI (JASD) "Berkarya Untuk Semesta" pada hari Selasa\, 31 Maret 2020 pukul 20.00 WIB di Gedung Kesenian Jakarta. Merupakan pentas kolosal dalam bentuk tari\, musik\, dan kidung yang mencerminkan perjuangan seorang seniman wanita sekaligus guru seni\, Dewi Sulastri dalam berkarya selama kurun waktu 35 tahun. Ia berharap perjuangannya dapat menginspirasi generasi muda untuk bekerja keras dalam mencapai cita – cita. \nDalam pentas ini akan tampil para budayawan\, antara lain : Jaya Suprana dan Ninok Leksono yang akan memberikan kesaksian dalam wujud komposisi piano dan puisi. Pentas JASD disutradarai oleh Suryandoro yang dibantu Irwan Riyadi pada posisi pimpinan artistik\, Dewi Sulastri dan Bathara Saverigadi sebagai penata tari\, Dedek Wahyudi pada penata musik dan Max Baihaqi sebagai penata lagu\, serta penata busana Yani Wulandari. \nInformasi tiket: Nindya Ratri – 081314744452
URL:https://indonesiakaya.com/event/jejak-asa-sang-dewi-berkarya-untuk-semesta/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/jejak-asa-sang-dewi-oleh-swargaloka-LLRqWR.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200328T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200328T190000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031110Z
LAST-MODIFIED:20201022T075124Z
UID:36160-1585422000-1585422000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Online Streaming Pertunjukan Pantomim Nafas Nafsu\, Jagongan Wagen Edisi Maret 2020
DESCRIPTION:Asita Kaladewa\, seorang seniman pantomim yang telah lama berkiprah di Yogyakarta akan menampilkan karya terbarunya berjudul Nafas Nafsu dengan bekerja sama dengan Naoki Nagai sebagai dramaturg dan pengisi musik. Dalam karya ini Asita ingin bercerita tentang kegelisahannya sebagai manusia ketika harus berkompromi antara keinginan untuk menjaga alam dan tuntutan kehidupan sehari–hari yang membuatnya semakin menjauh dengan alam atas nama efisiensi. \nJagongan Wagen edisi kedua di tahun 2020 akan menjadi Jagongan Wagen yang spesial karena ditampilkan dalam medium yang tidak seperti biasanya. PSBK memahami betul atas apa yang terjadi terkait persebaran Covid-19 secara global dan terkhusus di Indonesia. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan pembatasan jarak sosial maka strategi khusus perlu dilakukan untuk penyelenggaraan event publik di PSBK termasuk salah satunya Jagongan Wagen. Penyelenggaraan Jagongan Wagen tetap dipertahankan karena PSBK merasa punya tanggung jawab untuk terus memberikan akses seni pada masyarakat dan menjaga komitmen kepada seniman untuk memberikan fasilitasi produksi karya tanpa mengurangi kewaspadaan. \nBerikut pernyataan dari Direktur Eksekutif Jeannie Park yang dikutip melalui surat edaran terkait hal tersebut "Di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK)\, kami berkomitmen untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat luas dengan mematuhi perilaku pembatasan jarak sosial (social distancing) dan akan menawarkan akses on-line alternatif bagi program acara seni untuk publik. Kami juga berkomitmen untuk tetap mendukung proses kreatif seniman yang membutuhkan akses fasilitas di PSBK dengan menerapkan prosedur kesehatan dan keselamatan\, serta mengikuti perkembangan terkini yang disarankan oleh sumber informasi resmi."Dengan demikian penyelenggaraan Jagongan Wagen bulan ini akan dilakukan dengan cara memindahkan pertunjukan yang biasanya diselenggarakan secara langsung di PSBK ke medium online streaming video. \nAsita Kaladewa merupakan seniman pantomim kelahiran Kudus. Ia merupakan salah satu pendiri Bengkel Mime Theatre. Pada Tahun 2007\, ia lulus dari Institut Seni Indonesia pada jurusan Seni Pertunjukan dengan minat utama artistik. Selain menekuni dunia pantomim\, ia juga aktif berkarya dengan medium seni rupa yang ia pelajari secara otodidak. Sedangkan Naoki Nagai merupakan seniman pantomim kelahiran Niigata\, Jepang. Ia pernah belajar pantomim di Tokyo Mime Institut. Selain sebagai seniman pantomim ia juga pernah menjadi dosen di Showa Music Academy\, Kanagawa\, Jepang. Ia tinggal di Indonesia sejak 2007 dan mulai aktif berkarya lagi sejak tahun 2012 dengan menggelar pertunjukan di Indonesia\, Taiwan\, dan Jepang. \nNafas Nafsu merupakan karya yang berangkat dari kegelisahan Asita Kaladewa tentang dilema terkait hubungan dirinya dengan lingkungan alam. Di satu sisi ia selalu membayangkan bahwa hidup yang ideal akan tercapai ketika ia bisa memiliki kehidupan yang menyatu dengan lingkungan alam\, tapi di sisi yang lain ia juga harus menghadapi kenyataan bahwa ia sering menjaga jarak bahkan menjauh dari lingkungan alam karena harus bertahan dari tuntutan kehidupan sehari–hari yang semakin praktis. Untuk membicarakan persoalan ini Asita membuka kembali memori empat karya pantomim yang pernah ia ciptakan dengan tema relasi manusia dengan lingkungan alam. Empat karya yang ia pilih berjudul "Sesak"\, "Tanjung harapan"\, "Berburu Serangga" dan "Fish". \nAsita menggerakkan dan menafsir ulang karya–karya lama tersebut sebagai upaya refleksi sekaligus titik tolak pencarian jalan keluar dilemanya. Namun saat melakukannya\, nafasnya tersengal – sengal tak terkendali; tubuh dan nafas tidak selaras. Ia menyadari ada yang sedang tidak selaras antara harapan dalam dirinya dengan kondisi fisik tubuhnya. Tabrakan unsur budaya dan unsur alam yang ada pada tubuh Asita\, termanifestasi melalui gerak nafasnya. Persoalan nafas ini digarisbawahi dan menjadi pintu masuk untuk membicarakan dilemanya. \nTerutama mengenai pengendalian nafas: nafas dan nafsu saling berhimpitan dalam diri manusia. Lewat karya ini Asita hendak menawarkan laku kesadaran pengendalian nafas dan nafsu untuk mendamaikan dilema relasi manusia dan lingkungan alam dengan memperdalam aspek gerak nafas untuk meredakan dilema tersebut. \nDalam karya ini Asita banyak bereksplorasi dengan rasa. Rasa yang dimaksud adalah rasa sebagai bahasa yang universal yang biasa dikonversikan dalam bahasa tubuh. Dalam menyampaikan kegelisahannya ia akan mengeksplorasi rasa yang ia tangkap untuk kemudian ia ekspresikan melalui gerakan-gerakan tubuh dalam pantomim. Perubahan bentuk medium dalam Jagongan Wagen kali ini awalnya membuat Asita sedikit ragu bahwa gagasannya menggunakan bahasa rasa ini dapat sampai ke penonton. \nHal ini disebabkan dari awal ia sudah membayangkan bahwa pertunjukannya akan dilihat secara langsung\, dan transfer rasa itu dapat dirasakan penonton dengan tepat karena jarak yang intim. Berikut kutipan wawancara Bersama Asita terkait hal tersebut "Lalu kemudian dalam perjalanan tentu saja rasa ego seniman itu gede\, makanya ketika saya membaca situasi bahwa pertunjukan kemungkinan akan diundur\, saya harus mulai berkompromi seperti kalau balon itu gak langsung digetah namun ditusuk satu-satu jadi enak. Ok\, mas sekarang tidak live\, padahal keinginan saya itu itu live biar itu terasa akan apa yang saya rasakan dari biasan-biasan di sekitar. Itu tentu saja sakit\, tapi saya kembali lagi bertanya bahwa dalam membangun karya ini saya mulai berlatih memanajemen rasa kenapa di kehidupan nyata saya tidak bisa\, itu yang kemudian saya ambil. Ya sudah tidak apa-apa. Kreativitas masih bisa terus berjalan\, dan itu bisa menjadi sesuatu yang saya tidak tau dan itu bisa menjadi kejutan. \nDengan demikian Asita meyakini bahwa melalui media apa pun gagasannya akan tetap sampai karena ia merasa bahwa karya ini dibangun atas dasar kesungguhan. Ia juga melihat bahwa tim produksi memberikan dukungan yang penuh dan mau bersama-sama mencari cara agar karya ini tetap akan dapat dinikmati sesuai harapan walaupun mediumnya tidak seperti biasanya. Tentu saja kemudian Jagongan Wagen kali ini patut untuk dinantikan karena ini merupakan cara baru bagi seniman\, tim produksi\, maupun penonton untuk tetap dapat membuat sebuah peristiwa dalam medium di luar kebiasaan. \nJagongan Wagen edisi Maret 2020 ini dapat ditonton dengan terlebih dahulu melakukan registrasi di www.psbk.or.id mulai hari ini hingga tanggal 28 Maret 2020 pukul 17.00 WIB. Setelah itu penonton akan mendapatkan email balasan pada tanggal 28 Maret 2020 pukul 19.00 yang berisi tautan video Jagongan Wagen "Nafas Nafsu. Melalui tautan tersebut penonton akan diantarkan untuk menonton video yang telah diunggah. Kemudian yang terakhir\, untuk mendukung Jagongan Wagen edisi Maret 2020 penonton bisa mengisi kuesioner dan juga memberi saweran melalui donasi digital dengan cara scan QR code yang disertakan dalam email balasan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/online-streaming-pertunjukan-pantomim-nafas-nafsu-jagongan-wagen-edisi-maret-2020/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/online-streaming-pertunjukan-pantomim-nafas-nafsu-jagongan-wagen-edisi-maret-2020-FmBsJ7.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200321T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200321T200000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031133Z
LAST-MODIFIED:20201022T075148Z
UID:36195-1584820800-1584820800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suluk Maleman Edisi Maret 2020
DESCRIPTION:Suluk Maleman adalah acara gelar kesenian dan diskusi budaya rutin bulanan yang dirancang sebagai ajang untuk silaturrahim pikiran\, mengaji masalah-masalah yang dihadapi bangsa\, baik di tingkat lokal maupun nasional. Acara ini sejak awal digagas sebagai oase untuk merekatkan kembali ikatan kemanusiaan\, kemasyarakatan dan kebangsaan\, yang selama ini cenderung cerai berai. \nTema Suluk Maleman kali ini "Ajaib\, Allah Selalu Berpihak Pada Yang 'Bodoh'"\, yang akan diisi antara lain oleh dr. Dwi Marhendra Karya D\, Sp.P dan Dr. Abdul Jalil.  Kecuali membahas tema\, seperti biasa acara ini akan diselingi pagelaran musik oleh Orkes Puisi Sampak GusUran. \nAnis Sholeh Ba'asyin\nOrkes Puisi Sampak GusUran\nbersama\ndr. Dwi Mahendra Karya D\, Sp.P.\nDr. Abdul Jalil \nHari: Sabtu\nTanggal: 21 Maret 2020\nJam: 20.00 sampai selesai\nTempat: Rumah Adab Indonesia Mulia\nJalan P. Diponegoro No 94 – Pati \nLive Streaming:  http://www.sulukmaleman.id/streaming\nYoutube: Suluk Maleman Official Channel\nRadio/Video Streaming: http://www.sulukmaleman.id/streaming\nLive Tweet: @Suluk_Maleman dengan tagar #SulukMar \nSiaran Tunda: PAS 101\,0 FM\nSenin 23 Maret 2020 jam 21.00 WIB\nStreaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id \nSiaran Tunda: ASWAJA TV\nSetiap Ahad jam 21.00 WIB \nSiaran Tunda: TV 9\nSetiap Selasa jam 21.30 WIB\nSetiap Rabu jam 09.00 WIB \nSuluk Maleman:\nWebsite: www.sulukmaleman.id\nFacebook: fb.com/sulukmaleman\nTwitter: @suluk_maleman\nInstagram: @sulukmaleman\nYoutube: Suluk Maleman Official Channel
URL:https://indonesiakaya.com/event/suluk-maleman-edisi-maret-2020/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/suluk-maleman-edisi-maret-2020-5bB7uO.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200313T133000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200315T000000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031134Z
LAST-MODIFIED:20201022T075149Z
UID:36197-1584106200-1584230400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Beautiful Water
DESCRIPTION:Begitu banyak yang sudah terjadi dan dialami oleh umat manusia dalam beberapa tahun belakangan ini\, yang malah membuat umat manusia terpecah belah\, entah karena prasangka atau rasa takut. Para seniman dalam Beautiful Water ingin menyampaikan bahwa semua masalah itu bukan dihadapi dengan rasa takut\, tapi dengan kolaborasi. Dan sebagai pegiat seni pertunjukan\, apapun yang terjadi\, the show must go on. Itulah yang dilakukan oleh para seniman penggarap pertunjukan ini. Kolaborasi seniman 3 negara yaitu Indonesia\, Malaysia dan Jepang ini mencoba menangkap apa yang terjadi di dunia secara global dan berusaha menyajikannya dalam sebuah sajian yang tidak saja menarik\, tapi juga mengajak kita untuk merenung. \nSebagaimana para seniman dari berbagai negara dalam pertunjukan ini berusaha menjembatani aspirasi kreatif mereka yang beragam dengan komunikasi yang juga beragam bentuknya\, demikianlah proses terwujudnya pertunjukan ini. Sebuah karya yang menunjukkan bahwa meskipun terhalang segunung perbedaan\, tapi kita juga disatukan oleh banyak kesamaan. Dengan semangat bahwa kita adalah satu kesatuan yang sepenanggungan sependeritaan\, mereka ingin terjadi komunikasi dengan masyarakat lewat karya sebagai sebuah upaya saling memahami. \nSebab\, kita hidup di planet yang sama\, menghirup udara yang sama. Kita adalah makhluk-makhluk yang hidup di samudera luas bernama dunia. Dan masa depan dunia itu harus kita hadapi bersama. Semoga kita semua lebih bisa memaknai kebersamaan kolaborasi 3 negara ini dan menjadikan ini suatu kekuatan untuk menghadapi dunia ini kedepan. Semoga air bisa mendinginkan semesta. \nInformasi lebih lanjut:\nIpeh +6281218491405\nNani +6285939742941
URL:https://indonesiakaya.com/event/beautiful-water/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/beautiful-water-dBzn4n.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200306T100000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200308T000000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031141Z
LAST-MODIFIED:20231020T090925Z
UID:36207-1583488800-1583625600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Musikal Belakang Panggung
DESCRIPTION:Data WHO 2013 menunjukkan\, satu dari tiga wanita di seluruh dunia pernah mengalami kekerasan fisik atau kekerasan seksual selama masa hidupnya. Komnas Perempuan mencatatat dua jam setidaknya ada tiga perempuan Indonesia yang mengalami kekerasan seksual. \n“Menurut penelitian Yayasan Lentera Sintas Indonesia di tahun 2016\, 93% dari korban kekerasan fisik atau seksual memilih untuk tidak melaporkan kekerasan yang dialami. Bahkan\, 72% dari korban tidak berani untuk bercerita kepada siapapun karena takut akan prasangka buruk dan rasa malu di mata masyaraka” ujar Sophia Hage\, Juru Kampanye dan Humas Yayasan Lentera Sintas Indonesia. \nBelakang Panggung menghadirkan drama musikal yang sangat relevan saat ini dan menggugah. Drama musikal ini mengikuti perjalanan Rani Gunawan\, aktris muda pendatang baru\, yang mendapatkan kesempatan besar bermain sepanggung dengan bintang besar Aditya Santosodan bekera di bawah arahan sutradara dan asetbangsa Teguh Santoso. Di atas panggung teater\, Pak Teguh menghadirkan kisah cinta Rama Sinta nan ideal dan heroik\, dimainkan Adit dan Rani. Tak disangka\, kesempurnaan di atas panggung menyembunyikan kebusukan di belakang panggung. \n“Kami sebagai pekerja seni mengekspresikan keprihatinan atas masalah ini lewat pertunjukkan drama musikal yang diharapkan bisa menjadi pesan agar masyarakat lebih terbuka dan tidak mengucilkan korban di kehidupan sosial. Kekerasan fisik atau seksual bisa merusak kondisi psikologis korban dalam jangka panjang\, sehingga kita harus bisa menciptakan lingkungan dimana korban merasa aman untuk bercerita” ujar Airin Efferin\, Produser Musikal Belakang Panggung. \nLewat tagar #MulaiBicara yang digunakan untuk mendukung kampanye melawan kekerasan seksual ini\, Musikal Belakang Panggung akan ditampilkan di Institut Français Indonesia pada tanggal 6 – 8 Maret 2020. Pembelian tiket dapat dilakukan lewat Instagram\, LiveLife\, dan Townscript dengan harga tiket Rp. 350.000. Untuk info lebih lanjut mengenai kampanye atau musikal\, masyarakat dapat mengakses Instagram @musikalbelakangpanggung dan @lentera_id untuk mendapatkan informasi terkini mengenai pertunjukkan tersebut.
URL:https://indonesiakaya.com/event/musikal-belakang-panggung/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/musikal-belakang-panggung-OZHVnM.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200306T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200306T000000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031132Z
LAST-MODIFIED:20201022T075147Z
UID:36193-1583452800-1583452800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Drama Musikal Belakang Panggung Persembahan Lentera Sintas Indonesia Hadir untuk #MulaiBicara
DESCRIPTION:Lentera Sintas Indonesia menghadirkan sebuah drama musikal berjudul "Belakang Panggung" yang bercerita tentang kekerasan seksual. Untuk pertama kalinya di Indonesia\, sebuah pagelaran musikal hadir untuk tidak hanya menghibur\, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap salah satu isu utama di Indonesia dan dunia. Pada awal tahun 2020\, sejumlah kasus pelecehan hingga kekerasan seksual telah terjadi di Indonesia. Dari kasus begal payudara\, begal bokong\, masturbasi di depan umum\, hingga tuntutan mahasiswi kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengatasi kekerasan seksual di kampus dan universitas. \nBelakang Panggung menghadirkan drama musikal yang sangat relevan saat ini dan menggugah. Drama musikal ini mengikuti perjalanan Rani Gunawan\, aktris muda pendatang baru\, yang mendapatkan kesempatan besar bermain sepanggung dengan bintang besar Aditya Santoso dan bekera di bawah arahan sutradara dan aset bangsa Teguh Santoso. Di atas panggung\, Pak Teguh menghadirkan kisah cinta Rama Sinta nan ideal dan heroik\, dimainkan Adit dan Rani. Tak dinyana\, kesempurnaan di atas panggung menyembunyikan kebusukan di belakang panggung. \nProduksi Belakang Panggung adalah gagasan dari Airin Efferin dan Produser Dimas Subagio\, ini merupakan suatu karya orisinil dari penulis Mario Hasan dan Andrew Trigg (yang juga menjadi sutradara)\, dengan composer musik: Wishnu Dewanta. Pagelaran ini menghadirkan beberapa aktor-aktor teater dan film terbaik Indonesia seperti Mian Tiara\, Rama Widi\, Muhammad Khan\, Marissa Anita\, dan Kiki Narendra. Tema yang sangat berat disajikan dalam cerita yang kreatif\, mengejutkan\, dramatis dan menghibur\, yang memadukan teater musikal ceria dengan drama menegangkan. \n"Kami sebagai pekerja seni mengekspresikan keprihatinan atas masalah ini lewat pertunjukkan drama musikal yang diharapkan bisa menjadi pesan agar masyarakat lebih terbuka dan tidak mengucilkan korban di kehidupan sosial. Kekerasan fisik atau seksual bisa merusak kondisi psikologis korban dalam jangka panjang\, sehingga kita harus bisa menciptakan lingkungan di mana korban merasa aman untuk bercerita" ujar Dimas Subagio\, Produser Musikal Belakang Panggung. \nDrama musikal ini juga ingin mengajak masyarakat untuk ikut menyuarakan kampanye #MulaiBicara agar para penyintas dari kekerasan fisik atau seksual bisa merasa aman dan tidak menutup diri. Lewat tagar #MulaiBicara yang digunakan untuk mendukung kampanye melawan kekerasan seksual ini\, Musikal Belakang Panggung sukses ditampilkan di Institut Français Indonesia\, Thamrin\, Jakarta  pada tanggal 6 – 8 Maret 2020 silam. Dihadiri berbagai penikmat seni serta public figure nasional seperti Joko Anwar\, Tika Panggabean\, Olga Lydia\, Ben Kasyafani\, Rory Asyari dan Aming. Pagelaran ini berhasil mendapatkan respon positif dan sukses menarik simpati serta kesadaran masyarakat mengenai kekerasan seksual yang kerap terjadi di lingkungan sosial. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/drama-musikal-belakang-panggung-persembahan-lentera-sintas-indonesia-hadir-untuk-mulaibicara/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/drama-musikal-belakang-panggung-persembahan-lentera-sintas-indonesia-hadir-untuk-mulaibicara-4ipyme.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200229T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200229T190000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031111Z
LAST-MODIFIED:20201022T075125Z
UID:36161-1583002800-1583002800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Musik Seduhan Ketiga di Malam Senin\, Jagongan Wagen Edisi Februari 2020
DESCRIPTION:Tanggal 29 Februari menjadi istimewa karena kita hanya menemuinya setiap empat tahun sekali. Tahun ini kita beruntung bertemu dengannya bertepatan dengan digelarnya Jagongan Wagen edisi pertama di 2020. Answer Sheet\, band trio pop modern asal Yogya akan tampil membawakan sebuah pertunjukan musik dengan tema urban yang hari ini sekali. Mereka akan bercerita tentang kehidupan tongkrongan di coffee shop beserta obrolan-obrolan di dalamnya yang dibungkus dalam pertunjukan berjudul "Seduhan Ketiga di Malam Senin". \nRangkaian Jagongan Wagen 2020 dibuka dengan pertunjukan musik oleh Answer Sheet. Mereka akan berproses di PSBK dalam fasilitasi Hibah Seni PSBK selama empat minggu sebelum pertunjukan berlangsung. Salah satu bentuk fasilitasi tersebut berupa dukungan kuratorial dalam wujud ruang presentasi work in progress yang bertujuan untuk membangun dialog dalam menajamkan wacana maupun bentuk yang akan dipertunjukan. Presentasi work in progress dilaksanakan lima kali dengan mengundang tim kuratorial dan seniman yang sedang beresidensi di PSBK untuk saling berdialog dengan seniman penampil. Program Hibah Seni PSBK yang sudah berlangsung sejak tahun 2017 merupakan hasil kerja sama PSBK dengan Bakti Budaya Djarum Foundation. \nAnswer Sheet dikenal sebagai trio pop modern dengan ukulele\, gitar\, bass\, dan live looping. Berkarya sejak tahun 2013\, dengan album debut berjudul "Chapter 1: Istas Promenade" rilisan netlabel Thailand\, SEA INDIE\, lagu mereka banyak diputarkan di radio. Grup musik yang semula berformat duo ukulele ini selalu bahagia dan energik di tiap penampilannya dengan mengedepankan relevansi terhadap isu-isu viral dalam segmen tertentu. Klip "Clickbait" rilisan tahun 2018 adalah salah satu respon Answer Sheet atas fenomena politisi menghilang secara tiba-tiba. Lagu "Meditate" rilisan tahun 2017 menjadi single pertama Answer Sheet sejak menjadi trio dan mendapatkan banyak review positif karena berhasil membawa ukulele ke ranah musik yang berbeda: musik ambient. \nKali ini Answer Sheet akan hadir dalam pertunjukan yang tematik\, mengangkat kehidupan tongkrongan Coffee Shop beserta obrolan-obrolan di dalamnya. Di kota-kota\, coffee shop turut berperan aktif dalam pembentukan pola akivitas nongkrong warganya. Pola nongkrong yang bersifat masif dan viral ini mempermudah pembentukan identitas seseorang pada komunitas kopi. Munculnya rasa solidaritas organik dalam lingkaran komunitas itu seperti menemukan rumah disaat harus meninggalkan daerah asal ke tempat baru demi mengampu ilmu di perguruan tinggi ataupun bekerja. Lingkaran komunitas itu tanpa ragu menyediakan ruang untuk berbagi cerita\, membentuk kompilasi rasa dan makna. \nFenomena coffee shop yang membentuk budaya nongkrong warga kota dengan caranya sendiri\, sampai pada penentuan ekspresi identitas\, menjadi perhatian Answer Sheet dalam gelaran acara Jagongan Wagen PSBK edisi Februari 2020 dengan judul Seduhan Ketiga di Malam Senin. Pertunjukan musik yang membicarakan kehadiran coffee shop sebagai ruang terbuka bagi siapa saja untuk berbagi cerita di tengah padatnya kesibukan warga kota. Apakah hadirnya coffee shop hanya akan menebalkan perbedaan identitas yang melekat pada anggota di tongkrongannya masing-masing? Pembicaraan ini tidak akan pernah habis sampai pada seduhan ketiga. \nLagu-lagu yang akan dibawakan Answer Sheet dalam pertunjukan ini semuanya merupakan materi baru dengan lirik bahasa Indonesia. Sejenak barangkali kita perlu rehat bermalam minggu di Coffee Shop. Meluangkan waktu untuk mendengar\, berefleksi\, dan berdialog melalui pertunjukan oleh Answer Sheet yang akan digelar di PSBK. Siapa tahu di antara kita punya cerita yang sama dan berkesempatan memulai tegur sapa.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-musik-seduhan-ketiga-di-malam-senin-jagongan-wagen-edisi-februari-2020/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-musik-seduhan-ketiga-di-malam-senin-jagongan-wagen-edisi-februari-2020-mYp90d.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200215T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200215T200000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031143Z
LAST-MODIFIED:20201022T075158Z
UID:36210-1581796800-1581796800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suluk Maleman Edisi Februari 2020
DESCRIPTION:Suluk Maleman adalah acara gelar kesenian dan diskusi budaya rutin bulanan yang dirancang sebagai ajang untuk silaturrahim pikiran\, mengaji masalah-masalah yang dihadapi bangsa\, baik di tingkat lokal maupun nasional. Acara ini sejak awal digagas sebagai oase untuk merekatkan kembali ikatan kemanusiaan\, kemasyarakatan dan kebangsaan\, yang selama ini cenderung cerai berai. \nTema Suluk Maleman kali ini "Kuasa Bahasa"\, yang akan diisi antara lain oleh Dr. Abdul Jalil dan Budi Maryono.  Kecuali membahas tema\, seperti biasa acara ini akan diselingi pagelaran musik oleh Orkes Puisi Sampak GusUran. \nAnis Sholeh Ba'asyin\nOrkes Puisi Sampak GusUran\nbersama\nDr. Abdul Jalil\nBudi Maryono \nHari: Sabtu\nTanggal: 15 Februari 2020\nJam: 20.00 sampai selesai\nTempat: Rumah Adab Indonesia Mulia Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati \nLive Streaming:  http://www.sulukmaleman.id/streaming\nYoutube: Suluk Maleman Official Channel\nRadio/Video Streaming: http://www.sulukmaleman.id/streaming\nLive Tweet: @Suluk_Maleman dengan tagar #SulukFeb \nSiaran Tunda: PAS 101\,0 FM\nSenin 17 Februari 2020 jam 21.00 WIB\nStreaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id \nSiaran Tunda: ASWAJA TV\nSetiap Ahad jam 21.00 WIB \nSiaran Tunda: TV 9\nSetiap Selasa jam 21.30 WIB\nSetiap Rabu jam 09.00 WIB \nSuluk Maleman:\nWebsite: www.sulukmaleman.id\nFacebook: fb.com/sulukmaleman\nTwitter: @suluk_maleman\nInstagram: @sulukmaleman\nYoutube: Suluk Maleman Official Channel
URL:https://indonesiakaya.com/event/suluk-maleman-edisi-februari-2020/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/suluk-maleman-kuasa-bahasa-bXfO2q.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200206T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200206T000000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031125Z
LAST-MODIFIED:20201022T075139Z
UID:36181-1580947200-1580947200@indonesiakaya.com
SUMMARY:IBUIBU BELU: Bodies of Border
DESCRIPTION:Sebagai tindak lanjut keberhasilan karya tari Cry Jailolo\, Balabala\, dan SALT\, penari dan koreografer Eko Supriyanto melebarkan lebih jauh pandangannya di Timur Indonesia untuk mengeksplorasi keunikan tari tradisi dan ritual di Belu\, Nusa Tenggara Timur (NTT). "IBUIBU BELU: Bodies of Border" adalah kulminasi dari dua tahun risetnya terhadap Likurai\, sebuah tari tradisi yang merepresentasikan kesatuan sosial di Timor. Karya ini merupakan eksplorasi dari pencapaian dan pemisahan akibat kebijakan politik dalam hubungan global\, nasional\, dan lokal. Dipentaskan di Komunitas Salihara\, Jakarta pada tanggal 6-7 Februari 2020 lalu\, IBUIBU BELU: Bodies of Border dijadwalkan memulai tur dunianya di Asia\, Australia\, dan Eropa sepanjang tahun 2020. \nProyek ini diawali dari Festival Likurai yang diikuti enam ribu penari yang dilanjutkan dengan melatih secara intens enam penari non profesional dari Belu. Karya ini mengeksplorasi gerak\, irama\, nyanyian\, dan tenun (kain tradisi setempat). Melalui materi-materi tersebut\, Eko menciptakan bentuk-bentuk manifestasi tari Likurai yang mengandung ciri khas masyarakat Timor saat ini yang terpisah secara politik\, antara NTT dan Timor Leste. Ingatan tersebut menubuh dalam enam penari setempat – salah satunya berasal dari Timor Leste – dan sejarah kehidupan mereka yang diekspresikan dalam Likurai. Kedua hal tersebut secara paradoks menunjukkan bahwa tubuh menghadapi tantangan batas-batas politik\, namun dalam waktu yang sama juga mengalami keterpisahan. Karya tarinya ini berdasarkan riset artistik terkininya\, IBUIBU BELU: Bodies of Border dicipta bersama enam penari perempuan dari Belu NTT sepanjang 2019-2020\, yaitu: Marlince Ratu Dabo\, Feliciana Soares\, Angela Lavenia Leki\, Yunita Dahu\, Adriyani Sindi Manisa Hale\, dan Evie Anika Novita Nalle. \nTim Artistik dan Produksi\nKoreografer: Eko Supriyanto; Dramaturgi: Renee Sari Wulan; Penata Musik: Dimawan Krisnowo Adji; Penata Cahaya: Jan Maertens; Penata Busana: Vivi Ng\, Erika Dian; Dramaturgy/Creative Presence: Arco Renz; Manajer Proyek: Isa Natadiningrat; Produser: Sadiah Boonstra; Asisten Koreografer: Riyo Tulus Fernando; Produksi: Ekosdance Company; Produser Eksekutif: Ratnasari Langit Pitu. \nPendukung Produksi\nPemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (Atambua)\, Asia TOPA (Melbourne\, Australia)\, SPRING Festival (Utrecht\, Belanda)\, Teater Im Pumpenhaus (Munster\, Jerman)\, TPAM – Performing Arts Meeting in Yokohama (Yokohama\, Jepang)\, Komunitas Salihara (Jakarta\,Indonesia\, dan Ratnasari Langit Pitu (Jakarta\,Indonesia). Dokumentasi: Komunitas Salihara/ Witjak Widhi Cahya. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/ibuibu-belu-bodies-of-border/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/ibuibu-belu-bodies-of-border-FlBYo6.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200117T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200118T000000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031146Z
LAST-MODIFIED:20201022T075202Z
UID:36215-1579291200-1579305600@indonesiakaya.com
SUMMARY:"PLANET â€“ SEBUAH LAMENT" KARYA GARIN NUGROHO SIAP DIPENTASKAN JANUARI 2020
DESCRIPTION:Setelah sukses dengan karya Setan Jawa\, sebuah film bisu dengan gamelan orchestra\, yang telah dipentaskan di berbagai ajang seni bergengsi dunia mulai dari Melbourne\, Amsterdam\, London\, Glasgow\, Singapura\, dan Berlin\, maestro seni Indonesia Garin Nugroho akan kembali dengan karya terbarunya. Pertunjukan berjudul Planet – Sebuah Lament yang berisikan doa pada alam dan jalan keselamatan hidup untuk mencintai alam ini akan ditampilkan di Teater Jakarta\, Taman Ismail Marzuki\, pada tanggal 17-18 Januari 2020 mendatang. \nPertunjukan karya terbaru Garin Nugroho yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, Arts Centre Melbourne\, dan Asia TOPA ini berkisah tentang sebuah ratapan (lament) dalam nyanyian mencari sebuah planet dimana peradaban dituntut mencari pangan dan energi baru. Kisah dimulai setelah tsunami\, hilangnya peradaban yang menyisakan seorang manusia yang mencari harapan. Pada akhir perjalanan\, lahir sebuah planet baru lewat jalan panjang penebusan seusai tsunami. Sebuah perjalanan penebusan untuk mendapatkan kembali keseimbangan alam. \nMengusung perpaduan budaya dari Indonesia Timur (Melanesia)\, Garin Nugroho mengkombinasikan elemen pergerakan tubuh dari tradisi Nusa Tenggara Timur hingga Papua dengan gerak tablo dan tubuh kontemporer yang dikoreografi Otniel Tasman dan Boogie Papeda. Pertunjukan ini juga menampilkan para penari\, antara lain: Boogie Papeda\, Douglas D’Krumpers\, Pricillia EM Rumbiak dan Bekham Dwaa dari Papua\, Rianto (Solo)\, juga Galaby Thahira (Jakarta). \nGerakan ritmik dari para penari ini akan diiringi musik yang digarap oleh 3 komposer muda\, yaitu Septina Layan\, Taufik Adam\, dan Nursalim Yadi Anugerah. Pertunjukan ini juga dilengkapi dengan lantunan suara indah dari Mazmur Chorale Choir asal Kupang yang dipilih melalui proses seleksi sejak akhir tahun 2018 yang lalu. Paduan suara yang juga menjadi juara World Choir Games 2014 di Latvia ini akan mengelola musik dari Flores\, yang dalam kajian musik dunia disebut sebagai salah satu kekayaan musikal yang ada. \nKostum para pemain ini digarap oleh Anna Tregloan dari Australia yang sekaligus juga berperan sebagai scenographer dalam pertunjukan kali ini. Para pemeran utama mengeksplorasi kostum tradisional Indonesia Timur digabungkan dengan elemen kontemporer sedangkan paduan suara juga mengenakan kostum yang ditata khusus untuk menggambarkan ekspresi yang terjadi pada lakon di atas panggung. \nTiket pertunjukan yang akan digelar di Teater Jakarta\, Taman Ismail Marzuki\, pada tanggal 17-18 Januari 2020 mendatang ini bisa dibeli melalui : \nlinktr.ee/belitiketplanet \ndengan harga :\nPlatinum    Rp. 1.000.000\nGold        Rp.700.000\nSilver        Rp. 450.000\nBronze        Rp. 250.000 \nInfo lebih lanjut\, silahkan menghubungi panitia :\nSurel         : garin.theplanet@gmail.com\nInstagram    : @garinworkshop \nUntuk pembelian tiket platinum dan gold ada promo akhir tahun diskon 10%. Selain dipentaskan di Jakarta\, karya ini akan menjadi karya pembuka dalam ASIA TOPA (Asia-Pacific Triennial of Performing Arts) pada Februari 2020 mendatang di Melbourne\, Australia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/planet-ae-sebuah-lament-karya-garin-nugroho-siap-dipentaskan-januari-2020/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191229T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191229T193000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031149Z
LAST-MODIFIED:20201022T075205Z
UID:36218-1577647800-1577647800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (FASBuK) Edisi Desember 2019
DESCRIPTION:Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Tekhnik Elektro Universitas Muria Kudus akan menggelar lawatan rutin sastra dan budaya. Kali ini menampilkan Pertunjukan Musik\, Puisi dan Diskusi "Nyambung Tresno" di Auditorium Universitas Muria Kudus\, Kampus Gondangmanis PO.BOX 53 Kudus\, pada hari Minggu 29 Desember 2019\, pukul 19.30 WIB. \nNyambung tresno adalah judul tema yang diangkat oleh kelompok musik keroncong gado-gado\, karena lagu garapan yang akan ditampilkan ialah seputar katresnan\, sebuah kata yang memiliki arti cinta. Tidak jauh pula dari latar belakang para personil yang cinta terhadap musik keroncong\, mereka ingin terus menjaga serta mempertahankan musik keroncong agar tetap digemari oleh anak muda. Selain itu harapan dari keroncong gado-gado adalah ingin cinta kasih sayang dan kebahagian tidak akan putus melalui pertunjukan musik ini. \nSekilas tentang Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) \nBerdiri sejak 12 Januari 2009\, FASBuK adalah ruang kerja fisik dan pemikiran untuk mencipta inovasi serta varian sebuah paket kemasan kegiatan dalam bidang kesusasteraan dan kesenian lokal yang nantinya mampu menjadi asset atas keberagaman kebudayaan nasional dan dekat masyarakatnya sehingga tercapai ruang bersama untuk saling berbagi\, bertukar pikiran\, demi sebuah cita-cita luhur tumbuhnya nilai-nilai kesadaran manusia yang berbudaya. \nSecara rutin tiap bulannya FASBuK menggelar acara Sastra dan Seni Budaya yang meliputi Apresiasi sastra\, Sarasehan Budaya\, Pertunjukan Musik\, Tari dan Pementasan Drama/Teater\, dan sebagainya. \nUntuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi:\nForum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuk)\nKetua Badan Pekerja FASBuK :Arfin AM\nNo. Hp: +62 857 4259 8480\nEmail: fasbuk93@gmail.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-desember-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-desember-2019-3bR4Z5.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191221T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191221T200000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031147Z
LAST-MODIFIED:20201022T075203Z
UID:36216-1576958400-1576958400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suluk Maleman Edisi Desember 2019
DESCRIPTION:Suluk Maleman adalah acara rutin bulanan yang dirancang sebagai ajang untuk silaturrahim\, tukar pikiran\, mengaji masalah-masalah yang dihadapi bangsa\, baik di tingkat lokal maupun nasional. Acara ini sejak awal digagas sebagai oase untuk merekatkan kembali ikatan kemanusiaan\, kemasyarakatan dan kebangsaan. \nTema Suluk Maleman kali ini ‘Lho\, Balik Ke…Jahiliyah Lagi Tho?’ Tema ini merupakan bagian kedelapan belas dari episode Taubat Nusantara\, Menjaga Nalar Bangsa\, yang akan diisi antara lain oleh Dr. Abdul Jalil\, Hadun Muhammad Almuhdhor dan Budi Maryono.  Kecuali membahas tema\, seperti biasa acara ini akan diselingi pagelaran musik oleh Orkes Puisi Sampak GusUran. \nInfo lebih lanjut :\nWebsite: www.sulukmaleman.id\nFacebook: fb.com/sulukmaleman\nTwitter: @suluk_maleman\nInstagram: @sulukmaleman\nYoutube: Suluk Maleman Official Channel
URL:https://indonesiakaya.com/event/suluk-maleman-edisi-desember-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/suluk-maleman-edisi-desember-2019-rXdUXM.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191221T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191221T000000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031130Z
LAST-MODIFIED:20201022T075154Z
UID:36190-1576886400-1576886400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Teater Musikal Nusantara Mempersembahkan Hairspray - The Broadway Musical
DESCRIPTION:Teater Musikal Nusantara (TEMAN)\, sebuah Theatre Company asal Jakarta yang memiliki visi untuk memproduksi pertunjukan musikal dengan standar internasional\, telah sukses melangsungkan pertunjukan musikal Hairspray – The Broadway Musical karya Marc Shaiman\, lirik oleh Scott Wittman dan Shaiman dan buku karya Mark O'Donnell dan Thomas Meehan yang dipentaskan di Ciputra Artpreneur pada tanggal 21-22 Desember 2019. \nProduksi yang disutradarai oleh Brandon Bieber dari Broadway\, USA ini diperankan oleh berbagai public figure Indonesia seperti Morgan Oey\, Lea Simanjuntak\, Andrea Miranda\, Gusty Pratama dan aktor kenamaan Malaysia Peter Ong. Memegang lisensi dari Music Theatre International (MTI)\, pertunjukan ini telah sukses menggabungkan standar Broadway lewat arahan Brandon Bieber dengan bakat anak – anak muda Indonesia. \nHairspray – The Broadway Musical sendiri merupakan produksi kedua dari TEMAN yang bekerjasama dengan Program Ruang Kreatif: Indonesia Menuju Broadway oleh www.indonesiakaya.com dan audisi terbuka untuk mendapatkan pemainnya. Hairspray – The Broadway Musical yang digubah oleh Marc Shaiman ini menceritakan tentang Tracy Turnblad\, seorang anak sekolah di Baltimore yang berusaha untuk meraih kesuksesan di era tahun 1960 yang sarat akan kebebasan berekspresi. \nTeater musikal ini memenangkan penghargaan Tony Award untuk kategori musikal terbaik pada tahun 2003\, dan telah diproduksi berkali – kali dengan adaptasi film di tahun 2007 dengan judul yang sama. Acara yang digarap oleh Chriskevin Adefrid (Indonesia) sebagai Produser dengan arahan Director Brandon Bieber (USA)\, Artistic Director Venytha Yoshiantini (Indonesia)\, dan Music Director Ivan Tangkulung (Indonesia) ini berhasil memproduksi pertunjukan bertaraf internasional yang menggunakan talenta yang hampir semua anak muda Indonesia\, membuktikan bahwa anak muda Indonesia bisa menciptakan produksi yang memiliki citarasa dunia. Acara yang berlangsung selama dua hari ini ditonton lebih dari 2.500 penonton. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/naura-menutup-rangkaian-konser-dongeng-melalui-konser-dongeng-4/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/teater-musikal-nusantara-mempersembahkan-hairspray-the-broadway-musical-BSx9nP.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191220T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191220T190000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031150Z
LAST-MODIFIED:20201022T075206Z
UID:36219-1576868400-1576868400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Wayang Orang Bharata Mempersembahkan "Arjuna Murca"
DESCRIPTION:Dalam rangka memperingati hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember\, Wayang Orang Bharata mempersembahkan gelar "Wayang Kakung" dengan lakon "Arjuna Murca". Yang istimewa dari pergelaran ini adalah seluruh pemainnya adalah pria. Seperti apa penampilan mereka ? \nMari Saksikan bersama Pergelaran Wayang Kakung Wayang Orang Bharata "Arjuna Murca" pada Jumat\, 20 Desember 2019 di Gedung Kesenian Jakarta\, Jakarta Pusat\, pukul 19.00 WIB. \nBerkisah tentang ketika Srikandi ditinggal pergi oleh Arjuna. Srikandi bertekad untuk menemukan Arjuna dengan cara yang unik\, ia pura-pura menjadi orang yang tidak waras\, Ia menghadap beberapa rintangan seperti banyaknya raja-raja yang melamar dirinya karena diisyukan Srikandi telah diceraikan oleh Arjuna. Bahkan Pendeta Drona dari Astina juga menginginkan untuk menyuntingnya. Sebenarnya Arjuna dan Pandawa meninggalkan Amarta bukan tanpa alasan. Arjuna tengah menyamar di tapal batas Astina untuk memata-matai kekuatan Kurawa menjelang perang Bharatayuda. \nKelucuan\, kekonyolan dan juga celetukan-celetukan yang segar akan menjadi bumbu-bumbu di sepanjang pertunjukan. Walau cerita ini dikemas dalam nuansa komedi\, namun pesan moral dan kritik sosial yang disampaikan dalam canda akan mempunyai bobot tersendiri. \nPergelaran Wayang Kakung ini dimainkan oleh para seniman wayang orang bharata  serta penampilan khusus : Ari Tulang dan Ivan Gunawan. \nTentang WO Bharata \nSebagai punggawa seni panggung tradisional di DKI Jakarta\, Wayang Orang (WO) Bharata telah dengan gigih mempertahankan dan mengembangkan pertunjukan wayang orang sejak didirikan pada 5 Juli 1972. \nPerjuangan para seniman yang terdiri atas penari\, pengrawit\, pesinden dll ini bukan tanpa onak duri. Namun di sisi lain\, tekad dan kesungguhan para awak WO Bharata dalam melestarikan kesenian warisan para pendahulunya ini pun telah mendapatkan berbagai bentuk penghargaan dan pengakuan\, terbukti dari seringnya kelompok ini mengharumkan nama Ibu Pertiwi di pentas manca negara sebagai duta budaya bangsa. WO Bharata semakin bahwa pelestarian wayang orang ini akan tetap terjaga dan  juga selalu berusaha mengembangkan kesenian adiluhung ini dengan memadukan bentuk-bentuk kesenian modern tanpa menghilangkan akar budaya yang ada. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nM. Yunus  +62 856  121 1842 dan Endang – +62 858 1450 4644
URL:https://indonesiakaya.com/event/wayang-orang-bharata-mempersembahkan-arjuna-murca/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/wayang-orang-bharata-mempersembahkan-arjuna-murca-6L87o2.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191214T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191214T200000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031151Z
LAST-MODIFIED:20201022T075207Z
UID:36221-1576353600-1576353600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan "Gatotkaca Kembar"
DESCRIPTION:Pengangkatan Raden Gatotkaca sebagai Raja Pringgandani telah menimbulkan kekecewaan dan perpecahan dari keluarga Pringgandani. Pamanda Gatotkaca Raden Brajadenta tidak menyetujui penobatan itu karena sebagai putra Prabu Kala Tremboko terasa lebih tepat untuk menjadi raja Pringgandani. \nRaden Gatotkaca pun merasa prihatin dengan keadaan itu dan dia memilih untuk mengasingkan diri dan pergi dari kerajaan. Kemudian apa yang terjadi setelah kepergian Gatotkaca ? \nKelanjutannnya dapat disaksikan di Pergelaran Wayang Orang Njajah Desa Milang Kori dengan lakon "Gatotkaca Kembar" pada Sabtu\, 14 Desember 2019 pukul 20.00 di Pendopo Bali Ndeso \, Desa Puntukrejo\, Ngargoyoso\, Karanganyar Jawa Tengah. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nGatot Triyanto 0881 2858 277
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-gatotkaca-kembar/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-gatotkaca-kembar-DrAkmn.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191214T100000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191214T100000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031153Z
LAST-MODIFIED:20231002T090224Z
UID:36225-1576317600-1576317600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan "Detik Kedua Puluh Enam Minggu Dini Hari"\, Jagongan Wagen Edisi Desember 2019
DESCRIPTION:Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) bersama Bakti Budaya Djarum Foundation meneruskan investasi panjang dalam dukungan fasilitasi ruang presentasi karya seniman muda melalui program Jagongan Wagen. Pada edisi terakhir Jagongan Wagen di tahun ini\, PSBK menghadirkan Habiburrachman yang merupakan seniman penerima Hibah Seni PSBK. Ia mendapatkan fasilitasi akses studio penciptaan\, kuratorial dan produksi pementasan berlangsung di kompleks art center PSBK  sejak akhir November 2019. \nHabiburrachman lahir di Sumenep. Ia berkegiatan di seni pertunjukan teater sejak 2013 ketika bergabung dengan Teater ESKA Yogyakarta. Beberapa kali terlibat menjadi aktor\, penulis naskah dan menyutradarai. Karya terbarunya pada 2018 antara lain Pelajaran Bab Dua\, Penghujung Kau dan Aku\, dan Kelas Tambahan. Sekarang sedang menyelesaikan tugas akhirnya di jurusan Akidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. \n“Detik Kedua Puluh Enam Minggu Dini Hari”  hadir sebagai upaya Habiburrachman untuk melihat Jogja melalui klitih. Melalui pertunjukan teaternya kali ini\, Habib akan berbagi sudut pandang lebih luas dengan mengangkat sejarah pembentukan subjektivitas pelaku dalam relasinya dengan konteks sosio-kultural yang khas. Bahwa klitih tidak lahir dari ruang buta\, tetapi dibentuk oleh sistem pendidikan\, sistem pranata sosial\, konsep moralitas\, maskulinitas\, dan premanisme yang menjamur. Karya ini juga ingin mengajak berpartisipasi untuk tidak segera menempelkan stigma negatif dalam melihat klitih dengan tidak melepaskannya dari kondisi partikular yang menentukannya. \nJogja adalah salah satu kota dengan beragam dinamika sosialnya yang memungkinkan untuk dibaca berulang demi keberlangsungannya: apakah ia akan bertahan atau binasa.  Kemunculan kota beserta dinamikanya adalah bagian tak terpisahkan dari relasi sosial warga kota itu sendiri. Sebuah kota bisa dikatakan maju\, berkembang\, atau bahkan terpinggirkan\, tidak akan terlepas dari aktivitas warganya. Namun kesadaran warga menggali pengetahuan tentang ke-berkota-annya tidak mudah untuk dibangun. Seringkali\, masyarakat berhenti pada pemahaman kota sebagai tempat geografis semata. Sedang segala persolannnya dianggap selesai dengan para birokrat dan teknokrat. Lantas\, apakah benar situasi sosial kota yang terpresentasi pada perilaku warganya akan selesai dengan pendekatan teknokratisme? Pertunjukan ini nantinya akan mencoba mengelaborasikan problematika ini. \nDalam membangun narasi dalam cerita ini Habib melakukan studi literatur dan obvervasi melalui beberapa wawancara. Kemudian ia menyusun data yang ia peroleh menjadi satu cerita untuk bisa ia sampaikan kepada penonton. Ia mengajak dua aktor yaitu Ario Mahardika dan Faried Nor Siregar a.k.a Askal untuk menghidupkan narasi ke panggung teater pertunjukan. Selain itu\, Ia juga menggandeng Febrian Adinata Hasibuan untuk membantunya menyusun tangga dramatug agar alur cerita terjaga dengan baik. Terakhir\, untuk membangun imajinasi melalui bunyi\, Regina Gandes diajak untuk mengisi ilustrasi musik dan bebunyian lainnya. Dengan demikian pertunjukan ini akan membukakan pandangan kita terkait dinamika sosial yang terjadi di kota Jogja melalui klitih. Jadi\, kami mengajak masyarakat luas untuk hadir dan menyaksikan Jagongan Wagen edisi pamungkas di tahun ini sebagai sarana kita melihat lebih jauh. \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) \nMelanjutkan spirit maestro seni Indonesia Bagong Kussudiardja\, PSBK mewujudkan diri sebagai art center dengan misi mendukung pengembangan kreatif seniman dan masyarakat umum untuk terus terhubung pada nilai-nilai seni dan budaya\, keberlanjutannya\, dan penciptaan nilai-nilai budaya melalui seni. PSBK hadir sebagai laboratorium kreatif\, tempat berkumpul\, ruang presentasi karya seniman dari berbagai disiplin. PSBK menghadirkan karya seniman-seniman muda\, memfasilitasi riset-riset artistik dan pengembangan profesional\, dan merancang program-program untuk meningkatkan community engagement dan pengembangan jaringan melalui kesenian. \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja\nDs. Kembaran Rt.04-05\, Tamantirto\, Kasihan\, Bantul\, DIY\nTel./Fax.: +62(0)274/ 414-404\nWhatsapp : +62 82141416252\nEmail: media@psbk.or.id   Web: www.psbk.or.id\nFacebook: psbkjogja\nTwitter & Instagram: @psbk_jogja\nYoutube: media psbk
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-detik-kedua-puluh-enam-minggu-dini-hari-jagongan-wagen-edisi-desember-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-detik-kedua-puluh-enam-minggu-dini-hari-jagongan-wagen-edisi-desember-2019-iQmjVt.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191207T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191207T150000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031213Z
LAST-MODIFIED:20201023T073622Z
UID:36255-1575730800-1575730800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Hajat Dalam Selimut oleh Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK)
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/teater-pintu-mempersembahkan-pertunjukan-berjudul-tengah-malam/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/7-DES-300-x-450-pweNZs.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191207T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191207T000000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031144Z
LAST-MODIFIED:20201022T075159Z
UID:36211-1575676800-1575676800@indonesiakaya.com
SUMMARY:"Tengah Malam" Pertunjukan Persembahan Teater Pintu
DESCRIPTION:Teater Pintu dengan didukung Bakti Budaya Djarum Foundation mempersembahkan "Tengah Malam". Lakon ini diadaptasi dari naskah drama "Gelita" karya John Galloway. "Tengah Malam" digelar di Gedung Kesenian Miss Tjitjih\, pada tanggal 7 Desember 2019\, pukul 15.00 WIB dan 20.00 WIB\, merupakan produksi ke-3 dari Teater Pintu\, setelah 1 tahun dibentuk oleh beberapa alumnus IKJ jurusan teater. Dua pertunjukan sebelumnya yaitu "Mama di Tanah Sumba" di Galeri Indonesia Kaya dan "Penjaga Rumah" di Teater Salihara. \nPementasan ini berkisah tentang dua orang yang sudah lama tidak bertemu. Mereka dipertemukan lagi karena pekerjaan yang mengharuskan mereka bertemu. Pekerjaan yang sesungguhnya tidak mereka cintai. Perbincangan tentang kegelapan\, keterasingan dan masalah keluarga menjadi inti utama dalam pertunjukan ini. Kehidupan yang dihadapi Minah sebagai penjaga kamar jenazah membuatnya terus mengeluh bahkan mengutuk hidup. Apa yang dirasakan oleh Minah sesungguhnya juga dirasakan oleh Yani\, sang perias jenazah. Yani yang merasa diasingkan oleh beberapa orang merasakan bahwa hidupnya saat ini sudah di ambang keputusasaan. Berteman dengan makhluk lain membuat dirinya tak dianggap normal dan keinginan untuk menjauh pada temannya sangatlah besar. \nApakah dengan terus mengeluh hidup akan berjalan dengan baik? Apakah berteman dengan makhluk lain menjadi tidak normal? Bagaimana keduanya menemukan jalan untuk masalahnya masing-masing? Pertanyaan-pertanyaan yang muncul\, diharapkan dapat membuat penonton berpikir\, apakah kita dapat terus bersyukur untuk setiap jalan hidup yang kita hadapi ? Apakah memang ada manusia normal dan tidak normal? \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/tengah-malam-pertunjukan-persembahan-teater-pintu/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/tengah-malam-pertunjukan-persembahan-teater-pintu-9tPn4T.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191203T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191203T200000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031203Z
LAST-MODIFIED:20201022T075220Z
UID:36239-1575403200-1575403200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Grup Seni dan Budaya Tak Kondai di Festival Nan Jombang
DESCRIPTION:Setelah perjalanan panjang penyelenggaraan festival di tahun 2019 dan banyak kesuksesan penyelenggaraan kegiatan tahunan Nan Jombang Grup yang diselenggarakan secara konsisten\, tgl 3 Desember nanti Festival Nan Jombang tgl 3 menjadi penutup acara tahun ini. Festival Nan Jombang tgl 3\, KABA Festival\, dan Kato Babega menjadi program rutin yang diselenggarakan dengan penuh totalitas Nan Jombang Grup. \nSebagai pertunjukan penutup Festival Nan Jombang tgl 3 memboyong kesenian tradisi dari Solok Selatan. Grup Seni dan Budaya Tak Kondai mewakili daerah Solok Selatan untuk tampil pada bulan Desember ini. Pada pertunjukannya Grup Seni dan Budaya Tak Kondai akan membawakan 5 nomor pertunjukan pada Festival nanti. Menurut penuturan ibu Herlina Syarif (74 tahun) sebagai pimpinan grup Seni dan Budaya Tak Kondai\, para penari dari grup kesenian ini merupakan orang-orang tua yang telah lanjut usia. Menurut beliau kegigihan hati para orang tua didaerah tersebut untuk tetap mempertahankan kesenian tradisi daerah hingga sekarang. Namun\, keinginan generasi muda sangat kurang untuk dalam hal mempelajari dan mengenali tradisi dan budaya. Grup Seni dan Budaya Tak Kondai berdiri pada tahun 2007 dengan niat dan tekad menggali\, membina\, dan mengembangkan seni budaya daerah. \nDiantara kesenian yang kolaborasi musik tradisi Gonton-gontong (sejenis Canang) dengan Talempong. Pada pertunjukannya kesenian tersebut merupakan pertunjukan musik tradisi dari daerah tersebut. Pertunjukan selanjutnya yang akan ditampilkan yakni Tari Uraklah Simpua yang dikenal pada zaman sekarang dengan tari Pasambahan untuk menanti tamu. Selain Tari Uraklah Simpua Grup Seni dan Budaya Tak Kondai juga menampilkan Prosesi membawa turun mandi anak. Pertunjukan tersebut memberikan gambaran tentang bagaimana prosesi anak turun mandi di daerah Solok Selatan tersebut. Selanjutnya pertunjukan yg ditampilkan yakni Tari balimau Bakasai dan tari Iciak-iciak turun kasawah. Pada pertunjukan kali ini grup Seni dan Budaya Tak Kondai membawa 6 orang penari dan 7 orang pemusik dengan durasi 1 jam pertunjukan. \nFestival Nan Jombang tgl 3 merupakan program tahunan Nan Jombang Grup. Tahun 2019 ini Festival Nan Jombang tgl 3 didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation. Untuk dapat menyaksikan dan menikmati keseruan dari pertunjukan Grup Seni dan Budaya Tak Kondai datang dan saksikan di Ladang Tari Nan Jombang\, Belakang Komplek Perumahan Polda Balai Baru Padang  tanggal 3 Desember 2019 pukul 20.00 WIB. \nInfo lebih lanjut\, silahkan menghubungi panitia : \nAngga Djamar : 0812 6616 716 \nwww.nanjombangdance.id
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-grup-seni-dan-budaya-tak-kondai-di-festival-nan-jombang/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-grup-seni-dan-budaya-tak-kondai-di-festival-nan-jombang-wxTnXi.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191201T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191201T160000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031225Z
LAST-MODIFIED:20201022T075243Z
UID:36275-1575216000-1575216000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jakarta Concert Orchestra Mempersembahkan Konser "When You Wish Upon a Star"
DESCRIPTION:Nama Walt Disney sudah sejak dahulu merupakan jaminan kualitas yang tinggi di dunia film\, terutama film animasi/kartun. Meskipun Walt Elias Disney yang lahir tanggal 5 Desember 1901 telah wafat tanggal 15 Desember 1966\, namun nama besarnya tetap menjadi salah satu yang sampai saat ini merajai perfilman dunia\, dan perusahaan film raksasanya The Walt Disney Company terus berkembang dan memproduksi tidak hanya film animasi tetapi juga film non animasi (Live Action)\, yang kesemuanya selalu dilengkapi dengan ilustrasi musik indah yang kerap kali menjadi hits dunia dan sering dikumandangkan di berbagai kesempatan. Disney telah memenangkan 22 Oscar dari 59 nominasi. Juga mendapatkan dua Golden Globe Special Achievement Awards and sebuah Emmy Award\, selain penghargaan-penghargaan lainnya. \nKali ini Jakarta Concert Orchestra dengan konduktor Avip Priatna akan menutup tahun 2019 dengan menyuguhkan musik-musik dari film-film Disney untuk memberikan kenangan indah di tahun ini. Dengan tajuk “When You Wish Upon a Star”\, yang diambil dari judul lagu yang ditulis oleh Leigh Harline and Ned Washington untuk film Pinocchio tahun 1950\, yang dinyanyikan oleh Cliff Edwards dalam karakter Jiminy Jangkrik (Jiminy Cricket)\, yang dimainkan di bagian pembukaan dan bagian akhir film tersebut. Lagu ini kemudian dijadikan lagu yang mewakili  The Walt Disney Company. \nSelain lagu When You Wish Upon a Star tadi\, masih banyak lagu-lagu indah yang menghiasi film-film besutan perusahaan ini\, seperti True Love's Kiss dari film Enchanted;  Once Upon a Dream dari film Sleeping Beauty;  Belle dari film Beauty and The Beast; A Whole New World dari film Aladdin; When We're Human  dari film  The Princess and the Frog ; Colors of the Wind dari film Pocahontas; Like Other Girls dari film Mulan;  Part of Your World dari film The Little Mermaid dan masih banyak lagi yang akan dibawakan oleh Jakarta Concert Orchestra mengiringi para penampil konser “Malam Disney” ini yaitu Batavia Madrigal Singers\, The Resonanz Children’s Choir\, dan solis-solis handal Farman Purnama\, Jessica Januar\, Pepita Salim dan Valentina N. Aman. \nSemua komposisi yang sering menduduki peringkat atas tangga lagu di dunia ini diaransemen dengan keren untuk orkestra\, paduan suara dan solo vokal yang dirangkai menjadi suatu pergelaran yang sangat menghibur dan sangat cocok untuk dinikmati menjelang akhir tahun bersama keluarga dan teman.\nKonser “When You Wish Upon a Star” yang didukung oleh Galeri Indonesia Kaya akan diadakan pada 1 Desember 2019\, pukul 16.00 WIB di Teater Jakarta\, Taman Ismail Marzuki\, Jakarta. \nInformasi lebih lanjut mengenai tiket kegiatan ini : \nWeb: theresonanz.com/ticketing\nT: 021-720 1918\nM: 0812 8282 2880 | 0858 1414 2277\nEmail: ticketing@theresonanz.com  \nIbu Dibjo : (021) 319 311 78\nwww.blibli.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/jakarta-concert-orchestra-mempersembahkan-konser-when-you-wish-upon-a-star/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/jakarta-concert-orchestra-mempersembahkan-konser-when-you-wish-upon-a-star-E8sdLr.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191130T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191130T190000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031217Z
LAST-MODIFIED:20201022T075234Z
UID:36261-1575140400-1575140400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Tribute to Arswendo Atmowiloto\, Mengingat Peran Penting Sastrawan dan Wartawan Legendaris
DESCRIPTION:Sastrawan dan wartawan legendaris Arswendo Atmowiloto memang telah berpulang ke Keabadian pada 19 Juli lalu di usia 69 tahun\, tapi sosoknya akan terus hidup lewat berbagai karya yang pernah dibuatnya. Kebesaran nama Arswendo Atmowiloto tak hanya terukir lewat karya-karyanya\, tapi juga terekam dengan kuat dalam ingatan banyak orang\, termasuk mereka yang pernah menjadi anak buahnya di berbagai media cetak yang dipimpinnya. \nUntuk mengenang sekaligus upaya terus mengingat peran penting Arswendo Atmowiloto\, sebagai sastrawan\, wartawan sekaligus figur penting bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya\, sejumlah rekan yang pernah bekerja sama di berbagai media cetak akan menggelar acara Tribute to Arswendo Atmowiloto. Acara yang juga didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan digelar di Sentra Jamu Indonesia\, Graha Muncul Mekar\, Jakarta\, pada 30 November 2019. \nSelain di berbagai media cetak (tabloid Monitor\, Bintang Indonesia\, Pro-TV\, majalah Hai\, Senang\, dan lain-lain)\, Arswendo sempat cukup lama berkantor di perusahaan jamu yang dipimpin kakak adik Irwan dan Sofyan Hidayat itu. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nNana : 0813 8069 2586
URL:https://indonesiakaya.com/event/tribute-to-arswendo-atmowiloto-mengingat-peran-penting-sastrawan-dan-wartawan-legendaris/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/tribute-to-arswendo-atmowiloto-mengingat-peran-penting-sastrawan-dan-wartawan-legendaris-99GVEf.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191129T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191129T193000
DTSTAMP:20260510T143524
CREATED:20201022T031219Z
LAST-MODIFIED:20201022T075237Z
UID:36265-1575055800-1575055800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (FASBuK) Edisi November 2019
DESCRIPTION:Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Tekhnik Elektro Universitas Muria Kudus akan menggelar lawatan rutin sastra dan budaya. Kali ini menampilkan Pertunjukan dan Diskusi bertajuk “2 Monolog 3 Generasi“ di Auditorium Universitas Muria Kudus\, Kampus Gondangmanis PO.BOX 53 Kudus\, pada hari Jumat\, 29 November 2019\, pukul 19.30 WIB. \nPada edisi bulan November 2019\, panggung Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus akan menampilkan pertunjukan monolog dari Teater Tanam dengan judul Radio dan Lilin’98. Genap 14 tahun berkarya\, sejak tahun 2005 hingga sekarang teater tanam terus bergerak dalam bidang seni pertunjukan. \nSekilas tentang Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) \nBerdiri sejak 12 Januari 2009\, FASBuK adalah ruang kerja fisik dan pemikiran untuk mencipta inovasi serta varian sebuah paket kemasan kegiatan dalam bidang kesusasteraan dan kesenian lokal yang nantinya mampu menjadi asset atas keberagaman kebudayaan nasional dan dekat masyarakatnya sehingga tercapai ruang bersama untuk saling berbagi\, bertukar pikiran\, demi sebuah cita-cita luhur tumbuhnya nilai-nilai kesadaran manusia yang berbudaya. \nSecara rutin tiap bulannya FASBuK menggelar acara Sastra dan Seni Budaya yang meliputi Apresiasi sastra\, Sarasehan Budaya\, Pertunjukan Musik\, Tari dan Pementasan Drama/Teater\, dan sebagainya. \nUntuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi:\nForum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuk) \nKetua Badan Pekerja FASBuK :Arfin AM\nNo. Hp: +62 857 4259 8480\nEmail: fasbuk93@gmail.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-november-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-november-2019-Cd18XM.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191129T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191129T000000
DTSTAMP:20260510T143525
CREATED:20201022T031145Z
LAST-MODIFIED:20201022T075201Z
UID:36213-1574985600-1574985600@indonesiakaya.com
SUMMARY:JPAC Menghadirkan Pertunjukan Broadway Bertajuk Company A Comedy Musical yang Terjangkau
DESCRIPTION:Jakarta Performing Arts Community (JPAC)\, sebuah yayasan nirlaba berbasis komunitas yang berfokus pada pemberdayaan melalui seni pertunjukan\, menampilkan pertunjukan drama musikal Company – A Comedy Musical karya Stephen Sondheim dan buku oleh George Furth di Teater Salihara pada tanggal 29 November – 1 Desember 2019. Produksi yang memegang lisensi dari Music Theatre International (MTI) ini juga bekerjasama dengan Trust Orchestra\, dan menjadikan Company – A Comedy Musical sebagai produksi pertama dari JPAC yang menggunakan live music sebagai pengiringnya. \nJPAC yang berdiri sejak tahun 2014 berkomitmen untuk menghadirkan pertunjukkan broadway dengan harga terjangkau agar bisa dinikmati semua kalangan masyarakat\, menggandeng relawan dari berbagai latar belakang yang memiliki passion di bidang teater musikal. . "Kami adalah kumpulan orang-orang yang mempunyai passion yang sama\, yaitu seni pertunjukan. Di JPAC\, kami semua adalah relawan dan harus menyesuaikan waktu untuk latihan diantara kesibukan kami bekerja atau menuntut ilmu. Karena semua yang terlibat adalah relawan\, maka biaya produksi dapat kami tekan dan menjadikan harga tiket kamu sangat terjangkau bagi semua kalangan masyarakat." ujar Rio Rahmansyah\, Produser Company – A Comedy Musical. Produksi ini melibatkan banyak relawan dari berbagai latar belakang\, sehingga biaya produksi dapat ditekan seminimal mungkin\, yang membuat harga tiket terjangkau dan dapat dinikmati oleh banyak kalangan. Selain itu\, sebagai wujud kepedulian JPAC kepada masyarakat\, sebagian hasil dari penjualan tiket juga disumbangkan kepada Yayasan Sahabat Anak yang memiliki misi untuk memberikan pendidikan kepada anak yang kurang mampu. \nCompany –  A Comedy Musical adalah sebuah pertunjukkan teater musikal dari broadway yang digubah oleh Sondheim dan telah memenangkan delapan penghargaan Drama Desk serta tujuh penghargaan Tony Awards. Menceritakan tentang Bobby\, seorang pria lajang yang tidak dapat berkomitmen pada hubungan yang stabil\, teater musikal ini telah diproduksi berkali – kali\, terutama pada tahun 2006 yang dimainkan oleh Raul Esparza dan tahun 2011 oleh Neil Patrick Harris. \n"Company – A Comedy Musical adalah sebuah pertunjukan dimana semua pemainnya dituntut untuk melakukan berbagai eksplorasi karakter. Selain itu\, kami menggunakan naskah asli dalam bahasa Inggris\, sehingga menambah tingkat kesulitan bagi para pemain untuk menggunakan bahasa yang bukan bahasa ibu mereka." tutur Fonnyta Amran selaku Sutradara dari Company – A Comedy Musical. Fonnyta sendiri adalah satu diantara sedikit sutradara perempuan di industri teater musikal tanah air yang mampu mengarahkan pertunjukan berbahasa Inggris. Company – A Comedy Musical adalah pertunjukan ke 3 yang disutradarai oleh Fonnyta setelah sebelumnya menyutradari West Side Story yang dipentaskan pada tahun 2017 dan Blackbird yang dipentaskan pada tahun 2018. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/jpac-menghadirkan-pertunjukan-broadway-bertajuk-company-a-comedy-musical-yang-terjangkau/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191123T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191123T190000
DTSTAMP:20260510T143525
CREATED:20201022T031221Z
LAST-MODIFIED:20201022T075239Z
UID:36268-1574535600-1574535600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan "Pseudo Code; Dark Matter Space"\, Jagongan Wagen Edisi November 2019
DESCRIPTION:Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) bersama Bakti Budaya Djarum Foundation meneruskan investasi panjang dalam dukungan fasilitasi ruang presentasi karya seniman muda melalui program Jagongan Wagen. Pada edisi ke sembilan Jagongan Wagen di tahun ini\, PSBK menghadirkan Andita Purnama yang merupakan seniman penerima Hibah Seni PSBK. Ia mendapatkan fasilitasi akses studio penciptaan\, kuratorial dan produksi pementasan berlangsung di kompleks art center PSBK  sejak akhir November 2019. \n \nAndita Purnama adalah seorang perupa visual yang banyak memproduksi karya instalasi tiga dimensional seperti soft sculpture dari media pita kaset dan juga karya dua dimensi. Ia memiliki ketertarikan menggunakan beragam material dalam mempresentasikan karyanya. Ia juga salah satu finalis Bandung Contemporary Art Award 2012. Pameran tunggal pertamanya “Fractura Hepatica; Love\, Pride\, Dignity”\, di galeri Cemara 6 Galeri-Museum\, Jakarta (2018) merupakan bagian dari trilogi pameran yang kali kedua ini dipresentasikan dalam bentuk pertunjukan berjudul “Pseudo Code; Dark Matter Space” pada Jagongan Wagen di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja kali ini. Sebelumnya ia terlibat dalam beberapa pameran diantaranya; “Shout!”\, MiFA Gallery\, MACRO Museum\, Italia (2014)\, “Urban Touch” di Kunsthalle Faust\, Jerman (2016)\, 5th Mediations Biennale di National Museum Poznan\, Polandia (2016)\, “Mapping Melbourne”\, Multicultural Arts Victoria-MIFA Melbourne\, Australia (2019).\n \nPseudo Code; Dark Matter Space membicarakan perihal kawin kontrak. Pembebasan dari kemiskinan dan peningkatan status sosial merupakan alasan yang sering mendasari hubungan kawin kontrak. Melalui agen-agen dan biro jodoh\, kawin kontrak dijadikan bisnis menguntungkan. Tetapi kerugian kemudian hari yang akan ditanggung oleh pihak-pihak yang terlibat cenderung diabaikan. Status pernikahan yang unregistered secara hukum mengakibatkan perempuan tidak dilindungi hak-haknya. Berbagai efek domino seperti kekerasan dalam rumah tangga\, penyebaran penyakit\, begitu pula masalah sosial turut berkembang\, menjadikan tatanan budaya kita kacau. Belum lagi dalam jangka panjang\, masa depan anak-anak dipertaruhkan. Krisis identitas merupakan risiko yang dihadapi keturunan para pelaku kawin kontrak. \n \nAlkisah langit Jagad raya mendengar rintihan duka lara dari bumi. Seluruh penduduk semesta kebingungan dan bertanya tanya. “Ada apakah gerangan?” Langit mengutus angin untuk mencari asal suara lara itu. Setelah menempuh ratusan juta kilometer jagad raya\, dalam ruang hampa di antara bintang utara dan bintang selatan\, Angin menemukan tumpukan nestapa serta serpihan-serpihan bintang yang lama mati\, gelap\, dan hancur. Angin pun bertanya kepada serpihan serpihan bintang gelap itu\, “Siapakah pemilik nestapa nestapa ini?”\n \nPertunjukan “Pseudo Code; Dark Matter Space”\, Jagongan Wagen Edisi November 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 23 November 2019\, di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK)\, Ds. Kembaran Rt. 04-05\, Tamantirto\, Kasihan\, Bantul\, Yogyakarta.\nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) \n \nMelanjutkan spirit maestro seni Indonesia Bagong Kussudiardja\, PSBK mewujudkan diri sebagai art center dengan misi mendukung pengembangan kreatif seniman dan masyarakat umum untuk terus terhubung pada nilai-nilai seni dan budaya\, keberlanjutannya\, dan penciptaan nilai-nilai budaya melalui seni. PSBK hadir sebagai laboratorium kreatif\, tempat berkumpul\, ruang presentasi karya seniman dari berbagai disiplin. PSBK menghadirkan karya seniman-seniman muda\, memfasilitasi riset-riset artistik dan pengembangan profesional\, dan merancang program-program untuk meningkatkan community engagement dan pengembangan jaringan melalui kesenian.\n \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja\nDs. Kembaran Rt.04-05\, Tamantirto\, Kasihan\, Bantul\, DIY\nTel./Fax.: +62(0)274/ 414-404\nWhatsapp : +62 82141416252\nEmail: media@psbk.or.id   Web: www.psbk.or.id\nFacebook: psbkjogja \nTwitter & Instagram: @psbk_jogja\nYoutube: media psbk
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-pseudo-code-dark-matter-space-jagongan-wagen-edisi-november-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-pseudo-code-dark-matter-space-jagongan-wagen-edisi-november-2019-gzGPib.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191117T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191117T160000
DTSTAMP:20260510T143525
CREATED:20201022T031255Z
LAST-MODIFIED:20201022T075315Z
UID:36319-1574006400-1574006400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Laskar Indonesia Pusaka Mempersembahkan Lakon "Sang Sukrasana"
DESCRIPTION:Didirikan oleh Jaya Suprana pada tahun 2009\, Laskar Indonesia Pusaka merupakan wadah untuk mengayomi kearifan seni panggung lokal dan mengemasnya dengan taraf internasional. Di bawah naungan Yayasan Kebudayaan dan Kemanusiaan Jaya Suprana\, komunitas ini mendalami seni panggung tradisional Indonesia dan bertujuan untuk mengajak generasi muda mengapresiasi karya adi luhur bangsa dengan cara pengemasan yang dinamis dan gampang dimengerti melalui media digital. Yayasan Kebudayaan dan Kemanusiaan Jaya Suprana merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dari Jaya Suprana School of Performing Arts yang telah berhasil merepresentasikan berbagai misi budaya di dalam maupun luar negeri. \n \nLaskar Indonesia Pusaka menyelenggarakan pagelaran wayang orang dengan tajuk “Sang Sukrasana” untuk merayakan Hari Wayang Nasional yang jatuh di bulan November. Wayang merupakan sarana sosialisasi komunikasi yang sangat efektif dalam menyampaikan pesan-pesan sejak zaman pergerakan perjuangan\, kemerdekaan\, sampai masa pembangunan bangsa dan negara. \nTokoh Sukrasana adalah tokoh wayang asli dari Indonesia\, bukan dari Mahabharata. Cerita klasik Sukrasana dan sang kakak\, Sumantri terjadi jauh sebelum adanya Mahabharata yang konon saat para dewa-dewi masih hidup berdampingan dengan manusia. \n \nSukrasana adalah ksatria sakti mandraguna yang dilatih oleh salah satu dewa terkuat di kahyangan\, yakni Batara Indra. Sukrasana yang memiliki kekuatan yang luar biasa memiliki wajah yang menyerupai buto kecil\, menyeramkan dan buruk rupa. Sedangkan kakaknya\, Sumantri adalah ksatria yang ambisius dan tampan rupawan. Dalam banyak hal\, Sukrasana sangat menyayangi kakaknya dan selalu ada untuk membantu kakaknya dalam peperangan atau dalam kesulitan dengan kekuatannya tanpa pamrih. Kisah Sumantri dan Sukrasana memiliki akhir yang tragis ketika kesetiaan dikhianati oleh ambisi. \n \nDilakoni oleh aktor senior Lukman Sardi sebagai Sukrasana\, kisah Sang Sukrasana terinspirasi dari situasi negara yang sedang dirundung kemelut perebutan kekuasaan tetapi melalaikan kepentingan rakyat kecil yang justru sewajibnya disejahterakan. Rakyat kecil memiliki kesaktian yang luar biasa dapat memicu perubahan di dalam bangsa ini jika tidak dikhianati oleh ambisi semata. \n \nPagelaran Sang Sukrasana adalah persembahan karya visual dari generasi muda bangsa Indonesia dengan bimbingan para senior yang memahami pakem Jawa klasik yang berbudi luhur layaknya seluruh cerita dalam perwayangan.\n \nSang Sukrasana melibatkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia lintas generasi dari berbagai kalangan dari Wayang Orang Bharata\, PATI sertaPrajurit TNI dan Polri\, para Punawirawan\, serta tokoh-tokoh pecinta wayang orang yang diisi pula oleh oleh Lukman Sardi sebagai Sukrasana\, Maudy Koesnaedi sebagai Dewi Citralangeni\, Asmara Abigail sebagai Dewi Citrawati\, Ruth Marini\, Inayah Wahid\, dan Tina Toon.  \nPagelaran ini juga didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI\, Bakti Budaya Djarum Foundation\, BCA\, Sinarmas\, SCTV\, Caffino Coffee\, Sariayu Martha Tilaar\, Jaya Suprana School of Performing Arts\, MURI\, JamuJago\, Matara Art Centre\, TNI\, Polri\, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. \n \n“Sang Sukrasana” akan diselenggarakan pada Minggu\, 17 November 2019\, pukul 16.00 WIB\, bertempat di Teater Jakarta\, Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, Jakarta Pusat.\n \nInformasi tiket pertunjukan :\n• www.blibli.com\n• Dara/Devy: +62857 100 633 59\n• laskarindopusaka@gmail.com\n• @laskarindonesiapusaka
URL:https://indonesiakaya.com/event/laskar-indonesia-pusaka-mempersembahkan-lakon-sang-sukrasana/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/laskar-indonesia-pusaka-mempersembahkan-lakon-sang-sukrasana-LUUk0C.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191117T101300
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191117T101300
DTSTAMP:20260510T143525
CREATED:20201022T031224Z
LAST-MODIFIED:20201022T075242Z
UID:36273-1573985580-1573985580@indonesiakaya.com
SUMMARY:The Resonanz Music Studio Mempersembahkan Konser Sanguinis Choraliensis! 2019
DESCRIPTION:Konser Sanguinis Choraliensis! 2019 menampilkan Batavia Madrigal Singers\, pemenang Grand Prize (Juara Umum) 51th  Tolosa Choral Contest di Tolosa Spanyol November 2019\, Juara I kategori Polyphony\, Juara I kategori Basque Songs & Popular Music/Folklore serta memperoleh Audience Award\, dengan konduktor Avip Priatna. Jangan lewatkan penampilan mereka yang akan membawakan  karya klasik kontemporer hingga pop dan lagu daerah. \nKonser Sanguinis Choraliensis! 2019 yang didukung oleh Galeri Indonesia Kaya ini akan berlangsung pada Minggu\, 17 November 2019\, pukul 16.00 dan 19.30 WIB di Balai Resital Kertanegara\, Jl. Kertanegara No. 28 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini : \nT: 021-720 1918 | 021-728 000 63\nM: 0812 8282 2880 | 0858 1414 2277\nEmail: ticketing@theresonanz.com 
URL:https://indonesiakaya.com/event/the-resonanz-music-studio-mempersembahkan-konser-sanguinis-choraliensis-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/the-resonanz-music-studio-mempersembahkan-konser-sanguinis-choraliensis-2019-A10FVs.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191117T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191117T000000
DTSTAMP:20260510T143525
CREATED:20201022T031155Z
LAST-MODIFIED:20201022T075225Z
UID:36228-1573948800-1573948800@indonesiakaya.com
SUMMARY:BATAVIA MADRIGAL SINGERS KEMBALI HADIRKAN KONSER SANGUINIS CHORALIENSIS! 2019
DESCRIPTION:The Resonanz Music Studio (TRMS) di bawah pimpinan Avip Priatna kembali menunjukkan konsistensinya untuk mengisi dan memajukan paduan suara di Indonesia melalui ragam pertunjukan berkualitas yang selalu dinantikan para pecinta musik klasik. Kali ini\, bersama Batavia Madrigal Singers (BMS) dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, konser Sanguinis Choraliensis! 2019 kembali diselenggarakan di Balai Resital Kertanegara pukul 16.00 WIB dan 19.30 WIB pada 17 November 2019.  \n“Konser Sanguinis Choraliensis! ini merupakan salah satu konser yang rutin kami selenggarakan sejak tahun 2009. Dengan luasnya keragaman musik yang ditampilkan\, konser ini menjadi ajang pembinaan para anggota Batavia Madrigal Singers untuk lebih mengenal musik paduan suara dari berbagai zaman\, terutama untuk musik akapela. Kami harap dengan adanya konser ini\, para penonton yang telah hadir dapat menikmati musiknya dengan baik\, dan pulang dengan membawa kesan mendalam akan keseluruhan pementasan semalam\,” ujar Avip Priatna\, Direktur Musik The Resonanz Music Studio. \n \nKerap menampilkan repertoar yang sangat beragam\, konser ini ditujukan bukan hanya untuk pecinta dan pemerhati musik paduan suara\, namun juga bagi penggemar musik pada umumnya. Selain itu\, konser ini juga menampilkan dua buah lagu hasil karya anggota BMS dan sebuah lagu yang didedikasikan khusus untuk Batavia Madrigal Singers dari seorang komposer muda berbakat Fero Aldiansya.  \nKejelian Avip dalam penyusunan program ini pula yang menjadi salah satu faktor keberhasilan Batavia Madrigal Singers kembali mengukir prestasi baru-baru ini di 51st Tolosa Choral Contest di Tolosa Spanyol dengan menyabet juara pertama dalam kategori Polyphony Music\, kategori Basque & Popular Music\, kategori Favorit pilihan penonton sekaligus meraih juara Umum atau Grand Prize yang membawa mereka menjadi salah satu grand finalis pada European Grand Prix for choral singing di Debrecen\, Hongaria bulan Juli tahun 2020. \n“Komitmen Avip Priatna di dunia musik klasik kerap membuahkan hasil yang membanggakan dan mengharumkan nama bangsa dengan segudang prestasi yang ia raih. Terlebih lagi\, pementasan yang ditampilkan senantiasa menyajikan program musik yang menarik dan selalu menimbulkan antusiasme penonton untuk mendapatkan sesuatu yang baru. Semoga segudang prestasi\, dan beragam sajian yang rutin mereka hadirkan dapat meningkatkan minat serta menginspirasi banyak masyarakat\, untuk ikut mengharumkan nama bangsa dalam dunia seni pertunjukan di dalam maupun di luar negeri\," ujar Renitasari Adrian\, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/laskar-indonesia-pusaka-mempersembahkan-wayang-orang-berjudul-sang-sukrasana/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/batavia-madrigal-singers-kembali-hadirkan-konser-sanguinis-choraliensis-2019-eCRXLA.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191116T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191116T200000
DTSTAMP:20260510T143525
CREATED:20201022T031223Z
LAST-MODIFIED:20201022T075241Z
UID:36271-1573934400-1573934400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suluk Maleman Edisi November 2019
DESCRIPTION:Suluk Maleman adalah acara rutin bulanan yang dirancang sebagai ajang untuk silaturrahim\, tukar pikiran\, mengaji masalah-masalah yang dihadapi bangsa\, baik di tingkat lokal maupun nasional. Acara ini sejak awal digagas sebagai oase untuk merekatkan kembali ikatan kemanusiaan\, kemasyarakatan dan kebangsaan. \nTema Suluk Maleman kali ini “Tidur Radikal”. Tema ini merupakan bagian ketujuh belas dari episode Taubat Nusantara\, Menjaga Nalar Bangsa\, yang akan diisi antara lain oleh Dr\, Abdul Jalil dan Budi Maryono\, serta diselingi pagelaran musik oleh Orkes Puisi Sampak GusUran. \nKegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 November 2019\, pukul 20.00 WIB\, bertempat di Rumah Adab Indonesia Mulia\, Jalan P. Diponegoro No 94\, Pati. \nInfo lebih lanjut :\nWebsite: www.sulukmaleman.id\nFacebook: fb.com/sulukmaleman\nTwitter: @suluk_maleman\nInstagram: @sulukmaleman\nYoutube: Suluk Maleman Official Channel
URL:https://indonesiakaya.com/event/suluk-maleman-edisi-november-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/suluk-maleman-edisi-november-2019-8qnKrf.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191113T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191113T193000
DTSTAMP:20260510T143525
CREATED:20201022T031216Z
LAST-MODIFIED:20201022T075233Z
UID:36259-1573673400-1573673400@indonesiakaya.com
SUMMARY:"A Tribute For Jokpin"
DESCRIPTION:Joko Pinurbo atau beken dengan panggilan Jokpin adalah penyair dan sastrawan yang baru saja menerima Anugerah Kebudayaan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Merayakan hal ini\, diadakan acara “A Tribute For Jokpin” yang juga didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation pada 13 November 2019 di Gedung Societet Militair\, Taman Budaya Yogyakarta. \nPuisi-puisi karya Jokpin direspon dengan cara-cara kreatif oleh para seniman yang tampil\, antara lain Butet Kartarejasa\, Oppie Andaresta\, Sirin Farid Stevy\, Nita Azhar\, Ron Reeves (Australia)\, dan Margaret Bardley (Australia). Selain itu\, Joko Pinurbo juga akan tampil membawakan karya-karyanya. \nPuisi Jokpin mengandung protes\, nyeleneh\, naratif\, mbeling. Ia bisa menjadi Indah dan romantis\, tapi bisa menjadi blues dan satir. \nInfo lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nSiska : 0823 4066 8450
URL:https://indonesiakaya.com/event/a-tribute-for-jokpin-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/a-tribute-for-jokpin-1UEz8K.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191113T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191113T000000
DTSTAMP:20260510T143525
CREATED:20201022T031210Z
LAST-MODIFIED:20201022T075228Z
UID:36251-1573603200-1573603200@indonesiakaya.com
SUMMARY:"A Tribute For Jokpin"
DESCRIPTION:Joko Pinurbo atau beken dengan panggilan Jokpin adalah penyair dan sastrawan yang baru saja menerima Anugerah Kebudayaan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Merayakan hal ini\, diadakan acara “A Tribute For Jokpin” yang juga didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation pada 13 November 2019 di Gedung Societet Militair\, Taman Budaya Yogyakarta. \nPuisi-puisi karya Jokpin direspon dengan cara-cara kreatif oleh para seniman yang tampil\, antara lain Butet Kartarejasa\, Oppie Andaresta\, Sirin Farid Stevy\, Nita Azhar\, Ron Reeves (Australia)\, dan Margaret Bardley (Australia). Selain itu\, Joko Pinurbo juga tampil membawakan karya-karyanya. \n \nPuisi Jokpin mengandung protes\, nyeleneh\, naratif\, mbeling. Ia bisa menjadi Indah dan romantis\, tapi bisa menjadi blues dan satir. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/a-tribute-for-jokpin/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/a-tribute-for-jokpin-7WeLxG.tmp_.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR