Cari dengan kata kunci

Uniknya Menyantap Papeda Ala Papua

papeda_1290.jpg

Uniknya Menyantap Papeda Ala Papua

Alat sejenis garpu mengaduk-aduk isi sebuah mangkuk dan mengangkatnya hingga ke ujung mulut. Tekstur kental dengan rasa yang relatif tawar, disertai sedikit aroma gurih menyentuh permukaan lidah. Kuah sayur bening menyertai dan ikan Lohan bakar pun melengkapi nikmatnya Papeda ini.

Kuliner
Tagar:

Alat sejenis garpu mengaduk-aduk isi sebuah mangkuk dan mengangkatnya hingga ke ujung mulut. Tekstur kental dengan rasa yang relatif tawar, disertai sedikit aroma gurih menyentuh permukaan lidah. Kuah sayur bening menyertai dan ikan Lohan bakar pun melengkapi nikmatnya Papeda ini.

Papeda adalah makanan pokok khas Papua yang cukup populer. Makanan ini merupakan kuliner tradisi yang sudah turun-temurun diwariskan dari generasi ke generasi. Bahan utama pembuat makanan ini adalah tepung sagu. Tepung yang berasal dari pohon sagu ini, disiram air panas, diaduk hingga mengental dan Papeda pun siap dihidangkan. Komposisi air panas untuk mencampur cukup penting karena bila berlebih atau kurang akan berpengaruh pada kekentalan Papeda.

Rasa Papeda umumnya tawar, walaupun demikian Papeda biasanya dinimati dengan makanan pelengkap. Ada banyak cara menghidangkan Papeda. Selain dengan kuah bening dan ikan bakar seperti deskripsi di awal artikel, Papeda pun nikmat dihidangkan dengan ikan kuah kuning atau kelapa tua yang dimakan mentah. Untuk lebih nikmat lagi, sambal pun dapat ditambahkan sebagai pelengkap rasa pedas.

Cara menyantap Papeda juga tergolong unik. Gata-gata atau alat sejenis garpu yang terbuat dari bambu dipergunakan untuk menggulung Papeda dari piring hingga siap disantap. Gata-gata ini diperlukan untuk membantu karena tekstur Papeda yang kental dan sulit disendok.

Papeda mempunyai kandungan karbohidrat setara dengan beras atau sagu. Namun, Papeda yang berasal dari sagu ini tinggi serat, rendah kolesterol dan bernutrisi tinggi. Konon, Papeda mampu mengatasi pengerasan pembuluh darah, sakit ulu hati dan perut kembung. Bahkan,tingginya kadar serat dalam sagu mampu mengurangi resiko terjadinya kanker usus. Inilah makanan khas Papua yang layak untuk dicoba. Selain bercitarasa unik, Papeda ternyata juga menyehatkan. [@phosphone/IndonesiaKaya]

Tagar:
Informasi Selengkapnya
  • Elsa Dwi Lestari

  • Indonesia Kaya

Berlangganan buletin Indonesia Kaya

Daftar ke buletin email Indonesia Kaya untuk mengikuti berita dan acara terkini.