BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20240101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250913T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250913T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250907T170146Z
LAST-MODIFIED:20250907T170146Z
UID:95227-1757775600-1757779200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pergelaran Aniwayang Live Desa Timun: Kenalan Yuk oleh Aniwayang
DESCRIPTION:Cerita menggemaskan dimulai dengan Cila\, Cili dan Cilo\, anak kancil bersaudara\, menyapa Sahabat IK dan mengajak bernyanyi bersama. Cili iseng menjahili Cilo sehingga bola mereka terkena Ayam. Cila\, Cili\, Cilo berusaha harus mengambil bola mereka yang disita oleh Ayam dengan permainan interaktif yang melibatkan para penonton. \n  \nDesa Timun adalah animasi wayang pertama di Indonesia yang paling lucu dan imut. Karya dari Aniwayang Studio ini bercerita tentang tiga ekor anak kancil bernama Cila\, Cili\, dan Cilo yang selalu ingin bermain bebas tanpa batas bersama keluarga dan penduduk desa lainnya. Desa Timun mengemas ulang budaya tradisional wayang kulit dengan sangat imut dan menggemaskan\, sehingga bukan hanya menghibur\, namun juga menjadi jembatan bagi generasi muda\, terutama anak-anak untuk bisa mengenal dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia. \nTujuan dari pergelaran Wayang Live Desa Timun adalah untuk membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap budaya tradisional melalui pengalaman menonton yang seru\, imut\, dan interaktif. Melalui pertunjukan ini\, kami ingin membentuk generasi kreatif yang berani berkarya\, generasi bercerita yang mampu menyampaikan nilai dan pesan lewat kisah\, serta generasi berbudaya yang bangga akan warisan leluhur dan menjadikannya bagian dari identitas masa kini. \nTentang Penyelenggara \nPergelaran Aniwayang Live Desa Timun adalah pertunjukan wayang kulit modern yang menggabungkan seni tradisional dengan animasi dan cerita anak-anak yang menggemaskan. Anak-anak tidak hanya menonton\, tapi juga bisa mencoba menjadi dalang dan berinteraksi langsung dengan karakter favorit mereka. \nDaud Nugraha bersama dengan keluarga Ricca\, Carmen dan Hiro merupakan akar lahirnya Aniwayang Studio. Daud membuat episode pilot “Bola” bersama dengan keluarga pada tahun 2021 dan berkembang terus hingga sekarang Desa Timun sudah memiliki serial anak dengan 3 Season (74 episode). \nAniwayang Studio memiliki berbagai prestasi\, di antaranya adalah nominasi Film Animasi Terbaik – Festival Film Indonesia 2022\, tiga kali mengikuti Kineko International Children’s Film Festival Jepang\, dan juga menjadi finalis Apresiasi Kreasi Indonesia 2021.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pergelaran-aniwayang-live-desa-timun-kenalan-yuk-oleh-aniwayang/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/gik-13sep-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250913T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250913T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250907T170429Z
LAST-MODIFIED:20250907T170802Z
UID:95233-1757790000-1757793600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pergelaran Aniwayang Live Desa Timun: Kenalan Yuk oleh Aniwayang - 19.00
DESCRIPTION:Cerita menggemaskan dimulai dengan Cila\, Cili dan Cilo\, anak kancil bersaudara\, menyapa Sahabat IK dan mengajak bernyanyi bersama. Cili iseng menjahili Cilo sehingga bola mereka terkena Ayam. Cila\, Cili\, Cilo berusaha harus mengambil bola mereka yang disita oleh Ayam dengan permainan interaktif yang melibatkan para penonton. \n  \nDesa Timun adalah animasi wayang pertama di Indonesia yang paling lucu dan imut. Karya dari Aniwayang Studio ini bercerita tentang tiga ekor anak kancil bernama Cila\, Cili\, dan Cilo yang selalu ingin bermain bebas tanpa batas bersama keluarga dan penduduk desa lainnya. Desa Timun mengemas ulang budaya tradisional wayang kulit dengan sangat imut dan menggemaskan\, sehingga bukan hanya menghibur\, namun juga menjadi jembatan bagi generasi muda\, terutama anak-anak untuk bisa mengenal dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia. \nTujuan dari pergelaran Wayang Live Desa Timun adalah untuk membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap budaya tradisional melalui pengalaman menonton yang seru\, imut\, dan interaktif. Melalui pertunjukan ini\, kami ingin membentuk generasi kreatif yang berani berkarya\, generasi bercerita yang mampu menyampaikan nilai dan pesan lewat kisah\, serta generasi berbudaya yang bangga akan warisan leluhur dan menjadikannya bagian dari identitas masa kini. \nTentang Penyelenggara \nPergelaran Aniwayang Live Desa Timun adalah pertunjukan wayang kulit modern yang menggabungkan seni tradisional dengan animasi dan cerita anak-anak yang menggemaskan. Anak-anak tidak hanya menonton\, tapi juga bisa mencoba menjadi dalang dan berinteraksi langsung dengan karakter favorit mereka. \nDaud Nugraha bersama dengan keluarga Ricca\, Carmen dan Hiro merupakan akar lahirnya Aniwayang Studio. Daud membuat episode pilot “Bola” bersama dengan keluarga pada tahun 2021 dan berkembang terus hingga sekarang Desa Timun sudah memiliki serial anak dengan 3 Season (74 episode). \nAniwayang Studio memiliki berbagai prestasi\, di antaranya adalah nominasi Film Animasi Terbaik – Festival Film Indonesia 2022\, tiga kali mengikuti Kineko International Children’s Film Festival Jepang\, dan juga menjadi finalis Apresiasi Kreasi Indonesia 2021.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pergelaran-aniwayang-live-desa-timun-kenalan-yuk-oleh-aniwayang-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/gik-13sep-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250920T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250920T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250914T101503Z
LAST-MODIFIED:20250914T101503Z
UID:95301-1758380400-1758384000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pergelaran Wayang Golek “Gatot Kaca Digjaya” oleh Khanha Ade Kosasih Sunarya
DESCRIPTION:Pagelaran wayang golek kali ini mengangkat kisah Gatotkaca\, tokoh pewayangan populer dengan cerita heroik yang tak hanya menghibur\, tetapi juga memberikan pesan baik. Wayang golek yang dikenal sebagai seni tradisi kali ini dikemas secara modern dengan lakon berdurasi 45 menit\, berjudul ‘Gatot Kaca Digjaya’.  \nKisah wayang golek kali ini menceritakan tentang kesaktian Gatotkaca yang memberantas Denawa yang ada di negara Amarta\, dibantu oleh Punakawan yaitu Semar\, Cepot\, Dawala dan Gareng yang merupakan tokoh masyarakat. Cerita ini juga mengangkat nilai persatuan antara masyarakat dan pemimpin dalam memberantas segala hal yang dapat merugikan negeri tercinta. \n  \nTentang Penyelenggara \nKhanha Ade Kosasih Sunarya merupakan keturunan dari Maestro Pedalangan Wayang Sunda yaitu KH. Ade Kosasih Sunarya (Giriharja 2). Dengan mendirikan nama Lingkung Seni Giri Harja 2 Putu\, dirinya dipercaya di lingkungan masyarakat untuk melakukan berbagai pertunjukan di setiap wilayah di Jawa Barat hingga luar provinsi seperti DKI Jakarta\, Banten\, Jawa Tengah\, dan Sulawesi. Pada tahun 2021\, Ki Dalang Khanha Ade Kosasih Sunarya dinobatkan sebagai Juara 1 Dalang di acara Binojakrama Padalangan Wayang Golek Purwa tingkat Jawa Barat. Selain itu\, di tahun 2014 pun Khanha menjadi perwakilan untuk menampilkan Wayang Golek di Tokyo\, Jepang dalam acara ‘Naomi City Festival’\, serta menjadi Duta Seni Pelajar Se-Jawa\, Bali\, dan Lampung.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pergelaran-wayang-golek-gatot-kaca-digjaya-oleh-khanha-ade-kosasih-sunarya/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/gik-20sep-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250920T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250920T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250914T101716Z
LAST-MODIFIED:20250914T101716Z
UID:95307-1758394800-1758398400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pergelaran Wayang Golek “Gatot Kaca Digjaya” oleh Khanha Ade Kosasih Sunarya - 19.00
DESCRIPTION:Pagelaran wayang golek kali ini mengangkat kisah Gatotkaca\, tokoh pewayangan populer dengan cerita heroik yang tak hanya menghibur\, tetapi juga memberikan pesan baik. Wayang golek yang dikenal sebagai seni tradisi kali ini dikemas secara modern dengan lakon berdurasi 45 menit\, berjudul ‘Gatot Kaca Digjaya’.  \nKisah wayang golek kali ini menceritakan tentang kesaktian Gatotkaca yang memberantas Denawa yang ada di negara Amarta\, dibantu oleh Punakawan yaitu Semar\, Cepot\, Dawala dan Gareng yang merupakan tokoh masyarakat. Cerita ini juga mengangkat nilai persatuan antara masyarakat dan pemimpin dalam memberantas segala hal yang dapat merugikan negeri tercinta. \n  \nTentang Penyelenggara \nKhanha Ade Kosasih Sunarya merupakan keturunan dari Maestro Pedalangan Wayang Sunda yaitu KH. Ade Kosasih Sunarya (Giriharja 2). Dengan mendirikan nama Lingkung Seni Giri Harja 2 Putu\, dirinya dipercaya di lingkungan masyarakat untuk melakukan berbagai pertunjukan di setiap wilayah di Jawa Barat hingga luar provinsi seperti DKI Jakarta\, Banten\, Jawa Tengah\, dan Sulawesi. Pada tahun 2021\, Ki Dalang Khanha Ade Kosasih Sunarya dinobatkan sebagai Juara 1 Dalang di acara Binojakrama Padalangan Wayang Golek Purwa tingkat Jawa Barat. Selain itu\, di tahun 2014 pun Khanha menjadi perwakilan untuk menampilkan Wayang Golek di Tokyo\, Jepang dalam acara ‘Naomi City Festival’\, serta menjadi Duta Seni Pelajar Se-Jawa\, Bali\, dan Lampung.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pergelaran-wayang-golek-gatot-kaca-digjaya-oleh-khanha-ade-kosasih-sunarya-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/gik-20sep-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20250922
DTEND;VALUE=DATE:20250927
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250909T030949Z
LAST-MODIFIED:20250911T162340Z
UID:95242-1758499200-1758931199@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Wayang Orang oleh Wayang Orang Baratha - Sesi 2
DESCRIPTION:Wayang orang merupakan sebuah warisan budaya Indonesia yang terdiri dari lagu\, tari dan akting\, membawakan cerita-cerita wayang. Seni panggung yang sarat tradisi ini memiliki banyak detail yang menarik\, mulai dari gerakan tari yang indah\, dialog dan musik yang khas\, sampai ke tata rias dengan pakem tertentu\, membedakan satu karakter dengan karakter lainnya. \nGaleri Indonesia Kaya bersama Wayang Orang Bharata mempersembahkan Ruang Kreatif: Kelas Wayang Orang. Penikmat Seni sekarang dapat belajar dan merasakan menjadi seniman wayang orang\, mulai dari belajar tarian\, dialog\, sampai tata rias. Para peserta akan diberikan kesempatan untuk mengikuti uji pentas bersama dengan para profesional Wayang Orang Bharata di Galeri Indonesia Kaya\, tanggal 27 September 2025. \n  \nJadwal kelas:\n22- 26 September 2025 \nSesi 1\n16.30-18.30 WIB \nSesi 2\n19.00- 21.00 WIB \nDi Galeri Indonesia Kaya\nGRATIS (TEMPAT TERBATAS) \n  \nSyarat dan Ketentuan \nSyarat: \n\nWarga Negara Indonesia.\nUsia 15 tahun ke atas.\nTerbuka untuk laki-laki dan perempuan.\nMemiliki dasar menari (jenis tarian bebas).\nDapat mengikuti kelas secara lengkap (5 hari kelas).\nDapat mengikuti Uji Pentas di tanggal 27 September 2025.\nPakaian selama kelas adalah kaos dan legging (atau celana nyaman bagi laki-laki) berwarna gelap.\nMembawa botol minum sendiri.\n\nKetentuan: \n\nDaftarkan diri di indonesiakaya.com\nTunggu konfirmasi via whatsapp dari petugas Galeri Indonesia Kaya (pastikan nomor yang dimasukkan adalah nomor whatsapp aktif) di tanggal 18-20 September 2025.\n\nTentang Pengajar \nPaguyuban Wayang Orang Bharata berdiri sejak 5 Juli 1972\, mempersembahkan pentas wayang orang secara yang bertempat di Gedung  Wayang Orang Bharata\,  Senen\,   Jakarta Pusat.  Wayang Orang Bharata kini beranggotakan 150 anggota\, terdiri dari penari\, pemusik\, sinden dan kru belakang panggung. Salah satu Paguyuban yang bertahan 50 tahun lebih di tengah Kota Jakarta yang sudah modern ini. \nWayang Orang Bharata telah beberapa kali membuat karya-karya besar\, baik di dalam negeri maupun di mancanegara\, mempersembahkan berbagai pergelaran wayang orang dengan skala Internasional di beberapa negara seperti  Mesir\,  Belanda\,  Italia\, Australia\, Perancis dan kota Hamburg\, Bremen\, Hannover di Jerman. Wayang  Orang  Bharata juga mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Pagelaran Wayang Orang secara Daring Pertama dalam sejarah kebudayaan seni tradisi. \n 
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-wayang-orang-oleh-wayang-orang-baratha-sesi-2/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/Ruang-Kreatif-Wayang-Orang-Bharata_Web-Square-sesi-2.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20250922
DTEND;VALUE=DATE:20250927
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250909T030822Z
LAST-MODIFIED:20250911T162316Z
UID:95239-1758499200-1758931199@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Wayang Orang oleh Wayang Orang Baratha - Sesi 1
DESCRIPTION:Wayang orang merupakan sebuah warisan budaya Indonesia yang terdiri dari lagu\, tari dan akting\, membawakan cerita-cerita wayang. Seni panggung yang sarat tradisi ini memiliki banyak detail yang menarik\, mulai dari gerakan tari yang indah\, dialog dan musik yang khas\, sampai ke tata rias dengan pakem tertentu\, membedakan satu karakter dengan karakter lainnya. \nGaleri Indonesia Kaya bersama Wayang Orang Bharata mempersembahkan Ruang Kreatif: Kelas Wayang Orang. Penikmat Seni sekarang dapat belajar dan merasakan menjadi seniman wayang orang\, mulai dari belajar tarian\, dialog\, sampai tata rias. Para peserta akan diberikan kesempatan untuk mengikuti uji pentas bersama dengan para profesional Wayang Orang Bharata di Galeri Indonesia Kaya\, tanggal 27 September 2025. \n  \nJadwal kelas:\n22- 26 September 2025 \nSesi 1\n16.30-18.30 WIB \nSesi 2\n19.00- 21.00 WIB \nDi Galeri Indonesia Kaya\nGRATIS (TEMPAT TERBATAS) \n  \nSyarat dan Ketentuan \nSyarat: \n\nWarga Negara Indonesia.\nUsia 15 tahun ke atas.\nTerbuka untuk laki-laki dan perempuan.\nMemiliki dasar menari (jenis tarian bebas).\nDapat mengikuti kelas secara lengkap (5 hari kelas).\nDapat mengikuti Uji Pentas di tanggal 27 September 2025.\nPakaian selama kelas adalah kaos dan legging (atau celana nyaman bagi laki-laki) berwarna gelap.\nMembawa botol minum sendiri.\n\nKetentuan: \n\nDaftarkan diri di indonesiakaya.com\nTunggu konfirmasi via whatsapp dari petugas Galeri Indonesia Kaya (pastikan nomor yang dimasukkan adalah nomor whatsapp aktif) di tanggal 18-20 September 2025.\n\nTentang Pengajar \nPaguyuban Wayang Orang Bharata berdiri sejak 5 Juli 1972\, mempersembahkan pentas wayang orang secara yang bertempat di Gedung  Wayang Orang Bharata\,  Senen\,   Jakarta Pusat.  Wayang Orang Bharata kini beranggotakan 150 anggota\, terdiri dari penari\, pemusik\, sinden dan kru belakang panggung. Salah satu Paguyuban yang bertahan 50 tahun lebih di tengah Kota Jakarta yang sudah modern ini. \nWayang Orang Bharata telah beberapa kali membuat karya-karya besar\, baik di dalam negeri maupun di mancanegara\, mempersembahkan berbagai pergelaran wayang orang dengan skala Internasional di beberapa negara seperti  Mesir\,  Belanda\,  Italia\, Australia\, Perancis dan kota Hamburg\, Bremen\, Hannover di Jerman. Wayang  Orang  Bharata juga mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Pagelaran Wayang Orang secara Daring Pertama dalam sejarah kebudayaan seni tradisi. \n 
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-wayang-orang-oleh-wayang-orang-baratha-sesi-1/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/Ruang-Kreatif-Wayang-Orang-Bharata_Web-Square-sesi-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250927T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250927T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250922T001757Z
LAST-MODIFIED:20250922T001757Z
UID:95369-1758985200-1758988800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pandawa Nawasena oleh Wayang Orang Bharata
DESCRIPTION:Pandawa Nawasena menceritakan perjalanan kelima Pandawa di pengasingan. Kelima Pandawa yang kalah bermain dadu dengan Kurawa terpaksa harus menjalani hukuman pengasingan selama 12 tahun sesuai dengan taruhan yang mereka buat. Demi memenuhi taruhan yang penuh tipu daya tersebut\, kelimanya meninggalkan kerajaan Amarta dan hidup sebagai orang buangan. \nKebahagian dan perayaan para Kurawa atas kekalahan dan pengasingkan Pandawa tidak berlangsung lama\, karena tak lama setelah Pandawa meninggalkan kerajaan Amarta\, seorang pemimpin bersama Prabu Kolopati menyerang Amarta\, dan menangkap beberapa dari para Kurawa. Kerajaan Amarta menjadi genting. Sengkuni\, salah satu Kurawa\, menelan harga dirinya dan meminta Pandawa untuk kembali dari pengasingan dan menyelamatkan para Kurawa yang ditangkap oleh Prabu Kolopati. Bagaimana para Pandawa menyikapi permintaan ini? \nPertunjukan kali ini merupakan kolaborasi antara para penampil profesional di Wayang Orang Bharata dan juga peserta Ruang Kreatif: Kelas Wayang Orang yang dididik langsung oleh guru-guru dari Wayang Orang Bharata. \n  \nTentang Penyelenggara \nPaguyuban Wayang Orang Bharata berdiri sejak 5 Juli 1972\, mempersembahkan pentas wayang orang secara yang bertempat di Gedung  Wayang Orang Bharata\,  Senen\,   Jakarta Pusat.  Wayang Orang Bharata kini beranggotakan 150 anggota\, terdiri dari penari\, pemusik\, sinden dan kru belakang panggung. Salah satu Paguyuban yang bertahan 50 tahun lebih di tengah Kota Jakarta yang sudah modern ini. \nSaat ini penerus Wayang Orang  Bharata sudah mencapai generasi ke 10 (umur 5-17 tahun). Seiring berjalannya waktu\, penari Wayang Orang Bharata tidak hanya lihai menari tarian wayang orang namun juga tarian nusantara. Para  generasi penerus saat ini diajari oleh para senior untuk belajar dan melestarikan budaya Indonesia dengan luas\, salah satunya mengajarkan tarian nusantara.Wayang Orang Bharata telah beberapa kali membuat karya-karya besar\, baik di dalam negeri maupun di mancanegara\, mempersembahkan berbagai pergelaran wayang orang dengan skala Internasional di beberapa negara seperti  Mesir\,  Belanda\,  Italia\, Australia\, Perancis dan kota Hamburg\, Bremen\, Hannover di Jerman. Wayang  Orang  Bharata juga mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Pagelaran Wayang Orang secara Daring Pertama dalam sejarah kebudayaan seni tradisi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pandawa-nawasena-oleh-wayang-orang-bharata/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/gik-27sep-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250927T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250927T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250922T001949Z
LAST-MODIFIED:20250922T040512Z
UID:95375-1758999600-1759003200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pandawa Nawasena oleh Wayang Orang Bharata - 19.00
DESCRIPTION:Pandawa Nawasena menceritakan perjalanan kelima Pandawa di pengasingan. Kelima Pandawa yang kalah bermain dadu dengan Kurawa terpaksa harus menjalani hukuman pengasingan selama 12 tahun sesuai dengan taruhan yang mereka buat. Demi memenuhi taruhan yang penuh tipu daya tersebut\, kelimanya meninggalkan kerajaan Amarta dan hidup sebagai orang buangan. \nKebahagian dan perayaan para Kurawa atas kekalahan dan pengasingkan Pandawa tidak berlangsung lama\, karena tak lama setelah Pandawa meninggalkan kerajaan Amarta\, seorang pemimpin bersama Prabu Kolopati menyerang Amarta\, dan menangkap beberapa dari para Kurawa. Kerajaan Amarta menjadi genting. Sengkuni\, salah satu Kurawa\, menelan harga dirinya dan meminta Pandawa untuk kembali dari pengasingan dan menyelamatkan para Kurawa yang ditangkap oleh Prabu Kolopati. Bagaimana para Pandawa menyikapi permintaan ini? \nPertunjukan kali ini merupakan kolaborasi antara para penampil profesional di Wayang Orang Bharata dan juga peserta Ruang Kreatif: Kelas Wayang Orang yang dididik langsung oleh guru-guru dari Wayang Orang Bharata. \n  \nTentang Penyelenggara \nPaguyuban Wayang Orang Bharata berdiri sejak 5 Juli 1972\, mempersembahkan pentas wayang orang secara yang bertempat di Gedung  Wayang Orang Bharata\,  Senen\,   Jakarta Pusat.  Wayang Orang Bharata kini beranggotakan 150 anggota\, terdiri dari penari\, pemusik\, sinden dan kru belakang panggung. Salah satu Paguyuban yang bertahan 50 tahun lebih di tengah Kota Jakarta yang sudah modern ini. \nSaat ini penerus Wayang Orang  Bharata sudah mencapai generasi ke 10 (umur 5-17 tahun). Seiring berjalannya waktu\, penari Wayang Orang Bharata tidak hanya lihai menari tarian wayang orang namun juga tarian nusantara. Para  generasi penerus saat ini diajari oleh para senior untuk belajar dan melestarikan budaya Indonesia dengan luas\, salah satunya mengajarkan tarian nusantara.Wayang Orang Bharata telah beberapa kali membuat karya-karya besar\, baik di dalam negeri maupun di mancanegara\, mempersembahkan berbagai pergelaran wayang orang dengan skala Internasional di beberapa negara seperti  Mesir\,  Belanda\,  Italia\, Australia\, Perancis dan kota Hamburg\, Bremen\, Hannover di Jerman. Wayang  Orang  Bharata juga mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Pagelaran Wayang Orang secara Daring Pertama dalam sejarah kebudayaan seni tradisi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pandawa-nawasena-oleh-wayang-orang-bharata-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/gik-27sep-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251004T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251004T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250929T023752Z
LAST-MODIFIED:20250929T033430Z
UID:95391-1759590000-1759593600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kala Padi Teater Koma
DESCRIPTION:Saat Batara Kala bertapa\, dia melihat Dewi Srinandi terbang melayang. Batara Kala terpikat kecantikan sang Dewi. Dia memaksa sang Dewi untuk menjadi istrinya. Tentu saja Dewi Srinandi tak mau dipaksa.\nDewi Sri kabur ke wilayah kerajaan Medangkamulyan\, mendarat di daerah penuh sawah dan menyamar menjadi padi. Batara Kala mencari\, tak menemukan\, akhirnya marah. Batara Kala memanggil pasukan raksasa untuk berubah jadi pasukan tikus\, membantu dia mencari Dewi Sri di antara padi.\nHal ini menghebohkan rakyat Medangkamulyan\, yang melapor kepada raja mereka\, Prabu Sri Mahapunggung. Beliau meminta petunjuk dari para dewa.\nPetunjuk apakah yang akan diberikan para dewa? Apakah bencana ini bisa dihindarkan? Apakah padi bisa diselamatkan?\nTentang Penyelenggara\nTEATER KOMA didirikan di Jakarta\, 1 Maret 1977 silam\, dan hingga tahun 2025 ini sudah memproduksi lebih dari 230 pementasan\, baik di televisi maupun di panggung. Kiprah kreatifitasnya biasa digelar di Pusat Kesenian Jakarta – Taman Ismail Marzuki dan Gedung Kesenian Jakarta.\nTeater Koma banyak mementaskan karya N. Riantiarno dan juga menggelar karya-karya dramawan kelas dunia\, dan sampai sekarang tetap konsisten memasukkan kritik dan komentar keadaan sosial dan politik. Kepiawaian Teater Koma dalam menyuntikkan kritik sosial ke dalam karya telah menjadi bagian dari misi mereka\, baik itu dengan tema naskah saduran dramawan Eropa\, naskah bertema wayang\, terinspirasi dari legenda-legenda Tionghoa\, naskah karya asli N. Riantiarno\, hingga ke pentas-pentas pendek yang ditayangkan secara daring sebagai bagian dari upaya berkarya di tengah pandemi.\nMelanjutkan visi N. Riantiarno yang wafat Januari 2023\, Teater Koma tetap yakin bahwa teater bisa menjadi salah satu jembatan menuju suatu keseimbangan batin dan jalan bagi terciptanya kebahagiaan yang manusiawi. Jujur\, bercermin lewat teater\, diyakini pula sebagai salah satu cara untuk menemukan kembali peran akal sehat dan budi-nurani. \nTEATER KOMA\, kelompok kesenian nirlaba yang konsisten dan produktif. Dikenal punya banyak penonton yang setia. Pentas-pentasnya sering digelar lebih dari 2 minggu\, bahkan pernah berpentas lebih dari satu bulan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kala-padi-teater-koma/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/gik-4okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251004T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251004T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250929T024012Z
LAST-MODIFIED:20250929T024012Z
UID:95397-1759604400-1759608000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kala Padi Teater Koma - 19.00
DESCRIPTION:Saat Batara Kala bertapa\, dia melihat Dewi Srinandi terbang melayang. Batara Kala terpikat kecantikan sang Dewi. Dia memaksa sang Dewi untuk menjadi istrinya. Tentu saja Dewi Srinandi tak mau dipaksa.\nDewi Sri kabur ke wilayah kerajaan Medangkamulyan\, mendarat di daerah penuh sawah dan menyamar menjadi padi. Batara Kala mencari\, tak menemukan\, akhirnya marah. Batara Kala memanggil pasukan raksasa untuk berubah jadi pasukan tikus\, membantu dia mencari Dewi Sri di antara padi.\nHal ini menghebohkan rakyat Medangkamulyan\, yang melapor kepada raja mereka\, Prabu Sri Mahapunggung. Beliau meminta petunjuk dari para dewa.\nPetunjuk apakah yang akan diberikan para dewa? Apakah bencana ini bisa dihindarkan? Apakah padi bisa diselamatkan?\nTentang Penyelenggara\nTEATER KOMA didirikan di Jakarta\, 1 Maret 1977 silam\, dan hingga tahun 2025 ini sudah memproduksi lebih dari 230 pementasan\, baik di televisi maupun di panggung. Kiprah kreatifitasnya biasa digelar di Pusat Kesenian Jakarta – Taman Ismail Marzuki dan Gedung Kesenian Jakarta.\nTeater Koma banyak mementaskan karya N. Riantiarno dan juga menggelar karya-karya dramawan kelas dunia\, dan sampai sekarang tetap konsisten memasukkan kritik dan komentar keadaan sosial dan politik. Kepiawaian Teater Koma dalam menyuntikkan kritik sosial ke dalam karya telah menjadi bagian dari misi mereka\, baik itu dengan tema naskah saduran dramawan Eropa\, naskah bertema wayang\, terinspirasi dari legenda-legenda Tionghoa\, naskah karya asli N. Riantiarno\, hingga ke pentas-pentas pendek yang ditayangkan secara daring sebagai bagian dari upaya berkarya di tengah pandemi.\nMelanjutkan visi N. Riantiarno yang wafat Januari 2023\, Teater Koma tetap yakin bahwa teater bisa menjadi salah satu jembatan menuju suatu keseimbangan batin dan jalan bagi terciptanya kebahagiaan yang manusiawi. Jujur\, bercermin lewat teater\, diyakini pula sebagai salah satu cara untuk menemukan kembali peran akal sehat dan budi-nurani. \nTEATER KOMA\, kelompok kesenian nirlaba yang konsisten dan produktif. Dikenal punya banyak penonton yang setia. Pentas-pentasnya sering digelar lebih dari 2 minggu\, bahkan pernah berpentas lebih dari satu bulan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kala-padi-teater-koma-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/gik-4okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251005T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251005T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250929T215735Z
LAST-MODIFIED:20250929T215735Z
UID:95409-1759676400-1759680000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Palegongan Kiskenda oleh Bengkel Tari Ayu Bulan
DESCRIPTION:Palegongan (drama-tari berbasis seni tari legong) dibuat oleh maestro Legong (alm) Ayu Bulantrisna Djelantik pada awal 2018 dengan judul “Legong Topeng Rama Sita”. Tahun 2025\, tari ini diaransemen ulang para penari Bengkel Tari AyuBulan dan diberi judul baru “Palegongan Kiskenda”.Kisah ini diambil dari potongan epos Ramayana\, tentang kakak beradik Subali – Sugriwa dalam perjalanan menuju Gua Kiskenda. Sesampainya\, Subali meminta Sugriwa menunggu di luar gua selagi ia memerangi raksasa ganas Mahesasura di dalamnya. Pesan Subali\, jika dari gua keluar darah merah\, berarti ia berhasil membunuh Mahesasura\, tapi jika darahnya putih\, maka artinya ialah yang terbunuh.\nSugriwa yang berjaga bersama istri Subali\, Dewi Tara\, seketika berkabung melihat darah merah dan putih mengalir keluar dari Gua Kiskenda. Karena Sugriwa pun mencintai Tara\, ia ingin mempersunting Dewi Tara sepeninggalan kakaknya. \nSubali yang ternyata selamat\, keluar dari gua dengan amat murka. Kedua saudara itu bertarung sengit. Sugriwa memohon bantuan Sang Rama mengalahkan Subali yang lebih sakti\, dengan janji ia akan membantu Rama membebaskan Dewi Sita dari cengkeraman Rahwana di Alengka.\nSubali tewas\, dan Sugriwa pun menyertai Rama\, Laksmana\, Hanuman serta pasukan wanara menyerang Alengka untuk mengalahkan Rahwana dan antek-anteknya. Berkat bantuan Sugriwa\, Rama berhasil menyelamatkan istrinya Dewi Sita\, dan membawanya pulang ke Ayodya. \nTentang Penyelenggara\nBengkel Tari AyuBulan adalah kelompok penari profesional yang dibentuk di Bandung tahun 1994 oleh Dr Ayu Bulantrisna Djelantik maestro Legong Indonesia\, dengan visi dan misi melestarikan kesenian Legong yang adalah ibu dari semua tari-tari performatif di Bali. Kelompok ini aktif hingga kini dengan para penarinya menjadi guru-guru tari yang mengajar di kelas-kelas yang dinaungi educational branch kelompok ini\, yang disebut Lestari AyuBulan. \nPementas:\nBincang Legong: Nyoman Trianawati\, Renny Triwahyuni\nLegong Playon: Ni Ketut Putri Minangsari\, Nurlya\nPalegongan Kiskenda: Riesta Aldila\, Bunga Kariodimedjo\, Ni Wayan Wahyuni\, Uma Paramita\, Cindy Kartika Sari\, Devi Anas\, Nadia Olga\, Wulan Desiari\, Meutia Djaluputro\, Medya Cancerie\, Awidia Juwita\, Tesalia Tamara\, Astrid Haznam\, Mutiara Prabowo
URL:https://indonesiakaya.com/event/palegongan-kiskenda-oleh-bengkel-tari-ayu-bulan/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/gik-5okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251005T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251005T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20250929T215903Z
LAST-MODIFIED:20250929T215903Z
UID:95415-1759690800-1759694400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Palegongan Kiskenda oleh Bengkel Tari Ayu Bulan - 19.00
DESCRIPTION:Palegongan (drama-tari berbasis seni tari legong) dibuat oleh maestro Legong (alm) Ayu Bulantrisna Djelantik pada awal 2018 dengan judul “Legong Topeng Rama Sita”. Tahun 2025\, tari ini diaransemen ulang para penari Bengkel Tari AyuBulan dan diberi judul baru “Palegongan Kiskenda”.Kisah ini diambil dari potongan epos Ramayana\, tentang kakak beradik Subali – Sugriwa dalam perjalanan menuju Gua Kiskenda. Sesampainya\, Subali meminta Sugriwa menunggu di luar gua selagi ia memerangi raksasa ganas Mahesasura di dalamnya. Pesan Subali\, jika dari gua keluar darah merah\, berarti ia berhasil membunuh Mahesasura\, tapi jika darahnya putih\, maka artinya ialah yang terbunuh.\nSugriwa yang berjaga bersama istri Subali\, Dewi Tara\, seketika berkabung melihat darah merah dan putih mengalir keluar dari Gua Kiskenda. Karena Sugriwa pun mencintai Tara\, ia ingin mempersunting Dewi Tara sepeninggalan kakaknya. \nSubali yang ternyata selamat\, keluar dari gua dengan amat murka. Kedua saudara itu bertarung sengit. Sugriwa memohon bantuan Sang Rama mengalahkan Subali yang lebih sakti\, dengan janji ia akan membantu Rama membebaskan Dewi Sita dari cengkeraman Rahwana di Alengka.\nSubali tewas\, dan Sugriwa pun menyertai Rama\, Laksmana\, Hanuman serta pasukan wanara menyerang Alengka untuk mengalahkan Rahwana dan antek-anteknya. Berkat bantuan Sugriwa\, Rama berhasil menyelamatkan istrinya Dewi Sita\, dan membawanya pulang ke Ayodya. \nTentang Penyelenggara\nBengkel Tari AyuBulan adalah kelompok penari profesional yang dibentuk di Bandung tahun 1994 oleh Dr Ayu Bulantrisna Djelantik maestro Legong Indonesia\, dengan visi dan misi melestarikan kesenian Legong yang adalah ibu dari semua tari-tari performatif di Bali. Kelompok ini aktif hingga kini dengan para penarinya menjadi guru-guru tari yang mengajar di kelas-kelas yang dinaungi educational branch kelompok ini\, yang disebut Lestari AyuBulan. \nPementas:\nBincang Legong: Nyoman Trianawati\, Renny Triwahyuni\nLegong Playon: Ni Ketut Putri Minangsari\, Nurlya\nPalegongan Kiskenda: Riesta Aldila\, Bunga Kariodimedjo\, Ni Wayan Wahyuni\, Uma Paramita\, Cindy Kartika Sari\, Devi Anas\, Nadia Olga\, Wulan Desiari\, Meutia Djaluputro\, Medya Cancerie\, Awidia Juwita\, Tesalia Tamara\, Astrid Haznam\, Mutiara Prabowo
URL:https://indonesiakaya.com/event/palegongan-kiskenda-oleh-bengkel-tari-ayu-bulan-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/09/gik-5okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251018T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251018T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251011T084835Z
LAST-MODIFIED:20251011T084835Z
UID:95579-1760799600-1760803200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kala dan Nyala Dua Penjaga Tungku Kehidupan oleh Titimangsa
DESCRIPTION:Titimangsa mempersembahkan sebuah teater alegoris dengan unsur fantasi tentang mengingat kembali nilai-nilai kehidupan yang ada di dalam seni tradisi\, tidak spesifik dari budaya tertentu\, melainkan representasi tradisi-tradisi yang ada di Nusantara. Narator sebagai pusat alur dan gerbang transisi cerita\, sesekali bernyanyi atau menembang. Para pemain pun sesekali menari dan bernyanyi. Bukan teater musikal\, tetapi memiliki unsur musikal. \nPertunjukan ini bercerita tentang Kala\, sang penjaga waktu\, dan Nyala\, sang penjaga semangat (renjana). Keduanya menghadapi krisis besar; sumbu api Tungku Kehidupan meredup. Tanpa nyala itu\, peradaban akan membeku dan Nusantara terancam lenyap. Untuk mencegahnya padam total\, mereka menempuh perjalanan lintas ruang dan waktu\, menyusuri jejak api-api kecil di tiga tempat. \nKala dan Nyala bertemu Maestro di tiga tempat\, yang mengingatkan bahwa api Tungku Kehidupan padam karena manusia-manusia zaman sekarang lupa nilai-nilai kehidupan\, lupa tentang tiga hal yang perlu dijaga oleh manusia\, yaitu hubungan dengan Tuhan\, hubungan dengan sesama manusia\, dan hubungan dengan alam. Para Maestro menunjukkan  bahwa nilai-nilai itu ada dalam budaya tradisi Nusantara\, bisa dilihat dari kesenian tradisional yang ada\, misalnya dalam musik yang spiritual\, tari yang memerlukan kerja sama\, dan cerita rakyat yang mengisahkan harmoni dengan alam. \nTentang Penyelenggara \nTITIMANGSA bergerak di bidang budaya\, terutama seni pertunjukan. Titimangsa banyak mengalihwahanakan karya-karya sastra Indonesia ke dalam bentuk lain\, seperti seni pertunjukan\, podcast dan film. Selain kesusastraan\, Titimangsa juga selalu berupaya menghadirkan unsur sejarah dan budaya tradisi Nusantara dalam kekaryaannya\, agar pengetahuan tersebut terus bergulir kepada generasi muda. Hingga kini\, Titimangsa percaya kerja budaya yang konsisten dapat terjadi berkat kolaborasi dari beragam pilihan profesi dan media. Pertunjukan Titimangsa disajikan dalam format yang adaptif terhadap perkembangan zaman sehingga menarik minat pencinta teater maupun kalangan luas dari berbagai latar belakang. \nTITIMANGSA didirikan oleh Happy Salma dan Yulia Evina Bhara. Secara harfiah\, titimangsa berarti “masa” atau “waktu”; dan secara makna mengacu pada sebuah jembatan atau titian yang menghubungkan masa lalu\, masa sekarang\, dan masa depan. Titimangsa hadir sebagai wadah bagi ragam minat yang berhubungan dengan karya seni pertunjukan\, sastra\, sejarah\, dan budaya tradisi Nusantara. Selama 17 tahun ini Titimangsa telah memproduksi lebih dari 88 program\, mulai dari pertunjukan teater\, pentas monolog\, pertunjukan seni tradisi\, siniar\, festival kelas\, hingga penerbitan buku biografi kreatif. \nTitimangsa terus berupaya menjadi salah satu wadah bagi siapa pun yang tertarik dengan dunia seni pertunjukan. Kata kunci dari seluruh kerja Titimangsa adalah “kolaborasi” yang melibatkan banyak kolaborator lintas profesi dan media. Titimangsa juga membuka pintu bagi talenta-talenta potensial. Semenjak 2018\, Titimangsa membuka kelas-kelas seputar seni pertunjukan\, seperti kelas akting\, kelas manajemen produksi\, kelas manajemen panggung\, kelas desain panggung\, kelas penyutradaraan\, kelas menulis naskah drama\, hingga kelas kostum. Semua kelas Titimangsa diampu oleh pelaku seni profesional. Peserta kelas nantinya akan dilibatkan dalam berbagai produksi Titimangsa.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kala-dan-nyala-dua-penjaga-tungku-kehidupan-oleh-titimangsa/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/gik-18okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251018T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251018T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251011T085303Z
LAST-MODIFIED:20251011T085303Z
UID:95585-1760814000-1760817600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kala dan Nyala Dua Penjaga Tungku Kehidupan oleh Titimangsa - 19.00
DESCRIPTION:Titimangsa mempersembahkan sebuah teater alegoris dengan unsur fantasi tentang mengingat kembali nilai-nilai kehidupan yang ada di dalam seni tradisi\, tidak spesifik dari budaya tertentu\, melainkan representasi tradisi-tradisi yang ada di Nusantara. Narator sebagai pusat alur dan gerbang transisi cerita\, sesekali bernyanyi atau menembang. Para pemain pun sesekali menari dan bernyanyi. Bukan teater musikal\, tetapi memiliki unsur musikal. \nPertunjukan ini bercerita tentang Kala\, sang penjaga waktu\, dan Nyala\, sang penjaga semangat (renjana). Keduanya menghadapi krisis besar; sumbu api Tungku Kehidupan meredup. Tanpa nyala itu\, peradaban akan membeku dan Nusantara terancam lenyap. Untuk mencegahnya padam total\, mereka menempuh perjalanan lintas ruang dan waktu\, menyusuri jejak api-api kecil di tiga tempat. \nKala dan Nyala bertemu Maestro di tiga tempat\, yang mengingatkan bahwa api Tungku Kehidupan padam karena manusia-manusia zaman sekarang lupa nilai-nilai kehidupan\, lupa tentang tiga hal yang perlu dijaga oleh manusia\, yaitu hubungan dengan Tuhan\, hubungan dengan sesama manusia\, dan hubungan dengan alam. Para Maestro menunjukkan  bahwa nilai-nilai itu ada dalam budaya tradisi Nusantara\, bisa dilihat dari kesenian tradisional yang ada\, misalnya dalam musik yang spiritual\, tari yang memerlukan kerja sama\, dan cerita rakyat yang mengisahkan harmoni dengan alam. \nTentang Penyelenggara \nTITIMANGSA bergerak di bidang budaya\, terutama seni pertunjukan. Titimangsa banyak mengalihwahanakan karya-karya sastra Indonesia ke dalam bentuk lain\, seperti seni pertunjukan\, podcast dan film. Selain kesusastraan\, Titimangsa juga selalu berupaya menghadirkan unsur sejarah dan budaya tradisi Nusantara dalam kekaryaannya\, agar pengetahuan tersebut terus bergulir kepada generasi muda. Hingga kini\, Titimangsa percaya kerja budaya yang konsisten dapat terjadi berkat kolaborasi dari beragam pilihan profesi dan media. Pertunjukan Titimangsa disajikan dalam format yang adaptif terhadap perkembangan zaman sehingga menarik minat pencinta teater maupun kalangan luas dari berbagai latar belakang. \nTITIMANGSA didirikan oleh Happy Salma dan Yulia Evina Bhara. Secara harfiah\, titimangsa berarti “masa” atau “waktu”; dan secara makna mengacu pada sebuah jembatan atau titian yang menghubungkan masa lalu\, masa sekarang\, dan masa depan. Titimangsa hadir sebagai wadah bagi ragam minat yang berhubungan dengan karya seni pertunjukan\, sastra\, sejarah\, dan budaya tradisi Nusantara. Selama 17 tahun ini Titimangsa telah memproduksi lebih dari 88 program\, mulai dari pertunjukan teater\, pentas monolog\, pertunjukan seni tradisi\, siniar\, festival kelas\, hingga penerbitan buku biografi kreatif. \nTitimangsa terus berupaya menjadi salah satu wadah bagi siapa pun yang tertarik dengan dunia seni pertunjukan. Kata kunci dari seluruh kerja Titimangsa adalah “kolaborasi” yang melibatkan banyak kolaborator lintas profesi dan media. Titimangsa juga membuka pintu bagi talenta-talenta potensial. Semenjak 2018\, Titimangsa membuka kelas-kelas seputar seni pertunjukan\, seperti kelas akting\, kelas manajemen produksi\, kelas manajemen panggung\, kelas desain panggung\, kelas penyutradaraan\, kelas menulis naskah drama\, hingga kelas kostum. Semua kelas Titimangsa diampu oleh pelaku seni profesional. Peserta kelas nantinya akan dilibatkan dalam berbagai produksi Titimangsa.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kala-dan-nyala-dua-penjaga-tungku-kehidupan-oleh-titimangsa-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/gik-18okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251019T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251019T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251011T090022Z
LAST-MODIFIED:20251011T090022Z
UID:95588-1760886000-1760889600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Nyai Hariri oleh Unlogic Teater
DESCRIPTION:Djegol adalah seorang pemuda kampung yang sudah lama menyimpan perasaan cinta kepada Nyai Hariri yang terkenal karena kecantikan dan kekayaannya di seluruh kampung. Sakit hati saat ditolak\, Djegol membalas dendam terhadap Nyai Hariri. Dengan tipu dayanya\, ia berhasil memperdaya Mak Edah yang bekerja sebagai pembantu di rumah Nyai Hariri untuk membantunya mengambil foto dan rambut Nyai Hariri. \nMelalui Dukun Siti Juharoh\, Djegol melakukan Santet Tusuk Konde dengan menggunakan foto dan rambut. Santet tersebut menghabisi nyawa Nyai Hariri dan anaknya. Nyai Hariri pun akhirnya tewas\, arwahnya penasaran karena ingin menuntut balas atas kematian anaknya. Hantu Nyai Hariri membalas dendam terhadap Djegol\, Dukun Siti Juharoh dan Mak Edah.  \nPertunjukan Nyai Hariri yang berlatar di sebuah kampung di Jakarta pada 1902\, adalah pertunjukan yang memanfaatkan layar panggung sebagai juktaposisi adegan pertunjukan\, baik sebagai latar ilustrasi\, sebagai pembesaran adegan\, dan juga sebagai kesinambungan adegan-adegan pada pertunjukan. Unlogic Teater mencoba memaksimalkan landskap ruang panggung Galeri Indonesia Kaya serta membangun hubungan organik antara peristiwa pada visual layar dan peristiwa pada panggung. \n Tentang Penyelenggara \nDidirikan pada 31 Desember 2014\, selama hampir 11 tahun\, Unlogic Teater diinisiasi oleh para seniman perempuan yang berbasis pada pendekatan dan kolaborasi seni lintas disiplin. Dengan mengangkat isu-isu gender\, sosial\, dan juga tradisi\, Unlogic Teater telah banyak berkolaborasi baik dengan kelompok teater\, institusi seni\, para seniman\, baik dari dalam negeri maupun luar negeri sebagai semangat dan upaya melakukan pertukaran gagasan dan praktik dalam ekosistem di Indonesia maupun ditingkatan global.
URL:https://indonesiakaya.com/event/nyai-hariri-oleh-unlogic-teater/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/gik-19okt25-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251019T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251019T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251011T090334Z
LAST-MODIFIED:20251011T090334Z
UID:95594-1760900400-1760904000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Nyai Hariri oleh Unlogic Teater - 19.00
DESCRIPTION:Djegol adalah seorang pemuda kampung yang sudah lama menyimpan perasaan cinta kepada Nyai Hariri yang terkenal karena kecantikan dan kekayaannya di seluruh kampung. Sakit hati saat ditolak\, Djegol membalas dendam terhadap Nyai Hariri. Dengan tipu dayanya\, ia berhasil memperdaya Mak Edah yang bekerja sebagai pembantu di rumah Nyai Hariri untuk membantunya mengambil foto dan rambut Nyai Hariri. \nMelalui Dukun Siti Juharoh\, Djegol melakukan Santet Tusuk Konde dengan menggunakan foto dan rambut. Santet tersebut menghabisi nyawa Nyai Hariri dan anaknya. Nyai Hariri pun akhirnya tewas\, arwahnya penasaran karena ingin menuntut balas atas kematian anaknya. Hantu Nyai Hariri membalas dendam terhadap Djegol\, Dukun Siti Juharoh dan Mak Edah.  \nPertunjukan Nyai Hariri yang berlatar di sebuah kampung di Jakarta pada 1902\, adalah pertunjukan yang memanfaatkan layar panggung sebagai juktaposisi adegan pertunjukan\, baik sebagai latar ilustrasi\, sebagai pembesaran adegan\, dan juga sebagai kesinambungan adegan-adegan pada pertunjukan. Unlogic Teater mencoba memaksimalkan landskap ruang panggung Galeri Indonesia Kaya serta membangun hubungan organik antara peristiwa pada visual layar dan peristiwa pada panggung. \n Tentang Penyelenggara \nDidirikan pada 31 Desember 2014\, selama hampir 11 tahun\, Unlogic Teater diinisiasi oleh para seniman perempuan yang berbasis pada pendekatan dan kolaborasi seni lintas disiplin. Dengan mengangkat isu-isu gender\, sosial\, dan juga tradisi\, Unlogic Teater telah banyak berkolaborasi baik dengan kelompok teater\, institusi seni\, para seniman\, baik dari dalam negeri maupun luar negeri sebagai semangat dan upaya melakukan pertukaran gagasan dan praktik dalam ekosistem di Indonesia maupun ditingkatan global.
URL:https://indonesiakaya.com/event/nyai-hariri-oleh-unlogic-teater-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/gik-19okt25-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251025T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251025T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251017T115840Z
LAST-MODIFIED:20251017T115857Z
UID:95656-1761404400-1761408000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Lautan Merah Putih oleh Teater Tanah Air
DESCRIPTION:Pertunjukan kali ini berkisah tentang mengenang perjuangan para pemuda Indonesia pada masa sebelum kemerdekaan untuk melawan para penjajah negeri ini. Sayangnya\, walaupun terus dirayakan tiap tahunnya\, saat ini kisah tentang peringatan untuk salah satu kejadian paling bersejarah di Indonesia yang dikenal dengan nama “Sumpah Pemuda” ini lambat laun terlupakan.  \nPeringatan untuk hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober ditujukan mengenang semangat juang para pemuda pejuang merah putih yang tergabung dalam perkumpulan generasi muda saat itu\, seperti Jong Java\, Jong Bataks Bond\, Jong Sumatranen Bond\, Jong Islamieten Bond\, dan Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia. Namun\, kali ini anak-anak Indonesia kembali muncul untuk menggalakkan peringatan hari Sumpah Pemuda\, dimulai dari pengibaran bendera merah putih. \nBukan hal mudah bagi anak-anak tersebut untuk tetap mempertahankan eksistensi hari Sumpah Pemuda yang mulai dilupakan. Bahkan ternyata\, anak-anak harus melawan raksasa yang berusaha menyerang. Masyarakat bangkit dimulai dari anak-anak yang menyiapkan pengibaran bendera. Ternyata raksasa tersebut silau terhadap warna putih dan takut terbakar oleh warna merah. Lalu\, perayaan peringatan sumpah pemuda kembali diramaikan oleh lautan merah putih. Anak-anak pun turut berterima kasih kepada raksasa yang ternyata adalah robot yang diciptakan sendiri oleh anak-anak pintar tersebut. \n Tentang Penyelenggara \nTeater Tanah Air didirikan di Jakarta\, 14 September 1988 di bawah asuhan dan bimbingan Sutradara Jose Rizal Manua dan dipimpin oleh Nunum Raraswati. Teater Tanah Air telah beberapa kali memperoleh penghargaan sebagai yang terbaik pada Festival Teater Anak-Anak Se-DKI Jakarta. Adapun penghargaan utama yang pernah didapatkan\, antara lain: \n– Dianugerahi Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia ke-6\, Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 29 Desember 2006. \n– Dianugerahi Piagam Penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) atas rekor “Grup Teater Anak-Anak Pemenang Penghargaan Internasional Terbanyak” pada September 2008. \nSelain itu\, karena prestasi yang telah diraih\, Teater Tanah Air mendapat kehormatan untuk bergabung dalam International Amateur Theatre Association (IATA) dan menjadi grup teater pertama yang mewakili Indonesia. Kemudian\, Teater Tanah Air mengawali prestasi internasionalnya pada The Asia-Pacific Festival of Children’s Theatre di Toyama\, Jepang pada tanggal 1-6 Agustus 2004 melalui naskah teater seni rupa “Bumi di Tangan Anak-Anak” karya Danarto. Setelah itu\, kegiatan internasional yang diikuti di antaranya: \n– 9th World Festival of Children’s Theatre di Lingen (Ems)\, Jerman pada tanggal 14-22 Juli 2006 melalui naskah “Spectacle WOW: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– Diundang untuk tampil di Singapura\, Singapura pada tahun 2007 membawakan lakon “Spectacle WOW: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– Diundang untuk tampil pada Festival Kesenian Kanak-Kanak di Kuala Lumpur\, Malaysia tahun 2008 membawakan lakon “Spectacle WOW: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– 10th World Festival of Children’s Theatre di Moskow\, Rusia pada tanggal 17-25 Juli 2008 dengan naskah “Spectacle Peace: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– Diundang secara khusus untuk tampil di markas besar PBB di Jenewa\, Swiss (UNOG – United Nations Office in Geneva) pada tanggal 20-25 November 2008 dalam rangka United Nations Universal Children’s Day. Teater Tanah Air membawakan lakon “Spectacle Peace: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– Diundang untuk tampil mewakili Indonesia dalam 14th Edition of International Festival of Young Theater di Taza\, Maroko tanggal 25-27 April 2013 dengan membawakan lakon “Spectacle Peace: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– 13th International Children’s Festival of Performing Arts di New Delhi\, India pada tanggal 5-8 Desember 2013 dengan membawakan lakon “Spectacle ZERO: A Visual Theatre Performance” karya Putu Wijaya. \n– 14th World Festival of Children’s Theatre di Stratford\, Ontario\, Kanada tanggal 5-14 Juni 2016 membawakan lakon “Spectacle ZERO: A Visual Theatre Performance” karya Putu Wijaya. \n– 15th World Festival of Children’s Theatre di Lingen\, Jerman tanggal 22-29 Juni 2018\, Teater Tanah Air berpartisipasi dalam lakon “Spectacle HELP: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– The World Festival of Children’s Performing Arts di Toyama\, Jepang\, tanggal 30 Juli – 3 Agustus 2022\, Teater Tanah Air berpartisipasi dalam lakon “Spectacle HELP: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– 16th World Festival of Children’s Theatre di Lingen\, Jerman\, tanggal 27 Juni – 4 Juli 2025 dengan membawakan lakon “Spectacle HA IKU: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \nTeater Tanah Air akan selalu mengepakkan sayapnya di kancah nasional maupun internasional agar selalu dapat mengharumkan nama bangsa di mancanegara dan tetap melestarikan serta menyebarluaskan seni teater.
URL:https://indonesiakaya.com/event/lautan-merah-putih-oleh-teater-tanah-air/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/gik-25okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251025T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251025T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251017T120101Z
LAST-MODIFIED:20251017T120101Z
UID:95663-1761418800-1761422400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Lautan Merah Putih oleh Teater Tanah Air - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan kali ini berkisah tentang mengenang perjuangan para pemuda Indonesia pada masa sebelum kemerdekaan untuk melawan para penjajah negeri ini. Sayangnya\, walaupun terus dirayakan tiap tahunnya\, saat ini kisah tentang peringatan untuk salah satu kejadian paling bersejarah di Indonesia yang dikenal dengan nama “Sumpah Pemuda” ini lambat laun terlupakan.  \nPeringatan untuk hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober ditujukan mengenang semangat juang para pemuda pejuang merah putih yang tergabung dalam perkumpulan generasi muda saat itu\, seperti Jong Java\, Jong Bataks Bond\, Jong Sumatranen Bond\, Jong Islamieten Bond\, dan Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia. Namun\, kali ini anak-anak Indonesia kembali muncul untuk menggalakkan peringatan hari Sumpah Pemuda\, dimulai dari pengibaran bendera merah putih. \nBukan hal mudah bagi anak-anak tersebut untuk tetap mempertahankan eksistensi hari Sumpah Pemuda yang mulai dilupakan. Bahkan ternyata\, anak-anak harus melawan raksasa yang berusaha menyerang. Masyarakat bangkit dimulai dari anak-anak yang menyiapkan pengibaran bendera. Ternyata raksasa tersebut silau terhadap warna putih dan takut terbakar oleh warna merah. Lalu\, perayaan peringatan sumpah pemuda kembali diramaikan oleh lautan merah putih. Anak-anak pun turut berterima kasih kepada raksasa yang ternyata adalah robot yang diciptakan sendiri oleh anak-anak pintar tersebut. \n Tentang Penyelenggara \nTeater Tanah Air didirikan di Jakarta\, 14 September 1988 di bawah asuhan dan bimbingan Sutradara Jose Rizal Manua dan dipimpin oleh Nunum Raraswati. Teater Tanah Air telah beberapa kali memperoleh penghargaan sebagai yang terbaik pada Festival Teater Anak-Anak Se-DKI Jakarta. Adapun penghargaan utama yang pernah didapatkan\, antara lain: \n– Dianugerahi Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia ke-6\, Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 29 Desember 2006. \n– Dianugerahi Piagam Penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) atas rekor “Grup Teater Anak-Anak Pemenang Penghargaan Internasional Terbanyak” pada September 2008. \nSelain itu\, karena prestasi yang telah diraih\, Teater Tanah Air mendapat kehormatan untuk bergabung dalam International Amateur Theatre Association (IATA) dan menjadi grup teater pertama yang mewakili Indonesia. Kemudian\, Teater Tanah Air mengawali prestasi internasionalnya pada The Asia-Pacific Festival of Children’s Theatre di Toyama\, Jepang pada tanggal 1-6 Agustus 2004 melalui naskah teater seni rupa “Bumi di Tangan Anak-Anak” karya Danarto. Setelah itu\, kegiatan internasional yang diikuti di antaranya: \n– 9th World Festival of Children’s Theatre di Lingen (Ems)\, Jerman pada tanggal 14-22 Juli 2006 melalui naskah “Spectacle WOW: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– Diundang untuk tampil di Singapura\, Singapura pada tahun 2007 membawakan lakon “Spectacle WOW: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– Diundang untuk tampil pada Festival Kesenian Kanak-Kanak di Kuala Lumpur\, Malaysia tahun 2008 membawakan lakon “Spectacle WOW: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– 10th World Festival of Children’s Theatre di Moskow\, Rusia pada tanggal 17-25 Juli 2008 dengan naskah “Spectacle Peace: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– Diundang secara khusus untuk tampil di markas besar PBB di Jenewa\, Swiss (UNOG – United Nations Office in Geneva) pada tanggal 20-25 November 2008 dalam rangka United Nations Universal Children’s Day. Teater Tanah Air membawakan lakon “Spectacle Peace: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– Diundang untuk tampil mewakili Indonesia dalam 14th Edition of International Festival of Young Theater di Taza\, Maroko tanggal 25-27 April 2013 dengan membawakan lakon “Spectacle Peace: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– 13th International Children’s Festival of Performing Arts di New Delhi\, India pada tanggal 5-8 Desember 2013 dengan membawakan lakon “Spectacle ZERO: A Visual Theatre Performance” karya Putu Wijaya. \n– 14th World Festival of Children’s Theatre di Stratford\, Ontario\, Kanada tanggal 5-14 Juni 2016 membawakan lakon “Spectacle ZERO: A Visual Theatre Performance” karya Putu Wijaya. \n– 15th World Festival of Children’s Theatre di Lingen\, Jerman tanggal 22-29 Juni 2018\, Teater Tanah Air berpartisipasi dalam lakon “Spectacle HELP: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– The World Festival of Children’s Performing Arts di Toyama\, Jepang\, tanggal 30 Juli – 3 Agustus 2022\, Teater Tanah Air berpartisipasi dalam lakon “Spectacle HELP: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \n– 16th World Festival of Children’s Theatre di Lingen\, Jerman\, tanggal 27 Juni – 4 Juli 2025 dengan membawakan lakon “Spectacle HA IKU: A Visual Theater Performance” karya Putu Wijaya. \nTeater Tanah Air akan selalu mengepakkan sayapnya di kancah nasional maupun internasional agar selalu dapat mengharumkan nama bangsa di mancanegara dan tetap melestarikan serta menyebarluaskan seni teater.
URL:https://indonesiakaya.com/event/lautan-merah-putih-oleh-teater-tanah-air-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/gik-25okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20251027
DTEND;VALUE=DATE:20251101
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251017T113458Z
LAST-MODIFIED:20251019T221115Z
UID:95648-1761523200-1761955199@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif Kelas Tari Cak Sesahyangan Dedari oleh Kembalikan Baliku - Sesi 2
DESCRIPTION:Tari tradisi Cak Sesahyangan Dedari mengkreasikan pakem budaya tari Kecak\, sebuah tarian yang biasa dibawakan oleh 50-60 pria dengan duduk melingkar api unggun/obor api dengan mengangkat tangan dan meneriakkan “Cak”. Kembalikan Baliku mewariskan ide seniman Bali yang menginovasikan tari Kecak Wanita. Tarian ini ditarikan oleh 20-30 orang penari perempuan mengenakan busana corak hitam dan putih atau disebut poleng\, membawakan kisah Sang Hyang Dedari yang berfungsi sebagai ritual penolak bala dan memohon keselamatan bagi masyarakat. Tari Cak Sesahyangan Dedari ditampilkan di acara Warisan Budaya Indonesia tahun 2022 juga pada perayaan Hari Tari Sedunia 2025 yang diselenggarakan oleh Kembalikan Baliku bersama Museum Nasional.   \nPengajar Ruang Kreatif: Kelas Tari Cak Sesahyangan Dedari adalah Nyoman Widia Pratiwi. Mbok Tiwi\, salah satu pengajar di Kembalikan Baliku yang juga aktif di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah. Lokakarya ini dapat diikuti perempuan yang sudah pernah belajar menari Bali maupun yang baru ingin mempelajari tari Bali.   \n  \nJadwal kelas: \n27\, 29-31 Oktober 2025 \nSesi 1 \n16.30-18.30 WIB \nSesi 2 \n19.00- 21.00 WIB \n  \nUji pentas tanggal 1 November 2025 \nDi Galeri Indonesia Kaya \nGRATIS (TEMPAT TERBATAS) \n  \nSyarat dan Ketentuan \n  \nSyarat: \n\nWarga Negara Indonesia.\nUsia 13 tahun ke atas.\nTerbuka untuk perempuan.\nDapat mengikuti kelas secara lengkap (4 hari kelas).\nDapat mengikuti Uji Pentas di tanggal 1 November 2025.\nPakaian selama kelas adalah kaos dan legging berwarna gelap.\nMembawa kain untuk dipakai sebagai bawahan saat menari.\nMembawa botol minum sendiri.\n\n  \nKetentuan: \n\nDaftarkan diri di indonesiakaya.com\nTunggu konfirmasi via whatsapp dari petugas Galeri Indonesia Kaya (pastikan nomor yang dimasukkan adalah nomor whatsapp aktif) di tanggal 23 – 25 Oktober 2025.\n\n  \nTentang Pengajar \nKembalikan Baliku merupakan gebrakan budaya yang diinisiasi oleh Syandriasari untuk melestarikan salah satu budaya Indonesia\, yakni budaya Bali. Prihatin akan kondisi seni budaya Bali yang semakin tergerus oleh persaingan industri hiburan global\, sehingga seni budaya Bali semakin tidak selaras dengan perkembangan zaman dan kurang mampu menarik minat generasi muda\, Kembalikan Baliku mencoba hadir untuk mempertahankan seni budaya Bali sehingga dapat diserap oleh berbagai kalangan\, baik muda hingga tua. Kembalikan Baliku mendapat bimbingan langsung dari Maestro Guruh Sukarno Putra sebagai pembina seni dan mendapuk Nyoman Trianawati sebagai Pelatih Utama. Juga terdapat 4 pelatih muda seniman tari berbakat yang membantu menggarap pertunjukan dan juga mengajarkan tari. \n 
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-cak-sesahyangan-dedari-oleh-kembalikan-baliku-sesi-2/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/Kelas-Tari-Cak-Sesahyangan-Dedari_Web-Square-copy-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20251027
DTEND;VALUE=DATE:20251101
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251017T113212Z
LAST-MODIFIED:20251019T221112Z
UID:95642-1761523200-1761955199@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif Kelas Tari Cak Sesahyangan Dedari oleh Kembalikan Baliku - Sesi 1
DESCRIPTION:Tari tradisi Cak Sesahyangan Dedari mengkreasikan pakem budaya tari Kecak\, sebuah tarian yang biasa dibawakan oleh 50-60 pria dengan duduk melingkar api unggun/obor api dengan mengangkat tangan dan meneriakkan “Cak”. Kembalikan Baliku mewariskan ide seniman Bali yang menginovasikan tari Kecak Wanita. Tarian ini ditarikan oleh 20-30 orang penari perempuan mengenakan busana corak hitam dan putih atau disebut poleng\, membawakan kisah Sang Hyang Dedari yang berfungsi sebagai ritual penolak bala dan memohon keselamatan bagi masyarakat. Tari Cak Sesahyangan Dedari ditampilkan di acara Warisan Budaya Indonesia tahun 2022 juga pada perayaan Hari Tari Sedunia 2025 yang diselenggarakan oleh Kembalikan Baliku bersama Museum Nasional.   \nPengajar Ruang Kreatif: Kelas Tari Cak Sesahyangan Dedari adalah Nyoman Widia Pratiwi. Mbok Tiwi\, salah satu pengajar di Kembalikan Baliku yang juga aktif di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah. Lokakarya ini dapat diikuti perempuan yang sudah pernah belajar menari Bali maupun yang baru ingin mempelajari tari Bali.   \n  \nJadwal kelas: \n27\, 29-31 Oktober 2025 \nSesi 1 \n16.30-18.30 WIB \nSesi 2 \n19.00- 21.00 WIB \n  \nUji pentas tanggal 1 November 2025 \nDi Galeri Indonesia Kaya \nGRATIS (TEMPAT TERBATAS) \n  \nSyarat dan Ketentuan \n  \nSyarat: \n\nWarga Negara Indonesia.\nUsia 13 tahun ke atas.\nTerbuka untuk perempuan.\nDapat mengikuti kelas secara lengkap (4 hari kelas).\nDapat mengikuti Uji Pentas di tanggal 1 November 2025.\nPakaian selama kelas adalah kaos dan legging berwarna gelap.\nMembawa kain untuk dipakai sebagai bawahan saat menari.\nMembawa botol minum sendiri.\n\n  \nKetentuan: \n\nDaftarkan diri di indonesiakaya.com\nTunggu konfirmasi via whatsapp dari petugas Galeri Indonesia Kaya (pastikan nomor yang dimasukkan adalah nomor whatsapp aktif) di tanggal 23 – 25 Oktober 2025.\n\n  \nTentang Pengajar \nKembalikan Baliku merupakan gebrakan budaya yang diinisiasi oleh Syandriasari untuk melestarikan salah satu budaya Indonesia\, yakni budaya Bali. Prihatin akan kondisi seni budaya Bali yang semakin tergerus oleh persaingan industri hiburan global\, sehingga seni budaya Bali semakin tidak selaras dengan perkembangan zaman dan kurang mampu menarik minat generasi muda\, Kembalikan Baliku mencoba hadir untuk mempertahankan seni budaya Bali sehingga dapat diserap oleh berbagai kalangan\, baik muda hingga tua. Kembalikan Baliku mendapat bimbingan langsung dari Maestro Guruh Sukarno Putra sebagai pembina seni dan mendapuk Nyoman Trianawati sebagai Pelatih Utama. Juga terdapat 4 pelatih muda seniman tari berbakat yang membantu menggarap pertunjukan dan juga mengajarkan tari. \n 
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-cak-sesahyangan-dedari-oleh-kembalikan-baliku-sesi-1/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/Kelas-Tari-Cak-Sesahyangan-Dedari_Web-Square-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251101T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251101T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251025T120129Z
LAST-MODIFIED:20251025T120249Z
UID:95826-1762009200-1762012800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Semarak Pancawarsa: Harmoni Gerak Kembalikan Baliku oleh Kembalikan Baliku
DESCRIPTION:Kembalikan Baliku hadir di Galeri Indonesia Kaya menyajikan keindahan budaya tari dari Bali\, tak hanya tari klasik yang telah akrab di antara masyarakat\, tetapi juga tari-tari Bali kreasi yang menarik\, menghibur dan menginspirasi. \nBeberapa tarian yang akan dibawakan adalah Tari Chopin Larung\, tari tradisional yang mengkreasikan pakem gerak tari Jawa dan tari Bali\, diiringi lagu Chopin Larung dari maestro Guruh Sukarno Putra\, diciptakan oleh Denta S. Pinandito sebagai tari persembahan pembuka pagelaran Sesolahan Balin Tityang tahun 2024 di Dome\, Senayan Park.  \nBerikutnya\, Tari Lambang Sari mengkreasikan pakem gerak tari Jawa dan tari Bali yang diciptakan oleh maestro Guruh Sukarno Putra. Tarian yang diperuntukkan untuk penyambutan ini diciptakan berdasarkan tarian sakral. \nTari Cak Sesahyangan Dedari merupakan tari tradisi yang mengkreasikan pakem budaya tari Kecak. Kembalikan Baliku mewariskan ide seniman Bali yang menginovasikan tari Kecak Wanita. Kali ini\, Tari Cak Sesahyangan Dedari akan ditarikan bersama para penari Kembalikan Baliku dan para peserta Ruang Kreatif: Kelas Tari Cak Sesahyangan Dedari. \nTari Legong Semarandana adalah salah satu jenis tarian Legong klasik Bali yang cukup populer di Desa Peliatan\, Bali. Legong ini menceritakan kisah tentang awal cinta kasih yang berpusat pada Dewa Semara dan Dewi Ratih\, di mana mereka berusaha menggoda Dewa Siwa yang sedang bertapa. Murka Dewa Siwa berujung pada pembakaran Dewa Smara yang abu pembakarannya ditebarkan ke bumi. \nTari Janger Semara Ratih adalah tradisi yang mengkreasikan pakem budaya tari Janger. Dalam budaya Bali\, Tari Janger merupakan tari balih-balihan atau tari pergaulan yang dibawakan oleh para kawula muda\, perempuan dan laki-laki secara berpasangan. Para penari menari dan menyanyi dengan irama yang ceria untuk menyuntikkan semangat kepada penonton. \nTari Trip 2 Bali merupakan tarian kreasi yang mencampurkan gerak tari Bali dengan gerak tari modern. Musik pengiring membawakan aransemen ulang lagu dari album NTXTC Guruh Sukarno Putra. Dipadukan dengan kostum dan properti kipas dan detail di pinggul yang menjadikan tarian ini energik\, Tari Trip to Bali kerap dibawakan sebagai tarian yang dibawakan di puncak acara. \nTentang Penyelenggara \nKembalikan Baliku merupakan gebrakan budaya yang diinisiasi oleh Syandriasari untuk melestarikan salah satu budaya Indonesia\, yakni budaya Bali. Berdirinya Kembalikan Baliku dimulai atas rasa prihatin akan kondisi seni budaya Bali yang semakin tergerus oleh persaingan industri hiburan global\, sehingga seni budaya Bali semakin tidak selaras dengan perkembangan zaman dan kurang mampu menarik minat generasi muda. Kembalikan Baliku mencoba hadir untuk mempertahankan seni budaya Bali sehingga dapat diserap oleh berbagai kalangan\, baik muda hingga tua.  \nPara pelaku seni di dalam Kembalikan Baliku mendapat bimbingan langsung dari Maestro Guruh Sukarno Putra sebagai pembina seni dan mendapuk Nyoman Trianawati sebagai Pelatih Utama\,uga terdapat empat pelatih muda seniman tari berbakat yang membantu menggarap juga mengajar. 
URL:https://indonesiakaya.com/event/semarak-pancawarsa-harmoni-gerak-kembalikan-baliku-oleh-kembalikan-baliku/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/gik-1nov-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251101T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251101T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251025T121447Z
LAST-MODIFIED:20251025T121447Z
UID:95834-1762023600-1762027200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Semarak Pancawarsa: Harmoni Gerak Kembalikan Baliku oleh Kembalikan Baliku - 19.00
DESCRIPTION:Kembalikan Baliku hadir di Galeri Indonesia Kaya menyajikan keindahan budaya tari dari Bali\, tak hanya tari klasik yang telah akrab di antara masyarakat\, tetapi juga tari-tari Bali kreasi yang menarik\, menghibur dan menginspirasi. \nBeberapa tarian yang akan dibawakan adalah Tari Chopin Larung\, tari tradisional yang mengkreasikan pakem gerak tari Jawa dan tari Bali\, diiringi lagu Chopin Larung dari maestro Guruh Sukarno Putra\, diciptakan oleh Denta S. Pinandito sebagai tari persembahan pembuka pagelaran Sesolahan Balin Tityang tahun 2024 di Dome\, Senayan Park.  \nBerikutnya\, Tari Lambang Sari mengkreasikan pakem gerak tari Jawa dan tari Bali yang diciptakan oleh maestro Guruh Sukarno Putra. Tarian yang diperuntukkan untuk penyambutan ini diciptakan berdasarkan tarian sakral. \nTari Cak Sesahyangan Dedari merupakan tari tradisi yang mengkreasikan pakem budaya tari Kecak. Kembalikan Baliku mewariskan ide seniman Bali yang menginovasikan tari Kecak Wanita. Kali ini\, Tari Cak Sesahyangan Dedari akan ditarikan bersama para penari Kembalikan Baliku dan para peserta Ruang Kreatif: Kelas Tari Cak Sesahyangan Dedari. \nTari Legong Semarandana adalah salah satu jenis tarian Legong klasik Bali yang cukup populer di Desa Peliatan\, Bali. Legong ini menceritakan kisah tentang awal cinta kasih yang berpusat pada Dewa Semara dan Dewi Ratih\, di mana mereka berusaha menggoda Dewa Siwa yang sedang bertapa. Murka Dewa Siwa berujung pada pembakaran Dewa Smara yang abu pembakarannya ditebarkan ke bumi. \nTari Janger Semara Ratih adalah tradisi yang mengkreasikan pakem budaya tari Janger. Dalam budaya Bali\, Tari Janger merupakan tari balih-balihan atau tari pergaulan yang dibawakan oleh para kawula muda\, perempuan dan laki-laki secara berpasangan. Para penari menari dan menyanyi dengan irama yang ceria untuk menyuntikkan semangat kepada penonton. \nTari Trip 2 Bali merupakan tarian kreasi yang mencampurkan gerak tari Bali dengan gerak tari modern. Musik pengiring membawakan aransemen ulang lagu dari album NTXTC Guruh Sukarno Putra. Dipadukan dengan kostum dan properti kipas dan detail di pinggul yang menjadikan tarian ini energik\, Tari Trip to Bali kerap dibawakan sebagai tarian yang dibawakan di puncak acara. \nTentang Penyelenggara \nKembalikan Baliku merupakan gebrakan budaya yang diinisiasi oleh Syandriasari untuk melestarikan salah satu budaya Indonesia\, yakni budaya Bali. Berdirinya Kembalikan Baliku dimulai atas rasa prihatin akan kondisi seni budaya Bali yang semakin tergerus oleh persaingan industri hiburan global\, sehingga seni budaya Bali semakin tidak selaras dengan perkembangan zaman dan kurang mampu menarik minat generasi muda. Kembalikan Baliku mencoba hadir untuk mempertahankan seni budaya Bali sehingga dapat diserap oleh berbagai kalangan\, baik muda hingga tua.  \nPara pelaku seni di dalam Kembalikan Baliku mendapat bimbingan langsung dari Maestro Guruh Sukarno Putra sebagai pembina seni dan mendapuk Nyoman Trianawati sebagai Pelatih Utama\,uga terdapat empat pelatih muda seniman tari berbakat yang membantu menggarap juga mengajar. 
URL:https://indonesiakaya.com/event/semarak-pancawarsa-harmoni-gerak-kembalikan-baliku-oleh-kembalikan-baliku-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/gik-1nov-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251102T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251102T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251028T115727Z
LAST-MODIFIED:20251028T115727Z
UID:96089-1762095600-1762099200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Musikal Absurd: Hidup Segan But I'm Not Done
DESCRIPTION:Hidupmu rasanya hambar tapi kok dijalanin\, ya bikin meringis ya… \nIni saatnya kamu bernapas sejenak dari penatnya hidup lewat sebuah musikal yang absurd\, tapi penuh makna. \nMusikal Absurd: Hidup Segan But I’m Not Done \nTerinspirasi dari ilustrasi karya Sherchle dan disutradarai oleh Aulion. \nSebuah kisah absurd tentang pekerja kantoran ibukota\, yang dengan segala kelelahan dan kebingungannya\, justru menemukan kembali makna bertahan lewat teman dari alam khayalan. \nDiproduksi oleh Jakarta Art House\, bekerja sama dengan Jakarta Doodle Fest. \n  \nPemeran \nMade Aurellia\, Uyo\, Pila\, Mike Frans\, Arsy Fadillah\, Nadhira Nasution\, Medina Anzani\, Devina\, Ghatfaan\, dan Janitra Diva \n  \nTentang Penyelenggara \nJakarta Art House adalah sebuah komunitas seni pertunjukan non-profit yang berbasis di Jakarta\, Indonesia. Mereka mengadakan berbagai pertunjukan seni seperti teater musikal\, drama\, dan lain-lain\, untuk memberikan pengalaman seni berkualitas kepada masyarakat luas. Salah satu produksi terbaru mereka adalah “Catch Me if You Can The Musical” yang dipentaskan di Teater Besar\, Taman Ismail Marzuki pada November 2024. \nJakarta Doodle Fest (JDF) adalah festival seni visual tahunan yang mempertemukan para seniman\, ilustrator\, dan kreator untuk memamerkan karya mereka. Sejak diadakan pertama kali pada 2023\, festival ini fokus pada pentingnya kekayaan intelektual (IP) untuk para kreator\, serta menyoroti seni visual yang diwujudkan dalam berbagai bentuk produk.
URL:https://indonesiakaya.com/event/musikal-absurd-hidup-segan-but-im-not-done/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/Musikal-Absurd-TFR_Web-Square-copy-2.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251102T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251102T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251028T115816Z
LAST-MODIFIED:20251028T115816Z
UID:96096-1762110000-1762113600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Musikal Absurd: Hidup Segan But I'm Not Done - 19.00
DESCRIPTION:Hidupmu rasanya hambar tapi kok dijalanin\, ya bikin meringis ya… \nIni saatnya kamu bernapas sejenak dari penatnya hidup lewat sebuah musikal yang absurd\, tapi penuh makna. \nMusikal Absurd: Hidup Segan But I’m Not Done \nTerinspirasi dari ilustrasi karya Sherchle dan disutradarai oleh Aulion. \nSebuah kisah absurd tentang pekerja kantoran ibukota\, yang dengan segala kelelahan dan kebingungannya\, justru menemukan kembali makna bertahan lewat teman dari alam khayalan. \nDiproduksi oleh Jakarta Art House\, bekerja sama dengan Jakarta Doodle Fest. \n  \nPemeran \nMade Aurellia\, Uyo\, Pila\, Mike Frans\, Arsy Fadillah\, Nadhira Nasution\, Medina Anzani\, Devina\, Ghatfaan\, dan Janitra Diva \n  \nTentang Penyelenggara \nJakarta Art House adalah sebuah komunitas seni pertunjukan non-profit yang berbasis di Jakarta\, Indonesia. Mereka mengadakan berbagai pertunjukan seni seperti teater musikal\, drama\, dan lain-lain\, untuk memberikan pengalaman seni berkualitas kepada masyarakat luas. Salah satu produksi terbaru mereka adalah “Catch Me if You Can The Musical” yang dipentaskan di Teater Besar\, Taman Ismail Marzuki pada November 2024. \nJakarta Doodle Fest (JDF) adalah festival seni visual tahunan yang mempertemukan para seniman\, ilustrator\, dan kreator untuk memamerkan karya mereka. Sejak diadakan pertama kali pada 2023\, festival ini fokus pada pentingnya kekayaan intelektual (IP) untuk para kreator\, serta menyoroti seni visual yang diwujudkan dalam berbagai bentuk produk.
URL:https://indonesiakaya.com/event/musikal-absurd-hidup-segan-but-im-not-done-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/Musikal-Absurd-TFR_Web-Square-2.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251108T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251108T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251031T104924Z
LAST-MODIFIED:20251031T104950Z
UID:96129-1762614000-1762617600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ronggeng Berdigit oleh Rosmala Sari Dewi
DESCRIPTION:“Ronggeng Berdigit” menggambarkan ketubuhan Ronggeng yang mampu bertahan melampaui perubahan zaman—dari panggung konvensional hingga digital. Daya hidup ini tercermin dalam kemampuan Ronggeng beradaptasi pada ruang baru\, di mana tradisi saweran kini berlangsung secara digital melalui sistem QR Code tanpa kontak langsung.  \nKarya terbagi menjadi tiga bagian: Ronggeng masa lampau\, masa peralihan yang menampilkan Ketuk Tilu dan Bajidoran-Jaipongan\, serta masa kini yang menampilkan Ronggéng digital. Visualisasinya merangkai panggung konvensional\, digital\, dan ruang penonton sebagai bagian integral dari pengalaman pertunjukan. \nTentang Penyelenggara \nRosmala Sari Dewi\, seorang koreografer\, pengajar\, dan direktur artistik\, sekaligus pendiri Gandrung Dance Studio dan Sanggar Nyi Ronggeng. Telah berkarya lebih dari dua dekade di dunia seni tari\, fokus pada pengembangan koreografi tradisional dan kontemporer Indonesia serta pembinaan generasi muda\, termasuk anak berkebutuhan khusus. Merupakan lulusan S1 Seni Tari ISBI Bandung\, S2 Seni Urban Institut Kesenian Jakarta\, dan Doktor Seni ISI Surakarta. Ia telah tampil di berbagai festival internasional di Amerika Serikat\, Inggris\, Australia\, Spanyol\, Jepang\, Korea Selatan\, Malaysia\, Singapura\, Thailand\, Taiwan\, dan beberapa negara Eropa lainnya. 
URL:https://indonesiakaya.com/event/ronggeng-berdigit-oleh-rosmala-sari-dewi/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/gik-8nov-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251108T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251108T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251031T105414Z
LAST-MODIFIED:20251031T105414Z
UID:96140-1762628400-1762632000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ronggeng Berdigit oleh Rosmala Sari Dewi - 19.00
DESCRIPTION:“Ronggeng Berdigit” menggambarkan ketubuhan Ronggeng yang mampu bertahan melampaui perubahan zaman—dari panggung konvensional hingga digital. Daya hidup ini tercermin dalam kemampuan Ronggeng beradaptasi pada ruang baru\, di mana tradisi saweran kini berlangsung secara digital melalui sistem QR Code tanpa kontak langsung.  \nKarya terbagi menjadi tiga bagian: Ronggeng masa lampau\, masa peralihan yang menampilkan Ketuk Tilu dan Bajidoran-Jaipongan\, serta masa kini yang menampilkan Ronggéng digital. Visualisasinya merangkai panggung konvensional\, digital\, dan ruang penonton sebagai bagian integral dari pengalaman pertunjukan. \nTentang Penyelenggara \nRosmala Sari Dewi\, seorang koreografer\, pengajar\, dan direktur artistik\, sekaligus pendiri Gandrung Dance Studio dan Sanggar Nyi Ronggeng. Telah berkarya lebih dari dua dekade di dunia seni tari\, fokus pada pengembangan koreografi tradisional dan kontemporer Indonesia serta pembinaan generasi muda\, termasuk anak berkebutuhan khusus. Merupakan lulusan S1 Seni Tari ISBI Bandung\, S2 Seni Urban Institut Kesenian Jakarta\, dan Doktor Seni ISI Surakarta. Ia telah tampil di berbagai festival internasional di Amerika Serikat\, Inggris\, Australia\, Spanyol\, Jepang\, Korea Selatan\, Malaysia\, Singapura\, Thailand\, Taiwan\, dan beberapa negara Eropa lainnya. 
URL:https://indonesiakaya.com/event/ronggeng-berdigit-oleh-rosmala-sari-dewi-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/10/gik-8nov-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251115T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251115T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251109T105028Z
LAST-MODIFIED:20251109T105028Z
UID:96199-1763218800-1763222400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Alih oleh Gigi Art of Dance
DESCRIPTION:Alih adalah pertunjukan tari studi sosial interaktif yang terdiri dari 8 studi\, yang berfokus pada respons para penampil dan eksplorasi terhadap suatu tema\, serta respons penonton terhadap pertunjukan tersebut. Pertunjukan ini menantang penonton untuk mengambil tindakan dan merenungkan keterkaitan mereka dengan tema-tema tertentu. \nKarya ini merupakan buah pikir dari Gianti Giadi sebagai koreografer dan pendiri Gigi Art of Dance. \nTentang Penyelenggara \nGigi Art of Dance berdiri sejak tahun 2009 dan telah menjadi rumah seni bagi pecinta seni pertunjukan yang ingin belajar\, bereksplorasi\, bertukar pikiran\, berkolaborasi dan menciptakan karya2 inovatif. \nGigi Art of Dance telah melahirkan banyak seniman-seniman muda Indonesia yang masih terus memberikan kontribusi yang signifikan di dunia seni pertunjukan hingga sekarang. Kami adalah 1-1nya Sekolah seni pertunjukan inklusi di Jakarta dan telah menjalankan program untuk penari2 down Syndrome dalam 11 tahun terakhir. \nGianti Giadi\, adalah seorang koreografer\, seniman pertunjukan\, dan pendiri Gigi Art of Dance Studio\, Company\, dan Foundation yang berbasis di Jakarta\, Indonesia. Perjalanannya dimulai sejak usia empat tahun melalui tari tradisional Indonesia\, dan berkembang ke berbagai genre tari lainnya. Ia meraih gelar BA (Hons) dalam bidang tari dari LASALLE College of the Arts\, Singapura\, tempat ia juga mengajar selama empat tahun\, dan baru-baru ini kembali untuk menggarap karya koreografi pada pertunjukan kelulusan kampus tersebut. \nKaryanya telah mendapat pengakuan internasional\, termasuk penghargaan ‘Most Promising Work’ (2012) dan ‘Most Favorite Work’ (2015) dalam kompetisi koreografi Sprouts di Singapura. Koreografi Gianti telah ditampilkan dalam berbagai konser\, pertunjukan situs-spesifik\, festival\, iklan komersial\, musikal\, hingga panggung internasional di Asia Tenggara\, Amerika Serikat\, dan
URL:https://indonesiakaya.com/event/alih-oleh-gigi-art-of-dance/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/11/gik-15nov-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251115T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251115T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251109T105142Z
LAST-MODIFIED:20251109T105142Z
UID:96205-1763233200-1763236800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Alih oleh Gigi Art of Dance - 19.00
DESCRIPTION:Alih adalah pertunjukan tari studi sosial interaktif yang terdiri dari 8 studi\, yang berfokus pada respons para penampil dan eksplorasi terhadap suatu tema\, serta respons penonton terhadap pertunjukan tersebut. Pertunjukan ini menantang penonton untuk mengambil tindakan dan merenungkan keterkaitan mereka dengan tema-tema tertentu. \nKarya ini merupakan buah pikir dari Gianti Giadi sebagai koreografer dan pendiri Gigi Art of Dance. \nTentang Penyelenggara \nGigi Art of Dance berdiri sejak tahun 2009 dan telah menjadi rumah seni bagi pecinta seni pertunjukan yang ingin belajar\, bereksplorasi\, bertukar pikiran\, berkolaborasi dan menciptakan karya2 inovatif. \nGigi Art of Dance telah melahirkan banyak seniman-seniman muda Indonesia yang masih terus memberikan kontribusi yang signifikan di dunia seni pertunjukan hingga sekarang. Kami adalah 1-1nya Sekolah seni pertunjukan inklusi di Jakarta dan telah menjalankan program untuk penari2 down Syndrome dalam 11 tahun terakhir. \nGianti Giadi\, adalah seorang koreografer\, seniman pertunjukan\, dan pendiri Gigi Art of Dance Studio\, Company\, dan Foundation yang berbasis di Jakarta\, Indonesia. Perjalanannya dimulai sejak usia empat tahun melalui tari tradisional Indonesia\, dan berkembang ke berbagai genre tari lainnya. Ia meraih gelar BA (Hons) dalam bidang tari dari LASALLE College of the Arts\, Singapura\, tempat ia juga mengajar selama empat tahun\, dan baru-baru ini kembali untuk menggarap karya koreografi pada pertunjukan kelulusan kampus tersebut. \nKaryanya telah mendapat pengakuan internasional\, termasuk penghargaan ‘Most Promising Work’ (2012) dan ‘Most Favorite Work’ (2015) dalam kompetisi koreografi Sprouts di Singapura. Koreografi Gianti telah ditampilkan dalam berbagai konser\, pertunjukan situs-spesifik\, festival\, iklan komersial\, musikal\, hingga panggung internasional di Asia Tenggara\, Amerika Serikat\, dan
URL:https://indonesiakaya.com/event/alih-oleh-gigi-art-of-dance-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/11/gik-15nov-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251122T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251122T160000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251114T115351Z
LAST-MODIFIED:20251114T115351Z
UID:96228-1763823600-1763827200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pergelaran Sanskruti oleh Komunitas Perempuan Menari
DESCRIPTION:Komunitas Perempuan Menari mempersembahkan Pergelaran Sanskruti\, sebuah pergelaran dengan tema yang menegaskan perempuan sebagai penjaga dan pewaris tradisi. Pergelaran kali ini menghadirkan berbagai ragam tarian dari barat\, tengah\, hingga timur Indonesia\, seperti Tari Pakarena (Sulawesi)\, ⁠Tari Senandung Kipas (Sumatera)\, Tari Dangiang Pasir Pakuan (Jawa)\, ⁠Tari Dadas (Kalimantan)\, ⁠Tari Tifa (NTT)\, ⁠Tari Lenso (Sulawesi)\, Tari Pangkur Sagu (Papua) dan ⁠Tari Puk Puan Batapuak (Sumatera). \nSemua tarian ini dipersembahkan bukan sekadar pertunjukan\, melainkan wujud nyata peran perempuan dalam merawat budaya\, meneruskan nilai\, dan menyalakan kembali semangat warisan leluhur\, di mana di dalamnya terkandung amanah untuk menjaga keanggunan\, keelokan\, kesakralan\, kemagisan\, semangat\, keceriaan\, vitalitas\, serta ketangguhan setiap tarian yang ditampilkan. \nTentang Penyelenggara \nKomunitas Perempuan Menari (KPM) dibentuk pada 06 Januari 2018 sebagai wadah berkumpulnya insan yang memiliki kesamaan minat dalam seni tari tradisional. \nKami percaya bahwa seni tari merupakan budaya dan kearifan lokal bangsa Indonesia yang mempunyai nilai luhur. Semua aspek yang terdapat dalam seni tari\, dari ekspresi\, gerak\, irama\, dan keindahan didalamnya bisa menjadi media pembelajaran serta pemahaman bahwa nilai tradisi harus terus dipertahankan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pergelaran-sanskruti-oleh-komunitas-perempuan-menari/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/11/gik-22nov-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20251122T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20251122T200000
DTSTAMP:20260404T135513
CREATED:20251114T115520Z
LAST-MODIFIED:20251114T115520Z
UID:96234-1763838000-1763841600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pergelaran Sanskruti oleh Komunitas Perempuan Menari - 19.00
DESCRIPTION:Komunitas Perempuan Menari mempersembahkan Pergelaran Sanskruti\, sebuah pergelaran dengan tema yang menegaskan perempuan sebagai penjaga dan pewaris tradisi. Pergelaran kali ini menghadirkan berbagai ragam tarian dari barat\, tengah\, hingga timur Indonesia\, seperti Tari Pakarena (Sulawesi)\, ⁠Tari Senandung Kipas (Sumatera)\, Tari Dangiang Pasir Pakuan (Jawa)\, ⁠Tari Dadas (Kalimantan)\, ⁠Tari Tifa (NTT)\, ⁠Tari Lenso (Sulawesi)\, Tari Pangkur Sagu (Papua) dan ⁠Tari Puk Puan Batapuak (Sumatera). \nSemua tarian ini dipersembahkan bukan sekadar pertunjukan\, melainkan wujud nyata peran perempuan dalam merawat budaya\, meneruskan nilai\, dan menyalakan kembali semangat warisan leluhur\, di mana di dalamnya terkandung amanah untuk menjaga keanggunan\, keelokan\, kesakralan\, kemagisan\, semangat\, keceriaan\, vitalitas\, serta ketangguhan setiap tarian yang ditampilkan. \nTentang Penyelenggara \nKomunitas Perempuan Menari (KPM) dibentuk pada 06 Januari 2018 sebagai wadah berkumpulnya insan yang memiliki kesamaan minat dalam seni tari tradisional. \nKami percaya bahwa seni tari merupakan budaya dan kearifan lokal bangsa Indonesia yang mempunyai nilai luhur. Semua aspek yang terdapat dalam seni tari\, dari ekspresi\, gerak\, irama\, dan keindahan didalamnya bisa menjadi media pembelajaran serta pemahaman bahwa nilai tradisi harus terus dipertahankan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pergelaran-sanskruti-oleh-komunitas-perempuan-menari-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/11/gik-22nov-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR