BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20250101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260425T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260425T160000
DTSTAMP:20260502T143608
CREATED:20260412T014344Z
LAST-MODIFIED:20260412T014344Z
UID:98159-1777129200-1777132800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Dapur Sumur Tutur oleh Putri Ayudya
DESCRIPTION:Pertunjukan kali ini merupakan pertunjukan satu orang yang bersifat imersif\, membawa sebuah cerita tentang tiga generasi perempuan Jawa pada acara seribu hari peringatan kematian Eyang Kakung. Setiap perempuan memiliki kisahnya sendiri\, dan mereka berbicara tentang satu sama lain dari sudut pandang masing-masing. \nTentang Penyelenggara \nPutri Ayudya adalah seorang aktor\, dosen\, dan intimacy coordinator. Dua kali nominasi sebagai pemeran wanita terbaik FFI dan meraih Piala Maya\, tahun ini Putri memilih untuk lebih banyak mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan advokasi lingkungan shooting yang sehat. \nNosa Nurmanda adalah seorang penulis\, antropolog\, filmmaker dan mantan jurnalis internasional. Ia mendirikan MondiBlanc Film Workshop\, sebuah institusi pendidikan film progresif dan inklusif di Jakarta. \nBen Bening saat ini sibuk menjadi aktor\, penulis\, pemerhati keaktoran\, serta konsultan dan pelatih akting. Kini masih menjalani hidupnya sebagai aktor. Setidaknya sampai sesuatu “Yang Lebih Tinggi” bilang cukup.
URL:https://indonesiakaya.com/event/dapur-sumur-tutur-oleh-putri-ayudya/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/04/GIK_25-April-2026_Artboard-6-copy-5.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260425T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260425T200000
DTSTAMP:20260502T143608
CREATED:20260412T014521Z
LAST-MODIFIED:20260420T161842Z
UID:98161-1777143600-1777147200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Dapur Sumur Tutur oleh Putri Ayudya - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan kali ini merupakan pertunjukan satu orang yang bersifat imersif\, membawa sebuah cerita tentang tiga generasi perempuan Jawa pada acara seribu hari peringatan kematian Eyang Kakung. Setiap perempuan memiliki kisahnya sendiri\, dan mereka berbicara tentang satu sama lain dari sudut pandang masing-masing. \nTentang Penyelenggara \nPutri Ayudya adalah seorang aktor\, dosen\, dan intimacy coordinator. Dua kali nominasi sebagai pemeran wanita terbaik FFI dan meraih Piala Maya\, tahun ini Putri memilih untuk lebih banyak mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan advokasi lingkungan shooting yang sehat. \nNosa Nurmanda adalah seorang penulis\, antropolog\, filmmaker dan mantan jurnalis internasional. Ia mendirikan MondiBlanc Film Workshop\, sebuah institusi pendidikan film progresif dan inklusif di Jakarta. \nBen Bening saat ini sibuk menjadi aktor\, penulis\, pemerhati keaktoran\, serta konsultan dan pelatih akting. Kini masih menjalani hidupnya sebagai aktor. Setidaknya sampai sesuatu “Yang Lebih Tinggi” bilang cukup.
URL:https://indonesiakaya.com/event/dapur-sumur-tutur-oleh-putri-ayudya-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/04/GIK_25-April-2026_Artboard-6-copy-6.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260502T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260502T160000
DTSTAMP:20260502T143608
CREATED:20260426T161800Z
LAST-MODIFIED:20260426T162315Z
UID:98226-1777734000-1777737600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Penari Petani oleh EkosDance Company
DESCRIPTION:Pertunjukan kali ini berangkat dari satu hal sederhana: kehidupan itu sendiri. Di sini\, panggung tidak hanya menjadi tempat untuk tampil\, tapi seperti ladang\,ruang hidup di mana tubuh bekerja\, bergerak\, merasakan\, dan mengingat. Bahkan sebelum pertunjukan benar-benar dimulai\, sebenarnya kehidupan itu sudah berjalan lebih dulu. Kita hanya diajak untuk menyadarinya. \nKarya ini menggabungkan bentuk lecture performance dan storytelling\, tapi tidak dalam cara yang kaku atau seperti presentasi. Justru sebaliknya\, pengetahuan dihadirkan lewat pengalaman. Apa yang kita lihat bukan sekadar gerakan tari atau adegan\, tapi jejak hidup\, dari tubuh yang terbiasa mencangkul\, berjalan di ladang\, hingga akhirnya menari. Dari situlah cerita tumbuh. \nPelan-pelan\, keseharian yang tampak biasa itu mulai “terbaca”. Aktivitas sederhana berubah jadi sesuatu yang bisa kita pahami lebih dalam. Para performer juga tidak hanya berperan sebagai penampil\, tapi sebagai orang-orang yang sedang belajar dan berbagi pengalaman mereka\, menunjukkan bagaimana mereka sampai pada cerita itu. Penonton pun tidak hanya duduk dan melihat. Ada momen di mana kita diajak ikut merasakan\,masuk ke dalam ritme yang sama\, memahami dari dekat. Di sini\, yang penting bukan hanya apa yang ditampilkan\, tapi bagaimana kita ikut mengalami prosesnya. \nPada akhirnya\, pertunjukan ini bukan tentang cerita yang sudah jadi atau pesan yang harus disimpulkan. Ini tentang membuka proses\, bagaimana hubungan manusia dengan alam\, dengan kebiasaan sehari-hari\, dan dengan tubuhnya sendiri bisa menjadi pengetahuan yang hidup. Sebuah pengingat sederhana: kita tidak pernah benar-benar terpisah dari kehidupan yang kita jalani. Hanya saja\, kadang kita lupa untuk benar-benar merasakannya. \nIni bukan sekadar tari. Ini tubuh\, tanah\, dan kerja yang bergerak bersama. Lewat Penari Petani\, Eko Supriyanto dan EkosDance Company bersama Soreng Warga Setuju menghadirkan pengalaman yang puitik\, membumi\, dan penuh energi\, membawa penonton lebih dekat pada ritme alam\, kebersamaan\, dan kehidupan yang nyata. Penari Petani menghadirkan Soreng dalam energi baru: raw\, hangat\, kolektif\, dan relevan\, sebuah peristiwa performatif yang mengajak kita masuk ke ritme kerja\, alam\, dan kebersamaan dengan bahasa yang segar\, kuat\, dan alam yang penting. \n  \nTentang Penyelenggara \n  \nEkosDance Company adalah wadah untuk menghasilkan koreografi terbaru Eko Supriyanto. Berfokus pada rekontekstual tarian tradisi Indonesia berdasarkan tarian kontemporer\, Eko menciptakan karya yang bersifat silent tourism dan diplomasi budaya Republik Indonesia di kancah tari kontemporer Internasional\, yang bagi Eko sendiri merupakan sebuah proses membuat karya kecil dengan tim kecil\, tetapi nantinya akan dibawa berkeliling dunia menjadi penguatan diplomasi dan diversity tari tradisi Indonesia. Apa yang dilakukan Eko adalah upaya untuk menjadikan tarian nusantara sebagai tempat mengusung platform tari kontemporer setara dengan discourse global. Di antaranya adalah “Cry Jailolo” (2014-2015)\, yang menyelesaikan tour ke festival-festival seni pertunjukan kontemporer di Australia\, Eropa\, dan Asia\, “Balabala” (2016)\, “SALT” karya tunggal yang melengkapi serial seni pertunjukan berbasis riset Trilogy of Jailolo (2017-2020)\, dan “IBUIBUBELU: Bodies Of Borders” yang telah dipentaskan premiere di Teater Salihara\, Jakarta\, Jepang (2019)\, Belanda (2021)\, dan Jerman (2023). Serta “KASE SEKA” yang merupakan proyek karya terbaru dan telah dipentaskan di ThinkCity – KL Festival\, Kuala Lumpur (2024). \n  \nEkosDance Company bekerja sama dengan beberapa Pemerintah Daerah di Indonesia dalma menggarap beberapa event kegiatan\, diantaranya \n\nFestival Teluk Jailolo (2013 – 2022)\, Jailolo\, Maluku Utara.\nFestival Fulan Fehan (2017 – 2019)\, Belu\, Atambua\, NTT.\nFestival Morotai (2019 – 2020) Morotai\, Maluku Utara\nFestival Taliwang (2019)\, Nusa Tenggara Barat\n\nPada tahun 2018\, Eko dan EkosDance Company dipercaya untuk menggarap Opening Ceremony dalam pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Opening Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) di Pelataran Candi Borobudur\, Magelang (2020); Selain itu dipercaya untuk menggarap Opening Pekan Olaharaga Nasional (PON) XX di Papua\, dan Opening Dubai Expo di Al-Wasl\, Dubai\, Uni Emirat Arab (2021); Estonian Pavilion for Venice Biennale\, Venice-Italy (2022-2023); Java In Paris\, Perancis (2022); World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali (2024)\, dan Osaka Expo\, Jepang (2025).
URL:https://indonesiakaya.com/event/penari-petani-oleh-ekosdance-company/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/04/2-Mei-Penari-Petani-02.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260502T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260502T200000
DTSTAMP:20260502T143608
CREATED:20260426T161808Z
LAST-MODIFIED:20260426T162311Z
UID:98222-1777748400-1777752000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Penari Petani oleh EkosDance Company - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan kali ini berangkat dari satu hal sederhana: kehidupan itu sendiri. Di sini\, panggung tidak hanya menjadi tempat untuk tampil\, tapi seperti ladang\,ruang hidup di mana tubuh bekerja\, bergerak\, merasakan\, dan mengingat. Bahkan sebelum pertunjukan benar-benar dimulai\, sebenarnya kehidupan itu sudah berjalan lebih dulu. Kita hanya diajak untuk menyadarinya. \nKarya ini menggabungkan bentuk lecture performance dan storytelling\, tapi tidak dalam cara yang kaku atau seperti presentasi. Justru sebaliknya\, pengetahuan dihadirkan lewat pengalaman. Apa yang kita lihat bukan sekadar gerakan tari atau adegan\, tapi jejak hidup\, dari tubuh yang terbiasa mencangkul\, berjalan di ladang\, hingga akhirnya menari. Dari situlah cerita tumbuh. \nPelan-pelan\, keseharian yang tampak biasa itu mulai “terbaca”. Aktivitas sederhana berubah jadi sesuatu yang bisa kita pahami lebih dalam. Para performer juga tidak hanya berperan sebagai penampil\, tapi sebagai orang-orang yang sedang belajar dan berbagi pengalaman mereka\, menunjukkan bagaimana mereka sampai pada cerita itu. Penonton pun tidak hanya duduk dan melihat. Ada momen di mana kita diajak ikut merasakan\,masuk ke dalam ritme yang sama\, memahami dari dekat. Di sini\, yang penting bukan hanya apa yang ditampilkan\, tapi bagaimana kita ikut mengalami prosesnya. \nPada akhirnya\, pertunjukan ini bukan tentang cerita yang sudah jadi atau pesan yang harus disimpulkan. Ini tentang membuka proses\, bagaimana hubungan manusia dengan alam\, dengan kebiasaan sehari-hari\, dan dengan tubuhnya sendiri bisa menjadi pengetahuan yang hidup. Sebuah pengingat sederhana: kita tidak pernah benar-benar terpisah dari kehidupan yang kita jalani. Hanya saja\, kadang kita lupa untuk benar-benar merasakannya. \nIni bukan sekadar tari. Ini tubuh\, tanah\, dan kerja yang bergerak bersama. Lewat Penari Petani\, Eko Supriyanto dan EkosDance Company bersama Soreng Warga Setuju menghadirkan pengalaman yang puitik\, membumi\, dan penuh energi\, membawa penonton lebih dekat pada ritme alam\, kebersamaan\, dan kehidupan yang nyata. Penari Petani menghadirkan Soreng dalam energi baru: raw\, hangat\, kolektif\, dan relevan\, sebuah peristiwa performatif yang mengajak kita masuk ke ritme kerja\, alam\, dan kebersamaan dengan bahasa yang segar\, kuat\, dan alam yang penting. \n  \nTentang Penyelenggara \n  \nEkosDance Company adalah wadah untuk menghasilkan koreografi terbaru Eko Supriyanto. Berfokus pada rekontekstual tarian tradisi Indonesia berdasarkan tarian kontemporer\, Eko menciptakan karya yang bersifat silent tourism dan diplomasi budaya Republik Indonesia di kancah tari kontemporer Internasional\, yang bagi Eko sendiri merupakan sebuah proses membuat karya kecil dengan tim kecil\, tetapi nantinya akan dibawa berkeliling dunia menjadi penguatan diplomasi dan diversity tari tradisi Indonesia. Apa yang dilakukan Eko adalah upaya untuk menjadikan tarian nusantara sebagai tempat mengusung platform tari kontemporer setara dengan discourse global. Di antaranya adalah “Cry Jailolo” (2014-2015)\, yang menyelesaikan tour ke festival-festival seni pertunjukan kontemporer di Australia\, Eropa\, dan Asia\, “Balabala” (2016)\, “SALT” karya tunggal yang melengkapi serial seni pertunjukan berbasis riset Trilogy of Jailolo (2017-2020)\, dan “IBUIBUBELU: Bodies Of Borders” yang telah dipentaskan premiere di Teater Salihara\, Jakarta\, Jepang (2019)\, Belanda (2021)\, dan Jerman (2023). Serta “KASE SEKA” yang merupakan proyek karya terbaru dan telah dipentaskan di ThinkCity – KL Festival\, Kuala Lumpur (2024). \n  \nEkosDance Company bekerja sama dengan beberapa Pemerintah Daerah di Indonesia dalma menggarap beberapa event kegiatan\, diantaranya \n\nFestival Teluk Jailolo (2013 – 2022)\, Jailolo\, Maluku Utara.\nFestival Fulan Fehan (2017 – 2019)\, Belu\, Atambua\, NTT.\nFestival Morotai (2019 – 2020) Morotai\, Maluku Utara\nFestival Taliwang (2019)\, Nusa Tenggara Barat\n\nPada tahun 2018\, Eko dan EkosDance Company dipercaya untuk menggarap Opening Ceremony dalam pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Opening Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) di Pelataran Candi Borobudur\, Magelang (2020); Selain itu dipercaya untuk menggarap Opening Pekan Olaharaga Nasional (PON) XX di Papua\, dan Opening Dubai Expo di Al-Wasl\, Dubai\, Uni Emirat Arab (2021); Estonian Pavilion for Venice Biennale\, Venice-Italy (2022-2023); Java In Paris\, Perancis (2022); World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali (2024)\, dan Osaka Expo\, Jepang (2025).
URL:https://indonesiakaya.com/event/penari-petani-oleh-ekosdance-company-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/04/2-Mei-Penari-Petani-03.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260509T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260509T160000
DTSTAMP:20260502T143608
CREATED:20260501T174355Z
LAST-MODIFIED:20260501T174355Z
UID:98224-1778338800-1778342400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Lintas Generasi Tari Topeng Losari oleh Sanggar Purwa Kencana Nani Losari
DESCRIPTION:Tari topeng Losari dipercaya telah ada sejak sebelum abad ke-13 sebagai media syiar Islam dan ritual spiritual. Diciptakan oleh Sunan Kalijaga dan disempurnakan oleh Raden Angka Wijaya atau Panembahan Losari\, yang dikenal sebagai Pangeran Losari dan merupakan cucu dari Kanjeng Sunan Gunung Jati\, tarian ini diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini. Tidak seperti tari topeng dari wilayah Cirebon\, Indramayu\, dan sekitarnya yang kini lebih menitikberatkan pada sisi filosofis\, tari topeng Losari tetap lebih bertaut pada nilai-nilai sakralitasnya\, baik dalam koreografi\, musik\, kostum\, maupun dalam urutan penyajian yang berpola ritual.  \n  \nPerbedaan lainnya terletak pada bentuk topeng yang digunakan: topeng untuk tari topeng Losari tidak memiliki lubang mata\, menandakan bahwa dalang tari memasuki dimensi spiritual dan hanya mengandalkan intuisi serta penguasaan batin dalam penampilannya. Hal ini memperlihatkan fungsi tari sebagai media perantara antara Tuhan\, tubuh manusia\, dan bumi sebagai panggungnya. \n  \nDalam pertunjukan kali ini\, dua fragmen tari yang akan dihadirkan adalah Rampak Topeng Patih Jayabadra dan Rampak Topeng Klana Bandopati sebagai refleksi kekuatan sejarah dan regenerasi. \n  \nTentang Penyelenggara \n  \nNur Anani M. Irman atau yg Lebih dikenal dengan panggilan akrab Bude Nani Topeng Losari adalah generasi ke-7 keturunan langsung dari maestro tari topeng Losari\, Ibu Dewi Sawitri. Lulusan Sarjana Seni di Bandung\, ia menjadi harapan keluarga sebagai penerus dan pelestari Topeng Losari. \n  \nBude Nani besar dan tumbuh di lingkungan yg kental dengan tradisi ritual topeng Losari bersama neneknya. Tumbuh sebagai generasi yg menjalani proses hidup dengan perjuangan dan tanggung jawab pada warisan budaya\, Bude Nani menjalankan Sanggar Purwa Kencana untuk menjaga pakem dan adat tradisi tari topeng. Sanggar yang berlokasi di Desa Astanalanggar\, wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ini telah sering tampil baik di dalam maupun luar Indonesia.  \n  \nBeberapa negara yang pernah disinggahi Tari Topeng Losari adalah USA\, AS\, Jepang\, Swiss\, Belgia\, Prancis\, Belanda\, Jerman\, Italia\, Denmark\, New Zealand\, Australia\, Bangladesh\, Malaysia\, Singapore\, Taiwan\, Thailand\, dan beberapa negara lain. Bude Nani juga kerap menjadi pengajar di beberapa universitas berskala internasional baik di dalam maupun luar negeri.  \n  \nSeluruh hal ini dilakukan untuk selalu penjaga prinsip kepenarian dalam Tari Topeng Losari\, yang bukan hanya sekedar bergerak\, melainkan sebagai cara berdoa untuk Tuhan\, Tubuh dan Bumi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/lintas-generasi-tari-topeng-losari-oleh-sanggar-purwa-kencana-nani-losari/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/04/09-Mei-2026_Artboard-7-21.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260509T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260509T200000
DTSTAMP:20260502T143608
CREATED:20260501T174503Z
LAST-MODIFIED:20260501T174503Z
UID:98228-1778353200-1778356800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Lintas Generasi Tari Topeng Losari oleh Sanggar Purwa Kencana Nani Losari - 19.00
DESCRIPTION:Tari topeng Losari dipercaya telah ada sejak sebelum abad ke-13 sebagai media syiar Islam dan ritual spiritual. Diciptakan oleh Sunan Kalijaga dan disempurnakan oleh Raden Angka Wijaya atau Panembahan Losari\, yang dikenal sebagai Pangeran Losari dan merupakan cucu dari Kanjeng Sunan Gunung Jati\, tarian ini diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini. Tidak seperti tari topeng dari wilayah Cirebon\, Indramayu\, dan sekitarnya yang kini lebih menitikberatkan pada sisi filosofis\, tari topeng Losari tetap lebih bertaut pada nilai-nilai sakralitasnya\, baik dalam koreografi\, musik\, kostum\, maupun dalam urutan penyajian yang berpola ritual.  \n  \nPerbedaan lainnya terletak pada bentuk topeng yang digunakan: topeng untuk tari topeng Losari tidak memiliki lubang mata\, menandakan bahwa dalang tari memasuki dimensi spiritual dan hanya mengandalkan intuisi serta penguasaan batin dalam penampilannya. Hal ini memperlihatkan fungsi tari sebagai media perantara antara Tuhan\, tubuh manusia\, dan bumi sebagai panggungnya. \n  \nDalam pertunjukan kali ini\, dua fragmen tari yang akan dihadirkan adalah Rampak Topeng Patih Jayabadra dan Rampak Topeng Klana Bandopati sebagai refleksi kekuatan sejarah dan regenerasi. \n  \nTentang Penyelenggara \n  \nNur Anani M. Irman atau yg Lebih dikenal dengan panggilan akrab Bude Nani Topeng Losari adalah generasi ke-7 keturunan langsung dari maestro tari topeng Losari\, Ibu Dewi Sawitri. Lulusan Sarjana Seni di Bandung\, ia menjadi harapan keluarga sebagai penerus dan pelestari Topeng Losari. \n  \nBude Nani besar dan tumbuh di lingkungan yg kental dengan tradisi ritual topeng Losari bersama neneknya. Tumbuh sebagai generasi yg menjalani proses hidup dengan perjuangan dan tanggung jawab pada warisan budaya\, Bude Nani menjalankan Sanggar Purwa Kencana untuk menjaga pakem dan adat tradisi tari topeng. Sanggar yang berlokasi di Desa Astanalanggar\, wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ini telah sering tampil baik di dalam maupun luar Indonesia.  \n  \nBeberapa negara yang pernah disinggahi Tari Topeng Losari adalah USA\, AS\, Jepang\, Swiss\, Belgia\, Prancis\, Belanda\, Jerman\, Italia\, Denmark\, New Zealand\, Australia\, Bangladesh\, Malaysia\, Singapore\, Taiwan\, Thailand\, dan beberapa negara lain. Bude Nani juga kerap menjadi pengajar di beberapa universitas berskala internasional baik di dalam maupun luar negeri.  \n  \nSeluruh hal ini dilakukan untuk selalu penjaga prinsip kepenarian dalam Tari Topeng Losari\, yang bukan hanya sekedar bergerak\, melainkan sebagai cara berdoa untuk Tuhan\, Tubuh dan Bumi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/lintas-generasi-tari-topeng-losari-oleh-sanggar-purwa-kencana-nani-losari-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/04/09-Mei-2026_Artboard-7-copy.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR