BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20180101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191005T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191005T150000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073658Z
LAST-MODIFIED:20201023T073658Z
UID:41603-1570287600-1570287600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Mari Bung Ketawa Kembali oleh MLI JAZZ KIDDING
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/mari-bung-ketawa-kembali-oleh-mli-jazz-kidding/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/5-OKT-300-x-450-REV-DPSLHm.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191005T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191005T000000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031131Z
LAST-MODIFIED:20201022T075146Z
UID:36191-1570233600-1570233600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Perjalanan Waktu Melalui Musik oleh Jakarta Musical Crew (Jaksical)
DESCRIPTION:Komunitas Jakarta Musical Crew atau singkatnya Jaksical adalah komunitas inovatif yang bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan kesadaran teater musikal sambil memenuhi kebutuhan informasi tentang teater musikal bagi para penggemar musik. Jaksical kembali dengan konser tahunan mereka yang menampilkan lagu-lagu hits terbesar dan klasik Broadway\, dengan tajuk Journey Through Time (JTT3): A Musical Expedition. Berjalan dengan dua pertunjukan pada tanggal 5 Oktober 2019\, di ICE PALACE\, Lotte Shopping Avenue Kuningan\, Jakarta. \nUntuk konser ketiga mereka ini\, JAKSICAL memilih untuk menampilkan sekelompok pemain yang jumlahnya lebih kecil dibandingkan dengan ansambel tahun lalu. JTT3 menampilkan lagu-lagu dari musikal termasuk hits saat ini dari Come From Away\, Once on This Island\, dan Anastasia; klasik kontemporer dari Dogfight\, Allegiance\, The Lion King\, Aida\, dan Miss Saigon; dan andalan tercinta seperti Evita dan Jesus Christ Superstar. \nMenariknya\, JTT3 juga menghormati film musikal dari Indonesia yaitu Tiga Dara tahun 1956\, salah satu pelopor musikal modern di Indonesia. Seiring tumbuhnya lagu-lagu repertoar pertunjukan asli Indonesia\, sudah saatnya komunitas musik lokal memberi mereka kehidupan baru melalui pertunjukan dan menyanyikan ulang dengan aransemen baru pada karya-karya yang melegenda. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untukterus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintaibudaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsaadalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-perjalanan-waktu-melalui-musik-oleh-jakarta-musical-crew-jaksical/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-perjalanan-waktu-melalui-musik-oleh-jakarta-musical-crew-jaksical-hTBm4G.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191003T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191003T200000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031308Z
LAST-MODIFIED:20201022T075329Z
UID:36339-1570132800-1570132800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Indang di Festival Nan Jombang
DESCRIPTION:Perjalanan kesenian tradisi sangatlah bergantung kepada seniman tradisi itu sendiri. Peranan mereka sangatlah penting dan krusial dalam menjaga serta melestarikan kesenian tradisi. Mungkin merekalah yang disebut pahlawan tanpa tanda jasa yang sebenarnya. Sebab mereka tidak mengharapkan upah atau bayaran\, yang mereka harapkan hanyalah agar kesenian tradisi selalu terjaga keberadaannya. Untuk mengapresiasi keikhlasan mereka ini\, Nan Jombang Grup bersama komunitasnya Galombang Minangkabau memberikan mereka panggung untuk menampilkan kesenian tradisi yang mereka geluti di Festival Nan Jombang Tanggal 3 (FNJT3) agar dapat dikenali oleh masyarakat lebih luas lagi. Festival yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan menghadirkan Indang pada perhelatan FNJT3 mendatang. \nKesenian Indang ini akan dimainkan oleh grup Indang Padang Baru dari Nagari Lubuak Aluang Kabupaten Padang Pariaman. Didirikan sejak tahun 1963 oleh Ampuak atau yang lebih dikenal dengan Datuak Ayam\, grup ini telah malang melintang di berbagai iven kesenian tradisi di Indonesia. Saat ini grup indang Padang Baru ini dipimpin oleh anaknya yang bernama Pian yang dikenal dengan panggilan Pian Indang. \nDalam sejarahnya\, indang ini sendiri masih diperdebatkan asal usulnya di Minangkabau. Pian menjelaskan sedikit tentang asal usul Indang Pariaman ini\, "memang banyak masih ada perdebatan tentang asal mula kesenian tradisi ini. Kesenian ini sendiri turun dari aceh ke nagari Karan Aua Pariaman lalu turun lagi ke Nagari Rambai dan setelah itu baru menyebar ke berbagai nagari di Pariaman"\, terangnya. Pian sendiri tidak hanya sebagai pimpinan grup Indang Padang Baru\, namu beliau juga merupakan orang yang saat ini dituakan oleh seluruh seniman Indang di Pariaman. \nIndang merupakan kesenian yang sudah cukup lama keberadaannya di Minangkabau. Dalam permainannya pun sudah banyak mengalami perkembangan. Dahulunya kesenian ini sesuai dengan turunannya dari Aceh yang hanya bermain dalam satu jerong atau sudut yang berjajar. Namun dalam perkembangannya sekarang indang dimainkan dalam tiga jerong. Indang sendiri merupakan kesenian berbalas pantun antara satu jerong dengan jerong yang lain. Tema yang dihadirkan dalam pantun merupakan tema adat dan agama. Selayaknya kesenian salawat dulang\, indang juga seperti mencari tahu ilmu lawan nya. Mereka akan saling bertanya dalam pantun mereka antara satu jerong kepada jerong yang lainnya. Kesenian ini sendiri menggunakan instrument gendang kecil atau yang dikenal sebagai gandang rapa'i. \nUntuk mengetahui lebih lanjut dengan kesenian tradisi ini \, silahkan datang pada perhelatan FNJT3 pada 3 oktober 2019 mendatang. Festival ini akan dihelat di Ladang Tari Nan Jombang\, belakang perumahan Polda\, Balai Baru\, Padang pada pukul 20:00 WIB. \nInfo lebih lanjut\, silahkan menghubungi panitia :\nAngga Djamar : 0812 6616 716\nwww.nanjombangdance.id
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-indang-di-festival-nan-jombang/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-indang-di-festival-nan-jombang-6n6ZeG.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191002T100000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191031T000000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031313Z
LAST-MODIFIED:20201022T075334Z
UID:36347-1570010400-1572480000@indonesiakaya.com
SUMMARY:I AM INDONESIAN The Future : Aku dan Kain
DESCRIPTION:Oscar Lawalata mempersembahkan I AM INDONESIAN bersama Glenn Prasetya dan Senayan City pada tanggal 2 Oktober 2019 – 31 Oktober 2019 di Senayan City Jakarta. \nSebuah movement dalam perayaan keragaman budaya\, bertujuan untuk membangun rasa nasionalisme\, cinta budaya dan mengangkat keindahan nilai-nilai pluralisme. I AM INDONESIAN ke 4 kali ini mengangkat tema “Generation Next” mengajak 100 sosok anak bangsa yang menginspirasi\, yang dinarasikan melalui visual 100 kain nusantara dalam eksibisi kain Nusantara pertama di dalam mall\, dipresentasikan juga oleh 100 generasi muda bangsa secara digital. \nMengajak generasi muda Indonesia yang memiliki kekuatan penuh dalam menjalankan misi budaya dan meneruskan kelangsungan kisah kain Nusantara\, melalui I M INDONESIAN The Future: Aku dan Kain\, Oscar Lawalata dan Glenn Prasetya bersama Senayan City\, Bank Mandiri\, Bakti Budaya Djarum Foundation dan SONY\, bersama dalam misi meneruskan kisah kain Nusantara yang beragam\, agar terus tumbuh dan menjalar dari generasi ke generasi\, dalam ragam budaya dan kesatuan “Bhinneka Tunggal Ika”. \nSejalan dengan visi dan misi Oscar Lawalata\, Senayan City turut mendukung I AM INDONESIAN.  Menjadi bagian dalam perayaan Hari Batik Nasional di Senayan City\, movement ini diharapkan juga dapat menginspirasi pengunjung Senayan City untuk terus mencintai keindahan kain Nusantara. \nInfo lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nFeby 0813 1588 9669
URL:https://indonesiakaya.com/event/i-am-indonesian-the-future-aku-dan-kain/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/i-am-indonesian-the-future-aku-dan-kain-rVcxfa.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190929T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190929T190000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073714Z
LAST-MODIFIED:20201023T073714Z
UID:41616-1569783600-1569783600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pementasan Teater "Bulang Trang\, Nona" oleh Teater Pandora
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/pementasan-teater-bulang-trang-nona-oleh-teater-pandora/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/29-SEPT-300-x-450-REV1-0wcbJK.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190929T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190929T150000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073715Z
LAST-MODIFIED:20201023T073715Z
UID:41617-1569769200-1569769200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pementasan Teater "Bulang Trang\, Nona" oleh Teater Pandora
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/pementasan-teater-bulang-trang-nona-oleh-teater-pandora-2/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/29-SEPT-300-x-450-REV-arYovB.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190928T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190928T190000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031315Z
LAST-MODIFIED:20201022T075337Z
UID:36350-1569697200-1569697200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jagongan Wagen Edisi September 2019
DESCRIPTION:Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) bersama Bakti Budaya Djarum Foundation meneruskan investasi panjang dalam dukungan fasilitasi ruang presentasi karya seniman muda melalui program Jagongan Wagen. Pada edisi ke tujuh Jagongan Wagen di tahun ini\, PSBK menghadirkan peserta program residensi Seniman Pascaterampil. Fasilitasi akses studio penciptaan\, kuratorial dan produksi pementasan berlangsung di kompleks art center PSBK  sejak pertengahan Agustus 2019. Jagongan Wagen edisi September 2019 menampilkan judul Hajat Dalam Selimut pada tanggal 28 September 2019 di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK)\, Ds. Kembaran Rt. 04-05\, Tamantirto\, Kasihan\, Bantul\, Yogyakarta.\n \nSepuluh seniman dari peserta program Seniman Pascaterampil yang akan tampil pada Jagongan Wagen edisi September ini berasal dari disiplin seni yang berbeda-beda. Mereka adalah Candrani Yulis (Seniman Rupa)\, Chrisna Banyu (Seniman Rupa)\, Kurniaji Satoto (Seniman Teater)\, Miftahuddin Palannari (Seniman Teater)\, Riyanti Wisnu (Seniman Teater)\, Asmiati Sihite (seni rupa)\, Azwar Ahmad (media rekam)\, Briyan Farid Abdillah Arif (seni rupa)\, Muhrizul Gholy (seni teater)\, dan Theodora Melsasail (seni tari). \n \nHajat Dalam Selimut adalah sebuah pertunjukan yang digagas oleh para seniman sebagai respon atas kaburnya ruang privat dan ruang publik. Sehingga kedua ruang tersebut kehilangan perbedaannya secara tegas. Hari ini adalah contoh paling baik untuk mengetahui kaburnya batas ruang privasi atau ruang publik. Proses yang tidak lepas dari pemaknaan individu atas kebebasan\, batasan-batasan\, aturan-aturan\, atau kepentingan-kepentingan yang secara tersirat maupun tersurat dalam kedua ruang tersebut. Oleh karenanya\, mendedah term ‘tindakan/perilaku yang seharusnya’ dipilih\, menjadi pilihan hadir setiap kali kita menyikapi ruang publik adalah fokus dari presentasi seniman peserta program Seniman Pascaterampil PSBK 2019 dalam Jagongan Wagen kali ini.\n \nHajat merupakan perumpaan tentang perayaan atas kebebasan individu berekspresi; melancarkan sesuatu/perilaku. Sedangkan Dalam Selimut mewakili kondisi yang membendung kebebasan sekaligus mengandung batas-batas yang kemudian melahirkan usaha politis dari tiap individunya untuk bernegosiasi\, ber-tepa salira\, melawan\, atau bahkan menyalahgunakan. Para seniman mencoba untuk menimbang batas-batas privasi: mana yang harus dipertahankan dan mana yang harus disiarkan.\n \nJagongan Wagen kali ini akan menjadi cukup menarik karena mengangkat potret kehidupan kita sehari-hari dalam bermasyarakat\, penonton yang hadir dapat dengan mudah terhubung dengan gagasan yang akan disampaikan untuk kemudian dapat saling belajar.\n \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) \n \nMelanjutkan spirit maestro seni Indonesia Bagong Kussudiardja\, PSBK mewujudkan diri sebagai art center dengan misi mendukung pengembangan kreatif seniman dan masyarakat umum untuk terus terhubung pada nilai-nilai seni dan budaya\, keberlanjutannya\, dan penciptaan nilai-nilai budaya melalui seni. PSBK hadir sebagai laboratorium kreatif\, tempat berkumpul\, ruang presentasi karya seniman dari berbagai disiplin. PSBK menghadirkan karya seniman-seniman muda\, memfasilitasi riset-riset artistik dan pengembangan profesional\, dan merancang program-program untuk meningkatkan community engagement dan pengembangan jaringan melalui kesenian.\n \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja\nDs. Kembaran Rt.04-05\, Tamantirto\, Kasihan\, Bantul\, DIY\nTel./Fax.: +62(0)274/ 414-404\nWhatsapp : +62 82141416252\nEmail: media@psbk.or.id   Web: www.psbk.or.id\nFacebook: psbkjogja\nTwitter & Instagram: @psbk_jogja\nYoutube: media psbk
URL:https://indonesiakaya.com/event/jagongan-wagen-edisi-september-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/jagongan-wagen-edisi-september-2019-17kpKC.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190928T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190928T150000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073717Z
LAST-MODIFIED:20201023T073717Z
UID:41619-1569682800-1569682800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Hinggi oleh Harama
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/hinggi-oleh-harama/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/28-SEPT-300-x-450-CAJdvJ.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190927T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190928T000000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031314Z
LAST-MODIFIED:20201022T075335Z
UID:36348-1569614400-1569628800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kethoprak Conthong Yogyakarta Mempersembahkan Lakon "Jumenengan Kapindho"
DESCRIPTION:Konflik antara binatang tak jauh berbeda dengan konflik yang dialami manusia dimana kekuasaan dapat mengatur segalanya\, seperti Singa yang harus berhenti untuk memakan daging binatang lainnya atas perintah Kancil sebagai penguasanya. \nNamun semua itu adalah proses kehidupan di alam semesta ini\, dimana seseorang kadang harus melakukan kesalahan terlebih dahulu untuk menjadi seseorang yang benar. \nBagaimanakah kethoprak Conthong mengemas pesan tentang hidup kepada kita semua? \nSaksikan  “Jumenengan Kapindho” persembahan dari Kethoprak Conthong Yogyakarta bersama Bakti Budaya Djarum Foundation di Gedung Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta tanggal 27 dan 28 September 2019\, pukul 20.00 WIB. \nInformasi mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nTedjo Badut : +62-817-460-778 atau 087-845-600-148 
URL:https://indonesiakaya.com/event/kethoprak-conthong-yogyakarta-mempersembahkan-lakon-jumenengan-kapindho-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/kethoprak-conthong-yogyakarta-mempersembahkan-lakon-jumenengan-kapindho-7OBXOU.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190927T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190927T190000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073659Z
LAST-MODIFIED:20201023T073659Z
UID:41604-1569610800-1569610800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212158-CFRLz0.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190927T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190927T160000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073701Z
LAST-MODIFIED:20201023T073701Z
UID:41605-1569600000-1569600000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-2/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212157-mybigZ.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190927T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190927T000000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031119Z
LAST-MODIFIED:20201022T075318Z
UID:36173-1569542400-1569542400@indonesiakaya.com
SUMMARY:"Beralas Bumi\, Beratap Langit" Kisahkan Kehidupan dan Budaya Orang Rimba
DESCRIPTION:“Sejak bumi berdiri di mana kita berpijak  \nLangit selebar payung \nAdat nenek moyang kami hidup dan mati \nSudah seharusnya kami pelihara dan lestarikan \nHidup beralas bumi\, beratap langit \nIya\, kami adat rimba.” \nKalimat di atas merupakan sedikit cuplikan dari naskah bertajuk Beralas Bumi\, Beratap Langit persembahan Komunitas Panggung Bercerita yang diprakarsai Maudy Koesnaedi. Lakon yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini mengangkat cerita tentang kekayaan alam\, dan budaya Indonesia melalui sebuah narasi. Pementasan ini digelar selama dua hari yaitu\, pada Jumat\, 27 September 2019 dan Sabtu\, 28 September 2019 di Studio 7\, TVRI Senayan\, Jakarta.  \nDalam enam puluh menit\, Maudy Koesnaedi bercerita tentang perjalanan hidup orang rimba\, masyarakat adat yang masih tinggal di Taman Nasional Bukit Dua Belas\, Jambi dimana kehidupan mereka masih erat dengan hutan. Orang rimba percaya bahwa mulai dari dalam kandungan\, dilahirkan\, hingga kematian\, semuanya terikat dengan alam. Mereka pun percaya bahwa alam yang menghubungkan orang rimba dengan Tuhan. Kebudayaan orang rimba yang tercermin dalam kehidupan mereka dengan alam\, membentuk sebuah keseimbangan menjadi orang-orang yang beralas bumi\, beratap langit.  \n \nPementasan ini diisi oleh para pemain seperti Lutfi Ardiansyah\, Bobby Tanamas\, Audi Pratama\, Kiel Dharmawel\, Jagat Alfath Nusantara\, Fauzia Rahmatika\, Maudy Widitya\, dan menampilkan Maudy Koesnaedi sebagai narator. Pementasan ini juga didukung dengan tata busana garapan Teguh Yasa Abratama\, tata dialek oleh Jagat Alfath Nusantara\, tata artistik garapan Joko Kurnain\, tata cahaya besutan Aji Sangiaji dan diiringi musik yang ditata oleh Mia Ismi Halida dan Yesaya Samudra  serta dokumentasi Andi Kanemoto. Naskah yang ditulis oleh Kiel Dharmawel dan Faisal Syahreza ditampilkan secara indah di bawah Pimpinan Produksi Laura Althea\, dan dibawah arahan Sutradara Wawan Sofwan. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kethoprak-conthong-yogyakarta-mempersembahkan-lakon-jumenengan-kapindho/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/beralas-bumi-beratap-langit-kisahkan-kehidupan-dan-budaya-orang-rimba-ClFAwK.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190926T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190926T190000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073702Z
LAST-MODIFIED:20201023T073702Z
UID:41606-1569524400-1569524400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-3/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212156-Ijabpj.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190926T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190926T160000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073703Z
LAST-MODIFIED:20201023T073703Z
UID:41607-1569513600-1569513600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-4/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212155-1xk6HB.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190925T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190925T200000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031311Z
LAST-MODIFIED:20201022T075332Z
UID:36345-1569441600-1569441600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Teater Mandiri Menampilkan Lakon Berjudul "Peace"
DESCRIPTION:Merayakan HUT Proklamasi NKRI yang ke-74\, dengan dukungan Bakti Budaya Djarum Foundation\, Teater Mandiri menyelenggarakan perhelatan syukuran akbar\, dengan mempersembahkan serangkaian kegiatan\, yaitu : \nLomba Penampilan Drama Pendek di Galeri Indonesia Kaya\, Jakarta\, pada tanggal 17\,18\,19 September 2019. Lomba Drapen (drama pendek) memakai naskah yang khusus dibuat untuk panggung di Galeri Indonesia Kaya. \nPenerbitan buku hibah "Seribu Cermin" serta pementasan berjudul "Peace" dan lokakarya teater di Graha Bhakti Budaya\, Taman Ismail Marzuki Jakarta\, pada tanggal 25 September 2019. lakon “Peace” mengingatkan betapa pentingnya hidup damai dalam perbedaan\, karena perang hanya membawa malapetaka kehancuran. Sementara buku hibah Seribu Cermin adalah cerita- dan gagasan mini refleksi kehidupan yang merangsang untuk di samping tersenyum juga berpikir dan menjadi lebih "ngeh". Lokakarya akan mengambil tema "Bertolak Dari Yang Ada"\, untuk mengajak peserta mampu bekerja maksimal dalam kondisi yang ada\, sebagaimana dipesankan kearifan lokal "desa-kala-patra". \nSeluruh perhelatan ini mengingatkan betapa banyaknya sumber yang bisa digali dari apa yang kita miliki di Tanah Air\, asal kita mengapresiasinya secara kreatif. \nInformasi lebih lanjut : \nCahya : 0812 8038 8438\nRukoyah : 0857 1105 2022\nAnin : 0857 7167 3936
URL:https://indonesiakaya.com/event/teater-mandiri-menampilkan-lakon-berjudul-peace-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/teater-mandiri-menampilkan-lakon-berjudul-peace-kIROX1.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190925T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190925T190000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073704Z
LAST-MODIFIED:20201023T073704Z
UID:41608-1569438000-1569438000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-5/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212154-h6MyhM.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190925T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190925T160000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073705Z
LAST-MODIFIED:20201023T073705Z
UID:41609-1569427200-1569427200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-6/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212153-FXct9h.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190925T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190925T000000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031247Z
LAST-MODIFIED:20201022T075308Z
UID:36308-1569369600-1569369600@indonesiakaya.com
SUMMARY:"PRINGGGASELA"\, KECANTIKAN ALAM LOMBOK TIMUR DALAM BALUTAN BALIJAVA BY DENNY WIRAWAN
DESCRIPTION:Ketenangan dan keindahan alam di Lombok Timur\, Nusa Tenggara Barat menginspirasi desainer Denny Wirawan untuk menghasilkan Spring Summer 2019/2020 Collection terbarunya yang diluncurkan pada tanggal 25 September 2019 bertempat di Kembang Goela Restaurant\, Jakarta. Didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dan BCA\, koleksi bertajuk Pringgasela ini diambil dari nama sebuah desa di Lombok Timur dimana masyarakatnya yang hidup selaras dengan alam serta masih menjaga warisan budaya leluhur mereka berupa Wastra Tenun Sumba. \n“Kecintaan terhadap kain tradisional Indonesia dan semangat untuk membawa wastra nusantara ke panggung fashion ini kembali menyatukan Bakti Budaya Djarum Foundation bersama Denny Wirawan untuk mengangkat kain tradisional dengan sentuhan modern agar dapat diterima oleh lintas generasi\, khususnya generasi muda. Tenun Sundawa yang diangkat dalam koleksi terbaru ini lebih daripada selembar kain\, ia merupakan warisan budaya karena pada masa dulu\, seorang gadis harus membuat sebuah tenunan untuk calon suaminya dan juga bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup. Untuk menghasilkan selembar kain membutuhkan proses yang panjang\, untuk itu perlu diangkat ke panggung fashion agar semakin dapat dicintai dan menjadi tuan rumah di negara sendiri\,” ujar Renitasari Adrian\, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation. \n \nSalah satu jenis tenun Sumba yang diangkat oleh Denny Wirawan dalam koleksi terbarunya ini adalah tenun Sundawa dengan motifnya yang diilhami oleh alam. Kebanyakan motif wastra ini berbentuk garis lurus yang terinspirasi dari sungai yang banyak terdapat di Lombok Timur. Tenun yang berasal dari desa Pringgasela ini juga telah ditetapkan oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2018 dengan domain budaya Kemahiran dan Kerajinan Tradisional. \nKearifan lokal dan keindahan Tenun Sundawa dari Lombok Timur ini menggugah Denny Wirawan untuk mengolahnya menjadi baju Ready To Wear Deluxe dan Premium Collection. Hal ini juga merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Denny Wirawan untuk ikut secara aktif melestarikan warisan wastra Nusantara dengan melahirkan label Balijava sebagai lini busana siap pakai (prêt-à-porter) dan busana siap pakai madya (prêt-à-porter deluxe) yang menggunakan kain-kain Indonesia sejak 2008. \nTema Pringgasela ini juga diambil dari dua suku kata\, yaitu Pringga (Sansekerta : Pribadi) dan Sela (KBBI : ruang). “Selain karena memang menggunakan tenun Sundawa dari Desa Pringgasela\, saya ingin koleksi saya kali ini menjadi sesuatu yang bermakna serta memberi manfaat bagi setiap ruang pribadi\, baik itu pemakainya maupun untuk masyarakat di Lombok Timur\, khususnya di Desa Pringgasela. Ini merupakan langkah awal untuk mengenalkan tenun Sundawa kepada para pecinta mode dan mengembangkannya dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan motif tradisi yang menjadi identitasnya\,” ujar Denny Wirawan. \nUntuk menghasilkan kain tenun Sudawa berukuran 90 X 300 cm juga melalui proses panjang. Proses ini dimulai dari memintal kapas jadi benang\, kemudian mengurai benang kapas menjadi benang bola yang siap ditenun. Setelah itu\, benang dicelup dengan menggunakan warna alam\, kemudian benang diikat baru ditenun di atas alat tenun tradisional yang disebut Gedogan. \nTenun Sundawa ini juga selalu menggunakan warna dari alam\, seperti dari dedaunan atau kau-kayuan. Para pengrajin tenun menggunakan daun nila yang menghasilkan pasta indigo untuk warna biru muda\, ada juga kayu sejaraman yang menghasilkan warna coklat muda atau krem\, serta untuk menghasilkan warna hijau muda didapatkan dari daun dan bunga putri malu. Warna warni benang yang dihasilkan dari pewarna alam ini tidak menyolok atau calm\, sehingga menghasilkan kain tenun dengan warna pastel yang lembut\, elegan dan menawan. \n \nKoleksi terbarunya ini menampilkan 45 set look yang beragam dengan gaya etnik modern. Denny Wirawan menampilkan rancangan yang fresh\, modern dan edgy dipadu dengan embroidery yang menjadi inspirasi busana cocktail dan evening wear. Keseluruhan koleksinya kali ini juga menampilkan permainan tabrak corak khas Denny Wirawan dan menggunakan pakaian bertumpuk (layering) dan semuanya bisa dipadupadankan (mix and match).  \nPada peragaan busana ini\, Denny Wirawan turut menggandeng menggandeng E.P.A Jewelry by Eliana Putri Antonio untuk kreasi aksesori. Penampilan para model semakin mempesona dengan tata rias wajah dan rambut oleh Oscar Daniel dengan LT Pro Professional Makeup. \nDenny Wirawan adalah seorang designer yang telah meramaikan industri mode Indonesia selama 20 tahun dan meraih beragam prestasi dari sejumlah media dan ajang penghargaan fashion. Denny Wirawan dikenal dengan karya yang khas yaitu berkreasi dan berinovasi dengan melakukan tabrak beberapa motif (clash pattern) dalam satu look dengan konsep padu padan yang bertumpuk (layering). Koleksi Denny Wirawan gabungan antara seksi\, androgyny dan mewah.  \nKepedulian Denny Wirawan untuk ikut secara aktif melestarikan warisan wastra Nusantara telah membawa desainer papan atas ini melahirkan label Balijava sebagai lini busana siap pakai (prêt-à-porter) dan busana siap pakai madya (prêt-à-porter deluxe). Dalam koleksi lini etniknya ini\, Denny Wirawan banyak mengolah wastra Indonesia\, seperti batik\, jumputan (tie die)\, tenun (hand woven)\, dan ikat yang resmi hadir di tengah pecinta mode pada tahun 2008.  \nDi September 2015\, Denny Wirawan bersama Bakti Budaya Djarum Foundation untuk pertama kalinya menampilkan peragaan busana tunggal Balijava koleksi Batik Kudus yaitu koleksi ready to wear yang menggunakan materi Batik Kudus. Koleksi ini mendapat antusias dan respon positif dari masyarakat Indonesia mulai dari ulasan media hingga pecinta fashion. Hal ini pun yang membawa Balijava dengan koleksi Batik Kudus hadir di Fashion Gallery New York Fashion Week 2016. Mengenai koleksi Denny Wirawan dan Balijava dapat membuka www.dennywirawan.com dan www.balijava.id. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/teater-mandiri-menampilkan-lakon-berjudul-peace/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pringggasela-kecantikan-alam-lombok-timur-dalam-balutan-balijava-by-denny-wirawan-Mh0AOi.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190924T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190924T190000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073707Z
LAST-MODIFIED:20201023T073707Z
UID:41610-1569351600-1569351600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-7/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212152-Gh4vM7.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190924T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190924T160000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073708Z
LAST-MODIFIED:20201023T073708Z
UID:41611-1569340800-1569340800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-8/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212151-lSsXog.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190923T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190923T190000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073709Z
LAST-MODIFIED:20201023T073709Z
UID:41612-1569265200-1569265200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:Workshop berlangsung pada tanggal 23 – 27 September 2019 Pukul 19.00-21.00 serta akan  ada uji pentas pada Tanggal  28 September 2019 2019 Pukul 15.00
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-9/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212150-ZodGx4.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190923T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190923T160000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073710Z
LAST-MODIFIED:20201023T073710Z
UID:41613-1569254400-1569254400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:Workshop berlangsung pada tanggal 23 – 27 September 2019 Pukul 16.00-18.00 serta akan  ada uji pentas pada Tanggal  28 September 2019 2019 Pukul 15.00
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-10/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212149-XsUzJs.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190921T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190921T200000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031322Z
LAST-MODIFIED:20201022T075343Z
UID:36360-1569096000-1569096000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suluk Maleman Edisi September 2019
DESCRIPTION:Suluk Maleman adalah acara rutin bulanan yang dirancang sebagai ajang untuk silaturrahim\, tukar pikiran\, mengaji masalah-masalah yang dihadapi bangsa\, baik di tingkat lokal maupun nasional. Acara ini sejak awal digagas sebagai oase untuk merekatkan kembali ikatan kemanusiaan\, kemasyarakatan dan kebangsaan. \nTema Suluk Maleman kali ini Fathul Mubin (Kemenangan Nyata). Tema ini merupakan bagian keempat belas dari episode Taubat Nusantara\, Menjaga Nalar Bangsa\, yang akan diisi antara lain oleh Dr\, Abdul Jalil.  Kecuali membahas tema\, seperti biasa acara ini akan diselingi pagelaran musik oleh Orkes Puisi Sampak GusUran. \nKegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 September 2019\, pukul 20.00 WIB\, bertempat di Rumah Adab Indonesia Mulia\, Jalan P. Diponegoro No 94\, Pati. \nInfo lebih lanjut :\nWebsite: www.sulukmaleman.com\nFacebook: fb.com/sulukmaleman\nTwitter: @suluk_maleman\nInstagram: @sulukmaleman
URL:https://indonesiakaya.com/event/suluk-maleman-edisi-september-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/suluk-maleman-edisi-september-2019-gqXjqp.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190921T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190921T193000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031323Z
LAST-MODIFIED:20201022T075344Z
UID:36362-1569094200-1569094200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (FASBuK) Edisi September 2019
DESCRIPTION:Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation bekerja sama dengan Generasi Solidaritas Pemuda Poncol (GASPON) akan menggelar lawatan rutin sastra dan budaya. Kali ini menampilkan Pertunjukan Teater dan Diskusi bertema “POENDEN“ Sutradara Waryoto Giok di Lapangan Voli Gelora Gaspon Poncol\, Desa Blimbing Kidul Rt 06 / Rw 03 Kode Pos 59361 Kaliwungu Kudus\, pada hari Sabtu\, 21 September 2019\, pukul 19.30 WIB. \nPada edisi September panggung Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus akan menampilkan Teater Gaspon yang  menggarap naskah berjudul “Poenden”. Poenden seringkali disebutkan untuk makam orang yang dianggap mempunyai pengaruh besar sebagai cikal bakal sebuah desa\, poenden juga bisa dikatakan sebagai tempat keramat yang sangat dihormati.  \nNaskah yang akan dipentaskan ini menceritakan tentang makam mbah Werni yang ramai peziarah dari berbagai kalangan untuk bertirakat meminta berkah. Tetapi sebuah masalah datang\, ketika ada rencana penggusuran pemukiman termasuk pasarean keramat tersebut. \nSekilas tentang Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) \nBerdiri sejak 12 Januari 2009\, FASBuK adalah ruang kerja fisik dan pemikiran untuk mencipta inovasi serta varian sebuah paket kemasan kegiatan dalam bidang kesusasteraan dan kesenian lokal yang nantinya mampu menjadi asset atas keberagaman kebudayaan nasional dan dekat masyarakatnya sehingga tercapai ruang bersama untuk saling berbagi\, bertukar pikiran\, demi sebuah cita-cita luhur tumbuhnya nilai-nilai kesadaran manusia yang berbudaya. \nSecara rutin tiap bulannya FASBuK menggelar acara Sastra dan Seni Budaya yang meliputi Apresiasi sastra\, Sarasehan Budaya\, Pertunjukan Musik\, Tari dan Pementasan Drama/Teater\, dan sebagainya. \nUntuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi: \nForum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuk)\nKetua Badan Pekerja FASBuK :Arfin AM\nNo. Hp: +62 857 4259 8480\nEmail: fasbuk93@gmail.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-september-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-september-2019-SrHACh.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190921T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190921T150000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073719Z
LAST-MODIFIED:20201023T073719Z
UID:41620-1569078000-1569078000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Teater Tari "Cinta dan Kehilangan" oleh Yuyun Arfah
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/teater-tari-cinta-dan-kehilangan-oleh-yuyun-arfah/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/21-SEPT-300-x-4501-8GO1yE.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190920T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190921T000000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031335Z
LAST-MODIFIED:20240919T073905Z
UID:36380-1569009600-1569024000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Teater Tetas Pentas Adipati Karna\, Bayi di Aliran Sungai
DESCRIPTION:Teater Tetas akan kembali menggelar pertunjukan yang berbasis dari cerita wayang di Gedung Pertunjukan Gelanggang Remaja Jakarta Selatan\, Jalan Bulungan Blok C Nomor 1\, Kebayoran Baru\, pada 20 dan 21 September 2019 mulai pukul 20.00  WIB. Pentas ini terselenggara berkat dukungan Bakti Budaya Djarum Foundation\, London School of Public Relations\, Sewasewa.id\, dan Simpul Teater Jakarta Selatan (Sintesa). \nJudul pementasannya yakni Adipati Karna\, Bayi di Aliran Sungai\, yang bersumber dari karya AGS Arya Dipayana. Sutradaranya adalah Harris Syaus. Elly Lutan\, koreografer tari yang kini memimpin Deddy Lutan Dance Company\, bertindak sebagai penata gerak dan busana. Adapun dalang muda dan pemimpin Wayang Urban\, Nanang Hape\, menjadi penata musiknya. Penata artistik Sugeng Yeah dan penata cahaya Herry W. Nugroho. \nWerner Schulze\, guru besar emeritus dari Universitas Musik dan Seni Pertunjukan Wina\, Austria\, juga terlibat dalam proses produksi pementasan ini. Tetas dan Werner berkolaborasi untuk tur pentas di Eropa pada 2012 dan 2016\, serta berlanjut sampai sekarang. \nTema pentas budaya ini adalah kisah kehidupan Adipati Karna dari karya sastra wayang Mahabarata. Kisah ini ditulis kembali oleh AGS Arya Dipayana\, pendiri Tetas yang kini sudah almarhum\, dalam bahasa Indonesia dan menjadi sebuah naskah drama yang berjudul Bayi di Aliran Sungai. \nDalam cerita wayang Mahabarata dari India yang sudah mengalami banyak penyesuaian dalam tradisi di Nusantara sejak dulu kala\, Karna adalah anak Dewi Kunti\, ibu para Pandawa\, dari hubungan gelapnya dengan Batara Surya.  Untuk menutup aibnya\, bayi Karna itu dihanyutkan di aliran sungai dan kemudian ditemukan oleh sepasang suami istri. \nSetelah peristiwa pembuangan bayi itu berlalu sekian tahun lamanya\, pada suatu ketika di arena ujian ketangkasan murid-murid Durna\, muncullah seorang pemuda menantang Arjuna\, salah satu anggota keluarga Pandawa. Dialah Karna. Hati Dewi Kunti bergetar dengan kehadiran kesatria yang entah dari mana asalnya. \nKelompok Kurawa yang selama ini gelisah karena tidak memiliki kesatria ahli memanah setara Arjuna\, menjadi berbahagia dengan kehadiran seorang Karna. Selanjutnya\, Karna diangkat menjadi saudara oleh Prabu Duryudhana\, tetua Kurawa\, dan menempatkannya sebagai raja di Angga. Dengan demikian\, kekuatan pihak Kurawa menjadi bertambah bersama kehadiran Adipati Karna yang dianggap bisa mengimbangi kemampuan Arjuna. Dewi Kunti pun bertambah keresahannya. \nPada saat perang saudara itu semakin memungkinkan terjadi karena Prabu Duryudhana menolak untuk memberikan separuh Hastina ke pihak Pandawa\, sebagaimana yang diusulkan oleh Prabu Kresna. Bujukan Prabu Kresna dan Dewi Kunti  tidak bisa mengubah pendirian Adipati Karna yang telanjur kukuh untuk tetap berada dan berperang di pihak Kurawa. Perang Baratayudha pun terjadi dan jasadnya terbaring di padang Kurusetra. Dia dibunuh Arjuna. Adik dari rahim yang sama. \nTeater Tetas didirikan pada 30 September 1978 oleh mendiang AGS Arya Dipayana. Kelompok ini dikenal sebagai kelompok teater kontemporer yang kerap berangkat menyusun pertunjukkannya dari khasanah wayang. \nInfo lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nAnastasia : 0818 0701 3664
URL:https://indonesiakaya.com/event/toean-besar-program-indonesia-kita-tahun-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/teater-tetas-pentas-adipati-karna-bayi-di-aliran-sungai-cwpg8X.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190920T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190920T000000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031244Z
LAST-MODIFIED:20201022T075324Z
UID:36303-1568937600-1568937600@indonesiakaya.com
SUMMARY:"Toean Besar"\, Program Indonesia Kita Tahun 2019
DESCRIPTION:Program Indonesia Kita kembali memantaskan lakon terbarunya dengan tema Jalan Kebudayaan Jalan Kemanusiaan yang menjadi benang merah dari pentas-pentas yang diselenggarakan sepanjang tahun 2019 ini. Didukung Bakti Budaya Djarum Foundation\, Indonesia Kita mencoba merefleksikan tema ini melalui lakon Toean Besar yang dipentaskan pada 20 dan 21 September 2019 di Graha Bhakti Budaya\, Taman Ismail Marzuki\, Jakarta. \n“Ketika jalan kemanusiaan direfleksikan melalui pertunjukan Indonesia Kita\, maka semakin terasa relevan untuk mengajak\, menemukan dan menumbuhkan kembali kepekaan\, kesadaran dan kemanusiaan kita. Sebab seni pertunjukan sering diibaratkan seperti oase di tengah kegersangan. Indonesia Kita menghadirkan seni di antara masyarakat yang melampaui sekat dan batas-batas suku\, agama dan orientasi politik\,” ujar Butet Kartaredjasa\, penggagas Indonesia Kita. \n \nLakon Toean Besar mengisahkan kasak-kusuk yang sedang terjadi di dalam istana di sebuah negeri. Ada kabar beredar\, seseorang yang disebut-sebut sebagai ‘Toean Besar’ akan datang. Kabar ini membuat panik banyak orang\, dari bawahan sampai Kepala Istana dipenuhi kesibukan bercampur rasa penasaran. Toean Besar adalah seseorang dengan sosok yang misterius. Ada yang mengatakan\, Toean Besar adalah orang yang super kaya dan mau menggelontorkan modalnya untuk kepentingan rakyat. Ada pula yang menambahkan\, Toean Besar itu\, selain kaya raya\, juga ganteng dan bertubuh besar. \nMendengar namanya disebut saja\, sudah membuat banyak orang di lingkungan Istana sigap dan ingin mengambil kesempatan untuk bertemu\, meskipun hanya untuk berfoto bersama. Siapa sebenarnya Toean Besar\, tak ada yang benar-benar mengetahui. Namun kasak-kusuk yang berlangsung pada akhirnya memicu timbulnya sikap saling mempengaruhi dan perilaku juga ikut berubah. Bermacam intrik dan kekonyolan mulai terjadi. Untuk bisa bertemu Toean Besar\, ada yang mengubah penampilan agar status sosial meningkat\, ada pula yang nekat menyamar dan mengaku-aku dirinya sebagai Toean Besar.  \n“Ketika orang mulai mengubah diri\, tak hanya gaya dan penampilan\, tetapi identitas diri dan sikap juga berubah. Ada yang semula bermusuhan berubah menjadi berteman\, ada pula yang tadinya kompak\, tiba-tiba menikung begitu melihat peluang. Mereka akhirnya saling berbohong dan saling menipu. Lakon ini menggambarkan kejadian marak terjadi di masyarakat kita saat ini dimana banyak orang menghalalkan berbagai jalan untuk mencapai tujuannya sendiri. Meskipun demikian\, Indonesia Kita yang selalu membawa pesan: Jangan Kapok Menjadi Indonesia\,” ujar Agus Noor\, sutradara lakon ini. \nPementasan Toean Besar ini menampilkan para penari dari Josh Marcy Company yang diiringi Jakarta Street Music dengan penata musik Arie Pekar. Para pemain seperti Cak Lontong\, Marwoto\, Akbar\, Mucle\, Inaya Wahid\, Amie Ardhini\, Putri Minangsari\, Wisben\, Joned\, Boris Bokir\, Abdur Arsyad\, dan Joind Bayuwinanda akan sukses menghibur sekaligus mengajak penonton berpikir lebih dalam akan makna pementasan ini. \n \nAda yang spesial di lakon ini yaitu penampilan para wartawan dari beberapa media nasional yang ikut tampil dalam pentas Toean Besar ini\, seperti Al Sobry\, Benny Benke\, Budi Adiputro\, Dwi Sutarjanto\, dan Erin Metasari. Bersama aktor dan komedian\, para wartawan ini akan berkolaborasi dalam pentas ke-33 Indonesia Kita dengan arahan tim kreatif Butet Kartaredjasa\, Agus Noor\, Djaduk Ferianto\, Putu Fajar Arcana. \n“Dalam berbagai pementasannya\, Indonesia Kita senantiasa memberikan kontribusi untuk perkembangan ide\, cita-cita dan nilai kehidupan manusia melalui pementasan seni yang digelarnya. Pementasan kali ini spesial karena juga menampilkan beberapa rekan media yang sudah lama berproses dengan Galeri Indonesia Kaya melalui program Wayang Jurnalis yang dinaungi oleh Bakti Budaya Djarum Foundation. Melalui komunitas ini\, kami ingin agar rekan media memiliki pemahaman budaya khususnya seni pertunjukan dan merasakan langsung menjadi pelakon budaya. Semoga dengan kolaborasi bersama Indonesia Kita ini memberikan pengalaman berbeda\, baik bagi rekan media yang ikut dalam pementasan ini maupun para penonton\,” ujar Renitasari Adrian\, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/teater-tetas-mempersembahkan-lakon-berjudul-adipati-karna-bayi-di-aliran-sungai/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/toean-besar-program-indonesia-kita-tahun-20191-Pp2jnU.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190915T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190915T160000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201023T073711Z
LAST-MODIFIED:20201023T073711Z
UID:41614-1568563200-1568563200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pementasan Teater "Mati Konyol" Oleh Teater Moksa
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/pementasan-teater-mati-konyol-oleh-teater-moksa/
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/Banner-Mati-Konyol-HvB2JM.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190914T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190914T200000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031324Z
LAST-MODIFIED:20201022T075346Z
UID:36364-1568491200-1568491200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Wayang Orang Berjudul "Srikandi Kembar"
DESCRIPTION:Griya Budaya Titah Nareswari Surakarta didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation akan menyelenggarakan pertunjukan Wayang Orang berjudul Srikandi Kembar\, pada tanggal 14 September 2019\, bertempat di Lapangan Jatipuro\, Karanganyar\, Jawa Tengah. \nRasa dendam Dewi Mustakaweni atas gugurnya  Prabu Niwatawaca (ayahnya) di tangan Arjuna tak pernah padam. Tekadnya adalah membalas dendam untuk membinasakan Arjuna dengan semboyan "Utang pati nyaur pati" atau "kematian harus dibalas dengan kematian". Prabu Bumiloka kakak Mustakawenipun punya keinginan yang sama untuk balas dendam. Mustakaweni mulai menggunakan strategi untuk meringkihkan kekuatan pandawa. \nDengan kesaktiannya Dewi Mustakaweni berubah wujud menjadi Dewi Srikandi untuk meminjam pusaka Amarta Jamus Kalimasada kepada Dewi Drupadi dengan dalih atas perintah Prabu Puntadewa dan dia berhasil. Dewi Srikandi (asli) yang berjiwa prajurit mampu mencium gelagat jahat sang penyusup\, hingga dia berhasil mengejarnya. Dan bertemulah Srikandi dengan Srikandi palsu\, adu kesaktian tak bisa dihindarkan. \nInfo lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi :\nGatot Triyanto 0881 2858 277
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-wayang-orang-berjudul-srikandi-kembar-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-wayang-orang-berjudul-srikandi-kembar-rhmRNP.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190914T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191026T000000
DTSTAMP:20260406T204004
CREATED:20201022T031326Z
LAST-MODIFIED:20201022T075348Z
UID:36367-1568489400-1572048000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pameran Seni Rupa â€œSitus Peristiwa & Citraâ€
DESCRIPTION:Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) bersama Bakti Budaya Djarum Foundation meneruskan investasi panjang dalam dukungan fasilitasi ruang presentasi karya seniman muda melalui program Ruang Seni Rupa. Pada Ruang Seni Rupa edisi ke tiga ini\, PSBK akan menghadirkan arsip-arsip dokumentasi dan publikasi PSBK dari masa ke masa. Proses kuratorial dan produksi pameran berlangsung di kompleks art center PSBK  selama satu bulan sejak Agustus 2019. Pameran yang diberi tajuk “Situs Peristiwa & Citra” akan dibuka pada Sabtu\, 14 September 2019 dan berlangsung sampai 26 Oktober 2019.\n \nPSBK mengundang Prasetya Yudha D.S dan Kurnia Yaumil Fajar untuk melakukan residensi sebagai kurator dalam mewujudkan pameran “Situs Peristiwa & Citra”. Mereka diberi kesempatan untuk membaca arsip-arsip dokumentasi & publikasi PSBK untuk kemudian mereka dapat memberi konteks\, menyusun\, dan menampilkannya. Kehadiran mereka berdua sebagai kurator dalam pameran kali ini juga sebagai upaya PSBK membuka ruang belajar bagi kurator muda untuk mengasah daya kuratorial. Sehingga\, harapannya ruang ini tidak hanya terbatas sebagai ruang belajar bagi seniman-seniman muda untuk untuk berkarya dan berpameran\, namun juga dapat membuka potensi ruang belajar yang lebih luas\, dalam hal ini ruang belajar untuk kurator muda.\n \nSitus Peristiwa & Citra berupaya untuk menengok dan meraba sari dari pergerakan-pergerakan kecil PSBK dalam menjalani sirkuitnya sebagai sebuah ruang pendidikan kreatif berbasis seni yang terbuka dan cair bagi publik. Melalui ragam situs peristiwa dan citra\, pameran ini berharap bisa menjadi teropong kecil dalam menatap dan mendiskusikan pembelajaran seni ke depan.\n \nSejak berdirinya\, PSBK berhasrat menjadi ruang pendidikan kreatif berbasis seni yang berkehendak menelurkan insan seni yang dinamis\, peka\, dan kritis terhadap lingkungannya. Hasrat ini menjadi awal pegangan dalam menyelami arsip PSBK selama empat puluh tahun lebih.\n \nPameran arsip publikasi dan dokumentasi PSBK dari masa ke masa menempati posisi sebagai situs dari peristiwa yang sudah pernah terjadi di dalam ruang PSBK. Pada saat yang sama\, arsip tersebut juga sebagai situs atas citra yang selama ini mengejawantahkan diri melalui publikasi yang tersiar. Keduanya memiliki daya untuk memberikan kerangka\, informasi\, dan panduan untuk merumuskan hal yang akan dihadapi di masa depan. \n \nDokumentasi\, khususnya foto dan video memunculkan gagasan mengenai PSBK sebagai sebuah ruang yang cair. Ruang di mana segala peristiwa di dalamnya hidup dengan gerak\, gerakan\, dan pergerakan. Baik dalam menjalankan pendidikan kreatif di dalam maupun  upaya berkontribusi pada hal yang terjadi di luar. Situs citra berupa poster\, katalog\, potongan artikel\, dan buku program menjadi jejak representasi PSBK dari masa ke masa. Bagaimana gerak ruang dan peristiwa terartikulasikan melalui bahasa visual seperti corak\, tata letak\,  pemilihan warna\, tipografi yang secara tidak langsung mewakili zamannya sendiri. \n \nSelain pameran\, rangkaian agenda Ruang Seni Rupa “Situs Peristiwa & Citra” juga meliputi Creative Talk dan peluncuran aplikasi digital Augmented Reality (AR) yang akan digelar pada 3 Oktober 2019 bertepatan dengan HUT PSBK ke-41. Creative Talks akan menggali tentang peran Desain Komunikasi Visual di bidang seni & kebudayaan dengan mengundang narasumber yaitu Butet Kartaredjasa\, Ong Harry Wahyu\, Farid Stevy Asta\, dan Rizal Pamungkas. Creative Talk ini terbuka untuk masyarakat seni maupun umum yang tertarik dengan topik pembicaraan yang akan disampaikan. Sedangkan peluncuran aplikasi digital Augmented Reality (AR) akan menandai keberlanjutan inovasi PSBK dalam menyediakan akses seni pada masyarakat luas melalui media komunikasi baru.\n \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) \n \nMelanjutkan spirit maestro seni Indonesia Bagong Kussudiardja\, PSBK mewujudkan diri sebagai art center dengan misi mendukung pengembangan kreatif seniman dan masyarakat umum untuk terus terhubung pada nilai-nilai seni dan budaya\, keberlanjutannya\, dan penciptaan nilai-nilai budaya melalui seni. PSBK hadir sebagai laboratorium kreatif\, tempat berkumpul\, ruang presentasi karya seniman dari berbagai disiplin. PSBK menghadirkan karya seniman-seniman muda\, memfasilitasi riset-riset artistik dan pengembangan profesional\, dan merancang program-program untuk meningkatkan community engagement dan pengembangan jaringan melalui kesenian.\n \n \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja\nDs. Kembaran Rt.04-05\, Tamantirto\, Kasihan\, Bantul\, DIY\nTel./Fax.: +62(0)274/ 414-404\nWhatsapp : +62 82141416252\nEmail: media@psbk.or.id   Web: www.psbk.or.id\nFacebook: psbkjogja\nTwitter & Instagram: @psbk_jogja\nYoutube: media psbk
URL:https://indonesiakaya.com/event/pameran-seni-rupa-aeoesitus-peristiwa-citraae%c2%9d/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pameran-seni-rupa-situs-peristiwa-citra-EZiKQG.tmp_.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR