BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20180101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190923T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190923T160000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073710Z
LAST-MODIFIED:20201023T073710Z
UID:41613-1569254400-1569254400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:Workshop berlangsung pada tanggal 23 – 27 September 2019 Pukul 16.00-18.00 serta akan  ada uji pentas pada Tanggal  28 September 2019 2019 Pukul 15.00
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-10/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212149-XsUzJs.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190923T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190923T190000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073709Z
LAST-MODIFIED:20201023T073709Z
UID:41612-1569265200-1569265200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:Workshop berlangsung pada tanggal 23 – 27 September 2019 Pukul 19.00-21.00 serta akan  ada uji pentas pada Tanggal  28 September 2019 2019 Pukul 15.00
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-9/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212150-ZodGx4.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190924T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190924T160000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073708Z
LAST-MODIFIED:20201023T073708Z
UID:41611-1569340800-1569340800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-8/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212151-lSsXog.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190924T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190924T190000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073707Z
LAST-MODIFIED:20201023T073707Z
UID:41610-1569351600-1569351600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-7/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212152-Gh4vM7.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190925T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190925T000000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031247Z
LAST-MODIFIED:20201022T075308Z
UID:36308-1569369600-1569369600@indonesiakaya.com
SUMMARY:"PRINGGGASELA"\, KECANTIKAN ALAM LOMBOK TIMUR DALAM BALUTAN BALIJAVA BY DENNY WIRAWAN
DESCRIPTION:Ketenangan dan keindahan alam di Lombok Timur\, Nusa Tenggara Barat menginspirasi desainer Denny Wirawan untuk menghasilkan Spring Summer 2019/2020 Collection terbarunya yang diluncurkan pada tanggal 25 September 2019 bertempat di Kembang Goela Restaurant\, Jakarta. Didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dan BCA\, koleksi bertajuk Pringgasela ini diambil dari nama sebuah desa di Lombok Timur dimana masyarakatnya yang hidup selaras dengan alam serta masih menjaga warisan budaya leluhur mereka berupa Wastra Tenun Sumba. \n“Kecintaan terhadap kain tradisional Indonesia dan semangat untuk membawa wastra nusantara ke panggung fashion ini kembali menyatukan Bakti Budaya Djarum Foundation bersama Denny Wirawan untuk mengangkat kain tradisional dengan sentuhan modern agar dapat diterima oleh lintas generasi\, khususnya generasi muda. Tenun Sundawa yang diangkat dalam koleksi terbaru ini lebih daripada selembar kain\, ia merupakan warisan budaya karena pada masa dulu\, seorang gadis harus membuat sebuah tenunan untuk calon suaminya dan juga bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup. Untuk menghasilkan selembar kain membutuhkan proses yang panjang\, untuk itu perlu diangkat ke panggung fashion agar semakin dapat dicintai dan menjadi tuan rumah di negara sendiri\,” ujar Renitasari Adrian\, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation. \n \nSalah satu jenis tenun Sumba yang diangkat oleh Denny Wirawan dalam koleksi terbarunya ini adalah tenun Sundawa dengan motifnya yang diilhami oleh alam. Kebanyakan motif wastra ini berbentuk garis lurus yang terinspirasi dari sungai yang banyak terdapat di Lombok Timur. Tenun yang berasal dari desa Pringgasela ini juga telah ditetapkan oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2018 dengan domain budaya Kemahiran dan Kerajinan Tradisional. \nKearifan lokal dan keindahan Tenun Sundawa dari Lombok Timur ini menggugah Denny Wirawan untuk mengolahnya menjadi baju Ready To Wear Deluxe dan Premium Collection. Hal ini juga merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Denny Wirawan untuk ikut secara aktif melestarikan warisan wastra Nusantara dengan melahirkan label Balijava sebagai lini busana siap pakai (prêt-à-porter) dan busana siap pakai madya (prêt-à-porter deluxe) yang menggunakan kain-kain Indonesia sejak 2008. \nTema Pringgasela ini juga diambil dari dua suku kata\, yaitu Pringga (Sansekerta : Pribadi) dan Sela (KBBI : ruang). “Selain karena memang menggunakan tenun Sundawa dari Desa Pringgasela\, saya ingin koleksi saya kali ini menjadi sesuatu yang bermakna serta memberi manfaat bagi setiap ruang pribadi\, baik itu pemakainya maupun untuk masyarakat di Lombok Timur\, khususnya di Desa Pringgasela. Ini merupakan langkah awal untuk mengenalkan tenun Sundawa kepada para pecinta mode dan mengembangkannya dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan motif tradisi yang menjadi identitasnya\,” ujar Denny Wirawan. \nUntuk menghasilkan kain tenun Sudawa berukuran 90 X 300 cm juga melalui proses panjang. Proses ini dimulai dari memintal kapas jadi benang\, kemudian mengurai benang kapas menjadi benang bola yang siap ditenun. Setelah itu\, benang dicelup dengan menggunakan warna alam\, kemudian benang diikat baru ditenun di atas alat tenun tradisional yang disebut Gedogan. \nTenun Sundawa ini juga selalu menggunakan warna dari alam\, seperti dari dedaunan atau kau-kayuan. Para pengrajin tenun menggunakan daun nila yang menghasilkan pasta indigo untuk warna biru muda\, ada juga kayu sejaraman yang menghasilkan warna coklat muda atau krem\, serta untuk menghasilkan warna hijau muda didapatkan dari daun dan bunga putri malu. Warna warni benang yang dihasilkan dari pewarna alam ini tidak menyolok atau calm\, sehingga menghasilkan kain tenun dengan warna pastel yang lembut\, elegan dan menawan. \n \nKoleksi terbarunya ini menampilkan 45 set look yang beragam dengan gaya etnik modern. Denny Wirawan menampilkan rancangan yang fresh\, modern dan edgy dipadu dengan embroidery yang menjadi inspirasi busana cocktail dan evening wear. Keseluruhan koleksinya kali ini juga menampilkan permainan tabrak corak khas Denny Wirawan dan menggunakan pakaian bertumpuk (layering) dan semuanya bisa dipadupadankan (mix and match).  \nPada peragaan busana ini\, Denny Wirawan turut menggandeng menggandeng E.P.A Jewelry by Eliana Putri Antonio untuk kreasi aksesori. Penampilan para model semakin mempesona dengan tata rias wajah dan rambut oleh Oscar Daniel dengan LT Pro Professional Makeup. \nDenny Wirawan adalah seorang designer yang telah meramaikan industri mode Indonesia selama 20 tahun dan meraih beragam prestasi dari sejumlah media dan ajang penghargaan fashion. Denny Wirawan dikenal dengan karya yang khas yaitu berkreasi dan berinovasi dengan melakukan tabrak beberapa motif (clash pattern) dalam satu look dengan konsep padu padan yang bertumpuk (layering). Koleksi Denny Wirawan gabungan antara seksi\, androgyny dan mewah.  \nKepedulian Denny Wirawan untuk ikut secara aktif melestarikan warisan wastra Nusantara telah membawa desainer papan atas ini melahirkan label Balijava sebagai lini busana siap pakai (prêt-à-porter) dan busana siap pakai madya (prêt-à-porter deluxe). Dalam koleksi lini etniknya ini\, Denny Wirawan banyak mengolah wastra Indonesia\, seperti batik\, jumputan (tie die)\, tenun (hand woven)\, dan ikat yang resmi hadir di tengah pecinta mode pada tahun 2008.  \nDi September 2015\, Denny Wirawan bersama Bakti Budaya Djarum Foundation untuk pertama kalinya menampilkan peragaan busana tunggal Balijava koleksi Batik Kudus yaitu koleksi ready to wear yang menggunakan materi Batik Kudus. Koleksi ini mendapat antusias dan respon positif dari masyarakat Indonesia mulai dari ulasan media hingga pecinta fashion. Hal ini pun yang membawa Balijava dengan koleksi Batik Kudus hadir di Fashion Gallery New York Fashion Week 2016. Mengenai koleksi Denny Wirawan dan Balijava dapat membuka www.dennywirawan.com dan www.balijava.id. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/teater-mandiri-menampilkan-lakon-berjudul-peace/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pringggasela-kecantikan-alam-lombok-timur-dalam-balutan-balijava-by-denny-wirawan-Mh0AOi.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190925T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190925T160000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073705Z
LAST-MODIFIED:20201023T073705Z
UID:41609-1569427200-1569427200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-6/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212153-FXct9h.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190925T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190925T190000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073704Z
LAST-MODIFIED:20201023T073704Z
UID:41608-1569438000-1569438000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-5/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212154-h6MyhM.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190925T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190925T200000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031311Z
LAST-MODIFIED:20201022T075332Z
UID:36345-1569441600-1569441600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Teater Mandiri Menampilkan Lakon Berjudul "Peace"
DESCRIPTION:Merayakan HUT Proklamasi NKRI yang ke-74\, dengan dukungan Bakti Budaya Djarum Foundation\, Teater Mandiri menyelenggarakan perhelatan syukuran akbar\, dengan mempersembahkan serangkaian kegiatan\, yaitu : \nLomba Penampilan Drama Pendek di Galeri Indonesia Kaya\, Jakarta\, pada tanggal 17\,18\,19 September 2019. Lomba Drapen (drama pendek) memakai naskah yang khusus dibuat untuk panggung di Galeri Indonesia Kaya. \nPenerbitan buku hibah "Seribu Cermin" serta pementasan berjudul "Peace" dan lokakarya teater di Graha Bhakti Budaya\, Taman Ismail Marzuki Jakarta\, pada tanggal 25 September 2019. lakon “Peace” mengingatkan betapa pentingnya hidup damai dalam perbedaan\, karena perang hanya membawa malapetaka kehancuran. Sementara buku hibah Seribu Cermin adalah cerita- dan gagasan mini refleksi kehidupan yang merangsang untuk di samping tersenyum juga berpikir dan menjadi lebih "ngeh". Lokakarya akan mengambil tema "Bertolak Dari Yang Ada"\, untuk mengajak peserta mampu bekerja maksimal dalam kondisi yang ada\, sebagaimana dipesankan kearifan lokal "desa-kala-patra". \nSeluruh perhelatan ini mengingatkan betapa banyaknya sumber yang bisa digali dari apa yang kita miliki di Tanah Air\, asal kita mengapresiasinya secara kreatif. \nInformasi lebih lanjut : \nCahya : 0812 8038 8438\nRukoyah : 0857 1105 2022\nAnin : 0857 7167 3936
URL:https://indonesiakaya.com/event/teater-mandiri-menampilkan-lakon-berjudul-peace-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/teater-mandiri-menampilkan-lakon-berjudul-peace-kIROX1.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190926T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190926T160000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073703Z
LAST-MODIFIED:20201023T073703Z
UID:41607-1569513600-1569513600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-4/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212155-1xk6HB.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190926T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190926T190000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073702Z
LAST-MODIFIED:20201023T073702Z
UID:41606-1569524400-1569524400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-3/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212156-Ijabpj.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190927T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190927T000000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031119Z
LAST-MODIFIED:20201022T075318Z
UID:36173-1569542400-1569542400@indonesiakaya.com
SUMMARY:"Beralas Bumi\, Beratap Langit" Kisahkan Kehidupan dan Budaya Orang Rimba
DESCRIPTION:“Sejak bumi berdiri di mana kita berpijak  \nLangit selebar payung \nAdat nenek moyang kami hidup dan mati \nSudah seharusnya kami pelihara dan lestarikan \nHidup beralas bumi\, beratap langit \nIya\, kami adat rimba.” \nKalimat di atas merupakan sedikit cuplikan dari naskah bertajuk Beralas Bumi\, Beratap Langit persembahan Komunitas Panggung Bercerita yang diprakarsai Maudy Koesnaedi. Lakon yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini mengangkat cerita tentang kekayaan alam\, dan budaya Indonesia melalui sebuah narasi. Pementasan ini digelar selama dua hari yaitu\, pada Jumat\, 27 September 2019 dan Sabtu\, 28 September 2019 di Studio 7\, TVRI Senayan\, Jakarta.  \nDalam enam puluh menit\, Maudy Koesnaedi bercerita tentang perjalanan hidup orang rimba\, masyarakat adat yang masih tinggal di Taman Nasional Bukit Dua Belas\, Jambi dimana kehidupan mereka masih erat dengan hutan. Orang rimba percaya bahwa mulai dari dalam kandungan\, dilahirkan\, hingga kematian\, semuanya terikat dengan alam. Mereka pun percaya bahwa alam yang menghubungkan orang rimba dengan Tuhan. Kebudayaan orang rimba yang tercermin dalam kehidupan mereka dengan alam\, membentuk sebuah keseimbangan menjadi orang-orang yang beralas bumi\, beratap langit.  \n \nPementasan ini diisi oleh para pemain seperti Lutfi Ardiansyah\, Bobby Tanamas\, Audi Pratama\, Kiel Dharmawel\, Jagat Alfath Nusantara\, Fauzia Rahmatika\, Maudy Widitya\, dan menampilkan Maudy Koesnaedi sebagai narator. Pementasan ini juga didukung dengan tata busana garapan Teguh Yasa Abratama\, tata dialek oleh Jagat Alfath Nusantara\, tata artistik garapan Joko Kurnain\, tata cahaya besutan Aji Sangiaji dan diiringi musik yang ditata oleh Mia Ismi Halida dan Yesaya Samudra  serta dokumentasi Andi Kanemoto. Naskah yang ditulis oleh Kiel Dharmawel dan Faisal Syahreza ditampilkan secara indah di bawah Pimpinan Produksi Laura Althea\, dan dibawah arahan Sutradara Wawan Sofwan. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kethoprak-conthong-yogyakarta-mempersembahkan-lakon-jumenengan-kapindho/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/beralas-bumi-beratap-langit-kisahkan-kehidupan-dan-budaya-orang-rimba-ClFAwK.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190927T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190927T160000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073701Z
LAST-MODIFIED:20201023T073701Z
UID:41605-1569600000-1569600000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua-2/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212157-mybigZ.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190927T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190927T190000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073659Z
LAST-MODIFIED:20201023T073659Z
UID:41604-1569610800-1569610800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Tari Pangkur Sagu oleh Sanggar Nayak Papua
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tari-pangkur-sagu-oleh-sanggar-nayak-papua/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212158-CFRLz0.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190927T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190928T000000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031314Z
LAST-MODIFIED:20201022T075335Z
UID:36348-1569614400-1569628800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kethoprak Conthong Yogyakarta Mempersembahkan Lakon "Jumenengan Kapindho"
DESCRIPTION:Konflik antara binatang tak jauh berbeda dengan konflik yang dialami manusia dimana kekuasaan dapat mengatur segalanya\, seperti Singa yang harus berhenti untuk memakan daging binatang lainnya atas perintah Kancil sebagai penguasanya. \nNamun semua itu adalah proses kehidupan di alam semesta ini\, dimana seseorang kadang harus melakukan kesalahan terlebih dahulu untuk menjadi seseorang yang benar. \nBagaimanakah kethoprak Conthong mengemas pesan tentang hidup kepada kita semua? \nSaksikan  “Jumenengan Kapindho” persembahan dari Kethoprak Conthong Yogyakarta bersama Bakti Budaya Djarum Foundation di Gedung Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta tanggal 27 dan 28 September 2019\, pukul 20.00 WIB. \nInformasi mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nTedjo Badut : +62-817-460-778 atau 087-845-600-148 
URL:https://indonesiakaya.com/event/kethoprak-conthong-yogyakarta-mempersembahkan-lakon-jumenengan-kapindho-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/kethoprak-conthong-yogyakarta-mempersembahkan-lakon-jumenengan-kapindho-7OBXOU.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190928T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190928T150000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073717Z
LAST-MODIFIED:20201023T073717Z
UID:41619-1569682800-1569682800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Hinggi oleh Harama
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/hinggi-oleh-harama/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/28-SEPT-300-x-450-CAJdvJ.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190928T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190928T190000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031315Z
LAST-MODIFIED:20201022T075337Z
UID:36350-1569697200-1569697200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jagongan Wagen Edisi September 2019
DESCRIPTION:Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) bersama Bakti Budaya Djarum Foundation meneruskan investasi panjang dalam dukungan fasilitasi ruang presentasi karya seniman muda melalui program Jagongan Wagen. Pada edisi ke tujuh Jagongan Wagen di tahun ini\, PSBK menghadirkan peserta program residensi Seniman Pascaterampil. Fasilitasi akses studio penciptaan\, kuratorial dan produksi pementasan berlangsung di kompleks art center PSBK  sejak pertengahan Agustus 2019. Jagongan Wagen edisi September 2019 menampilkan judul Hajat Dalam Selimut pada tanggal 28 September 2019 di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK)\, Ds. Kembaran Rt. 04-05\, Tamantirto\, Kasihan\, Bantul\, Yogyakarta.\n \nSepuluh seniman dari peserta program Seniman Pascaterampil yang akan tampil pada Jagongan Wagen edisi September ini berasal dari disiplin seni yang berbeda-beda. Mereka adalah Candrani Yulis (Seniman Rupa)\, Chrisna Banyu (Seniman Rupa)\, Kurniaji Satoto (Seniman Teater)\, Miftahuddin Palannari (Seniman Teater)\, Riyanti Wisnu (Seniman Teater)\, Asmiati Sihite (seni rupa)\, Azwar Ahmad (media rekam)\, Briyan Farid Abdillah Arif (seni rupa)\, Muhrizul Gholy (seni teater)\, dan Theodora Melsasail (seni tari). \n \nHajat Dalam Selimut adalah sebuah pertunjukan yang digagas oleh para seniman sebagai respon atas kaburnya ruang privat dan ruang publik. Sehingga kedua ruang tersebut kehilangan perbedaannya secara tegas. Hari ini adalah contoh paling baik untuk mengetahui kaburnya batas ruang privasi atau ruang publik. Proses yang tidak lepas dari pemaknaan individu atas kebebasan\, batasan-batasan\, aturan-aturan\, atau kepentingan-kepentingan yang secara tersirat maupun tersurat dalam kedua ruang tersebut. Oleh karenanya\, mendedah term ‘tindakan/perilaku yang seharusnya’ dipilih\, menjadi pilihan hadir setiap kali kita menyikapi ruang publik adalah fokus dari presentasi seniman peserta program Seniman Pascaterampil PSBK 2019 dalam Jagongan Wagen kali ini.\n \nHajat merupakan perumpaan tentang perayaan atas kebebasan individu berekspresi; melancarkan sesuatu/perilaku. Sedangkan Dalam Selimut mewakili kondisi yang membendung kebebasan sekaligus mengandung batas-batas yang kemudian melahirkan usaha politis dari tiap individunya untuk bernegosiasi\, ber-tepa salira\, melawan\, atau bahkan menyalahgunakan. Para seniman mencoba untuk menimbang batas-batas privasi: mana yang harus dipertahankan dan mana yang harus disiarkan.\n \nJagongan Wagen kali ini akan menjadi cukup menarik karena mengangkat potret kehidupan kita sehari-hari dalam bermasyarakat\, penonton yang hadir dapat dengan mudah terhubung dengan gagasan yang akan disampaikan untuk kemudian dapat saling belajar.\n \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) \n \nMelanjutkan spirit maestro seni Indonesia Bagong Kussudiardja\, PSBK mewujudkan diri sebagai art center dengan misi mendukung pengembangan kreatif seniman dan masyarakat umum untuk terus terhubung pada nilai-nilai seni dan budaya\, keberlanjutannya\, dan penciptaan nilai-nilai budaya melalui seni. PSBK hadir sebagai laboratorium kreatif\, tempat berkumpul\, ruang presentasi karya seniman dari berbagai disiplin. PSBK menghadirkan karya seniman-seniman muda\, memfasilitasi riset-riset artistik dan pengembangan profesional\, dan merancang program-program untuk meningkatkan community engagement dan pengembangan jaringan melalui kesenian.\n \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja\nDs. Kembaran Rt.04-05\, Tamantirto\, Kasihan\, Bantul\, DIY\nTel./Fax.: +62(0)274/ 414-404\nWhatsapp : +62 82141416252\nEmail: media@psbk.or.id   Web: www.psbk.or.id\nFacebook: psbkjogja\nTwitter & Instagram: @psbk_jogja\nYoutube: media psbk
URL:https://indonesiakaya.com/event/jagongan-wagen-edisi-september-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/jagongan-wagen-edisi-september-2019-17kpKC.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190929T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190929T150000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073715Z
LAST-MODIFIED:20201023T073715Z
UID:41617-1569769200-1569769200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pementasan Teater "Bulang Trang\, Nona" oleh Teater Pandora
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/pementasan-teater-bulang-trang-nona-oleh-teater-pandora-2/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/29-SEPT-300-x-450-REV-arYovB.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190929T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190929T190000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073714Z
LAST-MODIFIED:20201023T073714Z
UID:41616-1569783600-1569783600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pementasan Teater "Bulang Trang\, Nona" oleh Teater Pandora
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/pementasan-teater-bulang-trang-nona-oleh-teater-pandora/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/29-SEPT-300-x-450-REV1-0wcbJK.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191002T100000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191031T000000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031313Z
LAST-MODIFIED:20201022T075334Z
UID:36347-1570010400-1572480000@indonesiakaya.com
SUMMARY:I AM INDONESIAN The Future : Aku dan Kain
DESCRIPTION:Oscar Lawalata mempersembahkan I AM INDONESIAN bersama Glenn Prasetya dan Senayan City pada tanggal 2 Oktober 2019 – 31 Oktober 2019 di Senayan City Jakarta. \nSebuah movement dalam perayaan keragaman budaya\, bertujuan untuk membangun rasa nasionalisme\, cinta budaya dan mengangkat keindahan nilai-nilai pluralisme. I AM INDONESIAN ke 4 kali ini mengangkat tema “Generation Next” mengajak 100 sosok anak bangsa yang menginspirasi\, yang dinarasikan melalui visual 100 kain nusantara dalam eksibisi kain Nusantara pertama di dalam mall\, dipresentasikan juga oleh 100 generasi muda bangsa secara digital. \nMengajak generasi muda Indonesia yang memiliki kekuatan penuh dalam menjalankan misi budaya dan meneruskan kelangsungan kisah kain Nusantara\, melalui I M INDONESIAN The Future: Aku dan Kain\, Oscar Lawalata dan Glenn Prasetya bersama Senayan City\, Bank Mandiri\, Bakti Budaya Djarum Foundation dan SONY\, bersama dalam misi meneruskan kisah kain Nusantara yang beragam\, agar terus tumbuh dan menjalar dari generasi ke generasi\, dalam ragam budaya dan kesatuan “Bhinneka Tunggal Ika”. \nSejalan dengan visi dan misi Oscar Lawalata\, Senayan City turut mendukung I AM INDONESIAN.  Menjadi bagian dalam perayaan Hari Batik Nasional di Senayan City\, movement ini diharapkan juga dapat menginspirasi pengunjung Senayan City untuk terus mencintai keindahan kain Nusantara. \nInfo lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nFeby 0813 1588 9669
URL:https://indonesiakaya.com/event/i-am-indonesian-the-future-aku-dan-kain/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/i-am-indonesian-the-future-aku-dan-kain-rVcxfa.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191003T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191003T200000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031308Z
LAST-MODIFIED:20201022T075329Z
UID:36339-1570132800-1570132800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Indang di Festival Nan Jombang
DESCRIPTION:Perjalanan kesenian tradisi sangatlah bergantung kepada seniman tradisi itu sendiri. Peranan mereka sangatlah penting dan krusial dalam menjaga serta melestarikan kesenian tradisi. Mungkin merekalah yang disebut pahlawan tanpa tanda jasa yang sebenarnya. Sebab mereka tidak mengharapkan upah atau bayaran\, yang mereka harapkan hanyalah agar kesenian tradisi selalu terjaga keberadaannya. Untuk mengapresiasi keikhlasan mereka ini\, Nan Jombang Grup bersama komunitasnya Galombang Minangkabau memberikan mereka panggung untuk menampilkan kesenian tradisi yang mereka geluti di Festival Nan Jombang Tanggal 3 (FNJT3) agar dapat dikenali oleh masyarakat lebih luas lagi. Festival yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan menghadirkan Indang pada perhelatan FNJT3 mendatang. \nKesenian Indang ini akan dimainkan oleh grup Indang Padang Baru dari Nagari Lubuak Aluang Kabupaten Padang Pariaman. Didirikan sejak tahun 1963 oleh Ampuak atau yang lebih dikenal dengan Datuak Ayam\, grup ini telah malang melintang di berbagai iven kesenian tradisi di Indonesia. Saat ini grup indang Padang Baru ini dipimpin oleh anaknya yang bernama Pian yang dikenal dengan panggilan Pian Indang. \nDalam sejarahnya\, indang ini sendiri masih diperdebatkan asal usulnya di Minangkabau. Pian menjelaskan sedikit tentang asal usul Indang Pariaman ini\, "memang banyak masih ada perdebatan tentang asal mula kesenian tradisi ini. Kesenian ini sendiri turun dari aceh ke nagari Karan Aua Pariaman lalu turun lagi ke Nagari Rambai dan setelah itu baru menyebar ke berbagai nagari di Pariaman"\, terangnya. Pian sendiri tidak hanya sebagai pimpinan grup Indang Padang Baru\, namu beliau juga merupakan orang yang saat ini dituakan oleh seluruh seniman Indang di Pariaman. \nIndang merupakan kesenian yang sudah cukup lama keberadaannya di Minangkabau. Dalam permainannya pun sudah banyak mengalami perkembangan. Dahulunya kesenian ini sesuai dengan turunannya dari Aceh yang hanya bermain dalam satu jerong atau sudut yang berjajar. Namun dalam perkembangannya sekarang indang dimainkan dalam tiga jerong. Indang sendiri merupakan kesenian berbalas pantun antara satu jerong dengan jerong yang lain. Tema yang dihadirkan dalam pantun merupakan tema adat dan agama. Selayaknya kesenian salawat dulang\, indang juga seperti mencari tahu ilmu lawan nya. Mereka akan saling bertanya dalam pantun mereka antara satu jerong kepada jerong yang lainnya. Kesenian ini sendiri menggunakan instrument gendang kecil atau yang dikenal sebagai gandang rapa'i. \nUntuk mengetahui lebih lanjut dengan kesenian tradisi ini \, silahkan datang pada perhelatan FNJT3 pada 3 oktober 2019 mendatang. Festival ini akan dihelat di Ladang Tari Nan Jombang\, belakang perumahan Polda\, Balai Baru\, Padang pada pukul 20:00 WIB. \nInfo lebih lanjut\, silahkan menghubungi panitia :\nAngga Djamar : 0812 6616 716\nwww.nanjombangdance.id
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-indang-di-festival-nan-jombang/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-indang-di-festival-nan-jombang-6n6ZeG.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191005T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191005T000000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031131Z
LAST-MODIFIED:20201022T075146Z
UID:36191-1570233600-1570233600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Perjalanan Waktu Melalui Musik oleh Jakarta Musical Crew (Jaksical)
DESCRIPTION:Komunitas Jakarta Musical Crew atau singkatnya Jaksical adalah komunitas inovatif yang bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan kesadaran teater musikal sambil memenuhi kebutuhan informasi tentang teater musikal bagi para penggemar musik. Jaksical kembali dengan konser tahunan mereka yang menampilkan lagu-lagu hits terbesar dan klasik Broadway\, dengan tajuk Journey Through Time (JTT3): A Musical Expedition. Berjalan dengan dua pertunjukan pada tanggal 5 Oktober 2019\, di ICE PALACE\, Lotte Shopping Avenue Kuningan\, Jakarta. \nUntuk konser ketiga mereka ini\, JAKSICAL memilih untuk menampilkan sekelompok pemain yang jumlahnya lebih kecil dibandingkan dengan ansambel tahun lalu. JTT3 menampilkan lagu-lagu dari musikal termasuk hits saat ini dari Come From Away\, Once on This Island\, dan Anastasia; klasik kontemporer dari Dogfight\, Allegiance\, The Lion King\, Aida\, dan Miss Saigon; dan andalan tercinta seperti Evita dan Jesus Christ Superstar. \nMenariknya\, JTT3 juga menghormati film musikal dari Indonesia yaitu Tiga Dara tahun 1956\, salah satu pelopor musikal modern di Indonesia. Seiring tumbuhnya lagu-lagu repertoar pertunjukan asli Indonesia\, sudah saatnya komunitas musik lokal memberi mereka kehidupan baru melalui pertunjukan dan menyanyikan ulang dengan aransemen baru pada karya-karya yang melegenda. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untukterus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintaibudaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsaadalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-perjalanan-waktu-melalui-musik-oleh-jakarta-musical-crew-jaksical/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-perjalanan-waktu-melalui-musik-oleh-jakarta-musical-crew-jaksical-hTBm4G.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191005T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191005T150000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073658Z
LAST-MODIFIED:20201023T073658Z
UID:41603-1570287600-1570287600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Mari Bung Ketawa Kembali oleh MLI JAZZ KIDDING
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/mari-bung-ketawa-kembali-oleh-mli-jazz-kidding/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/5-OKT-300-x-450-REV-DPSLHm.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191006T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191006T000000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031241Z
LAST-MODIFIED:20201022T075259Z
UID:36298-1570320000-1570320000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jakarta Concert Orchestra Mempersembahkan Konser Klasik "Love\, God\, And My Home"
DESCRIPTION:Cinta\, Tuhan\, dan Rumah atau Tanah Air merupakan tiga unsur kehidupan yang sangat melekat di benak kita. Keterikatan manusia dengan ketiga unsur tersebut kemudian diangkat menjadi tema konser klasik yang akan dipersembahkan oleh Jakarta Concert Orchestra (JCO)\, dengan konduktor Avip Priatna dan didukung oleh Galeri Indonesia Kaya. Persembahan karya dua komponis ternama dari zaman romantik yaitu\, Henryk Wieniawski (Polandia) dan Antonin Dvo?ák (Cekoslovakia) yang diselenggarakan pada Minggu\, 6 Oktober 2019 di Usmar Ismail Hall\, Jakarta pukul 16.00 WIB. \nKarya-karya terbaik dalam karier kedua komponis ini dibawakan oleh JCO. Diawali dengan penampilan sebuah Overture “My Home Overture” opus 62/B 125a karya Dvo?ák; dilanjutkan dengan penampilan solo biola oleh Giovani Biga dalam “Violin Concerto no: 2” dalam D minor\, op.22 karya Wieniawski\, dan diakhiri dengan karya Dvo?ák  “Symphony no: 7” dalam D minor\, op. 70 B.141. \n“Jakarta Concert Orchestra (JCO) merupakan salah satu orkestra yang konsisten melakukan konser rutin sejak awal. Di bawah pimpinan Avip Priatna\, JCO juga menjadi satu-satunya orkestra di Indonesia yang berhasil membawakan repertoar lintas zaman dan lintas gaya dengan hasil yang gemilang. Selain membawakan karya musik orkestra standar seperti overture\, simfoni\, konserto\, simfoni puitis\, dan simfoni vokal\, JCO juga beberapa kali mementaskan opera secara lengkap. Di bawah arahan direktur musik dan pengaba Avip Priatna\, JCO menjadi orkestra senior yang mumpuni dan disegani pecinta musik klasik di Indonesia” ujar Renitasari Adrian\, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.  \n \nAntonín Leopold Dvo?ák lahir di Cekoslovakia tahun 1841 dan wafat tahun 1904. Ia sering memasukkan ritme dan aspek2 dari musik rakyat Moravia dan Bohemia ke dalam karyanya. Overture “My Home” adalah karya Dvo?ák yang diciptakannya untuk sebuah pagelaran teater patriotik dalam rangka memperingati seorang penulis dan aktor drama Cekoslovakia ternama Josef Kajetán Tyl tahun 1882. \nKomposisi ini diangkat dari sebuah sajak karya Josef Tyl yang digubah menjadi lagu oleh František Škroup tahun 1834  berjudul ”Kdo domov m?j” atau  Where is My Home. Lagu ini telah menjadi lagu kebangsaan informal nasional Czech. Dvo?ák memasukkan melodi lagu ini ke dalam overture nya\, dan menampilkannya kembali pada bagian coda di akhir lagu. “Kdo domov m?j” menjadi lagu kebangsaan Czechoslovakia sejak tahun 1918\, dan saat ini tetap menjadi lagu kebangsaan Republik Czech. \nHenryk Wieniawski lahir di Lublin\, Congress Polandia tahun 1835 dan wafat tahun 1880. Bakatnya dalam bermain biola sudah terlihat sejak kecil. Pada usia 9 tahun ia diterima di Paris Conservatoire. Setelah lulus\, ia melakukan tour dan membuat banyak resital\, dimana ia sering diiringi oleh kakaknya Józef pada piano.  \n \nViolin Concerto no : 2 dalam D minor Op. 22 ini telah mulai diciptakannya di tahun 1856\, tetapi penampilan perdananya baru dilakukan tanggal 27 November 1862 ketika ia memainkannya di St.Petersburg dengan konduktor Anton Rubinstein. \nKarya Wieniawski ini merupakan salah satu konserto biola yang paling populer di zaman romantik dan dianggap sebagai karyanya yang terbaik\, sangat berkesan karena melodi dan harmoninya yang mengalir dan menarik.\nSymphony No 7 dalam D minor Op.70\, B.141 diselesaikan oleh Dvorak tanggal 17 Maret 1885 dan ditampilkan pertama kali tanggal 22 Aprill 1885 di St. James Hall \, London. Komposisi yang terdiri dari empat bagian ini  bersama dengan Simfoni No. 8 dan No. 9 \, dianggap sebagai cerminan masa keemasan Dvorak. John Clapham\, seorang pengamat spesialis karya Dvorak mengatakan bahwa Simfoni No. 7 adalah simfoninya yang terbesar. \nDalam membuat karya ini\, yang ada dalam pikiran Dvo?ák  adalah Cinta\, Tuhan dan Tanah Air atau rumahnya. Bagian-bagian dalam simfoni ini dimulai dengan ketenangan dan kedamaian\, tetapi juga terdapat pergolakan dan ketidakpastian di dalamnya. \nDalam konser ini\, Giovani Biga\, pebiola muda berbakat Indonesia yang telah memenangkan beberapa kompetisi nasional dan internasional\, antara lain di Stockholm International Violin Competition di Swedia juga di the Arnuero XXIV International Music Competition di Spanyol dan Auryn Kammermusik Wettbewerb 2016 di Jerman\, akan memainkan bagian solo dari Violin Concerto no : 2 dalam D minor Op. 22 karya Wieniawski ini.  \nLulus S1 dari Hochschule für Musik Detmold (Jerman) dengan Magna Cum Laude\, di bawah bimbingan Prof. Ulrike Anima Mathé \, juga mendapat beasiswa dari Gesellschaft der Freunde und Förderer der Hochschule für Musik Detmold (GFF) dan DAAD Preis. Saat ini\, Biga sedang melanjutkan pelajaran musiknya di salah satu sekolah musik yang paling prestisius di dunia\, Hochschule für Musik “Hanns Eisler” Berlin dengan bimbingan Prof. Ulf Wallin.  \n \nSelain tampil sebagai solis\, ia juga mempunyai minat yang besar sebagai pemusik dalam orkestra dan musik kamar. Biga juga aktif bermain bersama orkes di luar negeri seperti Hochschulorchester Detmold\, Hamburger Camerata\, Minden Kammerphilharmonie dan Detmolder Kammerorchester. Tahun 2013 ia terpilih sebagai wakil dari Indonesia dalam Asian Youth Orchestra yang bermain di berbagai hall konser di Asia. Biga telah sering bermain diiringi banyak orkestra di Indonesia\, seperti Jakarta Concert Orchestra\, Nusantara Symphony Orchestra\, Jakarta Sinfonietta\, dan lain-lain. \n“Konser Love\, God\, and My Home ini bertujuan untuk memperkenalkan musik klasik kepada masyarakat. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa musik klasik hanya ditujukan bagi  kalangan tertentu\, melalui konser ini\, kami bersama Giovani Biga yang telah mengukir banyak prestasi baik di dalam maupun diluar negeri\, ingin menghilangkan anggapan tersebut sehingga kedepannya semakin banyak masyarakat terutama generasi muda yang tertarik untuk mendengarkan maupun mempelajari musik-musik klasik\," ujar Avip Priatna\, Direktur Musik The Resonanz Music Studio.  \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/jakarta-concert-orchestra-mempersembahkan-konser-klasik-love-god-and-my-home/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/jakarta-concert-orchestra-mempersembahkan-konser-klasik-love-god-and-my-home-8nV3mW.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191006T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191006T150000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073657Z
LAST-MODIFIED:20201023T073657Z
UID:41602-1570374000-1570374000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kamu Terlalu Banyak Bercanda (KTTB) oleh Marchella FP
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/kamu-terlalu-banyak-bercanda-kttb-oleh-marchella-fp/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/6-OKT-300-x-450-REV-Xj2uLB.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191006T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191006T160000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031309Z
LAST-MODIFIED:20201022T075330Z
UID:36341-1570377600-1570377600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Konser Klasik "Love God and My Home"
DESCRIPTION:Unsur yang selalu ada dalam kehidupan sehari-hari akan sangat melekat di benak kita. Cinta\, Tuhan dan Rumah atau Tanah Air adalah tiga unsur yang ada dalam pikiran Antonin Dvorak ketika menciptakan simfoni no 7 dalam D minor\, op. 70B.141\, salah satu nomor yang akan dibawakan dalam konser “Love\, God and My Home” ini. Keterikatan manusia dengan ketiga unsur tersebut diangkat menjadi tema konser klasik kali ini yang akan dipersembahkan oleh Jakarta Concert Orchestra ( JCO )\, dengan konduktor Avip Priatna. \nPersembahan karya dua orang komponis ternama dari jaman Romantik yaitu Henryk Wieniawski (Polandia) dan Antonin Dvo?ák (Cekoslovakia) ini akan diselenggarakan pada hari Minggu\, 6 Oktober 2019 di Usmar Ismail Hall\, HR. Rasuna Said\, Jakarta jam : 16.00 WIB. \nKarya-karya terbaik dalam karier kedua komponis ini akan dibawakan oleh JCO. Diawali dengan penampilan sebuah Overture “My Home Overture” opus 62/B 125a karya Dvo?ák; dilanjutkan dengan penampilan solo biola oleh Giovani Biga dalam   “Violin Concerto no: 2” dalam D minor\, op.22 karya Wieniawski\, dan akan diakhiri dengan karya Dvo?ák  “Symphony no: 7” dalam D minor\, op. 70 B.141. \nDidirikan oleh Toeti Heraty Roosseno dan Avip Priatna pada tahun 2002\,  Jakarta Concert Orchestra (JCO) adalah salah satu orkestra yang konsisten melakukan konser rutin sejak awalnya. JCO merupakan satu-satunya orkestra di Indonesia yang berhasil membawakan repertoar lintas zaman dan lintas gaya dengan hasil yang gemilang.  \nSelain membawakan karya musik orkestra standar seperti overture\, simfoni\, konserto\, simfoni puitis\, dan simfoni vokal\, JCO juga satu-satunya orkes di Indonesia yang beberapa kali mementaskan opera secara lengkap. Di bawah arahan direktur musik dan pengaba Avip Priatna\, JCO menjadi orkestra ‘senior’ yang mumpuni dan disegani pecinta musik klasik di Indonesia. \nAntonín Leopold Dvo?ák lahir di Cekolovakia tahun 1841 dan wafat tahun 1904. Ia sering memasukkan ritme dan aspek2 dari musik rakyat Moravia dan Bohemia ke dalam karyanya. Overture “My Home” adalah karya Dvo?ák yang diciptakanannya untuk sebuah pagelaran teater patriotik dalam rangka memperingati seorang penulis dan  aktor drama Cekoslovakia ternama Josef Kajetán Tyl tahun 1882.\n  \nKomposisi ini diangkat dari sebuah sajak karya Josef Tyl yang digubah menjadi lagu oleh František Škroup tahun 1834  berjudul ”Kdo domov m?j” atau  Where is My Home. Lagu ini telah menjadi lagu kebangsaan informal nasional Czech. Dvo?ák memasukkan melodi lagu ini kedalam overturenya\, dan menampilkannya kembali pada bagian coda di akhir lagu. “Kdo domov m?j” menjadi lagu kebangsaan Czechoslovakia sejak tahun 1918\, dan saat ini tetap menjadi lagu kebangsaan Republik Czech. \nHenryk Wieniawski lahir di Lublin\, Congress Polandia tahun 1835 dan wafat tahun 1880. Bakatnya dalam bermain biola sudah terlihat sejak kecil. Pada usia 9 tahun ia diterima di Paris Conservatoire. Setelah lulus\, ia melakukan tour dan membuat banyak resital\, dimana ia sering diiringi oleh kakaknya Józef  pada piano.   \nViolin Concerto no : 2 dalam D minor Op. 22 ini telah mulai diciptakannya di tahun 1856\, tetapi penampilan perdananya baru dilakukan tanggal 27 November 1862 ketika ia memainkannya di St.Petersburg dengan konduktor Anton Rubinstein. Karya Wieniawski ini merupakan salah satu konserto biola yang paling populer di jaman Romantik dan dianggap sebagai karyanya yang terbaik; sangat berkesan karena melodi2 dan harmoninya yang mengalir dan menarik. \nSymphony No 7 dalam D minor Op.70\, B.141 diselesaikan oleh Dvorak tanggal 17 Maret 1885 dan ditampilkan pertama kali tanggal 22 Aprill 1885 di St. James Hall \, London. Komposisi yang terdiri dari empat bagian ini  bersama dengan Simfoni No. 8 dan No. 9 \, dianggap sebagai cerminan masa keemasan Dvorak. John Clapham\, seorang pengamat spesialis karya Dvorak mengatakan bahwa Simfoni No. 7 adalah simfoninya yang terbesar. \nDalam membuat karya ini\, yang ada dalam pikiran Dvo?ák  adalah Cinta\, Tuhan dan Tanah tumpah darahnya. Bagian2 dalam simfoni ini dimulai dengan ketenangan dan kedamaian\, tetapi juga terdapat pergolakan dan ketidakpastian di dalamnya. \nDalam konser ini\, Giovani Biga\, pebiola muda berbakat Indonesia yang telah memenangkan beberapa kompetisi nasional dan internasional\, antara lain di Stockholm International Violin Compeition di Swedia juga di the Arnuero XXIV International Music Competition di Spanyol dan Auryn Kammermusik Wettbewerb 2016 di Jerman\, akan memainkan bagia solo dari Violin Concerto no : 2 dalam D minor Op. 22 karya Wieniawski ini.  .   \nLulus S1 musiknya dari Hochschule für Musik Detmold (Jerman) dengan Magna Cum Laude\, dibawah bimbingan Prof. Ulrike Anima Mathé\, juga mendapat bea siswa dari Gesellschaft der Freunde und Förderer der Hochschule für Musik Detmold (GFF) dan DAAD Preis. Saat ini Biga sedang melanjutkan pelajaran musiknya di salah satu sekolah musik yang paling prestisius di dunia\, Hochschule für Musik “Hanns Eisler” Berlin dengan bimbingan Prof. Ulf Wallin. \nSelain tampil sebagai solis\, ia juga mempunyai minat yang besar sebagai pemusik dalam orkestra dan musik kamar. Biga juga aktif bermain bersama orkes di luar negeri seperti Hochschulorchester Detmold\, Hamburger Camerata\, Minden Kammerphilharmonie dan Detmolder Kammerorchester. Tahun 2013 ia terpilih sebgai wakil dari Indonesia dalam Asian Youth Orchestra yang bermain di berbagai hall konser di Asia. Biga telah sering bermain diiringi banyak orkestra di Indonesia\, seperti Jakarta Concert Orchestra\, Nusantara Symphony Orchestra\, Jakarta Sinfonietta\, dan lain-lain.  \nInformasi mengenai tiket pertunjukan : \nWeb: theresonanz.com/ticketing\nT: 021-720 1918\nM: 08 1212 8686 65 | 0858 1414 2277\nEmail: ticketing@theresonanz.com  \nIbu Dibjo : (021) 319 311 78\nwww.blibli.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/konser-klasik-love-god-and-my-home/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/konser-klasik-love-god-and-my-home-ag0kEM.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191011T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191011T000000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031158Z
LAST-MODIFIED:20201022T075215Z
UID:36233-1570752000-1570752000@indonesiakaya.com
SUMMARY:"Kumolo Bumi" Romansa Cinta Dalam Kisah Peperangan
DESCRIPTION:Menandai 43 tahun perjalanannya\, di tahun 2019 ini Padnecwara yang djuga didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation mempersembahkan sebuah pertunjukan tari "Kumolo Bumi"\, karya Rury Nostalgia\, di Gedung Kesenian Jakarta pada 11 – 12 Oktober 2019. Karya ini diangkat dari salah satu bagian dari Kitab Menak yang bertajuk "Menak Cina" yang mengisahkan pertarungan dahsyat antara Adaninggar\, putri dari Cina dan Kelaswara\, putri dari Kelan. Bahkan jika ditelisik lebih jauh\, kisah ini merupakan sebuah roman klasik yang konon sumbernya berasal dari tempat dan waktu yang sudah sangat jauh\, yakni Persia (dari kitab Qissai Emr Hamza\, dibuat pada zaman pemerintahan Sultan Harun Al-Rasyid (766 – 809). \nRury mengungkapkan\, "Kisah peperangan penuh romansa cinta yang terjadi antara Adaninggar dan Kelaswara\, sudah menarik perhatian saya sejak lama. Kisah klasik dari sebuah naskah Jawa\, "Serat Menak Cina" yang ditulis oleh Yoyodipuro I ini seolah mengajak saya untuk berdialog panjang tentang apa itu cinta\, dengan sederet pertanyaan yang juga sudah klasik\, haruskah cinta itu berarti memiliki?" Lebih lanjut Rury pun menyatakan\, "Cinta merupakan salah satu wujud keberkahan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita. Dalam hidup ini\, bagi saya\, semuanya memang lahir dari cinta. Kita bisa saja\, memiliki kekuasaan besar harta berlimpah\, anak yang banyak\, tetapi\, jika itu tidak dilandasi cinta\, semuanya sia-sia. Cinta  adalah karunia yang tak ternilai." Dalam perjalannya berkarya dalam dunia seni tari\, Rury pernah menggubah kisah tersebut sebagai sebuah pementasan tari berjudul "Kelaswara Tanding". Namun\, kisah Adaninggar-Kelaswara memang tak akan pernah bisa tuntas diinterpretasi\, maka muncullah "Kumolo Bumi" (Permata Bumi). \nSelain Kumolo Bumi\, dalam pertunjukan kali ini juga menampilkan  tari Retno Pamudya karya: R.T. Kesoemokesowo. Dalam tarian ini dikisahkan Tari Retno Pamudya adalah menceritakan kepahlawanan Srikandi. dalam menghadapi Bisma. Sosok seorang putri yang terampil memainkan senjata berupa panah dengan lincah\, cukat dan trengginas. Namun tidak lepas dari kodratnya sebagai wanita\, yang masih memperhatikan kelembutan\, kehalusan dan kesabaran. \nTahun 2019 merupakan tahun ke-43 bagi Padneçwara\, kelompok kesenian yang bersetia pada seni tradisional\, khususnya Tari Jawa\, yang dipimpin oleh Retno Maruti. Sejak hadirnya Padneçwara di tahun 1976 yang diawali dengan pertunjukan "Damarwulan"\, hingga kini Padneçwara senantiasa menampilkan karya baru maupun karya yang dipentaskan ulang untuk dipersembahkan kepada Indonesia\, khususnya para penikmat seni tradisional. \nBentuk langendrian (kesenian Jawa yang berbentuk drama tari) yang menjadi salah satu ke-khas-an pertunjukan tari oleh Padneçwara\, selalu menjadi daya tarik tersendiri\, di samping kekuatan karya Retno Maruti dalam mengemas kisah-kisah yang berakar dari dunia pewayangan maupun legenda\, serta gemulai para penari pilihan. Sejumlah karya master piece Retno Maruti yang telah dipergelarkan antara lain: Abimanyu Gugur (karya  tahun 1976)\, Roro Mendut (1977)\, Sekar Pembayun (1979)\, Dewabrata (1997)\, Bedoyo Legong Calonarang (2006) yang merupakan kolaborasi Retno Maruti dengan Bulan Trisna Djelantik\, Kidung Dandaka (2016)\, dan Dewabrata (2018). \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kumolo-bumi-romansa-cinta-dalam-kisah-peperangan/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/kumolo-bumi-romansa-cinta-dalam-kisah-peperangan-N8sk8I.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191012T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191012T150000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073656Z
LAST-MODIFIED:20201023T073656Z
UID:41601-1570892400-1570892400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Muda - Mudi Indonesia oleh Saxx and the City feat. Nicky
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/muda-mudi-indonesia-oleh-saxx-and-the-city-feat-nicky/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/12-OKT-300-x-450-z7AYjY.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191016T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191016T190000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031307Z
LAST-MODIFIED:20201022T075328Z
UID:36338-1571252400-1571252400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kusala Sastra Khatulistiwa Tahun 2019
DESCRIPTION:Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) merupakan penghargaan terhadap karya sastra terbaik Indonesia. KSK diselenggarakan untuk mendukung kemajuan dunia sastra Indonesia\, meningkatkan citra sastra Indonesia\, dan menjadi bagian dari upaya peningkatan budaya baca di Indonesia. Secara khusus\, KSK juga bertujuan menggugah para penulis\, sastrawan\, dan penerbit untuk terus menghasilkan karya-karya baru yang bermutu. \nBerawal dari gagasan Richard Oh dan Takashi Ichiki (yang waktu itu adalah Presiden Director Plaza Senayan)\, sebagai penyuka sastra\, mereka berkeinginan untuk berkontribusi terhadap kemajuan sastra Indonesia\, sehingga dibuatlah penghargaan ini. \nSejak tahun 2000\, berkat dukungan dari para sponsor\, KSK dapat secara rutin memberikan penghargaan sastra bagi penulis Indonesia. Para sponsor yang selama ini telah setia dan terus mendukung KSK adalah Plaza Senayan\, Secure Parking\, Bakti Budaya Djarum Foundation\, MontBlanc\, dan Gramedia Pustaka Utama. \nPada tahun 2017 dan 2018\, dengan adanya dukungan dari Ford Foundation\, KSK menambah 1 kategori penghargaan yaitu kategori untuk penulis dengan karya perdana/kedua terbaik. Tahun ini KSK tidak dapat memberikan penghargaan untuk  kategori penulis perdana/kedua karena ketiadaan sponsor. \nTahun ini KSK memberikan penghargaan untuk kategori Prosa dan Puisi. Pemenang dari setiap kategori akan memperoleh penghargaan dalam bentuk uang dan pena dari MontBlanc. Penghargaan KSK tahun ini merupakan penghargaan ke 19 dan malam puncak penganugerahannya akan diselenggarakan pada tanggal 16 Oktober 2019\, pukul 18:30 di Atrium Plaza Senayan\, Jakarta. \nInformasi lebih lanjut\, silahkan menghubungi panitia : \nParamastuty : 0858 8054 0162
URL:https://indonesiakaya.com/event/kusala-sastra-khatulistiwa-tahun-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/kusala-sastra-khatulistiwa-tahun-2019-yUfTcK.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191018T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191018T190000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201023T073651Z
LAST-MODIFIED:20201023T073651Z
UID:41597-1571425200-1571425200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Peluncuran Buku Dan Perayaan Puisi: In Between\, Di antara
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/peluncuran-buku-dan-perayaan-puisi-in-between-di-antara/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/h6001-eQaaIk.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20191019T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20191019T000000
DTSTAMP:20260406T033523
CREATED:20201022T031211Z
LAST-MODIFIED:20201022T075323Z
UID:36253-1571443200-1571443200@indonesiakaya.com
SUMMARY:"17 Berbagi Lewat Seni : Ragam Budaya Beda Media"
DESCRIPTION:Swargaloka didukung Bakti Budaya Djarum Foundation mempersembahkan acara “17 Berbagi Lewat Seni” menampilkan ragam budaya\, seperti musik\, tari tradisional\, film maker dan peragaan busana hasil produksi Swargaloka dan dari berbagai komunitas seni. \nDalam acara ini para penampil tidak hanya mempergelarkan karya\, namun juga akan menceritakan proses kreatif dan latar belakang karyanya\, sehingga penonton mendapatkan pengetahuan dan pengalaman seni baru. \nAcara “17 Berbagi Lewat Seni” akan diselenggarakan pada hari Sabtu \, 19 Oktober 2019 di Taman Seni Swargaloka dengan tema : “ Ragam Budaya Beda Media “ \nBanyaknya sanggar dan komunitas seni di Jakarta dan di beberapa daerah membuat kesenian di Indonesia sangat berkembang dan beragam. Namun perkembangan tersebut hanya bisa diketahui dan dirasakan oleh kalangan tertentu saja\, bahkan hanya oleh masyarakat disekitar komunitas itu sendiri. Melalui acara “17 Berbagi Lewat Seni” penyelenggara mencoba membantu mensosialisakian komunitas seni atau sanggar yang tumbuh dan berkembang di Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas. Karena bagi penyelenggara menjadi sangat penting ketika sesama seniman dapat lebih mengenal satu sama lain sehingga menciptakan kerjasama dikemudian hari. Selain itu\, penyelenggara juga akan menghadirkan tokoh-tokoh seni\, untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.  \nInformasi mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia : \n0812 2658 7694 ( Agung )\nwww.swargaloka.id\n IG @Swargalokaart
URL:https://indonesiakaya.com/event/17-berbagi-lewat-seni-ragam-budaya-beda-media/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/17-berbagi-lewat-seni-ragam-budaya-beda-media-1dtyYj.tmp_.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR