BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20180101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190519T163000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190519T163000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031442Z
LAST-MODIFIED:20201022T075507Z
UID:36484-1558283400-1558283400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (FASBuK) Edisi Mei 2019
DESCRIPTION:Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation bekerja sama dengan Kajian Kreatifitas dan Seni Fakultas Teknik (Teater Obeng) Universitas Muria Kudus akan menggelar lawatan rutin sastra dan budaya. Kali ini menampilkan Pertunjukan Musik\, Puisi dan Stand Up Comedy  dengan tema “Ngabuburit Asik“ di Auditorium Universitas Muria Kudus\, Kampus Gondangmanis PO BOX 53 Bae Kudus\, pada hari Minggu\, 19 Mei 2019\, pukul : 16.30 WIB. \nEdisi bulan Mei 2019 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan\, panggung Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus akan menghadirkan nuansa ngabuburit. Kegiatan FASBuK menghadirkan Qodrat Amrullah seorang komika muda\, Obengcoustic sebuah kelompok musik dari salah satu teater kampus di Universitas Muria Kudus\, Mohamad Sholeh seorang sastrawan\, dan Tahaney Al Hasna Dienislami pemain piano klasik. Setelah pertunjukan akan dilanjutkan dengan acara berbuka puasa bersama sebagai bentuk kedekatan dan persaudaraan diantara para penampil maupun pengunjung yang hadir.  \nSekilas tentang Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) \nBerdiri sejak 12 Januari 2009\, FASBuK adalah ruang kerja fisik dan pemikiran untuk mencipta inovasi serta varian-varian sebuah paket kemasan kegiatan dalam bidang kesusasteraan dan kesenian lokal yang nantinya mampu menjadi asset atas keberagaman kebudayaan nasional dan dekatmasyarakatnya sehingga tercapai ruang bersama untuk saling berbagi\, bertukar pikiran\, demi sebuah cita-cita luhur tumbuhnya nilai-nilai kesadaran manusia yang berbudaya. \nSecara rutin tiap bulannya FASBuK menggelar acara Sastra dan Seni Budaya yang meliputi Apresiasi sastra\, Sarasehan Budaya\, Pertunjukan Musik\, Tari dan Pementasan Drama/Teater\, dan sebagainya. \nUntuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi: \n\nForum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FasBuk)\nKetua Badan Pekerja FASBuK :Arfin AM\nNo. Hp: +62 857 4259 8480\nEmail: fasbuk93@gmail.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-mei-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-mei-2019-BX9Qb2.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190521T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190521T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031331Z
LAST-MODIFIED:20201022T075352Z
UID:36374-1558396800-1558396800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kegiatan Bukan Musik Biasa Edisi #70
DESCRIPTION:Kegiatan Bukan Musik Biasa Edisi #70 yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dilaksanakan pada 21 Mei 2019 di Pendapa Wisma Seni Taman Budaya Surakarta\, Jl. Ir. Sutami 57 Surakarta. Di edisi ini\, ada dua band yang tampil\, yaitu Djiwoastra dan Kemlaka Sound of Archipelago\, dan di akhir sesi\, ada diskusi bareng penampil yang mengupas tentang musik mereka. \nKemlaka Sound of Archipelago adalah kelompok musik etnik yang berdiri di kota Solo pada bulan Maret tahun 2012\,  terdiri dari beberapa anak muda yang memiliki minat dan bakat bermain musik. Berawal dari keinginan untuk berkreasi pada dunia musik dan menambah semaraknya musik di tanah air\, kelompok ini terus berusaha mengembangkan diri dengan menciptakan karya-karya musik dan mengembangakan organisasi musiknya. \n \nDjiwoastra dapat diterjemahkan secara bebas sebagai alat utama sistem persenjataan jiwa. Djiwoastra dibentuk sebagai konstelasi project dari Djiwo pada pertengahan 2017 oleh Dewadji “Djiwo” Ratriarkha bersama Aji Agustian dan Oky Praguso. Mereka berdedikasi untuk menciptakan penafsiran musik ekstrim metal dengan tradisi esoterik budaya Nusantara. Digunakannya instrumen perkusi tradisional melalui pola permainan Baleganjur Bali\, Puik-puik dan Ganrang Makassar ditujukan untuk menguatkan nuansa musikal nusantarais yang khas sekaligus meneguhkan deburan drum besutan Irfan Ariessa.  \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kegiatan-bukan-musik-biasa-edisi-70/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/kegiatan-bukan-musik-biasa-edisi-70-intL0p.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190521T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190521T200000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031334Z
LAST-MODIFIED:20201022T075356Z
UID:36378-1558468800-1558468800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Bukan Musik Biasa Edisi #70
DESCRIPTION:Buat para pencinta musik\, kamu bisa mengikuti forum diskusi Bukan Musik Biasa. Di edisi ini\, ada dua band yang bakalan manggung\, yaitu Djiwoastra dan Kemlaka Sound of Archipelago. Kegiatan yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan dilaksanakan pada 21 Mei 2019 di Pendapa Wisma Seni Taman Budaya Surakarta\, Jl. Ir. Sutami 57 Surakarta. Di akhir sesi\, bakal ada diskusi bareng penampil yang mengupas tentang musik mereka. \nKemlaka Sound of Archipelago adalah kelompok musik etnik yang berdiri di kota Solo pada bulan Maret tahun 2012\,  terdiri dari beberapa anak muda yang memiliki minat dan bakat  bermain musik. Berawal dari keinginan untuk berkreasi pada dunia musik dan menambah semaraknya musik di tanah air\, kelompok ini terus berusaha mengembangkan diri dengan menciptakan karya-karya musik dan mengembangakan organisasi musiknya. \nDjiwoastra dapat diterjemahkan secara bebas sebagai alat utama sistem persenjataan jiwa. Djiwoastra dibentuk sebagai konstelasi project dari Djiwo pada pertengahan 2017 oleh Dewadji “Djiwo” Ratriarkha bersama Aji Agustian dan Oky Praguso. Mereka berdedikasi untuk menciptakan penafsiran musik ekstrim metal dengan tradisi esoterik budaya Nusantara. Digunakannya instrumen perkusi tradisional melalui pola permainan Baleganjur Bali\, Puik-puik dan Ganrang Makassar ditujukan untuk menguatkan nuansa musikal nusantarais yang khas sekaligus meneguhkan deburan drum besutan Irfan Ariessa.  \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nGondrong Gunarto : 0856 4715 8338\nDaniel : 0817 4880 815
URL:https://indonesiakaya.com/event/bukan-musik-biasa-edisi-70/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/bukan-musik-biasa-edisi-70-najRQj.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190523T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190523T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031139Z
LAST-MODIFIED:20201022T075155Z
UID:36205-1558569600-1558569600@indonesiakaya.com
SUMMARY:KINTSUGI: A New Ballet about Love\, Betrayal and Abuse oleh Elhaq Latief
DESCRIPTION:KINTSUGI: A New Ballet about Love\, Betrayal and Abuse adalah sebuah pertunjukan tari bergenre ballet dan kontemporer yang membawa isu tentang kekerasan dalam pacaran. Sukses diselenggarakan di Teater Kecil\, Taman Ismail Marzuki\, Jakarta pada tanggal 23 Mei 2019. Pertunjukan yang berdurasi kurang lebih 60 menit ini mengambil inspirasi dari pengalaman pribadi penciptanya. Elhaq Latief ingin meningkatkan kesadaran terhadap isu penting yang kadang terlewati\, serta membentuk pemikiran bahwa kekerasan dalam pacaran itu bukan hal yang biasa dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. \nElhaq Latief (Muhammad Qardhawi Gad Elhaq) adalah koregrafer yang berbasis di Indonesia. Sejak 2008 ia telah bekerja sebagai Aktor\, Penyanyi\, Penari dan Koreografer profesional di industri teater di Jakarta. Namun kariernya benar-benar dimulai ketika ia ditawari peran sebagai Corps de Ballet di produksi Ballet Sumber Cipta "The Nutcracker" pada tahun 2009. Latief memulai pengalaman teater pertamanya ketika dia berusia 13 tahun di Melbourne\, Australia. Latief menemukan bakatnya dalam musik\, akting dan menari selama SMP juga mempelajari piano\, trompet dan seruling. Pada akhir 2009 ia kembali ke Jakarta dan semakin menumbuhkan bakatnya dalam menyanyi\, menari\, dan berakting. \nPada tahun 2016\, Latief berpartisipasi dan menerima beasiswa oleh program YES ASEAN Musical Theatre program oleh Kedutaan Besar AS untuk komunitas ASEAN untuk mempelajari lebih lanjut tentang budaya teater musikal (Broadway). Di tahun ini 2019\, Latief terpilih untuk terbang ke New York\, Amerika Serikat untuk training dalam bidang teater yaitu Ruang Kreatif: Indonesia Menuju Broadway yang diadakan oleh www.indonesiakaya.com. Latief adalah anggota dari Jakarta Performing Arts Community (JPAC)\, yang dimana dia berkembang dan berkarya sebagai koreografer dari banyak produksi JPAC. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kintsugi-a-new-ballet-about-love-betrayal-and-abuse-oleh-elhaq-latief/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/kintsugi-a-new-ballet-about-love-betrayal-and-abuse-oleh-elhaq-latief-JstuLg.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190525T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190525T150000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201023T073837Z
LAST-MODIFIED:20201023T073837Z
UID:41684-1558796400-1558796400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Rendezvous Empat Kisah Cinta oleh Rendezvous Team Project Angelina Enny
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/rendezvous-empat-kisah-cinta-oleh-rendezvous-team-project-angelina-enny/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/25-MEI-300-x-450-7OlxNm.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190526T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190526T150000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201023T073822Z
LAST-MODIFIED:20201023T073822Z
UID:41671-1558882800-1558882800@indonesiakaya.com
SUMMARY:TarInspirasi: Menari dalam Stigma oleh Karina Syahna\, Namira Zania\, & PenarInspiratif Project
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/tarinspirasi-menari-dalam-stigma-oleh-karina-syahna-namira-zania-penarinspiratif-project/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/26-MEI-300-x-450-jX6x5o.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190529T191500
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190529T191500
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031435Z
LAST-MODIFIED:20201022T075500Z
UID:36474-1559157300-1559157300@indonesiakaya.com
SUMMARY:Komunitas KAHE Mempersembahkan Pertunjukan "Yang Terhempas\, Yang Terkikis"
DESCRIPTION:Pertunjukan Yang Terhempas\, Yang Terkikis adalah salah satu hasil karya dari pergulatan Komunitas KAHE tentang tsunami Flores 1992. Pertunjukan ini menempatkan Kampung Wuring sebagai lokus dan fokus riset penciptaan karya. Kampung Wuring sendiri adalah kampung nelayan di wilayah kelurahan Wolomarang\, Kabupaten Sikka\, yang terbentuk oleh migrasi suku Bajo dan Bugis antara tahun 1902-1918. Pada tsunami Flores 1992\, kampung Wuring menjadi salah satu tempat dengan kehancuran terparah. \nYang Terhempas\, Yang Terkikis menempatkan kampung Wuring sebagai idiom lokal untuk membicarakan perubahan-perubahan yang tengah terjadi di tubuh masyarakat kota Maumere. Mengadopsi struktur kampung Wuring sebagai dramaturgi pertunjukan\, Yang Terhempas\, Yang Terkikis mencoba merefleksikan arah gerak kebudayaan di Maumere yang ditandai dengan beragam pertemuan antara yang tradisional dan modern\, yang lokal dan global.  \nYang Terhempas\, Yang Terkikis bercerita tentang Mamat Kasip\, seorang juragan kapal ikan di Wuring\, beristri lima\, dan kisah hidupnya menjadi sorotan seluruh warga kampung. Ia meminta seorang wartawan\, teman sejawatnya saat kuliah menulis kisah hidupnya sebelum ia meninggal. Pementasan ini adalah secuil cerita tentang hidup Mamat Kasip yang terus menjadi pergunjingan hingga akhir hayatnya. \nPertunjukan Yang Terhempas\, Yang Terkikis dikerjakan dengan metode penciptaan bersama oleh penggiat di Komunitas KAHE. Kegiatan yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan dipentaskan di Taman Monumen Tsunami\, Maumere\, Flores\, Nusa Tenggara Timur\, pada Rabu\, 29 Mei 2019\, pukul 19.15 WITA.  \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia : \nAgusto Simor : 0813 3905 3613
URL:https://indonesiakaya.com/event/komunitas-kahe-mempersembahkan-pertunjukan-yang-terhempas-yang-terkikis-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/komunitas-kahe-mempersembahkan-pertunjukan-yang-terhempas-yang-terkikis-EteDv4.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190607T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190607T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031407Z
LAST-MODIFIED:20201022T075431Z
UID:36430-1559865600-1559865600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Opera Bakdan Neng Sala Nonton Ramayana Dalam Lakon "Sinta Obong"
DESCRIPTION:Kegiatan Bakdan Neng Sala Nonton Ramayana dalam lakon “Sinta Obong” yang didukung juga oleh Bakti Budaya Djarum Foundation sukses digelar pada 7-9 Juni 2019\, bertempat di Benteng Vastenburg Surakarta.  \nPertunjukan melibatkan sekitar 150 seniman yang menyuguhkan garapan tari\, dialog\, serta tembang. Gagasan konsep opera ini menitikberatkan pada koreografi kekinian tanpa meninggalkan tradisi yang ada. Demikian juga dengan garapan musik yang diracik sedemikian rupa sehingga nuansa opera yang megah dan agung dapat dirasakan oleh penonton. \n \nLakon Sinta Obong adalah rangkaian dari beberapa peristiwa yang penting dalam keseluruhan lakon Ramayana. Cerita dimulai dari episode Anoman Duta hingga Anoman Obong. Episode berikutnya menceritakan peristiwa Rama Tambak\, dalam episode ini memfokuskan cerita pada pelestarian dan perawatan ekosistem laut beserta kehidupan yang ada di dalamnya. Episode berikutnya adalah Kumbokarna Gugur\, dan dilanjutkan Brubuh Ngalengka. Puncak cerita adalah episode Sinta Obong\, yang menyajikan kisah saat Dewi Sinta melakukan upacara obong\, yaitu upacara membakar diri selepas diculik oleh Rahwana\, demi membuktikan kesucian dan kesetiaannya pada Rama\, sang suami.  \nBakdan Neng Sala Nonton Opera Ramayana sudah terselenggara selama 4 kali dalam 4 tahun dan momentumnya bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Kota Solo\, dan telah menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan lokal dan mancanegara. Lakon yang pernah dipentaskan dalam kegiatan Opera Bakdan Neng Sala di tahun-tahun sebelumnya adalah Anoman Obong (2015)\, Sang Anoman (2016)\, Rama Tambak – Kumbokarno Gugur (2017) dan Goa Kiskendo (2018). \n \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/opera-bakdan-neng-sala-nonton-ramayana-dalam-lakon-sinta-obong/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/opera-bakdan-neng-sala-nonton-ramayana-dalam-lakon-sinta-obong-k0cBR6.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190607T170000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190609T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031432Z
LAST-MODIFIED:20201022T075457Z
UID:36468-1559926800-1560038400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Opera Bakdan Neng Sala Lakon "Sinta Obong"
DESCRIPTION:Opera Bakdan Neng Sala dengan lakon “Sinta Obong” merupakan adopsi dari cerita Ramayana. Berbeda dengan pertunjukan tari dan pementasan wayang lainnya\, karya ini menyuguhkan garap tari dialog dan tembang serta melibatkan 150 seniman. Gagasan konsep opera ini menitikberatkan pada garap gerak tari kekinian tanpa meninggalkan tradisi yang ada. Demikian juga dengan garap musik yang diracik sedemikian rupa sehingga nuansa opera yang megah dan agung dapat dirasakan oleh penonton.  \nKali ini\, konsep pertunjukan akan mengeksplorasi bentuk panggung dengan mengolah dimensi agar terlihat menarik\, tentunya menyesuaikan alur cerita yang dibutuhkan. Selain itu kostum juga kami garap serealis mungkin sesuai peran masing-masing tanpa meninggalkan rasa tradisinya. Semua ini dikolaborasikan menjadi satu kesatuan pertunjukan agar penonton dapat merasakan ikut masuk dalam garapan dunia opera.  \nBakdan Neng Sala Nonton Opera Ramayana sudah terselenggara selama 4 kali dalam 4 tahun dan momentumnya bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri. Event ini merupakan agenda tahunan Kota Solo\, sebab event ini menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan lokal dan mancanegara. Berikut adalah judul atau lakon yang pernah dipentaskan\, Anoman Obong (2015)\, Sang Anoman (2016)\, Rama Tambak – Kumbokarno Gugur (2017) dan Goa Kiskendo (2018). \nLakon Sinta Obong adalah rangkaian dari beberapa peristiwa yang penting dalam keseluruhan lakon Ramayana. Garapan ini dimulai dari episode Anoman Duta\, sampai dgn Anoman Obong. Episode berikutnya peristiwa Rama Tambak\, dalam episode ini memfokuskan garapan pada pelestarian dan perawatan ekosistem\, dalam hal ini laut beserta kehidupan yang ada di dalamnya. Episode berikutnya adalah Kumbokarna Gugur dan dilanjutkan Brubuh Ngalengka. Merupakan puncak garapan\, adalah episode Sinta Obong. Dalam garapan ini akan dikisahkan bayangan yang menghantui hati dan sanubari Dewi Sinta. Dia sangat prihatin hanya karena mempertahankan dirinya\, terjadilah peristiwa yang sangat luar biasa dan mengakibatkan korban yang tak terhitung jumlahnya. \nKegiatan Bakdan Neng Sala Nonton Ramayana yang didukung juga oleh Bakti Budaya Djarum Foundation akan digelar pada 7-9 Juni 2019\, pukul 17.00 WIB di Benteng Vastenburg Surakarta. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nIka : 0813 2935 2165
URL:https://indonesiakaya.com/event/opera-bakdan-neng-sala-lakon-sinta-obong/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/opera-bakdan-neng-sala-lakon-sinta-obong-DVN7gT.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190608T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190608T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031118Z
LAST-MODIFIED:20201022T075132Z
UID:36171-1559952000-1559952000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kethoprak Conthong Yogyakarta Mempersembahkan Lakon Panguwasa Samodra
DESCRIPTION:Jepara\, daerah di pesisir utara pulau Jawa ini memiliki kisah tersendiri sebelum masa R.A. Kartini. Sama-sama sebagai tokoh wanita Ratu Kalinyamat pernah memimpin Jepara\, dimana seluruh perangkat pemerintahannya konon dijabat para wanita sedangkan para pria hanya sebagai bawahan. Ratu Kalinyamat memiliki cita-cita untuk menguasai samudra agar dapat berguna untuk semua bangsa di Nusantara. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kethoprak-conthong-yogyakarta-mempersembahkan-lakon-panguwasa-samodra/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/kethoprak-conthong-yogyakarta-mempersembahkan-lakon-panguwasa-samodra1-ui9Sv9.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190608T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190609T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031431Z
LAST-MODIFIED:20201022T075456Z
UID:36467-1560022200-1560038400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kethoprak Conthong Yogyakarta Mempersembahkan Lakon Panguwasa Samodra
DESCRIPTION:Jepara\, daerah dipesisir utara pulau Jawa ini memiliki kisah tersendiri sebelum masa R.A. Kartini. Sama-sama sebagai tokoh wanita\, Ratu Kalinyamat pernah memimpin Jepara\, dimana seluruh perangkat pemerintahannya konon dijabat para wanita sedangkan para pria hanya sebagai bawahan. Ratu Kalinyamat memiliki cita-cita untuk menguasai samudra agar dapat berguna untuk semua bangsa di Nusantara. \nBagaimanakah perjuangan Ratu Kalinyamat dalam memperjuangkan cita-citanya? Dan bagaimana laku prihatin yang ia jalani? Saksikan lakon berjudul Panguwasa Samodra persembahan dari Kethoprak Conthong Yogyakarta bersama Bakti Budaya Djarum Foundation di Gedung Concerthall Taman Budaya Yogyakarta\, tanggal 8 dan 9 Juni 2019\, Pukul 20.00 wib. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia : \nTedjo Badut :+62 817 460 778 atau 087 845 600 148
URL:https://indonesiakaya.com/event/kethoprak-conthong-yogyakarta-mempersembahkan-lakon-panguwasa-samodra-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/kethoprak-conthong-yogyakarta-mempersembahkan-lakon-panguwasa-samodra-LcghIy.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190614T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190614T200000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031428Z
LAST-MODIFIED:20201022T075452Z
UID:36462-1560542400-1560542400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Berjudul Puti Bungsu di Festival Nan Jombang
DESCRIPTION:Penyelenggaraan Festival Nan Jombang telah mencapai pertengahan tahun pada Juni ini. Segenap usaha dan kerja keras serta ketulusan hati dicurahkan untuk menghadirkan dan menyuguhkan berbagai tampilan kesenian tradisi Minang yang ada di Sumatera Barat pun kesenian tradisi yang ada di Indonesia. Semua kerja keras dari komunitas Galombang Minangkabau di bawah payung Nan Jombang Grup merupakan bentuk dari dedikasi tanpa batas terhadap perkembangan kesenian serta apresiasi terhadap kesenian tradisi khususnya sebagai dasar berpijak setiap seniman. \nPada bulan keenam penyelenggaraan Festival Nan Jombang\, komunitas Galombang Minangkabau kembali memberikan suasana baru bagi penonton. Kali ini akan menampilkan pertunjukan dari Grup Parewa Limo Suko. Pada pertunjukan kali ini Parewa Limo Suku akan menampilkan pertunjukan yang tentu saja berakar tradisi Minangkabau. Judul pertunjukan yang akan dibawakan pada Festival Nan Jombang tgl 3 oleh parewa Limo Suku yakni Puti Bungsu. \nMenurut Irmun Krisman pimpinan parewa Limo Suku\, Puti Bungsu merupakan sebuah karya pertunjukan yang dikemas dalam bentuk kolaborasi unsur drama\, tari\, dan musik tradisional yang disuguhkan dengan konsep kekinian. Pertunjukan Puti Bungsu mengandung pesan tentang kekuatan atau aturan adat di Minangkabau yang masih kental dan masih diterapkan sampai sekarang. \nPuti Bungsu adalah adik dari tujuh bidadari bersaudara\, yang mana Puti Bungsu dipaksa untuk turun ke bumi oleh Kakak-kakaknya untuk pergi mandi di Telaga Puti. Ketika mereka sedang asik mandi\, muncullah Malin Deman mencuri salah satu selendang tujuh Puti tersebut. Ternyata selendang yang diambil adalah selendang Puti Bungsu\, maka tinggallah Puti Bungsu di bumi. Dia sangat sedih\, lalu datang Malin Deman yang menawarkan kebaikan untuk mengajak Puti Bungsu pulang ke rumahnya yang sejak awal jatuh hati dan berniat mempersunting Puti Bungsu. Keberadaan Puti Bungsu dipertanyakan oleh masyarakat\, karna asal usul yang tak jelas. Puti Bungsu pun mengikuti aturan adat yang berlaku di masyarakat Minangkabau. Dia pun dinikahi oleh Malin Deman dan masyarakat pun menerima. \nPertunjukan tersebut nantinya dapat kita saksikan dan nikmati pada Festival Nan Jombang tgl 3\, yang khusus bulan ini akan di adakan pada tanggal 14 Juni 2019. Pertunjukan dari parewa Limo suku ini akan didukung oleh 15 orang pemain. \nFestival Naan Jombang tgl 3\, seperti pada penyelenggaraan- penyelenggaraan sebelumnya dapat disaksikan di Ladang Tari Nan Jombang Balai Baru Padang. Festival Nan Jombang Tgl 3 merupakan program tahunan Nan Jombang Grup. Tahun ini untuk kesekian kalinya Bakti  Budaya Djarum Foundation kembali mendukung kegiatan Festival Nan Jombang Tgl 3.  \nInfo lebih lanjut\, silahkan menghubungi panitia : \nAngga Djamar : 0812 6616 716\nwww.nanjombangdance.id
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-berjudul-puti-bungsu-di-festival-nan-jombang/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-berjudul-puti-bungsu-di-festival-nan-jombang-NkIERW.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190617T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190617T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031359Z
LAST-MODIFIED:20230925T034642Z
UID:36418-1560729600-1560729600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Opera Drama Wayang "Sang Penjaga Hati"
DESCRIPTION:Sepenggal kisah dari sang penjaga hati yang dengan setia menemani  kemanapun kekasih hatinya melangkah untuk mencari kesejatian hidup. Adalah Narasoma dan Setyawati berjalan menuruni jurang terjal berusaha sampai pada lembah kebahagiaan. Bagi keduanya cinta memang sesuatu yang indah\, tapi kadang cinta juga memberikan kesedihan yang dalam. Karena cinta pula Setyawati harus terpisah selamanya dengan Bagaspati ayah yang mengasuhnya sejak kecil hingga dewasa. \nKarena cinta pula Narasoma merelakan Dewi Madrim adik semata wayangnya harus terpisah dengannya\, barangkali begitulah bagi Narasoma melepaskan Madrim ke tangan Pandu adalah bukti cintanya untuk kebahagiaan Madrim. \n \nDan akhirnya yang paling berat dalam hidupnya adalah terpisah dengan kekasih sejatinya\, Dewi Setyawati.  Bharatayuda telah memanggil ksatria Mandaraka yang sudah tidak muda itu untuk turun ke gelanggang payudan demi  Pandawa\, Narasoma merelakan nyawanya di gelanggang Bharatayuda  untuk kejayaan Pandawa. Semua dilakukannya karena cinta. Semua dilakukannya karena dia adalah sang penjaga hati. \nBagi sang penjaga hati seperti Narasoma\, setiap cerita selalu punya akhir\, tapi dalam kehidupannya bersama Setyawati sebuah akhir hanyalah sebuah awal untuk menapaki cerita baru\, karena dia adalah Sang Penjaga Hati dalam kehidupan selanjutnya. \n \nWayang Orang Swargaloka didukung Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mempersembahkan sebuah pertunjukan wayang orang berbahasa Indonesia dalam bentuk opera tradisi modern\, perpaduan wayang kulit dalam layar lebar dan wayang orang\, dengan balutan tarian tradisi kontemporer nusantara\, serta diiringi musik orkestra gamelan berkolaborasi dengan instrument musik modern. Hasil kemasan tersebut dinamakan The Indonesia Opera Drayang Swargaloka dan telah memperoleh beberapa penghargaan diantaranya dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Pementasan diselenggarakan pada hari Senin tanggal 17 Juni 2019\, di Gedung Kesenian Jakarta\, dengan menyajikan lakon dengan judul “Sang Penjaga Hati”. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/opera-drama-wayang-sang-penjaga-hati/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/opera-drama-wayang-sang-penjaga-hati1-CHvkTt.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190617T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190617T200000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031424Z
LAST-MODIFIED:20230925T034749Z
UID:36457-1560801600-1560801600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Opera Drama Wayang "Sang Penjaga Hati"
DESCRIPTION:Swargaloka didukung Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mempersembahkan sebuah pertunjukan wayang orang berbahasa Indonesia dalam bentuk opera tradisi modern\, perpaduan wayang kulit dalam layar lebar dan wayang orang  dengan balutan tarian tradisi kontemporer nusantara\, serta diiringi musik orkestra gamelan berkolaborasi dengan instrument musik modern. Hasil kemasan tersebut dinamakan The Indonesia Opera Drayang Swargaloka dan telah memperoleh beberapa penghargaan diantaranya dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)\nPementasan akan diselenggarakan pada hari Senin tanggal 17 Juni 2019 pukul 20.00 WIB\, dengan menyajikan lakon dengan judul “Sang Penjaga Hati” \nSinopsis :\nSepenggal kisah dari sang penjaga hati yang dengan setia menemani  kemanapun kekasih hatinya melangkah untuk mencari kesejatian hidup. \nAdalah Narasoma dan Setyawati berjalan menuruni jurang terjal berusaha sampai pada lembah kebahagiaan. Bagi keduanya cinta memang sesuatu yang indah\, tapi kadang cinta juga memberikan kesedihan yang dalam. Karena cinta pula Setyawati harus terpisah selamanya dengan Bagaspati ayah yang mengasuhnya sejak kecil hingga dewasa. \nKarena cinta pula Narasoma merelakan Dewi Madrim adik semata wayangnya harus terpisah dengannya\, barangkali begitulah bagi Narasoma melepaskan Madrim ke tangan Pandu adalah bukti cintanya untuk kebahagiaan Madrim. \nDan akhirnya yang paling berat dalam hidupnya adalah terpisah dengan kekasih sejatinya\, Dewi Setyawati.  Bharatayuda telah memanggil ksatria Mandaraka yang sudah tidak muda itu untuk turun ke gelanggang payudan demi  Pandawa\, Narasoma merelakan nyawanya di gelanggang Bharatayuda  untuk kejayaan Pandawa. Semua dilakukannya karena cinta. Semua dilakukannya karena dia adalah sang penjaga hati. \nBagi sang penjaga hati seperti Narasoma\, setiap cerita selalu punya akhir\, tapi dalam kehidupannya bersama Setyawati sebuah akhir hanyalah sebuah awal untuk menapaki cerita baru\, karena dia adalah Sang Penjaga Hati dalam kehidupan selanjutnya. \nInformasi lebih lanjut mengenai pertunjukan ini :\nTelephone : 0813 1474 4452\nwww.swargaloka.id
URL:https://indonesiakaya.com/event/opera-drama-wayang-sang-penjaga-hati-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/opera-drama-wayang-sang-penjaga-hati-z9FNfO.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190622T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190622T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031406Z
LAST-MODIFIED:20201022T075430Z
UID:36428-1561161600-1561161600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Festival Bedhayan Tahun 2019
DESCRIPTION:Laskar Indonesia Pusaka dan Yayasan Swargaloka yang didukung Dirjen Kebudayaan Dr. Hilmar Farid dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan Festival Bedhayan 2019 pada tanggal 22 Juni 2019\, di Gedung Kesenian Jakarta. \nDidirikan oleh Jaya Suprana pada tahun 2019\, Laskar Indonesia Pusaka merupakan wadah untuk mengayomi kearifan seni panggung lokal. Sebagai cabang dari Jaya Suprana School of Performing Arts\, komunitas ini merambah lebih dalam kepada seni panggung tradisi Indonesia dan bertujuan untuk membuat generasi milenial mengapresiasi karya bangsa. \nFestival Bedhayan bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisional\, mempopulerkan karya agung bangsa Indonesia\, menanamkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia\, membangun karakter bangsa serta melestarikan warisan budaya Indonesia. Festival Bedhayan juga bertujuan untuk memperkenalkan pusaka kerajaan Jawa jaman dahulu yaitu tari Bedhaya. \n \nTari Bedhaya adalah tarian sakral dari Keraton Surakarta dan Yogyakarta yang saat ini sudah dimodifikasi untuk dapat dinikmati khalayak umum dan diubah menjadi Bedhayan atau Bedhaya-Bedhayaan. Festival Bedhayan 2019 juga menghadirkan beberapa pakar tari bedhayan\, yaitu GKR. Ayu Wandansari Koes Murtiyah\, KP Sulistyo Tirtokusumo\, dan Wahyu Santoso Prabowo. S.Kar.M.S. \nFestival Bedhayan 2019 yang turut didukung oleh Jamu Jago\, BCA\, Sinarmas\, dan Bakti Budaya Djarum Foundation mengajak hadirin untuk merasakan pengalaman di keraton dalam semalam\, berinteraksi langsung dengan para penari serta menyantap hidangan khas Solo. \n \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/festival-bedhayan-tahun-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/festival-bedhayan-tahun-20191-x2rAw6.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190622T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190622T150000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031429Z
LAST-MODIFIED:20201023T073820Z
UID:36464-1561215600-1561215600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jakarta Sepanjang Masa oleh Krida Loka
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/festival-bedhayan-tahun-2019-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/22-JUN-300-x-450-uDQIs7.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190622T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190622T200000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031426Z
LAST-MODIFIED:20201022T075451Z
UID:36460-1561233600-1561233600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suluk Maleman Edisi Juni 2019
DESCRIPTION:Suluk Maleman adalah acara rutin bulanan yang dirancang sebagai ajang untuk silaturrahim\, tukar pikiran\, mengaji masalah-masalah yang dihadapi bangsa\, baik di tingkat lokal maupun nasional. Acara ini sejak awal digagas sebagai oase untuk merekatkan kembali ikatan kemanusiaan\, kemasyarakatan dan kebangsaan. \nTema Suluk Maleman kali ini adalah “Kembali Menjadi Manusia”. Tema ini merupakan bagian ke-dua belas dari episode Taubat Nusantara\, Menjaga Nalar Bangsa\, yang akan diisi antara lain oleh Budi Maryono dan Nur Said MA.  Kecuali membahas tema\, seperti biasa acara ini akan diselingi pagelaran musik oleh Orkes Puisi Sampak GusUran. \nKegiatan dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2019\, pukul 20.00 WIB\, bertempat di Rumah Adab Indonesia Mulia\, Jalan P. Diponegoro No 94\, Pati. \nInfo lebih lanjut :\nWebsite: www.sulukmaleman.com\nFacebook: fb.com/sulukmaleman\nTwitter: @suluk_maleman\nInstagram: @sulukmaleman
URL:https://indonesiakaya.com/event/suluk-maleman-edisi-juni-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/suluk-maleman-edisi-juni-2019-ioed0Q.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190623T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190623T150000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201023T073819Z
LAST-MODIFIED:20201023T073819Z
UID:41669-1561302000-1561302000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Musik Indonesia Kaya oleh Indomusikgram Community feat. Josephine Alexandra
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/musik-indonesia-kaya-oleh-indomusikgram-community-feat-josephine-alexandra/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/23-JUN-300-x-450-17djyc.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190623T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190623T193000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031425Z
LAST-MODIFIED:20201022T075450Z
UID:36458-1561318200-1561318200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (FASBuK) Edisi Juni 2019
DESCRIPTION:Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation bekerja sama dengan Kajian Kreatifitas dan Seni Fakultas Teknik ( Teater Obeng ) Universitas Muria Kudus akan menggelar lawatan rutin sastra dan budaya. Kali ini menampilkan Pertunjukan Musik\, Puisi dan Diskusi bertema “Kembali Fitri“ di Auditorium Universitas Muria Kudus\, Kampus Gondangmanis PO BOX 53 Bae Kudus\, pada hari Minggu\, 23 Juni 2019\, pukul : 19.30 WIB. \nPada edisi bulan Juni 2019 ini panggung Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus menghadirkan beberapa insan seni muda dari kelompok teater\, musik\, dan pecinta puisi. “Kembali Fitri“\, mengajak kita semua untuk bergembira di bulan Syawal\, meningkatkan kebaikan dari apa yang sudah dilakukan. \nSekilas tentang Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) \nBerdiri sejak 12 Januari 2009\, FASBuK adalah ruang kerja fisik dan pemikiran untuk mencipta inovasi serta varian-varian sebuah paket kemasan kegiatan dalam bidang kesusasteraan dan kesenian lokal yang nantinya mampu menjadi asset atas keberagaman kebudayaan nasional dan dekatmasyarakatnya sehingga tercapai ruang bersama untuk saling berbagi\, bertukar pikiran\, demi sebuah cita-cita luhur tumbuhnya nilai-nilai kesadaran manusia yang berbudaya. \nSecara rutin tiap bulannya FASBuK menggelar acara Sastra dan Seni Budaya yang meliputi Apresiasi sastra\, Sarasehan Budaya\, Pertunjukan Musik\, Tari dan Pementasan Drama/Teater\, dan sebagainya. \nUntuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi: \nForum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FasBuk)\nKetua Badan Pekerja FASBuK :Arfin AM\nNo. Hp: +62 857 4259 8480\nEmail: fasbuk93@gmail.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-juni-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-juni-2019-qKf5al.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190624T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190624T160000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201023T073808Z
LAST-MODIFIED:20201023T073808Z
UID:41660-1561392000-1561392000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Akting oleh Mondi Blanc Acting Lab bersama Teuku Rifnu Wikana
DESCRIPTION:Pendaftar minimal berusia 18 tahun\, workshop akan berlangsung pada tanggal 24-26 juni 2019 Pukul 16-00-21.00.Serta akan ada uji pentas pada tanggal 30 Juni 2019 Pukul 14.00
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-akting-oleh-mondi-blanc-acting-lab-bersama-teuku-rifnu-wikana-4/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212117-RLy34J.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190625T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190625T160000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201023T073806Z
LAST-MODIFIED:20201023T073806Z
UID:41659-1561478400-1561478400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Akting oleh Mondi Blanc Acting Lab bersama Teuku Rifnu Wikana
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-akting-oleh-mondi-blanc-acting-lab-bersama-teuku-rifnu-wikana-3/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212118-OTgtJY.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190626T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190626T160000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201023T073805Z
LAST-MODIFIED:20201023T073805Z
UID:41658-1561564800-1561564800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Akting oleh Mondi Blanc Acting Lab bersama Teuku Rifnu Wikana
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-akting-oleh-mondi-blanc-acting-lab-bersama-teuku-rifnu-wikana-2/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212119-PBEffG.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190627T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190627T160000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201023T073804Z
LAST-MODIFIED:20201023T073804Z
UID:41657-1561651200-1561651200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Kelas Akting oleh Mondi Blanc Acting Lab bersama Teuku Rifnu Wikana
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-akting-oleh-mondi-blanc-acting-lab-bersama-teuku-rifnu-wikana/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/PHOTO-2018-07-12-17-23-08443122212120-4EhAV6.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190628T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190630T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031421Z
LAST-MODIFIED:20201022T075446Z
UID:36452-1561680000-1561852800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) ke XI tahun 2019
DESCRIPTION:  \nDidukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, acara Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) ke XI tahun 2019 diselenggarakan di Kudus\, Jawa Tengah\, pada tanggal 28-30 Juni 2019. Acara ini dihadiri oleh 46 penyair dari Jawa Tengah\, 32 penyair nasional\, 6 penyair dari Malaysia\, 7 penyair dari Singapura\, 6 penyair dari Thailand dan 4 penyair dari Brunei Darussalam. Kegiatan kali ini mengusung tema “Puisi Untuk Persaudaraan dan Kemanusiaan”. \nPertemuan Penyair Nusantara tidak hanya menjadi peristiwa sastra atau peristiwa budaya rutin tahunan\, tapi juga bertujuan untuk menjalin komunikasi antar penyair nusantara\, membahas perkembangan sastra dan kebudayaan nusantara\, membuat antologi puisi bersama serta membaca sajak di atas panggung yang sama. \nPeserta PPN XI adalah para penyair yang karya puisinya lolos kurasi dan memenuhi persyaratan yang ditentukan panitia penyelenggara. Para kurator berjumlah 10 orang\, yakni Ahmadun Yosi Herfanda\, Kurnia Effendi\, dan Chavchay Syaifullah (kurator nasional)\, Mukti Sutarman Espe\, Sosiawan Leak dan Jumari Hs (kurator Jateng)\, Mohamad Saleeh Rahamad (kurator Malaysia)\, Djamal Tukimin (kurator Singapura)\, Mahroso Doloh (kurator Thailand)\, dan Zefri Ariff (kurator Brunei Darussalam). Selain para penyair peserta\, hadir juga para peninjau dari negara Malaysia dan sejumlah tokoh sastra Indonesia. \nKehadiran penyair dari berbagai daerah di tanah air dan dari negara-negara tetangga diharapkan bisa memviralkan Kudus yang terkenal sebagai Kota Kretek dan Kota Wali menjadi tujuan wisata yang mengesankan. Tidak hanya tentang kesenian dan budaya Kudus yang eksotis\, melainkan juga aneka ragam kulinernya yang diharapkan dapat mengajak mereka kembali ke kota ini. \nAcara pembukaan PPN XI berlangsung di Hotel Gripta Kudus\, dimeriahkan oleh kesenian khas Kudus dari kelompok Terbang Papat Menara\, musikalisasi puisi kelompok musik Sang Swara\, dan pembacaan puisi oleh penyair perwakilan negara-negara peserta. \nPada hari kedua\, panitia menggelar seminar sastra dan kebudayaan dengan menampilkan 6 pembicara\, yakni Maman S. Mahayana (Indonesia)\, Dr. Moh. Saleeh Rahamad (Malaysia)\, Prof. Zefri Arif (Brunei Darussalam)\, Dr. Rakib Bin Nik Hasan (Thailand)\, Djamal Tukiman\, MA (Singapura)\, dan Dr. Tirto Suwondo\, M.Hum. (Balai Bahasa Jawa Tengah\, Indonesia). Seminar yang dimoderatori oleh Sihar Ramses Simatupang ini\, diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang perkembangan sastra dan budaya nusantara dan membahas isu-isu terkini tentang sastra dan kebudayaan. \nAcara dilanjutkan dengan bedah buku antologi berjudul Sesapa Mesra Selinting Cinta yang berisi karya-karya penyair yang lolos kurasi. Pembicara dalam bedah buku adalah Prof. Suminto A. Sayuti yang akan membawakan makalah berjudul Seracik Bumbu Soto Kerbau dalam Sesapa Mesra Selinting Cinta\, dimoderatori oleh Dr. Mohammad Kanzanuddin\, M.Pd. PPN XI hari kedua ditutup dengan workshop pembacaan puisi yang disampaikan oleh Sosiawan Leak dengan moderator Jimat Kalimasadha. Peserta workshop ini adalah guru Bahasa Indonesia perwakilan dari SMP\, MTs\, SMA\, MA\, dan SMK se-Kabupaten Kudus. \nDi hari yang sama\, berlangsung kegiatan utama yaitu Panggung Penyair Asean. Para penyair akan unjuk kebolehan di atas Panggung Penyair Asean yang digelar di pelataran timur Menara Kudus. Presiden Penyair Indonesia\, Sutardji Calzoum Bachri\, bersama Kyai Mustofa Bisri (Gus Mus)\, D. Zawawi Imron\, Thomas Budi Santoso\, dan Sosiawan Leak ikut meriahkan panggung tersebut. \nSelain itu\, sejumlah penyair dari Malaysia\, Singapura\, Thailand\, Brunei Darussalam\, dan penyair dari berbagai daerah di Indonesia\, antara lain Emy Suy\, Fikar W. Eda\, Taufiq Ikram\, Didid Endro\, Rini Intama\, Warih Wisatsana\, Imam Maarif juga terlibat di panggung yang sama.  \nPada hari terakhir\, peserta akan melakukan wisata budaya ke Menara Kudus untuk berziarah ke makam Sunan Kudus dan melihat dari dekat Menara Kudus yang merupakan situs sejarah\, simbol akulturasi budaya Hindu dan Islam\, simbol toleransi umat beragama\, simbol semangat persaudaraan yang dibawa oleh Sunan Kudus\, Sayyid Ja'far Shadiq Azmatkhan.  \nWisata budaya dilanjutkan dengan mengunjungi Museum Jenang atau yang juga dikenal dengan sebutan Gusjigang X-Building. Di museum tersebut\, pengunjung dapat menyaksikan proses pembuatan jenang Kudus\, miniatur Kudus\, dan sejarah Kudus. Secara umum\, museum ini memperlihatkan Kudus dan sejarahnya\, serta aktivitas perekonomian Kudus pada masa lampau hingga sekarang. Penutupan PPN XI 2019 dilaksanakan di Museum Kretek Kudus sebagai tempat terakhir rangkaian wisata budaya. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nJimat : 0818 0246 3554
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertemuan-penyair-nusantara-ppn-ke-xi-tahun-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertemuan-penyair-nusantara-ppn-ke-xi-tahun-2019-e2i3v4.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190629T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190629T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031402Z
LAST-MODIFIED:20201022T075425Z
UID:36422-1561766400-1561766400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Komunitas KAHE Mempersembahkan Pertunjukan "Yang Terhempas\, Yang Terkikis"
DESCRIPTION:Pertunjukan berjudul “Yang Terhempas\, Yang Terkikis” persembahan Komunitas KAHE Maumere yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation sukses dipentaskan di Taman Monumen Tsunami\, Maumere\, Flores\, Nusa Tenggara Timur\, pada Rabu\, 29 Mei 2019\, pukul 19.15 WITA. \nPertunjukan ini adalah salah satu hasil karya dari pergulatan Komunitas KAHE tentang tsunami Flores 1992. Pertunjukan ini menempatkan Kampung Wuring sebagai lokus dan fokus riset penciptaan karya. Kampung Wuring sendiri adalah kampung nelayan di wilayah kelurahan Wolomarang\, Kabupaten Sikka\, yang terbentuk oleh migrasi suku Bajo dan Bugis antara tahun 1902-1918. Pada tsunami Flores 1992\, kampung Wuring menjadi salah satu tempat dengan kehancuran terparah. \n \nKampung Wuring digunakan sebagai idiom lokal untuk membicarakan perubahan-perubahan yang tengah terjadi di tubuh masyarakat kota Maumere. Mengadopsi struktur kampung Wuring sebagai dramaturgi pertunjukan\, “Yang Terhempas\, Yang Terkikis” mencoba merefleksikan arah gerak kebudayaan di Maumere yang ditandai dengan beragam pertemuan antara yang tradisional dan modern\, yang lokal dan global.  \nPertunjukan berkisah tentang Mamat Kasip\, seorang juragan kapal ikan di Wuring\, beristri lima\, dan kisah hidupnya menjadi sorotan seluruh warga kampung. Ia meminta seorang wartawan\, teman sejawatnya saat kuliah menulis kisah hidupnya sebelum ia meninggal. Pementasan ini adalah secuil cerita tentang hidup Mamat Kasip yang terus menjadi pergunjingan hingga akhir hayatnya. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/komunitas-kahe-mempersembahkan-pertunjukan-yang-terhempas-yang-terkikis/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/komunitas-kahe-mempersembahkan-pertunjukan-yang-terhempas-yang-terkikis1-lTKCUj.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190629T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190629T150000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201023T073818Z
LAST-MODIFIED:20201023T073818Z
UID:41668-1561820400-1561820400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Konser Cerita Neona oleh Neona
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/konser-cerita-neona-oleh-neona/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/29-JUN-300-x-450-Kgq0Ak.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190629T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190629T193000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031433Z
LAST-MODIFIED:20201022T075458Z
UID:36470-1561836600-1561836600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Berjudul "Kanya"\, Jagongan Wagen Edisi Juni 2019
DESCRIPTION:Jagongan Wagen edisi Juni 2019 yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation  menampilkan sebuah pertunjukan tari oleh Ela Mutiara\, koreografer penerima Hibah Seni PSBK 2019. Melalui proses fasilitasi penciptaan karya yang berjalan selama kurang lebih satu bulan di PSBK\, karya tari yang berjudul “Kanya” akan dipersembahkan secara perdana pada Sabtu\, 29 Juni 2019\, pukul 19.30 – 21.00 WIB\, bertempat di Panggung Diponegoro kompleks\, Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK)\, Ds. Kembaran Rt. 04-05\, Tamantirto\, Kasihan\, Bantul\, Yogyakarta. \n“Perempuan tidak akan jauh dari sumur\, dapur\, dan kasur.” \nKutipan di atas merupakan sebuah konstruksi pandangan masyarakat atas kaum perempuan.  Salah satu contohnya\, perempuan remaja akan dihadapkan pada pilihan utama yaitu bekerja atau menikah\, selain itu bukan menjadi prioritas utama. Tekanan sosial semacam ini menjadi faktor maraknya pernikahan dini\, kaum perempuan tidak perlu berpendidikan tinggi apalagi memilih untuk berkarir. \nKanya dalam bahasa Sansekerta memiliki arti anak perempuan. Penata tari ingin berbagi alasan atas pilihan perempuan terhadap dirinya sebagai individu yang mandiri. Melalui karya ini pilihan untuk menikah dan bekerja lahir atas dasar kesadaran\, setara dengan pilihan untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Di satu sisi\, alih-alih memaknai konstruksi pandangan masyarakat terhadap kaum perempuan sebagai tekanan\, karya ini turut mengajak masyarakat untuk menginterpretasikan ulang persepsi ruang ‘sumur\, dapur dan kasur‘  sebagai ruang penting dan berpengaruh dalam struktur sosial. \nJagongan Wagen (JW) adalah ruang bagi masyarakat seni dan selain seni untuk bersama-sama menjalankan proses belajar kreatif\, kolaboratif\, eksploratif dan edukatif melalui praktik penciptaan dan pementasan pertunjukan di PSBK. PSBK memfasilitasi dan mengkurasi kegiatan yang berlangsung setiap bulan ini\, kecuali awal tahun dan bulan puasa.  \nHibah Seni PSBK adalah fasilitasi seniman Indonesia untuk mempresentasikan karya pertunjukan terbarunya secara perdana di platform Jagongan Wagen. Fasilitasi meliputi dukungan kuratorial\, produksi\, dan dokumentasi sebagai upaya membagi gagasan karya kepada publik. \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) \nMelanjutkan spirit Bagong Kussudiardja\, PSBK mewujudkan diri sebagai art centre dengan misi mendukung pengembangan kreatif seniman dan masyarakat umum untuk terus terhubung pada nilai-nilai seni dan budaya\, keberlanjutannya\, dan penciptaan nilai-nilai budaya melalui seni. PSBK hadir sebagai laboratorium kreatif\, tempat berkumpul\, ruang presentasi karya seniman dari berbagai disiplin. PSBK menghadirkan karya seniman-seniman muda\, memfasilitasi riset-riset artistik dan pengembangan profesional\, dan merancang program-program untuk meningkatkan community engagement dan pengembangan jaringan melalui kesenian. \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja\nDs. Kembaran Rt.04-05\, Tamantirto\, Kasihan\, Bantul\, DIY\nTel./Fax.: +62(0)274/ 414-404\nWhatsapp : +62 82141416252\nEmail: media@psbk.or.id   Web: www.psbk.or.id\nFacebook: psbkjogja\nTwitter & Instagram: @psbk_jogja\nYoutube: media psbk
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-berjudul-kanya-jagongan-wagen-edisi-juni-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-berjudul-kanya-jagongan-wagen-edisi-juni-2019-RNMH8c.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190630T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190630T150000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201023T073817Z
LAST-MODIFIED:20201023T073817Z
UID:41667-1561906800-1561906800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Drama Musikal Lutung Kasarung oleh Seni Budaya Khatulistiwa
DESCRIPTION:
URL:https://indonesiakaya.com/event/drama-musikal-lutung-kasarung-oleh-seni-budaya-khatulistiwa/
LOCATION:DKI Jakarta
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/30-JUN-300-x-450-cySTfW.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190703T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190703T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031353Z
LAST-MODIFIED:20201022T075416Z
UID:36408-1562112000-1562112000@indonesiakaya.com
SUMMARY:"I La Galigo"\, Karya Musik-Teater Terinspirasi Sastra Klasik Sulawesi Selatan
DESCRIPTION:Didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, Yayasan Bali Purnati bekerja sama dengan Ciputra Artpreneur mempersembahkan pertunjukan teater kelas dunia berjudul I La Galigo yang berlangsung pada 3\, 5\, 6\, dan 7 Juli 2019 di Ciputra Artpreneur Theater. I La Galigo adalah sebuah pementasan musik-teater yang naskahnya diadaptasi dari Sureq Galigo. \nSureq Galigo adalah wiracarita mitos penciptaan suku Bugis (circa abad 13 dan 15) yang terabadikan lewat tradisi lisan dan naskah-naskah\, dan kemudian dituliskan dalam bentuk syair menggunakan bahasa Bugis dan huruf Bugis kuno.  \n \nDalam adaptasi naskah panggung ini\, Sureq Galigo menjadi dasar dari sebuah kisah yang menggambarkan petualangan perjalanan\, peperangan\, kisah cinta terlarang\, pernikahan yang rumit\, dan pengkhianatan. Elemen-elemen ini dirangkai menjadi cerita besar yang begitu menarik\, dinamis\, dan ternyata masih memiliki relevansi dengan kehidupan modern zaman sekarang.\nKarya musik-teater I La Galigo ini bercerita melalui tarian\, gerak tubuh\, soundscape dan penataan musik gubahan maestro musik Rahayu Supanggah di bawah penyutradaraan salah satu sutradara teater kontemporer terbaik dunia saat ini\, Robert Wilson. Pertunjukan yang berdurasi dua jam ini amat memukau karena tata cahaya dan tata panggung yang spektakuler. \nUntuk menciptakan ekspresi yang lebih dramatis\, sebanyak 70 instrumen musik\, mulai dari instrumen tradisional Sulawesi\, Jawa\, dan Bali dimainkan 12 musisi untuk mengiringi pertunjukan ini. Penataan bunyi dan musik ini merupakan sebuah hasil karya dan hasil kerja intensif melalui riset yang tidak main-main di bawah penyelia Rahayu Supanggah. \n“Mulai dari tahun 2001 kami mempelajari naskah tua yang dianggap sakral dalam budaya Bugis tersebut\, sekaligus mendalami budaya Sulawesi Selatan. Setelah tiga tahun\, akhirnya pada tahun 2004 kami melakukan pementasan pertama I La Galigo di Esplanade\, Singapura. Setelah melanglang buana ke 9 negara dan 18 tahun telah berlalu\, I La Galigo kembali hadir di Jakarta untuk naik pentas di Ciputra Artpreneur. Kami berharap pertunjukan yang telah kami rangkai secara modern ini dapat memperkenalkan naskah kuno asli Indonesia kepada generasi muda\, sekaligus mengusik keingintahuan masyarakat untuk lebih mendalami seni budaya Indonesia sehingga tidak punah\,” ujar Restu I. Kusumaningrum\, Ketua Yayasan Bali Purnati dan Direktur Artistik I La Galigo. \n \nSejak pentas perdananya di Esplanade Theatres on the Bay (Singapura) pada 2004\, lakon ini terus menuai pujian saat digelar di kota-kota besar dunia\, seperti: Lincoln Center Festival di New York\, Het Muziektheater di Amsterdam\, Fòrum Universal de les Cultures di Barcelona\, Les Nuits de Fourvière di Prancis\, Ravenna Festival di Italy\, Metropolitan Hall for Taipei Arts Festival di Taipei\, Melbourne International Arts Festival di Melbourne\, Teatro Arcimboldi di Milan\, sebelum kembali ke Makassar untuk dipentaskan di Benteng Rotterdam.  \nI La Galigo juga terpilih sebagai pementasan khusus berkelas dunia pada saat Annual Meetings IMF-World Bank Group 2018 di Bali\, bahkan media sekelas The New York Times pun tak segan menyebutnya "stunningly beautiful music-theater work" ketika I La Galigo menjadi pembuka pada Lincoln Center Festival 2005.  \n“Banyaknya apresiasi yang diberikan terhadap pertunjukan I La Galigo baik di dalam maupun luar negeri membuktikan bahwa budaya kita luar biasa indahnya di mata dunia. Maka tak heran jika negara ini dijuluki zamrud khatulistiwa\, karena Indonesia memang punya beragam potensi yang luar biasa. Sudah jadi komitmen bagi Bakti Budaya Djarum Foundation untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan dan keberagaman budaya tanah air. Kami tidak akan berhenti mendukung industri seni kreatif Indonesia agar kekayaan budaya Indonesia semakin dikenal\, baik dalam negeri maupun internasional\,” ujar Renitasari Adrian\, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation. \nI La Galigo merupakan sebuah harta seni budaya Indonesia. Penghargaan masyarakat internasional pada karya ini sudah terbukti\, sehingga kini\, sudah selayaknya masyarakat Indonesia juga dapat menyaksikan sebuah pentas mahakarya asli Indonesia yang tak kalah menarik dengan kisah “Mahabharata” maupun “Ramayana”. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia
URL:https://indonesiakaya.com/event/i-la-galigo-karya-musik-teater-terinspirasi-sastra-klasik-sulawesi-selatan/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/i-la-galigo-karya-musik-teater-terinspirasi-sastra-klasik-sulawesi-selatan-kUFfKE.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190703T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190707T000000
DTSTAMP:20260404T184942
CREATED:20201022T031434Z
LAST-MODIFIED:20231213T042109Z
UID:36472-1562182200-1562457600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Teater Kelas Dunia Bertajuk "I LA GALIGO"
DESCRIPTION:Didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation \, Yayasan Bali Purnati bekerja sama dengan Ciputra Artpreneur dengan bangga mempersembahkan pertunjukan teater kelas dunia bertajuk “I LA GALIGO” yang akan berlangsung pada tanggal 3\, 5\, 6\, 7 Juli 2019 di Ciputra Artpreneur Theater\, Jakarta. I La Galigo merupakan sebuah pementasan yang naskahnya diadaptasi dari “Sureq Galigo”. \nSureq Galigo sendiri adalah wiracarita tentang mitos penciptaan suku Bugis yang terabadikan lewat tradisi lisan dan naskah-naskah; terekam dalam bentuk syair (circa abad ke-13 dan ke-15) dalam bentuk puisi bahasa Bugis kuno yang juga ditulis dalam huruf Bugis kuno. Puisi ini terdiri dalam sajak bersuku lima yang menceritakan kisah asal usul manusia. \nDalam versi adaptasi ke atas panggung ini\, Sureq Galigo menjadi dasar dari sebuah kisah yang menggambarkan petualangan perjalanan\, peperangan\, kisah cinta terlarang\, upacara pernikahan yang rumit\, dan pengkhianatan. Semua ini merupakan plot cerita yang kemudian membentuk sebuah cerita besar yang begitu menarik\, dinamis\, dan ternyata masih memiliki relevansi dengan kehidupan modern di zaman sekarang. \nPertunjukan ini memiliki misi untuk mengenalkan seni budaya Nusantara kepada masyarakat luas. Selama ini\, sejak pentas perdananya di Esplanade Theatres on the Bay (Singapura) pada 2003\, lakon ini terus menuai pujian saat digelar di kota-kota besar dunia\, seperti: Lincoln Center Festival (New York) \, Het Muziektheater (Amsterdam)\, Fòrum Universal de les Cultures (Barcelona)\, Les Nuits de Fourvière (Rhône-France)\, Ravenna Festival (Italy)\, Metropolitan Hall for Taipei Arts Festival (Taipei)\, Melbourne International Arts Festival (Melbourne)\, Teatro Arcimboldi (Milan)\, sebelum akhirnya kembali ke Makassar untuk dipentaskan di Benteng Rotterdam\, dan baru-baru ini dipilih sebagai pementasan khusus berkelas dunia pada saat Annual Meetings IMF-World Bank Group 2018 di Bali. Bahkan\, media sekelas The New York Times pun tak segan menyebutnya “stunningly beautiful music-theater work” ketika I La Galigo menjadi pembuka pada Festival Lincoln Center 2005. \nI La Galigo merupakan sebuah harta seni budaya Indonesia. Penghargaan masyarakat internasional pada karya ini sudah terbuktikan\, sehingga kini\, sudah selayaknya masyarakat Indonesia juga dapat menyaksikan sebuah pentas mahakarya yang tak kalah menarik dengan kisah “Mahabharata” maupun “Ramayana”. \nPertunjukan berdurasi dua jam yang disutradarai oleh Robert Wilson ini dilengkapi dengan tata panggung teater modern dan tata cahaya yang spektakuler. Musik digarap oleh komposer Rahayu Supanggah setelah melakukan penelitian intensif di Sulawesi Selatan. \nTiket pertunjukan bisa didapatkan melalui :\nwww.ciputraartpreneur.com\nhttps://www.loket.com/event/i-la-galigo_VyU
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-teater-kelas-dunia-bertajuk-i-la-galigo/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-teater-kelas-dunia-bertajuk-i-la-galigo-tHt8cJ.tmp_.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR