BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20220101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240316T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240316T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240310T021501Z
LAST-MODIFIED:20240311T032151Z
UID:80133-1710601200-1710604800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Sound of Kaba Nan Ampek oleh Sanggar Mahoni
DESCRIPTION:Sanggar Mahoni menyajikan sebuah pertunjukan komposisi musik yang menggabungkan peleburan musik tradisional Minangkabau dengan musik modern (electronic dance music)\, atraksi gerak tari tradisional “Tapuak Galembong”\, serta pembacaan puisi untuk menghadirkan suasana estetis dan mempertajam isi karya oleh pembaca puisi nasional yang merupakan salah satu personal dari Sanggar Mahoni juga. \nAcara dibuka dengan karya “Marantau” yang menggambarkan situasi dan kondisi perantau pada zaman sekarang dengan adanya akulturasi dalam bentuk komposisi musiknya\, kemudian dilanjutkan dengan karya “Kubang Balombak” sebagai transisi dari karya berikutnya. Pertunjukan karya terakhir “Sound Of Kaba Nan Ampek” yang menjadi acara puncak di dalam karya tersebut memiliki 4 bagian yang masing-masing bagian ada ciri khas dan atraksi seperti “Tapuak Galembong”. Acara akan ditutup dengan Penampilan Astra KDI\, salah satu pendiri Sanggar Mahoni\, yang merupakan Runner Up Kontes Dangdut Indonesia 2022. \nSanggar Mahoni adalah sebuah kelompok seni yang memiliki ciri khas unik dalam penggarapan komposisi yang meleburkan Musik dan Tari Tradisional Minangkabau dengan Musik Elektronik tanpa mengurangi esensi musik tradisi tersebut. Mahoni sudah berdiri sejak tahun 2012 di Sumatera Barat. Sanggar Mahoni terdiri dari 6 orang personil yaitu ; Andre Junaedi\, Yogi Astra\, Robby Ferdian\, Aditya Rahman\, Krispra Tomi Soeharto dan Andria Catri Tamsin. Mahoni mengambil filosofi dari pohon Mahoni\, yang mekar dengan harmoni dan memiliki akar yang kuat. Sanggar Mahoni ini bertujuan untuk menyajikan musik yang indah\, mempesona\, dan penuh harmoni\, menggabungkan elemen Musik dan Tari Tradisional Minangkabau dengan gaya musik elektronik maupun kontemporer dengan inspirasi dari keindahan alam Minangkabau dan kearifan lokal. Selain itu\, Mahoni memiliki tujuan untuk menginovasikan esensi budaya Minangkabau dalam bentuk musik terbarukan\, sehingga dapat mengimbangi perkembangan zaman dan teknologi. Mahoni berusaha menjaga kekayaan budaya Minangkabau agar tetap hidup dan relevan bagi generasi masa kini dan mendatang. \nSelama berdiri\, Sanggar Mahoni sudah meraih beberapa prestasi\, yang paling membanggakan adalah West Sumatera Performing Arts Market 2023 yang diselenggrakan oleh Nan Jombang Dance Company di Padang\, Sumatera Barat\, dan banyak lagi. Tujuan Sanggar Mahoni dalam membuat karya adalah  Membangkitkan kembali kesadaran generasi muda untuk merawat dan melestarikan kesenian tradisi dengan cara meleburkannya kedalam bentuk musik dan tari yang relevan dengan zaman.
URL:https://indonesiakaya.com/event/sound-of-kaba-nan-ampek-oleh-sanggar-mahoni/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/03/gik-16maret-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240309T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240309T190000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240303T103253Z
LAST-MODIFIED:20240303T135843Z
UID:79596-1710010800-1710010800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Sawah Tanpa Manusia oleh Koreografer Terpilih Festival Menari - 19.00
DESCRIPTION:Setiap sawah di Indonesia punya teknologi pertanian yang berbeda-beda. Dengan menelisik budaya material yang dilakukan masyarakat tani pada masa menjelang panen\, seperti memasang jaring di atas sawah\, membuat orang-orangan sawah\, atau memasang sebuah kaleng yang menghasilkan bunyi bising\, yang mana semua penggunaan material itu digunakan dengan tujuan untuk mengusir burung-burung sehingga panen pun berhasil. Material-material itu dibuat untuk menggantikan kehadiran manusia yang tidak bisa menjaga sawah selama 24 jam penuh. Dengan adanya material itu\, burung-burung tetap dapat diusir dan manusia dapat melakukan kegiatan lain. Itulah makna dari Sawah Tanpa Manusia. \nDengan keberagaman cara menjaga sawah itulah para koreografer dapat mengeksplorasi lebih dalam tentang budaya material yang digunakan untuk menjaga padi di masing-masing daerah\, baik dari aspek bunyi maupun gerak\, ataupun hal bersifat immaterial seperti ritual adat sebuah suku\, hingga diolah sedemikian rupa menjadi sebuah karya tari. \nAbib Habibi Igal berasal dari Kalimantan Tengah dan telah menyelesaikan Pendidikan sarjananya di Institut Seni Indonesia Yogyakarta dengan minat utama penciptaan tari. Sejak 2012 hingga sekarang\, ia terus melakukan ekspedisi riset ritual penyembuhan Wadian Dadas. Baginya\, menyusuri bunyi tubuh Wadian sama dengan menjelajahi relasi tubuh dengan Tuhan\, alam\, dan manusia. Berbagai elemen dan fenomena dalam ritual tersebut ditransformasikan menjadi karya kontemporer melalui pendekatan penelitian artistik dan kajian budaya. Dia banyak menyerap pemahaman tentang tari kontemporer dari Martinus Miroto\, Eko Supriyanto\, Hendro Martono\, Hartati\, dan Uti Setyastuti. \nCici Wulandari lahir di Padang\, penggiat budaya asal Sumatra Barat. Cici Wulandari merupakan ketua komunitas Seni Sibat Dance. Pada tahun 2014 menyelesaikan studi S-1 di Institut Seni Indonesia Padangpanjang minat Penciptaan Seni Tari\, pada tahun 2021 menyelesaikan Pendidikan Magister di Institut Seni Indonesia Padangpanjang dengan kajian yang sama. Pernah menulis di beberapa jurnal ilmiah\, pernah menjadi narasumber pada workshop tari. Selama bergelut di dunia kesenian sudah mengikuti banyak bentuk penghargaan dan event nasional dan international diantaranya penghargaan atas terbaik I tingkat Nasional perwakilan Sumatra Barat oleh Kemenkominfo\, mengikuti Pekan Kebudayaan Nasional di Jakarta dan pelatih tari massal Kemah Budaya oleh Kemendikbud dan mengikuti Festival Seni Rumpun Melayu 2019. \nSiti Alisa\, seniman tari independent yang berbasis di Jakarta. Alisa mendalami tari ballet klasik selama 15 tahun di Namarina Dance Academy dan mendapatkan gelarnya sebagai Advanced in Royal Academy of Dancing (ARAD). Alisa melanjutkan studinya di Institut Kesenian Jakarta dan lulus pada tahun 2017. Sebagai koreografer\, ia telah menerima hibah dari Asian Cultural Council dan Yayasan Kelola untuk Residensi Koreografer Internasional American Dance Festival 2019\, dan South East Asian Choreographers Network 2021. Disamping berkarya\, Alisa adalah bagian dari tim kreatif Yayasan Seni Tari Indonesia dan fakulti dari The Ballet Academy of Indonesia. \nNurima Sari\, lahir di Padang 7 Februari 1997 berdarah Jawa. Memluai dunia tari sejak kelas 3 sekolah dasar dengan mengikuti sanggar tari\, melanjutkan sekolah tari di SMK 7 Padang\, lulusan Sendratasik UNP. Tertarik dengan tari kontemporer dan masuk kedalam sebuah komunitas Impessa Dance Company dan menari dalam beberapa karya. Mengikuti Festival Mentari #1 dengan judul karya “Aku-aku” sebuah wadah pelahiran koreografer muda. Mendapat kesempatan dalam kurasi karya pada Pekan Kebudayaan Daerah dengan judul karya “Mairiak Nan Tingga”. Kini Rima sedang berproses dalam karyanya bersama “Ruang Diskusi Tubuh”. \nMekranitingrum Hapsari lahir di Surakarta\, 1995. Mike adalah koreografer dengan latar belakang kesenian tradisional Indonesia dan tertarik dengan seni modern dan kontemporer. Ia telah berpartisipasi di beberapa platform seni local dan internasional\, seperti melakukan residensi di La Biennale Collage Danze di Venice 2018 sebagai penari dari Marie Chouinard\, direktur dari Biennale Collage Danze dan Daina Ashbee dari Canada. Sebagai koreografer\, Mike telah menciptakan beberapa karya tari dan karya seni performans. \nAhmad Iqbal\, lahir di Batusangkar 1998. Mempelajari silat Kumango semenjak umur 11 tahun. Di tahun 2017 memutuskan untuk mendalami tari dengan menempuh Pendidikan formal di ISI Padangpanjang dan pada tahun 2021 melanjtkan Pendidikan Pascasarjana ISI Padangpanjang. Beberapa karya cipta dan karya ilmiah seperti “Motion of Sada vol. 1” bersama Indonesia Kaya\, Ruang Tumbuh\, Nan Jombang Dance Company. “Motion of Sada” alih wahana berupa dance fim dengan tema tubuh dan dimensi. Koreografer terbaik dalam event Festival Folklor Indonesia\, pertunjukan hybrid SIPA pada tahun 2022 dan lainnya. Karya ilmiahnya adalah Postgraduate Program Indonesian Institute of The Arts Padangpanjang\, Melayu Art and Performance Journal.
URL:https://indonesiakaya.com/event/sawah-tanpa-manusia-oleh-koreografer-terpilih-festival-menari-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/03/gik-9maret-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240309T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240309T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240303T102419Z
LAST-MODIFIED:20240303T135823Z
UID:79592-1709996400-1710000000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Sawah Tanpa Manusia oleh Koreografer Terpilih Festival Menari
DESCRIPTION:Setiap sawah di Indonesia punya teknologi pertanian yang berbeda-beda. Dengan menelisik budaya material yang dilakukan masyarakat tani pada masa menjelang panen\, seperti memasang jaring di atas sawah\, membuat orang-orangan sawah\, atau memasang sebuah kaleng yang menghasilkan bunyi bising\, yang mana semua penggunaan material itu digunakan dengan tujuan untuk mengusir burung-burung sehingga panen pun berhasil. Material-material itu dibuat untuk menggantikan kehadiran manusia yang tidak bisa menjaga sawah selama 24 jam penuh. Dengan adanya material itu\, burung-burung tetap dapat diusir dan manusia dapat melakukan kegiatan lain. Itulah makna dari Sawah Tanpa Manusia. \nDengan keberagaman cara menjaga sawah itulah para koreografer dapat mengeksplorasi lebih dalam tentang budaya material yang digunakan untuk menjaga padi di masing-masing daerah\, baik dari aspek bunyi maupun gerak\, ataupun hal bersifat immaterial seperti ritual adat sebuah suku\, hingga diolah sedemikian rupa menjadi sebuah karya tari. \nAbib Habibi Igal berasal dari Kalimantan Tengah dan telah menyelesaikan Pendidikan sarjananya di Institut Seni Indonesia Yogyakarta dengan minat utama penciptaan tari. Sejak 2012 hingga sekarang\, ia terus melakukan ekspedisi riset ritual penyembuhan Wadian Dadas. Baginya\, menyusuri bunyi tubuh Wadian sama dengan menjelajahi relasi tubuh dengan Tuhan\, alam\, dan manusia. Berbagai elemen dan fenomena dalam ritual tersebut ditransformasikan menjadi karya kontemporer melalui pendekatan penelitian artistik dan kajian budaya. Dia banyak menyerap pemahaman tentang tari kontemporer dari Martinus Miroto\, Eko Supriyanto\, Hendro Martono\, Hartati\, dan Uti Setyastuti. \nCici Wulandari lahir di Padang\, penggiat budaya asal Sumatra Barat. Cici Wulandari merupakan ketua komunitas Seni Sibat Dance. Pada tahun 2014 menyelesaikan studi S-1 di Institut Seni Indonesia Padangpanjang minat Penciptaan Seni Tari\, pada tahun 2021 menyelesaikan Pendidikan Magister di Institut Seni Indonesia Padangpanjang dengan kajian yang sama. Pernah menulis di beberapa jurnal ilmiah\, pernah menjadi narasumber pada workshop tari. Selama bergelut di dunia kesenian sudah mengikuti banyak bentuk penghargaan dan event nasional dan international diantaranya penghargaan atas terbaik I tingkat Nasional perwakilan Sumatra Barat oleh Kemenkominfo\, mengikuti Pekan Kebudayaan Nasional di Jakarta dan pelatih tari massal Kemah Budaya oleh Kemendikbud dan mengikuti Festival Seni Rumpun Melayu 2019. \nSiti Alisa\, seniman tari independent yang berbasis di Jakarta. Alisa mendalami tari ballet klasik selama 15 tahun di Namarina Dance Academy dan mendapatkan gelarnya sebagai Advanced in Royal Academy of Dancing (ARAD). Alisa melanjutkan studinya di Institut Kesenian Jakarta dan lulus pada tahun 2017. Sebagai koreografer\, ia telah menerima hibah dari Asian Cultural Council dan Yayasan Kelola untuk Residensi Koreografer Internasional American Dance Festival 2019\, dan South East Asian Choreographers Network 2021. Disamping berkarya\, Alisa adalah bagian dari tim kreatif Yayasan Seni Tari Indonesia dan fakulti dari The Ballet Academy of Indonesia. \nNurima Sari\, lahir di Padang 7 Februari 1997 berdarah Jawa. Memluai dunia tari sejak kelas 3 sekolah dasar dengan mengikuti sanggar tari\, melanjutkan sekolah tari di SMK 7 Padang\, lulusan Sendratasik UNP. Tertarik dengan tari kontemporer dan masuk kedalam sebuah komunitas Impessa Dance Company dan menari dalam beberapa karya. Mengikuti Festival Mentari #1 dengan judul karya “Aku-aku” sebuah wadah pelahiran koreografer muda. Mendapat kesempatan dalam kurasi karya pada Pekan Kebudayaan Daerah dengan judul karya “Mairiak Nan Tingga”. Kini Rima sedang berproses dalam karyanya bersama “Ruang Diskusi Tubuh”. \nMekranitingrum Hapsari lahir di Surakarta\, 1995. Mike adalah koreografer dengan latar belakang kesenian tradisional Indonesia dan tertarik dengan seni modern dan kontemporer. Ia telah berpartisipasi di beberapa platform seni local dan internasional\, seperti melakukan residensi di La Biennale Collage Danze di Venice 2018 sebagai penari dari Marie Chouinard\, direktur dari Biennale Collage Danze dan Daina Ashbee dari Canada. Sebagai koreografer\, Mike telah menciptakan beberapa karya tari dan karya seni performans. \nAhmad Iqbal\, lahir di Batusangkar 1998. Mempelajari silat Kumango semenjak umur 11 tahun. Di tahun 2017 memutuskan untuk mendalami tari dengan menempuh Pendidikan formal di ISI Padangpanjang dan pada tahun 2021 melanjtkan Pendidikan Pascasarjana ISI Padangpanjang. Beberapa karya cipta dan karya ilmiah seperti “Motion of Sada vol. 1” bersama Indonesia Kaya\, Ruang Tumbuh\, Nan Jombang Dance Company. “Motion of Sada” alih wahana berupa dance fim dengan tema tubuh dan dimensi. Koreografer terbaik dalam event Festival Folklor Indonesia\, pertunjukan hybrid SIPA pada tahun 2022 dan lainnya. Karya ilmiahnya adalah Postgraduate Program Indonesian Institute of The Arts Padangpanjang\, Melayu Art and Performance Journal.
URL:https://indonesiakaya.com/event/sawah-tanpa-manusia-oleh-koreografer-terpilih-festival-menari/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/03/gik-9maret-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240302T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240302T200000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240225T080820Z
LAST-MODIFIED:20240226T042210Z
UID:79175-1709406000-1709409600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukkan Tari: "MEDIUM" & Lengger Banyumasan oleh Rianto & Yayasan Rumah Lengger Banyumasan 19.00
DESCRIPTION:Karya tari medium adalah bentuk karya tari kontemporer yang diciptakan dari hasil penelitian selama 3 tahun tentang perjalanan tubuh penari lengger. Dalam Medium\, Rianto mengenal istilah Lengger yang berasal dari kata leng ngger yang artinya “nasehat\, untuk mengingat dan selalu berhati-hati dalam hidup\, bahwa tubuh kita akan kembali ke asalnya”. \nSerangkaian kajian mengenai hubungan antara tubuh pada sebuah kepercayaan \, tubuh sosial\, tubuh politik\, dan tubuh tradisional. Bahasa gerak Rianto yang virtuoso dipadukan dengan vokal yang kuat dan musik perkusi oleh Cahwati\, yang juga berasal dari Banyumas. Mereka mencari hubungan antara gerak tubuh dan musik yg menjadi inti tradisi Lengger. \nRianto adalah  seorang seniman tari juga aktor dari Banyumas yang sekarang menetap di Tokyo\, Jepang. Ketubuhan dan karya Rianto berfokus pada kesenian Lengger Banyumasan dari Jawa Tengah\, sebuah bentuk tari lintas gender. Beberapa karya Lengger yang telah diciptakannya yaitu\, Lengger Topeng\, Lengger Sekar melati\, Banyumas Megot\, Lengger Eling-Eling\, dan lainnya. Beberapa karya kontemporer yang telah diciptakannya yaitu Medium\, Body without Brain\, Soft Machine-Rianto\, Mantra Tubuh\, Perjalanan Tubuh Jawa (Humboldt Forum -Museum Berlin)\, Pintu Amaterasu\, Shadowing The Body\, dan lain sebagainya. \nSetelah sukses dengan karya Soft Machine yang sudah di tampilkan lebih dari 50 kali pertunjukan di berbagai festival internasional dan dunia\, kini Rianto kembali ke kampung halamannya dan menjalin hubungan dengan para empu lengger untuk mempertahankan keberlangsungan kesenian lengger dan juga untuk berdialog tentang pertentangan situasi tubuh yg dihadapinya pada tubuh biner. Sebuah ruang antara maskulin dan feminim\, antara adat istiadat dan prinsip-prinsip agama\, antara kendali kesadaran dan tidak sadar (kesurupan)\, karya Medium sudah di tampilkan di beberapa festival internasional lebih dari 50 kali pertunjukan\, juga sebagai dasar terciptanya film “Kucumbu Tubuh Indahku“ karya sutradara Garin Nugroho di tahun 2018. \nRianto juga tergabung dalam sebuah dance company di London bernama Akram Khan Dance Company yang telah mementaskan lebih dari 100 kali karya “Until The Lion” di seluruh penjuru dunia. Ia juga memiliki komunitas sanggar tari di Tokyo bernama Dewandaru Dance Company\, komunitas lengger di Banyumas yaitu Rumah lengger banyumas.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukkan-tari-medium-lengger-banyumasan-oleh-rianto-yayasan-rumah-lengger-banyumasan-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/02/gik-2maret-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240302T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240302T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240225T080431Z
LAST-MODIFIED:20240226T042151Z
UID:79173-1709391600-1709395200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukkan Tari: "MEDIUM" & Lengger Banyumasan oleh Rianto & Yayasan Rumah Lengger Banyumasan
DESCRIPTION:Karya tari medium adalah bentuk karya tari kontemporer yang diciptakan dari hasil penelitian selama 3 tahun tentang perjalanan tubuh penari lengger. Dalam Medium\, Rianto mengenal istilah Lengger yang berasal dari kata leng ngger yang artinya “nasehat\, untuk mengingat dan selalu berhati-hati dalam hidup\, bahwa tubuh kita akan kembali ke asalnya”. \nSerangkaian kajian mengenai hubungan antara tubuh pada sebuah kepercayaan \, tubuh sosial\, tubuh politik\, dan tubuh tradisional. Bahasa gerak Rianto yang virtuoso dipadukan dengan vokal yang kuat dan musik perkusi oleh Cahwati\, yang juga berasal dari Banyumas. Mereka mencari hubungan antara gerak tubuh dan musik yg menjadi inti tradisi Lengger. \nRianto adalah  seorang seniman tari juga aktor dari Banyumas yang sekarang menetap di Tokyo\, Jepang. Ketubuhan dan karya Rianto berfokus pada kesenian Lengger Banyumasan dari Jawa Tengah\, sebuah bentuk tari lintas gender. Beberapa karya Lengger yang telah diciptakannya yaitu\, Lengger Topeng\, Lengger Sekar melati\, Banyumas Megot\, Lengger Eling-Eling\, dan lainnya. Beberapa karya kontemporer yang telah diciptakannya yaitu Medium\, Body without Brain\, Soft Machine-Rianto\, Mantra Tubuh\, Perjalanan Tubuh Jawa (Humboldt Forum -Museum Berlin)\, Pintu Amaterasu\, Shadowing The Body\, dan lain sebagainya. \nSetelah sukses dengan karya Soft Machine yang sudah di tampilkan lebih dari 50 kali pertunjukan di berbagai festival internasional dan dunia\, kini Rianto kembali ke kampung halamannya dan menjalin hubungan dengan para empu lengger untuk mempertahankan keberlangsungan kesenian lengger dan juga untuk berdialog tentang pertentangan situasi tubuh yg dihadapinya pada tubuh biner. Sebuah ruang antara maskulin dan feminim\, antara adat istiadat dan prinsip-prinsip agama\, antara kendali kesadaran dan tidak sadar (kesurupan)\, karya Medium sudah di tampilkan di beberapa festival internasional lebih dari 50 kali pertunjukan\, juga sebagai dasar terciptanya film “Kucumbu Tubuh Indahku“ karya sutradara Garin Nugroho di tahun 2018. \nRianto juga tergabung dalam sebuah dance company di London bernama Akram Khan Dance Company yang telah mementaskan lebih dari 100 kali karya “Until The Lion” di seluruh penjuru dunia. Ia juga memiliki komunitas sanggar tari di Tokyo bernama Dewandaru Dance Company\, komunitas lengger di Banyumas yaitu Rumah lengger banyumas.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukkan-tari-medium-lengger-banyumasan-oleh-rianto-yayasan-rumah-lengger-banyumasan/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/02/gik-2maret-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240224T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240224T200000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240217T183052Z
LAST-MODIFIED:20240219T081420Z
UID:78953-1708801200-1708804800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Fase Kehidupan Manusia oleh B. Kristiono Soewardjo - 19.00
DESCRIPTION:Konsep ini merangkum pemahaman menyeluruh tentang tahapan kehidupan manusia\, merinci interaksi kompleks antara aspek fisik\, psikologis\, dan sosial yang membentuk setiap fase kehidupan. Mulai dari masa bayi hingga usia tua\, setiap tahap diwarnai oleh tantangan unik\, pencapaian perkembangan\, dan hubungan evolusioner dengan lingkungan sekitar. Ilmuwan dan peneliti memperdalam eksplorasi konsep ini guna membongkar kompleksitas perkembangan manusia\, dengan tujuan memberikan wawasan berharga dalam bidang seperti psikologi\, sosiologi\, dan kesehatan. Dengan mendalaminya\, konsep ini menyajikan cahaya terang terkait sifat dinamis dan selalu berubah dari perjalanan hidup manusia\, membuka pintu untuk pemahaman yang lebih mendalam terhadap keberagaman dan kompleksitas eksistensi manusia. \n\nTE DENKEN\n\nManusia selalu membayangkan dan berfikir kemana mereka harus melangkah. Apa yang membuat pikiran tersebut bercabang? Terkadang pikiran tersebut seiring kadang juga tidak selalu berjalan seiring\, sehinggga apa yang ingin dicapai tidak akan terpenuhi\, mengakibatkan hati dan bathin yang akan bicara. \nKoreografer and Dancer: B Kristiono Soewardjo \n\nTAKURUANG\n\nKarya tari ini menggambarkan perasaan seorang anak yang terkurung dalam perjalanan hidupnya akibat depresi dan kehilangan ibunya. Terperangkap dalam penyesalan\, kesedihan\, dan keyakinan bahwa kehidupan tanpa sosok ibu tak mungkin\, anak laki-laki ini mengalami lingkaran kesedihan\, menanti keajaiban atau mungkin takdir yang menjemputnya. \nKoreografer and Dancer: Raihan Kamil \nArt Consultant: B Kristiono Soewardjo \nMusic Composer: DJ Aip. \n\nDINDING ITU SELALU DIAM\n\nKarya ini menceritakan tentang adanya pergolakan serta bentuk perlawanan depresi diri seorang wanita yang berjuang untuk mengusai dirinya disaat segala kesedihan\, ketakutan\, ke khawatiran yang tak dapat terbendung oleh dirinya. \nKoreografer and Dancer: Vanya Cahya Febriana \nMusic Composer: Armen \nArt Consultant: B Kristiono Soewardjo\, S.E.\, S.Sn.\, M.Sn. \n\nNINDAK JIRUMKLAN\n\nTari Nindak Jirumklan adalah karya tari yang berbasis budaya Jakarta (Betawi) dengan pijakan gerak tari Topeng\, yang merupakan penggambarkan tentang asal usul manusia yang memiliki beberapa karakter\, mulai dari manusia diciptakan\, tumbuh dewasa hingga pada saat dipanggil kepada Sang Pencipta. \nKoreografer and Dancer: B. Kristiono Soewardjo\, Abdul Malik Siregar\, Raihan Kamil\, Anugrah Malik Fazar\, Putra Nur Fajar\, Iman Firmansyah \nMusic Conceptor: B Kristiono Soewardjo\, S.E.\, S.Sn.\, M.Sn. \nMusic Editor and Music Consulton: RM Aditya Adriyanto\, S.Pd.\, M.Sn. \nB. Kristiono Soewardjo\, Pendiri Kresna Indonesia Dance Laboratory\, koreografer\, penari\, dan dosen tari di Universitas Negeri Jakarta. Meraih Magister Penciptaan Seni dari Institut Kesenian Jakarta (2010). Penerima Penghargaan Kedua dalam GKJ Award (1999) untuk tarian ‘Ngangres’\, tampil di Seoul International Dance Festival (2000). Penghargaan sebagai Penari\, Koreografi\, dan Koreografer Terbaik “Bandar Seri Award” (2004). Menerima Hibah dan Revitalisasi Seni dari Dikti ke Jerman (2009 & 2012)\, memberikan lokakarya di Berlin\, Halle\, KBRI Berlin\, dan KJRI Frankfurt. Koreografer SEA Games XIX di Jakarta (1997) dan SEA Games XXVII di Nay Phi Daw\, Myanmar (2013). Dosen Tamu Program Doktoral di Gyeongsang National University di Korea\, Pembicara di “ASEAN Fine Arts Symposium 2014” di Bangkok. Bergabung dengan I La Galigo (2002-2019) sebagai Pelatih dan Penari dalam pementasan Internasional. Menghasilkan ± 25 Hak Kekayaan Intelektual di Bidang Penciptaan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/fase-kehidupan-manusia-oleh-b-kristiono-soewardjo-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/02/GIK-24Februari-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240224T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240224T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240217T181542Z
LAST-MODIFIED:20240217T191129Z
UID:78952-1708786800-1708790400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Fase Kehidupan Manusia oleh B. Kristiono Soewardjo
DESCRIPTION:Konsep ini merangkum pemahaman menyeluruh tentang tahapan kehidupan manusia\, merinci interaksi kompleks antara aspek fisik\, psikologis\, dan sosial yang membentuk setiap fase kehidupan. Mulai dari masa bayi hingga usia tua\, setiap tahap diwarnai oleh tantangan unik\, pencapaian perkembangan\, dan hubungan evolusioner dengan lingkungan sekitar. Ilmuwan dan peneliti memperdalam eksplorasi konsep ini guna membongkar kompleksitas perkembangan manusia\, dengan tujuan memberikan wawasan berharga dalam bidang seperti psikologi\, sosiologi\, dan kesehatan. Dengan mendalaminya\, konsep ini menyajikan cahaya terang terkait sifat dinamis dan selalu berubah dari perjalanan hidup manusia\, membuka pintu untuk pemahaman yang lebih mendalam terhadap keberagaman dan kompleksitas eksistensi manusia. \n\nTE DENKEN\n\nManusia selalu membayangkan dan berfikir kemana mereka harus melangkah. Apa yang membuat pikiran tersebut bercabang? Terkadang pikiran tersebut seiring kadang juga tidak selalu berjalan seiring\, sehinggga apa yang ingin dicapai tidak akan terpenuhi\, mengakibatkan hati dan bathin yang akan bicara. \nKoreografer and Dancer: B Kristiono Soewardjo \n\nTAKURUANG\n\nKarya tari ini menggambarkan perasaan seorang anak yang terkurung dalam perjalanan hidupnya akibat depresi dan kehilangan ibunya. Terperangkap dalam penyesalan\, kesedihan\, dan keyakinan bahwa kehidupan tanpa sosok ibu tak mungkin\, anak laki-laki ini mengalami lingkaran kesedihan\, menanti keajaiban atau mungkin takdir yang menjemputnya. \nKoreografer and Dancer: Raihan Kamil \nArt Consultant: B Kristiono Soewardjo \nMusic Composer: DJ Aip. \n\nDINDING ITU SELALU DIAM\n\nKarya ini menceritakan tentang adanya pergolakan serta bentuk perlawanan depresi diri seorang wanita yang berjuang untuk mengusai dirinya disaat segala kesedihan\, ketakutan\, ke khawatiran yang tak dapat terbendung oleh dirinya. \nKoreografer and Dancer: Vanya Cahya Febriana \nMusic Composer: Armen \nArt Consultant: B Kristiono Soewardjo\, S.E.\, S.Sn.\, M.Sn. \n\nNINDAK JIRUMKLAN\n\nTari Nindak Jirumklan adalah karya tari yang berbasis budaya Jakarta (Betawi) dengan pijakan gerak tari Topeng\, yang merupakan penggambarkan tentang asal usul manusia yang memiliki beberapa karakter\, mulai dari manusia diciptakan\, tumbuh dewasa hingga pada saat dipanggil kepada Sang Pencipta. \nKoreografer and Dancer: B. Kristiono Soewardjo\, Abdul Malik Siregar\, Raihan Kamil\, Anugrah Malik Fazar\, Putra Nur Fajar\, Iman Firmansyah \nMusic Conceptor: B Kristiono Soewardjo\, S.E.\, S.Sn.\, M.Sn. \nMusic Editor and Music Consulton: RM Aditya Adriyanto\, S.Pd.\, M.Sn. \nB. Kristiono Soewardjo\, Pendiri Kresna Indonesia Dance Laboratory\, koreografer\, penari\, dan dosen tari di Universitas Negeri Jakarta. Meraih Magister Penciptaan Seni dari Institut Kesenian Jakarta (2010). Penerima Penghargaan Kedua dalam GKJ Award (1999) untuk tarian ‘Ngangres’\, tampil di Seoul International Dance Festival (2000). Penghargaan sebagai Penari\, Koreografi\, dan Koreografer Terbaik “Bandar Seri Award” (2004). Menerima Hibah dan Revitalisasi Seni dari Dikti ke Jerman (2009 & 2012)\, memberikan lokakarya di Berlin\, Halle\, KBRI Berlin\, dan KJRI Frankfurt. Koreografer SEA Games XIX di Jakarta (1997) dan SEA Games XXVII di Nay Phi Daw\, Myanmar (2013). Dosen Tamu Program Doktoral di Gyeongsang National University di Korea\, Pembicara di “ASEAN Fine Arts Symposium 2014” di Bangkok. Bergabung dengan I La Galigo (2002-2019) sebagai Pelatih dan Penari dalam pementasan Internasional. Menghasilkan ± 25 Hak Kekayaan Intelektual di Bidang Penciptaan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/fase-kehidupan-manusia-oleh-b-kristiono-soewardjo/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/02/GIK-24Februari-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240217T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240217T200000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240205T010006Z
LAST-MODIFIED:20240212T052910Z
UID:78740-1708196400-1708200000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Lelangen Beksan: Kusumaning Rat oleh Padneçwara - 19.00
DESCRIPTION:Lelangen Beksan adalah sebuah program yang menampilkan beberapa repertoire yang dipelajari Padneçwara.  Lelangen berasal dari kata langen yang berarti mencerminkan keindahan\, dan beksan yang merupakan sebutan kromo inggil untuk ‘menari ‘. Maka Lelangen Beksan dapat diartikan sebagai tarian yang indah. \nPada Lelangen Beksan kali ini\, dalam rangka merayakan Imlek\, Padneçwara dengan penata tari Rury Nostalgia dan penata gending Lukas Danasmoro menampilkan sebuah garapan yang berjudul “Kusumaning Rat”\, merupakan kolaborasi tari Jawa dan budaya Cina. Selain itu\, untuk pembuka akan ditarikan sebuah tari Jawa yang berjudul Tari Pamungkas. Padneçwara berharap dengan menampilkan karya Kusumaningrat\, dapat mengajak masyarakat atau penonton  untuk  lebih mengenal budaya Jawa baik dari  tariannya maupun dari sastranya. \nKisah Lelangen Beksan kali ini diangkat dari Serat Menak karya Empu Yasadipura pujangga besar Surakarta (1729-1803). Sekadar catatan\, Serat Menak Yasadipura adalah gubahan dari Hikayat Amir Hamzah yang berasal dari Kitab Melayu Klasik. \nPadnecwara adalah sebuah nama yang diambil dari bahasa Sansekerta\, mempunyai arti “permaisuri raja”\, Padmi/padni dan iswara menjadi sebuah inspirasi bagi Retno Maruti untuk nama kelompok tari yang didirikannya pada bulan Maret 1976. \nPadneçwara adalah kelompok tari yang beranggotakan banyak penari putri\, dan di usianya yang ke-48 lebih menggiatkan pelatihan penari putra dan karawitan. Padneçwara sebagai sebuah media berkesenian telah membawakan karya-karya Maruti antara lain: Damarwulan\, Roro Mendut\, Savitri\, Abimanyu Gugur\, Palgunadi\, Sekar Pembayun\, Ciptoning\, Kangsadewa\, Dewabrata dan Suropati\, Alap-alapan Sukesi\, The Amazing Bedhaya-Legong Calonarang\, Kidung Dandaka dan banyak lagi. \nTak hanya Jakarta yang menjadi tempat pergelaran Padneçwara\, Yogya\, Solo\, Bali bahkan diberikan kesempatan oleh Direktorat Kesenian menjadi duta bangsa pada Festival Ramayana Angkor Wat\, Kamboja. Selain itu pernah juga tampil di Esplanade Singapore dengan karya kolaborasi Retno Maruti dan Bulantrisna Djelantik yang berjudul The Amazing Bedhaya-Legong Calonarang. Beberapa kali Padneçwara menjadi duta Indonesia dalam ASEAN performing Art.
URL:https://indonesiakaya.com/event/lelangen-beksan-kusumaning-rat-oleh-padnecwara-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/02/gik-17feb-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240217T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240217T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240205T010002Z
LAST-MODIFIED:20240212T052722Z
UID:78733-1708182000-1708185600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Lelangen Beksan: Kusumaning Rat oleh Padneçwara
DESCRIPTION:Lelangen Beksan adalah sebuah program yang menampilkan beberapa repertoire yang dipelajari Padneçwara.  Lelangen berasal dari kata langen yang berarti mencerminkan keindahan\, dan beksan yang merupakan sebutan kromo inggil untuk ‘menari ‘. Maka Lelangen Beksan dapat diartikan sebagai tarian yang indah. \nPada Lelangen Beksan kali ini\, dalam rangka merayakan Imlek\, Padneçwara dengan penata tari Rury Nostalgia dan penata gending Lukas Danasmoro menampilkan sebuah garapan yang berjudul “Kusumaning Rat”\, merupakan kolaborasi tari Jawa dan budaya Cina. Selain itu\, untuk pembuka akan ditarikan sebuah tari Jawa yang berjudul Tari Pamungkas. Padneçwara berharap dengan menampilkan karya Kusumaningrat\, dapat mengajak masyarakat atau penonton  untuk  lebih mengenal budaya Jawa baik dari  tariannya maupun dari sastranya. \nKisah Lelangen Beksan kali ini diangkat dari Serat Menak karya Empu Yasadipura pujangga besar Surakarta (1729-1803). Sekadar catatan\, Serat Menak Yasadipura adalah gubahan dari Hikayat Amir Hamzah yang berasal dari Kitab Melayu Klasik. \nPadnecwara adalah sebuah nama yang diambil dari bahasa Sansekerta\, mempunyai arti “permaisuri raja”\, Padmi/padni dan iswara menjadi sebuah inspirasi bagi Retno Maruti untuk nama kelompok tari yang didirikannya pada bulan Maret 1976. \nPadneçwara adalah kelompok tari yang beranggotakan banyak penari putri\, dan di usianya yang ke-48 lebih menggiatkan pelatihan penari putra dan karawitan. Padneçwara sebagai sebuah media berkesenian telah membawakan karya-karya Maruti antara lain: Damarwulan\, Roro Mendut\, Savitri\, Abimanyu Gugur\, Palgunadi\, Sekar Pembayun\, Ciptoning\, Kangsadewa\, Dewabrata dan Suropati\, Alap-alapan Sukesi\, The Amazing Bedhaya-Legong Calonarang\, Kidung Dandaka dan banyak lagi. \nTak hanya Jakarta yang menjadi tempat pergelaran Padneçwara\, Yogya\, Solo\, Bali bahkan diberikan kesempatan oleh Direktorat Kesenian menjadi duta bangsa pada Festival Ramayana Angkor Wat\, Kamboja. Selain itu pernah juga tampil di Esplanade Singapore dengan karya kolaborasi Retno Maruti dan Bulantrisna Djelantik yang berjudul The Amazing Bedhaya-Legong Calonarang. Beberapa kali Padneçwara menjadi duta Indonesia dalam ASEAN performing Art.
URL:https://indonesiakaya.com/event/lelangen-beksan-kusumaning-rat-oleh-padnecwara/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/02/gik-17feb-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240203T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240203T200000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240127T023545Z
LAST-MODIFIED:20240128T081554Z
UID:78349-1706986800-1706990400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ngerjain PR oleh Putri Ayudya dan Randhy Prasetya - 19.00
DESCRIPTION:Pementasan ini adalah sebuah pertunjukkan immersive tentang repetition: sebuah alat pemeranan yang populer dari Sanford Meisner. Pertunjukkan ini dapat dinikmati semua umur terutama bagi peminat seni peran. \nPutri Ayudya adalah seorang aktor\, dosen\, dan intimacy coordinator. Putri ditemukan pencari bakat di tahun 2013 dan memulai debut filmnya melalui Guru Bangsa Tjokroaminoto. Sejak saat itu Putri terus bergelut di dunia seni peran baik dalam bermain peran di berbagai media\, pengajaran\, maupun penelitian. \nRandhy Prasetya adalah seorang penikmat seni peran dan pengusaha. Randhy dikenal lewat karyanya dalam mempermainkan kata dengan produk Yajugaya. Ia berharap bisa terus mengkorelasikan karya-karyanya dengan kehidupan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/ngerjain-pr-oleh-putri-ayudya-dan-randhy-prasetya-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/gik-3februari-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240203T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240203T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240127T021851Z
LAST-MODIFIED:20240128T081531Z
UID:78335-1706972400-1706976000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ngerjain PR oleh Putri Ayudya dan Randhy Prasetya
DESCRIPTION:Pementasan ini adalah sebuah pertunjukkan immersive tentang repetition: sebuah alat pemeranan yang populer dari Sanford Meisner. Pertunjukkan ini dapat dinikmati semua umur terutama bagi peminat seni peran. \nPutri Ayudya adalah seorang aktor\, dosen\, dan intimacy coordinator. Putri ditemukan pencari bakat di tahun 2013 dan memulai debut filmnya melalui Guru Bangsa Tjokroaminoto. Sejak saat itu Putri terus bergelut di dunia seni peran baik dalam bermain peran di berbagai media\, pengajaran\, maupun penelitian. \nRandhy Prasetya adalah seorang penikmat seni peran dan pengusaha. Randhy dikenal lewat karyanya dalam mempermainkan kata dengan produk Yajugaya. Ia berharap bisa terus mengkorelasikan karya-karyanya dengan kehidupan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/ngerjain-pr-oleh-putri-ayudya-dan-randhy-prasetya/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/gik-3februari-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240127T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240127T200000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240119T010000Z
LAST-MODIFIED:20240120T160050Z
UID:78089-1706382000-1706385600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kenang-kenangan Roekiah oleh Louise Monique - 19.00
DESCRIPTION:Louise Monique yang memerankan Roekiah di serial musikal Payung Fantasi oleh Indonesia Kaya\, menghidupkan kembali biduan yang merupakan bagian dari Lief Java\, kelompok orkes yang terkenal pada tahun 20an\, dimana Ismail Marzuki memulai karier bermusiknya. Dalam pertunjukan ini\, Louise embali membawakan lagu-lagu lawas sambil menceritakan kehidupan Miss Roekiah yang tak hanya terkenal sebagai musisi\, tetapi juga aktris yang membintangi beberapa film tenar pada masanya. \nLouise Monique adalah seorang biduan dari sebuah grup musik 1950-an yang bernama Deredia. Musik sudah menjadi bagian dari dirinya sejak kecil.  Selama ia tumbuh besar di Tembagapura\, ayahnya memperkenalkannya terhadap berbagai macam jenis musik. Salah satu yang sangat mempengaruhinya dalam berkarya adalah musik & film Disney. Ia memulai pendalaman di bidang musik dengan melakukan pendidikan di Yayasan Pendidikan Musik (YPM) & Gita Svara yang kemudian membawanya bergabung bersama Susvara Opera Company & Indonesian National Orchestra. Ia juga terlibat dalam beberapa produksi Teater Koma di bidang musik\, seperti “Sie Jin Kwie”\, “Ibu”\, “Demonstran” & “Inspektur Jendral”. \nTahun 2019 lalu Louise menjadi salah satu peserta dari program Indonesia Kaya\, yaitu  Indonesia Menuju Broadway dan pada 2022 menjadi tahun perdananya untuk tampil dalam produksi teater musikal. Louise memerankan “Roekiah” dalam serial musikal “Payung Fantasi” persembahan Indonesia Kaya dan “Joanne” dalam musikal “RENT” bersama TEMAN Musicals. Tidak hanya Deredia\, saat ini  Louise juga aktif bersama trio musik bimbingan Indonesia Kaya yang bernama Sri Panggung.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kenang-kenangan-roekiah-oleh-louise-monique-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/gik-27januari-1x1-1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240127T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240127T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240119T010035Z
LAST-MODIFIED:20240120T160024Z
UID:78071-1706367600-1706371200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kenang-kenangan Roekiah oleh Louise Monique
DESCRIPTION:Louise Monique yang memerankan Roekiah di serial musikal Payung Fantasi oleh Indonesia Kaya\, menghidupkan kembali biduan yang merupakan bagian dari Lief Java\, kelompok orkes yang terkenal pada tahun 20an\, dimana Ismail Marzuki memulai karier bermusiknya. Dalam pertunjukan ini\, Louise embali membawakan lagu-lagu lawas sambil menceritakan kehidupan Miss Roekiah yang tak hanya terkenal sebagai musisi\, tetapi juga aktris yang membintangi beberapa film tenar pada masanya. \nLouise Monique adalah seorang biduan dari sebuah grup musik 1950-an yang bernama Deredia. Musik sudah menjadi bagian dari dirinya sejak kecil.  Selama ia tumbuh besar di Tembagapura\, ayahnya memperkenalkannya terhadap berbagai macam jenis musik. Salah satu yang sangat mempengaruhinya dalam berkarya adalah musik & film Disney. Ia memulai pendalaman di bidang musik dengan melakukan pendidikan di Yayasan Pendidikan Musik (YPM) & Gita Svara yang kemudian membawanya bergabung bersama Susvara Opera Company & Indonesian National Orchestra. Ia juga terlibat dalam beberapa produksi Teater Koma di bidang musik\, seperti “Sie Jin Kwie”\, “Ibu”\, “Demonstran” & “Inspektur Jendral”. \nTahun 2019 lalu Louise menjadi salah satu peserta dari program Indonesia Kaya\, yaitu  Indonesia Menuju Broadway dan pada 2022 menjadi tahun perdananya untuk tampil dalam produksi teater musikal. Louise memerankan “Roekiah” dalam serial musikal “Payung Fantasi” persembahan Indonesia Kaya dan “Joanne” dalam musikal “RENT” bersama TEMAN Musicals. Tidak hanya Deredia\, saat ini  Louise juga aktif bersama trio musik bimbingan Indonesia Kaya yang bernama Sri Panggung.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kenang-kenangan-roekiah-oleh-louise-monique/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/gik-27januari-1x1-1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240120T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240120T200000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240114T060519Z
LAST-MODIFIED:20240115T103847Z
UID:77649-1705777200-1705780800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jalan Berujung Misteri oleh Yuyun Arfah dan Pelantun Jiwa - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan ini berkonsep intimate concert\, berupa pertunjukan musik yang dipadukan dengan tari\, teatrikal dan monolog sebagai benang merah\, menjadi suatu kesatuan cerita. \nYuyun Arfah adalah penyanyi\, penari\, koreografer dan komposer. Karya Yuyun Arfah penuh dengan karakter vokal etnik yang kuat berpadukan dengan irama rock\, blues\, pop\, folk dan irama musik Nusantara. \nYuyun Arfah memulai karirnya di dunia pertunjukan sejak umur 8 tahun bersama sanggar tari Ayodya Pala yang kemudian diperdalam lagi dengan mengambil jurusan tari di Institut Kesenian Jakarta. Debut music pertamanya adalah Bersama Band Progressive Indonesia “Discus” pada tur Eropa di Swiss dan Jerman pada tahun 2005. Semenjak itu Yuyun Arfah berkolaborasi bersama banyak seniman baik sebagai penyanyi\, penulis lagu atau koreografer\, diantaranya bersama Sardono W Kusumo\, Boy Gumarang Sakti\, Slank\, Achmad Albar\, Indra Lesmana\, Humania\, Erwin Gutawa\, Dwiki Dharmawan\, Dian HP\, Padi\, Cokelat\, Sandhy Sandoro dan banyak lagi. \nSalah satu penampilan besar dalam panggung domestik yang terbaru adalah penampilannya dalam pertunjukan kolaborasi “Pagelaran Sabang Merauke\, Pahlawan Nusantara” di JIEXPO Kemayoran Agustus 2023\, dan Konser Solo Launching Single terbarunya “Janji” pada 2 Desember 2023 di Anindhaloka – Jakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/jalan-berujung-misteri-oleh-yuyun-arfah-dan-pelantun-jiwa-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/GIK-20januari-1x1-3.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240120T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240120T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240114T054215Z
LAST-MODIFIED:20240115T103848Z
UID:77640-1705762800-1705766400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jalan Berujung Misteri oleh Yuyun Arfah dan Pelantun Jiwa
DESCRIPTION:Pertunjukan ini berkonsep intimate concert\, berupa pertunjukan musik yang dipadukan dengan tari\, teatrikal dan monolog sebagai benang merah\, menjadi suatu kesatuan cerita. \nYuyun Arfah adalah penyanyi\, penari\, koreografer dan komposer. Karya Yuyun Arfah penuh dengan karakter vokal etnik yang kuat berpadukan dengan irama rock\, blues\, pop\, folk dan irama musik Nusantara. \nYuyun Arfah memulai karirnya di dunia pertunjukan sejak umur 8 tahun bersama sanggar tari Ayodya Pala yang kemudian diperdalam lagi dengan mengambil jurusan tari di Institut Kesenian Jakarta. Debut music pertamanya adalah Bersama Band Progressive Indonesia “Discus” pada tur Eropa di Swiss dan Jerman pada tahun 2005. Semenjak itu Yuyun Arfah berkolaborasi bersama banyak seniman baik sebagai penyanyi\, penulis lagu atau koreografer\, diantaranya bersama Sardono W Kusumo\, Boy Gumarang Sakti\, Slank\, Achmad Albar\, Indra Lesmana\, Humania\, Erwin Gutawa\, Dwiki Dharmawan\, Dian HP\, Padi\, Cokelat\, Sandhy Sandoro dan banyak lagi. \nSalah satu penampilan besar dalam panggung domestik yang terbaru adalah penampilannya dalam pertunjukan kolaborasi “Pagelaran Sabang Merauke\, Pahlawan Nusantara” di JIEXPO Kemayoran Agustus 2023\, dan Konser Solo Launching Single terbarunya “Janji” pada 2 Desember 2023 di Anindhaloka – Jakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/jalan-berujung-misteri-oleh-yuyun-arfah-dan-pelantun-jiwa/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/GIK-20januari-1x1-3.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240113T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240113T200000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240106T233754Z
LAST-MODIFIED:20240108T091214Z
UID:77153-1705172400-1705176000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Monolog Topeng DAM oleh Wawan Sofwan/SOWS 19.00
DESCRIPTION:Monolog Topeng DAM ini adalah adaptasi dari cerpen Putu Wijaya yang berjudul DAM\, bercerita tentang seorang Dalang yang mengisahkan peristiwa dalam sebuah pengadilan. \nAlkisah\, seorang terdakwa dituduh membunuh orang yang tidak dia kenal karena korban mengendarai mobil mewah. Sang Jaksa menuntut terdakwa dihukum mati\, dan Hakim mengabulkannya. Dalang berganti peran menjadi Terdakwa\, Jaksa dan Hakim\, dengan menggunakan topeng yang berbeda-beda. Dalam monolog ini\, Wawan Sofwan bermain dengan menggunakan topeng\, terinspirasi dari konsep topeng Pajegan Bali\, dimana dalang memakai beberapa topeng secara bergantian. \nPertunjukan ini pertama kali dipentaskan pada tahun 1998 di Monash University Melbourne. Lalu tahun 2000 Wawan belajar topeng Commedia de’l arte dari Alessandro Marcheti di Berlin selama dua minggu. Alessandro adalah salah satu maestro topeng Commedia de’l arte dari Verbania\, Italia. Setelah itu Wawan mencoba memadukan konsep  topeng Pajegan Bali dengan Commedia de’larte dalam pentas monolog DAM. \nPada  awalnya Wawan memakai topeng yang dibuat oleh Tri Karsono (Dosen UPI Bandung)\, dan topeng dari Studiklub Teater Bandung. Lalu\, pada tahun 2020\, Bapak Nyoman Nuarta mendesain topeng secara khusus dengan inspirasi dari topeng Pajegan Bali. Karya Pak Nyoman ini menemani perjalanan Wawan untuk mementaskan pertunjukan Monolog Topeng DAM sampai saat ini. \nPada tahun 2023\, monolog Topeng DAM tampil di Mexico City\, NYC\, Chicago\,Melbourne dan Paris. Pertunjukan Monolog Topeng DAM ini bersifat interaktif dengan penonton. \nWawan Sofwan\, aktif di dunia teater sejak tahun 1985. Mendirikan kelompok Mainteater Bandung pada tahun 1994\, dan pada tahun 2017 mengelola Komunitas Studio Mainmonolog Bandung dan  SOWS (Stage of Wawan Sofwan). Wawan Sofwan juga mengikuti berbagai festival di Australia\, Jerman\, Belanda\, Austria\, Inggris dan Malaysia\, terakhir ASIATOPA Melbourne Festival 2020. \nDi tahun 2023\, Wawan Sofwan telah menyelesaikan tur monolog Bung Karno di Mexico\, Amerika Serikat dan Eropa bersama Regina Art Jakarta. Dan juga menyutradarai monolog  Ellen Marning yang berpentas di La Mama Melbourne. Saat ini Wawan lebih sering menjadi sutradara independen. Pernah menyutradarai pertunjukan teater di berbagai kelompok\, seperti Titimangsa foundation\, Jaya Suprana Performing Arts School\, Panggung Bercerita\, Gathaya\, Institut Ungu\, TRCC\, ReginArt\, Teater Abnon\, dan banyak lagi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/monolog-topeng-dam-oleh-wawan-sofwan-sows-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/13januari-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240113T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240113T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20240106T231928Z
LAST-MODIFIED:20240108T091201Z
UID:77143-1705158000-1705161600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Monolog Topeng DAM oleh Wawan Sofwan/SOWS
DESCRIPTION:Monolog Topeng DAM ini adalah adaptasi dari cerpen Putu Wijaya yang berjudul DAM\, bercerita tentang seorang Dalang yang mengisahkan peristiwa dalam sebuah pengadilan. \nAlkisah\, seorang terdakwa dituduh membunuh orang yang tidak dia kenal karena korban mengendarai mobil mewah. Sang Jaksa menuntut terdakwa dihukum mati\, dan Hakim mengabulkannya. Dalang berganti peran menjadi Terdakwa\, Jaksa dan Hakim\, dengan menggunakan topeng yang berbeda-beda. Dalam monolog ini\, Wawan Sofwan bermain dengan menggunakan topeng\, terinspirasi dari konsep topeng Pajegan Bali\, dimana dalang memakai beberapa topeng secara bergantian. \nPertunjukan ini pertama kali dipentaskan pada tahun 1998 di Monash University Melbourne. Lalu tahun 2000 Wawan belajar topeng Commedia de’l arte dari Alessandro Marcheti di Berlin selama dua minggu. Alessandro adalah salah satu maestro topeng Commedia de’l arte dari Verbania\, Italia. Setelah itu Wawan mencoba memadukan konsep  topeng Pajegan Bali dengan Commedia de’larte dalam pentas monolog DAM. \nPada  awalnya Wawan memakai topeng yang dibuat oleh Tri Karsono (Dosen UPI Bandung)\, dan topeng dari Studiklub Teater Bandung. Lalu\, pada tahun 2020\, Bapak Nyoman Nuarta mendesain topeng secara khusus dengan inspirasi dari topeng Pajegan Bali. Karya Pak Nyoman ini menemani perjalanan Wawan untuk mementaskan pertunjukan Monolog Topeng DAM sampai saat ini. \nPada tahun 2023\, monolog Topeng DAM tampil di Mexico City\, NYC\, Chicago\,Melbourne dan Paris. Pertunjukan Monolog Topeng DAM ini bersifat interaktif dengan penonton. \nWawan Sofwan\, aktif di dunia teater sejak tahun 1985. Mendirikan kelompok Mainteater Bandung pada tahun 1994\, dan pada tahun 2017 mengelola Komunitas Studio Mainmonolog Bandung dan  SOWS (Stage of Wawan Sofwan). Wawan Sofwan juga mengikuti berbagai festival di Australia\, Jerman\, Belanda\, Austria\, Inggris dan Malaysia\, terakhir ASIATOPA Melbourne Festival 2020. \nDi tahun 2023\, Wawan Sofwan telah menyelesaikan tur monolog Bung Karno di Mexico\, Amerika Serikat dan Eropa bersama Regina Art Jakarta. Dan juga menyutradarai monolog  Ellen Marning yang berpentas di La Mama Melbourne. Saat ini Wawan lebih sering menjadi sutradara independen. Pernah menyutradarai pertunjukan teater di berbagai kelompok\, seperti Titimangsa foundation\, Jaya Suprana Performing Arts School\, Panggung Bercerita\, Gathaya\, Institut Ungu\, TRCC\, ReginArt\, Teater Abnon\, dan banyak lagi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/monolog-topeng-dam-oleh-wawan-sofwan-sows/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/13januari-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231223T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231223T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231220T045233Z
LAST-MODIFIED:20240808T064126Z
UID:76402-1703343600-1703347200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Tampilan Tari Klasik gaya Yogyakarta yang indah hadir di Galeri Indonesia Kaya.
DESCRIPTION:Acara ini menampilkan 3 Repertoar Tari Klasik gaya Yogyakarta yang dikemas dengan diawali Panembrama (Koor Tembang Jawa) dan juga diselingi dengan dialog aktif mengenai konsep Joged Mataram dengan menghadirkan seorang tokoh tari putri yaitu ibu Maria Dharmaningsih\, MEd sebagai narasumber. Dalam acara ini akan diadakan workshop untuk penonton tentang pose-pose jari tangan dalam Tari Klasik gaya Yogyakarta. \nPertunjukan ini dapat dinikmati oleh segala usia dan para pecinta seni di pentas budaya Galeri Indonesia Kaya. “Terima Ibu Pertiwi” merupakan persembahan sanggar Surya Kirana dalam memperingati hari Ibu. \nSanggar Surya Kirana merupakan suatu sanggar yang sudah 18 tahun secara aktif dan konsisten melestarikan dan mengembangkan Tari Klasik Gaya Yogyakarta di Jakarta. Beberapa prestasi telah diraih oleh sanggar Surya Kirana diantaranya : \n\nSebagai Juara Harapan II dan III Kategori Putri Tingkat SLTA Lomba Tari Klasik Gaya Pakualaman tahun 2022.\nSebagai Juara II dan Harapan II Kategori Putra Umum\, Juara Harapan II Tingkat Umum Putri\, Juara Harapan II Tingkat SLTP Putri Lomba Tari Klasik Gaya Pakualaman tahun 2023.\nJuara II Lomba Folklour tahun 2023 di Paris.
URL:https://indonesiakaya.com/event/tampilan-tari-klasik-gaya-yogyakarta-yang-indah-hadir-di-galeri-indonesia-kaya/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/12/GIK-23-november-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231216T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231216T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231210T051407Z
LAST-MODIFIED:20231213T101230Z
UID:75923-1702738800-1702742400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Wayang Sasak: Pertale Gumi Paer oleh Lampaqk Art Community
DESCRIPTION:Wayang Sasak menceritakan Kembali karya sastra Serat Menak\, yang berasal dari Timur Tengah dengan gubahan seniman Jawa\, bercerita tentang perjalanan Jayengrane dalam menumpas kebatilan. Kendati sumber cerita memiliki hubungan erat dengan Islam\, pada praktiknya Wayang Sasak juga sering dimainkan dalam upacara agama dan oleh dalang Hindu Lombok. Fenomena ini merupakan cerminan bahwa perbedaan agama bukan hal yang dapat dijadikan alasan terjadinya sesuatu perpecahan\, melainkan hidup damai dalam keberagaman dan nilai kemanusian yang diajarkan di dalamnya. Karya Wayang Sasak: Pertale Gumi Paer ini mencoba merespon situasi memprihatinkan yang terjadi di masa sekarang melalui pertunjukan wayang yang diberi sentuhan koreografi. Fragmentasi peperangan yang terjadi dalam kisah Wayang Sasak memberikan peringatan bahwasanya peperangan ada untuk menumpas sifat batil yang ada dalam setiap individu. Sifat rakus\, loba\, tamak\, egois\, yang hanya mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu saja dan acuh terhadap nilai kemanusiaan yang ada. \nLampaqk Art Community merupakan sebuah grup beranggotakan 11 orang yang berdiri tahun 2021 lalu. Karya yang pernah dipentaskan yakni Musikal Cupak Gerantang\, Kinrohoshi dan Hikayat Tolak Bala\, dan lain-lain.
URL:https://indonesiakaya.com/event/wayang-sasak-pertale-gumi-paer-oleh-lampaqk-art-community/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/12/gik16des-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231209T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231209T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231203T020016Z
LAST-MODIFIED:20240405T065537Z
UID:75465-1702134000-1702137600@indonesiakaya.com
SUMMARY:A Double bill: Pinamou & The Future of Nesia oleh Gigi Art of Dance
DESCRIPTION:Pinamou terinspirasi dari sebuah ritual di Pulau Seram yang dilakukan oleh suku Noaulu. Dalam karya ini\, Gigi Art of Dance berkolaborasi dengan salah satu seniman tari dari Pulau Seram Bernama Theodora Melsasail\, dimana Theo akan bercerita melalui video tentang ritual Pinamou dan para penari dari Gigi Art of Dance akan menginterpretasikannya lewat tarian. \nRitual yang diangkat kali ini adalah sebuah ritual yang dilakukan para remaja saat sedang mengalami masa haid/menstruasi. Mereka akan diasingkan ke sebuah rumah pamali bernama posune yang terbuat dari daun rumbia. Lalu remaja perempuan tersebut akan tinggal di dalam rumah tersebut tanpa diperbolehkan untuk keluar sampai masa haidnya selesai. Setelah masa dating bulan berlalu\, remaja ini akan dimandikan dan didandani oleh sang ibu\, yang lalu diarak ke seluruh kampung yang menandakan bahwa ia siap untuk dipinang dan dikawinkan. \nKarya yang ke-2 yang berjudul The Future of Nesia merupakan sebuah preview dari musikal yang terinspirasi dari beberapa cerita rakyat Indonesia seperti cerita Dayang Sumbi\, terjadinya Danau Batur\, Malin Kundang dan Si Jampang\, yang dijadikan 1 menjadi sebuah cerita tentang inklusi\, menemukan kekuatan masing2 dan juga kekuatan tali kasih kekeluargaan. \nGigi Art of Dance berdiri sejak tahun 2009 dan menjadi rumah seni bagi pecinta seni pertunjukan yang ingin belajar\, bereksplorasi\, bertukar pikiran\, berkolaborasi dan menciptakan karya. Gigi Art of Dance menjadi satu-satunya sekolah seni pertunjukan inklusif di Jakarta dan telah menjalankan program untuk penari down syndrome selama 11 tahun terakhir. 44 kelas terlaksana setiap minggunya\, dan dapat diikuti sesuai umur dan level. Gigi Art of Dance juga memiliki program thunan seperti Family Dance Day\, E-Motions\, Summer Dance Camp dan Choreographer.
URL:https://indonesiakaya.com/event/a-double-bill-pinamou-the-future-of-nesia-oleh-gigi-art-of-dance/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/12/gik-9desember-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231203T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231203T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231124T102839Z
LAST-MODIFIED:20231127T063023Z
UID:75251-1701615600-1701619200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Musikal ‘Kapan Resign?’
DESCRIPTION:Melalui keberhasilan karya produksi teater original Musikal ‘Kapan Resign?’ pada tanggal 6-8 Oktober 2023\, Jaksical telah mengangkat isu sosial di dunia pekerjaan dan mengajak lebih dari 1\,200+ penonton untuk memandang isu-isu sosial dari perspektif yang lebih mendalam. \nDalam ritme kehidupan yang semakin kompleks\, problematika di dunia pekerjaan tidak hanya mencakup tekanan dan kesehatan mental\, namun juga menyentuh aspek keluarga dan ketenangan jiwa. Generasi sandwich\, yang merangkap peran sebagai orang tua dan anak sekaligus\, sering kali harus menghadapi tantangan luar biasa dalam menjaga keseimbangan antara karir dan tanggung jawab keluarga. \nLewat seni\, musikal ini mengangkat kisah-kisah mengenai permasalahan yang banyak dialami oleh generasi sandwich dimana mereka terjebak di antara beban pekerjaan yang menuntut dan kebutuhan keluarga yang mengharukan. \nMusikal ‘Kapan Resign?’ akan kembali hadir di Galeri Indonesia Kaya dan menampilkan pementasan lagu & seni teater yang akan dilakoni oleh para pemain dengan sentuhan yang sedikit berbeda. Sampai bertemu pada pementasan Musikal ‘Kapan Resign?’ di Galeri Indonesia Kaya pada hari Minggu\, 3 Desember 2023 dan please #StayWaras
URL:https://indonesiakaya.com/event/musikal-kapan-resign/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/11/musikal-kapan-resign-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231202T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231202T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231124T181754Z
LAST-MODIFIED:20231126T190604Z
UID:75242-1701529200-1701532800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Palita Untuk Ambon oleh Liberty Music
DESCRIPTION:Pertunjukan konser seni kebudayaan Maluku ini akan menampilkan seniman-seniman berdarah Ambon untuk mereprensentasikan api atau pelita insipirasi bagi anak-anak Maluku\, dan merayakan musik dalam kesederhanaan. Pada acara kali ini\, penonton akan dihibur dengan lagu-lagu Ambon yang dibagi menjadi beberapa lagu yang mencerminkan kehidupan bermasyarakat di Ambon\, diantaranya lagu-lagu yang menceritakan tentang hidup rantau\, permainan rakyat\, penghormatan kepada orang tua\, dan tempat-tempat di Ambon. \nAcara ini bertujuan untuk memajukan seni kebudayaan Indonesia juga untuk mengembangkan talenta-talenta muda Indonesia\, agar memiliki kesadaran dan kerinduan untuk lebih mencintai seni dan budaya tanah air\, dan lebih mengenal warisan budaya bangsa agar terus dikembangkan dan dilestarikan bagi kemajuan bangsa dan negara terkhusus di bidang seni dan budaya. \nLiberty Music bergerak di bidang musik dan entertainment\, record label\, dan sebagai penglola aset musik\, yang bertujuan untuk memajukan industri musik Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/palita-untuk-ambon-oleh-liberty-music/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/11/gik-24november-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231125T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231125T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231119T164555Z
LAST-MODIFIED:20231119T173351Z
UID:75194-1700924400-1700928000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Sekilas Rumpun Melayu oleh Sanggar Putih Melati
DESCRIPTION:Pertunjukan yang merupakan paduan tarian dan musik ini dibawakan oleh penari dari lintas generasi\, baik muda\, remaja\, hingga dewasa akhir\, bertujuan untuk menjembatani generasi ke generasi dengan akar budaya mereka yang kaya\, sambil memberikan penghargaan kepada tradisi tari dan musik Melayu agar tetap dekat dengan masyarakat luas. \nSlogan “Takkan Hilang Melayu di Bumi” merupakan ungkapan kuat tentang keberlanjutan dan keberadaan budaya Melayu yang berharga. Slogan ini juga menjadi representasi dari Sang Guru Maestro Tari Melayu yaitu “Wardi Suhadi Diman” atau yang biasa disapa dengan panggilan “Kak Wardi”. Selama hampir 53 tahun hidupnya\, ia menjadi tauladan dalam tekad untuk melestarikan warisan budaya Melayu kepada generasi-generasi penerus di tengah tantangan zaman modern. Hal ini mencerminkan keyakinan bahwa meskipun budaya Melayu terus berkembang dan berubah\, inti budaya ini akan tetap ada dan hidup di hati dan jiwa generasi yang datang. \nSanggar Putih Melati merupakan tempat pelestari dan pengembangan seni budaya Melayu di Jakarta\, dengan seorang Maestro Pelestari Seni Tradisi Wardi Suhadi Diman. Sanggar ini akan turut menjadi bagian dari Festival Muara untuk dapat mempergelarkan seni budaya Melayu yang berkembang di Indonesia khususnya Jakarta. \nWardi Suhadi Diman atau Kak Wardi adalah seniman dengan dedikasi yang tinggi\, terus menjaga dan melestarikan budaya Indonesia dan khususnya Melayu. Hal ini menjadi salah satu keunggulan sanggar yang didirikannya. Berkat asuhan Kak Wardi dan para pelatih\, Sanggar Putih Melati telah menajdi sanggar pioneer Tari Melayu dan menjuarai berbagai lomba Tari Melayu yang juga mendapatkan undangan pentas baik dari dalam maupun luar negeri.
URL:https://indonesiakaya.com/event/sekilas-rumpun-melayu-oleh-sanggar-putih-melati/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/11/gik-25nov-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231118T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231118T200000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231112T043614Z
LAST-MODIFIED:20240909T044318Z
UID:75007-1700334000-1700337600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Fragmen Musikal Nurbaya oleh Peserta Ruang Kreatif Seni Pertunjukan - 19:00
DESCRIPTION:Pelatihan Ruang Kreatif Seni Pertunjukan bermula di tahun 2019 sebagai pelatihan bagi seniman-seniman panggung\, terutama dalam ranah musikal\, dengan berbagai macam bentuk pelatihan yang terfokuskan kepada pelatihan vokal\, tari dan akting. Dari 98 peserta yang mengikuti Ruang Kreatif Seni Pertunjukan\, terpilih 11 peserta terpilih untuk mengikuti pelatihan teater musikal secara intensif dengan West End Stage di London\, Inggris\, selama satu minggu. \nSebelas peserta terpilih Ruang Kreatif Seni Pertunjukan telah kembali ke Indonesia untuk menampilkan hasil pelatihan mereka melalui Fragmen Musikal Nurbaya\, yang merupakan musikal orisinal oleh Indonesia kaya\, untuk pertama kalinya di atas panggung publik. Musikal Nurbaya diangkat dari karya Marah Rusli berjudul Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai sebagai webseries musikal sepanjang 6 episode di Youtube Indonesia Kaya. Kali ini\, di atas panggung\, karya pertunjukan musikal ini ditampilkan secara singkat dengan elemen cerita romansa\, dilema pernikahan dan intrik-intrik yang dikemas secara modern dengan musik yang menarik.
URL:https://indonesiakaya.com/event/fragmen-musikal-nurbaya-oleh-peserta-ruang-kreatif-seni-pertunjukan-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/11/18nov-19-1x1-03-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231118T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231118T160000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231112T034836Z
LAST-MODIFIED:20240808T064453Z
UID:74997-1700319600-1700323200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Fragmen Musikal Nurbaya oleh Peserta Ruang Kreatif Seni Pertunjukan
DESCRIPTION:Pelatihan Ruang Kreatif Seni Pertunjukan bermula di tahun 2019 sebagai pelatihan bagi seniman-seniman panggung\, terutama dalam ranah musikal\, dengan berbagai macam bentuk pelatihan yang terfokuskan kepada pelatihan vokal\, tari dan akting. Dari 98 peserta yang mengikuti Ruang Kreatif Seni Pertunjukan\, terpilih 11 peserta terpilih untuk mengikuti pelatihan teater musikal secara intensif dengan West End Stage di London\, Inggris\, selama satu minggu. \nSebelas peserta terpilih Ruang Kreatif Seni Pertunjukan telah kembali ke Indonesia untuk menampilkan hasil pelatihan mereka melalui Fragmen Musikal Nurbaya\, yang merupakan pertunjukan musikal orisinal oleh Indonesia kaya\, untuk pertama kalinya di atas panggung publik. Musikal Nurbaya diangkat dari karya Marah Rusli berjudul Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai sebagai webseries musikal sepanjang 6 episode di Youtube Indonesia Kaya. Kali ini\, di atas panggung\, karya musikal ini ditampilkan secara singkat dengan elemen cerita romansa\, dilema pernikahan dan intrik-intrik yang dikemas secara modern dengan musik yang menarik.
URL:https://indonesiakaya.com/event/fragmen-musikal-nurbaya-oleh-peserta-ruang-kreatif-seni-pertunjukan/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/11/18nov-15-1x1-03-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231111T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231111T190000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231104T080224Z
LAST-MODIFIED:20240808T063027Z
UID:74745-1699714800-1699729200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan karya tari dan musik "Lasuang Balangsuang"
DESCRIPTION:Pertunjukan ini menampilkan tari kontemporer berbasis tradisional budaya Minangkabau\, ditarikan oleh 5 orang penari. Permainan musik\, vokal\, tarian\, dialek Minangkabau\, bahkan unsur komedi yang sangat ringan dan menarik\, serta unsur monolog dan  teatrikal dengan membawa petatah-petitih Minangkabau\, diangkat menjadi bagian dalam karya tari ini. Karya ini diciptakan sesuai dengan karakter koreografer\, yaitu tetap membawa unsur transformasi tubuh feminitas\, sebagai bentuk ciri khas dan keunikan\, sehingga terbentuk karya baru yang unik\, menarik\, dan eksentrik dalam pelahiran intepretasi lasuang kedalam bentuk karya tari. \nTak hanya menampilkan tarian saja\, pertunjukan budaya ini juga menghadirkan komposisi musik tradisional Minangkabau dan juga lagu-lagu tradisional yang dikembangkan menjadi sebuah pertunjukan musik (Gamad) dengan durasi 15  menit. Pertunjukan karya ini menampilkan dua unsur pertunjukan yang ditampilkan sejalan tanpa terputus dalam pertunjukannya. \nMaiyosta Dance Company berdiri pada tanggal 26 Mei tahun 2018 di kota Padangpanjang\, yang dipelopori oleh Denny Maiyosta S.Sn.\, M.Sn. Maiyosta Dance Company merupakan wadah yang bergerak di bidang penciptaan seni tari\, dengan terus melakukan proses penciptaan karya tari dan aktif dalam memproduksi karya-karya terbaru dan inovatif tentunya dengan melibatkan berbagai kalangan mulai dari anak-anak\, remaja\, dewasa\, hingga kalangan umum sebagai media dalam mewujudkan karya-karya yang di produksinya. \nDenny Maiyosta sebagai pendiri Maiyosta Dance Company merupakan koreografer dari Sumatera Barat yang lahir di Muaralabuh pada tanggal 26 Mei tahun 1987. Denny menamatkan pendidikan Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2)-nya di Institut Seni Indonesia Padanpanjang\, selama menempuh pendidikan hingga saat sekarang ini\, Denny Maiyosta aktif dalam berbagai kegiatan berkesenian terutama di bidang seni tari diantaranya ia aktif menciptakan karya-karya unggul berskala nasional maupun internasional\, menjuarai berbagai lomba cipta karya tari di tingkat nasional\, aktif di berbagai event dan festival seni di Sumatera Barat maupun Indonesia\, sering menjadi asisten koreografer ternama indonesia dalam turun menciptakan karya\, menjadi delegasi Indonesia pada event internasional\, serta aktif dalam kegiatan seni oleh dinas dan pemerintahan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-karya-tari-dan-musik-lasuang-balangsuang/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/11/gik-11november-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231105T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231105T190000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231031T165338Z
LAST-MODIFIED:20231101T073205Z
UID:74685-1699196400-1699210800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Sunda-te bersama GaSS (Gabungan Artis Seniman Sunda)
DESCRIPTION:Sekumpulan artis dan seniman sunda yang tergabung dalam GaSS ( Gabungan Artis Seniman Sunda) setiap tahunnya selalu membuat acara untuk berbagi. Kali ini bersama Galeri Indonesia Kaya\, GaSS membuat suatu acara seni dan budaya (Nyanyian\, komedi\, musik) yang tentunya tidak jauh dari seni budaya Sunda. Tak hanya itu\, acara juga ditampilkan sebagai tanda kepedulian terhadap sesama artis dan seniman yang ada di Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/sunda-te-bersama-gass-gabungan-artis-seniman-sunda/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/10/gik-5november-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231104T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231104T190000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231030T022148Z
LAST-MODIFIED:20231031T164103Z
UID:74629-1699110000-1699124400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Fragmen Teater Musikal "Keumalahayati - Laskar Inong Balee"
DESCRIPTION:Laksamana Keumalahayati merupakan Laksamana perempuan pertama di dunia yang tangguh\, gagah berani membela tanah air yang dapat menginspirasi generasi penerus bangsa khususnya dalam pembentukan karakter. Ia mendapat anugerah Pahlawan Nasional Republik Indonesia pada tahun 2017\, sehingga Gema Citra Nusantara ingin turut ingin mengajak generasi muda untuk lebih menghargai sejarah dan makna dari pahlawan bangsa melalui sebuah pertunjukan seni tradisi yang dikemas secara modern. \nGema Citra Nusantara merupakan organisasi nirlaba berbentuk yayasan dengan kegiatan utama sebagai sanggar seni tradisi Indonesia. Sanggar Gema Citra Nusantara mengadakan pelatihan tari rutin bagi masyarakat umum secara cuma-cuma dan secara berkala mengikuti kegiatan-kegiatan apresiasi seni tradisi Indonesia berupa pertunjukan\, festival dan kompetisi di dalam dan di luar negeri. \nGema Citra Nusantara telah terdaftar di Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dan memiliki program Galang Budaya Nusantara yaitu sebuah program pelatihan\, pembelajaran dan pengembangan dalam upaya memperkenalkan\, mempromosikan dan melestarikan seni budaya Indonesia ke masyarakat dunia melalui kerja sama dengan beberapa sekolah\, institusi dan perwakilan republik Indonesia di luar negeri.
URL:https://indonesiakaya.com/event/fragmen-teater-musikal-keumalahayati-laskar-inong-balee/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/10/gik-4november-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231104T140000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231105T170000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231030T032231Z
LAST-MODIFIED:20240808T065014Z
UID:74649-1699106400-1699203600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kelas Tari Minang - Sesi 2: Tari Piring Cupak Untuk Penari Berpengalaman
DESCRIPTION:Sahabat IK di Semarang dan sekitarnya\, yuk ikutan belajar tari bersama dengan mengikuti Ruang Kreatif: Kelas Tari Minang oleh Liga Tari Mahasiswa Krida Budaya Universitas Indonesia di Taman Indonesia Kaya! \n4- 5 November 2023\nSesi 1 (untuk umum): 9.00-12.00 WIB \nSesi 2 (penari berpengalaman): 14.00-17.00 WIB\nTaman Indonesia Kaya\nGratis! \nPastikan kamu tinggal di wilayah Semarang dan sekitarnya\, ataupun bersedia mengikuti Kelas Tari di taman publik Semarang\, Taman Indonesia Kaya. Kelas tari ini terdiri dari DUA hari Latihan\, pastikan kamu dapat mengikuti keduanya. \n1. Pastikan kamu tinggal di wilayah Semarang dan sekitarnya\, ataupun bersedia mengikuti Kelas Tari di Taman Indonesia Kaya. \n2.Kelas tari ini terdiri dari 2 hari Latihan\, pastikan kamu dapat mengikuti keduanya.\nDaftarkan diri di www.indonesiakaya.com (Peserta terdaftar wajib menghadiri program ini). \n3. Tim Indonesia Kaya akan mengkonfirmasi kehadiran peserta terdaftar\, pastikan nomor yang kamu daftarkan aktif. \n4. Gunakan baju atasan berwarna hitam dan bawahan bernuansa etnik\, serta membawa kaos cadangan yang nyaman dipakai. \n5. Pastikan cek email kamu setelah mendaftar untuk mendapatkan email konfirmasi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kelas-tari-minang-sesi-2-tari-piring-cupak-untuk-penari-berpengalaman/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-27-at-16.39.21.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231104T090000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231105T120000
DTSTAMP:20260404T230455
CREATED:20231030T032021Z
LAST-MODIFIED:20240808T064821Z
UID:74645-1699088400-1699185600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kelas Tari Minang - Sesi 1: Tari Indang Untuk Umum
DESCRIPTION:Sahabat IK di Semarang dan sekitarnya\, yuk ikutan belajar tari bersama dengan mengikuti Ruang Kreatif: Kelas Tari Minang oleh Liga Tari Mahasiswa Krida Budaya Universitas Indonesia di Taman Indonesia Kaya! \n4- 5 November 2023\nSesi 1 (untuk umum): 9.00-12.00 WIB \nSesi 2 (penari berpengalaman): 14.00-17.00 WIB\nTaman Indonesia Kaya\nGratis! \nPastikan kamu tinggal di wilayah Semarang dan sekitarnya\, ataupun bersedia mengikuti Kelas Tari di panggung teater Semarang\, Taman Indonesia Kaya. Kelas tari ini terdiri dari DUA hari Latihan\, pastikan kamu dapat mengikuti keduanya. \n1. Pastikan kamu tinggal di wilayah Semarang dan sekitarnya\, ataupun bersedia mengikuti Kelas Tari di Taman Indonesia Kaya. \n2.Kelas tari ini terdiri dari 2 hari Latihan\, pastikan kamu dapat mengikuti keduanya.\nDaftarkan diri di www.indonesiakaya.com (Peserta terdaftar wajib menghadiri program ini). \n3. Tim Indonesia Kaya akan mengkonfirmasi kehadiran peserta terdaftar\, pastikan nomor yang kamu daftarkan aktif. \n4. Gunakan baju atasan berwarna hitam dan bawahan bernuansa etnik\, serta membawa kaos cadangan yang nyaman dipakai. \n5. Pastikan cek email kamu setelah mendaftar untuk mendapatkan email konfirmasi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kelas-tari-minang-sesi-1-tari-indang-untuk-umum/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-27-at-16.39.21.jpeg
END:VEVENT
END:VCALENDAR