BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20250101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20260101
DTEND;VALUE=DATE:20260901
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260106T162320Z
LAST-MODIFIED:20260107T115616Z
UID:93757-1767225600-1788220799@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jelajah Indonesia Kaya
DESCRIPTION:Galeri Indonesia Kaya menghadirkan pengalaman berpetualang yang interaktif melalui panel digital berlayar besarnya. Jelajah Indonesia Kaya\, yang sempat menghiasi instalasi panel layar besar di Galeri Indonesia Kaya kini hadir kembali. \nPengunjung diajak menjelajahi beragam konten digital interaktif yang hadir sebagai fasilitas hiburan sekaligus edukasi tentang seni budaya dan kekayaan Nusantara. Pengalaman ini bisa dirasakan kembali secara mandiri oleh pengunjung melalui tujuh aktivitas digital. \n\nBersatu Padu\, disambut panel interaktif yang menampilkan berbagai animasi desa digital\, mengajak kita untuk lebih mengenal kekayaan budaya disetiap daerah di Indonesia.\nSelaras Seirama\, pengunjung diajak menikmati animasi tarian tradisional nan interaktif yang diiringi musik tradisional.\nSajian Rasa\, pengalaman meracik hidangan tradisional dalam warung-warung digital yang menyuguhkan citra kuliner Nusantara sambil menyajikan fakta menarik tentang kekayaan kuliner di Indonesia.\nArundaya\, permainan interaktif di mana pengunjung dapat membuat avatar virtual yang bisa berinteraksi dengan pemain lainnya.\nCerita Kita\, instalasi digital berupa buku raksasa yang memuat cerita-cerita rakyat dan karya-karya tulis dari berbagai wilayah di Indonesia.\nArungi\, permainan interaktif dimana pengunjung dapat mengemudikan pesawat virtual dan menjelajahi berbagai tempat di Indonesia.\nPesona Alam\, pengunjung diajak berinteraksi dengan berbagai macam flora dan fauna endemik Indonesia.\n\nSemuanya bisa diakses gratis\, langsung di Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia\, Jakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/jelajah-indonesia-kaya/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/01/jelajah-nusantara-mobile-banner.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260502T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260502T160000
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260426T161800Z
LAST-MODIFIED:20260426T162315Z
UID:98226-1777734000-1777737600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Penari Petani oleh EkosDance Company
DESCRIPTION:Pertunjukan kali ini berangkat dari satu hal sederhana: kehidupan itu sendiri. Di sini\, panggung tidak hanya menjadi tempat untuk tampil\, tapi seperti ladang\,ruang hidup di mana tubuh bekerja\, bergerak\, merasakan\, dan mengingat. Bahkan sebelum pertunjukan benar-benar dimulai\, sebenarnya kehidupan itu sudah berjalan lebih dulu. Kita hanya diajak untuk menyadarinya. \nKarya ini menggabungkan bentuk lecture performance dan storytelling\, tapi tidak dalam cara yang kaku atau seperti presentasi. Justru sebaliknya\, pengetahuan dihadirkan lewat pengalaman. Apa yang kita lihat bukan sekadar gerakan tari atau adegan\, tapi jejak hidup\, dari tubuh yang terbiasa mencangkul\, berjalan di ladang\, hingga akhirnya menari. Dari situlah cerita tumbuh. \nPelan-pelan\, keseharian yang tampak biasa itu mulai “terbaca”. Aktivitas sederhana berubah jadi sesuatu yang bisa kita pahami lebih dalam. Para performer juga tidak hanya berperan sebagai penampil\, tapi sebagai orang-orang yang sedang belajar dan berbagi pengalaman mereka\, menunjukkan bagaimana mereka sampai pada cerita itu. Penonton pun tidak hanya duduk dan melihat. Ada momen di mana kita diajak ikut merasakan\,masuk ke dalam ritme yang sama\, memahami dari dekat. Di sini\, yang penting bukan hanya apa yang ditampilkan\, tapi bagaimana kita ikut mengalami prosesnya. \nPada akhirnya\, pertunjukan ini bukan tentang cerita yang sudah jadi atau pesan yang harus disimpulkan. Ini tentang membuka proses\, bagaimana hubungan manusia dengan alam\, dengan kebiasaan sehari-hari\, dan dengan tubuhnya sendiri bisa menjadi pengetahuan yang hidup. Sebuah pengingat sederhana: kita tidak pernah benar-benar terpisah dari kehidupan yang kita jalani. Hanya saja\, kadang kita lupa untuk benar-benar merasakannya. \nIni bukan sekadar tari. Ini tubuh\, tanah\, dan kerja yang bergerak bersama. Lewat Penari Petani\, Eko Supriyanto dan EkosDance Company bersama Soreng Warga Setuju menghadirkan pengalaman yang puitik\, membumi\, dan penuh energi\, membawa penonton lebih dekat pada ritme alam\, kebersamaan\, dan kehidupan yang nyata. Penari Petani menghadirkan Soreng dalam energi baru: raw\, hangat\, kolektif\, dan relevan\, sebuah peristiwa performatif yang mengajak kita masuk ke ritme kerja\, alam\, dan kebersamaan dengan bahasa yang segar\, kuat\, dan alam yang penting. \n  \nTentang Penyelenggara \n  \nEkosDance Company adalah wadah untuk menghasilkan koreografi terbaru Eko Supriyanto. Berfokus pada rekontekstual tarian tradisi Indonesia berdasarkan tarian kontemporer\, Eko menciptakan karya yang bersifat silent tourism dan diplomasi budaya Republik Indonesia di kancah tari kontemporer Internasional\, yang bagi Eko sendiri merupakan sebuah proses membuat karya kecil dengan tim kecil\, tetapi nantinya akan dibawa berkeliling dunia menjadi penguatan diplomasi dan diversity tari tradisi Indonesia. Apa yang dilakukan Eko adalah upaya untuk menjadikan tarian nusantara sebagai tempat mengusung platform tari kontemporer setara dengan discourse global. Di antaranya adalah “Cry Jailolo” (2014-2015)\, yang menyelesaikan tour ke festival-festival seni pertunjukan kontemporer di Australia\, Eropa\, dan Asia\, “Balabala” (2016)\, “SALT” karya tunggal yang melengkapi serial seni pertunjukan berbasis riset Trilogy of Jailolo (2017-2020)\, dan “IBUIBUBELU: Bodies Of Borders” yang telah dipentaskan premiere di Teater Salihara\, Jakarta\, Jepang (2019)\, Belanda (2021)\, dan Jerman (2023). Serta “KASE SEKA” yang merupakan proyek karya terbaru dan telah dipentaskan di ThinkCity – KL Festival\, Kuala Lumpur (2024). \n  \nEkosDance Company bekerja sama dengan beberapa Pemerintah Daerah di Indonesia dalma menggarap beberapa event kegiatan\, diantaranya \n\nFestival Teluk Jailolo (2013 – 2022)\, Jailolo\, Maluku Utara.\nFestival Fulan Fehan (2017 – 2019)\, Belu\, Atambua\, NTT.\nFestival Morotai (2019 – 2020) Morotai\, Maluku Utara\nFestival Taliwang (2019)\, Nusa Tenggara Barat\n\nPada tahun 2018\, Eko dan EkosDance Company dipercaya untuk menggarap Opening Ceremony dalam pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Opening Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) di Pelataran Candi Borobudur\, Magelang (2020); Selain itu dipercaya untuk menggarap Opening Pekan Olaharaga Nasional (PON) XX di Papua\, dan Opening Dubai Expo di Al-Wasl\, Dubai\, Uni Emirat Arab (2021); Estonian Pavilion for Venice Biennale\, Venice-Italy (2022-2023); Java In Paris\, Perancis (2022); World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali (2024)\, dan Osaka Expo\, Jepang (2025).
URL:https://indonesiakaya.com/event/penari-petani-oleh-ekosdance-company/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/04/2-Mei-Penari-Petani-02.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260502T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260502T200000
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260426T161808Z
LAST-MODIFIED:20260426T162311Z
UID:98222-1777748400-1777752000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Penari Petani oleh EkosDance Company - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan kali ini berangkat dari satu hal sederhana: kehidupan itu sendiri. Di sini\, panggung tidak hanya menjadi tempat untuk tampil\, tapi seperti ladang\,ruang hidup di mana tubuh bekerja\, bergerak\, merasakan\, dan mengingat. Bahkan sebelum pertunjukan benar-benar dimulai\, sebenarnya kehidupan itu sudah berjalan lebih dulu. Kita hanya diajak untuk menyadarinya. \nKarya ini menggabungkan bentuk lecture performance dan storytelling\, tapi tidak dalam cara yang kaku atau seperti presentasi. Justru sebaliknya\, pengetahuan dihadirkan lewat pengalaman. Apa yang kita lihat bukan sekadar gerakan tari atau adegan\, tapi jejak hidup\, dari tubuh yang terbiasa mencangkul\, berjalan di ladang\, hingga akhirnya menari. Dari situlah cerita tumbuh. \nPelan-pelan\, keseharian yang tampak biasa itu mulai “terbaca”. Aktivitas sederhana berubah jadi sesuatu yang bisa kita pahami lebih dalam. Para performer juga tidak hanya berperan sebagai penampil\, tapi sebagai orang-orang yang sedang belajar dan berbagi pengalaman mereka\, menunjukkan bagaimana mereka sampai pada cerita itu. Penonton pun tidak hanya duduk dan melihat. Ada momen di mana kita diajak ikut merasakan\,masuk ke dalam ritme yang sama\, memahami dari dekat. Di sini\, yang penting bukan hanya apa yang ditampilkan\, tapi bagaimana kita ikut mengalami prosesnya. \nPada akhirnya\, pertunjukan ini bukan tentang cerita yang sudah jadi atau pesan yang harus disimpulkan. Ini tentang membuka proses\, bagaimana hubungan manusia dengan alam\, dengan kebiasaan sehari-hari\, dan dengan tubuhnya sendiri bisa menjadi pengetahuan yang hidup. Sebuah pengingat sederhana: kita tidak pernah benar-benar terpisah dari kehidupan yang kita jalani. Hanya saja\, kadang kita lupa untuk benar-benar merasakannya. \nIni bukan sekadar tari. Ini tubuh\, tanah\, dan kerja yang bergerak bersama. Lewat Penari Petani\, Eko Supriyanto dan EkosDance Company bersama Soreng Warga Setuju menghadirkan pengalaman yang puitik\, membumi\, dan penuh energi\, membawa penonton lebih dekat pada ritme alam\, kebersamaan\, dan kehidupan yang nyata. Penari Petani menghadirkan Soreng dalam energi baru: raw\, hangat\, kolektif\, dan relevan\, sebuah peristiwa performatif yang mengajak kita masuk ke ritme kerja\, alam\, dan kebersamaan dengan bahasa yang segar\, kuat\, dan alam yang penting. \n  \nTentang Penyelenggara \n  \nEkosDance Company adalah wadah untuk menghasilkan koreografi terbaru Eko Supriyanto. Berfokus pada rekontekstual tarian tradisi Indonesia berdasarkan tarian kontemporer\, Eko menciptakan karya yang bersifat silent tourism dan diplomasi budaya Republik Indonesia di kancah tari kontemporer Internasional\, yang bagi Eko sendiri merupakan sebuah proses membuat karya kecil dengan tim kecil\, tetapi nantinya akan dibawa berkeliling dunia menjadi penguatan diplomasi dan diversity tari tradisi Indonesia. Apa yang dilakukan Eko adalah upaya untuk menjadikan tarian nusantara sebagai tempat mengusung platform tari kontemporer setara dengan discourse global. Di antaranya adalah “Cry Jailolo” (2014-2015)\, yang menyelesaikan tour ke festival-festival seni pertunjukan kontemporer di Australia\, Eropa\, dan Asia\, “Balabala” (2016)\, “SALT” karya tunggal yang melengkapi serial seni pertunjukan berbasis riset Trilogy of Jailolo (2017-2020)\, dan “IBUIBUBELU: Bodies Of Borders” yang telah dipentaskan premiere di Teater Salihara\, Jakarta\, Jepang (2019)\, Belanda (2021)\, dan Jerman (2023). Serta “KASE SEKA” yang merupakan proyek karya terbaru dan telah dipentaskan di ThinkCity – KL Festival\, Kuala Lumpur (2024). \n  \nEkosDance Company bekerja sama dengan beberapa Pemerintah Daerah di Indonesia dalma menggarap beberapa event kegiatan\, diantaranya \n\nFestival Teluk Jailolo (2013 – 2022)\, Jailolo\, Maluku Utara.\nFestival Fulan Fehan (2017 – 2019)\, Belu\, Atambua\, NTT.\nFestival Morotai (2019 – 2020) Morotai\, Maluku Utara\nFestival Taliwang (2019)\, Nusa Tenggara Barat\n\nPada tahun 2018\, Eko dan EkosDance Company dipercaya untuk menggarap Opening Ceremony dalam pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Opening Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) di Pelataran Candi Borobudur\, Magelang (2020); Selain itu dipercaya untuk menggarap Opening Pekan Olaharaga Nasional (PON) XX di Papua\, dan Opening Dubai Expo di Al-Wasl\, Dubai\, Uni Emirat Arab (2021); Estonian Pavilion for Venice Biennale\, Venice-Italy (2022-2023); Java In Paris\, Perancis (2022); World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali (2024)\, dan Osaka Expo\, Jepang (2025).
URL:https://indonesiakaya.com/event/penari-petani-oleh-ekosdance-company-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/04/2-Mei-Penari-Petani-03.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260509T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260509T160000
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260501T174355Z
LAST-MODIFIED:20260501T174355Z
UID:98224-1778338800-1778342400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Lintas Generasi Tari Topeng Losari oleh Sanggar Purwa Kencana Nani Losari
DESCRIPTION:Tari topeng Losari dipercaya telah ada sejak sebelum abad ke-13 sebagai media syiar Islam dan ritual spiritual. Diciptakan oleh Sunan Kalijaga dan disempurnakan oleh Raden Angka Wijaya atau Panembahan Losari\, yang dikenal sebagai Pangeran Losari dan merupakan cucu dari Kanjeng Sunan Gunung Jati\, tarian ini diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini. Tidak seperti tari topeng dari wilayah Cirebon\, Indramayu\, dan sekitarnya yang kini lebih menitikberatkan pada sisi filosofis\, tari topeng Losari tetap lebih bertaut pada nilai-nilai sakralitasnya\, baik dalam koreografi\, musik\, kostum\, maupun dalam urutan penyajian yang berpola ritual.  \n  \nPerbedaan lainnya terletak pada bentuk topeng yang digunakan: topeng untuk tari topeng Losari tidak memiliki lubang mata\, menandakan bahwa dalang tari memasuki dimensi spiritual dan hanya mengandalkan intuisi serta penguasaan batin dalam penampilannya. Hal ini memperlihatkan fungsi tari sebagai media perantara antara Tuhan\, tubuh manusia\, dan bumi sebagai panggungnya. \n  \nDalam pertunjukan kali ini\, dua fragmen tari yang akan dihadirkan adalah Rampak Topeng Patih Jayabadra dan Rampak Topeng Klana Bandopati sebagai refleksi kekuatan sejarah dan regenerasi. \n  \nTentang Penyelenggara \n  \nNur Anani M. Irman atau yg Lebih dikenal dengan panggilan akrab Bude Nani Topeng Losari adalah generasi ke-7 keturunan langsung dari maestro tari topeng Losari\, Ibu Dewi Sawitri. Lulusan Sarjana Seni di Bandung\, ia menjadi harapan keluarga sebagai penerus dan pelestari Topeng Losari. \n  \nBude Nani besar dan tumbuh di lingkungan yg kental dengan tradisi ritual topeng Losari bersama neneknya. Tumbuh sebagai generasi yg menjalani proses hidup dengan perjuangan dan tanggung jawab pada warisan budaya\, Bude Nani menjalankan Sanggar Purwa Kencana untuk menjaga pakem dan adat tradisi tari topeng. Sanggar yang berlokasi di Desa Astanalanggar\, wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ini telah sering tampil baik di dalam maupun luar Indonesia.  \n  \nBeberapa negara yang pernah disinggahi Tari Topeng Losari adalah USA\, AS\, Jepang\, Swiss\, Belgia\, Prancis\, Belanda\, Jerman\, Italia\, Denmark\, New Zealand\, Australia\, Bangladesh\, Malaysia\, Singapore\, Taiwan\, Thailand\, dan beberapa negara lain. Bude Nani juga kerap menjadi pengajar di beberapa universitas berskala internasional baik di dalam maupun luar negeri.  \n  \nSeluruh hal ini dilakukan untuk selalu penjaga prinsip kepenarian dalam Tari Topeng Losari\, yang bukan hanya sekedar bergerak\, melainkan sebagai cara berdoa untuk Tuhan\, Tubuh dan Bumi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/lintas-generasi-tari-topeng-losari-oleh-sanggar-purwa-kencana-nani-losari/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/04/09-Mei-2026_Artboard-7-21.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260509T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260509T200000
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260501T174503Z
LAST-MODIFIED:20260501T174503Z
UID:98228-1778353200-1778356800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Lintas Generasi Tari Topeng Losari oleh Sanggar Purwa Kencana Nani Losari - 19.00
DESCRIPTION:Tari topeng Losari dipercaya telah ada sejak sebelum abad ke-13 sebagai media syiar Islam dan ritual spiritual. Diciptakan oleh Sunan Kalijaga dan disempurnakan oleh Raden Angka Wijaya atau Panembahan Losari\, yang dikenal sebagai Pangeran Losari dan merupakan cucu dari Kanjeng Sunan Gunung Jati\, tarian ini diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini. Tidak seperti tari topeng dari wilayah Cirebon\, Indramayu\, dan sekitarnya yang kini lebih menitikberatkan pada sisi filosofis\, tari topeng Losari tetap lebih bertaut pada nilai-nilai sakralitasnya\, baik dalam koreografi\, musik\, kostum\, maupun dalam urutan penyajian yang berpola ritual.  \n  \nPerbedaan lainnya terletak pada bentuk topeng yang digunakan: topeng untuk tari topeng Losari tidak memiliki lubang mata\, menandakan bahwa dalang tari memasuki dimensi spiritual dan hanya mengandalkan intuisi serta penguasaan batin dalam penampilannya. Hal ini memperlihatkan fungsi tari sebagai media perantara antara Tuhan\, tubuh manusia\, dan bumi sebagai panggungnya. \n  \nDalam pertunjukan kali ini\, dua fragmen tari yang akan dihadirkan adalah Rampak Topeng Patih Jayabadra dan Rampak Topeng Klana Bandopati sebagai refleksi kekuatan sejarah dan regenerasi. \n  \nTentang Penyelenggara \n  \nNur Anani M. Irman atau yg Lebih dikenal dengan panggilan akrab Bude Nani Topeng Losari adalah generasi ke-7 keturunan langsung dari maestro tari topeng Losari\, Ibu Dewi Sawitri. Lulusan Sarjana Seni di Bandung\, ia menjadi harapan keluarga sebagai penerus dan pelestari Topeng Losari. \n  \nBude Nani besar dan tumbuh di lingkungan yg kental dengan tradisi ritual topeng Losari bersama neneknya. Tumbuh sebagai generasi yg menjalani proses hidup dengan perjuangan dan tanggung jawab pada warisan budaya\, Bude Nani menjalankan Sanggar Purwa Kencana untuk menjaga pakem dan adat tradisi tari topeng. Sanggar yang berlokasi di Desa Astanalanggar\, wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ini telah sering tampil baik di dalam maupun luar Indonesia.  \n  \nBeberapa negara yang pernah disinggahi Tari Topeng Losari adalah USA\, AS\, Jepang\, Swiss\, Belgia\, Prancis\, Belanda\, Jerman\, Italia\, Denmark\, New Zealand\, Australia\, Bangladesh\, Malaysia\, Singapore\, Taiwan\, Thailand\, dan beberapa negara lain. Bude Nani juga kerap menjadi pengajar di beberapa universitas berskala internasional baik di dalam maupun luar negeri.  \n  \nSeluruh hal ini dilakukan untuk selalu penjaga prinsip kepenarian dalam Tari Topeng Losari\, yang bukan hanya sekedar bergerak\, melainkan sebagai cara berdoa untuk Tuhan\, Tubuh dan Bumi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/lintas-generasi-tari-topeng-losari-oleh-sanggar-purwa-kencana-nani-losari-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/04/09-Mei-2026_Artboard-7-copy.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260516T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260516T160000
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260509T044813Z
LAST-MODIFIED:20260509T044813Z
UID:98395-1778943600-1778947200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Galodo oleh Jagatari
DESCRIPTION:Penyebab dari rusaknya lingkungan/alam\, bisa terjadi karena secara alami atau karena ulah manusia. Sudah tentu kedua penyebab ini sangat berdampak pada kehidupan makhluk bumi\, yang seringkali berujung saling berprasangka dan menyalahkan satu sama lain. Ada keserakahan sebagai biang keladi\, dan ada yang menyalahkan diri sendiri karena merasa sembah dan dzikirnya yang tak sempurna. \n  \nGalodo dalam bahasa Minang yang secara luas bisa diartikan bencana\, menjadi pilihan kata untuk judul dalam garapan koreografi ini. Karya kontemporer ini berpijak dari seni gerak dan musik tradisi dimana alur dicipta mengalir dalam satu garapan yang menjadi satu kesatuan dalam warna jiwa Sumatra. \n  \nTentang Penyelenggara \nJagatari merupakan sebuah perkumpulan yang berfokus dalam melestarikan seni budaya\, utamanya di bidang seni tari tradisi Indonesia. Tujuan utama Jagatari adalah menumbuh kembangkan kearifan lokal yang sesungguhnya adalah jati diri bangsa Indonesia.  \nSaat ini Jagatari berfokus untuk mengembangkan tari kontemporer yang berakar dari tari tradisi seperti Minang\, Aceh\, Betawi\, Melayu dan Bali.
URL:https://indonesiakaya.com/event/galodo-oleh-jagatari/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/05/GIK_04-Mei-2026_Artboard-7-copy-2.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260516T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260516T200000
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260509T044825Z
LAST-MODIFIED:20260509T044825Z
UID:98403-1778958000-1778961600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Galodo oleh Jagatari - 19.00
DESCRIPTION:Penyebab dari rusaknya lingkungan/alam\, bisa terjadi karena secara alami atau karena ulah manusia. Sudah tentu kedua penyebab ini sangat berdampak pada kehidupan makhluk bumi\, yang seringkali berujung saling berprasangka dan menyalahkan satu sama lain. Ada keserakahan sebagai biang keladi\, dan ada yang menyalahkan diri sendiri karena merasa sembah dan dzikirnya yang tak sempurna. \n  \nGalodo dalam bahasa Minang yang secara luas bisa diartikan bencana\, menjadi pilihan kata untuk judul dalam garapan koreografi ini. Karya kontemporer ini berpijak dari seni gerak dan musik tradisi dimana alur dicipta mengalir dalam satu garapan yang menjadi satu kesatuan dalam warna jiwa Sumatra. \n  \nTentang Penyelenggara \nJagatari merupakan sebuah perkumpulan yang berfokus dalam melestarikan seni budaya\, utamanya di bidang seni tari tradisi Indonesia. Tujuan utama Jagatari adalah menumbuh kembangkan kearifan lokal yang sesungguhnya adalah jati diri bangsa Indonesia.  \nSaat ini Jagatari berfokus untuk mengembangkan tari kontemporer yang berakar dari tari tradisi seperti Minang\, Aceh\, Betawi\, Melayu dan Bali.
URL:https://indonesiakaya.com/event/galodo-oleh-jagatari-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/05/GIK_04-Mei-2026_Artboard-7-copy-3.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20260518
DTEND;VALUE=DATE:20260522
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260510T163054Z
LAST-MODIFIED:20260511T030729Z
UID:98409-1779062400-1779407999@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif Kelas Tradisi Randai Kontemporer oleh Davit Fitrik - Sesi 2
DESCRIPTION:Seni tari Minangkabau seringkali hadir dalam bentuk kreasi\, terinspirasi dari gerak tubuh tradisi Minangkabau lainnya\, seperti silek (silat). Dalam khazanah tradisi Minangkabau\, seni Randai adalah seni pertunjukan tradisional khas Minangkabau yang menggabungkan teater\, tari\, musik\, sastra. Sesuai dengan namanya\, marandai\, yang berarti membentuk lingkaran\, seni Randai dimainkan secara berkelompok dalam bentuk lingkaran. Dalam masyarakat Minang\, Randai berfungsi sebagai media hiburan\, penyampai pesan moral\, dan pelestari nilai adat.  \nDalam Kelas Tari kali ini\, peserta mempelajari dan mengeksplorasi bunyi dari celana galembong yang biasa dipakai dalam kesenian Randai\, serta belajar bentuk gerak Randai dasar\, serta gerak Randai dalam lingkup kontemporer. \n  \nPeriode Kelas \n18-21 Mei 2026 \nSesi 1 : 16.00-18.00 WIB \nSesi 2 : 18.30-20.30 WIB \n\nUji Pentas 23 Mei 2026 \nSesi 1: 15.00 \nSesi 2: 19.00 \n  \nSyarat dan Ketentuan \nKetentuan: \n\nBerusia 13 tahun ke atas.\nTerbuka untuk laki-laki dan perempuan.\nDapat mengikuti kelas secara lengkap (4 pertemuan).\nDapat mengikuti Uji Pentas di tanggal 23 Mei 2025.\nPakaian selama kelas adalah kaos dan legging panjang (atau celana panjang nyaman bagi laki-laki) berwarna gelap. Mohon tidak mengenakan celana jeans.\nMembawa botol minum sendiri.\n\n\nProfil Pengajar \nFitrik atau lebih dikenal dengan Davit Fitrik adalah salah satu penari\, koreografer dan pengajar tari kontemporer di Indonesia. Visinya adalah untuk meningkatkan kualitas tari kontemporer di Indonesia. \nDavit sempat berkarya di bawah naungan kelompok Gumarang Sakti Dance Co. yang berbasis di Sumatera Barat dan dikenal sebagai kelompok yang menggabungkan tradisi gerak Minangkabau dengan sentuhan kontemporer\, dan telah berkiprah tak hanya di Indonesia tetapi juga secara internasional. Ia juga telah berkarya dan berkolaborasi dalam berbagai project seni\, seperti Musikal Siti Nurbaya oleh Indonesia Kaya\, beberapa musikal untuk Artswara\, koreografi untuk PON Aceh\, dan banyak lagi. \n 
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tradisi-randai-kontemporer-oleh-davit-fitrik-sesi-2/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/05/Ruang-Kreatif_Tradisi-Randai-Kontemporer_Web-Square-Sesi-2.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20260518
DTEND;VALUE=DATE:20260522
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260510T163028Z
LAST-MODIFIED:20260510T163028Z
UID:98406-1779062400-1779407999@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif Kelas Tradisi Randai Kontemporer oleh Davit Fitrik - Sesi 1
DESCRIPTION:Seni tari Minangkabau seringkali hadir dalam bentuk kreasi\, terinspirasi dari gerak tubuh tradisi Minangkabau lainnya\, seperti silek (silat). Dalam khazanah tradisi Minangkabau\, seni Randai adalah seni pertunjukan tradisional khas Minangkabau yang menggabungkan teater\, tari\, musik\, sastra. Sesuai dengan namanya\, marandai\, yang berarti membentuk lingkaran\, seni Randai dimainkan secara berkelompok dalam bentuk lingkaran. Dalam masyarakat Minang\, Randai berfungsi sebagai media hiburan\, penyampai pesan moral\, dan pelestari nilai adat.  \nDalam Kelas Tari kali ini\, peserta mempelajari dan mengeksplorasi bunyi dari celana galembong yang biasa dipakai dalam kesenian Randai\, serta belajar bentuk gerak Randai dasar\, serta gerak Randai dalam lingkup kontemporer. \n  \nPeriode Kelas \n18-21 Mei 2026 \nSesi 1 : 16.00-18.00 WIB \nSesi 2 : 18.30-20.30 WIB \n\nUji Pentas 23 Mei 2026 \nSesi 1: 15.00 \nSesi 2: 19.00 \n  \nSyarat dan Ketentuan \nKetentuan: \n\nBerusia 13 tahun ke atas.\nTerbuka untuk laki-laki dan perempuan.\nDapat mengikuti kelas secara lengkap (4 pertemuan).\nDapat mengikuti Uji Pentas di tanggal 23 Mei 2025.\nPakaian selama kelas adalah kaos dan legging panjang (atau celana panjang nyaman bagi laki-laki) berwarna gelap. Mohon tidak mengenakan celana jeans.\nMembawa botol minum sendiri.\n\n\nProfil Pengajar \nFitrik atau lebih dikenal dengan Davit Fitrik adalah salah satu penari\, koreografer dan pengajar tari kontemporer di Indonesia. Visinya adalah untuk meningkatkan kualitas tari kontemporer di Indonesia. \nDavit sempat berkarya di bawah naungan kelompok Gumarang Sakti Dance Co. yang berbasis di Sumatera Barat dan dikenal sebagai kelompok yang menggabungkan tradisi gerak Minangkabau dengan sentuhan kontemporer\, dan telah berkiprah tak hanya di Indonesia tetapi juga secara internasional. Ia juga telah berkarya dan berkolaborasi dalam berbagai project seni\, seperti Musikal Siti Nurbaya oleh Indonesia Kaya\, beberapa musikal untuk Artswara\, koreografi untuk PON Aceh\, dan banyak lagi. \n 
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-kelas-tradisi-randai-kontemporer-oleh-davit-fitrik-sesi-1/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/05/Ruang-Kreatif_Tradisi-Randai-Kontemporer_Web-Square-Sesi-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260523T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260523T160000
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260516T045730Z
LAST-MODIFIED:20260516T051110Z
UID:98524-1779548400-1779552000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Tari Obah Gerabah oleh Sanggar Seni Lemah Urip
DESCRIPTION:Obah Gerabah merupakan sebuah persembahan drama tari yang dibawakan oleh penari anak dan dewasa\, dengan perpaduan musik menggunakan gerabah. Pertunjukan ini menceritakan tentang kehidupan pengrajin gerabah yang menjadi aktivitas sehari-hari di lingkungan Sanggar Seni Lemah Urip\, sebuah gambaran kehidupan sederhana para pengrajin yang masih bergantung dengan alam\, bergantung dengan sesama dan bergantung pada keyakinan. \nProses gotong royong antar pengrajin gerabah ini menjadi keberhasilan di setiap karya dan langkah melestarikan budaya\, hingga gerabah dapat menjadi mata pencaharian utama untuk menyambung hidup keluarga.  \nPertunjukan ini memperkenalkan nilai tradisi pembuatan gerabah yang sudah diwariskan turun-temurun yang ada di Magelang Indonesia\, sebuah bagian kehidupan dan tradisi yang terpahat rapi di relief Candi Borobudur. Teknologi dan pengetahuan tradisional gerabah yang beberapa tahun lalu terancam punah sudah terjawab dengan proses regenerasi yang kuat. \n  \nTentang Penyelenggara \nSanggar Seni Lemah Urip merupakan sanggar yang berfokus dalam pendidikan informal yang dijalankan secara gratis untuk masyarakat\, terutama anak-anak. Pendidikan ini berfokus dalam tiga kelas\, yaitu Sekolah Gerabah (utama)\, Kelas Tari Gerabah dan Kelas Musik Gamelan. \nSanggar ini merupakan sebuah komunitas yang lahir dari keterbatasan masyarakat dalam memunculkan regenerasi pengrajin gerabah\, sehingga mendorong para muda mudi untuk mendirikan komunitas yang berfokus dalam menciptakan SDM yang mahir membuat gerabah\, mengembangkan budaya terutama ekosistem gerabah\, memberikan ruang aktif pengembangan anak-anak di bidang seni\, dan melestarikan kebudayaan dengan mengajarkan alat musik tradisional.
URL:https://indonesiakaya.com/event/tari-obah-gerabah-oleh-sanggar-seni-lemah-urip/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/05/GIK_04-Mei-2026_Artboard-7-copy-4.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260523T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260523T200000
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260516T050859Z
LAST-MODIFIED:20260516T051119Z
UID:98533-1779562800-1779566400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Tari Obah Gerabah oleh Sanggar Seni Lemah Urip - 19.00
DESCRIPTION:Obah Gerabah merupakan sebuah persembahan drama tari yang dibawakan oleh penari anak dan dewasa\, dengan perpaduan musik menggunakan gerabah. Pertunjukan ini menceritakan tentang kehidupan pengrajin gerabah yang menjadi aktivitas sehari-hari di lingkungan Sanggar Seni Lemah Urip\, sebuah gambaran kehidupan sederhana para pengrajin yang masih bergantung dengan alam\, bergantung dengan sesama dan bergantung pada keyakinan. \nProses gotong royong antar pengrajin gerabah ini menjadi keberhasilan di setiap karya dan langkah melestarikan budaya\, hingga gerabah dapat menjadi mata pencaharian utama untuk menyambung hidup keluarga.  \nPertunjukan ini memperkenalkan nilai tradisi pembuatan gerabah yang sudah diwariskan turun-temurun yang ada di Magelang Indonesia\, sebuah bagian kehidupan dan tradisi yang terpahat rapi di relief Candi Borobudur. Teknologi dan pengetahuan tradisional gerabah yang beberapa tahun lalu terancam punah sudah terjawab dengan proses regenerasi yang kuat. \n  \nTentang Penyelenggara \nSanggar Seni Lemah Urip merupakan sanggar yang berfokus dalam pendidikan informal yang dijalankan secara gratis untuk masyarakat\, terutama anak-anak. Pendidikan ini berfokus dalam tiga kelas\, yaitu Sekolah Gerabah (utama)\, Kelas Tari Gerabah dan Kelas Musik Gamelan. \nSanggar ini merupakan sebuah komunitas yang lahir dari keterbatasan masyarakat dalam memunculkan regenerasi pengrajin gerabah\, sehingga mendorong para muda mudi untuk mendirikan komunitas yang berfokus dalam menciptakan SDM yang mahir membuat gerabah\, mengembangkan budaya terutama ekosistem gerabah\, memberikan ruang aktif pengembangan anak-anak di bidang seni\, dan melestarikan kebudayaan dengan mengajarkan alat musik tradisional.
URL:https://indonesiakaya.com/event/tari-obah-gerabah-oleh-sanggar-seni-lemah-urip-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/05/GIK_04-Mei-2026_Artboard-7-copy-5.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260530T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260530T160000
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260523T204602Z
LAST-MODIFIED:20260523T204602Z
UID:98709-1780153200-1780156800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Tamasya di Medan Terliar oleh DRKR Kolektif
DESCRIPTION:Pentas Tamasya di Medan Terliar merupakan pengembangan dari album musik Medan Terliar karya musisi DRKRK Kolektif (saat ini album sudah tersedia di platform Spotify). Pentas ini akan mengajak penonton untuk masuk ke dalam ‘Medan terLiar’\, sebuah semesta alternatif yang merupakan pantulan dari realitas kita sehari-hari. Secara imajinatif\, semesta ‘Medan terLiar’ terbuka pada realitas kita pada waktu tertentu sehingga penonton dapat masuk dan bertamasya di dalamnya dengan menyaksikan pentas gerak\, musik dan narasi.  \nPenonton akan dilibatkan untuk berekspresi bersama dalam rangka berefleksi dan mengapresiasi diri dengan media visual dan improvisasi puisi secara spontan. Pentas ini berformat imersif dan inklusif melalui dramaturgi yang disusun dengan elemen seni musik\, peran\, gerak dan tari\, narasi dan puisi\, dan visual\, menghadirkan pengalaman berada di dalam ‘Medan terLiar’.  \nTentang Penyelenggara \nDRKR (Dari Rumah Ke Rumah) adalah kolektif seni pertunjukan\, visual\, dan lintas disiplin seni yang dijalankan secara nonhierarki. DRKR didirikan pada masa pandemi 2020—untuk merespons ditutupnya ruang-ruang seni pertunjukan. Pada masa itu\, DRKR mengadakan online performance melalui Zoom yang melibatkan para penampil dari Jakarta\, Depok\, Bogor\, Tangerang Selatan\, Solo\, Banyuwangi\, Padang\, Medan\, Kalimantan Timur\, Aceh\, Jayapura\, Sumbawa\, dan Batam. \nSemasa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)\, DRKR berkolaborasi dengan Gudskul Ekosistem. Kolaborasi tersebut menghasilkan sebuah dance film berjudul “BILIK”; terdiri dari 16 karya tari yang melibatkan 13 penari dan 8 perupa.  \nSelepas pandemi\, DRKR mengikuti kegiatan di 2Madison Gallery\, berkolaborasi dengan seniman Monica Hapsari di Museum MACAN\, dan mementaskan lakon ‘BATJADI’ dalam acara Rasasastra di Semesta Gallery. Pada 2023\, DRKR ditunjuk menjadi fasilitator untuk Pekan Kebudayaan Nasional dalam kuratorial ‘Laku Hidup’ di Cikini VII\, Taman Sempur-Bogor\, Galur\, dan Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu. Pada 2024 dan 2025\, DRKR berkolaborasi dengan IFI Indonesia-Jakarta yang menghasilkan acara ‘butir PARTY’ dan ‘20BELANTARA25’ (terdiri dari kelas tari untuk publik\, public lecture\, dan live performance).
URL:https://indonesiakaya.com/event/tamasya-di-medan-terliar-oleh-drkr-kolektif/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/05/GIK_04-Mei-2026_Artboard-7-copy-6.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20260530T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20260530T200000
DTSTAMP:20260606T013505
CREATED:20260523T204822Z
LAST-MODIFIED:20260523T204822Z
UID:98716-1780167600-1780171200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Tamasya di Medan Terliar oleh DRKR Kolektif - 19.00
DESCRIPTION:Pentas Tamasya di Medan Terliar merupakan pengembangan dari album musik Medan Terliar karya musisi DRKRK Kolektif (saat ini album sudah tersedia di platform Spotify). Pentas ini akan mengajak penonton untuk masuk ke dalam ‘Medan terLiar’\, sebuah semesta alternatif yang merupakan pantulan dari realitas kita sehari-hari. Secara imajinatif\, semesta ‘Medan terLiar’ terbuka pada realitas kita pada waktu tertentu sehingga penonton dapat masuk dan bertamasya di dalamnya dengan menyaksikan pentas gerak\, musik dan narasi.  \nPenonton akan dilibatkan untuk berekspresi bersama dalam rangka berefleksi dan mengapresiasi diri dengan media visual dan improvisasi puisi secara spontan. Pentas ini berformat imersif dan inklusif melalui dramaturgi yang disusun dengan elemen seni musik\, peran\, gerak dan tari\, narasi dan puisi\, dan visual\, menghadirkan pengalaman berada di dalam ‘Medan terLiar’.  \nTentang Penyelenggara \nDRKR (Dari Rumah Ke Rumah) adalah kolektif seni pertunjukan\, visual\, dan lintas disiplin seni yang dijalankan secara nonhierarki. DRKR didirikan pada masa pandemi 2020—untuk merespons ditutupnya ruang-ruang seni pertunjukan. Pada masa itu\, DRKR mengadakan online performance melalui Zoom yang melibatkan para penampil dari Jakarta\, Depok\, Bogor\, Tangerang Selatan\, Solo\, Banyuwangi\, Padang\, Medan\, Kalimantan Timur\, Aceh\, Jayapura\, Sumbawa\, dan Batam. \nSemasa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)\, DRKR berkolaborasi dengan Gudskul Ekosistem. Kolaborasi tersebut menghasilkan sebuah dance film berjudul “BILIK”; terdiri dari 16 karya tari yang melibatkan 13 penari dan 8 perupa.  \nSelepas pandemi\, DRKR mengikuti kegiatan di 2Madison Gallery\, berkolaborasi dengan seniman Monica Hapsari di Museum MACAN\, dan mementaskan lakon ‘BATJADI’ dalam acara Rasasastra di Semesta Gallery. Pada 2023\, DRKR ditunjuk menjadi fasilitator untuk Pekan Kebudayaan Nasional dalam kuratorial ‘Laku Hidup’ di Cikini VII\, Taman Sempur-Bogor\, Galur\, dan Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu. Pada 2024 dan 2025\, DRKR berkolaborasi dengan IFI Indonesia-Jakarta yang menghasilkan acara ‘butir PARTY’ dan ‘20BELANTARA25’ (terdiri dari kelas tari untuk publik\, public lecture\, dan live performance).
URL:https://indonesiakaya.com/event/tamasya-di-medan-terliar-oleh-drkr-kolektif-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2026/05/GIK_04-Mei-2026_Artboard-7-copy-4-1.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR