BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20240101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20250605
DTEND;VALUE=DATE:20260106
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250606T185320Z
LAST-MODIFIED:20251231T072648Z
UID:93758-1749081600-1767657599@indonesiakaya.com
SUMMARY:Petualangan Baru di Panel Interaktif Galeri Indonesia Kaya: Lutung Kasarung & Empat Raja
DESCRIPTION:Galeri Indonesia Kaya kembali memperbarui konten pada instalasi panel layar besar di galeri publik—salah satu fitur andalan yang telah lama menarik perhatian pengunjung. Dua kisah rakyat legendaris kini hadir lebih hidup: Lutung Kasarung dari Jawa dan Empat Raja dari Papua. Kedua cerita ini bisa dijelajahi secara mandiri oleh pengunjung dalam pengalaman yang menggabungkan narasi visual dan aktivitas digital. \n \n \nPada Lutung Kasarung\, pengalaman tak berhenti pada membaca cerita. Pengunjung diajak terlibat dalam tiga tantangan seru: memasak\, merias pengantin\, dan memilih busana untuk sang pangeran. Setelah menyelesaikan misi\, pengunjung juga dapat menciptakan avatar digital yang akan tampil sebagai tamu istimewa di pesta kerajaan\, langsung di layar besar. Konsep ini menghadirkan sentuhan personal dalam menjelajahi cerita rakyat yang kaya nilai dan imajinasi. \n.  \n \n \nSementara itu\, wahana Empat Raja menyuguhkan pendekatan eksploratif yang mendorong pengunjung untuk aktif mengikuti alur cerita. Berawal dari kisah lima telur ajaib yang melahirkan empat pendiri kerajaan Papua\, pengalaman ini mengajak pengunjung mengumpulkan poin dan membuka babak-babak baru dari kisah lewat panel interaktif yang responsif dan dinamis. Setiap interaksi dirancang agar pengunjung merasa menjadi bagian dari legenda itu sendiri. \n \n \n \nKehadiran dua tema baru ini menegaskan komitmen Galeri Indonesia Kaya dalam merancang pengalaman budaya yang relevan dengan perkembangan zaman. Teknologi bukan sekadar alat\, tapi menjadi jembatan untuk merasakan kembali warisan cerita rakyat dengan cara yang lebih segar—khususnya bagi generasi muda yang tumbuh di era digital. Dan yang terbaik: semuanya bisa diakses gratis\, langsung di Grand Indonesia\, Jakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/petualangan-baru-di-panel-interaktif-galeri-indonesia-kaya-lutung-kasarung-empat-raja/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/06/800x800px.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250802T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250802T160000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250726T054731Z
LAST-MODIFIED:20250728T045515Z
UID:94405-1754146800-1754150400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Sebelum Merdeka Lagi oleh Salindia Teater
DESCRIPTION:Pertunjukan ini mengangkat makna kemerdekaan melalui refleksi tokoh-tokoh pejuang\, dengan buah pikir yang relevan dengan kondisi masyarakat masa kini\, khususnya dalam konteks pendidikan.  \nCerita berpusat pada seorang mahasiswa dengan bentuk monolog yang diperkaya oleh kehadiran 6–8 aktor pendukung. Mereka berperan ganda\, tanpa banyak dialog\, namun aktif menciptakan ruang\, waktu\, dan atmosfer melalui gerak\, kostum\, dan setting. Secara artistik\, pertunjukan didukung oleh projection mapping serta elemen panggung yang bergerak dan multifungsi\, menciptakan transisi ruang dan waktu yang dinamis dan visual\, memperkuat narasi dan suasana pertunjukan. \nPementasan ini dibuat sebagai bentuk refleksi terhadap makna kemerdekaan di era modern melalui sudut pandang pendidikan. Salindia Teater ingin menciptakan ruang dialog kreatif antara generasi muda dan nilai-nilai perjuangan bangsa\, agar semangat merdeka tidak hanya diperingati\, tapi juga dipahami dan dihidupkan kembali melalui seni. \nTentang Penyelenggara \nSalindia Teater adalah komunitas teater independen yang dipimpin oleh para seniman muda lintas disiplin. Teater ini bergerak di bidang seni pertunjukan\, dengan fokus pada teater realis\, pertunjukan eksperimental\, dan eksplorasi isu sosial melalui panggung\, dengan tujuan utama menjadikan teater sebagai medium refleksi\, edukasi\, dan penggerak perubahan\, terutama di kalangan generasi muda. \nSalindia didirikan untuk membuka ruang bagi suara-suara yang dipimpin perempuan dan digerakkan anak muda\, di tengah lanskap seni yang sering dibentuk oleh norma-norma maskulin dan hierarkis. Teater yang berdiri sejak tahun 2022 ini berfokus pada adaptasi karya-karya internasional — dari Jean Genet\, Umar Kayam\, hingga Tennessee Williams — dengan komitmen untuk menggali kompleksitas pengalaman manusia. \nMeski masih muda\, Teater Salindia berkembang pesat\, dengan produksi paling baru di Graha Bhakti Budaya yang berhasil menarik lebih dari 1.000 penonton. Kekuatan kami bukan pada kemegahan visual\, tetapi pada penceritaan yang emosional\, akurat\, dan dipandu oleh kekuatan aktor.
URL:https://indonesiakaya.com/event/sebelum-merdeka-lagi-oleh-salindia-teater/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/07/gik-2agus-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250802T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250802T200000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250726T055513Z
LAST-MODIFIED:20250728T045730Z
UID:94409-1754161200-1754164800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Sebelum Merdeka Lagi oleh Salindia Teater - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan ini mengangkat makna kemerdekaan melalui refleksi tokoh-tokoh pejuang\, dengan buah pikir yang relevan dengan kondisi masyarakat masa kini\, khususnya dalam konteks pendidikan.  \nCerita berpusat pada seorang mahasiswa dengan bentuk monolog yang diperkaya oleh kehadiran 6–8 aktor pendukung. Mereka berperan ganda\, tanpa banyak dialog\, namun aktif menciptakan ruang\, waktu\, dan atmosfer melalui gerak\, kostum\, dan setting. Secara artistik\, pertunjukan didukung oleh projection mapping serta elemen panggung yang bergerak dan multifungsi\, menciptakan transisi ruang dan waktu yang dinamis dan visual\, memperkuat narasi dan suasana pertunjukan. \nPementasan ini dibuat sebagai bentuk refleksi terhadap makna kemerdekaan di era modern melalui sudut pandang pendidikan. Salindia Teater ingin menciptakan ruang dialog kreatif antara generasi muda dan nilai-nilai perjuangan bangsa\, agar semangat merdeka tidak hanya diperingati\, tapi juga dipahami dan dihidupkan kembali melalui seni. \nTentang Penyelenggara \nSalindia Teater adalah komunitas teater independen yang dipimpin oleh para seniman muda lintas disiplin. Teater ini bergerak di bidang seni pertunjukan\, dengan fokus pada teater realis\, pertunjukan eksperimental\, dan eksplorasi isu sosial melalui panggung\, dengan tujuan utama menjadikan teater sebagai medium refleksi\, edukasi\, dan penggerak perubahan\, terutama di kalangan generasi muda. \nSalindia didirikan untuk membuka ruang bagi suara-suara yang dipimpin perempuan dan digerakkan anak muda\, di tengah lanskap seni yang sering dibentuk oleh norma-norma maskulin dan hierarkis. Teater yang berdiri sejak tahun 2022 ini berfokus pada adaptasi karya-karya internasional — dari Jean Genet\, Umar Kayam\, hingga Tennessee Williams — dengan komitmen untuk menggali kompleksitas pengalaman manusia. \nMeski masih muda\, Teater Salindia berkembang pesat\, dengan produksi paling baru di Graha Bhakti Budaya yang berhasil menarik lebih dari 1.000 penonton. Kekuatan kami bukan pada kemegahan visual\, tetapi pada penceritaan yang emosional\, akurat\, dan dipandu oleh kekuatan aktor.
URL:https://indonesiakaya.com/event/sebelum-merdeka-lagi-oleh-salindia-teater-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/07/gik-2agus-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250809T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250809T160000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250802T122413Z
LAST-MODIFIED:20250803T045643Z
UID:94590-1754751600-1754755200@indonesiakaya.com
SUMMARY:135 Menit oleh Stage of Wawan Sofwan
DESCRIPTION:“135 Menit” mengisahkan pertemuan antara Pangeran Diponegoro dan Jenderal De Kock pada 28 Maret 1830 di Magelang. Pertunjukan ini mengajak penonton menyelami ketegangan di balik meja perundingan yang sarat intrik politik\, pengkhianatan\, dan keyakinan atas harga diri. Dalam ruang yang seolah netral itu\, dua tokoh besar berhadapan. Satu dengan kekuatan militer dan tipu daya\, satu lagi dengan semangat juang dan keberanian yang tak tergoyahkan. Dalam perundingan yang hanya berlangsung 135 menit itu\, Diponegoro bukan hanya menjadi saksi\, tetapi korban dari janji kosong yang memenjarakan harapan. Namun justru di situlah\, tekad dan jiwa perjuangannya abadi dikenang. \nTentang Penyelenggara \nStageOfWawanSofwan (SOWS) adalah kelompok teater yang berdiri pada tahun 2020 di Bandung. Berawal dari inisiasi seorang Wawan Sofwan sebagai dramawan\, dan pegiat teater senior yang sudah mementaskan berbagai naskah teater dan monolog. Dengan semangat terbarukan\, SOWS akan mempertunjukan naskah-naskah terbaru dan naskah lama dengan interpretasi terkini. SOWS bagian dari Studio Mainmonolog Bandung yang telah terdaftar di KEMENHUMKAM pada tahun 2020. \nWillem Bevers adalah aktor\, sutradara\, dan pelatih akting yang telah aktif di dunia seni pertunjukan sejak 1980-an. Lulusan Applied Theater Studies di Belanda\, Willem dikenal melalui peran-perannya di film Gundala\, Mencuri Raden Saleh\, serta berbagai produksi teater seperti Nyai Ontosoroh dan Laksamana Malahayati. Ia juga aktif membina aktor muda melalui komunitas teater dan produksi independen. \nNusa telah mengenal panggung teater sejak kecil di Bulungan\, Jakarta Selatan. Ia mendalami teknik vokal di bawah arahan Arvin Zeinullah hingga berhasil memenangkan kompetisi paduan suara di Austria pada 2017. Pengalaman keaktoran dan ketubuhannya diasah di Kelompok Pojok\, Teater Tetas\, hingga terlibat berproses bersama Elly D Luthan pada 2022. 2023 menjadi titik transformasinya dari penampil menjadi pengkarya. Datang Dong Pulang dipentaskan ketika residensi di Timika dalam Pekan Kebudayaan Nasional. Karyanya yang lain diantaranya\, Sari Boti (2023); Kisah Dari Selatan Jakarta (2024); dan Laras berkolaborasi dengan Nudiandra Sarasvati (2024).
URL:https://indonesiakaya.com/event/135-menit-oleh-stage-of-wawan-sofwan/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/gik-9agustus-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250809T180000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250809T200000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250802T122714Z
LAST-MODIFIED:20250803T045658Z
UID:94598-1754762400-1754769600@indonesiakaya.com
SUMMARY:135 Menit oleh Stage of Wawan Sofwan - 19.00
DESCRIPTION:“135 Menit” mengisahkan pertemuan antara Pangeran Diponegoro dan Jenderal De Kock pada 28 Maret 1830 di Magelang. Pertunjukan ini mengajak penonton menyelami ketegangan di balik meja perundingan yang sarat intrik politik\, pengkhianatan\, dan keyakinan atas harga diri. Dalam ruang yang seolah netral itu\, dua tokoh besar berhadapan. Satu dengan kekuatan militer dan tipu daya\, satu lagi dengan semangat juang dan keberanian yang tak tergoyahkan. Dalam perundingan yang hanya berlangsung 135 menit itu\, Diponegoro bukan hanya menjadi saksi\, tetapi korban dari janji kosong yang memenjarakan harapan. Namun justru di situlah\, tekad dan jiwa perjuangannya abadi dikenang. \nTentang Penyelenggara \nStageOfWawanSofwan (SOWS) adalah kelompok teater yang berdiri pada tahun 2020 di Bandung. Berawal dari inisiasi seorang Wawan Sofwan sebagai dramawan\, dan pegiat teater senior yang sudah mementaskan berbagai naskah teater dan monolog. Dengan semangat terbarukan\, SOWS akan mempertunjukan naskah-naskah terbaru dan naskah lama dengan interpretasi terkini. SOWS bagian dari Studio Mainmonolog Bandung yang telah terdaftar di KEMENHUMKAM pada tahun 2020. \nWillem Bevers adalah aktor\, sutradara\, dan pelatih akting yang telah aktif di dunia seni pertunjukan sejak 1980-an. Lulusan Applied Theater Studies di Belanda\, Willem dikenal melalui peran-perannya di film Gundala\, Mencuri Raden Saleh\, serta berbagai produksi teater seperti Nyai Ontosoroh dan Laksamana Malahayati. Ia juga aktif membina aktor muda melalui komunitas teater dan produksi independen. \nNusa telah mengenal panggung teater sejak kecil di Bulungan\, Jakarta Selatan. Ia mendalami teknik vokal di bawah arahan Arvin Zeinullah hingga berhasil memenangkan kompetisi paduan suara di Austria pada 2017. Pengalaman keaktoran dan ketubuhannya diasah di Kelompok Pojok\, Teater Tetas\, hingga terlibat berproses bersama Elly D Luthan pada 2022. 2023 menjadi titik transformasinya dari penampil menjadi pengkarya. Datang Dong Pulang dipentaskan ketika residensi di Timika dalam Pekan Kebudayaan Nasional. Karyanya yang lain diantaranya\, Sari Boti (2023); Kisah Dari Selatan Jakarta (2024); dan Laras berkolaborasi dengan Nudiandra Sarasvati (2024).
URL:https://indonesiakaya.com/event/135-menit-oleh-stage-of-wawan-sofwan-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/gik-9agustus-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250810T140000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250810T150000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250802T130410Z
LAST-MODIFIED:20250802T133407Z
UID:94611-1754834400-1754838000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Live Podcast Cerita Rakyat Ande-Ande Lumut
DESCRIPTION:Pertunjukan ini mengangkat cerita rakyat Ande-Ande Lumut\, yang berasal dari wilayah Jawa Timur\, memiliki pesan moral tentang arti penting kesetiaan dan menjaga kehormatan diri. Ande-Ande Lumut bercerita tentang sepasang sejoli bernama Pangeran Raden Panji Asmarabangun (Ande-Ande Lumut) dari Kerajaan Jenggala dan Putri Dewi Sekartaji (Kelenting Kuning) dari Kerajaan Kediri\, yang mengalami banyak cobaan sampai akhirnya bertemu. Dibawakan oleh Podcast RAPOT dengan gaya khas mereka dalam bercerita\, pertunjukan Podcast ini dibawakan secara langsung di Galeri Indonesia Kaya\, bagaimana kisah Ande-Ande Lumut dan Kelenting Kuning ini berlanjut? \n  \nTentang Penyelenggara \nRAPOT (Reza\, Anka\, Radhini\, Abigail – Potkes) adalah sebuah podcast yang beranggotakan empat orang sahabat. Mereka sudah mengenal satu sama lain semenjak 2007 ketika masih bekerja di radio yang sama. Berbekal pengalaman di dunia penyiaran selama bertahun-tahun\, mereka sepakat untuk berkumpul\, merekam obrolan santai yang bercerita tentang kehidupan masing-masing\, dan membagikannya melalui medium podcast. Topik yang dibahas cukup random\, mulai dari pop culture\, nostalgia\, menertawakan kelalaian mereka sendiri\, membicarakan tentang apa saja dengan santai\, dibalut humor\, apa adanya\, dan tanpa skrip.
URL:https://indonesiakaya.com/event/live-podcast-cerita-rakyat-ande-ande-lumut/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/Live-Podcast-Cerita-Rakyat-Ande-Ande-Lumut-RAPOT_Web-Square.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20250814
DTEND;VALUE=DATE:20250819
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250813T144554Z
LAST-MODIFIED:20250814T060912Z
UID:94748-1755129600-1755561599@indonesiakaya.com
SUMMARY:Mencari Semar Oleh Teater Koma
DESCRIPTION:Semar\, sang panakawan bijak\, pensiun. Dalam dirinya ditanamkan Jimat Kalimasada. Tugasnya kini mencari pewaris Jimat tersebut. Tapi Semar sangat menikmati masa pensiunnya\, sehingga Jimat Kalimasada mengurungnya dalam dimensi putaran waktu. Semar terus menjalani masa pensiunnya berulang-ulang. \nZaman bergulir\, manusia menciptakan robot. Sayangnya\, Perintah Utama\, program etika luhur para robot dirusak oknum-oknum haus kekuasaan. Para robot bisa menyakiti bahkan membunuh manusia serta menghancurkan robot lain. Dan akhirnya manusia punah. \nRobot-robot mendirikan Kekaisaran Nimacha. Tapi karena Perintah Utama yang rusak\, kekacauan dan perang tetap ada. Tanpa adanya manusia untuk memperbaiki Perintah Utama\, para robot sadar\, mereka terancam punah. Mereka mencari solusi\, dan menemukan catatan sejarah tentang Jimat Kalimasada. \nPara robot berhasil melacak keberadaan Jimat Kalimasada\, dan juga keberadaan Semar. Mereka pun menangkap Semar. Tujuan mereka\, menarik keluar Jimat Kalimasada dari dalam Semar\, agar kekuatan jimat itu bisa dipakai untuk memulihkan Perintah Utama. \nSutiragen\, istri Semar\, mengumpulkan panakawan lain untuk menyelamatkan Semar. Apakah mereka mampu menghadapi kekuatan para robot dari Kekaisaran Nimacha? \n  \nTEATER KOMA\, produksi ke-235\, 2025 \n  \nNaskah Karya & Sutradara : RANGGA RIANTIARNO \n  \nPemain: \nBUDI ROS • RITA MATU MONA • DAISY LANTANG  • EMANUEL HANDOYO \nLUTFI ARDIANSYAH • BAYU DHARMAWAN SALEH • ANGGA YASTI • NINO BUKIR \nDANA HASSAN • ANDHINI PUTERI • SIR ILHAM • DODI GUSTAMAN • ZULFI RAMDONI • DLL. \n  \nPEKERJA: \nAsisten Sutradara : ADRI PRASETYO • Pengarah Musik : FERO A. STEFANUS \nSkenografi & Multimedia : DEDEN BULQINI • Perancang Cahaya : FAJAR OKTO  \nPerancang Gerak : RATNA ULLY • Perancang Rias & Rambut : SENA SUKARYA  \nPerancang Busana : RIMA ANANDA • Perancang Suara : BONA \nPengarah Teknik : TINTON PRIANGGORO • Instruktur Vokal : AJENG DESTRIAN  \nPerancang Grafis : SAUT IRIANTO MANIK • Manajer Panggung : BAYU DHARMAWAN SALEH Pemimpin Produksi : RASAPTA CANDRIKA • Produser : RATNA RIANTIARNO \n  \nTentang Penyelenggara \nTEATER KOMA \nDidirikan di Jakarta\, 1 Maret 1977. \nHingga 2025\, sudah memproduksi lebih dari 230 pementasan\, baik di televisi maupun di panggung. Perkumpulan Kesenian non-profit ini\, mengawali kegiatan dengan para seniman yang disebut sebagai Angkatan Pendiri. Kini\, kelompok didukung sekitar 30 anggota aktif dan 50 anggota yang bergabung jika waktu dan enerjinya memungkinkan. \nTEATER KOMA banyak menggelar karya N. Riantiarno. Juga menggelar karya dramawan kelas dunia; antara lain William Shakespeare\, Georg Buchner\, Bertolt Brecht\, Moliere\, Aristophanes\, Arthur Miller\, Beaumarchaise\, George Orwell\, Alfred Jarre\, Friedrich Schiller\, Friedrich Durrenmatt\, dan Evald Flisar. \nTeater Koma sekarang tetap berusaha mengomentari dan mengkritik keadaan sosial dan politik. Itulah yang akan selalu jadi misi utama Teater Koma. Baik itu dengan tema naskah saduran dramawan Eropa; naskah bertema wayang; terinspirasi dari legenda-legenda Tionghoa atau pun naskah karya asli N. Riantiarno; hingga ke pentas-pentas pendek yang kami tayangkan secara daring sebagai bagian dari upaya berkarya di tengah pandemi. TEATER KOMA senantiasa berupaya bersikap optimistis. Berharap teater berkembang sehat\, bebas dari pengaruh politik praktis\, menjadi tontonan yang bermakna dan dibutuhkan masyarakat.     \nMelanjutkan visi N. Riantiarno yang wafat Januari 2023\, TEATER KOMA tetap yakin\, teater bisa menjadi salah satu jembatan menuju suatu keseimbangan batin dan jalan bagi terciptanya kebahagiaan yang manusiawi. Jujur\, bercermin lewat teater\, diyakini pula sebagai salah satu cara untuk menemukan kembali peran akal sehat dan  budi-nurani. \nTEATER KOMA\, kelompok kesenian nirlaba yang konsisten dan produktif. Dikenal punya banyak penonton yang setia. Pentas-pentasnya sering digelar lebih dari 2 minggu\, bahkan pernah berpentas lebih dari satu bulan. \n  \n\n\n\nHARGA NORMAL\n\n\nWeekday (Rabu – Kamis)\n KAT 1    : Rp. 550.000\,- \n KAT 2 : Rp. 725.000\,- \n KAT 3 : Rp. 375.000\,- \n KAT 4 : Rp. 275.000\,- \n KAT 5 : Rp. 175.000\,- \n KAT 6 : Rp. 100.000\,-  \n\n\nWeekend (Jumat – Sabtu – Minggu)\n KAT 1 : Rp. 650.000\,- \n KAT 2 : Rp. 850.000\,- \n KAT 3 : Rp. 450.000\,- \n KAT 4 : Rp. 325.000\,- \n KAT 5 : Rp. 225.000\,- \n KAT 6 : Rp. 150.000\,-  \n\n\n\n  \n\n\n\nHARGA PROMO BCA\n\n\nWeekday (Rabu – Kamis)\n KAT 1 : Rp. 550.000\,-  = Rp. 500.000\,-\n KAT 2 : Rp. 725.000\,-  = Rp. 650.000\,-\n KAT 3 : Rp. 375.000\,-  = Rp. 325.000\,-\n KAT 4 : Rp. 275.000\,-  = Rp. 250.000\,-\n KAT 5 : Rp. 175.000\,-  = Rp. 147.500\,-\n KAT 6 : Rp. 100.000\,-  = tidak diskon \n\n\nWeekend (Jumat – Sabtu – Minggu)\n KAT 1 : Rp. 650.000\,-  = Rp. 600.000\,-\n KAT 2 : Rp. 850.000\,-  = Rp. 775.000\,-\n KAT 3 : Rp. 450.000\,-  = Rp. 400.000\,-\n KAT 4 : Rp. 325.000\,-  = Rp. 300.000\,-\n KAT 5 : Rp. 225.000\,-  = Rp. 200.000\,-\n KAT 6 : Rp. 150.000\,-  = tidak diskon 
URL:https://indonesiakaya.com/event/mencari-semar-oleh-teater-koma/
LOCATION:Ciputra Artpreneur Theater
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/Website-GIK-MS-700x700-pxl.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250816T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250816T160000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250809T082118Z
LAST-MODIFIED:20250810T032740Z
UID:94662-1755356400-1755360000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Konser Kemerdekaan oleh Song Zhu Choir
DESCRIPTION:Konser kemerdekaan Song Zhu Choir menghadirkan ragam lagu dari nusantara dan mancanegara tentang semangat kemerdekaan dan pujian syukur\, dikemas dengan tarian dan narasi yang apik. Konser menyajikan paduan suara dengan iringan tarian modern tentang keindahan alam dan budaya Indonesia\, serta mini drama tentang keseharian manusia dengan segala problematikanya saat menyambut perayaan kemerdekaan Indonesia. Song Zhu Choir mengajak penonton semakin mencintai budaya dan alam Indonesia melalui lagu lagu yang dibawakan. \nSong Zhu Choir merupakan sebuah paduan suara beranggotakan orang-orang yang menyukai seni suara\, terdiri dari pria dan wanita berbagai rentang usia dan dari berbagai profesi yang berlatih di bawah bimbingan Baruno Wibowo. Kelompok paduan suara ini telah menyelenggarakan dan mengikuti beberapa acara seperti The 11th Southeast Asia + China Chinese Clans Friendship Conference\, RRI Imlek Performance\, dan juga Song Zhu Concert.
URL:https://indonesiakaya.com/event/konser-kemerdekaan-oleh-song-zhu-choir/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/gik-16agustus-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250816T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250816T200000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250809T082333Z
LAST-MODIFIED:20250810T032853Z
UID:94668-1755370800-1755374400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Konser Kemerdekaan oleh Song Zhu Choir - 19.00
DESCRIPTION:Konser kemerdekaan Song Zhu Choir menghadirkan ragam lagu dari nusantara dan mancanegara tentang semangat kemerdekaan dan pujian syukur\, dikemas dengan tarian dan narasi yang apik. Konser menyajikan paduan suara dengan iringan tarian modern tentang keindahan alam dan budaya Indonesia\, serta mini drama tentang keseharian manusia dengan segala problematikanya saat menyambut perayaan kemerdekaan Indonesia. Song Zhu Choir mengajak penonton semakin mencintai budaya dan alam Indonesia melalui lagu lagu yang dibawakan. \nSong Zhu Choir merupakan sebuah paduan suara beranggotakan orang-orang yang menyukai seni suara\, terdiri dari pria dan wanita berbagai rentang usia dan dari berbagai profesi yang berlatih di bawah bimbingan Baruno Wibowo. Kelompok paduan suara ini telah menyelenggarakan dan mengikuti beberapa acara seperti The 11th Southeast Asia + China Chinese Clans Friendship Conference\, RRI Imlek Performance\, dan juga Song Zhu Concert.
URL:https://indonesiakaya.com/event/konser-kemerdekaan-oleh-song-zhu-choir-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/gik-16agustus-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250818T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250826T200000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250721T105621Z
LAST-MODIFIED:20250806T032508Z
UID:94398-1755532800-1756238400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif: Penulisan Naskah Teater Musikal oleh Widya Arifianti
DESCRIPTION:Cerita merupakan bagian yang sangat penting dalam sebuah pertunjukan panggung. Dalam cerita\, ada dialog dan monolog yang digunakan untuk menyampaikan perjalanan para karakter\, yang dapat menggugah hati penonton. Naskah merupakan langkah awal dalam konsepsi sebuah pertunjukan dan menjadi salah satu elemen penentu kualitas pertunjukan. \nIndonesia Kaya mempersembahkan Ruang Kreatif: Penulisan Naskah Teater Musikal yang mengajak para penulis terpilih untuk mempelajari dan mendalami tahap-tahap penulisan naskah khusus teater musikal dalam teori dan praktek\, mulai dari mengumpulkan ide sampai menjadi sebuah naskah yang dapat dimainkan di atas panggung. \nPeserta terbaik akan terpilih untuk mengerjakan project naskah Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya di bawah arahan dan supervisi Widya Arifianti. \nPeriode Kelas  \nPendaftaran: \n28 Juli -10 Agustus 2025\nPendaftaran dibuka. \n11-14 Agustus 2025\nSeleksi peserta. \n14-16 Agustus 2025\nPeserta terpilih akan dihubungi oleh pihak Indonesia Kaya via whatsapp. \nKelas: \n18-20 Agustus 2025\n16.00 – 20.00 WIB\nTeori pengenalan dan pendalaman tentang menulis naskah teater musikal. \n25-26 Agustus 2025\n16.00 – 20.00 WIB\nPraktek dan konsultasi menulis naskah teater musikal. \n  \nSyarat dan Persiapan \nSyarat: \n\nWarga Negara Indonesia.\nUsia minimal 16 tahun\, pendidikan minimal SMA/sederajat.\nMemenuhi syarat seleksi yang berupa:\n1 paragraf pendek menceritakan tentang diri peserta\n1 lembar sinopsis cerita musikal yang ingin ditulis (maksimal 300 kata\, spasi single font 12\, calibri)\n\n  \nPersiapan: \n\nPeserta membawa laptop pribadi saat workshop.\nPeserta membuat playlist (8-10 lagu) dari satu musisi (yang belum pernah dibuat musikal sebelumnya).\n\nPeserta terpilih akan dihubungi paling lambat tanggal 16 Agustus 2025. \n  \nCara Mendaftar \n\nHanya pendaftar terpilih dapat mengikuti kelas ini.\nPendaftar membuat 1 paragraf pendek menceritakan tentang diri sendiri.\nPendaftar membuat 1 lembar sinopsis cerita musikal yang ingin ditulis (maksimal 300 kata\, spasi single font 12\, calibri).\nSeluruh karya dimasukkan di dalam Google Doc (mohon dipastikan bahwa Google Doc tidak dikunci).\nIsi formulir pendaftaran online di www.indonesiakaya.com \nPendaftar yang terpilih akan dihubungi oleh pihak Galeri Indonesia Kaya via whatsapp.\nSetelah menyelesaikan kelas\, dua peserta terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk menulis naskah musikal di bawah supervisi Widya Arifianti.\n\n  \nPengajar \nWidya Arifianti \nWidya Arifianti adalah penulis skenario yang memulai kariernya menjadi copywriter. Di tahun 2013 Widya mendapatkan piala bronze untuk BG Awards Citra Pariwara. Kecintaannya pada dunia teater musikal membuatnya menulis beberapa naskah original berjudul Musikal Sekolahan (2014)\, GEMURUH (2015)\, Dongeng Pohon Impian (2018)\, juga naskah adaptasi untuk Musikal Petualangan Sherina (2017\, 2018\, 2022)\, Teater Musikal Cek Toko Sebelah (2022)\, dan Musikal Keluarga Cemara (2024 & 2025).  \nPada tahun 2019\, Widya mendapatkan kesempatan perdananya untuk menulis film Nussa (2021) yang memenangkan Piala Citra untuk Film Animasi Panjang Terbaik FFI 2021. Ia pernah mengikuti berbagai story development lab: Torino Lab Extended TV Series 2020 di Italia bersama Eszter Angyalosy\, Full Circle Lab Philippines 2023 bersama Britta Krause\, dan workshop menulis skenario Indonesiana Film 2024 selama satu tahun bersama Sean Hood.  \nKini ia konsisten menjadi penulis lepas untuk skenario film dan series. Karya-karya terbarunya adalah Jumbo (2025) yang berhasil menempati peringkat satu pada jajaran film Indonesia terlaris sepanjang masa dan Home Sweet Loan (2024) yang memenangkan Piala Gunungan untuk Penulis Skenario Terbaik Genre Drama di Festival Film Wartawan Indonesia 2024. \n 
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-penulisan-naskah-teater-musikal-oleh-widya-arifianti/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/07/Ruang-Kreatif-Penulisan-Naskah-Teater-Musikal_Web-Square.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250823T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250823T160000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250817T090257Z
LAST-MODIFIED:20250817T090257Z
UID:94779-1755961200-1755964800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Untuk Pahlawan Musik oleh Keroncong Musyawarah
DESCRIPTION:Pertunjukan Musik Keroncong Modern kali ini membawakan karya-karya para pahlawan musik tanah air dari komponis hingga penyanyi bahkan grup band\, dengan ciri khas musik keroncong modern ala Keroncong Musyawarah\, dimeriahkan juga oleh beberapa seniman seperti Ade Fabiola\, Bubu Anggraini dan Ojip Ismaputra. \nAcara ini terbagi menjadi tiga segmentasi yang pengangkat pahlawan komponis Indonesia\, pahlawan musisi Indonesia dan pahlawan penyanyi Indonesia\, hadir tak hanya untuk menghibur penikmat keroncong dan musik pop tanah air\, tetapi juga memperkenalkan keindahan musik keroncong yang telah menemani masyarakat Indonesia sejak hadirnya musik modern di tanah air. \nTentang Penyelenggara \nKeroncong Musyawarah dibentuk pada bulan Mei 2016\, yang beranggotakan enam personil tetap yaitu Angga Pratala (Cello)\, Anton DKW (Violin)\, Agung Melon (Cuk)\, Ava Victoria (Cak)\, Andika Candra (Flute) dan Dessy Saptany (E.Bass) mufakat untuk menyuguhkan musik dengan genre keroncong pop/langgam/crossover.
URL:https://indonesiakaya.com/event/untuk-pahlawan-musik-oleh-keroncong-musyawarah/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/gik-23agustus-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250823T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250823T200000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250817T090426Z
LAST-MODIFIED:20250817T090458Z
UID:94852-1755975600-1755979200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Untuk Pahlawan Musik oleh Keroncong Musyawarah - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan Musik Keroncong Modern kali ini membawakan karya-karya para pahlawan musik tanah air dari komponis hingga penyanyi bahkan grup band\, dengan ciri khas musik keroncong modern ala Keroncong Musyawarah\, dimeriahkan juga oleh beberapa seniman seperti Ade Fabiola\, Bubu Anggraini dan Ojip Ismaputra. \nAcara ini terbagi menjadi tiga segmentasi yang pengangkat pahlawan komponis Indonesia\, pahlawan musisi Indonesia dan pahlawan penyanyi Indonesia\, hadir tak hanya untuk menghibur penikmat keroncong dan musik pop tanah air\, tetapi juga memperkenalkan keindahan musik keroncong yang telah menemani masyarakat Indonesia sejak hadirnya musik modern di tanah air. \nTentang Penyelenggara \nKeroncong Musyawarah dibentuk pada bulan Mei 2016\, yang beranggotakan enam personil tetap yaitu Angga Pratala (Cello)\, Anton DKW (Violin)\, Agung Melon (Cuk)\, Ava Victoria (Cak)\, Andika Candra (Flute) dan Dessy Saptany (E.Bass) mufakat untuk menyuguhkan musik dengan genre keroncong pop/langgam/crossover.
URL:https://indonesiakaya.com/event/untuk-pahlawan-musik-oleh-keroncong-musyawarah-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/gik-23agustus-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250830T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250830T160000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250824T075933Z
LAST-MODIFIED:20250824T075933Z
UID:94991-1756566000-1756569600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kurasi di Muka Rumah oleh Teater Pandora - 19.00
DESCRIPTION:Berkisah tentang kehidupan warga Kampung Kedung yang hidup di pinggiran kali. Meskipun dihuni beragam manusia\, warga Kampung Kedung punya kebiasaan yang unik\, yakni memajang foto-foto di muka rumah mereka masing-masing. Mulai dari foto pahlawan\, foto leluhur\, foto keluarga\, foto saudara sampai foto anak-anak yang diwisuda. Semua dipajang dan dikurasi dengan rapi sebagai simbol keakraban dan nilai sosial. \nKonflik muncul tatkala beberapa foto saling berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya dalam satu malam. Ada foto Pak RT di rumah janda Bilqis\, ada foto Bang Jek di kuburan\, hilangnya foto wajah Cici Kristin dan hilangnya foto warga lainnya. Tentu saja keanehan ini menimbulkan kehebohan di seisi kampung. Lantas pertanyaan menggema di kepala mereka ‘Siapa pelakunya?’. \nMelalui pendekatan drama-komedi\, Kurasi Di Muka Rumah berusaha memaknai tema Kebangsaan dengan cara yang lentur dan membumi. Yaitu menyoroti bagaimana norma\, sebagai hasil dari kehidupan berbangsa dalam masyarakat\, sudah tidak lagi dilandasi oleh semangat berkebangsaan yang sarat akan keadilan\, keterbukaan\, dan kebersamaan. Alih-alih demikian\, norma dianggap sebagai hasil dari syahwat kekuasaan dan pilihan kepentingan. \nSelain itu\, pertunjukan ini juga menghadirkan pesan tentang pentingnya merawat kebersamaan melalui kesadaran akan rawannya budaya tuduh-menuduh yang merupakan ancaman besar bagi kehidupan berbangsa. Dan sebagai sebuah hiburan\, Kurasi Di Muka Rumah diharapkan dapat menjadi hiburan yang bermakna bagi siapa saja. \n Tentang Penyelenggara \nLahir pada tanggal 24 September 2014\, Teater Pandora adalah sebuah kelompok teater independen yang didirikan oleh mahasiswa dan alumni Universitas Indonesia dari berbagai fakultas. Berawal dari teater kampus di Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI\, Pandora kini telah menjalani kiprahnya sebagai teater independen selama satu dekade dan telah menghasilkan lebih dari 30 produksi pementasan yang telah disaksikan oleh lebih dari 15.000 penonton\, baik di atas panggung konvensional maupun panggung non-konvensional.  \nNaskah-naskah yang telah dipentaskan antara lain adaptasi Bodas de Sangre karya Lorca (2016)\, The Crucible karya Arthur Miller (2018)\, August: Osage County karya Tracy Letts (2018)\, dan Constellations karya Nick Payne (2024). Selain mementaskan naskah adaptasi\, juga mementaskan naskah karya sendiri seperti Samara (2019)\, K (2019)\, Volare Mera! (2019)\, Nostalgi Irationale (2020)\, Bon Voyage! (2023)\, The End of the Year of the Monkey (2024)\, dan LABIRIN: Tales of the Inevitable (2024). \nSelain memproduksi pementasan teater\, sejak 2017 Teater Pandora juga berfokus pada bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesenian\, yaitu dengan membuka sekolah keaktoran melalui program Schola Pandora\, sekolah kepenulisan naskah melalui program Budakata\, dan sekolah untuk penata artistik melalui program Pandora LabArt. \nPada tahun 2019 Teater Pandora diundang oleh TEDxJakarta untuk bicara soal kebudayaan dan berbagai tantangan bagi seni pertunjukkan di Indonesia\, khususnya teater. Digelari sebagai “Stage Liberator” dalam event yang sama\, akibat dari campaign #MempermainkanRuang yang digagas sejak tahun 2019. Melalui campaign tersebut\, Teater Pandora menginisiasi gerakan kebudayaan dan melakukan inovasi ruang berkesenian untuk mengubah public space menjadi panggung pementasan yang layak\, sebagai respon atas kurangnya ruang kebudayaan bagi anak muda di Indonesia umumnya\, dan Jakarta khususnya. Dalam campaign ini\, Pandora berhasil memproduksi 11 pertunjukan dalam satu tahun kalender dan menjadi salah satu kelompok teater independen paling produktif di Indonesia. \nSutradara: Yoga Mohamad \nYoga Mohamad adalah seorang petualang kata\, menulis beberapa cerita untuk kebutuhan pentas teater\, iklan dan video klip musik. Lulusan Ilmu Filsafat\, Fakultas Ilmu Budaya\, Universitas Indonesia. Berteater sejak kuliah dan mendirikan Teater Pandora bersama mahasiswa dan alumni UI pada tahun 2014. Telah menulis naskah orisinil dan menyutradarai lebih dari 30 produksi pementasan teater bersama Teater Pandora\, baik di dalam maupun di luar negeri. Karyanya juga pernah digelar di Kanada dan Australia\, sebagai bagian dari delegasi Indonesia bersama sekolah yang diajarnya. Dalam ranah Festival\, pernah diberi hadiah sebagai Aktor Terbaik pada Festival Teater Jakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kurasi-di-muka-rumah-oleh-teater-pandora-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/gik-30agustus-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250830T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250830T160000
DTSTAMP:20260421T085617
CREATED:20250824T075739Z
LAST-MODIFIED:20250824T075739Z
UID:94985-1756566000-1756569600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kurasi di Muka Rumah oleh Teater Pandora
DESCRIPTION:Berkisah tentang kehidupan warga Kampung Kedung yang hidup di pinggiran kali. Meskipun dihuni beragam manusia\, warga Kampung Kedung punya kebiasaan yang unik\, yakni memajang foto-foto di muka rumah mereka masing-masing. Mulai dari foto pahlawan\, foto leluhur\, foto keluarga\, foto saudara sampai foto anak-anak yang diwisuda. Semua dipajang dan dikurasi dengan rapi sebagai simbol keakraban dan nilai sosial. \nKonflik muncul tatkala beberapa foto saling berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya dalam satu malam. Ada foto Pak RT di rumah janda Bilqis\, ada foto Bang Jek di kuburan\, hilangnya foto wajah Cici Kristin dan hilangnya foto warga lainnya. Tentu saja keanehan ini menimbulkan kehebohan di seisi kampung. Lantas pertanyaan menggema di kepala mereka ‘Siapa pelakunya?’. \nMelalui pendekatan drama-komedi\, Kurasi Di Muka Rumah berusaha memaknai tema Kebangsaan dengan cara yang lentur dan membumi. Yaitu menyoroti bagaimana norma\, sebagai hasil dari kehidupan berbangsa dalam masyarakat\, sudah tidak lagi dilandasi oleh semangat berkebangsaan yang sarat akan keadilan\, keterbukaan\, dan kebersamaan. Alih-alih demikian\, norma dianggap sebagai hasil dari syahwat kekuasaan dan pilihan kepentingan. \nSelain itu\, pertunjukan ini juga menghadirkan pesan tentang pentingnya merawat kebersamaan melalui kesadaran akan rawannya budaya tuduh-menuduh yang merupakan ancaman besar bagi kehidupan berbangsa. Dan sebagai sebuah hiburan\, Kurasi Di Muka Rumah diharapkan dapat menjadi hiburan yang bermakna bagi siapa saja. \n Tentang Penyelenggara \nLahir pada tanggal 24 September 2014\, Teater Pandora adalah sebuah kelompok teater independen yang didirikan oleh mahasiswa dan alumni Universitas Indonesia dari berbagai fakultas. Berawal dari teater kampus di Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI\, Pandora kini telah menjalani kiprahnya sebagai teater independen selama satu dekade dan telah menghasilkan lebih dari 30 produksi pementasan yang telah disaksikan oleh lebih dari 15.000 penonton\, baik di atas panggung konvensional maupun panggung non-konvensional.  \nNaskah-naskah yang telah dipentaskan antara lain adaptasi Bodas de Sangre karya Lorca (2016)\, The Crucible karya Arthur Miller (2018)\, August: Osage County karya Tracy Letts (2018)\, dan Constellations karya Nick Payne (2024). Selain mementaskan naskah adaptasi\, juga mementaskan naskah karya sendiri seperti Samara (2019)\, K (2019)\, Volare Mera! (2019)\, Nostalgi Irationale (2020)\, Bon Voyage! (2023)\, The End of the Year of the Monkey (2024)\, dan LABIRIN: Tales of the Inevitable (2024). \nSelain memproduksi pementasan teater\, sejak 2017 Teater Pandora juga berfokus pada bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesenian\, yaitu dengan membuka sekolah keaktoran melalui program Schola Pandora\, sekolah kepenulisan naskah melalui program Budakata\, dan sekolah untuk penata artistik melalui program Pandora LabArt. \nPada tahun 2019 Teater Pandora diundang oleh TEDxJakarta untuk bicara soal kebudayaan dan berbagai tantangan bagi seni pertunjukkan di Indonesia\, khususnya teater. Digelari sebagai “Stage Liberator” dalam event yang sama\, akibat dari campaign #MempermainkanRuang yang digagas sejak tahun 2019. Melalui campaign tersebut\, Teater Pandora menginisiasi gerakan kebudayaan dan melakukan inovasi ruang berkesenian untuk mengubah public space menjadi panggung pementasan yang layak\, sebagai respon atas kurangnya ruang kebudayaan bagi anak muda di Indonesia umumnya\, dan Jakarta khususnya. Dalam campaign ini\, Pandora berhasil memproduksi 11 pertunjukan dalam satu tahun kalender dan menjadi salah satu kelompok teater independen paling produktif di Indonesia. \nSutradara: Yoga Mohamad \nYoga Mohamad adalah seorang petualang kata\, menulis beberapa cerita untuk kebutuhan pentas teater\, iklan dan video klip musik. Lulusan Ilmu Filsafat\, Fakultas Ilmu Budaya\, Universitas Indonesia. Berteater sejak kuliah dan mendirikan Teater Pandora bersama mahasiswa dan alumni UI pada tahun 2014. Telah menulis naskah orisinil dan menyutradarai lebih dari 30 produksi pementasan teater bersama Teater Pandora\, baik di dalam maupun di luar negeri. Karyanya juga pernah digelar di Kanada dan Australia\, sebagai bagian dari delegasi Indonesia bersama sekolah yang diajarnya. Dalam ranah Festival\, pernah diberi hadiah sebagai Aktor Terbaik pada Festival Teater Jakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kurasi-di-muka-rumah-oleh-teater-pandora/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/gik-30agustus-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR