BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20230101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20241115
DTEND;VALUE=DATE:20250501
DTSTAMP:20260421T154013
CREATED:20241114T195344Z
LAST-MODIFIED:20241120T022552Z
UID:89288-1731628800-1746057599@indonesiakaya.com
SUMMARY:Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah Galeri Indonesia Kaya Hadirkan Pengalaman Immersive Karya Basoeki Abdullah Pertama Di Indonesia
DESCRIPTION:Jakarta\, 14 November 2024 – Basoeki Abdullah adalah salah satu pelukis besar Indonesia yang terkenal dengan karya-karyanya yang memukau dalam gaya realis dan naturalis. Namanya tidak hanya dikenal di Indonesia\, tetapi juga mendapat pengakuan internasional dan menjadikannya salah satu pelukis Indonesia yang paling berpengaruh pada abad ke-20. Sosoknya yang menorehkan banyak prestasi mendorong Galeri Indonesia Kaya bekerjasama dengan Gondola Team\, sekelompok seniman multidisiplin dari berbagai latar belakang\, mencakup seniman lukis\, programmer\, ahli tata cahaya\, seniman instalasi dan ahli kriya\, untuk menghadirkan karya-karya yang berakar dari lukisan-lukisan Basoeki Abdullah dengan format digital. Pameran bertajuk Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah ini akan berlangsung mulai hari ini hingga April 2025 mendatang di Galeri Indonesia Kaya\, Jakarta. \nSebagai salah satu pelukis maestro Tanah Air\, Basoeki Abdullah kerap melukis potret wajah dari para pahlawan\, kisah pewayangan\, hingga pemandangan yang dikagumi oleh berbagai kalangan. Karya-karyanya menghiasi istana-istana negara dan kepresidenan Indonesia\, di samping menjadi barang koleksi di penjuru dunia. \n“Basoeki Abdullah adalah sosok pelukis yang mampu menghadirkan keindahan dan kedalaman emosi dalam setiap goresan kuasnya. Karyanya tidak hanya sekadar lukisan\, tetapi juga jendela yang memperlihatkan jiwa bangsa dan kekayaan budaya Indonesia. Melalui gaya realisme dan naturalisme yang sangat halus\, ia berhasil mengabadikan pesona alam dan keanggunan sosok manusia secara luar biasa. Kepekaannya terhadap detail\, warna\, dan ekspresi membuat setiap lukisan Basoeki Abdullah terasa hidup dan berbicara kepada penontonnya. Untuk memperkenalkan sosok sang maestro serta karya-karya beliau kepada masyarakat terutama generasi muda\, kami menghadirkan pameran digital yang memberikan pengalaman virtual melalui sajian immersive karya Basoeki Abdullah yang pertama di Indonesia. Dengan teknologi digital yang juga interaktif\, pameran ini tidak hanya menampilkan potret wajah\, tetapi juga keindahan alam dan budaya lokal Jawa yang digambarkan Basoeki penuh dengan pesona gunung dan sawah\, serta kisah-kisah mitologis dan pewayangan. Semoga pameran digital ini dapat mengenalkan sosok dan menambah wawasan masyarakat tentang karya-karya Basoeki Abdullah\,” ungkap Renitasari Adrian\, Program Director Galeri Indonesia Kaya. \nPameran digital Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah ini akan menyajikan 14 karya sang maestro yang mempresentasikan keberadaan alam dan kisah-kisah lokal budaya Jawa. Melalui karya-karyanya yang disajikan melalui media virtual inilah\, pengunjung dapat mengetahui dan menikmati dengan mudah dan jelas tentang keberadaan kisah dalam pewayangan\, legenda atau mitologi maupun pemandangan alam yang dipenuhi gunung dan sawah di Indonesia. \nMiekke Susanto\, selaku Kurator yang telah meneliti sosok dan lukisan Basoeki Abdullah sejak tahun 2004 mengungkapkan\, ”Pemilihan 14 lukisan dalam pameran Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah dilakukan dengan pertimbangan khusus untuk menunjukkan perjalanan Basoeki Abdullah sebagai maestro lukis. Kami ingin para pengunjung dapat mendapatkan gambaran dalam menggambarkan alam dan budaya Jawa. Karya-karya ini menyajikan keindahan lanskap alam seperti gunung dan sawah\, hingga figur-figur mitologi dan kisah pewayangan yang lekat dengan identitas budaya lokal. Melalui lukisan-lukisan ini\, pengunjung tidak hanya melihat\, tetapi juga merasakan pesona Jawa yang dikemas dengan teknologi digital. Sebagai kurator\, saya percaya bahwa keempat belas karya dari Basoeki Abdullah yang dikemas dengan teknologi interaktif ini mampu menghadirkan Indonesia dalam perspektif yang menyentuh dan immersive\, melampaui sekadar representasi visual. Semoga pengolahan 14 karya dari Basoeki Abdullah ini dapat diterima dengan baik oleh para pengunjung Galeri Indonesia Kaya..” \nSeluruh karya yang ditampilkan telah melalui akurasi ketat ini juga memberikan pengalaman virtual melalui sajian immersive untuk membuka khazanah baru bagi para pengunjung. Tampilan digital ini seakan-akan menerbangkan jiwa pengunjung dari dunia imajinasi ke realitas\, dari dunia maya ke realitas nyata\, maupun dari pesona yang hanya ditangkap mata kini jauh lebih terasa. \n“Karya-karya Basoeki Abdullah merupakan mediator visual yang menarik benak setiap penonton. Apalagi ketika lukisan-lukisannya ditampilkan dalam format dengan teknologi digital terkini\, semakin memanjakan imajinasi bagi yang menontonnya. Kami berharap karya-karya Basoeki Abdullah bisa dinikmati dengan pendekatan baru yang lebih interaktif dan menarik. Menampilkan karya-karyanya dalam format digital bukan berarti mengurangi nilai aslinya\, tetapi justru membuatnya lebih mudah diakses oleh semua orang\, terutama anak muda yang lebih dekat dengan teknologi. Melalui pameran ini\, kami ingin mengajak mereka mengenal dan menghargai salah satu maestro seni Indonesia dalam bentuk yang menarik dan sesuai dengan era mereka\,” ujar Laila Azra\, pemrakarsa Gondola Team. \nPara pengunjung Galeri Indonesia Kaya dapat menikmati 14 karya dari Basoeki Abdullah yang diolah dan disajikan kembali melalui media virtual seperti lukisan Flora dan Fauna Kekayaan Langka (1980-an)\, Perubahan Kehidupan Dunia (1960-70an)\, Sungai Tak Pernah Kembali (1970-an)\, Pantai Flores (1942)\, Jika Tuhan Murka (1950\, Pemandangan di Kintamani (1950-an)\, Landscape of Gunung Merapi (1970-an). Tak hanya lukisan pemandangan\, pameran digital ini juga menampilkan kisah pewayangan seperti lukisan Bima Suci Berjuanglah Sampai Tercapai (1984)\, Pertempuran Gatotkaca Lawan Antasena Memperebutkan Sembadra (1954)\, Perkelahian Antara Rahwana dan Jatayu Memperebutkan Sita (1950-1954)\, selain itu ada juga lukisan digital dari Potret Diri Basoeki Abdullah (1940-an)\, Potret Diri RA Kartini (1976)\, Potret Diri Ir. Soekarno\, dan juga Potret Diri dr. Wahidin Sudirohusodo. Lukisan-lukisan ini merupakan koleksi dari berbagai tempat\, antara lain Museum Basoeki Abdullah\, Museum Kebangkitan Nasional\, Istana Kepresidenan Jakarta\, Istana Kepresidenan Bogor\, maupun koleksi pribadi kolektor yang menyukai karya Basoeki Abdullah. \nBasoeki Abdullah merupakan maestro lukis Indonesia asal Surakarta yang lahir pada 27 Januari 1915\, yang menorehkan banyak prestasi. Basoeki Abdullah merupakan pelukis beraliran realis dan naturalis\, yang pernah memenangi sayembara melukis Ratu Juliana pada 1948\, mengalahkan 87 pelukis Eropa. Ia pun sempat dipilih oleh Presiden Soekarno sebagai pelukis langganan istana. Berkat keahliannya dalam bidang seni lukis\, Basoeki Abdullah mendapatkan panggilan untuk melukis raja\, kepala negara\, dan mengadakan pameran lukisan di mancanegara\, seperti di Singapura\, Italia\, Portugal\, Inggris\, dan beberapa negara lainnya. Peran Basoeki Abdullah dalam kancah internasional itu membuatnya disebut sebagai duta seni lukis Indonesia. \nCecilia Sidhawati\, putri Basoeki Abdullah mengungkapkan\, ”Kami sangat bangga dan berterima kasih atas diselenggarakannya pameran digital Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah. Bagi kami\, pameran digital ini merupakan sebuah bentuk penghormatan terhadap karya Basoeki Abdullah. Ini adalah pameran digital pertama yang menghadirkan karya-karya beliau\, dan kami percaya bahwa melalui teknologi\, sosok Basoeki Abdullah dan kecintaannya pada alam dan budaya Indonesia dapat dikenalkan dengan cara yang lebih menarik dan mudah diakses oleh generasi yang lebih muda. Harapan kami\, pameran ini dapat membuat karya-karya Basoeki Abdullah semakin dikenal dan dikenang oleh masyarakat luas sebagai bagian dari warisan budaya bangsa yang berharga. Semoga pameran ini juga dapat menginspirasi para pelukis muda untuk mengeksplorasi berbagai ide untuk karya-karya yang akan mereka buat.” \n***
URL:https://indonesiakaya.com/event/indonesia-dalam-sketsa-basoeki-abdullah-galeri-indonesia-kaya-hadirkan-pengalaman-immersive-karya-basoeki-abdullah-pertama-di-indonesia/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/11/IG-Feed-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20250414
DTEND;VALUE=DATE:20250418
DTSTAMP:20260421T154013
CREATED:20250321T104525Z
LAST-MODIFIED:20250324T063138Z
UID:92145-1744588800-1744934399@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Pengenalan Manajemen Panggung oleh Caron Shaine & Pasha Prakasa
DESCRIPTION:Keindahan sebuah pertunjukan teater tak hanya terjadi karena aktor dan musisi yang ada di atas panggung. Banyak sekali elemen penting mulai dari props\, kostum\, sampai pengaturan waktu yang dapat mempengaruhi suksesnya sebuah pertunjukan panggung. Dengan banyaknya detail penting yang harus dilakukan secara sempurna\, manajemen panggung menjadi bagian penting dari sebuah produksi teater. \nRuang Kreatif Pengenalan Manajemen Panggung oleh Caron Shaine dan Pasha Prakasa merupakan sebuah kelas singkat yang mencangkup dasar-dasar dari manajemen panggung\, terutama dalam lingkup teater musikal\, baik dalam teori maupun praktik. Peserta akan diajarkan langsung oleh dua profesional dan berkesempatan untuk terlibat langsung dalam sebuah produksi teater musikal. \nPeserta Ruang Kreatif terpilih berkesempatan untuk mendapatkan internship di musikal produksi Indonesia Kaya pada bulan Mei – Juli 2025. \nPeriode Kelas \nPendaftaran dibuka 24 Maret – 5 April 2025 \n14 April 2025 pukul 18.30 – 21.30  \n15 April 2025 pukul 13.00 – 17.00  \n16 April 2025 pukul 18.30 – 21.30 \n17 April 2025 pukul 13.00 – 17.00 \n\nMateri Kelas  \nHari Pertama \nPeserta mendapatkan materi penjelasan tentang manajemen panggung dan pekerjaan seorang stage manager. Peserta juga akan dikenalkan dengan terminologi teater\, tahapan-tahapan rehearsal dan bagaimana mempersiapkan rehearsal.  \nHari Kedua \nPeserta diajarkan untuk membuat prompt book dan seluruh pengaturan atas kertas yang terjadi dalam sebuah produksi\, dan merupakan tanggung jawab stage manager. Tak hanya itu\, peserta juga diperkenalkan dengan etiket saat rehearsal. \nHari Ketiga \nPeserta mulai memasuki pengetahuan praktis yang dibutuhkan saat proses produksi teater berlangsung\, seperti marking\, floor plan\, blocking dan cara mempersiapkan teater untuk sebuah pertunjukan. \nHari Keempat \nPeserta melakukan praktik dalam sebuah mock pertunjukan\, dan belajar berbagai macam pengetahuan praktis lainnya. \n  \nPengajar \nCaron Shaine \nCaron Shaine adalah seorang stage manager dan production manager berpengalaman dan telah terlibat dalam berbagai pertunjukan panggung\, terutama untuk pertunjukan musikal. Ia telah bekerja sama dengan berbagai pertunjukan musikal terdepan di Indonesia\, seperti TEMAN Musicals (dalam produksi Into the Woods tahun 2018\, Hairspray tahun 2019\, dan Gie tahun 2022)\, Indonesia Kaya (Serial Musikal Nurbaya tahun 2021 dan Serial Payung Fantasi tahun 2022)\, Pagelaran Sabang Merauke tahun 2022-2024\, Adpro (Masih ada tahun 2024\, Musikal Adu Nasib Bersaudara 2023) dan Musikal Keluarga Cemara tahun 2024. \nPasha Prakasa \nPasha merupakan seorang sutradara\, koreografer dan penampil yang telah lama berkecimpung di dunia musikal Indonesia dan mancanegara. Setelah lulus dari Ohio University dan Marymount Manhattan College di bidang Musical Theatre Program\, Pasha berkecimpung di dunia teater musikal baik di dalam maupun luar negeri\, terutama USA\, dengan pengalaman seperti Miss Saigon US Tour\, West Side Story Revue\, Oscar Hammerstein Awards\, dan masih banyak lagi. Di Indonesia\, Pasha aktif sebagai koreografer dan sutradara\, dan sudah terlibat dalam beberapa karya ternama Indonesia\, seperti Serial Musikal Nurbaya\, Serial Musikal Payung Fantasi\, Film Petualangan Sherina 2\, dan Musikal Keluarga Cemara.
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-pengenalan-manajemen-panggung-oleh-caron-shaine/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/03/Ruang-Kreatif-Workshop-Kelas-Manajemen-Panggung_Web-Square.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250419T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250419T160000
DTSTAMP:20260421T154013
CREATED:20250411T105217Z
LAST-MODIFIED:20250413T080435Z
UID:92620-1745074800-1745078400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kisah Dara oleh Jessica Januar dan Carla Suharto bersama Jane Callista
DESCRIPTION:Kisah Dara memiliki objektif untuk mematahkan stereotip dan stigma masyarakat mengenai konsep wanita dan perannya dalam berbagai aspek kehidupan. Melalui perpaduan musik dan monolog\, pertunjukan ini menceritakan kisah-kisah perempuan Indonesia dan perjuangannya dalam menggapai mimpi\, sebagai bentuk dari menghormati\, mengenang serta merayakan perjuangan Kartini. Seluruh monolog disampaikan dalam bahasa Indonesia.  \nTentang Penyelenggara \nJessica Januar adalah seorang soprano dan pemain teater yang menyelesaikan studi vokalnya di Guildhall School of Music and Drama\, London\, pada tahun 2015 dengan Graduate Certificate in Classical Vocal Performance di bawah bimbingan Prof. Sarah Pring. Pada 2017\, ia mengikuti Summer Course – Acting in Musical Theatre di Guildhall dan berlatih dengan pelatih ternama seperti Ken Rea\, Katie Henry\, dan Wendy Allnutt. Saat ini\, Jessica tergabung dalam Sri Panggung\, trio besutan Indonesia Kaya\, dan telah tampil di berbagai acara besar seperti B-20 Bali\, World Economic Forum Davos\, JakArt\, ArtJog\, serta Symphonesia bersama Erwin Gutawa. \nBeberapa penampilan istimewanya meliputi resital “Tales of Spring” bersama Edith Widayani\, sebagai solis bersama Jakarta Sinfonietta dan Jakarta Concert Orchestra\, serta berkolaborasi dengan musisi Indonesia seperti Dian HP\, Dameria Hutabarat\, dan Dwiki Dharmawan. Ia juga menyanyikan lagu tema “Beauty of the Land” untuk film animasi Riki Rhino. Jessica memerankan Siti Alimah dalam Serial Musikal Nurbaya (2021) dan tampil dalam monolog musikal “Inggit” bersama Happy Salma (2022). Saat ini\, ia mengajar vokal di The Resonanz Music Studio dan sebagai dosen di Universitas Pelita Harapan. \nCarla Suharto merupakan seorang pianis solo\, musisi chamber music\, dan edukator\,  menghadirkan kombinasi terbaik dari kecakapan teknis dan seni pertunjukan. Figurnya di depan piano menunjukkan cakupan emosi dan gairah yang mengomunikasikan sifat universal dari musik bagi audiens modern. Wanita kelahiran Indonesia ini menerima beasiswa penuh untuk belajar dari Iswargia Sudarno di Universitas Pelita Harapan. Setelah lulus summa cum laude pada tahun 2014\, Carla melanjutkan studinya di Folkwang Universität der Künste di Jerman. Di bawah bimbingan Profesor Thomas Günther dan Yannick Rafalimana\, ia menerima gelar Magister dalam Pertunjukan Profesional pada tahun 2018. \nPerjalanan Carla sebagai musisi profesional membawanya berpartisipasi dalam berbagai festival musim panas\, seperti Mozarteum Summer Academy di Salzburg\, tempat ia berlatih di bawah bimbingan Profesor Robert Levin. Carla juga mengikuti Asia International Piano Academy Festival di Seoul dan Worms Summer Class yang dibimbing oleh Profesor Manfred Aust dan Anton Scherrer. Baru-baru ini\, Carla mendapat kehormatan untuk tampil di Konser Gala di Folkwang Duisburg\, tempat ia belajar dari Imogen Cooper. Saat ini Carla merupakan pianis dari grup musik kamar\, Jakarta Trio.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kisah-dara-oleh-jessica-januar-dan-carla-suharto-bersama-jane-callista/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/04/gik-19april-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250419T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250419T200000
DTSTAMP:20260421T154013
CREATED:20250411T104849Z
LAST-MODIFIED:20250413T080526Z
UID:92618-1745089200-1745092800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kisah Dara oleh Jessica Januar dan Carla Suharto bersama Jane Callista - 19.00
DESCRIPTION:Kisah Dara memiliki objektif untuk mematahkan stereotip dan stigma masyarakat mengenai konsep wanita dan perannya dalam berbagai aspek kehidupan. Melalui perpaduan musik dan monolog\, pertunjukan ini menceritakan kisah-kisah perempuan Indonesia dan perjuangannya dalam menggapai mimpi\, sebagai bentuk dari menghormati\, mengenang serta merayakan perjuangan Kartini. Seluruh monolog disampaikan dalam bahasa Indonesia.  \nTentang Penyelenggara \nJessica Januar adalah seorang soprano dan pemain teater yang menyelesaikan studi vokalnya di Guildhall School of Music and Drama\, London\, pada tahun 2015 dengan Graduate Certificate in Classical Vocal Performance di bawah bimbingan Prof. Sarah Pring. Pada 2017\, ia mengikuti Summer Course – Acting in Musical Theatre di Guildhall dan berlatih dengan pelatih ternama seperti Ken Rea\, Katie Henry\, dan Wendy Allnutt. Saat ini\, Jessica tergabung dalam Sri Panggung\, trio besutan Indonesia Kaya\, dan telah tampil di berbagai acara besar seperti B-20 Bali\, World Economic Forum Davos\, JakArt\, ArtJog\, serta Symphonesia bersama Erwin Gutawa. \nBeberapa penampilan istimewanya meliputi resital “Tales of Spring” bersama Edith Widayani\, sebagai solis bersama Jakarta Sinfonietta dan Jakarta Concert Orchestra\, serta berkolaborasi dengan musisi Indonesia seperti Dian HP\, Dameria Hutabarat\, dan Dwiki Dharmawan. Ia juga menyanyikan lagu tema “Beauty of the Land” untuk film animasi Riki Rhino. Jessica memerankan Siti Alimah dalam Serial Musikal Nurbaya (2021) dan tampil dalam monolog musikal “Inggit” bersama Happy Salma (2022). Saat ini\, ia mengajar vokal di The Resonanz Music Studio dan sebagai dosen di Universitas Pelita Harapan. \nCarla Suharto merupakan seorang pianis solo\, musisi chamber music\, dan edukator\,  menghadirkan kombinasi terbaik dari kecakapan teknis dan seni pertunjukan. Figurnya di depan piano menunjukkan cakupan emosi dan gairah yang mengomunikasikan sifat universal dari musik bagi audiens modern. Wanita kelahiran Indonesia ini menerima beasiswa penuh untuk belajar dari Iswargia Sudarno di Universitas Pelita Harapan. Setelah lulus summa cum laude pada tahun 2014\, Carla melanjutkan studinya di Folkwang Universität der Künste di Jerman. Di bawah bimbingan Profesor Thomas Günther dan Yannick Rafalimana\, ia menerima gelar Magister dalam Pertunjukan Profesional pada tahun 2018. \nPerjalanan Carla sebagai musisi profesional membawanya berpartisipasi dalam berbagai festival musim panas\, seperti Mozarteum Summer Academy di Salzburg\, tempat ia berlatih di bawah bimbingan Profesor Robert Levin. Carla juga mengikuti Asia International Piano Academy Festival di Seoul dan Worms Summer Class yang dibimbing oleh Profesor Manfred Aust dan Anton Scherrer. Baru-baru ini\, Carla mendapat kehormatan untuk tampil di Konser Gala di Folkwang Duisburg\, tempat ia belajar dari Imogen Cooper. Saat ini Carla merupakan pianis dari grup musik kamar\, Jakarta Trio.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kisah-dara-oleh-jessica-januar-dan-carla-suharto-bersama-jane-callista-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/04/gik-19april-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20250424
DTEND;VALUE=DATE:20250504
DTSTAMP:20260421T154013
CREATED:20250327T104206Z
LAST-MODIFIED:20250404T033318Z
UID:92384-1745452800-1746316799@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ruang Kreatif : Pengenalan Cahaya di Atas Panggung oleh Iskandar K. Loedin dan Alim Jeni
DESCRIPTION:Cahaya sangat penting dalam seni pertunjukan karena membantu penonton memahami cerita dan adegan. Tata cahaya juga dapat membantu menggambarkan suasana hati\, emosi\, dan ekspresi. Dalam seni pertunjukan\, tata cahaya atau lighting ini dapat memperjelas apa yang ditampilkan\, membantu penonton memahami cerita\, penokohan\, suasana adegan\, memperkuat adegan dan suasana. \nKelas ini diharapkan mampu memperkenalkan dan mengedukasi peserta tentang dunia tata cahaya. Para peserta didorong untuk terus mengembangkan kemampuan dan menemukan semangat baru dalam mempelajari seni pencahayaan. Dengan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang\, kelas ini memberikan kesempatan berharga untuk bertemu\, bertukar ide\, dan menjalin hubungan profesional baru.  \nPeriode Kelas \n24 dan 28 April 2025: Pengenalan tentang pentingnya tata cahaya di panggung teater dan Pengenalan jenis lighting di GIK \n30 April 2025: Menyusun rencana tata cahaya untuk pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya \n1-2 Mei 2025: Kelas Praktek \n3 Mei 2025: Uji pentas untuk pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya (Sesi 15.00 WIB dan 19.00 WIB) \n24 April 17.00 – 20.00 WIB \n27 April 09.00 – 12.00 WIB \n30 April 10.00 – 15.00 WIB \n1 Mei 10.00 – 21.00 WIB \n2 Mei 10.00 – 21.00 WIB \n3 Mei 9.00 WIB – Selesai \nPeserta terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk kembali menampilkan tata cahaya di tanggal 4 Mei 2025. \n  \nPengajar \nIskandar K. Loedin \nSkenografer & Senior Lighting Designer \nAktif terlibat dalam seni pertunjukan Indonesia sejak tahun 1995. Ia mengembangkan minatnya pada artistik panggung melalui studi stage dan lighting design di Design Department\, Yale School of Drama\, Yale University pada tahun 2001. Hingga kini\, telah terhitung banyak karya desainnya untuk pementasan sutradara dan koreografer ternama\, seperti Garin Nugroho\, Eko Supriyanto\, Robert Wilson (Amerika)\, Robert Draffin (Australia)\, Sophiline Saphiro (Kamboja)\, dan Pichet Klunchun (Thailand) di bidang skenografi dan desain pencahayaan.  \nAlim Jeni  \nLighting Designer \nPertama kali terlibat dalam seni pertunjukan Indonesia sejak tahun 1997 dengan bergabung bersama EKI Dance Company. Ia bekerja di beberapa lini bidang seni pertunjukan dan terakhir menjadi Lighting Operator dan Lighting Designer. Alim Jeni pernah mendapatkan kesempatan bekerja magang di Art Centre Melbourne sebagai Production Team dan Technical Team\, dan bekerja sama dengan Iskandar K. Loedin sebagai Lighting Designer Assistant\, Lighting Operator\, dan Technical Production Assistant di beberapa Tour international Garin Nugroho dan Riantho di beberapa Negara di Eropa dan Australia. 
URL:https://indonesiakaya.com/event/ruang-kreatif-pengenalan-cahaya-di-atas-panggung-oleh-iskandar-k-loedin-dan-alim-jeni/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/03/Ruang-Kreatif-Workshop-Kelas-Lighting-Panggung_Web-Square.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250426T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250426T160000
DTSTAMP:20260421T154013
CREATED:20250418T200720Z
LAST-MODIFIED:20250420T081151Z
UID:92707-1745679600-1745683200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suara Wanita: Karya & Cerita oleh Amira Karin\, Louise Monique\, Pepita Salim\, Sita Nursanti & Ubiet Raseuki bersama Ivan Tangkulung Ensemble
DESCRIPTION:Pertunjukan ini merupakan sebuah kolaborasi suara-suara indah para penyanyi dan pesuara perempuan\, lintas genre dan generasi. Diiringi musik Ensemble yang digubah ulang oleh Ivan Tangkulung\, Suara Wanita menampilkan cerita dari keunikan musik dan kepribadian dari lima penyanyi Indonesia.  \nAmira Karin menampilkan karya-karya & perspektif nya sebagai seorang artis pendatang baru. Louise Monique menampilkan karya-karya lawas Indonesia tahun 50an & kecintaannya terhadap era ini. Pepita Salim menampilkan karya-karya musikal Indonesia/tembang puitik/Broadway klasik yang di-Indonesia. Sita Nursanti menampilkan karya-karya tahun 80-90an serta karya-karya musikal yang bersinggungan dengan keaktorannya. Ubiet Raseuki menampilkan karya-karya komposisi yang bernuansa Etnik. \nTentang Penyelenggara \nIvan Tangkulung adalah seorang komponis\, direktur musik\, dan pianis serba bisa yang karyanya mencakup musik kontemporer\, teater musikal\, dan film. Musiknya merupakan perpaduan berbagai tradisi musik\, mulai dari musik kontemporer\, klasik\, jazz\, hingga musik tradisional Indonesia. \nBeberapa karyanya antara lain: Musikal Keluarga Cemara (2024)\, Serial Musikal Payung Fantasi (2022)\, dan Serial Musikal Siti Nurbaya (2022).
URL:https://indonesiakaya.com/event/suara-wanita-karya-cerita-oleh-amira-karin-louise-monique-pepita-salim-sita-nursanti-ubiet-raseuki-bersama-ivan-tangkulung-ensemble/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/04/gik-26april-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250426T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250426T200000
DTSTAMP:20260421T154013
CREATED:20250418T200841Z
LAST-MODIFIED:20250420T081206Z
UID:92715-1745694000-1745697600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suara Wanita: Karya & Cerita oleh Amira Karin\, Louise Monique\, Pepita Salim\, Sita Nursanti & Ubiet Raseuki bersama Ivan Tangkulung Ensemble - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan ini merupakan sebuah kolaborasi suara-suara indah para penyanyi dan pesuara perempuan\, lintas genre dan generasi. Diiringi musik Ensemble yang digubah ulang oleh Ivan Tangkulung\, Suara Wanita menampilkan cerita dari keunikan musik dan kepribadian dari lima penyanyi Indonesia.  \nAmira Karin menampilkan karya-karya & perspektif nya sebagai seorang artis pendatang baru. Louise Monique menampilkan karya-karya lawas Indonesia tahun 50an & kecintaannya terhadap era ini. Pepita Salim menampilkan karya-karya musikal Indonesia/tembang puitik/Broadway klasik yang di-Indonesia. Sita Nursanti menampilkan karya-karya tahun 80-90an serta karya-karya musikal yang bersinggungan dengan keaktorannya. Ubiet Raseuki menampilkan karya-karya komposisi yang bernuansa Etnik. \nTentang Penyelenggara \nIvan Tangkulung adalah seorang komponis\, direktur musik\, dan pianis serba bisa yang karyanya mencakup musik kontemporer\, teater musikal\, dan film. Musiknya merupakan perpaduan berbagai tradisi musik\, mulai dari musik kontemporer\, klasik\, jazz\, hingga musik tradisional Indonesia. \nBeberapa karyanya antara lain: Musikal Keluarga Cemara (2024)\, Serial Musikal Payung Fantasi (2022)\, dan Serial Musikal Siti Nurbaya (2022).
URL:https://indonesiakaya.com/event/suara-wanita-karya-cerita-oleh-amira-karin-louise-monique-pepita-salim-sita-nursanti-ubiet-raseuki-bersama-ivan-tangkulung-ensemble-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/04/gik-26april-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR