BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20230101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20241115
DTEND;VALUE=DATE:20250501
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20241114T195344Z
LAST-MODIFIED:20241120T022552Z
UID:89288-1731628800-1746057599@indonesiakaya.com
SUMMARY:Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah Galeri Indonesia Kaya Hadirkan Pengalaman Immersive Karya Basoeki Abdullah Pertama Di Indonesia
DESCRIPTION:Jakarta\, 14 November 2024 – Basoeki Abdullah adalah salah satu pelukis besar Indonesia yang terkenal dengan karya-karyanya yang memukau dalam gaya realis dan naturalis. Namanya tidak hanya dikenal di Indonesia\, tetapi juga mendapat pengakuan internasional dan menjadikannya salah satu pelukis Indonesia yang paling berpengaruh pada abad ke-20. Sosoknya yang menorehkan banyak prestasi mendorong Galeri Indonesia Kaya bekerjasama dengan Gondola Team\, sekelompok seniman multidisiplin dari berbagai latar belakang\, mencakup seniman lukis\, programmer\, ahli tata cahaya\, seniman instalasi dan ahli kriya\, untuk menghadirkan karya-karya yang berakar dari lukisan-lukisan Basoeki Abdullah dengan format digital. Pameran bertajuk Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah ini akan berlangsung mulai hari ini hingga April 2025 mendatang di Galeri Indonesia Kaya\, Jakarta. \nSebagai salah satu pelukis maestro Tanah Air\, Basoeki Abdullah kerap melukis potret wajah dari para pahlawan\, kisah pewayangan\, hingga pemandangan yang dikagumi oleh berbagai kalangan. Karya-karyanya menghiasi istana-istana negara dan kepresidenan Indonesia\, di samping menjadi barang koleksi di penjuru dunia. \n“Basoeki Abdullah adalah sosok pelukis yang mampu menghadirkan keindahan dan kedalaman emosi dalam setiap goresan kuasnya. Karyanya tidak hanya sekadar lukisan\, tetapi juga jendela yang memperlihatkan jiwa bangsa dan kekayaan budaya Indonesia. Melalui gaya realisme dan naturalisme yang sangat halus\, ia berhasil mengabadikan pesona alam dan keanggunan sosok manusia secara luar biasa. Kepekaannya terhadap detail\, warna\, dan ekspresi membuat setiap lukisan Basoeki Abdullah terasa hidup dan berbicara kepada penontonnya. Untuk memperkenalkan sosok sang maestro serta karya-karya beliau kepada masyarakat terutama generasi muda\, kami menghadirkan pameran digital yang memberikan pengalaman virtual melalui sajian immersive karya Basoeki Abdullah yang pertama di Indonesia. Dengan teknologi digital yang juga interaktif\, pameran ini tidak hanya menampilkan potret wajah\, tetapi juga keindahan alam dan budaya lokal Jawa yang digambarkan Basoeki penuh dengan pesona gunung dan sawah\, serta kisah-kisah mitologis dan pewayangan. Semoga pameran digital ini dapat mengenalkan sosok dan menambah wawasan masyarakat tentang karya-karya Basoeki Abdullah\,” ungkap Renitasari Adrian\, Program Director Galeri Indonesia Kaya. \nPameran digital Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah ini akan menyajikan 14 karya sang maestro yang mempresentasikan keberadaan alam dan kisah-kisah lokal budaya Jawa. Melalui karya-karyanya yang disajikan melalui media virtual inilah\, pengunjung dapat mengetahui dan menikmati dengan mudah dan jelas tentang keberadaan kisah dalam pewayangan\, legenda atau mitologi maupun pemandangan alam yang dipenuhi gunung dan sawah di Indonesia. \nMiekke Susanto\, selaku Kurator yang telah meneliti sosok dan lukisan Basoeki Abdullah sejak tahun 2004 mengungkapkan\, ”Pemilihan 14 lukisan dalam pameran Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah dilakukan dengan pertimbangan khusus untuk menunjukkan perjalanan Basoeki Abdullah sebagai maestro lukis. Kami ingin para pengunjung dapat mendapatkan gambaran dalam menggambarkan alam dan budaya Jawa. Karya-karya ini menyajikan keindahan lanskap alam seperti gunung dan sawah\, hingga figur-figur mitologi dan kisah pewayangan yang lekat dengan identitas budaya lokal. Melalui lukisan-lukisan ini\, pengunjung tidak hanya melihat\, tetapi juga merasakan pesona Jawa yang dikemas dengan teknologi digital. Sebagai kurator\, saya percaya bahwa keempat belas karya dari Basoeki Abdullah yang dikemas dengan teknologi interaktif ini mampu menghadirkan Indonesia dalam perspektif yang menyentuh dan immersive\, melampaui sekadar representasi visual. Semoga pengolahan 14 karya dari Basoeki Abdullah ini dapat diterima dengan baik oleh para pengunjung Galeri Indonesia Kaya..” \nSeluruh karya yang ditampilkan telah melalui akurasi ketat ini juga memberikan pengalaman virtual melalui sajian immersive untuk membuka khazanah baru bagi para pengunjung. Tampilan digital ini seakan-akan menerbangkan jiwa pengunjung dari dunia imajinasi ke realitas\, dari dunia maya ke realitas nyata\, maupun dari pesona yang hanya ditangkap mata kini jauh lebih terasa. \n“Karya-karya Basoeki Abdullah merupakan mediator visual yang menarik benak setiap penonton. Apalagi ketika lukisan-lukisannya ditampilkan dalam format dengan teknologi digital terkini\, semakin memanjakan imajinasi bagi yang menontonnya. Kami berharap karya-karya Basoeki Abdullah bisa dinikmati dengan pendekatan baru yang lebih interaktif dan menarik. Menampilkan karya-karyanya dalam format digital bukan berarti mengurangi nilai aslinya\, tetapi justru membuatnya lebih mudah diakses oleh semua orang\, terutama anak muda yang lebih dekat dengan teknologi. Melalui pameran ini\, kami ingin mengajak mereka mengenal dan menghargai salah satu maestro seni Indonesia dalam bentuk yang menarik dan sesuai dengan era mereka\,” ujar Laila Azra\, pemrakarsa Gondola Team. \nPara pengunjung Galeri Indonesia Kaya dapat menikmati 14 karya dari Basoeki Abdullah yang diolah dan disajikan kembali melalui media virtual seperti lukisan Flora dan Fauna Kekayaan Langka (1980-an)\, Perubahan Kehidupan Dunia (1960-70an)\, Sungai Tak Pernah Kembali (1970-an)\, Pantai Flores (1942)\, Jika Tuhan Murka (1950\, Pemandangan di Kintamani (1950-an)\, Landscape of Gunung Merapi (1970-an). Tak hanya lukisan pemandangan\, pameran digital ini juga menampilkan kisah pewayangan seperti lukisan Bima Suci Berjuanglah Sampai Tercapai (1984)\, Pertempuran Gatotkaca Lawan Antasena Memperebutkan Sembadra (1954)\, Perkelahian Antara Rahwana dan Jatayu Memperebutkan Sita (1950-1954)\, selain itu ada juga lukisan digital dari Potret Diri Basoeki Abdullah (1940-an)\, Potret Diri RA Kartini (1976)\, Potret Diri Ir. Soekarno\, dan juga Potret Diri dr. Wahidin Sudirohusodo. Lukisan-lukisan ini merupakan koleksi dari berbagai tempat\, antara lain Museum Basoeki Abdullah\, Museum Kebangkitan Nasional\, Istana Kepresidenan Jakarta\, Istana Kepresidenan Bogor\, maupun koleksi pribadi kolektor yang menyukai karya Basoeki Abdullah. \nBasoeki Abdullah merupakan maestro lukis Indonesia asal Surakarta yang lahir pada 27 Januari 1915\, yang menorehkan banyak prestasi. Basoeki Abdullah merupakan pelukis beraliran realis dan naturalis\, yang pernah memenangi sayembara melukis Ratu Juliana pada 1948\, mengalahkan 87 pelukis Eropa. Ia pun sempat dipilih oleh Presiden Soekarno sebagai pelukis langganan istana. Berkat keahliannya dalam bidang seni lukis\, Basoeki Abdullah mendapatkan panggilan untuk melukis raja\, kepala negara\, dan mengadakan pameran lukisan di mancanegara\, seperti di Singapura\, Italia\, Portugal\, Inggris\, dan beberapa negara lainnya. Peran Basoeki Abdullah dalam kancah internasional itu membuatnya disebut sebagai duta seni lukis Indonesia. \nCecilia Sidhawati\, putri Basoeki Abdullah mengungkapkan\, ”Kami sangat bangga dan berterima kasih atas diselenggarakannya pameran digital Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah. Bagi kami\, pameran digital ini merupakan sebuah bentuk penghormatan terhadap karya Basoeki Abdullah. Ini adalah pameran digital pertama yang menghadirkan karya-karya beliau\, dan kami percaya bahwa melalui teknologi\, sosok Basoeki Abdullah dan kecintaannya pada alam dan budaya Indonesia dapat dikenalkan dengan cara yang lebih menarik dan mudah diakses oleh generasi yang lebih muda. Harapan kami\, pameran ini dapat membuat karya-karya Basoeki Abdullah semakin dikenal dan dikenang oleh masyarakat luas sebagai bagian dari warisan budaya bangsa yang berharga. Semoga pameran ini juga dapat menginspirasi para pelukis muda untuk mengeksplorasi berbagai ide untuk karya-karya yang akan mereka buat.” \n***
URL:https://indonesiakaya.com/event/indonesia-dalam-sketsa-basoeki-abdullah-galeri-indonesia-kaya-hadirkan-pengalaman-immersive-karya-basoeki-abdullah-pertama-di-indonesia/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/11/IG-Feed-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250201T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250201T160000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250126T182621Z
LAST-MODIFIED:20250126T185240Z
UID:91057-1738422000-1738425600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Launching Buku Puisi "Melepas Kepergian" oleh Felix Nesi bersama Puri Sembilan
DESCRIPTION:Pertunjukan kali ini menghadirkan sebuah peluncuran buku puisi “Melepas Kepergian” karya Raka Sulistyo Bintang\, tokoh fiktif dari naskah drama musikal “Memeluk Mimpi-Mimpi” karya Felix K. Nesi. Buku tersebut ditulis Raka sebagai refleksinya atas perjalanannya sebagai mahasiswa\, juga usahanya untuk melepaskan kekasihnya semasa kuliah. \nRaka yang diperankan oleh Nyoman Paul akan menjadi tokoh utama dalam peluncuran dan diskusi buku yang juga dipandu seorang kritikus sastra. Acara ini juga dihadiri tokoh-tokoh akademis dan sahabat-sahabat Raka\, yang diperankan oleh Olga Lidya\, Danu Kusuma\, Wawan Sofwan\, Mawar de Jongh\, dan banyak lagi. \nDi dalam pertunjukan ini\, penonton bisa menikmati puisi-puisi seorang yang patah hati\, melihat bagaimana publik sastra berdiskusi tentang inspirasi yang melahirkan sebuah karya. \nTentang Penyelenggara \nProject Puri Sembilan adalah sebuah rumah kreatif untuk pengembangan naskah dan ide-ide seni\, mulai dari pertunjukan panggung\, dokumenter\, sampai film dan penulisan biografi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/launching-buku-puisi-melepas-kepergian-oleh-felix-nesi-bersama-puri-sembilan/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/01/gik-1feb-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250201T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250201T200000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250126T182902Z
LAST-MODIFIED:20250126T185529Z
UID:91065-1738436400-1738440000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Launching Buku Puisi "Melepas Kepergian" oleh Felix Nesi bersama Puri Sembilan - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan kali ini menghadirkan sebuah peluncuran buku puisi “Melepas Kepergian” karya Raka Sulistyo Bintang\, tokoh fiktif dari naskah drama musikal “Memeluk Mimpi-Mimpi” karya Felix K. Nesi. Buku tersebut ditulis Raka sebagai refleksinya atas perjalanannya sebagai mahasiswa\, juga usahanya untuk melepaskan kekasihnya semasa kuliah. \nRaka yang diperankan oleh Nyoman Paul akan menjadi tokoh utama dalam peluncuran dan diskusi buku yang juga dipandu seorang kritikus sastra. Acara ini juga dihadiri tokoh-tokoh akademis dan sahabat-sahabat Raka\, yang diperankan oleh Olga Lidya\, Danu Kusuma\, Wawan Sofwan\, Mawar de Jongh\, dan banyak lagi. \nDi dalam pertunjukan ini\, penonton bisa menikmati puisi-puisi seorang yang patah hati\, melihat bagaimana publik sastra berdiskusi tentang inspirasi yang melahirkan sebuah karya. \nTentang Penyelenggara \nProject Puri Sembilan adalah sebuah rumah kreatif untuk pengembangan naskah dan ide-ide seni\, mulai dari pertunjukan panggung\, dokumenter\, sampai film dan penulisan biografi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/launching-buku-puisi-melepas-kepergian-oleh-felix-nesi-bersama-puri-sembilan-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/01/gik-1feb-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250207T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250207T200000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250202T004345Z
LAST-MODIFIED:20250202T154903Z
UID:91155-1738954800-1738958400@indonesiakaya.com
SUMMARY:AKUKALUNA: Diadaptasi dari Home Sweet Loan oleh VISINEMA x JAKARTA ART HOUSE
DESCRIPTION:Pertunjukan ini menawarkan sudut pandang lain dari film Indonesia populer\, Home Sweet Loan\, dibungkus dalam sebuah rangkaian seni panggung yang terdiri dari monolog\, tarian dan musik. Monolog oleh Yunita Siregar dan tarian oleh Jakarta Art House mengupas sosok Kaluna\, menceritakan sudut pandang dan isi hatinya yang paling dalam. \nTentang Penyelenggara \nJakarta Art House adalah sebuah komunitas seni pertunjukan non-profit yang berbasis di Jakarta\, Indonesia. Mereka mengadakan berbagai pertunjukan seni seperti teater musikal\, drama\, dan lain-lain\, untuk memberikan pengalaman seni berkualitas kepada masyarakat luas. Salah satu produksi terbaru mereka adalah “Catch Me if You Can The Musical” yang dipentaskan di Teater Besar\, Taman Ismail Marzuki pada November 2024. \nVisinema adalah sebuah perusahaan film dan pengembangan IP yang telah meraih penghargaan bergengsi untuk Film Terbaik di Festival Film Indonesia\, masuk dalam official entry untuk Academy Award dan Piala Maya\, serta berhasil memproduksi film Box Office seperti Filosofi Kopi (2015)\, Keluarga Cemara (2019)\, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020)\, Mencuri Raden Saleh (2022)\, 13 Bom di Jakarta (2023)\, dan Home Sweet Loan (2024).
URL:https://indonesiakaya.com/event/akukaluna-diadaptasi-dari-home-sweet-loan-oleh-visinema-x-jakarta-art-house/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/02/banner-gik-719-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250208T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250208T160000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250202T011254Z
LAST-MODIFIED:20250202T154940Z
UID:91174-1739026800-1739030400@indonesiakaya.com
SUMMARY:AKUKALUNA: Diadaptasi dari Home Sweet Loan oleh VISINEMA x JAKARTA ART HOUSE - 8 Februari 15.00
DESCRIPTION:Pertunjukan ini menawarkan sudut pandang lain dari film Indonesia populer\, Home Sweet Loan\, dibungkus dalam sebuah rangkaian seni panggung yang terdiri dari monolog\, tarian dan musik. Monolog oleh Yunita Siregar dan tarian oleh Jakarta Art House mengupas sosok Kaluna\, menceritakan sudut pandang dan isi hatinya yang paling dalam. \nTentang Penyelenggara \nJakarta Art House adalah sebuah komunitas seni pertunjukan non-profit yang berbasis di Jakarta\, Indonesia. Mereka mengadakan berbagai pertunjukan seni seperti teater musikal\, drama\, dan lain-lain\, untuk memberikan pengalaman seni berkualitas kepada masyarakat luas. Salah satu produksi terbaru mereka adalah “Catch Me if You Can The Musical” yang dipentaskan di Teater Besar\, Taman Ismail Marzuki pada November 2024. \nVisinema adalah sebuah perusahaan film dan pengembangan IP yang telah meraih penghargaan bergengsi untuk Film Terbaik di Festival Film Indonesia\, masuk dalam official entry untuk Academy Award dan Piala Maya\, serta berhasil memproduksi film Box Office seperti Filosofi Kopi (2015)\, Keluarga Cemara (2019)\, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020)\, Mencuri Raden Saleh (2022)\, 13 Bom di Jakarta (2023)\, dan Home Sweet Loan (2024).
URL:https://indonesiakaya.com/event/akukaluna-diadaptasi-dari-home-sweet-loan-oleh-visinema-x-jakarta-art-house-8-februari-15-00-2025/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/02/banner-gik-815-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250208T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250208T200000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250202T011354Z
LAST-MODIFIED:20250202T155034Z
UID:91176-1739041200-1739044800@indonesiakaya.com
SUMMARY:AKUKALUNA: Diadaptasi dari Home Sweet Loan oleh VISINEMA x JAKARTA ART HOUSE - 8 Februari 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan ini menawarkan sudut pandang lain dari film Indonesia populer\, Home Sweet Loan\, dibungkus dalam sebuah rangkaian seni panggung yang terdiri dari monolog\, tarian dan musik. Monolog oleh Yunita Siregar dan tarian oleh Jakarta Art House mengupas sosok Kaluna\, menceritakan sudut pandang dan isi hatinya yang paling dalam. \nTentang Penyelenggara \nJakarta Art House adalah sebuah komunitas seni pertunjukan non-profit yang berbasis di Jakarta\, Indonesia. Mereka mengadakan berbagai pertunjukan seni seperti teater musikal\, drama\, dan lain-lain\, untuk memberikan pengalaman seni berkualitas kepada masyarakat luas. Salah satu produksi terbaru mereka adalah “Catch Me if You Can The Musical” yang dipentaskan di Teater Besar\, Taman Ismail Marzuki pada November 2024. \nVisinema adalah sebuah perusahaan film dan pengembangan IP yang telah meraih penghargaan bergengsi untuk Film Terbaik di Festival Film Indonesia\, masuk dalam official entry untuk Academy Award dan Piala Maya\, serta berhasil memproduksi film Box Office seperti Filosofi Kopi (2015)\, Keluarga Cemara (2019)\, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020)\, Mencuri Raden Saleh (2022)\, 13 Bom di Jakarta (2023)\, dan Home Sweet Loan (2024).
URL:https://indonesiakaya.com/event/akukaluna-diadaptasi-dari-home-sweet-loan-oleh-visinema-x-jakarta-art-house-8-februari-19-00-2025/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/02/banner-gik-819-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250215T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250215T160000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250209T230728Z
LAST-MODIFIED:20250209T230728Z
UID:91375-1739631600-1739635200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Merayakan Takdir: Aroma Masa Lalu oleh Sena Didi Mime bersama Valiant Budi
DESCRIPTION:Sebuah teater pantomim oleh Sena Didi Mime dari  cerpen karya Valiant Budi\, mengusung konsep mimesis (peniruan) yang bekerja melalui pendekatan visual dan audio\, dimana unsur visual mengadopsi unsur mime dan realisme\, serta audio dengan konsep bunyi dan akapela. Simbolisme ruang atas set minimalis dan penataan para penampil juga merupakan bagian dari artistik panggung. Tubuh aktor juga menjadi set dan properti\, sehingga secara teknis pertunjukan ini tidak menggunakan istilah ‘belakang panggung ’.  \nSemua yang bersifat teknis menjadi bagian dari pertunjukan. Melalui elaborasi dengan instrumen seni lain\, gagasan mimesis ini diperkuat sebagai pertunjukan alternatif yang dapat memaksimalkan imajinasi penonton. Aroma rosemari pun memenuhi Indera penciuman penonton ketika masuk dalam gedung pertunjukan\, memberi nuansa masa lalu yang kental\, sekaligus menjadi pengalaman inderawi penonton yang tak terlupakan.  \nTentang Penyelenggara \nSena Didi Mime adalah kelompok teater pantomim yang didirikan pada tahun 1987 oleh Sena A. Utoyo dan Didi Petet. Gagasan dibentuknya kelompok teater pantomim ini dimulai pada penghujung tahun 1970-an ketika mereka berdua masih menjadi mahasiswa di Fakultas Seni Pertunjukan\, Institut Kesenian Jakarta. Mereka berdua menciptakan dan memainkan repertoar pantomim standar seperti lazimnya pantomim yang berada di Barat\, kemudian bersama dengan rekan sejawat mereka\, Krisno Bossa dan Ray Sahetapy\, membentuk sebuah grup pantomime bernama Kijang Group yang berhasil menjuarai Festival Pantomim Jakarta. Mengikuti keberhasilannya ini\, Sena dan Didi kemudian mendapatkan undangan untuk mewakili Indonesia tampil pada Asian Festival di Seoul\, Korea Selatan dan menampilkan repertoar pantomim mereka. \nHingga hari ini\, usia kelompok teater pantomime Sena Didi Mime sudah hampir 30 tahun\, bentuk repertoar kolosal yang melibatkan begitu banyak aktor pantomime di atas panggung pun telah mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. Kini dibawah pimpinan sutradara Yayu Unru\, bentuk pertunjukan Sena Didi Mime semakin ringkas\, minimalis dan efisien dengan hanya melibatkan 5-10 pemain di panggung. Namun Sena Didi Mime tidak kehilangan keunikan yang telah menjadi jati diri nya selama 30 tahun dengan tetap mengusung nomer-nomer pantomime\, dark comedy\, dan teater tubuh. \nKeunikan pertunjukan yang dihadirkan oleh Sena Didi Mime membuat kelompok teater pantomime Sena Didi Mime dengan mudahnya mengukir prestasi baik di dalam maupun luar negeri.
URL:https://indonesiakaya.com/event/merayakan-takdir-aroma-masa-lalu-oleh-sena-didi-mime-bersama-valiant-budi/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/02/gik-15-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250215T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250215T200000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250209T230743Z
LAST-MODIFIED:20250209T230743Z
UID:91384-1739646000-1739649600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Merayakan Takdir: Aroma Masa Lalu oleh Sena Didi Mime bersama Valiant Budi - 19.00
DESCRIPTION:Sebuah teater pantomim oleh Sena Didi Mime dari  cerpen karya Valiant Budi\, mengusung konsep mimesis (peniruan) yang bekerja melalui pendekatan visual dan audio\, dimana unsur visual mengadopsi unsur mime dan realisme\, serta audio dengan konsep bunyi dan akapela. Simbolisme ruang atas set minimalis dan penataan para penampil juga merupakan bagian dari artistik panggung. Tubuh aktor juga menjadi set dan properti\, sehingga secara teknis pertunjukan ini tidak menggunakan istilah ‘belakang panggung ’.  \nSemua yang bersifat teknis menjadi bagian dari pertunjukan. Melalui elaborasi dengan instrumen seni lain\, gagasan mimesis ini diperkuat sebagai pertunjukan alternatif yang dapat memaksimalkan imajinasi penonton. Aroma rosemari pun memenuhi Indera penciuman penonton ketika masuk dalam gedung pertunjukan\, memberi nuansa masa lalu yang kental\, sekaligus menjadi pengalaman inderawi penonton yang tak terlupakan.  \nTentang Penyelenggara \nSena Didi Mime adalah kelompok teater pantomim yang didirikan pada tahun 1987 oleh Sena A. Utoyo dan Didi Petet. Gagasan dibentuknya kelompok teater pantomim ini dimulai pada penghujung tahun 1970-an ketika mereka berdua masih menjadi mahasiswa di Fakultas Seni Pertunjukan\, Institut Kesenian Jakarta. Mereka berdua menciptakan dan memainkan repertoar pantomim standar seperti lazimnya pantomim yang berada di Barat\, kemudian bersama dengan rekan sejawat mereka\, Krisno Bossa dan Ray Sahetapy\, membentuk sebuah grup pantomime bernama Kijang Group yang berhasil menjuarai Festival Pantomim Jakarta. Mengikuti keberhasilannya ini\, Sena dan Didi kemudian mendapatkan undangan untuk mewakili Indonesia tampil pada Asian Festival di Seoul\, Korea Selatan dan menampilkan repertoar pantomim mereka. \nHingga hari ini\, usia kelompok teater pantomime Sena Didi Mime sudah hampir 30 tahun\, bentuk repertoar kolosal yang melibatkan begitu banyak aktor pantomime di atas panggung pun telah mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman. Kini dibawah pimpinan sutradara Yayu Unru\, bentuk pertunjukan Sena Didi Mime semakin ringkas\, minimalis dan efisien dengan hanya melibatkan 5-10 pemain di panggung. Namun Sena Didi Mime tidak kehilangan keunikan yang telah menjadi jati diri nya selama 30 tahun dengan tetap mengusung nomer-nomer pantomime\, dark comedy\, dan teater tubuh. \nKeunikan pertunjukan yang dihadirkan oleh Sena Didi Mime membuat kelompok teater pantomime Sena Didi Mime dengan mudahnya mengukir prestasi baik di dalam maupun luar negeri.
URL:https://indonesiakaya.com/event/merayakan-takdir-aroma-masa-lalu-oleh-sena-didi-mime-bersama-valiant-budi-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/02/gik-15-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250217T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250220T060000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250204T094329Z
LAST-MODIFIED:20250205T011510Z
UID:91251-1739808000-1740031200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kelas Tari Wiraga Putra bersama Wulangreh Omah Budaya - Sesi 1
DESCRIPTION:Tari Wiraga Putra berisi pola-pola gerak dasar tari Bali putra yang disusun sederhana dengan iringan tabuh gegilakan. Tarian ini diciptakan untuk memberikan ruang yang lebih mudah bagi para pemula dalam mmenguasai teknik dasar tari Bali putra dan memahami konsep dari tiap pola gerak yang ada. Paduan gerak dengan suara gamelan memberikan kesan\, seolah mereka sedang menari. Padahal sesungguhnya tarian ini lebih menekankan pada penguatan-penguatan teknik dasar semata. \nProfil Pengajar \nLahir di desa seni Batuan Bali pada 1973\, Anak Agung Rai Susila Panji atau yang akrab disapa Gung Panji sudah tertarik dengan tari sejak masa kanak-kanak. Lingkungan desa yang kental dengan tradisi\, adat dan budaya ikut memberi pengaruh yang besar terhadap minat dan bakat Gung Panji. Ia sempat belajar tari pada beberapa maestro tari yang ada di Batuan dan Singapadu.  \nMinat pada seni tari yang besar membuat Gung Panji mengambil jurusan tari saat sekolah menengah di SMKI Denpasar atau Kokar Bali. Selepas sekolah menengah\, ia pun melanjutkan kuliahnya di STSI Denpasar\, dan masih setia pada jurusan tari. Di kampus ini\, Gung Panji bahkan masuk dalam kelompok penari utama di berbagai misi kesenian kampus baik nasional maupun internasional. \nSaat hijrah ke Jakarta pada awal 2000\, Gung Panji bergabung dengan beberapa sanggar tari bali\, hingga akhirnya mendirikan sanggar sendiri dengan nama Sanggar Tari Pregina Agung pada 2003.  \nPada 2005\, Gung Panji berpartisipasi sebagai koreografer dalam acara peringatan 60 tahun Indonesia Merdeka di Jakarta dengan garapan Tari Kecak Kolosal berjudul Sandyakala. Sejak itulah Gung Panji semakin dikenal di lingkungan kesenian Bali di Jakarta\, tidak hanya sebagai penari namun juga sebagai koreografer. Dukungan dari para seniman dan sahabat membuat Gung Panji bisa terus eksis dan berkreasi hingga saat ini.  \nSaat ini Gung panji tercatat sebagai pembina Diklat tari Bali di Anjungan Bali\, TMII\, dosen di Prodi Tari IKJ\, dan pengajar tari di Wulangreh Omah Budaya. Karya terbaru yang diproduksi bersama Wulangreh Omah Budaya berjudul Prembon Calon Arang. \nWaktu : 17 – 20 Februari 2025 (16.00-18.00)\nHTM : Gratis (Tempat Terbatas)\nLokasi : Galeri Indonesia Kaya\nUmur : Semua Umur\nPeserta : Khusus Laki-Laki
URL:https://indonesiakaya.com/event/kelas-tari-wiraga-putra-bersama-wulangreh-omah-budaya-sesi-1/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/02/web-square-sesi-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250217T183000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250220T203000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250204T095445Z
LAST-MODIFIED:20250205T011652Z
UID:91258-1739817000-1740083400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kelas Tari Wiraga Putra bersama Wulangreh Omah Budaya - Sesi 2
DESCRIPTION: Tari Wiraga Putra berisi pola-pola gerak dasar tari Bali putra yang disusun sederhana dengan iringan tabuh gegilakan. Tarian ini diciptakan untuk memberikan ruang yang lebih mudah bagi para pemula dalam mmenguasai teknik dasar tari Bali putra dan memahami konsep dari tiap pola gerak yang ada. Paduan gerak dengan suara gamelan memberikan kesan\, seolah mereka sedang menari. Padahal sesungguhnya tarian ini lebih menekankan pada penguatan-penguatan teknik dasar semata. \nProfil Pengajar \nLahir di desa seni Batuan Bali pada 1973\, Anak Agung Rai Susila Panji atau yang akrab disapa Gung Panji sudah tertarik dengan tari sejak masa kanak-kanak. Lingkungan desa yang kental dengan tradisi\, adat dan budaya ikut memberi pengaruh yang besar terhadap minat dan bakat Gung Panji. Ia sempat belajar tari pada beberapa maestro tari yang ada di Batuan dan Singapadu.  \nMinat pada seni tari yang besar membuat Gung Panji mengambil jurusan tari saat sekolah menengah di SMKI Denpasar atau Kokar Bali. Selepas sekolah menengah\, ia pun melanjutkan kuliahnya di STSI Denpasar\, dan masih setia pada jurusan tari. Di kampus ini\, Gung Panji bahkan masuk dalam kelompok penari utama di berbagai misi kesenian kampus baik nasional maupun internasional. \nSaat hijrah ke Jakarta pada awal 2000\, Gung Panji bergabung dengan beberapa sanggar tari bali\, hingga akhirnya mendirikan sanggar sendiri dengan nama Sanggar Tari Pregina Agung pada 2003.  \nPada 2005\, Gung Panji berpartisipasi sebagai koreografer dalam acara peringatan 60 tahun Indonesia Merdeka di Jakarta dengan garapan Tari Kecak Kolosal berjudul Sandyakala. Sejak itulah Gung Panji semakin dikenal di lingkungan kesenian Bali di Jakarta\, tidak hanya sebagai penari namun juga sebagai koreografer. Dukungan dari para seniman dan sahabat membuat Gung Panji bisa terus eksis dan berkreasi hingga saat ini.  \nSaat ini Gung panji tercatat sebagai pembina Diklat tari Bali di Anjungan Bali\, TMII\, dosen di Prodi Tari IKJ\, dan pengajar tari di Wulangreh Omah Budaya. Karya terbaru yang diproduksi bersama Wulangreh Omah Budaya berjudul Prembon Calon Arang. \nWaktu : 17 – 20 Februari 2025 (18.30-20.30)\nHTM : Gratis (Tempat Terbatas)\nLokasi : Galeri Indonesia Kaya\nUmur : Semua Umur\nPeserta : Khusus Laki-Laki
URL:https://indonesiakaya.com/event/kelas-tari-wiraga-putra-bersama-wulangreh-omah-budaya-sesi-2/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/02/web-square-sesi-2.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250222T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250222T160000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250214T164646Z
LAST-MODIFIED:20250216T075827Z
UID:91612-1740236400-1740240000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Mencari Sita di Hindia Belanda oleh Angelina Enny bersama Teater Kedai
DESCRIPTION:Pertunjukan ini bercerita tentang Ernest Agerbeek\, seorang Indo yang mencari keberadaan ibu kandungnya di Hindia Belanda. Di kapal\, Ernest bertemu dengan La Amin\, seorang juru cerita dari Buton. Di Batavia\, Ernest berkenalan dengan Poppy\, gadis Tionghoa penyelundup opium. Petualangan Ernest berlanjut ke Cirebon\, Semarang\, bahkan sampai Surabaya\, namun\, ternyata “Sita” selama ini berada di Batavia. Dengan La Amin sebagai juru hubung di cerita ini\, penonton akan diajak untuk memahami kondisi Indonesia\, utamanya pada 1920-an\, saat maraknya peredaran opium\, diskriminasi ras\, pergerakan Kebangkitan Bangsa\, dan terjadinya Sumpah Pemuda sebagai cikal bakal kemerdekaan Indonesia. \nTentang Penyelenggara \nTeater Kedai (berdiri pada tahun 2015) merupakan kelompok kolektif yang berawal dari Kelas Akting Salihara. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang profesi yang menemukan kecocokan dan kesamaan semangat dalam seni peran. Teater Kedai menempatkan semua anggota sebagai aktor\, sutradara\, penulis lakon\, sekaligus penata dan pelaksana produksi secara bergantian. \nNaskah-naskah yang pernah dimainkan: Barabah (Motinggo Busye) – Festival Teater Lampung 2016\, Penagih Utang (Anton Chekov) – Festival Teater Lampung 2016\, Kucing Hitam (Edgar Allan Poe)  – Sala Monolog 2016\, Tembakau (Anton Chekov) dan Ciu (Hendromasto) – Hari Teater Dunia 2017\, Suketi (Anggiyandra) – Teater Utan Kayu 2017\, Melankolia (Fitria Sari) – Galeri Indonesia Kaya 2018\, Muhammad Yamin: Bahasa Bangsa (Angelina Enny) – Galeri Indonesia Kaya 2018\, Perempuan Penari (Angelina Enny) – Festival Teater Banggai 2019\, Malam Kelima Belas II (Angelina Enny) – Teater Utan Kayu 2023.
URL:https://indonesiakaya.com/event/mencari-sita-di-hindia-belanda-oleh-angelina-enny-bersama-teater-kedai/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/02/gik-22feb-15-1x1-1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20250222T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20250222T200000
DTSTAMP:20260421T183253
CREATED:20250214T170358Z
LAST-MODIFIED:20250216T075837Z
UID:91620-1740250800-1740254400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Mencari Sita di Hindia Belanda oleh Angelina Enny bersama Teater Kedai - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan ini bercerita tentang Ernest Agerbeek\, seorang Indo yang mencari keberadaan ibu kandungnya di Hindia Belanda. Di kapal\, Ernest bertemu dengan La Amin\, seorang juru cerita dari Buton. Di Batavia\, Ernest berkenalan dengan Poppy\, gadis Tionghoa penyelundup opium. Petualangan Ernest berlanjut ke Cirebon\, Semarang\, bahkan sampai Surabaya\, namun\, ternyata “Sita” selama ini berada di Batavia. Dengan La Amin sebagai juru hubung di cerita ini\, penonton akan diajak untuk memahami kondisi Indonesia\, utamanya pada 1920-an\, saat maraknya peredaran opium\, diskriminasi ras\, pergerakan Kebangkitan Bangsa\, dan terjadinya Sumpah Pemuda sebagai cikal bakal kemerdekaan Indonesia. \nTentang Penyelenggara \nTeater Kedai (berdiri pada tahun 2015) merupakan kelompok kolektif yang berawal dari Kelas Akting Salihara. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang profesi yang menemukan kecocokan dan kesamaan semangat dalam seni peran. Teater Kedai menempatkan semua anggota sebagai aktor\, sutradara\, penulis lakon\, sekaligus penata dan pelaksana produksi secara bergantian. \nNaskah-naskah yang pernah dimainkan: Barabah (Motinggo Busye) – Festival Teater Lampung 2016\, Penagih Utang (Anton Chekov) – Festival Teater Lampung 2016\, Kucing Hitam (Edgar Allan Poe)  – Sala Monolog 2016\, Tembakau (Anton Chekov) dan Ciu (Hendromasto) – Hari Teater Dunia 2017\, Suketi (Anggiyandra) – Teater Utan Kayu 2017\, Melankolia (Fitria Sari) – Galeri Indonesia Kaya 2018\, Muhammad Yamin: Bahasa Bangsa (Angelina Enny) – Galeri Indonesia Kaya 2018\, Perempuan Penari (Angelina Enny) – Festival Teater Banggai 2019\, Malam Kelima Belas II (Angelina Enny) – Teater Utan Kayu 2023.
URL:https://indonesiakaya.com/event/mencari-sita-di-hindia-belanda-oleh-angelina-enny-bersama-teater-kedai-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/02/gik-22feb-19-1x1-1-1.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR