BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20230101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20241115
DTEND;VALUE=DATE:20250501
DTSTAMP:20260421T195953
CREATED:20241114T195344Z
LAST-MODIFIED:20241120T022552Z
UID:89288-1731628800-1746057599@indonesiakaya.com
SUMMARY:Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah Galeri Indonesia Kaya Hadirkan Pengalaman Immersive Karya Basoeki Abdullah Pertama Di Indonesia
DESCRIPTION:Jakarta\, 14 November 2024 – Basoeki Abdullah adalah salah satu pelukis besar Indonesia yang terkenal dengan karya-karyanya yang memukau dalam gaya realis dan naturalis. Namanya tidak hanya dikenal di Indonesia\, tetapi juga mendapat pengakuan internasional dan menjadikannya salah satu pelukis Indonesia yang paling berpengaruh pada abad ke-20. Sosoknya yang menorehkan banyak prestasi mendorong Galeri Indonesia Kaya bekerjasama dengan Gondola Team\, sekelompok seniman multidisiplin dari berbagai latar belakang\, mencakup seniman lukis\, programmer\, ahli tata cahaya\, seniman instalasi dan ahli kriya\, untuk menghadirkan karya-karya yang berakar dari lukisan-lukisan Basoeki Abdullah dengan format digital. Pameran bertajuk Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah ini akan berlangsung mulai hari ini hingga April 2025 mendatang di Galeri Indonesia Kaya\, Jakarta. \nSebagai salah satu pelukis maestro Tanah Air\, Basoeki Abdullah kerap melukis potret wajah dari para pahlawan\, kisah pewayangan\, hingga pemandangan yang dikagumi oleh berbagai kalangan. Karya-karyanya menghiasi istana-istana negara dan kepresidenan Indonesia\, di samping menjadi barang koleksi di penjuru dunia. \n“Basoeki Abdullah adalah sosok pelukis yang mampu menghadirkan keindahan dan kedalaman emosi dalam setiap goresan kuasnya. Karyanya tidak hanya sekadar lukisan\, tetapi juga jendela yang memperlihatkan jiwa bangsa dan kekayaan budaya Indonesia. Melalui gaya realisme dan naturalisme yang sangat halus\, ia berhasil mengabadikan pesona alam dan keanggunan sosok manusia secara luar biasa. Kepekaannya terhadap detail\, warna\, dan ekspresi membuat setiap lukisan Basoeki Abdullah terasa hidup dan berbicara kepada penontonnya. Untuk memperkenalkan sosok sang maestro serta karya-karya beliau kepada masyarakat terutama generasi muda\, kami menghadirkan pameran digital yang memberikan pengalaman virtual melalui sajian immersive karya Basoeki Abdullah yang pertama di Indonesia. Dengan teknologi digital yang juga interaktif\, pameran ini tidak hanya menampilkan potret wajah\, tetapi juga keindahan alam dan budaya lokal Jawa yang digambarkan Basoeki penuh dengan pesona gunung dan sawah\, serta kisah-kisah mitologis dan pewayangan. Semoga pameran digital ini dapat mengenalkan sosok dan menambah wawasan masyarakat tentang karya-karya Basoeki Abdullah\,” ungkap Renitasari Adrian\, Program Director Galeri Indonesia Kaya. \nPameran digital Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah ini akan menyajikan 14 karya sang maestro yang mempresentasikan keberadaan alam dan kisah-kisah lokal budaya Jawa. Melalui karya-karyanya yang disajikan melalui media virtual inilah\, pengunjung dapat mengetahui dan menikmati dengan mudah dan jelas tentang keberadaan kisah dalam pewayangan\, legenda atau mitologi maupun pemandangan alam yang dipenuhi gunung dan sawah di Indonesia. \nMiekke Susanto\, selaku Kurator yang telah meneliti sosok dan lukisan Basoeki Abdullah sejak tahun 2004 mengungkapkan\, ”Pemilihan 14 lukisan dalam pameran Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah dilakukan dengan pertimbangan khusus untuk menunjukkan perjalanan Basoeki Abdullah sebagai maestro lukis. Kami ingin para pengunjung dapat mendapatkan gambaran dalam menggambarkan alam dan budaya Jawa. Karya-karya ini menyajikan keindahan lanskap alam seperti gunung dan sawah\, hingga figur-figur mitologi dan kisah pewayangan yang lekat dengan identitas budaya lokal. Melalui lukisan-lukisan ini\, pengunjung tidak hanya melihat\, tetapi juga merasakan pesona Jawa yang dikemas dengan teknologi digital. Sebagai kurator\, saya percaya bahwa keempat belas karya dari Basoeki Abdullah yang dikemas dengan teknologi interaktif ini mampu menghadirkan Indonesia dalam perspektif yang menyentuh dan immersive\, melampaui sekadar representasi visual. Semoga pengolahan 14 karya dari Basoeki Abdullah ini dapat diterima dengan baik oleh para pengunjung Galeri Indonesia Kaya..” \nSeluruh karya yang ditampilkan telah melalui akurasi ketat ini juga memberikan pengalaman virtual melalui sajian immersive untuk membuka khazanah baru bagi para pengunjung. Tampilan digital ini seakan-akan menerbangkan jiwa pengunjung dari dunia imajinasi ke realitas\, dari dunia maya ke realitas nyata\, maupun dari pesona yang hanya ditangkap mata kini jauh lebih terasa. \n“Karya-karya Basoeki Abdullah merupakan mediator visual yang menarik benak setiap penonton. Apalagi ketika lukisan-lukisannya ditampilkan dalam format dengan teknologi digital terkini\, semakin memanjakan imajinasi bagi yang menontonnya. Kami berharap karya-karya Basoeki Abdullah bisa dinikmati dengan pendekatan baru yang lebih interaktif dan menarik. Menampilkan karya-karyanya dalam format digital bukan berarti mengurangi nilai aslinya\, tetapi justru membuatnya lebih mudah diakses oleh semua orang\, terutama anak muda yang lebih dekat dengan teknologi. Melalui pameran ini\, kami ingin mengajak mereka mengenal dan menghargai salah satu maestro seni Indonesia dalam bentuk yang menarik dan sesuai dengan era mereka\,” ujar Laila Azra\, pemrakarsa Gondola Team. \nPara pengunjung Galeri Indonesia Kaya dapat menikmati 14 karya dari Basoeki Abdullah yang diolah dan disajikan kembali melalui media virtual seperti lukisan Flora dan Fauna Kekayaan Langka (1980-an)\, Perubahan Kehidupan Dunia (1960-70an)\, Sungai Tak Pernah Kembali (1970-an)\, Pantai Flores (1942)\, Jika Tuhan Murka (1950\, Pemandangan di Kintamani (1950-an)\, Landscape of Gunung Merapi (1970-an). Tak hanya lukisan pemandangan\, pameran digital ini juga menampilkan kisah pewayangan seperti lukisan Bima Suci Berjuanglah Sampai Tercapai (1984)\, Pertempuran Gatotkaca Lawan Antasena Memperebutkan Sembadra (1954)\, Perkelahian Antara Rahwana dan Jatayu Memperebutkan Sita (1950-1954)\, selain itu ada juga lukisan digital dari Potret Diri Basoeki Abdullah (1940-an)\, Potret Diri RA Kartini (1976)\, Potret Diri Ir. Soekarno\, dan juga Potret Diri dr. Wahidin Sudirohusodo. Lukisan-lukisan ini merupakan koleksi dari berbagai tempat\, antara lain Museum Basoeki Abdullah\, Museum Kebangkitan Nasional\, Istana Kepresidenan Jakarta\, Istana Kepresidenan Bogor\, maupun koleksi pribadi kolektor yang menyukai karya Basoeki Abdullah. \nBasoeki Abdullah merupakan maestro lukis Indonesia asal Surakarta yang lahir pada 27 Januari 1915\, yang menorehkan banyak prestasi. Basoeki Abdullah merupakan pelukis beraliran realis dan naturalis\, yang pernah memenangi sayembara melukis Ratu Juliana pada 1948\, mengalahkan 87 pelukis Eropa. Ia pun sempat dipilih oleh Presiden Soekarno sebagai pelukis langganan istana. Berkat keahliannya dalam bidang seni lukis\, Basoeki Abdullah mendapatkan panggilan untuk melukis raja\, kepala negara\, dan mengadakan pameran lukisan di mancanegara\, seperti di Singapura\, Italia\, Portugal\, Inggris\, dan beberapa negara lainnya. Peran Basoeki Abdullah dalam kancah internasional itu membuatnya disebut sebagai duta seni lukis Indonesia. \nCecilia Sidhawati\, putri Basoeki Abdullah mengungkapkan\, ”Kami sangat bangga dan berterima kasih atas diselenggarakannya pameran digital Indonesia Dalam Sketsa: Basoeki Abdullah. Bagi kami\, pameran digital ini merupakan sebuah bentuk penghormatan terhadap karya Basoeki Abdullah. Ini adalah pameran digital pertama yang menghadirkan karya-karya beliau\, dan kami percaya bahwa melalui teknologi\, sosok Basoeki Abdullah dan kecintaannya pada alam dan budaya Indonesia dapat dikenalkan dengan cara yang lebih menarik dan mudah diakses oleh generasi yang lebih muda. Harapan kami\, pameran ini dapat membuat karya-karya Basoeki Abdullah semakin dikenal dan dikenang oleh masyarakat luas sebagai bagian dari warisan budaya bangsa yang berharga. Semoga pameran ini juga dapat menginspirasi para pelukis muda untuk mengeksplorasi berbagai ide untuk karya-karya yang akan mereka buat.” \n***
URL:https://indonesiakaya.com/event/indonesia-dalam-sketsa-basoeki-abdullah-galeri-indonesia-kaya-hadirkan-pengalaman-immersive-karya-basoeki-abdullah-pertama-di-indonesia/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/11/IG-Feed-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20250125
DTEND;VALUE=DATE:20250127
DTSTAMP:20260421T195953
CREATED:20250115T004337Z
LAST-MODIFIED:20250115T005143Z
UID:90988-1737763200-1737935999@indonesiakaya.com
SUMMARY:DAG DIG DUG
DESCRIPTION:Dag Dig Dug karya Putu Wijaya merupakan sebuah drama yang tak lekang oleh waktu\, memotret kegelisahan manusia dalam menghadapi absurditas kehidupan. Drama ini menampilkan ironi\, ketegangan\, dan ketidakpastian yang sering kali menyelimuti keseharian hidup manusia. Putu Wijaya menghadirkan situasi-situasi yang memaksa penikmat karyanya untuk merenung sekaligus tertawa getir\, sebuah pengingat akan kekacauan yang mungkin sedang terjadi di dalam diri sendiri maupun di sekitar. \nTeater Populer\, dengan sejarah panjangnya dalam memproduksi karya-karya bermutu\, merasa bahwa saat inilah momen yang tepat untuk mementaskan kembali Dag Dig Dug setelah pementasan 1977 di Taman Ismail Marzuki. Di tengah perubahan sosial\, politik\, dan budaya yang begitu cepat\, ada kebutuhan untuk kembali mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang eksistensi manusia. Melalui drama ini\, Teater Populer menawarkan refleksi mendalam yang relevan bagi penonton masa kini\, mengajak penonton untuk berpikir tentang posisi mereka dalam dunia yang semakin penuh tekanan dan ketidakpastian. \nPementasan Dag Dig Dug kali ini juga menjadi ajang untuk merayakan kembali karya-karya Putu Wijaya yang pernah dipentaskan dengan penuh semangat oleh para seniman teater sebelumnya. Dalam beberapa dekade terakhir\, Dag Dig Dug telah dipentaskan dengan berbagai pendekatan yang menggugah\, masing-masing membawa interpretasi baru namun tetap setia pada esensi asli karya ini. Dengan keterlibatan para maestro teater seperti Slamet Rahardjo Djarot dan Niniek L Karim\, Teater Populer berkomitmen untuk menghadirkan sebuah produksi yang tidak hanya menghormati karya aslinya\, tetapi juga mempersembahkannya dengan semangat dan relevansi baru untuk generasi sekarang. \nPementasan ini bukan sekadar upaya untuk kembali mengenang\, tetapi juga panggilan untuk merenungkan kondisi kita saat ini melalui kaca mata karya yang tak pernah kehilangan daya tariknya. Teater Populer melihat Dag Dig Dug sebagai sebuah dialog abadi antara penulis\, pelakon\, dan penonton—dialog yang terus hidup\, terus bergema\, dan terus menyentuh nurani kita di setiap zaman. \nMenampilkan:\nSlamet Rahardjo\, Niniek L. Karim\, Jose Rizal Manua\, Kiki Narendra\, Reza Rahadian\, Donny Damara\, Onkar Sadawira.
URL:https://indonesiakaya.com/event/dag-dig-dug/
LOCATION:Teater Salihara
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/01/Banner-Website_DagDigDug-Website-IK-square-min.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR