BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20230101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241005T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241005T160000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20240927T101745Z
LAST-MODIFIED:20240929T170237Z
UID:87860-1728140400-1728144000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Tau Nuhu – Jejak Ksatria Krowe: Tarian Kejayaan & Kehormatan oleh Bliran Sina Watublapi (Sikka\, NTT)
DESCRIPTION:Bliran Sina Watublapi dari Sikka\, NTT\, menghadirkan sebuah karya yang mencerminkan kejayaan dan kehormatan Ksatria Krowe. Inovasi dalam tarian ini memadukan keindahan gerak\, irama musik tradisional\, nyanyian adat\, dan ritual dengan elemen visual serta audio modern\,\nmenciptakan pengalaman yang mendalam. Orang tua\, generasi muda\, dan pelaku seni diajak menyelami makna dari setiap gerakan\, mengenali jati diri Etnis Krowe yang hidup harmonis dengan leluhur dan alam. Pertunjukan ini merupakan penghormatan terhadap warisan budaya yang terus hidup\, ditampilkan oleh para pelaku seni yang telah puluhan tahun menjaga dan melestarikan tradisi Etnis Krowe. \nBliran Sina Watublapi merupakan Sanggar Seni Budaya Tradisional yang berdiri sejak 1989\, memfokuskan diri pada pelestarian budaya dan adat istiadat Etnis Krowe. Sebagai destinasi favorit wisatawan lokal dan asing\, sanggar ini menyuguhkan pertunjukan tarian tradisional dan\nadat istiadat yang khas. Bliran Sina Watublapi juga melestarikan tenun ikat pewarna alam melalui pengerjaan tradisional. Sanggar ini telah tampil dalam berbagai pertunjukan\, termasuk di Australia\, selalu menjuarai Pentas Budaya di Kabupaten Sikka\, dan menjadi narasumber di\nbeberapa TV Nasional\, seperti Metro TV dalam program acara Idenesia. Pentas Sanggar Indonesia Kaya digelar untuk mempromosikan keindahan tarian dan tradisi Etnis Krowe kepada masyarakat luas.
URL:https://indonesiakaya.com/event/tau-nuhu-jejak-ksatria-krowe-tarian-kejayaan-kehormatan-oleh-bliran-sina-watublapi-sikka-ntt/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/09/banner-gik-5okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241005T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241005T200000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20240927T102829Z
LAST-MODIFIED:20240929T170254Z
UID:87862-1728154800-1728158400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Tau Nuhu – Jejak Ksatria Krowe: Tarian Kejayaan & Kehormatan oleh Bliran Sina Watublapi (Sikka\, NTT) - 19.00
DESCRIPTION:Bliran Sina Watublapi dari Sikka\, NTT\, menghadirkan sebuah karya yang mencerminkan kejayaan dan kehormatan Ksatria Krowe. Inovasi dalam tarian ini memadukan keindahan gerak\, irama musik tradisional\, nyanyian adat\, dan ritual dengan elemen visual serta audio modern\,\nmenciptakan pengalaman yang mendalam. Orang tua\, generasi muda\, dan pelaku seni diajak menyelami makna dari setiap gerakan\, mengenali jati diri Etnis Krowe yang hidup harmonis dengan leluhur dan alam. Pertunjukan ini merupakan penghormatan terhadap warisan budaya yang terus hidup\, ditampilkan oleh para pelaku seni yang telah puluhan tahun menjaga dan melestarikan tradisi Etnis Krowe. \nBliran Sina Watublapi merupakan Sanggar Seni Budaya Tradisional yang berdiri sejak 1989\, memfokuskan diri pada pelestarian budaya dan adat istiadat Etnis Krowe. Sebagai destinasi favorit wisatawan lokal dan asing\, sanggar ini menyuguhkan pertunjukan tarian tradisional dan\nadat istiadat yang khas. Bliran Sina Watublapi juga melestarikan tenun ikat pewarna alam melalui pengerjaan tradisional. Sanggar ini telah tampil dalam berbagai pertunjukan\, termasuk di Australia\, selalu menjuarai Pentas Budaya di Kabupaten Sikka\, dan menjadi narasumber di\nbeberapa TV Nasional\, seperti Metro TV dalam program acara Idenesia. Pentas Sanggar Indonesia Kaya digelar untuk mempromosikan keindahan tarian dan tradisi Etnis Krowe kepada masyarakat luas.
URL:https://indonesiakaya.com/event/tau-nuhu-jejak-ksatria-krowe-tarian-kejayaan-kehormatan-oleh-bliran-sina-watublapi-sikka-ntt-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/09/banner-gik-5okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241006T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241006T160000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20240927T114325Z
LAST-MODIFIED:20241001T032728Z
UID:87873-1728226800-1728230400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Klana Rangga Puspita oleh Padepokan Seni Mangundharma (Malang\, Jawa Timur)
DESCRIPTION:Klana Rangga Puspita adalah sebuah pertunjukan dramatari topeng Malang yang mengangkat kisah cinta\, amarah dan kutukan. Pertunjukan ini mengisahkan cinta antara Prabu Klana dari Bali dan Dewi Munti dari Kerajaan Singosari. Kisah cinta dua sejoli ini tidak berjalan mulus\, karena tidak direstui ayah dari Dewi Munti. Amarah memuncak dan terjadilah perang antara Bali dan Singosari. Kisah yang pahit itu dimenangkan oleh cinta yang melibatkan kekuatan Dewa. \nPadepokan Seni Mangundharma (PSMD) adalah pusat untuk pelatihan dan pengembangan seni khas Malang khususnya topeng Malang. Selain itu\, PSMD juga menjadi sentra pembuatan topeng Malang dan wayang yang mengambil kisah dari Panji\, pelatihan pedalangan\, karawitan\, tembang macapat dan mengadakan seminar serta pelatihan terkait kebudayaan Jawa. \nPSMD dibentuk oleh seorang seniman pelestari dan pelaku seni tradisi Malangan\, Ki Soleh Adi Pramono di tahun 1989. Terletak di sebelah barat lereng kaki gunung Semeru\, pusat pembelajaran ini memberikan edukasi tak hanya untuk peserta sanggar\, tetapi juga masyarakat luas\, seperti program pembelajaran singkat atau lokakarya tari topeng Malang dan pembuatan topeng Malang bagi pelajar. Selain itu\, PSMD menjadi salah satu tujuan wisata budaya dan kesenian di daerah Malang.
URL:https://indonesiakaya.com/event/klana-rangga-puspita-oleh-padepokan-seni-mangundharma-banyuwangi-jawa-timur/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/09/banner-gik-6okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241006T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241006T200000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20240927T114726Z
LAST-MODIFIED:20241001T032746Z
UID:87881-1728241200-1728244800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Klana Rangga Puspita oleh Padepokan Seni Mangundharma (Malang\, Jawa Timur) - 19.00
DESCRIPTION:Klana Rangga Puspita adalah sebuah pertunjukan dramatari topeng Malang yang mengangkat kisah cinta\, amarah dan kutukan. Pertunjukan ini mengisahkan cinta antara Prabu Klana dari Bali dan Dewi Munti dari Kerajaan Singosari. Kisah cinta dua sejoli ini tidak berjalan mulus\, karena tidak direstui ayah dari Dewi Munti. Amarah memuncak dan terjadilah perang antara Bali dan Singosari. Kisah yang pahit itu dimenangkan oleh cinta yang melibatkan kekuatan Dewa. \nPadepokan Seni Mangundharma (PSMD) adalah pusat untuk pelatihan dan pengembangan seni khas Malang khususnya topeng Malang. Selain itu\, PSMD juga menjadi sentra pembuatan topeng Malang dan wayang yang mengambil kisah dari Panji\, pelatihan pedalangan\, karawitan\, tembang macapat dan mengadakan seminar serta pelatihan terkait kebudayaan Jawa. \nPSMD dibentuk oleh seorang seniman pelestari dan pelaku seni tradisi Malangan\, Ki Soleh Adi Pramono di tahun 1989. Terletak di sebelah barat lereng kaki gunung Semeru\, pusat pembelajaran ini memberikan edukasi tak hanya untuk peserta sanggar\, tetapi juga masyarakat luas\, seperti program pembelajaran singkat atau lokakarya tari topeng Malang dan pembuatan topeng Malang bagi pelajar. Selain itu\, PSMD menjadi salah satu tujuan wisata budaya dan kesenian di daerah Malang.
URL:https://indonesiakaya.com/event/klana-rangga-puspita-oleh-padepokan-seni-mangundharma-banyuwangi-jawa-timur-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/09/banner-gik-6okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241012T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241012T160000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241004T180132Z
LAST-MODIFIED:20241007T003554Z
UID:88080-1728745200-1728748800@indonesiakaya.com
SUMMARY:I Siap Selem oleh Sanggar Uyah Lengis Langgo (Bangli\, Bali)
DESCRIPTION:Drama tari I Siap Selem mengadopsi sebuah cerita rakyat\, atau yang lazim disebut dengan “mesatua” di budaya Bali\, memadukan seni tari\, seni suara\, seni peran dan seni pedalangan. Pertunjukan ini mengangkat nilai-nilai budi pekerti dan jejak-jejak kemulian leluhur dalam konteks Satua Bali. \nI Siap Selem adalah sebuah kisah sarat makna yang bercerita tentang kehidupan I Siap Selem\, seekor ayam hitam yang begitu menyayangi anak-anaknya tanpa syarat dan tanpa pamrih. Suatu ketika\, I Siap Selem beserta anak-anaknya hendak mencari makanan di hutan yang dihuni oleh sekelompok kucing besar nan buas yang bernama I Meng Kuwuk. I Meng Kuwuk merupakan kucing pemangsa yang ganas dan ingin memangsa I Siap Selem beserta anakanaknya\, akan tetapi niat dari I Meng Kuwuk digagalkan oleh anak I Siap Selem yang bernama I Doglagan. \nSanggar Seni Uyah Lengis Langgo merupakan ruang pendidikan Kesenian dan Kebudayaan non formal yang terbuka untuk masyarakat Bali. Sanggar ini berdiri sejak Januari 2015 dan beranggotakan 40 orang\, terfokus pada pelatihan serta pengembangan seni tari tradisional. Pada tahun 2021\, Sanggar Seni Uyah Lengis Langgo berkesempatan meraih penghargaan Parama Patram Budaya oleh Gubernur Provinsi Bali sebagai predikat pengelolaan tempat pelatihan seni unggulan\, kemudian di tahun 2022 berkolaborasi bersama komunitas pemuda adat STT. Murdha Cita meraih juara 3 lomba video dan masuk 30 besar lomba Cerita Budaya Desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud R.I dan aktif dalam pagelaran Pesta Kesenian Bali dari tahun 2016 – 2024. Satwam Siwan Sundaram menjadi pijakan dalam upaya Sanggar Uyah Lengis Langgo di dalam pemajuan kebudayaan dan penyampaian pesan nilai budi pekerti melalui bertutur kepada generasi kini.
URL:https://indonesiakaya.com/event/i-siap-selem-oleh-sanggar-uyah-lengis-langgo-bangli-bali/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-12okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241012T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241012T200000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241004T180415Z
LAST-MODIFIED:20241007T003659Z
UID:88086-1728759600-1728763200@indonesiakaya.com
SUMMARY:I Siap Selem oleh Sanggar Uyah Lengis Langgo (Bangli\, Bali) - 19.00
DESCRIPTION:Drama tari I Siap Selem mengadopsi sebuah cerita rakyat\, atau yang lazim disebut dengan “mesatua” di budaya Bali\, memadukan seni tari\, seni suara\, seni peran dan seni pedalangan. Pertunjukan ini mengangkat nilai-nilai budi pekerti dan jejak-jejak kemulian leluhur dalam konteks Satua Bali. \nI Siap Selem adalah sebuah kisah sarat makna yang bercerita tentang kehidupan I Siap Selem\, seekor ayam hitam yang begitu menyayangi anak-anaknya tanpa syarat dan tanpa pamrih. Suatu ketika\, I Siap Selem beserta anak-anaknya hendak mencari makanan di hutan yang dihuni oleh sekelompok kucing besar nan buas yang bernama I Meng Kuwuk. I Meng Kuwuk merupakan kucing pemangsa yang ganas dan ingin memangsa I Siap Selem beserta anakanaknya\, akan tetapi niat dari I Meng Kuwuk digagalkan oleh anak I Siap Selem yang bernama I Doglagan. \nSanggar Seni Uyah Lengis Langgo merupakan ruang pendidikan Kesenian dan Kebudayaan non formal yang terbuka untuk masyarakat Bali. Sanggar ini berdiri sejak Januari 2015 dan beranggotakan 40 orang\, terfokus pada pelatihan serta pengembangan seni tari tradisional. Pada tahun 2021\, Sanggar Seni Uyah Lengis Langgo berkesempatan meraih penghargaan Parama Patram Budaya oleh Gubernur Provinsi Bali sebagai predikat pengelolaan tempat pelatihan seni unggulan\, kemudian di tahun 2022 berkolaborasi bersama komunitas pemuda adat STT. Murdha Cita meraih juara 3 lomba video dan masuk 30 besar lomba Cerita Budaya Desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud R.I dan aktif dalam pagelaran Pesta Kesenian Bali dari tahun 2016 – 2024. Satwam Siwan Sundaram menjadi pijakan dalam upaya Sanggar Uyah Lengis Langgo di dalam pemajuan kebudayaan dan penyampaian pesan nilai budi pekerti melalui bertutur kepada generasi kini.
URL:https://indonesiakaya.com/event/i-siap-selem-oleh-sanggar-uyah-lengis-langgo-bangli-bali-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-12okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241013T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241013T160000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241004T192049Z
LAST-MODIFIED:20241007T111845Z
UID:88085-1728831600-1728835200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Gemerincing Galang oleh Sanggar Komandan (Tamiang Layang\, Kalimantan Tengah)
DESCRIPTION:Bagi masyarakat suku Dayak Ma’anyan di Tamiang Layang\, Kabupaten Barito Timur\, Provinsi Kalimantan Tengah\, gelang dadas dan gelang bawo adalah benda sakral yang digunakan oleh seorang pemimpin ritual yang disebut juga dengan wadian\, sebagai media komunikasi dan hyang (lantunan suara doa) antara manusia dan langit. Dari generasi ke generasi\, gelang dihaturkan sebagai sebuah warisan budaya. Di tengah hiruk pikuk dan pergolakan kehidupan kini\, sang pewaris memiliki harapan untuk mempertahankan suara bergemerincing gelang hingga kapanpun\, sebagai gambaran perasaan\, harapan\, doa dan identitas diri suku Dayak Ma’anyan. \nSanggar Seni dan Budaya Komandan adalah singkatan dari Komunitas Anak Dayak Ma’anyan\, merupakan sebuah sanggar tari yang didirikan dengan tujuan untuk mewadahi dan menampung apresiasi kesenian tari dayak di Kalimantan Tengah\, khususnya tari gelang dadas dan tari gelang bawo dari Kabupaten Barito Timur. \nSanggar KOMANDAN telah berdiri sejak tahun 2008 hingga sekarang dan telah beranggotakan lebih dari 50 orang\, bertujuan untuk terus maju dan berkembang demi meningkatkan kualitas dan kuantitas seni tradisional di Kalimantan Tengah\, khususnya di kabupaten Barito Timur\, Tamiang Layang. Sanggar Komandan juga menjalin kerjasama dengan Dinas Seni dan Kebudayaan serta organisasi lainnya terkait dalam pelestarian dan pendidikan seni budaya Dayak\, baik dalam pemerintah maupun swasta. Sanggar Komandan juga telah banyak menghasilkan karya-karya yang telah ditampilkan dalam beberapa acara\, baik lokal\, nasional bahkan internasional.
URL:https://indonesiakaya.com/event/gemerincing-galang-oleh-sanggar-komandan-tamiang-layang-kalimantan-tengah/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-13okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241013T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241013T200000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241004T192257Z
LAST-MODIFIED:20250225T130437Z
UID:88101-1728846000-1728849600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Gemerincing Galang oleh Sanggar Komandan (Tamiang Layang\, Kalimantan Tengah) - 19.00
DESCRIPTION:Bagi masyarakat suku Dayak Ma’anyan di Tamiang Layang\, Kabupaten Barito Timur\, Provinsi Kalimantan Tengah\, gelang dadas dan gelang bawo adalah benda sakral yang digunakan oleh seorang pemimpin ritual yang disebut juga dengan wadian\, sebagai media komunikasi dan hyang (lantunan suara doa) antara manusia dan langit. Dari generasi ke generasi\, gelang dihaturkan sebagai sebuah warisan budaya. Di tengah hiruk pikuk dan pergolakan kehidupan kini\, sang pewaris memiliki harapan untuk mempertahankan suara bergemerincing gelang hingga kapanpun\, sebagai gambaran perasaan\, harapan\, doa dan identitas diri suku Dayak Ma’anyan. \nSanggar Seni dan Budaya Komandan adalah singkatan dari Komunitas Anak Dayak Ma’anyan\, merupakan sebuah sanggar tari yang didirikan dengan tujuan untuk mewadahi dan menampung apresiasi kesenian tari dayak di Kalimantan Tengah\, khususnya tari gelang dadas dan tari gelang bawo dari Kabupaten Barito Timur. \nSanggar KOMANDAN telah berdiri sejak tahun 2008 hingga sekarang dan telah beranggotakan lebih dari 50 orang\, bertujuan untuk terus maju dan berkembang demi meningkatkan kualitas dan kuantitas seni tradisional di Kalimantan Tengah\, khususnya di kabupaten Barito Timur\, Tamiang Layang. Sanggar Komandan juga menjalin kerjasama dengan Dinas Seni dan Kebudayaan serta organisasi lainnya terkait dalam pelestarian dan pendidikan seni budaya Dayak\, baik dalam pemerintah maupun swasta. Sanggar Komandan juga telah banyak menghasilkan karya-karya yang telah ditampilkan dalam beberapa acara\, baik lokal\, nasional bahkan internasional.
URL:https://indonesiakaya.com/event/gemerincing-galang-oleh-sanggar-komandan-tamiang-layang-kalimantan-tengah-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-13okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241019T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241019T160000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241013T091513Z
LAST-MODIFIED:20241013T231451Z
UID:88136-1729350000-1729353600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Renggana oleh Svadara Warna Indonesia (DKI Jakarta)
DESCRIPTION:Karya tari berjudul Renggana 2 ini diangkat dari Kesenian asal Pangandaran yaitu kesenian ronggeng gunung. Renggana sendiri memiliki makna perempuan pujaan hati. \nAsal usul Ronggeng Gunung sendiri diceritakan dengan beberapa versi di tanah Pangandaran. Salah satunya bercerita tentang penyamaran Dewi Siti Samboja dalam pencarian dan pelarian dirinya ketika mencari keberadaan suaminya\, Raden Anggalarang\, yang sebenarnya sudah mati dibunuh oleh bajo (penjahat). Dewi Siti Samboja bersama Mama Lengser menyamar sebagai rombongan seni doger (ketuk tilu) bersama pemuda-pemuda setempat. Dewi Siti Samboja mengubah namanya menjadi Rengganis. \nPertunjukan Renggana 2 ini merupakan rekonstruksi gerak eksplorasi nilai yang terkandung dalam kesenian ronggeng gunung. Sebuah kesenian yang mencerminkan banyak hal dalam kehidupan\, di dalamnya terdapat kesedihan kehilangan seorang yang disayang\, keyakinan bahwa sang kekasih masih bisa ditemukan\, penyamaran dalam pencarian menjadi sebuah kelompok seni\, serta kekuatan dalam bertahan. Nilai-nilai kuat yang terkandung dalam Kesenian Ronggeng Gunung ini akan kami tampilkan menjadi sebuah susunan gerak simbol untuk memberi energi baru Pertunjukan yang berasal dari Pegunungan ini dengan tujuan bahwa dengan tetap membawa spirit dan nilai dari Ronggeng Gunung siapapun dapat menjadi “RENGGANA” sesuai Zamannya. \nSVADARA WARNA INDONESIA merupakan salah satu sanggar tari dan musik tradisional yang berlokasi di Jakarta Selatan. Sanggar Svadara berdiri sejak 13 Desember 2011. Svadara didirikan dengan berlokasi di Jakarta Selatan. Sanggar Svadara berdiri sejak 13 Desember 2011. Svadara didirikan dengan konsep komunitas belajar bersama dengan mengedepankan aktivitas belajar dalam atmosfer yang akrab dan nyaman. Dalam perjalanannya\, Svadara aktif dalam mengikuti berbagai kegiatan kebudayaan\, baik berupa kompetisi\, parade maupun festival budaya yg diselenggarakan di dalam negeri maupun luar negeri. \nPrestasi Sanggar Svadara dalam 3 tahun terakhir diantaranya Juara 3 (Bronze Medal) Daegu Colorful Festival 2022 di Daegu\, Korea\, Juara 1 (Gold Medal) Asia Arts Festival 2024 di Singapore dan tentunya terpilihnya Sanggar Svadara sebagai salah satu dari 10 sanggar se- Indonesia dalam program “Kado untuk Sanggar” oleh Galeri Indonesia Kaya. \nMelalui program ini\, mimpi Svadara untuk mengangkat “Batang yang terpendam” akhirnya bisa terwujud. Karya “Renggana” merupakan sebuah bentuk kecemasan para pengurus dan pelatih Svadara pada karya-karya seniman tradisi di daerah yang tidak banyak dikenal oleh masyarakat luas. Dengan adanya pertunjukan “Renggana”\, Svadara berharap masyarakat makin mengenal tradisi kebudayaan Indonesia hingga ke pelosok negeri.
URL:https://indonesiakaya.com/event/renggana-oleh-svadara-warna-indonesia-dki-jakarta/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-19okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241019T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241019T200000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241013T091657Z
LAST-MODIFIED:20241013T231506Z
UID:88146-1729364400-1729368000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Renggana oleh Svadara Warna Indonesia (DKI Jakarta) - 19.00
DESCRIPTION:Karya tari berjudul Renggana 2 ini diangkat dari Kesenian asal Pangandaran yaitu kesenian ronggeng gunung. Renggana sendiri memiliki makna perempuan pujaan hati. \nAsal usul Ronggeng Gunung sendiri diceritakan dengan beberapa versi di tanah Pangandaran. Salah satunya bercerita tentang penyamaran Dewi Siti Samboja dalam pencarian dan pelarian dirinya ketika mencari keberadaan suaminya\, Raden Anggalarang\, yang sebenarnya sudah mati dibunuh oleh bajo (penjahat). Dewi Siti Samboja bersama Mama Lengser menyamar sebagai rombongan seni doger (ketuk tilu) bersama pemuda-pemuda setempat. Dewi Siti Samboja mengubah namanya menjadi Rengganis. \nPertunjukan Renggana 2 ini merupakan rekonstruksi gerak eksplorasi nilai yang terkandung dalam kesenian ronggeng gunung. Sebuah kesenian yang mencerminkan banyak hal dalam kehidupan\, di dalamnya terdapat kesedihan kehilangan seorang yang disayang\, keyakinan bahwa sang kekasih masih bisa ditemukan\, penyamaran dalam pencarian menjadi sebuah kelompok seni\, serta kekuatan dalam bertahan. Nilai-nilai kuat yang terkandung dalam Kesenian Ronggeng Gunung ini akan kami tampilkan menjadi sebuah susunan gerak simbol untuk memberi energi baru Pertunjukan yang berasal dari Pegunungan ini dengan tujuan bahwa dengan tetap membawa spirit dan nilai dari Ronggeng Gunung siapapun dapat menjadi “RENGGANA” sesuai Zamannya. \nSVADARA WARNA INDONESIA merupakan salah satu sanggar tari dan musik tradisional yang berlokasi di Jakarta Selatan. Sanggar Svadara berdiri sejak 13 Desember 2011. Svadara didirikan dengan berlokasi di Jakarta Selatan. Sanggar Svadara berdiri sejak 13 Desember 2011. Svadara didirikan dengan konsep komunitas belajar bersama dengan mengedepankan aktivitas belajar dalam atmosfer yang akrab dan nyaman. Dalam perjalanannya\, Svadara aktif dalam mengikuti berbagai kegiatan kebudayaan\, baik berupa kompetisi\, parade maupun festival budaya yg diselenggarakan di dalam negeri maupun luar negeri. \nPrestasi Sanggar Svadara dalam 3 tahun terakhir diantaranya Juara 3 (Bronze Medal) Daegu Colorful Festival 2022 di Daegu\, Korea\, Juara 1 (Gold Medal) Asia Arts Festival 2024 di Singapore dan tentunya terpilihnya Sanggar Svadara sebagai salah satu dari 10 sanggar se- Indonesia dalam program “Kado untuk Sanggar” oleh Galeri Indonesia Kaya. \nMelalui program ini\, mimpi Svadara untuk mengangkat “Batang yang terpendam” akhirnya bisa terwujud. Karya “Renggana” merupakan sebuah bentuk kecemasan para pengurus dan pelatih Svadara pada karya-karya seniman tradisi di daerah yang tidak banyak dikenal oleh masyarakat luas. Dengan adanya pertunjukan “Renggana”\, Svadara berharap masyarakat makin mengenal tradisi kebudayaan Indonesia hingga ke pelosok negeri.
URL:https://indonesiakaya.com/event/renggana-oleh-svadara-warna-indonesia-dki-jakarta-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-19okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241020T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241020T160000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241013T093536Z
LAST-MODIFIED:20241014T105353Z
UID:88170-1729436400-1729440000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Bakar Batu oleh Indonesia Art Movement (Jayapura\, Papua)
DESCRIPTION:Tradisi bakar batu merupakan salah satu tradisi penting di Papua yang berupa ritual memasak bersamasama warga satu kampung dengan tujuan bersyukur\, bersilaturahmi\, mengumpulkan sanak saudara dan kerabat\, menyambut kebahagiaan kelahiran\, perkawinan adat\, penobatan kepala suku\, atau mengumpulkan prajurit untuk berperang. Tradisi ini umumnya dilakukan oleh Suku Dani yang berada di pedalaman atau pegunungan Papua. \nPertunjukan ini memadukan seni pertunjukan dengan elemen lecture performance\, di mana narasi dan penjelasan mendalam mengenai ritual bakar batu dan budaya Papua disampaikan secara langsung oleh ahli budaya atau kepala suku. Ini akan menciptakan pengalaman yang tidak hanya menghibur tetapi juga edukatif bagi penonton. \nIndonesia Art Movement adalah sebuah perkumpulan kolektif yang berdiri pada tanggal 8 April 2016\, terdiri dari seniman\, sutradara\, videographer\, penari\, pelukis\, pematung\, fotografer\, penulis\, dan seniman audio visual serta kreator dari 17 sub sektor ekonomi kreatif yang berasal dari berbagai latar belakang ilmu\, budaya dan estetika. Perkumpulan ini didirikan dengan tujuan mendorong pertumbuhan dan\nperkembangan seni budaya di Indonesia khususnya di kota Jayapura Papua\, serta berkontribusi pada ekosistem seni global. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan menyelenggarakan berbagai pameran\, pertunjukan\, pemutaran film\, lokakarya\, diskusi\, distribusi karya 17 sub sektor ekonomi kreatif dan acara seni budaya lainnya.
URL:https://indonesiakaya.com/event/bakar-batu-oleh-indonesia-art-movement-jayapura-papua/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-20okt-15-1x1.jpg.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241020T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241020T200000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241013T093837Z
LAST-MODIFIED:20241014T105409Z
UID:88174-1729450800-1729454400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Bakar Batu oleh Indonesia Art Movement (Jayapura\, Papua) - 19.00
DESCRIPTION:Tradisi bakar batu merupakan salah satu tradisi penting di Papua yang berupa ritual memasak bersamasama warga satu kampung dengan tujuan bersyukur\, bersilaturahmi\, mengumpulkan sanak saudara dan kerabat\, menyambut kebahagiaan kelahiran\, perkawinan adat\, penobatan kepala suku\, atau mengumpulkan prajurit untuk berperang. Tradisi ini umumnya dilakukan oleh Suku Dani yang berada di pedalaman atau pegunungan Papua. \nPertunjukan ini memadukan seni pertunjukan dengan elemen lecture performance\, di mana narasi dan penjelasan mendalam mengenai ritual bakar batu dan budaya Papua disampaikan secara langsung oleh ahli budaya atau kepala suku. Ini akan menciptakan pengalaman yang tidak hanya menghibur tetapi juga edukatif bagi penonton. \nIndonesia Art Movement adalah sebuah perkumpulan kolektif yang berdiri pada tanggal 8 April 2016\, terdiri dari seniman\, sutradara\, videographer\, penari\, pelukis\, pematung\, fotografer\, penulis\, dan seniman audio visual serta kreator dari 17 sub sektor ekonomi kreatif yang berasal dari berbagai latar belakang ilmu\, budaya dan estetika. Perkumpulan ini didirikan dengan tujuan mendorong pertumbuhan dan\nperkembangan seni budaya di Indonesia khususnya di kota Jayapura Papua\, serta berkontribusi pada ekosistem seni global. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan menyelenggarakan berbagai pameran\, pertunjukan\, pemutaran film\, lokakarya\, diskusi\, distribusi karya 17 sub sektor ekonomi kreatif dan acara seni budaya lainnya.
URL:https://indonesiakaya.com/event/bakar-batu-oleh-indonesia-art-movement-jayapura-papua-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-20okt-19-1x1.jpg.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241026T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241026T160000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241020T064722Z
LAST-MODIFIED:20241021T001500Z
UID:88319-1729954800-1729958400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Tolire Ma Jojoho oleh Sanggar Bengkel Seni Baskara (Ternate\, Maluku Utara)
DESCRIPTION:Masih menjadi misteri\, bagaimana buaya-buaya itu dapat berada di dalam maar pasca letusan Gunung Gamalama? Meninggalkan satu-satunya warisan alam Nusantara\, yaitu Danau Tolire yang dihuni oleh buaya di Pulau Ternate\, Maluku Utara. \nTolire Ma Jojoho merupakan ungkapan kekecewaan\, kemarahan dan ketidakberdayaan dari para leluhur tentang kabar angin serta mendeskripsikan kekuatan\, sifat agresif dan ketenangan yang dimiliki oleh buaya sebagai cengkraman magnet karya. Seperti keyakinan burung-burung\, bertengger di punggung buaya dengan riang tanpa cemas\, walaupun ia dapat dicengkram dengan agresif menggunakan rahang buaya yang kuat. \nSanggar Bengkel Seni Baskara adalah singkatan dari Bastiong Karance\, yaitu nama salah satu kelurahan dan pelabuhan di Ternate Maluku Utara yang merupakan lokasi sanggar. Sanggar ini didirikan oleh Burhan Ismail pada tanggal 7 Februari 2013 dan beranggotakan sekitar 150 orang per tahun 2024. Burhan Ismail pada tanggal 7 Februari 2013 dan beranggotakan sekitar 150 orang per tahun 2024. \nKeunikan sanggar ini adlah lokasi yang dijadikan untuk tempat latihan berada di sepanjang jalan kecil di tepi pelabuhan Ferry Bastiong. Walau dengan fasilitas terbatas\, tidak memadamkan semangat anak anak dan orang tua untuk tetap berkumpul\, bermain musik\, menari\, mempelajari\, memperkenalkan dan memelihara kesenian tradisi hingga dapat ditampilkan di kancah nasional dan internasional.
URL:https://indonesiakaya.com/event/tolire-ma-jojoho-oleh-sanggar-bengkel-seni-baskara-ternate-maluku-utara/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-26okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241026T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241026T200000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241020T065124Z
LAST-MODIFIED:20241021T001516Z
UID:88325-1729969200-1729972800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Tolire Ma Jojoho oleh Sanggar Bengkel Seni Baskara (Ternate\, Maluku Utara) - 19.00
DESCRIPTION:Masih menjadi misteri\, bagaimana buaya-buaya itu dapat berada di dalam maar pasca letusan Gunung Gamalama? Meninggalkan satu-satunya warisan alam Nusantara\, yaitu Danau Tolire yang dihuni oleh buaya di Pulau Ternate\, Maluku Utara. \nTolire Ma Jojoho merupakan ungkapan kekecewaan\, kemarahan dan ketidakberdayaan dari para leluhur tentang kabar angin serta mendeskripsikan kekuatan\, sifat agresif dan ketenangan yang dimiliki oleh buaya sebagai cengkraman magnet karya. Seperti keyakinan burung-burung\, bertengger di punggung buaya dengan riang tanpa cemas\, walaupun ia dapat dicengkram dengan agresif menggunakan rahang buaya yang kuat. \nSanggar Bengkel Seni Baskara adalah singkatan dari Bastiong Karance\, yaitu nama salah satu kelurahan dan pelabuhan di Ternate Maluku Utara yang merupakan lokasi sanggar. Sanggar ini didirikan oleh Burhan Ismail pada tanggal 7 Februari 2013 dan beranggotakan sekitar 150 orang per tahun 2024. Burhan Ismail pada tanggal 7 Februari 2013 dan beranggotakan sekitar 150 orang per tahun 2024. \nKeunikan sanggar ini adlah lokasi yang dijadikan untuk tempat latihan berada di sepanjang jalan kecil di tepi pelabuhan Ferry Bastiong. Walau dengan fasilitas terbatas\, tidak memadamkan semangat anak anak dan orang tua untuk tetap berkumpul\, bermain musik\, menari\, mempelajari\, memperkenalkan dan memelihara kesenian tradisi hingga dapat ditampilkan di kancah nasional dan internasional.
URL:https://indonesiakaya.com/event/tolire-ma-jojoho-oleh-sanggar-bengkel-seni-baskara-ternate-maluku-utara-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-26okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241027T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241027T160000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241020T072231Z
LAST-MODIFIED:20241021T234107Z
UID:88335-1730041200-1730044800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ameng oleh Sanggar Seni Pelita Budaya (Belitung\, Kep. Bangka Belitung)
DESCRIPTION:Ameng diambil dari kata ameng sewang yang artinya Suku Sawang. Pertunjukan ini membuka wadah bagi pelaku seni dan masyarakat umum untuk selalu mengingat perjuangan Suku Sawang\, sebagai penanda sejarah bahwa Belitung mempunyai suku yang berpengaruh besar bagi perubahan peradaban hingga sekarang. Pementasan juga mengembangkan perjalanan dan nilai-nilai tradisi kearifan lokal Suku Sawang yang memiliki budaya identik dengan kelautan. Tak hanya itu\, pertunjukan ini juga menampilkan budaya akulturasi\, menunjukkan perjalanan adaptasi dan perubahan budaya Suku Sawang yang telah berpadu dengan budaya lokal setelah mereka mencapai daratan dan menetap di sana. \nSanggar Seni Pelita Budaya merupakan sanggar yang berfokus pada bidang seni Tari\, baik tarian tradisi\, modern dan nusantara. Sanggar ini kerap membuat tari kreasi baru yang merupakan pengembangan dari gerak dasar dan ciri khas gerak dari pulau Belitung. Sanggar Seni Pelita Budaya didirikan untuk menubuhkan kepedulian akan pentingnya seni dan budaya tradisional dalam lingkungan sosial bagi generasi muda. Sanggar ini juga ikut serta melatih\, membimbing\, hingga memberikan wadah bagi generasi muda untuk menuangkan dan menggali potensi bakat seni yang ada di dalam diri sambil melestarikan seni budaya yang ada di Belitung.
URL:https://indonesiakaya.com/event/ameng-oleh-sanggar-seni-pelita-budaya-belitung-kep-bangka-belitung/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-27okt-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241027T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241027T200000
DTSTAMP:20260422T002618
CREATED:20241020T072608Z
LAST-MODIFIED:20241021T234119Z
UID:88343-1730055600-1730059200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ameng oleh Sanggar Seni Pelita Budaya (Belitung\, Kep. Bangka Belitung) - 19.00
DESCRIPTION:Ameng diambil dari kata ameng sewang yang artinya Suku Sawang. Pertunjukan ini membuka wadah bagi pelaku seni dan masyarakat umum untuk selalu mengingat perjuangan Suku Sawang\, sebagai penanda sejarah bahwa Belitung mempunyai suku yang berpengaruh besar bagi perubahan peradaban hingga sekarang. Pementasan juga mengembangkan perjalanan dan nilai-nilai tradisi kearifan lokal Suku Sawang yang memiliki budaya identik dengan kelautan. Tak hanya itu\, pertunjukan ini juga menampilkan budaya akulturasi\, menunjukkan perjalanan adaptasi dan perubahan budaya Suku Sawang yang telah berpadu dengan budaya lokal setelah mereka mencapai daratan dan menetap di sana. \nSanggar Seni Pelita Budaya merupakan sanggar yang berfokus pada bidang seni Tari\, baik tarian tradisi\, modern dan nusantara. Sanggar ini kerap membuat tari kreasi baru yang merupakan pengembangan dari gerak dasar dan ciri khas gerak dari pulau Belitung. Sanggar Seni Pelita Budaya didirikan untuk menubuhkan kepedulian akan pentingnya seni dan budaya tradisional dalam lingkungan sosial bagi generasi muda. Sanggar ini juga ikut serta melatih\, membimbing\, hingga memberikan wadah bagi generasi muda untuk menuangkan dan menggali potensi bakat seni yang ada di dalam diri sambil melestarikan seni budaya yang ada di Belitung.
URL:https://indonesiakaya.com/event/ameng-oleh-sanggar-seni-pelita-budaya-belitung-kep-bangka-belitung-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/10/gik-27okt-19-1x1-1.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR