BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20230101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240113T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240113T160000
DTSTAMP:20260422T150115
CREATED:20240106T231928Z
LAST-MODIFIED:20240108T091201Z
UID:77143-1705158000-1705161600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Monolog Topeng DAM oleh Wawan Sofwan/SOWS
DESCRIPTION:Monolog Topeng DAM ini adalah adaptasi dari cerpen Putu Wijaya yang berjudul DAM\, bercerita tentang seorang Dalang yang mengisahkan peristiwa dalam sebuah pengadilan. \nAlkisah\, seorang terdakwa dituduh membunuh orang yang tidak dia kenal karena korban mengendarai mobil mewah. Sang Jaksa menuntut terdakwa dihukum mati\, dan Hakim mengabulkannya. Dalang berganti peran menjadi Terdakwa\, Jaksa dan Hakim\, dengan menggunakan topeng yang berbeda-beda. Dalam monolog ini\, Wawan Sofwan bermain dengan menggunakan topeng\, terinspirasi dari konsep topeng Pajegan Bali\, dimana dalang memakai beberapa topeng secara bergantian. \nPertunjukan ini pertama kali dipentaskan pada tahun 1998 di Monash University Melbourne. Lalu tahun 2000 Wawan belajar topeng Commedia de’l arte dari Alessandro Marcheti di Berlin selama dua minggu. Alessandro adalah salah satu maestro topeng Commedia de’l arte dari Verbania\, Italia. Setelah itu Wawan mencoba memadukan konsep  topeng Pajegan Bali dengan Commedia de’larte dalam pentas monolog DAM. \nPada  awalnya Wawan memakai topeng yang dibuat oleh Tri Karsono (Dosen UPI Bandung)\, dan topeng dari Studiklub Teater Bandung. Lalu\, pada tahun 2020\, Bapak Nyoman Nuarta mendesain topeng secara khusus dengan inspirasi dari topeng Pajegan Bali. Karya Pak Nyoman ini menemani perjalanan Wawan untuk mementaskan pertunjukan Monolog Topeng DAM sampai saat ini. \nPada tahun 2023\, monolog Topeng DAM tampil di Mexico City\, NYC\, Chicago\,Melbourne dan Paris. Pertunjukan Monolog Topeng DAM ini bersifat interaktif dengan penonton. \nWawan Sofwan\, aktif di dunia teater sejak tahun 1985. Mendirikan kelompok Mainteater Bandung pada tahun 1994\, dan pada tahun 2017 mengelola Komunitas Studio Mainmonolog Bandung dan  SOWS (Stage of Wawan Sofwan). Wawan Sofwan juga mengikuti berbagai festival di Australia\, Jerman\, Belanda\, Austria\, Inggris dan Malaysia\, terakhir ASIATOPA Melbourne Festival 2020. \nDi tahun 2023\, Wawan Sofwan telah menyelesaikan tur monolog Bung Karno di Mexico\, Amerika Serikat dan Eropa bersama Regina Art Jakarta. Dan juga menyutradarai monolog  Ellen Marning yang berpentas di La Mama Melbourne. Saat ini Wawan lebih sering menjadi sutradara independen. Pernah menyutradarai pertunjukan teater di berbagai kelompok\, seperti Titimangsa foundation\, Jaya Suprana Performing Arts School\, Panggung Bercerita\, Gathaya\, Institut Ungu\, TRCC\, ReginArt\, Teater Abnon\, dan banyak lagi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/monolog-topeng-dam-oleh-wawan-sofwan-sows/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/13januari-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240113T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240113T200000
DTSTAMP:20260422T150115
CREATED:20240106T233754Z
LAST-MODIFIED:20240108T091214Z
UID:77153-1705172400-1705176000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Monolog Topeng DAM oleh Wawan Sofwan/SOWS 19.00
DESCRIPTION:Monolog Topeng DAM ini adalah adaptasi dari cerpen Putu Wijaya yang berjudul DAM\, bercerita tentang seorang Dalang yang mengisahkan peristiwa dalam sebuah pengadilan. \nAlkisah\, seorang terdakwa dituduh membunuh orang yang tidak dia kenal karena korban mengendarai mobil mewah. Sang Jaksa menuntut terdakwa dihukum mati\, dan Hakim mengabulkannya. Dalang berganti peran menjadi Terdakwa\, Jaksa dan Hakim\, dengan menggunakan topeng yang berbeda-beda. Dalam monolog ini\, Wawan Sofwan bermain dengan menggunakan topeng\, terinspirasi dari konsep topeng Pajegan Bali\, dimana dalang memakai beberapa topeng secara bergantian. \nPertunjukan ini pertama kali dipentaskan pada tahun 1998 di Monash University Melbourne. Lalu tahun 2000 Wawan belajar topeng Commedia de’l arte dari Alessandro Marcheti di Berlin selama dua minggu. Alessandro adalah salah satu maestro topeng Commedia de’l arte dari Verbania\, Italia. Setelah itu Wawan mencoba memadukan konsep  topeng Pajegan Bali dengan Commedia de’larte dalam pentas monolog DAM. \nPada  awalnya Wawan memakai topeng yang dibuat oleh Tri Karsono (Dosen UPI Bandung)\, dan topeng dari Studiklub Teater Bandung. Lalu\, pada tahun 2020\, Bapak Nyoman Nuarta mendesain topeng secara khusus dengan inspirasi dari topeng Pajegan Bali. Karya Pak Nyoman ini menemani perjalanan Wawan untuk mementaskan pertunjukan Monolog Topeng DAM sampai saat ini. \nPada tahun 2023\, monolog Topeng DAM tampil di Mexico City\, NYC\, Chicago\,Melbourne dan Paris. Pertunjukan Monolog Topeng DAM ini bersifat interaktif dengan penonton. \nWawan Sofwan\, aktif di dunia teater sejak tahun 1985. Mendirikan kelompok Mainteater Bandung pada tahun 1994\, dan pada tahun 2017 mengelola Komunitas Studio Mainmonolog Bandung dan  SOWS (Stage of Wawan Sofwan). Wawan Sofwan juga mengikuti berbagai festival di Australia\, Jerman\, Belanda\, Austria\, Inggris dan Malaysia\, terakhir ASIATOPA Melbourne Festival 2020. \nDi tahun 2023\, Wawan Sofwan telah menyelesaikan tur monolog Bung Karno di Mexico\, Amerika Serikat dan Eropa bersama Regina Art Jakarta. Dan juga menyutradarai monolog  Ellen Marning yang berpentas di La Mama Melbourne. Saat ini Wawan lebih sering menjadi sutradara independen. Pernah menyutradarai pertunjukan teater di berbagai kelompok\, seperti Titimangsa foundation\, Jaya Suprana Performing Arts School\, Panggung Bercerita\, Gathaya\, Institut Ungu\, TRCC\, ReginArt\, Teater Abnon\, dan banyak lagi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/monolog-topeng-dam-oleh-wawan-sofwan-sows-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/13januari-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240120T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240120T160000
DTSTAMP:20260422T150115
CREATED:20240114T054215Z
LAST-MODIFIED:20240115T103848Z
UID:77640-1705762800-1705766400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jalan Berujung Misteri oleh Yuyun Arfah dan Pelantun Jiwa
DESCRIPTION:Pertunjukan ini berkonsep intimate concert\, berupa pertunjukan musik yang dipadukan dengan tari\, teatrikal dan monolog sebagai benang merah\, menjadi suatu kesatuan cerita. \nYuyun Arfah adalah penyanyi\, penari\, koreografer dan komposer. Karya Yuyun Arfah penuh dengan karakter vokal etnik yang kuat berpadukan dengan irama rock\, blues\, pop\, folk dan irama musik Nusantara. \nYuyun Arfah memulai karirnya di dunia pertunjukan sejak umur 8 tahun bersama sanggar tari Ayodya Pala yang kemudian diperdalam lagi dengan mengambil jurusan tari di Institut Kesenian Jakarta. Debut music pertamanya adalah Bersama Band Progressive Indonesia “Discus” pada tur Eropa di Swiss dan Jerman pada tahun 2005. Semenjak itu Yuyun Arfah berkolaborasi bersama banyak seniman baik sebagai penyanyi\, penulis lagu atau koreografer\, diantaranya bersama Sardono W Kusumo\, Boy Gumarang Sakti\, Slank\, Achmad Albar\, Indra Lesmana\, Humania\, Erwin Gutawa\, Dwiki Dharmawan\, Dian HP\, Padi\, Cokelat\, Sandhy Sandoro dan banyak lagi. \nSalah satu penampilan besar dalam panggung domestik yang terbaru adalah penampilannya dalam pertunjukan kolaborasi “Pagelaran Sabang Merauke\, Pahlawan Nusantara” di JIEXPO Kemayoran Agustus 2023\, dan Konser Solo Launching Single terbarunya “Janji” pada 2 Desember 2023 di Anindhaloka – Jakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/jalan-berujung-misteri-oleh-yuyun-arfah-dan-pelantun-jiwa/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/GIK-20januari-1x1-3.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240120T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240120T200000
DTSTAMP:20260422T150115
CREATED:20240114T060519Z
LAST-MODIFIED:20240115T103847Z
UID:77649-1705777200-1705780800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jalan Berujung Misteri oleh Yuyun Arfah dan Pelantun Jiwa - 19.00
DESCRIPTION:Pertunjukan ini berkonsep intimate concert\, berupa pertunjukan musik yang dipadukan dengan tari\, teatrikal dan monolog sebagai benang merah\, menjadi suatu kesatuan cerita. \nYuyun Arfah adalah penyanyi\, penari\, koreografer dan komposer. Karya Yuyun Arfah penuh dengan karakter vokal etnik yang kuat berpadukan dengan irama rock\, blues\, pop\, folk dan irama musik Nusantara. \nYuyun Arfah memulai karirnya di dunia pertunjukan sejak umur 8 tahun bersama sanggar tari Ayodya Pala yang kemudian diperdalam lagi dengan mengambil jurusan tari di Institut Kesenian Jakarta. Debut music pertamanya adalah Bersama Band Progressive Indonesia “Discus” pada tur Eropa di Swiss dan Jerman pada tahun 2005. Semenjak itu Yuyun Arfah berkolaborasi bersama banyak seniman baik sebagai penyanyi\, penulis lagu atau koreografer\, diantaranya bersama Sardono W Kusumo\, Boy Gumarang Sakti\, Slank\, Achmad Albar\, Indra Lesmana\, Humania\, Erwin Gutawa\, Dwiki Dharmawan\, Dian HP\, Padi\, Cokelat\, Sandhy Sandoro dan banyak lagi. \nSalah satu penampilan besar dalam panggung domestik yang terbaru adalah penampilannya dalam pertunjukan kolaborasi “Pagelaran Sabang Merauke\, Pahlawan Nusantara” di JIEXPO Kemayoran Agustus 2023\, dan Konser Solo Launching Single terbarunya “Janji” pada 2 Desember 2023 di Anindhaloka – Jakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/jalan-berujung-misteri-oleh-yuyun-arfah-dan-pelantun-jiwa-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/GIK-20januari-1x1-3.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240127T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240127T160000
DTSTAMP:20260422T150115
CREATED:20240119T010035Z
LAST-MODIFIED:20240120T160024Z
UID:78071-1706367600-1706371200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kenang-kenangan Roekiah oleh Louise Monique
DESCRIPTION:Louise Monique yang memerankan Roekiah di serial musikal Payung Fantasi oleh Indonesia Kaya\, menghidupkan kembali biduan yang merupakan bagian dari Lief Java\, kelompok orkes yang terkenal pada tahun 20an\, dimana Ismail Marzuki memulai karier bermusiknya. Dalam pertunjukan ini\, Louise embali membawakan lagu-lagu lawas sambil menceritakan kehidupan Miss Roekiah yang tak hanya terkenal sebagai musisi\, tetapi juga aktris yang membintangi beberapa film tenar pada masanya. \nLouise Monique adalah seorang biduan dari sebuah grup musik 1950-an yang bernama Deredia. Musik sudah menjadi bagian dari dirinya sejak kecil.  Selama ia tumbuh besar di Tembagapura\, ayahnya memperkenalkannya terhadap berbagai macam jenis musik. Salah satu yang sangat mempengaruhinya dalam berkarya adalah musik & film Disney. Ia memulai pendalaman di bidang musik dengan melakukan pendidikan di Yayasan Pendidikan Musik (YPM) & Gita Svara yang kemudian membawanya bergabung bersama Susvara Opera Company & Indonesian National Orchestra. Ia juga terlibat dalam beberapa produksi Teater Koma di bidang musik\, seperti “Sie Jin Kwie”\, “Ibu”\, “Demonstran” & “Inspektur Jendral”. \nTahun 2019 lalu Louise menjadi salah satu peserta dari program Indonesia Kaya\, yaitu  Indonesia Menuju Broadway dan pada 2022 menjadi tahun perdananya untuk tampil dalam produksi teater musikal. Louise memerankan “Roekiah” dalam serial musikal “Payung Fantasi” persembahan Indonesia Kaya dan “Joanne” dalam musikal “RENT” bersama TEMAN Musicals. Tidak hanya Deredia\, saat ini  Louise juga aktif bersama trio musik bimbingan Indonesia Kaya yang bernama Sri Panggung.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kenang-kenangan-roekiah-oleh-louise-monique/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/gik-27januari-1x1-1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240127T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240127T200000
DTSTAMP:20260422T150115
CREATED:20240119T010000Z
LAST-MODIFIED:20240120T160050Z
UID:78089-1706382000-1706385600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kenang-kenangan Roekiah oleh Louise Monique - 19.00
DESCRIPTION:Louise Monique yang memerankan Roekiah di serial musikal Payung Fantasi oleh Indonesia Kaya\, menghidupkan kembali biduan yang merupakan bagian dari Lief Java\, kelompok orkes yang terkenal pada tahun 20an\, dimana Ismail Marzuki memulai karier bermusiknya. Dalam pertunjukan ini\, Louise embali membawakan lagu-lagu lawas sambil menceritakan kehidupan Miss Roekiah yang tak hanya terkenal sebagai musisi\, tetapi juga aktris yang membintangi beberapa film tenar pada masanya. \nLouise Monique adalah seorang biduan dari sebuah grup musik 1950-an yang bernama Deredia. Musik sudah menjadi bagian dari dirinya sejak kecil.  Selama ia tumbuh besar di Tembagapura\, ayahnya memperkenalkannya terhadap berbagai macam jenis musik. Salah satu yang sangat mempengaruhinya dalam berkarya adalah musik & film Disney. Ia memulai pendalaman di bidang musik dengan melakukan pendidikan di Yayasan Pendidikan Musik (YPM) & Gita Svara yang kemudian membawanya bergabung bersama Susvara Opera Company & Indonesian National Orchestra. Ia juga terlibat dalam beberapa produksi Teater Koma di bidang musik\, seperti “Sie Jin Kwie”\, “Ibu”\, “Demonstran” & “Inspektur Jendral”. \nTahun 2019 lalu Louise menjadi salah satu peserta dari program Indonesia Kaya\, yaitu  Indonesia Menuju Broadway dan pada 2022 menjadi tahun perdananya untuk tampil dalam produksi teater musikal. Louise memerankan “Roekiah” dalam serial musikal “Payung Fantasi” persembahan Indonesia Kaya dan “Joanne” dalam musikal “RENT” bersama TEMAN Musicals. Tidak hanya Deredia\, saat ini  Louise juga aktif bersama trio musik bimbingan Indonesia Kaya yang bernama Sri Panggung.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kenang-kenangan-roekiah-oleh-louise-monique-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/01/gik-27januari-1x1-1-1.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR