BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20220101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231007T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231007T160000
DTSTAMP:20260422T193603
CREATED:20231001T074859Z
LAST-MODIFIED:20231001T130210Z
UID:73591-1696690800-1696694400@indonesiakaya.com
SUMMARY:RIKMA 2 oleh MAD Laboratory
DESCRIPTION:RIKMA (Ruang. Inisiatif. Karya Bersama) adalah wadah bagi perempuan praktisi seni tari untuk menguatkan daya (kreativitas) diri\, mengolah sumber daya seni tari\, membangun relasi dan sinergi untuk kesinambungan proses hidup berkesenian\, serta merayakan kehidupan seni dengan sukacita dan penuh rasa syukur. Ruang ini mengajak setiap yang terlibat untuk berbagi\, meneliti\, bereksperimen\, dan bertumbuh bersama. RIKMA hadir untuk merangkai temu\, saling merangkul\, dan saling memperkuat praktik seni tari\, dalam hal penciptaan & pementasan\, tata kelola\, dan penulisan. RIKMA mengutamakan praktisi tari perempuan untuk mendorong peningkatan dan keberlangsungan SDM (perempuan) seni tari\, serta upaya mewujudkan ekosistem seni tari yang ramah\, nyaman\, dan aman bagi perempuan untuk berkarya dan menjalankan kerja kreatif kesenian. \nRIKMA edisi 2 akan menghadirkan pokok bahasan yaitu\, TARI: PEREMPUAN & KARIR. Pokok bahasan ini akan lebih menekankan perempuan berinovasi dan berkreasi dalam ranah kerjanya. 10 perempuan penari-koreografer yang terpilih sebagai pelaksana RIKMA 2. Tari: Perempuan & Karir yang menjadi pokok bahasan dalam RIKMA 2 ini\, bertujuan untuk bisa menjadi motivasi dan refleksi\, atas keberanian dan cara perempuan dalam membangun impian masa depan serta meraih cita-cita hidup mereka. \nRIKMA 2 merupakan kolaborasi dari 10 penari-koreografer perempuan. \nMila Rosinta Totoatmojo belajar banyak tarian baik tradisi\, ballet\, hiphop maupun kontemporer. Mila mempelajari semua tarian yang ada kemudian memecah semua yang telah ia pelajari dan menemukan tubuhnya sendiri. Hingga saat ini ia telah membuat puluhan karya baik tradisi hingga kontemporer yang selalu tidak terlepas dari nilai-nilai budaya Indonesia. Ia membangun Mila Art Dance Group tahun 2012 dimana Mila mengumpulkan seniman-seniman wanita yang memiliki satu visi misi yang sama kemudian di tahun 2015 ia membangun Mila Art Dance School sebagai wadah dan ruang kreatifitas belajar. \nSri Cicik Handayani yang lebih hangat disapa Cici ini dikenal sebagai seorang penari dan koreografer dengan karakter tubuh tari gagah (yang telah dipelajarinya sejak kecil). Label ini diterimanya dari sosial dan begitu mengusik pikirannya\, ia meyakini bahwa tubuh tarinya tidak hanya gagah\, tubuhnya juga memiliki sisi lembut. Lewat pengalaman tubuh tarinya ini\, Cici dapat memaknai tari\, membawanya melangkah bersama puan-puan dalam ruang MAD Laboratory: RIKMA #2 untuk menciptakan karya kolaborasi. \nVilia Angelica belajar di Institut Seni Indonesia Yogyakarta pada tahun 2019 dan telah menyelesaikan studi pada tahun 2023\, dengan menciptakan karya tari berjudul Yonah\, dan aktif menari sebagai worship dancer di Gereja. Ia juga aktif menari dalam berbagai panggung pertunjukan. Ili dan cintanya pada tubuh tarinya mantap melangkah bersama puan-puan dalam ruang MAD Laboratory: RIKMA #2 untuk menciptakan karya kolaborasi. \nRiri Natasya Elgiva Givela lahir dan tumbuh dalam lingkungan tradisi Kalimantan\, sehingga tari juga menjadi hal yang melekat erat dalam tubuh tradisinya. Tidak hanya menekuni tari tradisi\, ia juga mempelajari pop dance. Ia kemudian melanjutkan studinya di Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan lulus pada tahun 2023 dengan menciptakan karya tari berjudul Alah Tedak. Kecintaannya pada tari menguatkan tekadnya untuk terus menari dan mengenalkan tari Kalimantan hingga ke internasional. \nTitania Wilis Santy menekuni tari sejak kecil\, terutama tari kreasi Jawa Timur. Baginya\, menari berarti menemukan kenyamanan dan kebahagiaan. Menari telah menjadi passion hingga Titania meneruskan studinya di Institut Seni Indonesia Surakarta dan saat ini tengah menyelesaikan tugas akhirnya yang diberi judul Nggege Mangsa. Pengalaman dan kesadaran Titania akan sempitnya ruang tari bagi perempuan di lingkungannya tidak mematahkan semangatnya. \nVindi Eryandwi Putri adalah seorang penari dan pengajar tari. Vindi merupakan lulusan Ilmu Filsafat\, Fakultas Filsafat\, Universitas Gadjah Mada\, Yogyakarta. Vindi juga telah menyelesaikan program Magisternya di Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa\, Sekolah Pascasarjana\, Universitas Gadjah Mada\, Yogyakarta. Terlepas dari latar tersebut\, Vindi meyakini bahwa menari adalah kebahagiaannya. \nAgustin Chandra Mahardhika telah mengulik tari kreasi dan ballet awal mengenal dunia tari\, lalu mengeksplorasi genre-genre tarian yang lain\, hingga kini menyukai genre tari modern dan kontemporer. Ia tidak ingin meninggalkan dunia tari sampai raga tidak mampu menari\, namun tidak bisa dipungkiri keinginan untuk mencoba bidang-bidang yg lain juga ingin terus digapai. Walaupun bukan dari keluarga Seniman\, keyakinan untuk tumbuh di dunia seni membuatnya bisa bertahan sejauh ini. Tentunya ada dorongan dari dalam diri untuk bertahan. Menjadikan tari sebagai bagian hidup untuk mengungkapkan perasaanya. \nFairuz Realindra telah berpengalaman menari\, menyanyi\, dan fashion show sejak kecil. Mulai menggeluti tari ketika duduk dibangku SMP\, dan masuk ke sanggar tari klasik YSAB. Lulus kuliah\, ia bekerja di kantor digital marketing selama 2 tahun. Selama 2 tahun ia tidak menari lagi. Ia pun sempat beralih ke musik untuk merilis single lagunya. Kini\, ia merasa mempunyai panggilan hati dan kerinduan untuk kembali ke dunia tari. \nPutri Lestari tergabung dalam sanggar tari yg menekuni ilmu dan praktik tradisi Pekalongan sejak kecil. Dalam perjalananan mendalami seni tradisi\, ia merasakan adanya kenyamanan. Memasuki jenjang SMP – SMA ia mulai akrab dengan tari-tarian yang seringkali dipentaskan dalam acara kedinasan. Dalam kurun waktu 6 tahun\, ia menjalani praktik ini tanpa jeda. Ia mengenyam pendidikan di ISI Yogyakarta. \nSekar Tri Kusuma mulai nyantrik dan belajar tari tradisi sejak dini. Saat lebih dewasa\, ia tertarik mencoba genre Kpop dan modern dance. Saat dewasa\, ia kembali mempelajari tari tradisi dan mulai aktif untuk berkesenian. Sekar juga membentuk sebuah festival bersama komunitas di lingkungannya. Hingga saat ini ia masih aktif berkarya\, karya termutakhirnya adalah ‘Splinter Of An Age’ tahun 2023 yang dipentaskan di Sekolah Seni Tubaba -Lampung. \nTheresa Carla Kartika Freitas bermula dari tari tradisi – kreasi\, kemudian beralih ke KPOP Dance\, saat ini menyukai genre tari modern dan kontemporer. Ia mempunyai keyakinan bahwa ia akan dan ingin terus berada di dunia tari\, namun gejolak keraguan tentang masa depan membuatnya kadang merasa kebingungan. Hingga saat ini ia terus meyakinkan diri untuk terus belajar bahwa tari akan menjadi suatu pijakan pilihan masa depannya.
URL:https://indonesiakaya.com/event/rikma-2-oleh-mad-laboratory/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/10/gik7oktober-1x1-b.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231008T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231008T160000
DTSTAMP:20260422T193603
CREATED:20231001T081700Z
LAST-MODIFIED:20231002T041834Z
UID:73605-1696777200-1696780800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kipas-Kipas Asmara oleh Didik Nini Thowok
DESCRIPTION:Didik Nini Thowok berkolaborasi dengan Mila Rosinta dalam karya tari indah menggunakan kipas sebagai sarana ekspresi. Kipas dapat dipergunakan dalam berbagai ragam tarian\, baik lembut maupun energetik. Tarian yang merupakan kombinasi antara tradisi dan juga kreasi ini diharapkan dapat menghibur para penonton. \nDidik Nini Thowok terlahir dengan nama Didik Hadiprayitno yang lahir di Temanggung 13 November 1954. Lulus dari ASTI (sekarang ISI ) pada tahun 1982 Pada tahun 1980 mendirikan sanggar bernama Natya Lakshita yang hingga kini telah memiliki ribuan anak didik dan telah menelurkan berbagai jenis profesi. Kepiawaian menirukan gerakan perempuan diwujudkan dalam bentuk tarian sehingga Ia terkenal sebagai penari Cross Gender dengan mengusung jenis tarian Kreasi Baru dengan mengambil culture dari berbagai daerah di seluruh Indonesia seperti Bali\, Sunda\, Banyuwangi\, Kalimantan\, Sumatra dan lain sebagainya. \nMila Rosinta Totoatmojo sudah belajar menari sejak kecil dan acapkali mengikuti perlombaan tari di berbagai tingkatan. Tahun 2004 Ia pindah ke Yogyakarta untuk mendalami budaya Jawa serta menyelesaikan studi nya di Institut Seni Indonesia/ ISI pada tahun 2011 dan melanjutkan studinya di Pascasarjana. Hingga saat ini\, Mila telah menciptakan puluhan karya tari dari tari tradisi hingga kontemporer dan di tahun 2015 ia mendirikan Sanggar Bernama Mila Art Dance School.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kipas-kipas-asmara-oleh-didik-nini-thowok-dan-mila-rosinta/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/10/gik8okt-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231014T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231014T160000
DTSTAMP:20260422T193603
CREATED:20231008T095547Z
LAST-MODIFIED:20231009T101729Z
UID:73829-1697295600-1697299200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kaya Berwarna oleh Titimangsa
DESCRIPTION:Pementasan ini akan merefleksikan perjalanan seorang pemuda yang mencari dan terus berproses dalam upayanya terkoneksi dengan masa kini dan lingkungan sekitar. Refleksi perjalanan pencarian dan proses ini diwujudkan dalam diri satu orang aktor yang berperan sebagai seniman. \nMulai bertumbuh\, mencari bentuk\, bertemu penontonnya\, upayanya dalam merawat kekaryaan dan hubungannya dengan lingkungan sekitarnya diceritakan dalam pementasan ini. \nTitimangsa adalah yayasan nirlaba yang bergerak di bidang budaya\, khususnya menghidupkan karya sastra ke dalam seni pertunjukan. \nKerja Titimangsa sudah tercatat sejak tahun 2006 hingga 2023 ini\, Titimangsa sudah mementaskan kurang lebih sebanyak 63 produksi yang sebagian besar merupakan alih wahana dari karya sastra menjadi bentuk lain. Sepanjang perjalanannya\, Titimangsa telah bekerja dengan seniman kolaborator lintas media dan profesi.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kaya-berwarna-oleh-titimangsa/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/10/IMG_6193.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231021T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231021T160000
DTSTAMP:20260422T193603
CREATED:20231016T020603Z
LAST-MODIFIED:20231016T064205Z
UID:74207-1697900400-1697904000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Drama Komedi "Reuni Nestapa: Cita-Cita Dibalas Realita" oleh Jakarta Movin
DESCRIPTION:Pertunjukan ini bercerita tentang Agus\, seorang pemuda yang bercita-cita ingin menjadi aktor seperti Reza Rahadian. Hadir Tuti\, sosok sahabat dan pendukung nomor satu Agus\, yang belum menemukan tujuan dalam hidupnya. Dengan perbedaan sifat\, latar belakang\, dan keinginan mereka\, Agus dan Tuti akan melewati perjalanan pendewasaan mereka masing-masing. \nJakarta Movin berdiri sebagai sebuah komunitas seni pertunjukan pada tahun 2014 dengan tujuan sederhana yaitu menjadi wadah kreatif bagi pemuda untuk bersatu dalam format karya kesenian yang paling kolaboratif\, mengandung unsur musik\, tari\, keaktoran\, penulisan\, desain\, serta manajemen dan teknis yang menantang\, yaitu teater musikal. \nKini Jakarta Movin terus bergerak menjadi salah satu kelompok terdepan di industri teater musikal Indonesia\, khususnya melalui karya-karya kolaborasi lintas industri\, diantaranya pada Musikal Petualangan Sherina yang sold out sebanyak tiga kali musim pemanggungan di tahun 2017\, 2018\, dan 2022 berkolaborasi dengan Miles Films\, serta Teater Musikal Cek Toko Sebelah di tahun 2022\, berkolaborasi dengan Ernest Prakasa dan Starvision. Dalam berbagai kesempatan\, Jakarta Movin telah berkolaborasi dengan seniman-seniman hebat diantaranya\, Reza Rahadian\, Yura Yunita\, Isyana Sarasvati\, Reza Chandika\, Lea Simanjuntak\, Morgan Oey\, Kristo Immanuel\, dan Sivia Azizah\, baik di atas panggung maupun pada medium layar. \nSembari terus meningkatkan kualitas produksi dan bereksplorasi secara kreatif\, Jakarta Movin tetap mempertahankan fungsinya sebagai komunitas dengan diadakannya audisi terbuka pada setiap produksi besar untuk memberikan kesempatan bagi para talenta muda berpotensi untuk memulai kiprahnya di industri seni pertunjukan. Dan wadah yang telah terbangun terus menjadi tempat berkembang\, tempat mendengar dan didengar\, dan tempat memahami hal-hal yang penting dalam balutan kesenian.
URL:https://indonesiakaya.com/event/drama-komedi-reuni-nestapa-cita-cita-dibalas-realita-oleh-jakarta-movin/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/10/gik21okt-rev-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231028T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231028T160000
DTSTAMP:20260422T193603
CREATED:20231023T022625Z
LAST-MODIFIED:20231023T023645Z
UID:74396-1698505200-1698508800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Gelora Muda oleh Teater Abnon Jakarta
DESCRIPTION:Pertunjukan ini menceritakan tentang keempat muda-mudi Jakarta yang sedang membuat tugas video. Mereka bertemu dengan Jayadi\, si pemuda pecinta budaya Betawi yang menjadi korban perundungan dari Arman\, si anak metropolitan. Bagaimana Jayadi melalui masa kelam dengan Arman dan Kusuma? Berani kah Jayadi menebar percikan asmara untuk Juleha? \nDi tengah lika liku perjalanan dari Bundaran HI\, Museum Perumusan Naskah Proklamasi\, Museum Sumpah Pemuda\, Pasar Gambir\, Pasar Baru\, dan Gang Kelinci yang memiliki keunikan serta sejarahnya masing-masing. Mereka menyadari bahwa gelora muda sangat dibutuhkan untuk meneruskan perjuangan para pahlawan di era milenial ini\, dengan harapan bisa menjadi contoh bagi anak-anak muda untuk terus mengingat perjuangan para pahlawan. \nYayasan Teater Abang None Jakarta adalah yayasan berbasis komunitas yang bergerak di bidang seni dan budaya. Khususnya seni pertunjukkan\, budaya Betawi\, yang anggotanya berasal dari alumni maupun mereka yang masih menjabat sebagai Abang None Jakarta. \nYayasan Teater Abang None Jakarta atau biasa disebut Teater Abnon berdiri sebagai wadah ekspresi seni dan talenta dari Abang None Jakarta serta aksi nyata dari tujuan dan tugas dari Abang None dalam melestarikan seni dan budaya Betawi\, khususnya kepada generasi muda serta masyarakat umum. \nTeater Abnon ini berdiri atas prakarsa Maudy Koesnaedi (None Jakarta 1993) sebagai bentuk sumbangsih dan usaha dalam melestarikan budaya Betawi\, serta sarana untuk memotivasi dan memberikan kesempatan kepada para Abang None Jakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/gelora-muda-oleh-teater-abnon-jakarta/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/10/gik-28oktober-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231028T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231028T190000
DTSTAMP:20260422T193603
CREATED:20231023T045733Z
LAST-MODIFIED:20231023T050838Z
UID:74438-1698519600-1698519600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Gelora Muda oleh Teater Abnon Jakarta - 19:00
DESCRIPTION:Pertunjukan ini menceritakan tentang keempat muda-mudi Jakarta yang sedang membuat tugas video. Mereka bertemu dengan Jayadi\, si pemuda pecinta budaya Betawi yang menjadi korban perundungan dari Arman\, si anak metropolitan. Bagaimana Jayadi melalui masa kelam dengan Arman dan Kusuma? Berani kah Jayadi menebar percikan asmara untuk Juleha? \nDi tengah lika liku perjalanan dari Bundaran HI\, Museum Perumusan Naskah Proklamasi\, Museum Sumpah Pemuda\, Pasar Gambir\, Pasar Baru\, dan Gang Kelinci yang memiliki keunikan serta sejarahnya masing-masing. Mereka menyadari bahwa gelora muda sangat dibutuhkan untuk meneruskan perjuangan para pahlawan di era milenial ini\, dengan harapan bisa menjadi contoh bagi anak-anak muda untuk terus mengingat perjuangan para pahlawan. \nYayasan Teater Abang None Jakarta adalah yayasan berbasis komunitas yang bergerak di bidang seni dan budaya. Khususnya seni pertunjukkan\, budaya Betawi\, yang anggotanya berasal dari alumni maupun mereka yang masih menjabat sebagai Abang None Jakarta. \nYayasan Teater Abang None Jakarta atau biasa disebut Teater Abnon berdiri sebagai wadah ekspresi seni dan talenta dari Abang None Jakarta serta aksi nyata dari tujuan dan tugas dari Abang None dalam melestarikan seni dan budaya Betawi\, khususnya kepada generasi muda serta masyarakat umum. \nTeater Abnon ini berdiri atas prakarsa Maudy Koesnaedi (None Jakarta 1993) sebagai bentuk sumbangsih dan usaha dalam melestarikan budaya Betawi\, serta sarana untuk memotivasi dan memberikan kesempatan kepada para Abang None Jakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/gelora-muda-oleh-teater-abnon-jakarta-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2023/10/gik-28oktober-1x1-19.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR