BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20230101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20240713T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20240713T200000
DTSTAMP:20260518T035537
CREATED:20240706T151602Z
LAST-MODIFIED:20240706T153528Z
UID:85492-1720897200-1720900800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Ballet ABC oleh Ballet.id - 19.00
DESCRIPTION:Kisah pendek tentang ballerina cilik yang ingin mengenal dan memahami ballet lebih dalam. Suatu hari saat sedang berlatih ballet\, ia bertanya kepada gurunya tentang bagaimana sejarah kemunculan ballet. Sang guru dengan senang hati menceritakan kepada murid-muridnya tentang bagaimana ballet pertama kali muncul. \nCerita ini dimulai pada abad ke-15 pada zaman Renaissance di Italia. Pada abad ke-16\, ballet mulai berkembang di Prancis dan satu abad kemudian mulai dibakukan. Ballet sendiri masuk ke Indonesia pada tahun 1929\, pada masa penjajahan Belanda. Ada beberapa penari Indonesia yang berkesempatan mempelajari tari ballet ini dari orang-orang Belanda\, hingga akhirnya pada tahun 1950-an\, sekolah-sekolah ballet mulai dipimpin oleh orang-orang Indonesia\, berinteraksi dan berintegrasi dalam kesenian Indonesia\, dan turut mewarnai dunia tari Indonesia. \nTak banyak masyarakat yang mengetahui sejarah kemunculan ballet\, perkembangannya\, dan bagaimana ballet masuk ke Indonesia\, berinteraksi dengan kebudayaan Indonesia\, serta turut mewarnai kesenian di Indonesia. Dalam pertunjukan ini\, penonton diajak berkenalan lebih jauh dengan dunia ballet sambil turut merasakan bergerak dan bernostalgia dengan lagu anak-anak Indonesia. \nYayasan Bina Ballet Indonesia (Ballet.id) adalah organisasi non-profit yang berdiri sejak tahun 2014. Atas dasar kecintaan pada dunia tari\, khususnya ballet dan kontemporer\, Ballet.id hadir untuk turut membangun ekosistem dunia ballet Indonesia\, membantu penari-penari Indonesia agar dapat berkembang seutuhnya\, membawa ballet kepada masyarakat agar seniman-seniman tari lebih dikenal dan dihargai. Tiga program utama Ballet.id untuk mewujudkan visi-misinya adalah Pendidikan (lokakarya dan masterclass)\, Pertunjukan (showcase & gala) dan Program Pengabdian kepada Masyarakat (kelas-kelas gratis bagi anak-anak kurang mampu dan difabel). \nProgram-program yang dilaksanakan di Ballet.id diharapkan dapat menjadi pintu 2 arah bagi Indonesia dan dunia\, mampu menempatkan Indonesia di peta tari dunia dan juga menjadi pintu bagi dunia internasional untuk mengenal talenta tari Indonesia dan kebudayaan Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/ballet-abc-oleh-ballet-id-19-00/
LOCATION:Galeri Indonesia Kaya\, Grand Indonesia – West Mall Lantai 8\, Jl. M.H. Thamrin No.1\, Jakarta\, DKI Jakarta\, 10230\, Indonesia
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/07/GIK-13juli-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20241103T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20241103T220000
DTSTAMP:20260518T035537
CREATED:20241101T163905Z
LAST-MODIFIED:20241102T224148Z
UID:88932-1730664000-1730671200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Festival Nan Jombang Tgl3\, Edisi November 2024: Menggali Doa dan Ekspresi Batin Ibu “Pituah Mandeh”
DESCRIPTION:Festival Nan Jombang Tgl3 akan kembali hadir pada 3 November 2024 dengan penampilan khas dari Rumah Gadang Indonesia\, Kota Padang. Dalam Festival Nan Jombang Tgl3 ini\, pertunjukan utama akan mengangkat tema “Dendang Buai Anak\,” yang menyoroti bagaimana seorang ibu menaruh doa\, harapan\, dan ekspresi batin untuk anaknya. \nPertunjukan ini menggambarkan betapa besarnya asa seorang ibu bagi kesuksesan buah hatinya. Namun\, di sisi lain\, ada juga kisah pilu ketika sang anak acap kali lupa untuk pulang\, sementara senyuman dan asa selalu menantinya di rumah. Pada Festival Nan Jombang Tgl3 Rumah Gadang Indonesia lewat pertunjukan “Pituah Mandeh” menawarkan pandangan mendalam akan cinta dan keikhlasan seorang ibu\, diiringi dendang dan gerakan tarian tradisional yang menyentuh hati. \nSejak dilaksanakan pertama kali pada tahun 2013\, Festival Nan Jombang Tgl3 telah menjadi agenda seni yang ditunggu-tunggu\, berkat dukungan penuh dari Bakti Budaya Djarum Foundation sebagai sponsor. Festival ini merupakan bentuk apresiasi Maestro Tari Ery Mefri terhadap seni tradisi\, yang menjadi inspirasi utama dalam karya-karya kontemporernya bersama Nan Jombang Dance Company. \nFestival Nan Jombang Tgl3 bukan sekadar perhelatan budaya\, tetapi juga ungkapan terima kasih Ery Mefri kepada akar seni tradisi yang telah memberikan fondasi kuat dalam perkembangan tari kontemporer di Indonesia. Para penonton akan dibawa menyelami makna mendalam dari budaya Minangkabau yang hidup dalam tarian penuh makna\, doa\, dan harapan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/festival-nan-jombang-tgl3-edisi-november-2024-menggali-doa-dan-ekspresi-batin-ibu-pituah-mandeh/
LOCATION:Gedung Pertunjukan Manti Menuik\, Ladang Tari Nan Jombang – Padang
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-10-30-at-5.19.46-PM.jpeg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20241109
DTEND;VALUE=DATE:20241111
DTSTAMP:20260518T035537
CREATED:20241101T165548Z
LAST-MODIFIED:20241102T224209Z
UID:88936-1731110400-1731283199@indonesiakaya.com
SUMMARY:Festival berbasis penciptaan tari koreografer muda Sumatera Barat
DESCRIPTION:Festival MenTari hadir sebagai ruang dan wadah bagi para koreografer muda untuk bereksperimen\, menciptakan\, dan mempresentasikan karya baru yang inovatif. Inisiasi dari SEKOCI (Serikat Koreografer Cahaya Indonesia) ini\, bekerja sama dengan Yayasan Seni Tari Indonesia (YSTI)\, bertujuan membangun ekosistem seni tari yang inklusif di Sumatera Barat. Sejak tahun 2021\, Festival MenTari telah menyediakan ruang untuk 22 koreografer Sumatera Barat\, melibatkan 5 koreografer dari luar Sumatera Barat\, dan 8 orang mentor ahli interdisipliner. \nTahun ini\, Festival MenTari mengusung tema “Pemberhentian”. Salah satu inovasi Festival MenTari tahun ini yaitu program On Site. Koreografer terpilih berkesempatan berinteraksi langsung dengan mentor (khususnya koreografi dan musik tari) dalam suasana kondusif dan inspiratif. Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan artistik holistik\, memungkinkan interaksi personal\, dan menghasilkan karya berkualitas tinggi. \nJangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan dan mendukung karya-karya menakjubkan ini! Mari hadir dan ramaikan\, serta jadilah bagian dari perkembangan seni pertunjukan di Sumatera Barat! \nCatat tanggalnya dan ajak teman-temanmu! Jangan lupa follow kami untuk info lebih lanjut!
URL:https://indonesiakaya.com/event/festival-berbasis-penciptaan-tari-koreografer-muda-sumatera-barat/
LOCATION:Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam ISI Padang Panjang
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2024/11/gik-9nov-15-1x1-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20250814
DTEND;VALUE=DATE:20250819
DTSTAMP:20260518T035537
CREATED:20250813T144554Z
LAST-MODIFIED:20250814T060912Z
UID:94748-1755129600-1755561599@indonesiakaya.com
SUMMARY:Mencari Semar Oleh Teater Koma
DESCRIPTION:Semar\, sang panakawan bijak\, pensiun. Dalam dirinya ditanamkan Jimat Kalimasada. Tugasnya kini mencari pewaris Jimat tersebut. Tapi Semar sangat menikmati masa pensiunnya\, sehingga Jimat Kalimasada mengurungnya dalam dimensi putaran waktu. Semar terus menjalani masa pensiunnya berulang-ulang. \nZaman bergulir\, manusia menciptakan robot. Sayangnya\, Perintah Utama\, program etika luhur para robot dirusak oknum-oknum haus kekuasaan. Para robot bisa menyakiti bahkan membunuh manusia serta menghancurkan robot lain. Dan akhirnya manusia punah. \nRobot-robot mendirikan Kekaisaran Nimacha. Tapi karena Perintah Utama yang rusak\, kekacauan dan perang tetap ada. Tanpa adanya manusia untuk memperbaiki Perintah Utama\, para robot sadar\, mereka terancam punah. Mereka mencari solusi\, dan menemukan catatan sejarah tentang Jimat Kalimasada. \nPara robot berhasil melacak keberadaan Jimat Kalimasada\, dan juga keberadaan Semar. Mereka pun menangkap Semar. Tujuan mereka\, menarik keluar Jimat Kalimasada dari dalam Semar\, agar kekuatan jimat itu bisa dipakai untuk memulihkan Perintah Utama. \nSutiragen\, istri Semar\, mengumpulkan panakawan lain untuk menyelamatkan Semar. Apakah mereka mampu menghadapi kekuatan para robot dari Kekaisaran Nimacha? \n  \nTEATER KOMA\, produksi ke-235\, 2025 \n  \nNaskah Karya & Sutradara : RANGGA RIANTIARNO \n  \nPemain: \nBUDI ROS • RITA MATU MONA • DAISY LANTANG  • EMANUEL HANDOYO \nLUTFI ARDIANSYAH • BAYU DHARMAWAN SALEH • ANGGA YASTI • NINO BUKIR \nDANA HASSAN • ANDHINI PUTERI • SIR ILHAM • DODI GUSTAMAN • ZULFI RAMDONI • DLL. \n  \nPEKERJA: \nAsisten Sutradara : ADRI PRASETYO • Pengarah Musik : FERO A. STEFANUS \nSkenografi & Multimedia : DEDEN BULQINI • Perancang Cahaya : FAJAR OKTO  \nPerancang Gerak : RATNA ULLY • Perancang Rias & Rambut : SENA SUKARYA  \nPerancang Busana : RIMA ANANDA • Perancang Suara : BONA \nPengarah Teknik : TINTON PRIANGGORO • Instruktur Vokal : AJENG DESTRIAN  \nPerancang Grafis : SAUT IRIANTO MANIK • Manajer Panggung : BAYU DHARMAWAN SALEH Pemimpin Produksi : RASAPTA CANDRIKA • Produser : RATNA RIANTIARNO \n  \nTentang Penyelenggara \nTEATER KOMA \nDidirikan di Jakarta\, 1 Maret 1977. \nHingga 2025\, sudah memproduksi lebih dari 230 pementasan\, baik di televisi maupun di panggung. Perkumpulan Kesenian non-profit ini\, mengawali kegiatan dengan para seniman yang disebut sebagai Angkatan Pendiri. Kini\, kelompok didukung sekitar 30 anggota aktif dan 50 anggota yang bergabung jika waktu dan enerjinya memungkinkan. \nTEATER KOMA banyak menggelar karya N. Riantiarno. Juga menggelar karya dramawan kelas dunia; antara lain William Shakespeare\, Georg Buchner\, Bertolt Brecht\, Moliere\, Aristophanes\, Arthur Miller\, Beaumarchaise\, George Orwell\, Alfred Jarre\, Friedrich Schiller\, Friedrich Durrenmatt\, dan Evald Flisar. \nTeater Koma sekarang tetap berusaha mengomentari dan mengkritik keadaan sosial dan politik. Itulah yang akan selalu jadi misi utama Teater Koma. Baik itu dengan tema naskah saduran dramawan Eropa; naskah bertema wayang; terinspirasi dari legenda-legenda Tionghoa atau pun naskah karya asli N. Riantiarno; hingga ke pentas-pentas pendek yang kami tayangkan secara daring sebagai bagian dari upaya berkarya di tengah pandemi. TEATER KOMA senantiasa berupaya bersikap optimistis. Berharap teater berkembang sehat\, bebas dari pengaruh politik praktis\, menjadi tontonan yang bermakna dan dibutuhkan masyarakat.     \nMelanjutkan visi N. Riantiarno yang wafat Januari 2023\, TEATER KOMA tetap yakin\, teater bisa menjadi salah satu jembatan menuju suatu keseimbangan batin dan jalan bagi terciptanya kebahagiaan yang manusiawi. Jujur\, bercermin lewat teater\, diyakini pula sebagai salah satu cara untuk menemukan kembali peran akal sehat dan  budi-nurani. \nTEATER KOMA\, kelompok kesenian nirlaba yang konsisten dan produktif. Dikenal punya banyak penonton yang setia. Pentas-pentasnya sering digelar lebih dari 2 minggu\, bahkan pernah berpentas lebih dari satu bulan. \n  \n\n\n\nHARGA NORMAL\n\n\nWeekday (Rabu – Kamis)\n KAT 1    : Rp. 550.000\,- \n KAT 2 : Rp. 725.000\,- \n KAT 3 : Rp. 375.000\,- \n KAT 4 : Rp. 275.000\,- \n KAT 5 : Rp. 175.000\,- \n KAT 6 : Rp. 100.000\,-  \n\n\nWeekend (Jumat – Sabtu – Minggu)\n KAT 1 : Rp. 650.000\,- \n KAT 2 : Rp. 850.000\,- \n KAT 3 : Rp. 450.000\,- \n KAT 4 : Rp. 325.000\,- \n KAT 5 : Rp. 225.000\,- \n KAT 6 : Rp. 150.000\,-  \n\n\n\n  \n\n\n\nHARGA PROMO BCA\n\n\nWeekday (Rabu – Kamis)\n KAT 1 : Rp. 550.000\,-  = Rp. 500.000\,-\n KAT 2 : Rp. 725.000\,-  = Rp. 650.000\,-\n KAT 3 : Rp. 375.000\,-  = Rp. 325.000\,-\n KAT 4 : Rp. 275.000\,-  = Rp. 250.000\,-\n KAT 5 : Rp. 175.000\,-  = Rp. 147.500\,-\n KAT 6 : Rp. 100.000\,-  = tidak diskon \n\n\nWeekend (Jumat – Sabtu – Minggu)\n KAT 1 : Rp. 650.000\,-  = Rp. 600.000\,-\n KAT 2 : Rp. 850.000\,-  = Rp. 775.000\,-\n KAT 3 : Rp. 450.000\,-  = Rp. 400.000\,-\n KAT 4 : Rp. 325.000\,-  = Rp. 300.000\,-\n KAT 5 : Rp. 225.000\,-  = Rp. 200.000\,-\n KAT 6 : Rp. 150.000\,-  = tidak diskon 
URL:https://indonesiakaya.com/event/mencari-semar-oleh-teater-koma/
LOCATION:Ciputra Artpreneur Theater
CATEGORIES:Agenda Budaya,Galeri Indonesia Kaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2025/08/Website-GIK-MS-700x700-pxl.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR