BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20190101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200808T061500
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20201010T000000
DTSTAMP:20260519T094913
CREATED:20201022T031114Z
LAST-MODIFIED:20201022T075127Z
UID:36165-1596867300-1602288000@indonesiakaya.com
SUMMARY:ARTJOG 2020: Resilience
DESCRIPTION:Festival seni kontemporer\, ARTJOG akan kembali menggelar perhelatannya pada tahun 2020. Dengan mengusung tema "Resilience"\, ARTJOG menawarkan semangat untuk terus bergerak dan menguji ketahanan ARTJOG sebagai sebuah festival yang telah berlangsung selama 12 tahun. Perhelatan ARTJOG kali ini akan disuguhkan dengan presentasi gabungan antara daring dan luring. ARTJOG: RESILIENCE akan dilangsungkan dari 8 Agustus hingga 10 Oktober 2020 di www.artjog.co.id dan Jogja National Museum. Publik akan diajak menyaksikan presentasi audio visual yang akan memberikan pengalaman baru dalam menikmati pameran seni. Selain itu\, pameran secara fisik juga masih dapat disaksikan secara langsung dengan pembatasan jumlah pengunjung dan dengan prosedur kesehatan yang sesuai dengan arahan pemerintah. Tidak ada seremoni khusus di lokasi\, hanya terjadi di dunia maya. \nProgram pameran juga akan terus diiringi oleh kehadiran program-program edukasi seperti Curatorial Tour dan Meet the Artist yang akan dilangsungkan secara daring. Selain program pameran\, akan hadir pula program ARTCARE yang dimaksudkan sebagai salah satu wujud kepedulian seniman dan pegiat seni untuk turut berkontribusi kepada seniman Indonesia dan masyarakat luas yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Murakabi Movement\, akan hadir sebagai program baru. Murakabi merupakan sebuah gerakan lintas disiplin yang diusung oleh seniman\, arsitek\, intelektual dan aktivis gerakan sosial. Dengan mengusung semangat lokal (indigenous) dan kelestarian alam\, kali ini Murakabi mencoba menyuguhkan gabungan unsur material dan spiritual yang terwujud dalam unsur sandang\, pangan\, papan dan puisi. \nDi tengah krisis yang disebabkan oleh pandemi COVID-19\, para seniman tidak pernah berhenti berkarya. Pemanfaatan teknologi semakin dioptimalkan\, dan kreativitas terus lahir. Hal ini menegaskan karakter para pekerja seni Indonesia yang lentur\, gigih dan kreatif. ARTJOG: RESILIENCE adalah sebuah peristiwa seni yang tidak sekadar menawarkan refleksi artistik para seniman atas kondisi mutakhir seni di Indonesia pada masa pandemi COVID-19. Lebih jauh\, kegiatan ini juga ingin memaksimalkan semua potensi yang dimiliki oleh ekosistem seni rupa di Indonesia. Nikmati perjalanan ARTJOG: RESILIENCE secara daring melalui sajian konten video pameran yang akan hadir setiap akhir pekan dan bermacam agenda program edukasi. Informasi lengkap: www.artjog.co.id.
URL:https://indonesiakaya.com/event/artjog-2020-resilience/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/artjog-2020-resilience-07umZo.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20201012T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20201012T193000
DTSTAMP:20260519T094913
CREATED:20201022T031057Z
LAST-MODIFIED:20201023T085407Z
UID:36144-1602531000-1602531000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Amongster #1: Tubuh di Antara
DESCRIPTION:Amongster adalah pertunjukan koreografi kotemporer yang mengakar pada tradisi Lengger Lanang Banyumasan. Karya ini dibuat Otniel Tasman sebagai perayaan atas perjalanan tubuhnya selama 10 tahun berkarya menyelami semesta Lengger. Selayaknya perjalanan\, tubuh Lengger Otniel telah mengalami begitu banyak hal yang melahirkan kesimpulan bahwasanya identitas lengger yang ia jalani jauh dari kebenaran tunggal\, dan terpisah dari definisi umum soal gender\, seksualitas\, agama\, struktur sosial\, dan batas-batas yang umum diamini masyarakat. \nDalam upaya merekonstruksi perjalanannya\, Otniel meracik karya ini dengan film tari\, serta komposisi musik yang dikolaborasikan dalam laku eksperimental. Pertemuan lintas-disiplin ini adalah upaya rekonstruksi\, perayaan\, serta refleksi atas tubuh Lengger yang Otniel hidupi selama ini. Zen Al Ansory\, sutradara kelahiran Solo adalah kolaborator film sekaligus direktur visual untuk pentas ini. Sementara musik noise akan digubah oleh Mahamboro\, seorang musisi kontemporer yang mengusung musik eksperimental dalam karya-karyanya. \nSebelum matang menjadi Amongster #1: Tubuh di Antara\, proses pengembangan karya ini telah berlangsung lama. Proses riset dilakukan secara berkala\, yaitu sejak bulan Agustus 2019 dengan mewawancarai narasumber secara mendalam. Pandemi COVID-19 yang kemudian terjadi hingga hari ini membuat Otniel bersiasat melanjutkan risetnya dengan metode baru yaitu wawancara daring. Sebagai tindak lanjut dan respon selama pandemi\, proses riset daring ini didokumentasikan dan ditayangkan di Youtube dalam tajuk Artdaptation. \nSetelah ini\, Amongster masih akan dikembangkan lagi menjadi karya yang lebih matang. Seperti tubuhnya yang terus melalui perjalanan\, karya ini sendiri juga belum menjumpai destinasi akhirnya.
URL:https://indonesiakaya.com/event/amongster-1-tubuh-di-antara/
CATEGORIES:Agenda Budaya
END:VEVENT
END:VCALENDAR