BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20190101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200723T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200827T000000
DTSTAMP:20260519T113502
CREATED:20201022T031120Z
LAST-MODIFIED:20240405T035323Z
UID:36175-1595534400-1598486400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertama di Indonesia: #MusikalDiRumahAja\, Angkat Cerita Rakyat Dengan Kemasan Modern
DESCRIPTION:Penyebaran virus Covid-19 yang menyebar secara cepat di berbagai negara\, termasuk di Indonesia\, membuat pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan Social Distancing atau menganjurkan masyarakat untuk membatasi interaksi sosialnya. Keadaan ini berdampak pada semua profesi pekerjaan\, termasuk sektor industri kreatif yang menaungi para pekerja seni. Pandemi ini membuat banyak acara seni\, khususnya seni pertunjukan panggung yang mengalami pembatalan hingga waktu yang belum ditentukan. \nKeadaan ini mengakibatkan hilangnya panggung ruang kreasi bagi pekerja seni. Hal ini mendorong Indonesiakaya.com yang bekerja sama dengan BOOW LIVE untuk menyajikan ruang kreasi virtual bagi para pekerja seni untuk menampilkan karyanya. Untuk pertama kalinya di Indonesia\, BOOW LIVE X Indonesiakaya.com mempersembahkan #MusikalDiRumahAja yang menampilkan cerita rakyat Indonesia dengan format online yang dapat disaksikan segera melalui akun YouTube IndonesiaKaya. \n“Selama masa pandemi\, Indonesiakaya.com telah menggelar berbagai kegiatan bertema #DiRumahAja\, mulai dari #NontonTeaterDiRumahAja\, #PuisiDiRumahAja\, #ProsaDiRumahAja\, #WorkshopOnlineDiRumahAja\, #BirthdayKonserDiRumahAja\, dan sekarang adalah #MusikalDiRumahAja. Semua kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendukung seni pertunjukan Indonesia dan memberikan hiburan informatif bagi para penikmat seni yang tengah berada di rumah. Pandemi Covid-19 ini mengubah ruang pentas yang identik dengan bangunan fisik kini berpindah dalam ruang virtual dan mendorong para pekerja seni untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru ini agar ekosistem industri seni pertunjukan tetap bertahan. Namun\, keterbatasan pertemuan fisik tidak membuat kreativitas juga terbatas. Hal ini dibuktikan dengan para pekerja seni yang tergabung dalam program #MusikalDiRumahAja ini yang meski melakukan seluruh proses produksi di rumah masing-masing\, namun menghasilkan suatu karya musikal online yang luar biasa sebagai bukti cinta pada seni pertunjukan Indonesia\,” ujar Renitasari Adrian\, Program Director Indonesiakaya.com. \n#MusikalDiRumahAja ini mengangkat 6 cerita rakyat Indonesia dan melibatkan 6 sutradara teater\, 6 sutradara film\, 6 sinematografer\, 7 penata musik\, serta 44 aktor\, aktris dan penari Indonesia yang akan menampilkan karya dengan tampilan yang berbeda. Kegiatan ini menjadi alternatif bagi para pekerja seni untuk tetap berkarya dan mendukung para pekerja seni panggung budaya yang kehilangan mata pencahariannya di masa pandemi ini. \n“Keadaan pandemi ini memberikan banyak perubahan dalam hidup kita. Tanpa kita sadari banyak hal yang kita takutkan menjadi kenyataan\, namun kita pun belajar untuk beradaptasi dengan situasi baru ini dengan menerima segala kekurangan kita sehingga kita bisa mengasah kembali kelebihan kita. #MusikalDiRumahAja ini menjadi salah satu wadah bagi para pekerja seni untuk tetap berkarya meski dibatasi ruang dan pertemuan fisik. Namun\, hal ini justru mendorong kreativitas para pekerja seni dan menghasilkan sebuah karya yang luar biasa\,” ujar Bayu Pontiagust yang berperan sebagai produser eksekutif #MusikalDiRumahAja. \nEnam cerita rakyat Indonesia yang dibuat dalam dalam kemasan baru ini mengangkat cerita dengan adaptasi dari segi cerita dan penggunaan teknologi secara online untuk kemasan cerita yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Pembuatan dari segi cerita mengikuti dari karakter dari sutradara teater dan film beserta genre musik berdasarkan interpretasi masing-masing sutradara. Elemen dari seni teater\, seni tari\, seni suara dan teknologi film menjadi satu untuk menciptakan karya baru bagi dunia kreatif Indonesia. Semua cerita hampir sebagian besar persiapannya dilakukan secara online dan pengambilan gambar mengikuti aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku. \nCerita rakyat yang ditampilkan juga mengadaptasi ciri khas dari masing-masing pihak yang turut serta sehingga menghasilkan satu cerita dengan tampilan yang berbeda adri cerita lainnya. Ada cerita yang menggunakan studio dengan blue screen dan properti pendukung\, mengusung konsep format 9:16 dan penggunaan tempat duduk putih hingga set studio di dalam sanggar dengan properti hutan\, daun dan lampu untuk memberikan efek hutan sesungguhnya. \n“Kreativitas kolektif dan produksi yang dirancang sedemikian rupa dari para pekerja seni ini akhirnya menghantarkan sebuah karya yang unik dan berbeda namun tetap memuat konten yang padat dengan pesan moral kehidupan zaman sekarang\,” tambah Renitasari. \n#MusikalDiRumahAja ini juga menjadi panggung virtual pertama untuk para peserta Indonesia Menuju Broadway pasca mendapatkan beasiswa pelatihan untuk mendapatkan ilmu panggung dengan standar broadway di Indonesia dan juga menginjakkan kaki ke jantung industri teater broadway\, New York\, Amerika Serikat pada 2019 yang lalu. Kegiatan yang menjadi bagian dari program ruang kreatif Indonesiakaya.com dengan berkolaborasi dengan tim broadway papan atas yang terdiri dari sutradara\, direktur musik\, koreografer\, dan tim pendukung produksi broadway. \nDea Panendra yang juga merupakan salah satu peserta Indonesia Menuju Broadway mengaku antusias untuk turut serta dalam #MusikalDiRumahAja ini. “Pandemi Covid-19 ini membuat banyak kegiatan harus dibatalkan namun keadaan ini membuat kepedulian sesama seniman untuk saling bekerja sama semakin terasa\, bagaimana caranya kita bisa bertahan melalui keadaan ini namun tetap menghasilkan karya yang bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Keterbatasan ruang juga mendorong kita juga belajar mengeksplorasi kemampuan diri dan menggunakan rumah menjadi panggung dan memunculkan ide-ide yang akhirnya menghasilkan sebuah karya yang luar biasa. Jangan sampai ketinggalan untuk menonton setiap episodenya ya!” ujar Dea Panendra yang berperan sebagai Ribayah dalam Malin Kundang. \nIndonesiakaya.com juga menghadirkan sesi Live IG di akun @indonesia_kaya untuk berbincang dengan para peserta Indonesia Menuju Broadway ini. Berikut terlampir jadwal kegiatan tersebut: \n\n\n\nHari\, tanggal\nPukul\nNama Peserta Indonesia Menuju Broadway\n\n\nJumat\, 17 Juli 2020\n19.00 WIB\nGalabby Thahira Lil’li Latisha\n\n\nSabtu\, 18 Juli 2020\n19.00 WIB\nNeona Putri Indam Kamila\n\n\nMinggu\, 19 Juli 2020\n19.00 WIB\nGerardo Tanor Palka Kojansow\n\n\nSenin\, 20 Juli 2020\n19.00 WIB\nEKI Dance (Nala\, Ara\, Kris)\n\n\nSelasa\, 21 Juli 2020\n19.00 WIB\nGusty Pratama Beyon Destiano\n\n\nRabu\, 22 Juli 2020\n19.00 WIB\nAldafi Adnan Desmonda Cathabel\n\n\nKamis\, 23 Juli 2020\n19.00 WIB\nNaura Dea Panendra\n\n\n\nKegiatan #MusikalDiRumahAja juga mengajak para penikmat seni untuk mendukung para Pekerja Seni dan penanganan Covid-19 dengan menyalurkan bantuan melalui website https://kitabisa.com/campaign/boowlive dan mengikuti langkah-langkah berikut: \n\nKlik tombol “DONASI SEKARANG”\nIsi nominal donasi yang ingin diberikan\nPilih metode pembayaran GOPAY/LinkAja/JeniusPay/Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit\nIkuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran\n\nSetiap rupiah yang disumbangkan merupakan uluran tangan penuh arti bagi pekerja seni Indonesia. \n#MusikalDiRumahAja ini dapat disaksikan secara virtual melalui akun Youtube IndonesiaKaya mulai 23 Juli 2020. Setiap cerita rakyat dimuat dalam satu episode yang akan diluncurkan setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB dan dapat disaksikan secara bebas selama tujuh hari ke depan hingga episode baru diluncurkan. \nBerikut adalah jadwal penayangan #MusikalDiRumahAja: \n\n\n\nHari\, tanggal Pukul\nKamis\, 23 Juli 2020 20.00 WIB\n\n\nJudul\nMALIN KUNDANG\n\n\nSutradara Teater\nRama Soeprapto\n\n\nSutradara Film\nPritagita Arianegara\n\n\nPenata Musik & Komposer\nDian HP\n\n\nPenulis Naskah\nTitien Wattimena\n\n\nPemain\nNino Prabowo sebagai Malin Kundang Dea Panendra sebagai Rubayah Desmonda Cathabel sebagai Nur Naura sebagai narator\n\n\n\n  \n\n\n\nHari\, tanggal Pukul\nKamis\, 30 Juli 2020 20.00 WIB\n\n\nJudul\nTIMUN MAS\n\n\nSutradara Teater\, Penulis Naskah dan Libretto\nMhyajo\n\n\nSutradara Film\nBona Palma\n\n\nPenata Musik & Komposer\n Aldhan Prasatya\n\n\nPemain\nGalabby Thahira sebagai Mbok Srini Gerardo Tanor sebagai Penjaga Pinjaman 756 Karina Salim sebagai Timun Mas Besar Lil’li Latisha sebagai Peri Hutan “Kalathea” Neona sebagai Timun Mas Kecil Palka Kojansow sebagai Penjaga Pinjaman 777 Putri Indam Kamila sebagai Peri Hutan “Dandelion” Tanayu sebagai Ratu Peri Hutan Zack Lee sebagai Raksasa Dunia\n\n\n\n  \n\n\n\nHari\, tanggal Pukul\nKamis\, 06 Agustus 2020 20.00 WIB\n\n\nJudul\nRARA J\n\n\nSutradara Teater\nChriskevin Adefrid\n\n\nSutradara Teater\, Koreografer & Manager Panggung\nVenytha Yoshiantini\n\n\nSutradara Film\nNaya Anindita\n\n\nKomposer\, Penata Musik\, Penulis Lirik\n Ivan Tangkulung\n\n\nPenulis Naskah & Lirik\nTitien Wattimena\n\n\nPemain\nDaniel Ongko sebagai Bandung Neala Vangelin sebagai Rara J Damien Errol Jonathans sebagai Workout Influencer Aldafi Adnan sebagai Mukbang Influencer Zaya Fadhlillah sebagai Kpop Influencer Tina Simanjuntak sebagai Mama Rara\n\n\n\n  \n\n\n\nHari\, tanggal Pukul\nKamis\, 13 Agustus 2020 20.00 WIB\n\n\nJudul\nSANGKURIANG\n\n\nSutradara Teater\nMaera\n\n\nSutradara Film & Sinematografer\nTanta Ginting\n\n\nPenata Musik & Komposer\n Ava Victoria & Ifa Fachir\n\n\nPenulis Lirik\nTitien Wattimena & Maera\n\n\nPemain\nTaufan Purbo sebagai Sangkuriang Kikan Namara sebagai Dayang Sumbi Bima Zeno sebagai Tumang Chandra Satria sebagai Radjiman/ Narator\n\n\n\n  \n\n\n\nHari\, tanggal Pukul\nKamis\, 20 Agustus 2020 20.00 WIB\n\n\nJudul\nBAWANG MERAH BAWANG PUTIH\n\n\nSutradara Teater\nSari Madjid\n\n\nSutradara Film\nFajar Nugros\n\n\nPenata Musik & Pencipta Lagu\nHaris Pranowo\n\n\nPenulis Naskah\nTitien Wattimena\n\n\nPemain\nSha Ine Febriyanti sebagai Bawang Merah & Bawang Putih Gabriel Harvianto sebagai Ayah Bawang Putih Netta Kusumah Dewi sebagai Ibu Bawang Merah Olivia Zalianty sebagai Nenek\n\n\n\n  \n\n\n\nHari\, tanggal Pukul\nKamis\, 27 Agustus 2020 20.00 WIB\n\n\nJudul\nLUTUNG KASARUNG\n\n\nSutradara Teater & Koreografer\nRusdy Rukmarata\n\n\nSutradara Film\nNia Dinata\n\n\nPenata Musik & Komposer\nOni Krisnerwinto\n\n\nPenulis Naskah\nTitien Wattimena & Nia Dinata\n\n\nPemain\nEki Dance Company
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertama-di-indonesia-musikaldirumahaja-angkat-cerita-rakyat-dengan-kemasan-modern/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertama-di-indonesia-musikaldirumahaja-angkat-cerita-rakyat-dengan-kemasan-modern1-i41VfY.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200808T061500
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20201010T000000
DTSTAMP:20260519T113502
CREATED:20201022T031114Z
LAST-MODIFIED:20201022T075127Z
UID:36165-1596867300-1602288000@indonesiakaya.com
SUMMARY:ARTJOG 2020: Resilience
DESCRIPTION:Festival seni kontemporer\, ARTJOG akan kembali menggelar perhelatannya pada tahun 2020. Dengan mengusung tema "Resilience"\, ARTJOG menawarkan semangat untuk terus bergerak dan menguji ketahanan ARTJOG sebagai sebuah festival yang telah berlangsung selama 12 tahun. Perhelatan ARTJOG kali ini akan disuguhkan dengan presentasi gabungan antara daring dan luring. ARTJOG: RESILIENCE akan dilangsungkan dari 8 Agustus hingga 10 Oktober 2020 di www.artjog.co.id dan Jogja National Museum. Publik akan diajak menyaksikan presentasi audio visual yang akan memberikan pengalaman baru dalam menikmati pameran seni. Selain itu\, pameran secara fisik juga masih dapat disaksikan secara langsung dengan pembatasan jumlah pengunjung dan dengan prosedur kesehatan yang sesuai dengan arahan pemerintah. Tidak ada seremoni khusus di lokasi\, hanya terjadi di dunia maya. \nProgram pameran juga akan terus diiringi oleh kehadiran program-program edukasi seperti Curatorial Tour dan Meet the Artist yang akan dilangsungkan secara daring. Selain program pameran\, akan hadir pula program ARTCARE yang dimaksudkan sebagai salah satu wujud kepedulian seniman dan pegiat seni untuk turut berkontribusi kepada seniman Indonesia dan masyarakat luas yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Murakabi Movement\, akan hadir sebagai program baru. Murakabi merupakan sebuah gerakan lintas disiplin yang diusung oleh seniman\, arsitek\, intelektual dan aktivis gerakan sosial. Dengan mengusung semangat lokal (indigenous) dan kelestarian alam\, kali ini Murakabi mencoba menyuguhkan gabungan unsur material dan spiritual yang terwujud dalam unsur sandang\, pangan\, papan dan puisi. \nDi tengah krisis yang disebabkan oleh pandemi COVID-19\, para seniman tidak pernah berhenti berkarya. Pemanfaatan teknologi semakin dioptimalkan\, dan kreativitas terus lahir. Hal ini menegaskan karakter para pekerja seni Indonesia yang lentur\, gigih dan kreatif. ARTJOG: RESILIENCE adalah sebuah peristiwa seni yang tidak sekadar menawarkan refleksi artistik para seniman atas kondisi mutakhir seni di Indonesia pada masa pandemi COVID-19. Lebih jauh\, kegiatan ini juga ingin memaksimalkan semua potensi yang dimiliki oleh ekosistem seni rupa di Indonesia. Nikmati perjalanan ARTJOG: RESILIENCE secara daring melalui sajian konten video pameran yang akan hadir setiap akhir pekan dan bermacam agenda program edukasi. Informasi lengkap: www.artjog.co.id.
URL:https://indonesiakaya.com/event/artjog-2020-resilience/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/artjog-2020-resilience-07umZo.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200815T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200816T000000
DTSTAMP:20260519T113502
CREATED:20201022T031112Z
LAST-MODIFIED:20201022T075126Z
UID:36163-1597519800-1597536000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Wayang Orang Bharata mempersembahkan Lakon "Gatotkaca Senopati"
DESCRIPTION:Secara tidak terduga\, Pandemi Corona yang disebabkan Covid-19 melanda seluruh dunia di bulan ketiga di tahun 2020 ini. Membuat semuanya tiba-tiba terhenti. Tantangan bagi awak wayang panggung semakin banyak. Keadaan yang terbentuk karena Pandemi ini menuntut seniman wayang panggung\, seperti Wayang Orang Bharata\, untuk semakin kreatif dan berani melakukan inovasi. Teknologi harus dijadikan teman ketika pentas konvensional di panggung pandemonium dengan penonton di tempat yang sama tidak memungkinkan. \nPentas secara daring\, menggunakan kanal Youtube merupakan salah satu inovasi Wayang Orang Bharata menghadapi situasi “New Normal”. Dengan melakukan pentas secara daring\, maka seniman dapat terus berkarya dan mengeksplorasi pentas serta memanfaatkan teknologi untuk tetap berhubungan dengan para penggemar wayang orang dimanapun berada. \nPada gelar wayang orang daring kali ini Wayang Orang Bharata mempersembahkan lakon “Gatotkaca Senopati” yang akan disiarkan secara live streaming  di kanal Youtube WO BHARATA Official pada Sabtu\, 15 Agustus 2020 pukul 19.30 WIB dan kanal Youtube IndonesiaKaya Minggu\, 16 Agustus 2020 Pukul 19.30 WIB \nSinopsis Gatotkaca Senopati\nBerkisah tentang perjalanan hidup Raden Gatotkaca \, putra dari Raden Bima dari ia lahir hingga dewasa. Raden Gatotkaca dikenal dengan julukan "otot kawat tulang besi". Sebagai seorang Kesatria kesaktiannya luar biasa. Ia mampu terbang di angkasa tanpa menggunakan sayap. Dalam perang Bharatayuda Raden Gatotkaca yang menjadi Senopati pihak Pandawa gugur oleh senjata Kunta milik Adipati Karna\, Senopati dari pihak Kurawa.
URL:https://indonesiakaya.com/event/wayang-orang-bharata-mempersembahkan-lakon-gatotkaca-senopati/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/wayang-orang-bharata-mempersembahkan-lakon-gatotkaca-senopati-0m9S5p.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200815T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200816T000000
DTSTAMP:20260519T113502
CREATED:20201022T031115Z
LAST-MODIFIED:20201022T075128Z
UID:36167-1597521600-1597536000@indonesiakaya.com
SUMMARY:"Rumah Kenangan"\, Pertunjukan Teater Daring Pertama Yang Diproduksi Oleh Bakti Budaya Djarum Foundation Dan Titimangsa Foundation Selama Masa Pandemi
DESCRIPTION:Jakarta\, 11 Agustus 2020 – Titimangsa Foundation bekerja sama dengan Bakti Budaya Djarum Foundation\, mempersembahkan pertunjukan teater daring bertajuk ‘RUMAH KENANGAN’ pada tanggal 15 dan 16 Agustus 2020 pukul 20.00 WIB mendatang di www.indonesiakaya.com. Pementasan ini juga didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\, Yats Colony dan Padepokan Seni Bagong Kussudiardja. \nPertunjukan ini adalah produksi ke-36 dari Titimangsa Foundation. “Rumah Kenangan” adalah sebuah pementasan teater yang dilakukan tanpa penonton dan dialih mediakan ke dalam bentuk film atau disebut juga cinema play. Rekaman pementasan ini yang kemudian akan ditayangkan secara langsung di www.indonesiakaya.com. “Rumah Kenangan” adalah kisah tentang 6 manusia dengan beragam karakter yang diikat karena persaudaraan. Disebabkan oleh pandemic Covid-19\, mereka semua terpaksa berada di satu rumah bersama setelah sebelumnya berpencar. Ternyata segala yang selama ini terpendam\, terbuka secara perlahan di dalam sebuah rumah kenangan. \n“Rumah Kenangan” adalah pertunjukan teater daring pertama yang diproduksi oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dan Titimangsa Foundation selama masa pandemi. Proses latihan diadakan via aplikasi Zoom dengan pemain dan sutradara yang ada di berbagai penjuru kota di Indonesia. Seluruh pemain dan kerabat kerja kemudian berkumpul di Yogyakarta setelah sebelumnya melakukan rapid test dengan hasil non reaktif. Semua pemain dan tim kerja kemudian dikarantina di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja\, akses keluar masuk siapapun yang tak berkepentingan dengan proses produksi\, ditutup. Setiap masuk ruangan\, ada pengecekan suhu badan dan diharuskan untuk mencuci tangan. Minuman suplemen kesehatan selalu tersedia\, agar semua tetap fit. \nProduksi ini diproduseri oleh Happy Salma dan Butet Kartaredjasa. Ide cerita dicetuskan oleh Happy Salma dan naskah ditulis oleh Agus Noor. Agus Noor juga yang menyutradarai pementasan ini. Pementasan ini mengumpulkan nama-nama pemain yang berdedikasi di film dan teater\, yaitu Butet Kartaredjasa\, Ratna Riantiarno\, Happy Salma\, Susilo Nugroho\, Reza Rahadian dan Wulan Guritno. Pentas ini juga melibatkan jejeran kerabat kerja yang telah malang melintang di dunia seni pertunjukan\, yaitu Iskandar Loedin dan Deden Jalaludin Bulqini sebagai Penata Artistik\, Indra Ing sebagai Penata Musik\, Retno Ratih Damayanti sebagai Penata Kostum dan FourColors Production sebagai Tim Alih Media. \nBerkumpulnya tokoh teater dan film dalam garapan ini diharapkan menjadi upaya agar terus bergerak. Menerima keadaan sambil tetap berupaya semampu yang kita bisa. \nHappy menuturkan\, “Proses ini berlangsung kurang lebih 2 bulan. Singkat padat dan bergizi. Semua kisah berpusat di satu rumah dengan beragam kejadian masalah keluarga. Saya deg-degan juga. Tidak tahu jadinya akan seperti apa. Saya hanya memikirkan bahwa bersama kawan-kawan\, panggung harus bergerak. Harus ada langkah nyata bahwa kita masih hidup. Betul yang diucapkan Sutradara dan Penulis Naskah Agus Noor\, bahwa kita mencintai pilihan profesi kita\, kita melakukan sepenuh hati dan menyerahkan pada semesta setelahnya.” \nHappy menambahkan\, “Pentas dilakukan seperti pada umumnya pementasan\, tidak ada cut to cut kecuali perpindahan set. Walau ini teater daring\, tapi keasyikan permainan teater dan ruang peristiwa rasanya tetap terjaga. Tapi tentu energi magis menonton langsung tak akan pernah bisa tergantikan.” \nRenitasari\, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation berujar. “Seni pertunjukan selama masa pandemi mengalami mati suri karena sifatnya yang harus mengumpulkan banyak orang di tempat tertutup secara fisik. Dalam pertunjukan teater daring ‘Rumah Kenangan’ ini\, Bakti Budaya Djarum Foundation bersama Titimangsa Foundation mencoba menghadirkan formula baru dalam menyelenggarakan dan mengapresiasi seni pertunjukan. Seni sebagai salah satu media yang paling berhasil dalam merespon situasi sehingga kesenian selalu berkembang sesuai zaman dan media kesenian dapat beradaptasi dengan beragam kemungkinan. Kami berharap jika formula ini berhasil dilakukan dan mampu mengumpulkan banyak penonton\, seni pertunjukan di Indonesia dapat kembali hidup dan menggeliat.” \n“Rumah Kenangan” dapat disaksikan secara daring di www.indonesiakaya.com pada Sabtu dan Minggu\, 15 dan 16 Agustus 2020 pukul 20.00 WIB. Pementasan ini adalah pementasan dengan tiket berbayar sebesar Rp. 50.000 yang dapat dibeli di www.titimangsa.or.id. Dapatkan kesempatan terbatas membeli tiket early bird seharga Rp. 35.000 dari tanggal 4 – 10 Agustus 2020. \nTunggu apa lagi\, Segera dapatkan tiketmu\, sebelum kehabisan!
URL:https://indonesiakaya.com/event/rumah-kenangan-pertunjukan-teater-daring-pertama-yang-diproduksi-oleh-bakti-budaya-djarum-foundation-dan-titimangsa-foundation-selama-masa-pandemi/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/rumah-kenangan-pertunjukan-teater-daring-pertama-yang-diproduksi-oleh-bakti-budaya-djarum-foundation-dan-titimangsa-foundation-selama-masa-pandemi-RewTf1.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200829T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200830T000000
DTSTAMP:20260519T113502
CREATED:20201022T031105Z
LAST-MODIFIED:20201022T075118Z
UID:36151-1598731200-1598745600@indonesiakaya.com
SUMMARY:The Indonesian Opera Drayang Swargaloka â€œKEKAYIâ€
DESCRIPTION:Situasi Pandemi Covid 19 yang belum diketahui kapan akan berakhir\, tidak menyurutkan kami untuk tetap semangat dalam berkarya. Swargaloka didukung Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mempersembahkan pementasan virtual The Indonesia Opera Drayang Swargaloka dengan judul "KEKAYI" Prahara Ayodya. Sebuah kisah kasih Ramawijaya dan Dewi Sinta yang penuh liku dan romantika. \nKisah ini diawali dari ambisi Dewi Kekayi yang menginginkan Barata anaknya menjadi raja. Hal tersebut mendorongnya untuk mengusir anak tirinya Ramawijaya yang seharusnya berhak menjadi raja. Ramawijaya bersama istrinya Dewi Sinta yang baru saja dipertemukan dalam sebuah sayembara\, rela menuruti kehendak Dewi Kekayi demi menepati janji ayahnya prabu Dasarata. Rama bersama Sinta dan adiknya Lesmana menjalani masa pembuangan selama 13 tahun di hutan Dandaka. Kesedihan dan kebahagiaan\, suka duka dijalani Rama dan Sinta. Cobaan datang mengancam. Godaan datang menyerang\, menguji kesetiaan. Kisah kehidupan Rama dan Sinta penuh perjuangan. Kisah cintanya mengguncang dunia. \nPementasan virtual ini dapat disaksikan secara gratis melalui channel youtube SwargalokaArt pada hari Sabtu\, 29 Agustus 2020 pukul 20.00 wib. Dan di channel youtube IndonesiaKaya pada hari Minggu\, 30 Agustus 2020 pukul 20.00 wib. \nDrayang Swargaloka "KEKAYI" Prahara Ayodya di dukung oleh para bintang wayang orang dan pemain teater unggulan yaitu : Harris Syaus (Dasarata)\, Ariyo Saloko (Ramawijaya)\, Dewi Sulastri (Kekayi)\, Yani Wulandari (Dewi Sinta)\, Bathara SD (Barata)\, penari : Swargaloka School of Performing Art\, pemusik : Dedek Gamelan Orchestra \nPenulis naskah : Irwan Riyadi\, Sutradara : Irwan Riyadi & Bathara Saverigadi\, Penata musik : Dedek Wahyudi & Gregorian Christ Mahendra\, Penata artistik : Fajar Darmanto\, Penata busana : Yani Wulandari\, Pimpinan produksi : Suryandoro \nIG SwargalokaArt\nFB SwargalokaArt\nwww.swargaloka.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/the-indonesian-opera-drayang-swargaloka-aeoekekayiae%c2%9d/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/the-indonesian-opera-drayang-swargaloka-kekayi1-ReoCmv.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200830T130000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200830T130000
DTSTAMP:20260519T113502
CREATED:20201022T031104Z
LAST-MODIFIED:20201022T075117Z
UID:36150-1598792400-1598792400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Online Streaming Pertunjukan Puri Yutopia Permai\, Jagongan Wagen Edisi Agustus 2020
DESCRIPTION:Erlina Rakhmawati\, peraih Hibah Seni PSBK asal Yogyakarta akan menampilkan karya terbarunya yang berjudul Puri Yutopia Permai pada presentasi Jagongan Wagen edisi Agustus 2020. Melalui karya ini\, Erlina akan menghadirkan sebuah realita kaum milenial di kota besar yang harus berhadapan dengan mahalnya biaya hunian. Utopia pun dihadirkan sebagai sebuah satir. \nPadepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) kembali mempersembahkan Jagongan Wagen (JW) edisi keenam tahun ini dalam format alih wahana digital. Proses fasilitasi ruang kreatif keproduksian alih media dan sajian karya telah terlaksana sejak awal bulan Agustus di kompleks art center PSBK dengan menyertakan protokol kesehatan keproduksian pertunjukan. Dalam kemitraan dengan Bakti Budaya Djarum Foundation\, premiere karya baru program Jagongan Wagen akan ditampilkan di portal YouTube IndonesiaKaya pada Minggu\, 30 Agustus 2020 mulai pukul 13:00 WIB. Penayangan Jagongan Wagen juga disertai dengan adanya Closed Caption bagi audiens dengan difabilitas. \nDalam karya Puri Yutopia Permai ini Erlina menyajikan pertunjukan dengan drama musikal. Karya ini mengangkat isu perkotaan yang akrab dengan kaum milenial yaitu tentang mahalnya harga tanah di kota. Harga sewa rumah atau indekos ikut melonjak. Kaum milenial terancam tidak bisa memiliki hunian ideal. Mahalnya harga tanah tidak berbanding lurus dengan tingkat pendapatan rata-rata. Erlina mencoba menggambarkan isu tersebut melalui kisah kelompok musik reguleran yang sedang gundah sebab diusir dari kontrakan karena tidak mampu membayar sewa rumah. Pada sebuah cafe tempat mereka mencari nafkah\, satu-persatu lagu dialunkan. Melalui lirik dari lagu-lagu dan dialog yang dihadirkan\, cerita pun bergulir. Sebuah utopia dihadirkan sebagai satir untuk merespon keadaan ini. “Kalau dari konsep pertunjukan ini musik lebih dari musik\, kami mencoba memasukan elemen-elemen dramatisir musik. Di situ yang menjadi plot cerita dalam narasi adalah lagu-lagu\, ada lima lagu yang akan kami bawakan” demikian imbuh Erlina. \nErlina Rakhmawati merupakan seniman musik & teater kelahiran Yogyakarta tahun 1990. Menulis lagu dan naskah lakon telah menjadi bagian dari hidupnya. Saat ini\, Erlina aktif bermusik sebagai penulis lagu. Ia juga sedang memulai kembali berkontribusi dalam kelompok teater sebagai penulis lakon. Kegelisahannya terkait permasalahan sosial\, diskriminasi pada perempuan\, pergeseran iklim\, dan membangun masyarakat yang menjunjung keberagaman\, kesetaraan\, dan nir-kekerasan\, membuatnya melahirkan satir dalam karya-karyanya. \nSeniman yang ikut berpartisipasi dalam presentasi karya Puri Yutopia Permai ini diantaranya\, Erlina Rakhmawati (Aktor\, Sutradara & Penulis Naskah)\, Adhitya Ari Wibowo (Aktor & Perkusi)\, Afrizal Rahmadani (Aktor & Bass) M. Dinu Imansyah (Aktor & Gitar)\, Syakirina Rahmatuzahra Utami (Aktor & Ukulele)\, Alexandrie Dolly (Aktor)\, Nurrul W.R.Nelwan (Aktor)\, Yusantia Aprian (Aktor)\, dan Menik Sithik (Kru Pendukung). \nPada Senin\, 31 Agustus 2020 pukul 15.30-17.00 WIB akan diadakan Bincang Karya dengan menghadirkan Erlina Rakhmawati tentang karya Puri Yutopia Permai. Dua penanggap yang akan hadir dalam artist talk ini di antaranya adalah Sohifur Ridho’i dari Roka Teater & Irfan R. Darajat dari LARAS Studi Musik. Bincang Karya ini terbuka untuk masyarakat umum\, pendaftaran akan disertakan pada formulir registrasi yang dapat diakses di www.psbk.or.id.
URL:https://indonesiakaya.com/event/online-streaming-pertunjukan-puri-yutopia-permai-jagongan-wagen-edisi-agustus-2020/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/online-streaming-pertunjukan-puri-yutopia-permai-jagongan-wagen-edisi-agustus-2020-bGrXzf.tmp_.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR