BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20190101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200306T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200306T000000
DTSTAMP:20260519T161521
CREATED:20201022T031132Z
LAST-MODIFIED:20201022T075147Z
UID:36193-1583452800-1583452800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Drama Musikal Belakang Panggung Persembahan Lentera Sintas Indonesia Hadir untuk #MulaiBicara
DESCRIPTION:Lentera Sintas Indonesia menghadirkan sebuah drama musikal berjudul "Belakang Panggung" yang bercerita tentang kekerasan seksual. Untuk pertama kalinya di Indonesia\, sebuah pagelaran musikal hadir untuk tidak hanya menghibur\, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap salah satu isu utama di Indonesia dan dunia. Pada awal tahun 2020\, sejumlah kasus pelecehan hingga kekerasan seksual telah terjadi di Indonesia. Dari kasus begal payudara\, begal bokong\, masturbasi di depan umum\, hingga tuntutan mahasiswi kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengatasi kekerasan seksual di kampus dan universitas. \nBelakang Panggung menghadirkan drama musikal yang sangat relevan saat ini dan menggugah. Drama musikal ini mengikuti perjalanan Rani Gunawan\, aktris muda pendatang baru\, yang mendapatkan kesempatan besar bermain sepanggung dengan bintang besar Aditya Santoso dan bekera di bawah arahan sutradara dan aset bangsa Teguh Santoso. Di atas panggung\, Pak Teguh menghadirkan kisah cinta Rama Sinta nan ideal dan heroik\, dimainkan Adit dan Rani. Tak dinyana\, kesempurnaan di atas panggung menyembunyikan kebusukan di belakang panggung. \nProduksi Belakang Panggung adalah gagasan dari Airin Efferin dan Produser Dimas Subagio\, ini merupakan suatu karya orisinil dari penulis Mario Hasan dan Andrew Trigg (yang juga menjadi sutradara)\, dengan composer musik: Wishnu Dewanta. Pagelaran ini menghadirkan beberapa aktor-aktor teater dan film terbaik Indonesia seperti Mian Tiara\, Rama Widi\, Muhammad Khan\, Marissa Anita\, dan Kiki Narendra. Tema yang sangat berat disajikan dalam cerita yang kreatif\, mengejutkan\, dramatis dan menghibur\, yang memadukan teater musikal ceria dengan drama menegangkan. \n"Kami sebagai pekerja seni mengekspresikan keprihatinan atas masalah ini lewat pertunjukkan drama musikal yang diharapkan bisa menjadi pesan agar masyarakat lebih terbuka dan tidak mengucilkan korban di kehidupan sosial. Kekerasan fisik atau seksual bisa merusak kondisi psikologis korban dalam jangka panjang\, sehingga kita harus bisa menciptakan lingkungan di mana korban merasa aman untuk bercerita" ujar Dimas Subagio\, Produser Musikal Belakang Panggung. \nDrama musikal ini juga ingin mengajak masyarakat untuk ikut menyuarakan kampanye #MulaiBicara agar para penyintas dari kekerasan fisik atau seksual bisa merasa aman dan tidak menutup diri. Lewat tagar #MulaiBicara yang digunakan untuk mendukung kampanye melawan kekerasan seksual ini\, Musikal Belakang Panggung sukses ditampilkan di Institut Français Indonesia\, Thamrin\, Jakarta  pada tanggal 6 – 8 Maret 2020 silam. Dihadiri berbagai penikmat seni serta public figure nasional seperti Joko Anwar\, Tika Panggabean\, Olga Lydia\, Ben Kasyafani\, Rory Asyari dan Aming. Pagelaran ini berhasil mendapatkan respon positif dan sukses menarik simpati serta kesadaran masyarakat mengenai kekerasan seksual yang kerap terjadi di lingkungan sosial. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/drama-musikal-belakang-panggung-persembahan-lentera-sintas-indonesia-hadir-untuk-mulaibicara/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/drama-musikal-belakang-panggung-persembahan-lentera-sintas-indonesia-hadir-untuk-mulaibicara-4ipyme.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200306T100000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200308T000000
DTSTAMP:20260519T161521
CREATED:20201022T031141Z
LAST-MODIFIED:20231020T090925Z
UID:36207-1583488800-1583625600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Musikal Belakang Panggung
DESCRIPTION:Data WHO 2013 menunjukkan\, satu dari tiga wanita di seluruh dunia pernah mengalami kekerasan fisik atau kekerasan seksual selama masa hidupnya. Komnas Perempuan mencatatat dua jam setidaknya ada tiga perempuan Indonesia yang mengalami kekerasan seksual. \n“Menurut penelitian Yayasan Lentera Sintas Indonesia di tahun 2016\, 93% dari korban kekerasan fisik atau seksual memilih untuk tidak melaporkan kekerasan yang dialami. Bahkan\, 72% dari korban tidak berani untuk bercerita kepada siapapun karena takut akan prasangka buruk dan rasa malu di mata masyaraka” ujar Sophia Hage\, Juru Kampanye dan Humas Yayasan Lentera Sintas Indonesia. \nBelakang Panggung menghadirkan drama musikal yang sangat relevan saat ini dan menggugah. Drama musikal ini mengikuti perjalanan Rani Gunawan\, aktris muda pendatang baru\, yang mendapatkan kesempatan besar bermain sepanggung dengan bintang besar Aditya Santosodan bekera di bawah arahan sutradara dan asetbangsa Teguh Santoso. Di atas panggung teater\, Pak Teguh menghadirkan kisah cinta Rama Sinta nan ideal dan heroik\, dimainkan Adit dan Rani. Tak disangka\, kesempurnaan di atas panggung menyembunyikan kebusukan di belakang panggung. \n“Kami sebagai pekerja seni mengekspresikan keprihatinan atas masalah ini lewat pertunjukkan drama musikal yang diharapkan bisa menjadi pesan agar masyarakat lebih terbuka dan tidak mengucilkan korban di kehidupan sosial. Kekerasan fisik atau seksual bisa merusak kondisi psikologis korban dalam jangka panjang\, sehingga kita harus bisa menciptakan lingkungan dimana korban merasa aman untuk bercerita” ujar Airin Efferin\, Produser Musikal Belakang Panggung. \nLewat tagar #MulaiBicara yang digunakan untuk mendukung kampanye melawan kekerasan seksual ini\, Musikal Belakang Panggung akan ditampilkan di Institut Français Indonesia pada tanggal 6 – 8 Maret 2020. Pembelian tiket dapat dilakukan lewat Instagram\, LiveLife\, dan Townscript dengan harga tiket Rp. 350.000. Untuk info lebih lanjut mengenai kampanye atau musikal\, masyarakat dapat mengakses Instagram @musikalbelakangpanggung dan @lentera_id untuk mendapatkan informasi terkini mengenai pertunjukkan tersebut.
URL:https://indonesiakaya.com/event/musikal-belakang-panggung/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/musikal-belakang-panggung-OZHVnM.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200313T133000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200315T000000
DTSTAMP:20260519T161521
CREATED:20201022T031134Z
LAST-MODIFIED:20201022T075149Z
UID:36197-1584106200-1584230400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Beautiful Water
DESCRIPTION:Begitu banyak yang sudah terjadi dan dialami oleh umat manusia dalam beberapa tahun belakangan ini\, yang malah membuat umat manusia terpecah belah\, entah karena prasangka atau rasa takut. Para seniman dalam Beautiful Water ingin menyampaikan bahwa semua masalah itu bukan dihadapi dengan rasa takut\, tapi dengan kolaborasi. Dan sebagai pegiat seni pertunjukan\, apapun yang terjadi\, the show must go on. Itulah yang dilakukan oleh para seniman penggarap pertunjukan ini. Kolaborasi seniman 3 negara yaitu Indonesia\, Malaysia dan Jepang ini mencoba menangkap apa yang terjadi di dunia secara global dan berusaha menyajikannya dalam sebuah sajian yang tidak saja menarik\, tapi juga mengajak kita untuk merenung. \nSebagaimana para seniman dari berbagai negara dalam pertunjukan ini berusaha menjembatani aspirasi kreatif mereka yang beragam dengan komunikasi yang juga beragam bentuknya\, demikianlah proses terwujudnya pertunjukan ini. Sebuah karya yang menunjukkan bahwa meskipun terhalang segunung perbedaan\, tapi kita juga disatukan oleh banyak kesamaan. Dengan semangat bahwa kita adalah satu kesatuan yang sepenanggungan sependeritaan\, mereka ingin terjadi komunikasi dengan masyarakat lewat karya sebagai sebuah upaya saling memahami. \nSebab\, kita hidup di planet yang sama\, menghirup udara yang sama. Kita adalah makhluk-makhluk yang hidup di samudera luas bernama dunia. Dan masa depan dunia itu harus kita hadapi bersama. Semoga kita semua lebih bisa memaknai kebersamaan kolaborasi 3 negara ini dan menjadikan ini suatu kekuatan untuk menghadapi dunia ini kedepan. Semoga air bisa mendinginkan semesta. \nInformasi lebih lanjut:\nIpeh +6281218491405\nNani +6285939742941
URL:https://indonesiakaya.com/event/beautiful-water/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/beautiful-water-dBzn4n.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200321T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200321T200000
DTSTAMP:20260519T161521
CREATED:20201022T031133Z
LAST-MODIFIED:20201022T075148Z
UID:36195-1584820800-1584820800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suluk Maleman Edisi Maret 2020
DESCRIPTION:Suluk Maleman adalah acara gelar kesenian dan diskusi budaya rutin bulanan yang dirancang sebagai ajang untuk silaturrahim pikiran\, mengaji masalah-masalah yang dihadapi bangsa\, baik di tingkat lokal maupun nasional. Acara ini sejak awal digagas sebagai oase untuk merekatkan kembali ikatan kemanusiaan\, kemasyarakatan dan kebangsaan\, yang selama ini cenderung cerai berai. \nTema Suluk Maleman kali ini "Ajaib\, Allah Selalu Berpihak Pada Yang 'Bodoh'"\, yang akan diisi antara lain oleh dr. Dwi Marhendra Karya D\, Sp.P dan Dr. Abdul Jalil.  Kecuali membahas tema\, seperti biasa acara ini akan diselingi pagelaran musik oleh Orkes Puisi Sampak GusUran. \nAnis Sholeh Ba'asyin\nOrkes Puisi Sampak GusUran\nbersama\ndr. Dwi Mahendra Karya D\, Sp.P.\nDr. Abdul Jalil \nHari: Sabtu\nTanggal: 21 Maret 2020\nJam: 20.00 sampai selesai\nTempat: Rumah Adab Indonesia Mulia\nJalan P. Diponegoro No 94 – Pati \nLive Streaming:  http://www.sulukmaleman.id/streaming\nYoutube: Suluk Maleman Official Channel\nRadio/Video Streaming: http://www.sulukmaleman.id/streaming\nLive Tweet: @Suluk_Maleman dengan tagar #SulukMar \nSiaran Tunda: PAS 101\,0 FM\nSenin 23 Maret 2020 jam 21.00 WIB\nStreaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id \nSiaran Tunda: ASWAJA TV\nSetiap Ahad jam 21.00 WIB \nSiaran Tunda: TV 9\nSetiap Selasa jam 21.30 WIB\nSetiap Rabu jam 09.00 WIB \nSuluk Maleman:\nWebsite: www.sulukmaleman.id\nFacebook: fb.com/sulukmaleman\nTwitter: @suluk_maleman\nInstagram: @sulukmaleman\nYoutube: Suluk Maleman Official Channel
URL:https://indonesiakaya.com/event/suluk-maleman-edisi-maret-2020/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/suluk-maleman-edisi-maret-2020-5bB7uO.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200328T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200328T190000
DTSTAMP:20260519T161521
CREATED:20201022T031110Z
LAST-MODIFIED:20201022T075124Z
UID:36160-1585422000-1585422000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Online Streaming Pertunjukan Pantomim Nafas Nafsu\, Jagongan Wagen Edisi Maret 2020
DESCRIPTION:Asita Kaladewa\, seorang seniman pantomim yang telah lama berkiprah di Yogyakarta akan menampilkan karya terbarunya berjudul Nafas Nafsu dengan bekerja sama dengan Naoki Nagai sebagai dramaturg dan pengisi musik. Dalam karya ini Asita ingin bercerita tentang kegelisahannya sebagai manusia ketika harus berkompromi antara keinginan untuk menjaga alam dan tuntutan kehidupan sehari–hari yang membuatnya semakin menjauh dengan alam atas nama efisiensi. \nJagongan Wagen edisi kedua di tahun 2020 akan menjadi Jagongan Wagen yang spesial karena ditampilkan dalam medium yang tidak seperti biasanya. PSBK memahami betul atas apa yang terjadi terkait persebaran Covid-19 secara global dan terkhusus di Indonesia. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan pembatasan jarak sosial maka strategi khusus perlu dilakukan untuk penyelenggaraan event publik di PSBK termasuk salah satunya Jagongan Wagen. Penyelenggaraan Jagongan Wagen tetap dipertahankan karena PSBK merasa punya tanggung jawab untuk terus memberikan akses seni pada masyarakat dan menjaga komitmen kepada seniman untuk memberikan fasilitasi produksi karya tanpa mengurangi kewaspadaan. \nBerikut pernyataan dari Direktur Eksekutif Jeannie Park yang dikutip melalui surat edaran terkait hal tersebut "Di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK)\, kami berkomitmen untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat luas dengan mematuhi perilaku pembatasan jarak sosial (social distancing) dan akan menawarkan akses on-line alternatif bagi program acara seni untuk publik. Kami juga berkomitmen untuk tetap mendukung proses kreatif seniman yang membutuhkan akses fasilitas di PSBK dengan menerapkan prosedur kesehatan dan keselamatan\, serta mengikuti perkembangan terkini yang disarankan oleh sumber informasi resmi."Dengan demikian penyelenggaraan Jagongan Wagen bulan ini akan dilakukan dengan cara memindahkan pertunjukan yang biasanya diselenggarakan secara langsung di PSBK ke medium online streaming video. \nAsita Kaladewa merupakan seniman pantomim kelahiran Kudus. Ia merupakan salah satu pendiri Bengkel Mime Theatre. Pada Tahun 2007\, ia lulus dari Institut Seni Indonesia pada jurusan Seni Pertunjukan dengan minat utama artistik. Selain menekuni dunia pantomim\, ia juga aktif berkarya dengan medium seni rupa yang ia pelajari secara otodidak. Sedangkan Naoki Nagai merupakan seniman pantomim kelahiran Niigata\, Jepang. Ia pernah belajar pantomim di Tokyo Mime Institut. Selain sebagai seniman pantomim ia juga pernah menjadi dosen di Showa Music Academy\, Kanagawa\, Jepang. Ia tinggal di Indonesia sejak 2007 dan mulai aktif berkarya lagi sejak tahun 2012 dengan menggelar pertunjukan di Indonesia\, Taiwan\, dan Jepang. \nNafas Nafsu merupakan karya yang berangkat dari kegelisahan Asita Kaladewa tentang dilema terkait hubungan dirinya dengan lingkungan alam. Di satu sisi ia selalu membayangkan bahwa hidup yang ideal akan tercapai ketika ia bisa memiliki kehidupan yang menyatu dengan lingkungan alam\, tapi di sisi yang lain ia juga harus menghadapi kenyataan bahwa ia sering menjaga jarak bahkan menjauh dari lingkungan alam karena harus bertahan dari tuntutan kehidupan sehari–hari yang semakin praktis. Untuk membicarakan persoalan ini Asita membuka kembali memori empat karya pantomim yang pernah ia ciptakan dengan tema relasi manusia dengan lingkungan alam. Empat karya yang ia pilih berjudul "Sesak"\, "Tanjung harapan"\, "Berburu Serangga" dan "Fish". \nAsita menggerakkan dan menafsir ulang karya–karya lama tersebut sebagai upaya refleksi sekaligus titik tolak pencarian jalan keluar dilemanya. Namun saat melakukannya\, nafasnya tersengal – sengal tak terkendali; tubuh dan nafas tidak selaras. Ia menyadari ada yang sedang tidak selaras antara harapan dalam dirinya dengan kondisi fisik tubuhnya. Tabrakan unsur budaya dan unsur alam yang ada pada tubuh Asita\, termanifestasi melalui gerak nafasnya. Persoalan nafas ini digarisbawahi dan menjadi pintu masuk untuk membicarakan dilemanya. \nTerutama mengenai pengendalian nafas: nafas dan nafsu saling berhimpitan dalam diri manusia. Lewat karya ini Asita hendak menawarkan laku kesadaran pengendalian nafas dan nafsu untuk mendamaikan dilema relasi manusia dan lingkungan alam dengan memperdalam aspek gerak nafas untuk meredakan dilema tersebut. \nDalam karya ini Asita banyak bereksplorasi dengan rasa. Rasa yang dimaksud adalah rasa sebagai bahasa yang universal yang biasa dikonversikan dalam bahasa tubuh. Dalam menyampaikan kegelisahannya ia akan mengeksplorasi rasa yang ia tangkap untuk kemudian ia ekspresikan melalui gerakan-gerakan tubuh dalam pantomim. Perubahan bentuk medium dalam Jagongan Wagen kali ini awalnya membuat Asita sedikit ragu bahwa gagasannya menggunakan bahasa rasa ini dapat sampai ke penonton. \nHal ini disebabkan dari awal ia sudah membayangkan bahwa pertunjukannya akan dilihat secara langsung\, dan transfer rasa itu dapat dirasakan penonton dengan tepat karena jarak yang intim. Berikut kutipan wawancara Bersama Asita terkait hal tersebut "Lalu kemudian dalam perjalanan tentu saja rasa ego seniman itu gede\, makanya ketika saya membaca situasi bahwa pertunjukan kemungkinan akan diundur\, saya harus mulai berkompromi seperti kalau balon itu gak langsung digetah namun ditusuk satu-satu jadi enak. Ok\, mas sekarang tidak live\, padahal keinginan saya itu itu live biar itu terasa akan apa yang saya rasakan dari biasan-biasan di sekitar. Itu tentu saja sakit\, tapi saya kembali lagi bertanya bahwa dalam membangun karya ini saya mulai berlatih memanajemen rasa kenapa di kehidupan nyata saya tidak bisa\, itu yang kemudian saya ambil. Ya sudah tidak apa-apa. Kreativitas masih bisa terus berjalan\, dan itu bisa menjadi sesuatu yang saya tidak tau dan itu bisa menjadi kejutan. \nDengan demikian Asita meyakini bahwa melalui media apa pun gagasannya akan tetap sampai karena ia merasa bahwa karya ini dibangun atas dasar kesungguhan. Ia juga melihat bahwa tim produksi memberikan dukungan yang penuh dan mau bersama-sama mencari cara agar karya ini tetap akan dapat dinikmati sesuai harapan walaupun mediumnya tidak seperti biasanya. Tentu saja kemudian Jagongan Wagen kali ini patut untuk dinantikan karena ini merupakan cara baru bagi seniman\, tim produksi\, maupun penonton untuk tetap dapat membuat sebuah peristiwa dalam medium di luar kebiasaan. \nJagongan Wagen edisi Maret 2020 ini dapat ditonton dengan terlebih dahulu melakukan registrasi di www.psbk.or.id mulai hari ini hingga tanggal 28 Maret 2020 pukul 17.00 WIB. Setelah itu penonton akan mendapatkan email balasan pada tanggal 28 Maret 2020 pukul 19.00 yang berisi tautan video Jagongan Wagen "Nafas Nafsu. Melalui tautan tersebut penonton akan diantarkan untuk menonton video yang telah diunggah. Kemudian yang terakhir\, untuk mendukung Jagongan Wagen edisi Maret 2020 penonton bisa mengisi kuesioner dan juga memberi saweran melalui donasi digital dengan cara scan QR code yang disertakan dalam email balasan.
URL:https://indonesiakaya.com/event/online-streaming-pertunjukan-pantomim-nafas-nafsu-jagongan-wagen-edisi-maret-2020/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/online-streaming-pertunjukan-pantomim-nafas-nafsu-jagongan-wagen-edisi-maret-2020-FmBsJ7.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20200331T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20200331T200000
DTSTAMP:20260519T161521
CREATED:20201022T031137Z
LAST-MODIFIED:20201022T075152Z
UID:36201-1585684800-1585684800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jejak Asa Sang Dewi "Berkarya Untuk Semesta"
DESCRIPTION:Didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, Swargaloka mempersembahkan JEJAK ASA SANG DEWI (JASD) "Berkarya Untuk Semesta" pada hari Selasa\, 31 Maret 2020 pukul 20.00 WIB di Gedung Kesenian Jakarta. Merupakan pentas kolosal dalam bentuk tari\, musik\, dan kidung yang mencerminkan perjuangan seorang seniman wanita sekaligus guru seni\, Dewi Sulastri dalam berkarya selama kurun waktu 35 tahun. Ia berharap perjuangannya dapat menginspirasi generasi muda untuk bekerja keras dalam mencapai cita – cita. \nDalam pentas ini akan tampil para budayawan\, antara lain : Jaya Suprana dan Ninok Leksono yang akan memberikan kesaksian dalam wujud komposisi piano dan puisi. Pentas JASD disutradarai oleh Suryandoro yang dibantu Irwan Riyadi pada posisi pimpinan artistik\, Dewi Sulastri dan Bathara Saverigadi sebagai penata tari\, Dedek Wahyudi pada penata musik dan Max Baihaqi sebagai penata lagu\, serta penata busana Yani Wulandari. \nInformasi tiket: Nindya Ratri – 081314744452
URL:https://indonesiakaya.com/event/jejak-asa-sang-dewi-berkarya-untuk-semesta/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/jejak-asa-sang-dewi-oleh-swargaloka-LLRqWR.tmp_.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR