BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20180101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190725T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190825T000000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031403Z
LAST-MODIFIED:20201022T075426Z
UID:36424-1564081200-1566691200@indonesiakaya.com
SUMMARY:ARTJOG MMXIX: common|spaces
DESCRIPTION:Perhelatan seni kontemporer ARTJOG ke-12 yang didukung juga oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, akan digelar sepanjang 25 Juli hingga 25 Agustus 2019. ARTJOG 2019 (selanjutnya ditulis ARTJOG MMXIX) kembali menempati Jogja National Museum (JNM) untuk penyelenggaraan program-programnya.  \nSepanjang perjalanannya\, ARTJOG selalu berupaya menciptakan ruang-ruang pertemuan bagi publik seluas-luasnya melalui aktivitas kesenian. Citra perhelatan yang selama ini dikenal meriah dan membuka wawasan pada akhirnya telah mendorong ARTJOG untuk menegaskan posisinya sebagai sebuah festival seni rupa kontemporer internasional.  \nUntuk memperkuat visi jangka panjangnya sebagai perhelatan reguler\, ARTJOG telah memproyeksikan sebuah tema besar yang memayungi penyelenggaraan edisi-edisi selanjutnya. Sepanjang 2019 hingga 2021\, festival seni rupa kontemporer internasional ARTJOG akan dibingkai oleh tema besar Arts in Common\, yang diturunkan ke dalam tiga sub-tema kuratorial dalam tiga edisi festival setiap tahunnya.  \nPameran ARTJOG MMXIX mengusung tajuk kuratorial common|spaces\, melalui karya-karya yang mempersoalkan “ruang bersama” di mana kita hidup hari-hari ini.  Diikuti oleh hampir empatpuluh orang seniman (individu maupun kelompok) dari Indonesia dan mancanegara (antara lain Austria\, Australia\, Filipina dan Singapura)\, pameran ini tersusun atas karya-karya yang dipilih melalui beberapa skema. Sejumlah seniman muda dipilih melalui skema undangan aplikasi terbuka (open call application). Sementara sebagian besar seniman dipilih melalui undangan khusus. Lima orang seniman lintas displin akan menampilkan karya-karya dalam skema proyek khusus. Mereka adalah Handiwirman Saputra\, Riri Riza\, Sunaryo\, Teguh Ostenrik dan Piramida Gerilya (proyek kolaborasi antara Indieguerillas dengan Singgih S. Kartono).   \nARTJOG MMXIX tetap mempertahankan beberapa program edukasi pamerannya\, seperti Meet the Artist dan Curatorial Tour. Sementara LeksiKon merupakan program baru yang menyajikan wicara-seniman (artist talk) secara performatif. Keterlibatan para kreator dari disiplin kesenian yang lebih luas ditampung dalam program Daily Performance dan Merchandise Project. Semua program ini dirancang dan dikelola untuk memperdalam intensitas keterlibatan dan membuka wawasan publik tentang tema yang diusung.\n \nARTJOG MMXIX common|spaces pada akhirnya adalah upaya untuk menjadikan kesenian sebagai sebuah ruang pengetahuan  bersama. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini : \nAmelberga Astri (0818-0274-0296)\nAmanda Putri (0813-3132-7332)\ne-mail: publikasi.artjog@gmail.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/artjog-mmxix-commonspaces/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/artjog-mmxix-commonspaces-QfDDTV.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190725T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190804T000000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031420Z
LAST-MODIFIED:20201022T075444Z
UID:36450-1564083000-1564876800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Produksi ke 158 Teater Koma "Goro-Goro : Mahabarata 2"
DESCRIPTION:Produksi ke 158 Teater Koma berjudul “Goro-Goro : Mahabarata 2” yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, akan dipentaskan di Graha Bhakti Budaya\, Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki pada tanggal 25 Juli 2019 hingga 4 Agustus 2019\, pukul 19.30 WIB kecuali hari Minggu\, 28 Juli dan 4 Agustus 2019\, pukul 13.30 WIB. \nTeater Koma kembali mengangkat kisah kehidupan para dewa dan wayang sebagai sebuah kelanjutan dari semesta Mahabarata\, yang telah dimulai dengan pentas berjudul “Mahabarata : Asmara Raja Dewa” pada bulan November 2018 lalu. \nPemimpin seperti apakah yang kita inginkan? Penguasa yang selalu ingin berperang\, mencaplok wilayah lain demi memuaskan hasratnya untuk meraih kekuasaan tertinggi? Ataukah pembimbing yang selalu mencari solusi damai\, agar setiap rakyat nyaman bekerja dan saling bantu demi kemakmuran bersama?  \nAlkisah\, Semar dan Togog turun ke marcapada. Mereka ditugaskan menghamba kepada raja-raja di sana. Semar menjadi panakawan para ksatria yang membela kebenaran. Sedang Togog menghamba kepada para raksasa penyebar kejahatan. Kini\, Semar mengabdi kepada Raja Medangkamulyan\, Prabu Srimahapunggung. Togog menghamba kepada Raja Raksasa Kerajaan Sonyantaka\, Prabu Bukbangkalan.  \nDi suatu masa\, karena cintanya ditolak\, Batara Guru mengutuk Dewi Lokawati menjadi tanaman padi\, dan padi itu dianugerahkan kepada kerajaan Medangkamulyan\, untuk jadi bahan makanan utama wayang marcapada. Ketika Medangkamulyan panen padi melimpah-ruah\, Sonyantaka malah diserang paceklik\, maka Bukbangkalan sangat bernafsu merampok Medangkamulyan. \nApakah Sonyantaka akan berhasil menyerang Medangkamulyan? Jawabannya ada dalam lakon Goro-Goro: Mahabarata 2. \nPementasan “Goro-Goro: Mahabarata 2” kali ini didukung oleh aktor-aktor kawakan seperti Slamet Rahardjo\, Idries Pulungan\, Budi Ros\, Ratna Riantiarno\, Sari Madjid\, Netta Kusumah Dewi\, Rangga Riantiarno\, Tuti Hartati\, Dorias Pribadi\, Ratna Ully\, Daisy Lantang\, Alex Fatahillah\, Raheli Dharmawan\, Emanuel Handoyo\, Bayu Dharmawan Saleh\, Angga Yasti\, Dana Hassan\, Suntea Sisca\, Andhini Puteri\, Yulius Buyung\, Sir Ilham Jambak\, Zulfi Ramdoni\, Andhini Puteri Lestari\, Indri Djati\, dan masih banyak lagi. \nTata busana Rima Ananda bersama tata rias dan rambut garapan Sena Sukarya dibantu konsultan tata rias dan rambut Subarkah Hadisarjana dengan dukungan PAC Martha Tilaar akan berpadu dengan tata artistik garapan Idries Pulungan\, tata cahaya besutan Deray Setyadi\, latar animasi dan multimedia olahan Deden Bulqini\, di mana tata gerak Ratna Ully serta arahan instruktur vokal Naomi Lumban Gaol akan diiringi oleh musik komposisi dan aransemen karya Fero Aldiansya Stefanus. Lakon ini juga mendapat sentuhan tata grafis Saut Irianto Manik. Semua didukung oleh Pimpinan Panggung Ariffano Marshal\, Pengarah Teknik Tinton Prianggoro serta Pimpinan Produksi Ratna Riantiarno\, di bawah arahan Co-Sutradara Ohan Adiputra dan Sutradara N. Riantiarno. \nInformasi lebih lanjut mengenai tiket pertunjukan : \nwww.teaterkoma.org \nGO-TIX.id \nwww.blibli.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/produksi-ke-158-teater-koma-goro-goro-mahabarata-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/produksi-ke-158-teater-koma-goro-goro-mahabarata-2-NJBXnq.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190803T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190803T200000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031358Z
LAST-MODIFIED:20201022T075422Z
UID:36417-1564862400-1564862400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Sanggar Seni Nan Gombang di Festival Nan Jombang
DESCRIPTION:Keberagaman dan keseragaman dalam lingkungan kesenian memperlihatkan kayanya suatu bangsa. Dimulai dari kesenian tradisi\, kesenian modern\, kesenian postmodern. Semua hal itu merupakan bagian dari kekayaan budaya sebuah bangsa. Seperti halnya juga sebuah kesenian tradisi yang pada akhirnya dijadikan dasar seorang seniman dalam berinovasi dan berproses. Festival Nan Jombang tgl 3 merupakan sebuah kegiatan yang memberikan kesenian tempat untuk pertunjukan. \nPenyelenggaraan Festival Nan Jombang tgl 3 bulan kedelapan ini akan menampilkan pertunjukan kesenian dari daerah Painan\, Pesisir Selatan. Dari waktu ke waktu festival Nan Jombang tgl 3 selalu berusaha menampilkan keberagaman dan kekayaan seni budaya masyarakat Minangkabau. Tidak hanya grup kesenian tradisi\, namun Festival Nan Jombang tgl 3 juga memberikan apresiasi kepada kelompok kesenian yang berakar tradisi dan menjadikan kesenian tradisi sebagai dasar pijakan dalam berkarya. \nBulan Agustus ini sanggar Seni Nan Gombang akan menjadi penampil pada Festival Nan Jombang tgl 3. Sanggar Seni Nan Gombang merupakan grup kesenian yang berdiri sejak 6 Februari 1988 di Painan di bawah pimpinan bapak H. Hosrizal Yaman. Selama 31 tahun sanggar seni Nan Gombang dengan konsisten melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisi dengan dasar isu lokal masyarakat setempat. Perjuangan dan konsistensi sanggar ini terbukti mampu membuat mereka bertahan dan mendapat pengakuan di Sumatera Barat dan Indonesia secara luas. Beberapa kali tampil pada festival lokal\, nasional\, dan bahkan sempat menampilkan karyanya diluar negeri. \nPada Festival Nan Jombang tgl 3 Agustus ini sanggar Seni Nan Gombang akan menampilkan salah satu kesenian tradisi dari daerah Painan\, Pesisir Selatan yakni tari Selendang. Tari selendang merupakan kesenian tradisi yang dimainkan oleh tiga orang penari. Gerak dalam Tari Selendang ini merupakan bagian dari gerakan silek Minang. Pertunjukannya sendiri menggambarkan bagaimana suasana saat latihan silek. Menurut pimpinan Sanggar Seni Nan Gombang selendang berfungsi sebagai media untuk memperindah dalam tarian tersebut.  \nTidak hanya Tari Selendang\, Sanggar Seni Nan Gombang juga akan membawakan tari kreasi lain yakni Tari Sentak Ilau dan Tari Rasah. Tari Sentak Ilau merupakan tarian yg berasal dari pengembangan tari Ilau yg ada di pesisir selatan. Tari Ilau yang terdapat di Pesisir selatan merupakan Tari Ilau memanggil harimau.  \nPertunjukan Tari Selendang\, Tari sentak Ilau\, dan Tari rasah ini dapat kita saksikan pada Festival Nan Jombang tgl 3 Agustus nanti\, seperti pada penyelenggaraan- penyelenggaraan sebelumnya dapat disaksikan di Ladang Tari Nan Jombang Balai Baru Padang. Festival Nan Jombang Tgl 3 merupakan program tahunan Nan Jombang Grup. Tahun ini untuk kesekian kalinya Bakti  Budaya Djarum Foundation kembali mendukung kegiatan Festival Nan Jombang Tgl 3.  \nInfo lebih lanjut\, silahkan menghubungi panitia :\nAngga Djamar : 0812 6616 716\nwww.nanjombangdance.id
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-sanggar-seni-nan-gombang-di-festival-nan-jombang/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-sanggar-seni-nan-gombang-di-festival-nan-jombang-CHC2Mk.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190806T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190806T000000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031215Z
LAST-MODIFIED:20231002T085852Z
UID:36258-1565049600-1565049600@indonesiakaya.com
SUMMARY:ROADSHOW BINCANG KREATIF SENI PERTUNJUKAN 2019
DESCRIPTION:Program Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan Indonesia yang digagas oleh Garin Nugroho dan diselenggarakan oleh Bakti Budaya Djarum Foundation bekerja sama dengan Garin Workshop kembali menyapa para seniman muda tanah air. Program yang telah berjalan selama 4 tahun ini dibuka dengan roadshow Bincang Kreatif Seni Pertunjukan yang mempertemukan pelaku seni pertunjukan ternama dan berpengalaman dengan seniman-seniman muda di berbagai daerah. Pertemuan yang menjadi wadah diskusi\, sharing ilmu dari pengalaman yang melibatkan instruktur dari seniman profesional yang membagi ilmu dan pengalaman menangani proyek seni kolaboratif ini diselenggarakan di Medan\, Manado\, Cirebon dan Banjarmasin.\n\n“Program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia ini merupakan program yang bertujuan mengedukasi masyarakat\, khususnya pelaku seni agar mengetahui proses awal produksi hingga akhirnya sebuah karya bisa ditampilkan di atas panggung. Porgram ini juga diharapkan mendorong kreator muda yang tergabung dalam komunitas seni untuk mengasah kreativitasnya dan memperkuat sistem pengelolaan manajemen organisasinya. Dari tahun ke tahun\, jumlah proposal yang masuk semakin bertambah dan kualitas produksi karya yang ditampilkan para peserta terpilih semakin meningkat. Memasuki tahun ke-4 penyelenggaraannya\, semoga semakin banyak para seniman muda yang berpartisipasi dalam program ini sehingga proses regenerasi di bidang seni pertunjukan Indonesia tetap berjalan\,” ujar Renitasari Adrian\, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.\n\nProgram Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia ini menghadirkan serangkaian program mulai dari\, roadshow Bincang Kreatif Seni Pertunjukan\, seleksi Art Project Development Proposal\, Workshop\, Pitching Forum\, Mentoring proses produksi seni pertunjukan. Setelah melalui seluruh proses ini\, karya seni terpilih akan dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya\, Jakarta pada Maret 2020 mendatang.\n\nSalah satu program unggulan ruang kreatif adalah seleksi proposal seni pertunjukan atau Proposal Art Project Development. Program ini membuka kesempatan bagi para seniman muda untuk mengirimkan ide dan konsep kreatif dalam bentuk proposal. Kompetisi Proposal Art Project Development dibuka sejak 6 Agustus – 6 Oktober 2019 dan proposal yang dibuat dapat diunggah melalui website www.indonesiakaya.com/ruangkreatif. Selanjutnya\, proposal yang masuk akan diseleksi dan yang terpilih akan berkesempatan untuk mengikuti workshop dengan diwakili oleh pimpinan produksi\, dan mendapatkan materi tentang penulisan ide\, wawasan teknis\, cara membuat dan mengomunikasikan sebuah proposal serta mengelola manajemen dalam sebuah produksi seni pertunjukan.\n\n“Dari periode-periode sebelumnya\, kami rata-rata menerima 300 proposal dari seluruh Indonesia yang menunjukkan pertumbuhan keberagaman karya dan meluasnya peserta dari provinsi hingga pelosok wilayah Indonesia. Program ini menjadi semacam peta bagi komunitas muda seni pertunjukan di Indonesia\, tidak hanya proses mencipta namun juga jejaring maupun manajemen organisasi\, proses kreatif serta perluasan referensi\,” ujar Garin Nugroho\, pimpinan Garin Workshop.\n\nRangkaian program ini juga dilengkapi dengan proses seleksi karya melalui mekanisme pitching forum di hadapan para juri profesional yang menjadi ajang pembelajaran para pimpinan produksi muda dalam mempresentasikan konsep dan karya seni pertunjukannya. Kelompok seni yang berhasil lolos dalam pitching forum kemudian akan mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karyanya di panggung Galeri Indonesia Kaya pada setiap akhir pekan di bulan Maret 2020. Dalam proses produksinya\, mereka akan didampingi oleh para mentor yang sudah berpengalaman untuk berdiskusi ataupun membuka wawasan terhadap karya yang akan ditampilkan nanti.\n\n\nDalam roadshow Bincang Kreatif Seni Pertunjukan yang diadakan di empat kota yaitu\, Medan\, Manado\, Cirebon\, Banjarmasin ini menggandeng seniman senior yang berbakat di bidangnya seperti Iswadi Pratama dari Teater Satu Lampung dan Ratna Riantiarno dari Teater Koma. Tak ketinggalan\, beberapa peserta terpiih di tahun-tahun sebelumnya pun turut hadir dalam roadshow kali ini\, yaitu Riyo Tulus Fernando dari Malaydans Studio\, Jasmine Okubo dari KitaPoleng\, Bathara Saverigadi dari Bathara Dance Project\, Meyda Bestari dari Flying Balloons Puppet.\n\n“Setiap pekerja seni sudah sangat mengerti bahwa kreativitas adalah syarat wajib yang harus dimiliki untuk menghasilkan karya seni. Namun\, untuk menampilkan hasil karya tersebut ke atas panggung teater tidak bisa dilakukan sendiri tapi juga membutuhkan manajemen produksi yang tepat dalam proses kreatifnya. Program ruang kreatif ini\, diharapkan dapat menjadi forum sharing\, belajar\, dan inspiratif bagi para komunitas seni dan seniman-seniman muda kreatif di Indonesia untuk mengembangkan keterampilan manajemen produksi serta melatih kemampuan berkomunikasi\,” ujar Iswadi Pratama\, sastrawan dan maestro teater dari Teater Satu Lampung.\n\nBerikut jadwal roadshow Bincang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia 2019:\n\nNo Hari & Tanggal Kota Tempat Narasumber\n1. Selasa\, 6 Agustus 2019 Medan Universitas HKBP Nommensen Garin Nugroho\, Iswadi Pratama\, Malaydans Studio\n2. Jumat\, 9 Agustus 2019 Manado Wisma Montini Garin Nugroho\, Ratna Riantiarno\, KitaPoleng\n3. Selasa\, 13 Agustus 2019 Cirebon Gedung Kesenian Nyimas Rarasantang Garin Nugroho\, Iswadi Pratama\, Bathara Dance Project\n4. Selasa\, 20 Agustus 2019 Banjarmasin Gedung Balairung Sari\, Taman Budaya Kalimantan Selatan Garin Nugroho\, Iswadi Pratama\, Flying Balloons Puppet\n\nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/roadshow-bincang-kreatif-seni-pertunjukan-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/roadshow-bincang-kreatif-seni-pertunjukan-2019-TfLSjQ.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190817T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190817T000000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031318Z
LAST-MODIFIED:20201022T075339Z
UID:36354-1566000000-1566000000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Wayang Orang Bharata Mempersembahkan Lakon Anoman Dhuta
DESCRIPTION:Pergelaran Wayang Orang Bharata berjudul “Anoman Dhuta” yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, pada Sabtu\, 17 Agustus 2019 di Gedung Wayang Orang Bharata Purwa\, Jl. Kalilio 15 Senen Jakarta Pusat pukul 20.00. \nSri Rama mengutus Anoman untuk menjadi duta untuk menemui Dewi Sinta di kerajaan Alengka. Perjalanan menuju kerajaan Alengka tidaklah mudah. Anoman mengalami banyak hambatan. Di perjalanan ia bertemu dengan Dewi Sayempraba salah satu istri Rahwana dan diberi hidangan beracun yang mengakibatkan Anoman menjadi buta. Di saat perjuangannya melanjutkan perjalanan dalam keadaan tidak bisa melihat\, Anoman bertemu dengan Sempati\, burung raksasa yang pernah dianiaya oleh Rahwana dan berkat bantuannya Anoman dapat melihat kembali.  \nSesampainya di Alengka\, Anoman menemui Dewi Sinta di Taman Argasoka  dan memberikan cincin pemberian Sri Rama. Dewi Sinta menyerahkan tusuk kondenya\, dengan pesan kepada suaminya bahwa ia masih tetap setia pada Sri Rama. Namun kedatangan Anoman diketahui oleh Indrajit putra Rahwana . \nRahwana murka dan segera memerintahkan Indrajid beserta bala tentaranya untuk menangkap dan mengikat tubuh Anoman\, lalu membakarnya. Tetapi tubuh Anoman tidak terbakar\, dia terlepas dari ikatannya lalu melayang tinggi ke angkasa dan melemparkan api dari tubuhnya ke seluruh bangunan istana\, dan Alengka pun porak poranda. \nSetelah berhasil meluluh-lantakkan Alengka\, Anoman kembali menghadap Prabu Rama untuk menyampaikan kabar gembira tentang keselamatan Dewi Shinta meskipun belum berhasil membawanya karena Dewi Shinta menginginkan Prabu Rama sendiri yang menjemputnya. \nBersama Anoman\, Prabu Rama segera kembali ke Alengka. Rahwana tak mau tinggal diam. Kali ini\, pertempuran sengit pun terjadi antara Prabu Rama dengan Rahwana dan berakhir dengan kematian Rahwana. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/wayang-orang-bharata-mempersembahkan-lakon-anoman-dhuta/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/wayang-orang-bharata-mempersembahkan-lakon-anoman-dhuta-GuMng3.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190817T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190817T200000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031356Z
LAST-MODIFIED:20201022T075420Z
UID:36414-1566072000-1566072000@indonesiakaya.com
SUMMARY:WO Bharata Mempersembahkan Lakon Anoman Dhuta
DESCRIPTION:Sri Rama mengutus Anoman untuk menjadi duta untuk menemui Dewi Sinta di kerajaan Alengka. Perjalanan menuju kerajaan Alengka tidaklah mudah. Anoman mengalami banyak hambatan. Di perjalanan ia bertemu dengan Dewi Sayempraba salah satu istri Rahwana dan diberi hidangan beracun yang mengakibatkan Anoman menjadi buta. Di saat perjuangannya melanjutkan perjalanan dalam keadaan tidak bisa melihat\, Anoman bertemu dengan Sempati\, burung raksasa yang pernah dianiaya oleh Rahwana dan berkat bantuannya Anoman dapat melihat kembali.  \nSesampainya di Alengka\, Anoman menemui Dewi Sinta di Taman Argasoka  dan memberikan cincin pemberian Sri Rama. Dewi Sinta menyerahkan tusuk kondenya\, dengan pesan kepada suaminya bahwa ia masih tetap setia pada Sri Rama. Namun kedatangan Anoman diketahui oleh Indrajit putra Rahwana . Ia ditangkap dan hendak dibakar hidup – hidup. \nApakah Anoman dapat melarikan diri dari Kerajaan Alengka?  Mari Saksikan bersama Pergelaran Wayang Orang Bharata “Anoman Dhuta” yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, pada Sabtu\, 17 Agustus 2019 di Gedung Wayang Orang Bharata Purwa\, Jl. Kalilio 15 Senen Jakarta Pusat pukul 20.00 \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nM. Yunus – 0856 1211842
URL:https://indonesiakaya.com/event/wo-bharata-mempersembahkan-lakon-anoman-dhuta/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/wo-bharata-mempersembahkan-lakon-anoman-dhuta-EkWeWw.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190823T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190823T193000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031350Z
LAST-MODIFIED:20201022T075413Z
UID:36404-1566588600-1566588600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (FASBuK) Edisi Agustus 2019
DESCRIPTION:Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation bekerja sama dengan Himapro Sistem Informasi Universitas Muria Kudus akan menggelar lawatan rutin sastra dan budaya. Kali ini menampilkan Pertunjukan Musik dan Diskusi “Akar“ di Auditorium Universitas Muria Kudus\, Kampus Gondangmanis PO BOX 53 Bae Kudus\, pada hari Jumat\, 23 Agustus 2019\, pukul 19.30 WIB. \nUrvacreato adalah kelompok musik beranggotakan empat personil : Iqbal Kholik (drum)\, Syairirrokhil (bass)\, Abdur Rouf (gitar)\, Urva Wirdatiyani (gitar dan vokal) yang berasal dari Kudus. Mereka akan tampil dalam panggung Forum Apresiasi sastra dan Budaya Kudus ( FASBuK ) edisi Agustus ini. \nMereka akan membawakan 9 lagu dalam album “Akar“ yang terinspirasi dari kisah nyata para personil maupun dari keadaan di sekitarnya. Akar merupakan salah satu karya Urvacreato yang menjadi penguat semangat dalam berproses. Seperti pada umumnya\, akar adalah pondasi awal dari terbentuknya sebuah pohon\, bagian pokok dari tanaman\, akar tumbuh dari bibit\, melewati berbagai musim dan terus berkembang menjalar untuk menghidupi pohon yang rindang penuh daun\, bunga ataupun buah. Urvacreato berdiri seperti akar yang tumbuh dari bibit dan memberikan kehidupan bermusik melalui karya di lingkungannya. Eksistensi tak akan luput dari berdirinya sebuah kelompok\, Akar dipilih untuk mengingatkan kembali bahwa dalam sebuah proses tidaklah mudah\, harus tetap mempunyai usaha serta saling menguatkan agar tetap diakui keberadaanya. \nSekilas tentang Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) \nBerdiri sejak 12 Januari 2009\, FASBuK adalah ruang kerja fisik dan pemikiran untuk mencipta inovasi serta varian sebuah paket kemasan kegiatan dalam bidang kesusasteraan dan kesenian lokal yang nantinya mampu menjadi asset atas keberagaman kebudayaan nasional dan dekat masyarakatnya sehingga tercapai ruang bersama untuk saling berbagi\, bertukar pikiran\, demi sebuah cita-cita luhur tumbuhnya nilai-nilai kesadaran manusia yang berbudaya. \nSecara rutin tiap bulannya FASBuK menggelar acara Sastra dan Seni Budaya yang meliputi Apresiasi sastra\, Sarasehan Budaya\, Pertunjukan Musik\, Tari dan Pementasan Drama/Teater\, dan sebagainya. \nUntuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi: \nForum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuk)\nKetua Badan Pekerja FASBuK :Arfin AM\nNo. Hp: +62 857 4259 8480\nEmail: fasbuk93@gmail.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-agustus-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-agustus-2019-Lr7tW9.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190824T035500
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190824T035500
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031345Z
LAST-MODIFIED:20201022T075408Z
UID:36397-1566618900-1566618900@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suluk Maleman Edisi Agustus 2019
DESCRIPTION:Suluk Maleman adalah acara rutin bulanan yang dirancang sebagai ajang untuk silaturrahim\, tukar pikiran\, mengaji masalah-masalah yang dihadapi bangsa\, baik di tingkat lokal maupun nasional. Acara ini sejak awal digagas sebagai oase untuk merekatkan kembali ikatan kemanusiaan\, kemasyarakatan dan kebangsaan.Tema Suluk Maleman kali ini “Sampai Manakah Kita?”. Tema ini merupakan bagian keempat belas dari episode Taubat Nusantara\, Menjaga Nalar Bangsa\, yang akan diisi antara lain oleh Dr\, Abdul Jalil.  Kecuali membahas tema\, seperti biasa acara ini akan diselingi pagelaran musik oleh Orkes Puisi Sampak GusUran. \nKegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2019\, pukul 20.00 WIB\, bertempat di Rumah Adab Indonesia Mulia\, Jalan P. Diponegoro No 94\, Pati. \nInfo lebih lanjut :\nWebsite: www.sulukmaleman.com\nFacebook: fb.com/sulukmaleman\nTwitter: @suluk_maleman\nInstagram: @sulukmaleman
URL:https://indonesiakaya.com/event/suluk-maleman-edisi-agustus-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/suluk-maleman-edisi-agustus-2019-lEZNkU.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190824T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190824T193000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031419Z
LAST-MODIFIED:20201022T075443Z
UID:36448-1566675000-1566675000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Jagongan Mirunggan #5
DESCRIPTION:Jagongan Mirunggan edisi ke-5 menjadi edisi yang special karena bertepatan dengan ulang tahun Sanggar Wiro Budhoyo yang ke-3. Pertunjukan dimulai dengan pentas campursari untuk menghangatkan suasana serta diselingi prakata dari panitia maupun sesepuh desa. Setelah itu\, dilanjutkan dengan pementasan kethoprak dari sanggar wirobudhoyo yang mengambil lakon “Said Tundhung”.  \nSaid Tundhung menceritakan tentang perjuangan Raden Said (nama asli dari Sunan Kalijaga) pada masa mudanya dalam membela rakyat kecil yang tertindas\, sebelum beliau bertemu dengan sunan bonang yang membaiat dirinya menjadi sunan kalijaga. Perjuangan Raden Said bermula ketika beliau\, yang kebetulan putra dari seorang pembesar di kerajaan Majapahit yaitu Adipati Tuban yang bernama Ki Tumenggung Wilatikta\, mengetahui keadaan rakyatnya yang menderita akibat kekurangan pangan\, sementara  hasil bumi menumpuk di gudang upeti yang akan disetorkan ke kerajaan. Karena tidak tega\, Raden Said terpaksa mencuri bahan pangan dari gudang upeti kemudian dibagi bagikan kepada rakyat yang kelaparan. Aksi raden Said tersebut akhirnya tercium oleh para punggawa kerajaan. Sebagai akibatnya\, beliau diusir (ditundung) oleh ayahnya sendiri.  \nInti pesan dari lakon ini adalah mengajak penonton untuk meneladani keberanian Raden Said dalam membela / menolong rakyat kecil yang menderita meskipun harus menerima resiko yang sangat besar\, yaitu kehilangan status sosialnya sebagai anak seorang adipati. Dari cerita ini kita bisa belajar tentang patriotisme\, yaitu sikap yang berani\, pantang menyerah dan rela berkorban demi bangsanya. \nKegiatan yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini berlangsung pada sabtu\, 24 Agustus 2019\, pukul 20.00 WIB\, bertempat di Sanggar Wirobudhoyo Desa Wiromartan\, Dk. Gunawan RT 02/ Rw 02 Desa Wiromartan Kec Mirit Kab Kebumen. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia : 0899 5003 096
URL:https://indonesiakaya.com/event/jagongan-mirunggan-5/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/jagongan-mirunggan-5-2q1XdL.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190825T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190825T000000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031242Z
LAST-MODIFIED:20201022T075301Z
UID:36299-1566691200-1566691200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Konser Simfoni Untuk Bangsa 2019\, Kenang 60 Tahun Elfa Secioria
DESCRIPTION:Dengan semangat cinta dan penghargaan bagi Indonesia\, The Resonanz Music Studio di bawah arahan Avip Priatna dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation\, kembali menyelenggarakan konser seri Simfoni Untuk Bangsa 2019. Konser yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2010 ini membawakan lagu-lagu karya komposer dan pencipta lagu kebanggaan Indonesia\, Elfa Secioria ke hadapan para penikmat seni di Ciputra Artpreneur\, Jakarta\, tanggal 25 Agustus 2019\, pukul 16.00 WIB.  \n“Melalui konser seri Simfoni Untuk Bangsa\, The Resonanz Music Studio senantiasa mempersembahkan sebuah pertunjukan yang mencerminkan rasa cinta Indonesia dengan membawakan lagu karya anak bangsa. Setelah mengangkat tema seperti lagu perjuangan Indonesia\, soundtrack film dari masa ke masa\, lagu dolanan anak-anak Indonesia\, hingga memperingati komponis besar Indonesia seperti Alm. Ismail Marzuki dan Mochtar Embut\, kali ini\, Simfoni Untuk Bangsa hadir untuk memberikan penghargaan bagi Alm. Elfa Secioria yang telah memberikan kontribusi besar untuk perkembangan musik Indonesia. Bersama Jakarta Concert Orchestra\, Batavia Madrigal Singer\, The Resonanz Children’s Choir serta Farman Purnama dan Andrea Miranda\, konser ini menjadi salah satu persembahan yang selalu ditunggu-tunggu oleh pecinta musik Indonesia\,” ujar Renitasari Adrian\, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.  \nSeri konser yang ke- 10 dari Simfoni Untuk Bangsa menampilkan karya-karya besar dari Elfa Secioria seperti Kugapai Hari Esok\, Selamat Datang Cinta\, dan Detik Tak Bertepi. Selain karya Elfa\, konser ini juga akan menyajikan sebuah lagu karya salah satu guru musik Elfa\, yaitu F. A. Warsono berjudul Pelangi\, serta lagu-lagu daerah Indonesia yang diaransemen oleh arranger muda Indonesia yang dikemas secara indah dan memukau. Farman Purnama yang pernah berguru kepada almarhum Elfa\, secara khusus menciptakan karya baru yang dipentaskan perdana dalam konser ini. \n \nKonser Simfoni Untuk Bangsa 2019 dibuka dengan lagu Indonesia Raya\, kemudian dilanjutkan dengan Elfa’s Overture\, medley Kampuang Nan Jauh Dimato & Tokecang\, Pelangi\, Kusadari\, Pelangiku\, Sesuatu\, Lihatlah Lebih Dekat\, medley Bintang-Bintang & Balon Udara\, Ucaplah Untuk Terakhir\, Selamat Datang Cinta\, Ada Kamu\, Detik Tak Bertepi\, Bermain Musik\, Kugapai Hari Esok\, Untuk Abang\, Rampak Melayu\, dan ditutup dengan lagu Pesta.  \n“Bagi kami\, Elfa Secioria atau biasa kami sapa Bang Elfa\, adalah salah satu ‘Pahlawan’ yang telah banyak berjasa dalam perkembangan musik pop dan jazz di Indonesia. Tidak hanya mencipta dan mengaransemen musik yang indah\, dedikasi beliau dalam bidang pendidikan musik di Indonesia sangat tinggi sehingga menghasilkan musisi dan penyanyi yang berprestasi\,” ujar Avip Priatna Mag.Art selaku Direktur Musik The Resonanz Music Studio.  \n“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari banyak pihak\, terutama dari Ibu Vera Sylvina dan keluarga yang telah memperkenankan kami untuk memperdengarkan kembali mahakarya Bang Elfa. Konser ini akan membawa pecinta musik tahun 80-an untuk bernostalgia\, dan sekaligus memperkenalkan musik-musik indah ini kepada generasi milenial yang mungkin belum pernah mendengarnya. Kami harap\, penonton dapat terhibur dengan persembahan hari ini\,” tambahnya.  \nElfa Secioria lahir di Garut\, 20 Februari 1959. Tumbuh di tengah keluarga pecinta musik\, Elfa mulai bermain piano ketika ia berumur 5 tahun\, dan 3 tahun setelahnya ia sudah bergabung dengan band jazz bernama Trio Jazz Yunior IVADE. Elfa melanjutkan pelajaran musiknya di Institut Pendidikan Musik di Bandung\, mengambil kursus piano 1 dan 2 (1970–1974)\, belajar musik simfoni (1971–1978) dan belajar Aransemen Orkestra (1974–1978). Kapten F.A.Warsono\, pimpinan Orkes Simfoni Angkatan Darat Bandung pada waktu itu\, juga salah satu guru musik Elfa. \nSebagai seorang anak muda yang sangat berbakat\, ketika umur 11 tahun ia pernah membuat penonton pertunjukannya kagum karena Elfa bermain piano dengan mata tertutup. Pada usia 19 tahun\, Elfa sudah mulai keliling dunia dengan grup vokalnya\, dan meraih 8 kemenangan Grand Champion di festival mancanegara. Tahun 1982\, ia meraih gelar Best Arranger di ASEAN Song Festival di Bangkok dan pada Festival di Manila tahun 1984 kembali Elfa meraih Best Arranger\, sekaligus lagunya yang berjudul Detik Tak Bertepi meraih penghargaan Lagu Terbaik. Kesuksesannya berlanjut di Golden Kite Festival di Malaysia tahun 1984\, dimana ia berhasil keluar sebagai The Best Performer dengan lagunya Kugapai Hari Esok yang dinyanyikan oleh Harvey Malaiholo. \n \nElfa mendapat sambutan yang luar biasa dari penonton ketika ia berkesempatan memimpin Yamaha Symphony Orchestra di Budokan Hall\, Tokyo pada acara World Popular Song Festival di tahun 1982. Selama perjalanannya berkarir di industri musik Indonesia\, Elfa juga sering berkolaborasi dengan musisi lain terutama dalam penulisan lirik lagu\, antara lain\, Wieke Gur\, Ferina Widodo\, Hentriesa\, Mira Lesmana\, Dewayani\, dan juga sang istri tercinta Vera Sylvina.  \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/konser-simfoni-untuk-bangsa-2019-kenang-60-tahun-elfa-secioria/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/konser-simfoni-untuk-bangsa-2019-kenang-60-tahun-elfa-secioria-MrufHC.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190825T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190825T160000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031355Z
LAST-MODIFIED:20201022T075418Z
UID:36412-1566748800-1566748800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Konser Simfoni Untuk Bangsa 2019 "Mengenang 60 tahun Elfa Secioria"
DESCRIPTION:Simfoni Untuk Bangsa 2019\, konser tahunan The Resonanz Music Studio yang mulai digelar sejak tahun 2010 dengan semangat Cinta dan Penghargaan bagi Indonesia\, dengan membawakan lagu-lagu karya anak bangsa akan dipersembahkan kembali untuk anda semua. Orang sering mengatakan bahwa menghargai pahlawan yang telah mengharumkan dan mengangkat nama Bangsa dan Negara sudah sepatutnya dilakukan oleh penerusnya. Itulah sebabnya\, Simfoni Untuk Bangsa tahun 2019 kali ini mengambil sub tema “Mengenang 60 tahun Elfa Secioria”. \nAvip Priatna Mag. Art. sebagai direktur musik sekaligus konduktor akan tampil bersama Jakarta Concert Orchestra\, Batavia Madrigal Singers\, The Resonanz Children’s Choir\, vokalis solo Farman Purnama dan Andrea Miranda membawakan karya-karya musik “Bang Elfa”.  \nKonser yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan digelar pada hari Minggu\, 25 Agustus 2019\, di Ciputra Artpreneur\, Jakarta\, pukul 16.00 WIB\, sebagai bentuk penghargaan kepada salah seorang “pahlawan” musik Indonesia\, yaitu  alm. Elfa Secioria Hasbullah (1959 – 2011)\, sosok yang telah banyak sekali berjasa dalam perkembangan musik pop/jazz di Indonesia. Tidak hanya melalui karya-karya lagunya\, tetapi juga aransemen musik baik untuk vocal maupun orkestra\, serta dedikasinya yang tinggi dalam bidang pendidikan musik sehingga menghasilkan artis-artis penyanyi yang berhasil berprestasi seperti Hedy Yunus\, Farman Purnama\, Dewi Gita\, Elfa’s Singers dan masih banyak lagi. \nDalam konser Simfoni Untuk Bangsa ini\, akan ditampilkan karya-karya besar dari Elfa Secioria seperti Kugapai Hari Esok\, Selamat Datang Cinta\, Detik Tak Bertepi dan masih banyak lagi\, termasuk sebuah lagu karya sang guru\, F. A. Warsono yaitu Pelangi. Selain karya Elfa\, dalam konser ini akan membawakan lagu daerah Indonesia yang diaransemen oleh arranger muda Indonesia. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini :  \nWeb: theresonanz.com/ticketing \nT: 021-720 1918 \nM: 08 1212 8686 65 | 0858 1414 2277 \nEmail: ticketing@theresonanz.com   \nIbu Dibjo : (021) 319 311 78 \nwww.blibli.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/konser-simfoni-untuk-bangsa-2019-mengenang-60-tahun-elfa-secioria/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/konser-simfoni-untuk-bangsa-2019-mengenang-60-tahun-elfa-secioria-djk9Pk.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190827T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190827T000000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031209Z
LAST-MODIFIED:20201022T075331Z
UID:36249-1566864000-1566864000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Langkahkan Kaki Ke New York\, 13 Peserta Indonesia Menuju Broadway Kembali Dengan 'What I Did For Love'
DESCRIPTION:Setelah melalui proses panjang\, 13 peserta terpilih Ruang Kreatif: Indonesia Menuju Broadway yang diinisiasi oleh www.indonesiakaya.com akhirnya menginjakkan kaki ke jantung industri teater broadway\, New York\, Amerika Serikat. Mereka mendapatkan kesempatan eksklusif untuk berkolaborasi bersama tim broadway papan atas yang terdiri dari sutradara\, direktur musik\, koreografer\, dan tim pendukung produksi broadway pada 8 – 12 Juli 2019. Indonesia Menuju Broadway merupakan sebuah program beasiswa pelatihan bagi seniman muda untuk mendapatkan ilmu panggung dengan standar broadway di Indonesia. Kegiatan yang menjadi bagian dari program ruang kreatif Bakti Budaya Djarum Foundation dengan berkolaborasi bersama Organisasi peraih Premiere Award-Winning Global Arts Education StudentsLive dan Passport to Broadway\, New York yang didirikan oleh Sutradara Artistik Amy Weinstein pada tahun 2000. \nSekembalinya ke Indonesia\, ke-13 peserta Indonesia Menuju Broadway ini kembali menampilkan showcase ‘What I Did For Love’ yang digelar di Soehanna Hall\, Jakarta\, pada 27 Agustus 2019. Pertunjukan yang berdurasi 60 menit ini menampilkan lagu-lagu broadway seperti Getting Married Today (Company)\, We Both Reached For The Gun (Chicago)\, When I Grow Up (Matilda)\, Man Wanted (Copacabana)\, And The World Goes Round (dari penampilan dengan nama yang sama)\, What I Did For Love (A Chorus Line) dan banyak lagi lainnya. Masing-masing peserta membawakan 4 karakter berbeda dalam cerita 3 babak dan membawakan lebih dari 40 lagu Broadway yang diaransemen oleh Seth Weinstein. Di akhir pertunjukan\, mereka juga membawakan lagu “Indonesia Pusaka” dengan aksesoris dan busana sentuhan Indonesia. \nHarapannya dari pertunjukan ini talenta muda Indonesia dapat sejajar dengan standar Broadway dan nantinya akan ada seniman Indonesia yang berhasil menembus panggung broadway. Semoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/pameran-senirupa-ssia-the-12th-indonesia-japan-cultural-exchange/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pameran-senirupa-ssia-the-12th-indonesia-japan-cultural-exchange1-gMRgQU.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190827T183000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190907T000000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031346Z
LAST-MODIFIED:20231221T101134Z
UID:36398-1566930600-1567814400@indonesiakaya.com
SUMMARY:PAMERAN SENIRUPA SSIA "The 12th INDONESIA-JAPAN CULTURAL EXCHANGE"
DESCRIPTION:SOCIETY for the STUDY of INDONESIAN ARTS (SSIA) Japan adalah sebuah organisasi yang berdiri di Jepang  pada 1977\, diprakarsai oleh Bapak Tsunesuke Masuko. Maksud dari didirikannya organisasi ini adalah untuk mempererat tali persahabatan antara kedua negara\, Indonesia dan Jepang melalui pertukaran para seniman selain juga melalui penelitian terhadap kebudayaan khususnya senirupa. \nSejak didirikannya SSIA Japan\, para anggota merencanakan pameran pertukaran seni dan budaya dan mengajak seniman-seniman dari Indonesia untuk ikut serta berpameran bersama SSIA Japan \,sehingga terlaksana pameran pertama yang diadakan di “Tokyo Ginza Tamaya Galeri” pada bulan Desember 1979. Selanjutnya pameran yang pertama di Indonesia pun digelar pada bulan Januari 1988 di Pasar Seni Ancol\, Jakarta. Sejak itulah hampir setiap tahun  diadakan pameran bersama secara bergantian di Indonesia dan Jepang. \nDengan berjalannya waktu \, pada tahun 2000 didirikan SSIA Indonesia diketuai oleh Bapak Sudaryono Sudarso (almarhum) dgn Wakil Ketua Ibu Titis Jabaruddin. Kemudian diresmikan tahun 2007 pada saat digantikan oleh Bapak Rudy Harjo Sebagai Ketua Umum hingga kini. \nPameran kali ini adalah pameran ke-12 kalinya di Indonesia dengan peserta 20 seniman Jepang dan 35 seniman Indonesia dengan karya-karya berupa lukisan\,batik\, patung\, dan photography dan lain lain. \nPameran “The 12th Indonesia-Japan Cultural Exchange” ini akan diselenggarakan  di GALERI 678  Jl. Kemang Selatan Raya no 125A Jakarta Selatan.  Pameran akan diresmikan pada tgl 27 Agustus jam 18.30 WIB dan akan berlangsung hingga tgl 7 September 2019 serta rencananya akan diresmikan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia didampingi The Japan foundation. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia : 021 7196 007
URL:https://indonesiakaya.com/event/pameran-senirupa-ssia-the-12th-indonesia-japan-cultural-exchange-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pameran-senirupa-ssia-the-12th-indonesia-japan-cultural-exchange-JqQndN.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190830T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190830T000000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031257Z
LAST-MODIFIED:20201022T075317Z
UID:36323-1567123200-1567123200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Art Jakarta 2019 Dihadiri Hampir 40\,000 Pengunjung
DESCRIPTION:Art Jakarta kembali hadir di tahun ini\, pada tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2019. Art Jakarta Edisi ke-11 ini diadakan di tempat yang berbeda dari sebelumnya\, yaitu Jakarta Convention Center\, Senayan. Pameran ini dipimpin oleh kolaborasi dua tokoh terkemuka di kancah seni Indonesia yaitu Tom Tandio (Direktur Pameran) dan Enin Supriyanto (Direktur Artistik) yang juga menyertakan desainer grafis Henricus Linggawidjaja (Artnivora) dan fotografer Indra Leonardi (The Leonardi) yang masing-masing adalah Direktur Desain dan Direktur Fotografi untuk pameran. Arsitek dan Desainer Dua Studio telah ditugaskan untuk membuat desain dan konsep segar untuk pameran ini. Pameran ini dihadiri lebih dari 39\,000 pengunjung selama tiga hari. Pameran ini juga menghadirkan lebih dari 300 seniman dan lebih dari 1.000 karya. \nPeresmian Art Jakarta 2019 diawali dengan konferensi pers\, dengan pembicara yaitu Bapak Indraguna Sutowo selaku Direktur Utama PT Artindo Jakarta Seni Kini (Art Jakarta)\, Bapak Tom Tandio sebagai Fair Director (Direktur Pameran)\, juga pembicara lainnya. Acara ini dibuka dan diresmikan oleh Bapak Ricky Pesik Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) yang merupakan Strategic Partner Art Jakarta 2019. Hadir pula untuk memberikan penghargaan khusus\, tamu kehormatan Bapak Hilmar Farid\, Direktur Jenderal Direktorat Kebudayaan (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan)\, dan Bapak Joshua Simandjuntak sebagai Deputi Pemasaran Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Sebagai penanda bahwa Art Jakarta 2019 telah resmi dimulai\, para pembicara yang hadir menandatangani neon box yang merupakan ikon Art Jakarta tahun ini. Hadir juga di hari pertama yaitu Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF)\, Bapak Triawan Munaf\, yang sangat menghargai keberadaan pameran besar ini mengingat meningkatnya kesadaran atas industry seni baik di tingkat Pemerintah dan Industri. \n \nMengakhiri acara peresmian Art Jakarta 2019 yang sangat berkesan\, Bakti Budaya Djarum Foundation mempersembahkan 'Ontologi Dedes' sebuah pertunjukan oleh Fat Velvet\, komunitas perempuan kreatif asal Bandung. Di hari keesokan pameran\, ada juga penampilan dari Rubah Di Selatan\, komunitas musik yang unik asal Yogyakarta. Kedua kelompok ini adalah alumni dari program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia. Semoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/art-jakarta-2019-dihadiri-hampir-40000-pengunjung/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/art-jakarta-2019-dihadiri-hampir-40000-pengunjung-tCTzCu.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190830T180000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190901T000000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031300Z
LAST-MODIFIED:20201022T075321Z
UID:36328-1567188000-1567296000@indonesiakaya.com
SUMMARY:Art Jakarta Kembali Hadir
DESCRIPTION:Art Jakarta kembali hadir di tahun ini\, pada tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2019. Art Jakarta Edisi ke-11 ini diadakan di tempat yang berbeda dari sebelumnya\, yaitu Jakarta Convention Center\, Senayan. Kolaborasi dua tokoh terkemuka di kancah seni Indonesia yaitu Tom Tandio (Direktur Pameran) dan Enin Supriyanto (Direktur Artistik)\, akan memastikan pendekatan yang diperkuat dan nilai tambah bagi Art Jakarta. \nPengetahuan dan pengalaman mereka di kancah seni lokal dan internasional akan semakin meningkatkan posisi Art Jakarta di Indonesia dan Asia Tenggara. Tim Tom dan Enin juga menyertakan desainer grafis Henricus Linggawidjaja (Artnivora) dan fotografer Indra Leonardi (The Leonardi) yang masing-masing adalah Direktur Desain dan Direktur Fotografi untuk pameran. Arsitek dan Desainer Dua Studio telah ditugaskan untuk membuat desain dan konsep segar untuk pameran ini. Identitas baru dari Art Jakarta menempatkan Jakarta sebagai salah satu pusat utama seni kontemporer Asia sementara pada saat yang sama memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat seni paling penting di Asia. "Perubahan ini (dalam branding) adalah salah satu cara untuk mewakili komitmen kami dalam membangun fondasi bagi komunitas seni lokal dan internasional untuk dapat berinteraksi\," (Enin Supriyanto). \nEdisi kesepuluh pada tahun 2018 memperlihatkan lebih dari 40.000 pengunjung menghadiri Art Jakarta. Pergantian tempat tahun ini\, dari Pacific Place ke Jakarta Convention Center\, juga karena peningkatan pengunjung yang diantisipasi\, sejalan dengan pertumbuhan yang berkelanjutan selama beberapa tahun terakhir. Sebanyak 70 galeri dari Indonesia dan negara-negara Asia lainnya akan berpartisipasi dalam Art Jakarta 2019. "Fakta bahwa jumlah peserta di luar negeri melebihi peserta pameran domestik adalah kesaksian tentang kekuatan dan kepercayaan pasar seni internasional pada Art Jakarta khususnya\, dan pasar seni Indonesia secara umum\, "(Tom Tandio). \nPameran ini terdiri dari enam komponen: Galeri Seni Jakarta\, Art Jakarta Spot\, Seni Jakarta X\, Seni Jakarta Play\, dan Seni Jakarta Scene\, serta Art_UNLTD\, yang disajikan oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf). Sejak edisi pertama Art Jakarta\, penggalangan dana untuk amal adalah fitur permanen dari pameran tersebut. Tahun ini\, sepuluh karpet buatan seniman terkenal akan dilelang untuk mengumpulkan dana demi kebaikan. Juga akan ada penampilan dari 2 kelompok alumni program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia\, persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation yaitu Fat Velvet dari Bandung & Rubah Di Selatan dari Yogyakarta.
URL:https://indonesiakaya.com/event/art-jakarta-kembali-hadir/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/art-jakarta-kembali-hadir-vDz5vf.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190831T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190831T000000
DTSTAMP:20260519T222924
CREATED:20201022T031243Z
LAST-MODIFIED:20201022T075302Z
UID:36301-1567209600-1567209600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Plataran Bromo Xtravaganza 2019
DESCRIPTION:Plataran Bromo Resort & Venue mengadakan kegiatan yang bertema Plataran Bromo Xtravaganza 2019\, pada tanggal 31 Agustus 2019 – 1 September 2019 bertempat di Plataran Bromo Resort and Venue. Sebuah konsep acara unik yang menyuguhkan hiburan musik\, seni dan budaya serta pagelaran adat istiadat suku asli Tengger. \n \nAcara ini bertujuan mengedukasi warga suku Tengger dalam bidang wisata\, ingin menjadikan acara ini sebagai ikon yang bertaraf internasional dari Pasuruan. Selain itu mempromosikan adat istiadat suku tengger dan menghidupkan perekonomian masyarakat di desa Tosari\, Pasuruan yang menjadi salah satu gerbang masuk ke Bromo. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/plataran-bromo-xtravaganza-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/plataran-bromo-xtravaganza-2019-gV5Nq9.tmp_.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR