BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesia Kaya - ECPv6.15.15//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesia Kaya
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiakaya.com
X-WR-CALDESC:Events for Indonesia Kaya
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20180101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190501T153000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190501T153000
DTSTAMP:20260520T013721
CREATED:20201022T031501Z
LAST-MODIFIED:20240919T093222Z
UID:36512-1556724600-1556724600@indonesiakaya.com
SUMMARY:'Sedekah Budaya 39 Tahun Teater Lingkar'
DESCRIPTION:Dalam rangka ulang tahunnya yg ke 39\, teater lingkar Semarang akan menggelar pentas berjudul “Nyi Panggung”. Naskah ditulis oleh Eko Tunas dengan Sutradara Roso Power. Pertunjukan yang didukung juga oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan digelar pada tanggal 1 Mei 2019 di Taman Budaya Raden Saleh\, jalan Sriwijaya 29 Semarang. \nNaskah ini menceritakan kehidupan kelompok seni tradisi yang tersisih dan tersingkir. Saat kesenian tradisional mulai digilas oleh perubahan zaman. Ketoprak Eko Mardika berjuang keras agar tetap eksis. Hingga munculah ide transmigrasi. Akankah ketoprak Eko Mardika tetap bertahan? \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia : \nRio   087 8338 2280\nSari. 081 1288 1228
URL:https://indonesiakaya.com/event/sedekah-budaya-39-tahun-teater-lingkar/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/sedekah-budaya-39-tahun-teater-lingkar-hj5OaC.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190503T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190503T200000
DTSTAMP:20260520T013721
CREATED:20201022T031454Z
LAST-MODIFIED:20240418T105747Z
UID:36502-1556913600-1556913600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Pertunjukan Dikia Pauh di Festival Nan Jombang
DESCRIPTION:Kesenian tradisi membutuhkan generasi penerus untuk melanjutkan tongkat estafet agar kesenian tersebut dapat terjaga dan berkembang. Namun kesenian tradisi pada era milenial saat ini seolah ditinggalkan generasi. Permasalahan ini tidak bisa dibebankan kepada perubahan zaman atau generasi muda itu sendiri. Minimnya panggung yang dimiliki oleh seniman tradisi sepertinya menjadi titik sentral kenapa kesenian tradisi kehilangan penikmat serta peminat sehingga menjadi barang langka. Untuk itu\, Festival Nan Jombang Tanggal 3 (FNJT3) selalu memberikan panggung kepada para seniman tradisi dengan harapan kesenian tradisi khususnya di Minangkabau selalu terjaga dan tidak hilang keberadaannya. Festival ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada seniman tradisi yang selalu setia menjaga kesenian tradisi. \nFestival yang diselenggarakan oleh Nan Jombang Group bersama Komunitas Galombang Minangkabau ini didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation. Di tahun  ke-7 penyelenggaraannya FNJT3 tidak hanya menampilkan kesenian tradisi dari Minangkabau\, namun juga dari daerah di luar Minangkabau. Bila sebelumnya FNJT3 menghadirkan kesenian tradisi dari Tanah Melayu\, pada 3 Mei 2019 besok FNJT3 akan menampilkan kesenian tradisi dari Padang yaitu Dikia Pauh. \nDikia Pauh merupakan salah satu kesenian tradisi yang cukup populer pada masanya di Sumatera Barat. Kesenian ini berbentuk shalawat dan hikayat nabi Muhammad SAW. Dalam penyajiannya Dikia Pauh memiliki 5 sesi\, yaitu dikia\, shalawat\, hikayat\, bersanji dan do’a maulid. Berbeda dengan kesenian berbentuk dikia atau shalawat lainnya di Minangkabau\,  Dikia pauh tidak hanya dimainkan dengan duduk namun juga pada beberapa sesi mereka akan memainkannya dengan berdiri seperti layaknya menari. \nDulu kesenian ini dimainkan hanya untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Namun dalam perjalanannya\, kesenian ini tidak hanya dimainkan ketika maulid nabi saja. Seperti yang diterangkan oleh Janidir Rajo Intan yang merupakan salah seorang pelantun kesenian ini “dulu kesenian ini hanya untuk memperingati maulid nabi saja\, tapi sekarang bisa ke acara apa saja seperti baralek\, menaiki rumah dan lain sebagainya”\, terangnya. Laki-laki yang berumur 78 tahun ini sudah memainkan Dikia Pauh¬ sejak tahun 1965 tepatnya saat dia masih berusia 13 tahun. Dia mempelajarinya dari salah seorang “guru gadang” yang bernama Angku Ketek Rali dari Pauh. \nPenampilan Dikia Pauh di FNJT3 sekaligus untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Untuk itu\, silahkan datang dalam kemeriahan FNJT 3 pada hari Jum’at tepatnya tanggal 3 Mei 2019 di Ladang Tari Nan Jombang\, belakang perumahan Polda Balai Baru\, Padang. Sama seperti perhelatan bulan-bulan sebelumnya\, festival ini akan di mulai pada pukul 20:00 WIB. \nInfo lebih lanjut\, silahkan menghubungi panitia : \nAngga Djamar : 0812 6616 716\nwww.nanjombangdance.id
URL:https://indonesiakaya.com/event/pertunjukan-dikia-pauh-di-festival-nan-jombang/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/pertunjukan-dikia-pauh-di-festival-nan-jombang-LPxWKc.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190508T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190508T000000
DTSTAMP:20260520T013721
CREATED:20201022T031341Z
LAST-MODIFIED:20230921T084435Z
UID:36390-1557273600-1557273600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Gelar Batik Nusantara Tahun 2019
DESCRIPTION:Gelar Batik Nusantara Tahun 2019 yang didukung juga oleh Bakti Budaya Djarum Foundation diselenggarakan pada tanggal 8-12 Mei 2019 di Main Lobby dan Assembly Hall\, Jakarta Convention Center. \nGBN 2019 mengusung tema “Lestari Tak Berbatas”\, yang memiliki arti bahwa Batik sebagai warisan Luhur mampu mencitrakan kebebasan\, kedinamisan\, serta keceriaan yang sesuai dengan gaya hidup di masa sekarang. Batik kini telah menjadi fashion statement bagi banyak orang\, dan seiring dengan perubahan jaman\, perlu adanya pelestarian dan penyesuaian bagi industri untuk tetap dapat bersaing secara global\, sehingga para perajin Batik harus semakin kreatif dan inovatif dalam menghasilkan mahakarya dengan kekayaan motif yang relevan dan kekinian namun tidak kehilangan nilai-nilai budaya dan tradisional yang terkandung di dalamnya. \nDalam rangka membidik generasi milenial\, GBN 2019 bekerjasama dengan banyak komunitas muda\, sekolah desain busana\, serta Putra Putri Batik Nusantara\, mempersiapkan berbagai program menarik seperti fashion show\, talkshow\, dialog Batik\, workshop membatik\, creative corner hingga pertunjukan musik tradisional selama pameran berlangsung. \n \nUNESCO secara resmi telah mengakui Batik sebagai warisan budaya dunia. Batik telah dimasukkan ke dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity)\, dimana pengakuan tersebut merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia. Momentum penetapan tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional pada tanggal 2 Oktober 2009\, dan diperingati setiap tahun. \nBerbagai upaya dilakukan untuk mempromosikan dan mengembangkan Batik dan aplikasinya di dalam negeri. Salah satunya adalah dengan penyelenggaraan Gelar Batik Nusantara (GBN) yang telah dilaksanakan sejak 1996 oleh Yayasan Batik Indonesia. Yayasan Batik Indonesia\, organisasi nirlaba yang didirikan pada tanggal 28 oktober 1994\, merupakan sebuah yayasan yang dibentuk sebagai perwujudan dari persamaan kehendak para pecinta\, perajin\, pengusaha\, dan pemerhati Batik yang dijiwai oleh semangat Sumpah Pemuda serta merupakan mitra kerja Pemerintah dalam mengembangkan\, melestarikan dan membina pengusaha serta perajin Batik Nasional. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/gelar-batik-nusantara-tahun-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/gelar-batik-nusantara-tahun-20191-BhNKEW.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190508T100000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190512T000000
DTSTAMP:20260520T013721
CREATED:20201022T031446Z
LAST-MODIFIED:20231218T102539Z
UID:36490-1557309600-1557619200@indonesiakaya.com
SUMMARY:Gelar Batik Nusantara Tahun 2019
DESCRIPTION:Yayasan Batik Indonesia\, organisasi nirlaba yang didirikan pada tanggal 28 oktober 1994\, merupakan sebuah yayasan yang dibentuk sebagai perwujudan dari persamaan kehendak para pecinta\, perajin\, pengusaha\, dan pemerhati Batik yang dijiwai oleh semangat Sumpah Pemuda serta merupakan mitra kerja Pemerintah dalam mengembangkan\, melestarikan dan membina pengusaha serta perajin Batik Nasional. \nUNESCO secara resmi telah mengakui Batik sebagai warisan budaya dunia. Batik telah dimasukkan ke dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity)\, dimana pengakuan tersebut merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia. Momentum penetapan tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional pada tanggal 2 Oktober 2009\, dan diperingati setiap tahun. \nBerbagai upaya dilakukan untuk mempromosikan dan mengembangkan Batik dan aplikasinya di dalam negeri. Salah satunya adalah dengan penyelenggaraan Gelar Batik Nusantara (GBN) yang telah dilaksanakan sejak 1996 oleh Yayasan Batik Indonesia. Setelah sukses menyelenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya\, tahun 2019 Gelar Batik Nusantara kembali akan dilaksanakan untuk ke-11 kalinya. \nGBN 2019 mengusung tema “Lestari Tak Berbatas”\, yang memiliki arti bahwa Batik sebagai warisan Luhur mampu mencitrakan kebebasan\, kedinamisan\, serta keceriaan yang sesuai dengan gaya hidup di masa sekarang. Batik kini telah menjadi fashion statement bagi banyak orang\, dan seiring dengan perubahan jaman\, perlu adanya pelestarian dan penyesuaian bagi industri untuk tetap dapat bersaing secara global\, sehingga para perajin Batik harus semakin kreatif dan inovatif dalam menghasilkan mahakarya dengan kekayaan motif yang relevan dan kekinian namun tidak kehilangan nilai-nilai budaya dan tradisional yang terkandung di dalamnya. \nDalam rangka membidik generasi milenial\, GBN 2019 bekerjasama dengan banyak komunitas muda\, sekolah desain busana\, serta Putra Putri Batik Nusantara\, mempersiapkan berbagai program menarik seperti fashion show\, talkshow\, dialog Batik\, workshop membatik\, creative corner hingga pertunjukan musik tradisional selama pameran berlangsung. \nGBN 2019 yang didukung juga oleh Bakti Budaya Djarum Foundation akan diselenggarakan pada tanggal 8-12 Mei 2019 di Main Lobby dan Assembly Hall\, Jakarta Convention Center. Pameran dibuka pukul 10.00 – 21.00 WIB. \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan kunjungi :\nwww.gelarbatiknusantara2019.com\nInstagram : @gelarbatiknusantara
URL:https://indonesiakaya.com/event/gelar-batik-nusantara-tahun-2019-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/gelar-batik-nusantara-tahun-2019-Hv2MO4.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190518T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190518T200000
DTSTAMP:20260520T013721
CREATED:20201022T031438Z
LAST-MODIFIED:20201022T075502Z
UID:36477-1558209600-1558209600@indonesiakaya.com
SUMMARY:Suluk Maleman Edisi Mei 2019
DESCRIPTION:Suluk Maleman adalah acara rutin bulanan yang dirancang sebagai ajang untuk silaturrahim\, tukar pikiran\, mengaji masalah-masalah yang dihadapi bangsa\, baik di tingkat lokal maupun nasional. Acara ini sejak awal digagas sebagai oase untuk merekatkan kembali ikatan kemanusiaan\, kemasyarakatan dan kebangsaan. \nTema Suluk Maleman kali ini adalah “Syahadah”. Tema ini merupakan bagian ke-sebelas dari episode Taubat Nusantara\, Menjaga Nalar Bangsa\, yang akan diisi antara lain oleh Sabrang Mowo Damar Panuluh (Noe-Letto)\, KH. Ahmad Nadhif Abdul Mujib dan Drs. Ilyas M.Ag. Kecuali membahas tema\, seperti biasa acara ini akan diselingi pagelaran musik oleh Orkes Puisi Sampak GusUran. \nKegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2019\, pukul 20.00 WIB\, bertempat di Rumah Adab Indonesia Mulia\, Jalan P. Diponegoro No 94\, Pati. \nInfo lebih lanjut :\nWebsite: www.sulukmaleman.com\nFacebook: fb.com/sulukmaleman\nTwitter: @suluk_maleman\nInstagram: @sulukmaleman
URL:https://indonesiakaya.com/event/suluk-maleman-edisi-mei-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/suluk-maleman-edisi-mei-2019-FcN5s6.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190519T163000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190519T163000
DTSTAMP:20260520T013721
CREATED:20201022T031442Z
LAST-MODIFIED:20201022T075507Z
UID:36484-1558283400-1558283400@indonesiakaya.com
SUMMARY:Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (FASBuK) Edisi Mei 2019
DESCRIPTION:Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation bekerja sama dengan Kajian Kreatifitas dan Seni Fakultas Teknik (Teater Obeng) Universitas Muria Kudus akan menggelar lawatan rutin sastra dan budaya. Kali ini menampilkan Pertunjukan Musik\, Puisi dan Stand Up Comedy  dengan tema “Ngabuburit Asik“ di Auditorium Universitas Muria Kudus\, Kampus Gondangmanis PO BOX 53 Bae Kudus\, pada hari Minggu\, 19 Mei 2019\, pukul : 16.30 WIB. \nEdisi bulan Mei 2019 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan\, panggung Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus akan menghadirkan nuansa ngabuburit. Kegiatan FASBuK menghadirkan Qodrat Amrullah seorang komika muda\, Obengcoustic sebuah kelompok musik dari salah satu teater kampus di Universitas Muria Kudus\, Mohamad Sholeh seorang sastrawan\, dan Tahaney Al Hasna Dienislami pemain piano klasik. Setelah pertunjukan akan dilanjutkan dengan acara berbuka puasa bersama sebagai bentuk kedekatan dan persaudaraan diantara para penampil maupun pengunjung yang hadir.  \nSekilas tentang Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) \nBerdiri sejak 12 Januari 2009\, FASBuK adalah ruang kerja fisik dan pemikiran untuk mencipta inovasi serta varian-varian sebuah paket kemasan kegiatan dalam bidang kesusasteraan dan kesenian lokal yang nantinya mampu menjadi asset atas keberagaman kebudayaan nasional dan dekatmasyarakatnya sehingga tercapai ruang bersama untuk saling berbagi\, bertukar pikiran\, demi sebuah cita-cita luhur tumbuhnya nilai-nilai kesadaran manusia yang berbudaya. \nSecara rutin tiap bulannya FASBuK menggelar acara Sastra dan Seni Budaya yang meliputi Apresiasi sastra\, Sarasehan Budaya\, Pertunjukan Musik\, Tari dan Pementasan Drama/Teater\, dan sebagainya. \nUntuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi: \n\nForum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FasBuk)\nKetua Badan Pekerja FASBuK :Arfin AM\nNo. Hp: +62 857 4259 8480\nEmail: fasbuk93@gmail.com
URL:https://indonesiakaya.com/event/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-mei-2019/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/forum-apresiasi-sastra-dan-budaya-kudus-fasbuk-edisi-mei-2019-BX9Qb2.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190521T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190521T000000
DTSTAMP:20260520T013721
CREATED:20201022T031331Z
LAST-MODIFIED:20201022T075352Z
UID:36374-1558396800-1558396800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Kegiatan Bukan Musik Biasa Edisi #70
DESCRIPTION:Kegiatan Bukan Musik Biasa Edisi #70 yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dilaksanakan pada 21 Mei 2019 di Pendapa Wisma Seni Taman Budaya Surakarta\, Jl. Ir. Sutami 57 Surakarta. Di edisi ini\, ada dua band yang tampil\, yaitu Djiwoastra dan Kemlaka Sound of Archipelago\, dan di akhir sesi\, ada diskusi bareng penampil yang mengupas tentang musik mereka. \nKemlaka Sound of Archipelago adalah kelompok musik etnik yang berdiri di kota Solo pada bulan Maret tahun 2012\,  terdiri dari beberapa anak muda yang memiliki minat dan bakat bermain musik. Berawal dari keinginan untuk berkreasi pada dunia musik dan menambah semaraknya musik di tanah air\, kelompok ini terus berusaha mengembangkan diri dengan menciptakan karya-karya musik dan mengembangakan organisasi musiknya. \n \nDjiwoastra dapat diterjemahkan secara bebas sebagai alat utama sistem persenjataan jiwa. Djiwoastra dibentuk sebagai konstelasi project dari Djiwo pada pertengahan 2017 oleh Dewadji “Djiwo” Ratriarkha bersama Aji Agustian dan Oky Praguso. Mereka berdedikasi untuk menciptakan penafsiran musik ekstrim metal dengan tradisi esoterik budaya Nusantara. Digunakannya instrumen perkusi tradisional melalui pola permainan Baleganjur Bali\, Puik-puik dan Ganrang Makassar ditujukan untuk menguatkan nuansa musikal nusantarais yang khas sekaligus meneguhkan deburan drum besutan Irfan Ariessa.  \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kegiatan-bukan-musik-biasa-edisi-70/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/kegiatan-bukan-musik-biasa-edisi-70-intL0p.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190521T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190521T200000
DTSTAMP:20260520T013721
CREATED:20201022T031334Z
LAST-MODIFIED:20201022T075356Z
UID:36378-1558468800-1558468800@indonesiakaya.com
SUMMARY:Bukan Musik Biasa Edisi #70
DESCRIPTION:Buat para pencinta musik\, kamu bisa mengikuti forum diskusi Bukan Musik Biasa. Di edisi ini\, ada dua band yang bakalan manggung\, yaitu Djiwoastra dan Kemlaka Sound of Archipelago. Kegiatan yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan dilaksanakan pada 21 Mei 2019 di Pendapa Wisma Seni Taman Budaya Surakarta\, Jl. Ir. Sutami 57 Surakarta. Di akhir sesi\, bakal ada diskusi bareng penampil yang mengupas tentang musik mereka. \nKemlaka Sound of Archipelago adalah kelompok musik etnik yang berdiri di kota Solo pada bulan Maret tahun 2012\,  terdiri dari beberapa anak muda yang memiliki minat dan bakat  bermain musik. Berawal dari keinginan untuk berkreasi pada dunia musik dan menambah semaraknya musik di tanah air\, kelompok ini terus berusaha mengembangkan diri dengan menciptakan karya-karya musik dan mengembangakan organisasi musiknya. \nDjiwoastra dapat diterjemahkan secara bebas sebagai alat utama sistem persenjataan jiwa. Djiwoastra dibentuk sebagai konstelasi project dari Djiwo pada pertengahan 2017 oleh Dewadji “Djiwo” Ratriarkha bersama Aji Agustian dan Oky Praguso. Mereka berdedikasi untuk menciptakan penafsiran musik ekstrim metal dengan tradisi esoterik budaya Nusantara. Digunakannya instrumen perkusi tradisional melalui pola permainan Baleganjur Bali\, Puik-puik dan Ganrang Makassar ditujukan untuk menguatkan nuansa musikal nusantarais yang khas sekaligus meneguhkan deburan drum besutan Irfan Ariessa.  \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia :\nGondrong Gunarto : 0856 4715 8338\nDaniel : 0817 4880 815
URL:https://indonesiakaya.com/event/bukan-musik-biasa-edisi-70/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/bukan-musik-biasa-edisi-70-najRQj.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190523T000000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190523T000000
DTSTAMP:20260520T013721
CREATED:20201022T031139Z
LAST-MODIFIED:20201022T075155Z
UID:36205-1558569600-1558569600@indonesiakaya.com
SUMMARY:KINTSUGI: A New Ballet about Love\, Betrayal and Abuse oleh Elhaq Latief
DESCRIPTION:KINTSUGI: A New Ballet about Love\, Betrayal and Abuse adalah sebuah pertunjukan tari bergenre ballet dan kontemporer yang membawa isu tentang kekerasan dalam pacaran. Sukses diselenggarakan di Teater Kecil\, Taman Ismail Marzuki\, Jakarta pada tanggal 23 Mei 2019. Pertunjukan yang berdurasi kurang lebih 60 menit ini mengambil inspirasi dari pengalaman pribadi penciptanya. Elhaq Latief ingin meningkatkan kesadaran terhadap isu penting yang kadang terlewati\, serta membentuk pemikiran bahwa kekerasan dalam pacaran itu bukan hal yang biasa dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. \nElhaq Latief (Muhammad Qardhawi Gad Elhaq) adalah koregrafer yang berbasis di Indonesia. Sejak 2008 ia telah bekerja sebagai Aktor\, Penyanyi\, Penari dan Koreografer profesional di industri teater di Jakarta. Namun kariernya benar-benar dimulai ketika ia ditawari peran sebagai Corps de Ballet di produksi Ballet Sumber Cipta "The Nutcracker" pada tahun 2009. Latief memulai pengalaman teater pertamanya ketika dia berusia 13 tahun di Melbourne\, Australia. Latief menemukan bakatnya dalam musik\, akting dan menari selama SMP juga mempelajari piano\, trompet dan seruling. Pada akhir 2009 ia kembali ke Jakarta dan semakin menumbuhkan bakatnya dalam menyanyi\, menari\, dan berakting. \nPada tahun 2016\, Latief berpartisipasi dan menerima beasiswa oleh program YES ASEAN Musical Theatre program oleh Kedutaan Besar AS untuk komunitas ASEAN untuk mempelajari lebih lanjut tentang budaya teater musikal (Broadway). Di tahun ini 2019\, Latief terpilih untuk terbang ke New York\, Amerika Serikat untuk training dalam bidang teater yaitu Ruang Kreatif: Indonesia Menuju Broadway yang diadakan oleh www.indonesiakaya.com. Latief adalah anggota dari Jakarta Performing Arts Community (JPAC)\, yang dimana dia berkembang dan berkarya sebagai koreografer dari banyak produksi JPAC. \nSemoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia\, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya\, Cinta Indonesia.
URL:https://indonesiakaya.com/event/kintsugi-a-new-ballet-about-love-betrayal-and-abuse-oleh-elhaq-latief/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/kintsugi-a-new-ballet-about-love-betrayal-and-abuse-oleh-elhaq-latief-JstuLg.tmp_.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20190529T191500
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20190529T191500
DTSTAMP:20260520T013721
CREATED:20201022T031435Z
LAST-MODIFIED:20201022T075500Z
UID:36474-1559157300-1559157300@indonesiakaya.com
SUMMARY:Komunitas KAHE Mempersembahkan Pertunjukan "Yang Terhempas\, Yang Terkikis"
DESCRIPTION:Pertunjukan Yang Terhempas\, Yang Terkikis adalah salah satu hasil karya dari pergulatan Komunitas KAHE tentang tsunami Flores 1992. Pertunjukan ini menempatkan Kampung Wuring sebagai lokus dan fokus riset penciptaan karya. Kampung Wuring sendiri adalah kampung nelayan di wilayah kelurahan Wolomarang\, Kabupaten Sikka\, yang terbentuk oleh migrasi suku Bajo dan Bugis antara tahun 1902-1918. Pada tsunami Flores 1992\, kampung Wuring menjadi salah satu tempat dengan kehancuran terparah. \nYang Terhempas\, Yang Terkikis menempatkan kampung Wuring sebagai idiom lokal untuk membicarakan perubahan-perubahan yang tengah terjadi di tubuh masyarakat kota Maumere. Mengadopsi struktur kampung Wuring sebagai dramaturgi pertunjukan\, Yang Terhempas\, Yang Terkikis mencoba merefleksikan arah gerak kebudayaan di Maumere yang ditandai dengan beragam pertemuan antara yang tradisional dan modern\, yang lokal dan global.  \nYang Terhempas\, Yang Terkikis bercerita tentang Mamat Kasip\, seorang juragan kapal ikan di Wuring\, beristri lima\, dan kisah hidupnya menjadi sorotan seluruh warga kampung. Ia meminta seorang wartawan\, teman sejawatnya saat kuliah menulis kisah hidupnya sebelum ia meninggal. Pementasan ini adalah secuil cerita tentang hidup Mamat Kasip yang terus menjadi pergunjingan hingga akhir hayatnya. \nPertunjukan Yang Terhempas\, Yang Terkikis dikerjakan dengan metode penciptaan bersama oleh penggiat di Komunitas KAHE. Kegiatan yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan dipentaskan di Taman Monumen Tsunami\, Maumere\, Flores\, Nusa Tenggara Timur\, pada Rabu\, 29 Mei 2019\, pukul 19.15 WITA.  \nInformasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini\, silahkan menghubungi panitia : \nAgusto Simor : 0813 3905 3613
URL:https://indonesiakaya.com/event/komunitas-kahe-mempersembahkan-pertunjukan-yang-terhempas-yang-terkikis-2/
LOCATION:Instagram Live Indonesia Kaya
CATEGORIES:Agenda Budaya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiakaya.com/wp-content/uploads/2020/10/komunitas-kahe-mempersembahkan-pertunjukan-yang-terhempas-yang-terkikis-EteDv4.tmp_.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR